Anda di halaman 1dari 16

IRIGASI PADA TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DENGAN ALAT

GUN SPRAYER DAN BOOMCART DI PT. GREAT GIANT PINEAPPLE (GGP) TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH

(Proposal Praktik Umum)

Oleh

Restu Yasin Adi Putra

1014121150

IRIGASI PADA TANAMAN NANAS ( Ananas comosus ) DENGAN ALAT GUN SPRAYER DAN BOOMCART DI PT.

PROGRAMSTUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG

2013

LEMBAR PENGESAHAN

Judul Praktik Umum

Nama Mahasiswa

: IRIGASI PADA TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DENGAN ALAT GUN SPRAYER DAN BOOMCART DI PT. GREAT GIANT PINEAPPLE (GGP) TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH

: Restu Yasin Adi Putra

Nomor Pokok Mahasiswa

: 1014121150

Program Studi

: Agroteknologi

Fakultas

: Pertanian

Menyetujui

Ketua Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Unila

Dosen Pembimbing Praktik Umum

Dr. Ir. Kuswanta F. Hidayat, M.P.

NIP. 196411191989031001

Dr. Ir. Henrie Buchori, M.Si.

NIP. 195901311985031002

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tanaman Nanas (Ananas comosus) merupakan tanaman semak yang berasal dari daerah Brasilia (Amerika Selatan) .Tanaman nanas mulai masuk ke wilayah Indonesia pada tahun 1599 yang berasal dari Filipina dan Semenanjung Malaysia oleh orang orang Spanyol. Pada awalnya tanaman nanas hanya merupakan tanaman pekarangan yang tidak perlu perawatan yang khusus dan tumbuh liar.Pada saat ini dengan berkembangnya ilmu pertanian yang telah maju dalam hal bercocok tanam dan budidayaan tanaman, maka pasa akhir dekade 1970-an tanaman nanas mulai dibudidayakan sebagai tanaman perkebunan pada daerah tropik dan sub tropik.

PT. Great Giant Pineaplle (GGP) adalah salah satu perkebunan yang mengembangkan komoditas nanas di provinsi Lampung, PT.GGP ini berkomitmen untuk memenuhi permintaan dari luar negeri berupa produk olahan nanas yang berkualitas baik.Semakin banyak jenis produk olahan nanas akan menyebabkan permintaan luar negeri akan semakin meningkat. Meningkat nya permintaan nanas harus diiringi dengan perawatan dan sistem irigasi yang baik agar permintaan luar negeri akan terpenuhi oleh nanas berkualitas baik.

Pada areal perkebunan PT. GGP ini tanaman nanas dibudidayakan dengan menggunakan sistem lahan kering yang menjadikan air hujan sebagai sumber air satu-satunya. Tetapi pola kebutuhan air untuk perkebunan nanas terkadang tidak terpenuhi bila hanya dari air hujan. Sehingga dibutuhkan upaya untuk dapat meningkatkan pasokan air ditanah untuk pertumbuhan nanas agar produksi nanas

akan terus meningkat, upaya yang dilakukan PT. GGP salah satunya merupakan menerapkan sistem irigasi (pengairan) di areal pertanaman nanas.

Irigasi merupakan kegiatan pemberian air pada tanah untuk memenuhi kebutuhan air agar pertumbuhan tanaman optimal. Proses irigasi ini dilakukan dengan mengambil dan menampung air dari sumber yang telah ditentukan, lalu melakukan pengalihan air melalui pipa ke tanah dan mengalirkan air tersebut ke areal pertanaman. Irigasi ini memiliki tujuan untuk memberikan tambahan air terhadap air hujan dan mengaliri air ke tanaman dengan jumlah yang cukup dan tidak berlebihan yang akan menyebabkan penimbunan. Selain itu irigasi ini juga dapat mempengaruhi pengolahan tanah, suhu tanah, dan iklim mikro.

Sistem irigasi yang digunakan pada areal pertanaman nanas di PT. GGP adalah dengan menggunakan metode sprinkle irrigation atau overhead irrigation, yaitu merupan suatu metode iriigasi yang sistem pemberian airnya keareal meenyerupai air hujan (percikan) irigator yang digunakan oleh PT. GGP adalah Boomcart dan Gun sprayer.

B. Tujuan Praktik Umum

Adapun tujuan dari Praktik Umum ini adalah:

  • 1. Untuk mendekatkan mahasiswa dengan bidang keilmuan atau profesi.

  • 2. Untuk memperluas wawasan mahasiswa dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar mengembangkan pengetahuannya yang didapat di diperkuliahan maupun yang tidak didapat diperkuliahan.

  • 3. Untuk mengetahui dan mempelajari secara langsung proses irigsi dengan menggunakan alat Boomcart dan Gun Sprayer di PT. Great Giant Pineaple (GGP) Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah.

II. METODOLOGI

  • A. Waktu dan Tempat Praktik Umum ini dilaksanakan selama 30 hari efektif terhitung pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2013 di PT Great Giant Pineaple (GGP) Terbanggi Besar Lampung Tengah

  • B. Metode Praktik Umum Pelaksanaan metode Praktik Umum ini dilakukan dengan cara:

    • 1. Wawancara Dilakukan terhadap pihak yang berwenang sesuai dengan petunjuk lapang atau berupa penjelasan langsung dari pembimbing lapang.

    • 2. Pengumpulan Data Sekunder Diperoleh dari arsip yang dimiliki oleh instansi maupun studi literatur yang berhubungan dengan topik praktik umum.

    • 3. Pengamatan Langsung Dilakukan dengan melihat dan mengamati langsung kegiatan operasional di lapangan.

    • 4. Praktik Langsung Ikut serta dalam pelaksanaan irigasi menggunakan alat-alat irigasi di PT. Great Giant Pineaplle (PT. GGP)

    • 5. Study Pustaka

Membaca buku-buku yang berkaitan dengan tanaman nanas dan irigasi

sehingga isi laporan sesai dengan fakta dan teori.

  • 6. Konsultasi Dilakukan dengan pembimbing lapang, pengawas lapang, karyawan lapang pada lokasi praktik umum untuk mendapatkan informasi tentang hal-hal yang tekait dan mendukung kegiatan praktikum umum.

  • 7. Pembahasan dan Pelaporan Mempresentasikan data dan informasi yang diperoleh selama kegiatan praktik umum untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan praktik umum dan kaitannya dengan topik permasalahan yang dibahas kemudian mempersembahkannya dalam bentuk laporan.

C. Rencana Kegiatan

Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Praktik Umum ini dapat dilihat pada tabel berikut

No

Hari ke-

Rencana Kegiatan

 
  • 1 1

  • - Penerimaan dan pembekalan (MOU) oleh pihak PT. GGP

  • - Perkenalan dengan para karyawan dan petugas lapang pada PT. GGP

  • - Perkenalan dengan pembimbing lapang di areal perkebunan PT. GGP

  • - Turun kelapangan dan melihat areal perkebunan nanas PT. GGP.

 
  • 2 2

  • - Melakukan sharing Orientasi, riset dan persentasi rencana kerja dengan pembimbing lapang.

  • - Meninjau pembagian lokasi praktik

   

pada areal perkebunan.

  • - Melakukan peninjauan dan pengenalan alat-alat irigasi yang digunakan pada areal perkebunan PT. GGP.

  • - Mempelajari alat kerja irigasi yang digunakan oleh para petugas di arel perkebunan.

 
  • 3 3

  • - Melakukan pengamatan tekstur tanah dan struktur tanah dilapangan.

  • - Melakukan identitifikasi tanah dan kadar air tanah menggunakan alat MPM.

  • - Melakukan performa irigator

 
  • 4 4

  • - Melakukan aplikasi kalibrasi gun sprayer.

  • - Mengamati jenis nosel yang digunakan dan memperhitungkan lebar semprotnya.

  • - Mengamati pola-pola semprot dari nosel yang digunakan

  • - Mengukur kecepatan jalan pipa irrigator yang terhubung dengan gun sprayer.

 
  • 5 5

  • - Mengikuti kegiatan irigasi yang sedang berlangsung

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi dengan mengukur volume tanki angine.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan alat gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan jumlah solar

   

per jam yang digunakan oleh gun sprayer saat aplikasi.

 
  • 6 6

  • - Melakukan pengamatan dan menghitung KA awal dan akhir yang digunakan oleh gun sprayer per hektar lahan perkebunan.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan menggunakan alat gun sprayer

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan gun sprayer.

 
  • 7 7

  • - Melakukan persiapan kegiatan perhitungan laju infiltrasi.

  • - Mengikuti dan melakukan proses kegiatan pehitungan laju infiltrasi.

  • - Memperhitungkan hasil data yang diperoleh dari kegiatan perhitungan laju infiltrasi.

 
  • 8 8

  • - Melakukan aplikasi kalibrasi boomcart.

  • - Mengamati jenis nosel yang digunakan dan memperhitungkan lebar semprotnya.

  • - Mengamati pola-pola semprot dari nosel yang digunakan

  • - Mengukur kecepatan jalan pipa irrigator yang terhubung dengan boomcart.

 
  • 9 9

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi dengan mengukur volume tanki angine.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan alat boomcart.

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan alat irigasi boomcart.

   
  • - Melakukan perhitungan jumlah solar per jam yang digunakan oleh boomcart saat aplikasi.

 
  • 10 10

  • - Melakukan pengenalan alat pemutar mesin air yang bermerek Diesel Engine Catepilar (DEC)

  • - Mempersiapkan alat yang akan dikalibrasi.

  • - Melakukan kalibrasi DEC tanpa beban

 
  • 11 11

  • - Melakukan pengenalan alat pemutar mesin air yang bermerek Diesel Engine Dongpeng (DED)

  • - Mempersiapkan alat yang akan dikalibrasi.

  • - Melakukan kalibrasi DED tanpa beban

 
  • 12 12

  • - Melakukan pengenalan alat pemutar mesin air yang bermerek Diesel Engine Mitshubitsi (DEM)

  • - Mempersiapkan alat yang akan dikalibrasi.

  • - Melakukan kalibrasi DEM tanpa beban

 
  • 13 13

  • - Melakukan pengukuran kadar air tanah dengan alat diviner 2000.

  • - Melakukan kalibrasi sebelum alat digunakan dilapang.

  • - Membuat lubang dengan kedalaman 1,5

m.

  • - Memasang pipa kedalam tanah dengan kedalaman 1,5 m.

  • - Lalu masukan alat diviner 2000 kedalam pipa.

  • - Mengamati dan mencatat data kadar air

   

tanah yang diperoleh dari alat tersebut

 
  • 14 14

  • - Mengikuti kegiatan pembibitan dan penanaman bibitnanas dilapangan.

  • - Mengikuti kegiatan pemanenan nanas dilapangan.

 
  • 15 15

  • - Mengikuti kegiatan irigasi yang sedang berlangsung

  • - Melakukan pengamatan dan menghitung KA awal dan akhir yang digunakan oleh gun sprayer per hektar lahan perkebunan nanas dewasa.

  • - Melakukan kalibrasi alat sebelum digunakan.

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi dengan mengukur volume tanki angine.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan alat gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan jumlah solar per jam yang digunakan oleh gun sprayer saat aplikasi.

 
  • 16 16

  • - Mempersiapkan alat pemutar mesin air yang bermerek Diesel Engine Catepilar (DEC) yang akan dikalibrasi.

  • - Melakukan kalibrasi DEC dengan beban

 
  • 17 17

  • - Mempersiapkan alat pemutar mesin air yang bermerek Diesel Engine Dongpeng (DED) yang akan dikalibrasi.

   
  • - Melakukan kalibrasi DED dengan beban

 
  • 18 18

  • - Mempersiapkan alat pemutar mesin air yang bermerek Diesel Engine Mitshubitsi (DEM) yang akan dikalibrasi.

  • - Melakukan kalibrasi DEM dengan beban

 
  • 19 19

  • - Mengikuti kegiatan irigasi yang sedang berlangsung

  • - Melakukan pengamatan dan menghitung KA awal dan akhir yang digunakan oleh boomcart per hektar lahan perkebunan nanas nursery.

  • - Melakukan kalibrasi alat sebelum digunakan.

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi dengan mengukur volume tanki angine.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan alat boomcart.

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan boomcart.

  • - Melakukan perhitungan jumlah solar per jam yang digunakan oleh boomcart saat aplikasi.

20

20

  • - Melakukan identifikasi struktur dan agregat tanah menggunakan alat.

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi.

 
  • 21 21

  • - Melakukan pengamatan kadar air tanah

   

pada kedalaman 10 cm, 15 cm, dan 20 cm.

  • - Pengamatan kadar air menggunakan feeling methode.

  • - Mengamati dan mengikuti kegiatan pengamatan dan pencatatan data.

22

22

  • - Melakukan persiapan kegiatan perhitungan laju infiltrasi.

  • - Mengikuti dan melakukan proses kegiatan pehitungan laju infiltrasi.

  • - Memperhitungkan hasil data yang diperoleh dari kegiatan perhitungan laju infiltrasi.

23

23

  • - Mengikuti kegiatan irigasi yang sedang berlangsung

  • - Melakukan pengamatan dan menghitung KA awal dan akhir yang digunakan oleh gun sprayer per hektar lahan perkebunan nanas dewasa.

  • - Melakukan kalibrasi alat sebelum digunakan.

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi dengan mengukur volume tanki angine.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan alat gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan jumlah solar per jam yang digunakan oleh gun sprayer saat aplikasi.

24

 
  • - Mengikuti kegiatan irigasi yang sedang

   

berlangsung

  • - Melakukan pengamatan dan menghitung KA awal dan akhir yang digunakan oleh boomcart per hektar lahan perkebunan nanas nursery.

  • - Melakukan kalibrasi alat sebelum digunakan.

  • - Melakukan identifikasi oprasional irigasi dengan mengukur volume tanki angine.

  • - Melakukan perhitungan jumlah siram dengan alat boomcart.

  • - Melakukan perhitungan kecepatan jalan boomcart.

  • - Melakukan perhitungan jumlah solar per jam yang digunakan oleh boomcart saat aplikasi.

25

25

  • - Melakukan perhitungan Rill dilapang tentang kecepatan gun sprayer.

  • - Melakukan perhitungan Rill dilaangan tentang jumlah solar yang digunakan.

  • - Melakukan perhitungan Rill dan pengamatan kedalaman siram menggunakan Gun sprayer.

26.

26

  • - Melakukan perhitungan Rill dilapang tentang kecepatan boomcart.

  • - Melakukan perhitungan Rill dilaangan tentang jumlah solar yang digunakan oleh boomcart.

  • - Melakukan perhitungan Rill dan pengamatan kedalaman siram menggunakan boomcart.

 
  • 27 27

  • - Mengikuti kegiatan proses chopper dilapanagan.

  • - Mengikuti kegiatan proses moalboard dilapangan.

  • - Mengikuti kegiatan proses ridger dilapangan.

 
  • 28 28

  • - Melakukan pengumpulan data kegitan yang telah diperoleh selama praktikum untuk bahan presentasi.

  • - Menyusun data yang akan dipresentasikan tentang kegiatan selama di PT. GGP

  • - Melakukan konsultasi kepada pembimbing lapang dan kepala wilayan untuk mengkoreksi bahan presentasi.

  • - Membuat lapaoran sementara mengenai praktik umum di PT. GGP

 
  • 29 29

  • - Melakukan presentasi kegiatan yang dilakukan selama praktik umum kepada pembimbing lapang dan kepala wilayah.

  • - Melakukan konsultasi laporan sementara kepada pembimbing lapang.

 
  • 30 30

  • - Mempersiapkan acara perpisahan dengan pembimbing lapang , kepala wilayah, dan petugas lapang.

  • - Mengumpulkan laporan sementara kepada pembimbing lapang untuk dikoreksi.

III.

PENUTUP

Demikian proposal ini dibuat sebagai usulan, pedoman, dan petunjuk dalam pelaksanaan kegiatan Praktik Umum di PT. Great Giant Pineapple. Semoga apa yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dapat bermanfaat bagi penulis, seluruh civitas akademika Agroteknologi Pertanian maupun masyarakat luas. Atas perhatian dan kerjasamanya penulis ucapkan terima kasih.