Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KETIGA PENGENDALIAN BISING DI INDUSTRI

1. Suatu titik dikelilingi oleh tiga pompa yang berspesifikasi sama. Hasil pengukuran Tingkat tekanan bunyi pada titik tersebut, bila ketiga pompa hidup, adalah sebesar 86,76 dB (pembulatan angka dibelakang koma). Diinginkan tingkat kebisingan dititik tersebut sebesar 85 dB (pembulatan keatas atau kebawah angka dibelakang koma), oleh karena itu salah satu pompa harus diganti. Berapa besar dB yang harus dihasilka oleh pompa pengganti bila diukur secara sendirian (kedua pompa lainnya mati) pada titik tersebut ?. 2. An induced draft fan has 16 blades and is rated at 1400 hp at 1200 rpm. The fan delivers 10000 m3/s at a static pressure of 150 cm.H2O. Calculate Bf , estimate the sound power level generated about this frequency, and where the fan must be located in order to the sound pressure level at the locate is 85 dB. 3. Jarak antara sumber dan penghalang adalah 20 m. Bila sebelum ada penghalang tingkat tekanan bunyi di titik penerima adalah 65 dB, pada frekuensi 1000 Hz, rencanakan penghalang agar tingkat kebisingan berkurang menjadi 60 dB bila dihitung dengan menggunakan metode Maekawa. Kecepatan rambat bunyi diudara 340 m/det.

4. Diberikan suatu contoh mengenai pita frekuensi sebagai berikut, dan dari paparan yang diberikan tersebut berilah ulasan, sesuai dengan pemikiran saudara. An octave band is a frequency band where the highest frequency is twice the lowest frequency. For example, an octave filter with a centre frequency of 1kHz has a lower frequency of 707Hz and an upper frequency of 1.414kHz. Any frequencies below and above these limits are rejected. A third octave has a width of 1/3 of that of an octave band. The figures below show a noise level split into both octave and third octaves:

Noise level measured with 1:1 Octave Band Filters An example of Octave Band Analysis

Noise level measured with 1:3 Octave Band Filters One example of where frequency analysis is very useful is in the comparison of the noise generated by a turbine and a compressor. When the noise is measured using a sound level meter, the overall noise level is 113dB(A). By using 1:1 octave band filters, we can break the noise from each machine into its component parts and it is very clear that the turbine is producing much more low frequency noise than the compressor. This has implication when hearing protection is being specified. Different hearing protection will be needed for each machine as the PPE chosen for the compressor may not be suitable for the turbine. This also applies when considering noise reduction enclosure or sound reduction materials.

The table below shows the noise levels for both the compressor (A) and the turbine (B). The first column shows the dB(A) values followed by the octave band figures. These octave band figures are those shown in the graph above.

The attenuation provided by a standard noise reducing enclosure is shown in row (C). The final two rows show the noise levels for the compressor and turbine after the attenuation provided by the enclosure has been added. The overall dB(A) noise level produced by the turbine is reduced by 13dB(A), whilst the compressor noise is reduced by 27dB(A). The additional information provided by the frequency analysis gives an understanding of why the compressor noise is reduced by 14dB(A) more than the turbine noise. A simple dB(A) measurement may not have shown this.

5. Faktor keterarahan Q didefinisikan sebagai :

I I

r r1

dan indeks keterarahan : DI = 10 log Q

dB adalah intensitas bunyi

dengan I adalah intensitas bunyi pada arah sudut sebesar dan I rata-rata untuk seluruh arah.

Hasil pengukuran sumber bunyi, untuk mengetahui pola keterarahan adalah sebagai berikut (sumbu sumber pada arah 00 ) : Arah sudut, 0 0 30 60 90 120 150 180 TTB, dB 90 87 86 85 84 83 82 0 0 Keterangan : Arah 0 adalah arah timur, arah 90 adalah arah utara Hitung faktor dan indeks keterarahan pada setiap arah. Dalam rangka untuk pengendalian kebisingan, pada arah mana seorang pekerja harus berada (berlokasi) ?.