Anda di halaman 1dari 12

EFEK MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM) SEBAGAI ANTIDEPRESAN PADA MENCIT BALB/C DITINJAU DARI IMMOBILITY

TIME PADA TAIL SUSPENSION TEST

EFFECT OF THE SWEET BASIL LEAVES ESSENTIAL OIL (OCIMUM BASILICUM) AS AN ANTIDEPRESSANT IN BALB/C MICE VIEWED FROM THE IMMOBILITY TIME IN TAIL SUSPENSION TEST

ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH

Disusun untuk m m nu!i s "#$i#n % &s'#&#t#n $un# m n(#%#i ) &#*#t s#&*#n# st&#t#+, k )-kt &#n umum

RR. LELY INSANI G/A001,12

PR3GRAM PENDIDIKAN SARJANA KED3KTERAN FAKULTAS KED3KTERAN UNI4ERSITAS DIP3NEG3R3 SEMARANG /0,0

EFEK MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM) SEBAGAI ANTIDEPRESAN PADA MENCIT BALB/C DITINJAU DARI IMMOBILITY TIME PADA TAIL SUSPENSION TEST Rr. Lely Insani1, Innawati Jusup2 ABSTRAK

L#t#& B 5#k#n$6 Penggunaan tanaman obat semakin berkembang luas di masyarakat, salah satunya adalah kemangi (Ocimum basilicum). umbuhan ini diper!aya memiliki berbagai khasiat salah satunya sebagai antidepresan. "iduga eugenol merupakan #at yang terkandung dalam Ocimum basilicum yang menimbulkan e$ek antidepresan. Penelitian ini bertu%uan untuk menilai e$ek antidepresan Ocimum basilicum. M t-) 6 Penelitian eksperimental dengan ran!angan post test only control group design. &ampel berupa 2' ekor men!it (alb)! %antan, dibagi men%adi * kelompok yaitu +,, P1, P2, dan P-. &elama 2 minggu semua kelompok men!it digantung ekornya selama . menit)hari. &etelah itu, selama 2 minggu tanpa penggantungan ekor, +, diberi aquadest, P1 diberi minyak atsiri sebanyak 2,/ 0 1'1* ml)+g ((, P2 diberi dosis 2,/ 0 1'1- ml)+g ((, dan P- diberi dosis 2,/ 0 1'12 ml)+g ((. Pemberian minyak atsiri dan aquadest dilakukan se!ara peroral dengan !ara disonde. &etelah 2 minggu pemberian obat, semua kelompok dilakukan Tail suspension test selama . menit untuk diukur immobility time masing1masing kelompok. "ata kemudian diolah dengan u%i &hapiro12ilk kemudian dilan%utkan dengan u%i +ruskal12allis dan 3ann12hitney. H#si56 4%i +ruskal12allis menun%ukkan perbedaan yang bermakna (p5','-.). Pada u%i 3ann12hitney didapatkan perbedaan yang bermakna pada kelompok Pdengan P1 (p5','1.)dan P- dengan +, (p5',''6). etapi tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok P- dengan P2 dan antara kelompok P1 dengan P2 dan +, (p7','/). K sim%u5#n6 3inyak atsiri Ocimum basilicum pada dosis 2,/ 0 1'12 ml)+g (( bere$ek sebagai antidepresan pada men!it (alb)! diukur dari immobility time pada Tail suspension test. K#t# kun(i6 Ocimum basilicum, antidepresan, Tail suspension test
1 2

3ahasiswa program pendidikan &11 kedokteran umum 8+ 4ndip &ta$ penga%ar bagian (iokimia 8+ 4ndip, Jl. "r. &utomo 9o. 16 &emarang

EFFECT OF THE SWEET BASIL LEAVES ESSENTIAL OIL (OCIMUM BASILICUM) AS AN ANTIDEPRESSANT IN BALB/C MICE VIEWED FROM THE IMMOBILITY TIME IN TAIL SUSPENSION TEST Rr. Lely Insani1, Innawati Jusup2 ABSTRACT

Backgrou !" The use o medicinal plants is growing widely in the community, one o which is basil !Ocimum basilicum". This plant is belie#ed to ha#e #arious properties, one o them as an antidepressant. It is suspected that eugenol is the substance in Ocimum basilicum that raises the antidepressant e ect. This study aimed to assess the antidepressant e ect o Ocimum basilicum. M#$%o!" The e$perimental research design with post test only control group design. %amples o 2& male 'alb(c di#ided into ) groups, they are *+, ,1, ,2, and ,-. .uring the 2 wee/s all groups o mice were hanged by their tails or 0 minutes(day. 1 ter that, during the two wee/s without hanging their tail, *+ gi#en aquadest, ,1 gi#en the essential oil o 2.2 $ 1& ml(/g '4, ,2 gi#en a dose o 2.2 $ 1& ml(/g '4, and ,- were gi#en doses 2.2 $ 1& ml(/g '4. 1dministration o essentiai oil is done peroral with a sonde. 1 ter 2 wee/s o drug administration, Tail suspension test were per ormed at all groups or 0 minutes to measure immobility time o each group. The data were analy5ed with %hapiro34il/ test ollowed by *rus/al34allis and 6ann34hitney test. R#&u'$" *rus/al34allis test showed signi icant di erence !p7&,&-0". 6ann3 4hitney test showed signi icant di erence between group ,- compared to ,1 !p7&,&10" and ,- compared to *+ !p7&,&&8". There was no signi icant di erence between the ,- compared to ,2 and between ,1 compared to ,2 and *+ !p9&,&2". Co c'u&(o " :ssential oils o Ocimum basilicum at the dose o 2.2 $ 1& ml(/g '4 had an antidepressant e ect in 'alb(c mice measured rom the immobility time in tail suspension test. )#*+or!&" Ocimum basilicum, antidepressant, Tail suspension test
1

3)

3-

32

32

;ndergraduate student o educational program 6edical <aculty .iponegoro ;ni#ersity 2 Teaching sta 'iochemistry .eparment 6edical <aculty .iponegoro ;ni#ersity, .r. %utomo %treet =o. 18 %emarang

PENDAHULUAN Penggunaan bahan alami sebagai obat tradisional telah lama diterima di hampir seluruh negara di dunia. 9egara1negara di :sia, :$rika, dan :merika Latin menggunakan obat tradisional sebagai pelengkap pengobatan primer yang mereka terima. (ahkan di :$rika, sebanyak 6'; dari populasi menggunakan obat tradisional untuk pengobatan primer (2<=, 2''-). 2<= %uga mendukung upaya1upaya dalam peningkatan keamanan dan khasiat dari obat tradisional. Penggunaan obat tradisional se!ara umum dinilai lebih ekonomis dan aman karena memiliki e$ek samping yang relati$ rendah.1 &alah satu tanaman yang berkhasiat adalah tanaman kemangi ( Ocimum basilicum). +emangi banyak diman$aatkan sebagai anti peradangan, antibiotik alami, diuretik, analgesik, melan!arkan peredaran darah, membersihkan ra!un, antimalaria, nyeri haid, anti%amur, men!egah kanker dan mengurangi kolesterol. +emangi %uga kaya akan betakaroten dan magnesium yang ber$ungsi men%aga dan memelihara kesehatan %antung.2 +emangi dapat diambil minyak atsirinya. 3inyak atsiri ocimum basilicum mengandung berbagai ma!am #at kimia, salah satunya ialah eugenol. +andungan eugenol dalam minyak atsiri Ocimum basilicum sebanyak *.;.- >ugenol memiliki banyak khasiat, salah satunya sebagai antidepresan. * "epresi merupakan suatu gangguan suasana perasaan yang berlangsung terus menerus minimal 2 minggu hingga mengganggu $ungsi dan akti?itas normal sehari1hari. @angguan depresi dapat ditemukan di berbagai populasi usia. Pre?alensi selama kehidupan pada wanita 1'12/; dan pada laki1laki /112;./ &alah satu penyebab depresi adalah akibat ketidakseimbangan neurotransmiter karena akti?itas en#im monoamin oksidase1: (3:=:). Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa eugenol dapat digunakan sebagai antidepresan dan beker%a seperti obat penghambat 3:=:.. 4ntuk mengu%i kee$ekti$an eugenol dalam minyak atsiri Ocimum basilicum sebagai antidepresan akan dilakukan suatu tes yaitu Tail suspension test ( & ). (erdasarkan penelitian sebelumnya, & telah terbukti dapat menge?aluasi potensi suatu obat sebagai antidepresan. & merupakan u%i

potensi antidepresan yang akurat, mudah dilakukan, dan ekonomis. Aang dinilai dari tes ini adalah immobility time men!it (alb)!.B Penelitian ini bertu%uan untuk membandingkan immobility time kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol positi$ dan membandingkan immobility time antar tiap kelompok perlakuan. "iharapkan hasil penelitian ini dapat berman$aat untuk memberikan in$ormasi mengenai e$ek minyak atsiri Ocimum basilicum sebagai antidepresan, digunakan sebagai bahan baku obat yang mendukung perekonomian rakyat Indonesia, dan a!uan penelitian selan%utnya. MET3DE Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium (iokimia dan laboratorium 8armasi 8akultas +edokteran 4ni?ersitas "iponegoro, &emarang yang berlangsung pada bulan Juli 2'1'. "isiplin ilmu yang terkait meliputi (iokimia, 8armakologi, dan Psikiatri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan design post test only control group design. (ahan yang digunakan adalah minyak atsiri Ocimum basilicum dari hasil penyulingan dengan !ara destilasi uap yang diperoleh dari (alai Penelitian anaman =bat dan :romatik, (ogor dan aquadest. :lat yang digunakan berupa kandang men!it, sonde, tiang penggantung untuk Tail suspension test setinggi .' !m, stopwatch, dan ?ideo perekam. "osis minyak atsiri yang digunakan adalah 2,/ 0 1'1* ml)+g ((, 2,/ 0 1'1-ml)kg ((, dan 2,/ 0 1'12ml)kg (( yang diberikan peroral dengan !ara disonde. &ampel diambil se!ara a!ak dengan kriteria inklusiC 2' ekor men!it (alb)! %antan umur 21- bulan dengan berat badan 2/1-/ gram. +riteria eksklusinyaC terdapat kelainan anatomi, men!it yang tampak sakit)mati, dan mati sebelum penelitian. Aang diukur dari penelitian ini adalah Immobility time adalah %umlah waktu tidak bergerak (badan, kaki, dan tangan dalam keadaan diam) men!it yang diukur selama penggantungan pada Tail suspension test. Pada penelitian ini terdapat 1 kelompok kontrol (,) dan - kelompok perlakuan (P1, P2, dan P-). &emua kelompok men!it diadaptasi dengan pemberian pakan se!ara ad libitum selama 1 minggu. &etelah itu pada hari pertama hingga sampai dengan hari ke11* semua kelompok digantung ekornya

seperti prosedur Tail suspension test selama . menit pada tiang gantung setinggi .' !m. 3ulai hari ke11/ sampai dengan hari ke126, tanpa penggantungan ekor, kontrol (,) diberi plasebo (aDuadest), kelompok P1 diberi dosis minyak atsiri daun Ocimum basilicum 2,/ 0 1'1* ml)+g ((, P2 diberi dosis 2,/ 0 1'1-ml)kg ((, dan P- diberi dosis 2,/ 0 1'12ml)kg ((. Pada hari ke12E semua kelompok diberi Tail suspension test dan diukur immobility time1nya. 3en!it (alb)! %antan, umur 21- bulan, berat badan 2/1-/ gram :daptasi pakan standar (ad libitum) selama 1 minggu Randomisasi +ontrol Positi$ (+P) / ekor Perlakuan 1 (P1) / ekor Perlakuan 2 (P2) / ekor Perlakuan - (P-) / ekor +ontrol Positi$ (+P) / ekor diberi plasebo pada hari ke11/ s)d hari ke126 Perlakuan 1 (P1) / ekor diberi minyak atsiri 2,/ 0 1'1*ml)kg (( Perlakuan 2 (P2) / ekor diberi minyak atsiri 2,/ 0 1'1-ml)kg (( Perlakuan - (P-) / ekor diberi minyak atsiri 2,/ 0 1'12ml)kg (( 3engukur immobility time pada Tail susupension test pada hari ke12E Pemberian minyak atsiri dari hari ke11/ s)d hari ke126 Penggantungan ekor dari hari pertama s)d hari ke11* G#m"#& ,. :lur Penelitian >$ek :ntidepresan 3inyak :tsiri Ocimum basilicum "ata yang diperoleh dari * kelompok diolah dengan program komputer %,%% 12.& <or 4indows. "ata tersebut diu%i normalitasnya dengan %hapiro34il/, lalu dilakukan u%i beda *rus/al34allis dan 6ann34hitney, hasil dianggap signi$ikan apabila nilai pF','/. HASIL "ata hasil penelitian yaitu immobility time men!it selama . menit pada Tail suspension test. T#" 5 ,. <asil analisis deskripti$ immobility time pada Tail suspension test +elompok +, P1 P2 P3edian 2.*1 2.*2 2.-* 2.13inimum 2.-B 2.22 1.B. 1.6B 3a0imum 2./' 2.*/ 2.*E 2.26

abel 1 memperlihatkan nilai median kelompok kontrol positi$ (plasebo), perlakuan 1 (minyak atsiri dosis 2,/ 0 1' 1*ml)+g ((), perlakuan 2 (minyak atsiri dosis 2,/ 0 1'1-ml)+g ((), dan perlakuan - (minyak atsiri dosis 2,/ 0 1'12ml)+g ((). (erdasarkan tabel dan gambar tersebut dapat diketahui bahwa perlakuan 1 memiliki nilai median tertinggi yaitu sebesar 2.*2 dengan nilai minimum 2.22 dan nilai ma0imum 2.*/. &edangkan perlakuan - memiliki nilai median terendah yaitu 2.1- dengan nilai minimum 1.6B dan nilai ma0imum 2.26. +arena %umlah sampel F-' sampel, maka digunakan u%i &hapiro12ilk. "ari u%i &hapiro12ilk didapatkan kelompok P1 distribusinya tidak normal sehingga dilakukan trans$ormasi data. <asil trans$ormasi data tetap menun%ukkan distribusi yang tidak normal pada kelompok P1. &ehingga u%i parametrik one3way :9=G: tidak dapat dilakukan. 3aka dilan%utkan dengan u%i +ruskal12allis untuk mengetahui signi$ikansi. Pada u%i +ruskal12allis didapatkan hasil yang signi$ikan yaitu p5 ','-. (F','/), dapat diartikan terdapat perbedaan bermakna paling tidak pada 2 kelompok perlakuan sehingga dilan%utkan u%i 3ann12hitney sebagai u%i ,ost >oc pada +ruskal12allis. T#" 5 7. <asil 4%i 3ann12hitney P P1 P1 1 P2 ',6*1 P','1.H +, '.6*1 H) bermakna I pF ','/ (erdasarkan u%i P2 ',6*1 1 ',1/1 ',-1' 3ann12hitney P','1.H ',1/1 1 ',''6H diketahui bahwa +, ',6*1 ',-1' ',''6H 1 perlakuan -

menun%ukkan perbedaan bermakna dengan perlakuan 1 (p5','1.) dan kontrol positi$ (p5',''6), tetapi tidak signi$ikan dengan P2 dengan nilai p5',1/1 (p7','/). :nalisis data antara kelompok P1 dengan P2 menun%ukkan nilai p5',6*1 (p7','/). P1 dengan kontrol positi$ menun%ukkan nilai p5',6*1 (p7','/). P2 dengan kontrol positi$ menun%ukkan nilai p5',-1' (p7','/).

PEMBAHASAN elah banyak penelitian untuk mengu%i e$ek suatu obat antidepresan menggunakan Tail suspension test. es ini dilakukan dengan !ara menggantung ekor men!it pada tiang gantung setinggi .' !m. es ini berdurasi selama . menit, dibagi men%adi periode agitasi dan periode tidak bergerak (immobility time). :gitasi merupakan gerakan1gerakan men!it yang bertu%uan melepaskan diri dari penggantungan, sedangkan periode tidak bergerak (immobility time) merupakan keadaan diam tubuh men!it saat digantung yang merupakan gambaran dari perilaku depresi men!it.B,E,1',11 Penggantungan dilakukan selama 2 minggu agar men!it men%adi depresi, setelah itu men!it diberi dosis bertingkat minyak atsiri daun Ocimum basilicum pada kelompok perlakuan dan plasebo (aquadest) pada kelompok kontrol positi$ selama 2 minggu tanpa penggantungan. "iagnosis depresi ditegakkan sekurang1kurangnya 2 minggu setelah ter%adi simtom1simtom depresi (a$ek depresi$ dan anhedonia).6 2aktu e$ekti$itas obat antidepresan baru terlihat 21- minggu setelah pengobatan.12 <asil penelitian ini menun%ukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok P- (dosis tinggi 2,/ 0 1' 12 ml)+g (() dengan kelompok P1 (dosis rendah minyak atsiri 2,/ 0 1'1* ml)+g (() dan kelompok kontrol positi$ (plasebo berupa aDuadest) dengan nilai pF','/. :ntara kelompok P- dengan P2 tidak didapatkan perbedaan yang bermakna dengan nilai p51/1 (7','/). :ntara kelompok P1 dengan P2 tidak terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p5',6*1 (p7','/). :ntara kelompok P1 dengan kontrol positi$ tidak didapatkan hasil yang bermakna dengan nilai p5',6*1 (p7','/). :ntara kelompok P2 dengan kontrol positi$ tidak terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p5',-1' (p7','/). <asil ini menun%ukkan bahwa dosis pada kelompok P- memiliki e$ek antidepresan paling e$ekti$ yang digambarkan melalui rendahnya immobility time pada kelompok P-. Rendahnya immobility time pada P- diakibatkan oleh peningkatan kadar neurotransmiter seperti serotonin, norepine$rin, dan epine$rin. <al ini disebabkan karena minyak atsiri daun Ocimum basilicum dosis 2,/ 0 1'12 ml)+g (( pada men!it (alb)! dapat menghambat akti?itas isoen#im 3:=: dalam memetabolisme ketiga neurotransmiter tersebut.

Perbedaan yang tidak bermakna pada kelompok P1 dan P2 dibandingkan dengan kontrol positi$ disebabkan karena rendahnya dosis minyak atsiri daun Ocimum basilicum sehingga tidak mampu menghambat hiperakti?itas isoen#im 3:=: dalam memetabolisme neurotransmiter (serotonin, norepineprin, dan epine$rin) di !elah sinaps yang digambarkan melalui immobility time yang tinggi, maka dosis P1 dan P2 tidak memiliki e$ek sebagai antidepresan seperti pada pemberian plasebo (aquadest). James JJ et al, 2''. menyebutkan bahwa berdasarkan karakteristik genetik, men!it (alb)! dikenal memiliki tingkat ke!emasan dan emosi yang tinggi dibandingkan %enis galur lainnya, sehingga diperlukan pemberian obat antidepresan dosis tinggi yang sesuai untuk mengobati gangguan depresi pada men!it (alb)!.1(erdasarkan penelitian >ndang <, 2''6 disebutkan bahwa minyak atsiri daun Ocimum basilicum memiliki kandungan eugenol yang tinggi yaitu *. ;. apan +. 3aity et al, 1EEE telah melakukan penelitian tentang e$ek antidepresan menggunakan akar Ocimum sanctum dengan dosis e$ekti$ sebesar *'' mg)kg yang disuntikkan se!ara intra?ena.1* @uo0in ao et al, 2''/ menyebutkan bahwa eugenol yang diambil dari Rhi5oma acori graminei dapat menghambat isoen#im monoamin oksidase1: dan beker%a seperti penghambat 3:=:.. Penghambat 3:=: dapat menonakti$kan isoen#im 3:=: sehingga dapat meningkatkan konsentrasi norepine$rin, serotonin, dan dopamine dalam neuron sinaptik. &tudi menun%ukkan bahwa terapi dengan penghambat 3:=: dapat menyebabkan perubahan sensiti?itas reseptor K1adrenergik, L1adrenergik dan reseptor serotonin. Jara ker%a penghambat 3:=: adalah dengan membentuk senyawa stabil dengan en#im 3:=:, menyebabkan inakti?asi en#im 3:=:. <al ini mengakibatkan ter%adinya peningkatan %umlah norepine$rin, epine$rin, dan serotonin dalam neuron kemudian berdi$usi sebagai neurotransmiter yang berlebih ke dalam rongga sinaptik.1/ SIMPULAN

1'

3inyak atsiri Ocimum basilicum dengan dosis 2,/ 0 1'12ml)+g (( memiliki e$ek sebagai antidepresan pada men!it (alb)! diukur dari immobility time men!it (alb)! pada Tail suspension test. SARAN &ebaiknya dilakukan penelitian serupa dengan sampel lebih banyak dan waktu yang lebih lama untuk mengetahui waktu pemberian minyak atsiri Ocimum basilicum yang paling e$ekti$ untuk mengobati gangguan depresi. &elain itu, %uga perlu dilakukan penelitian serupa untuk membandingkan tingkat kee$ekti$itasan minyak atsiri Ocimum basilicum se!ara peroral, intra?ena, dan perinhalasi untuk mengetahui !ara pemberian minyak atsiri yang paling e$ekti$ untuk mengobati gangguan depresi. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis ingin mengu!apkan terima kasih kepada dr. Innawati Jusup, 3kes selaku pembimbing, "rs. &uhar%dono, :pt, 3si, dr. Ika Pawitra 2iranti, 3.+es, &p.P:, dr. (udhi &ulastri, 3si dan segenap sta$ (iokimia dan 8armasi 8+ 4ndip. DAFTAR PUSTAKA 1. =ktora L. Peman$aatan obat tradisional dengan pertimbangan man$aat dan keamanannya. 3a%alah Ilmu +e$armasian Mserial on the InternetN. 2''. M!ited 2. 2''E "e! 2'NC -(1)I 11B. :?ailable $romI httpI))%urnal.$armasi.ui.a!.id)pd$)2''.)?'-n'1)lusia'-'1.pd$ &aptorini >. &elasih obati stres dan gangguan pernapasan Mserial onlineN. 2''E M!ited 2''E "e! 2'N 9o? 2-C 2'. :?ailable $rom I httpI))kesehatan.kompas.!om)read)2''E)11)2-)'E-.*-.1)selasih.obati.stres. dan.gangguan.pernapasan -. <adipoentyanti >, 2ahyuni &. +eragaman selasih (=!imum &pp.) berdasarkan karakter mor$ologi, produksi, dan mutu herba. Jurnal Littri Mserial on the InternetN. 2''6 M!ited 2''E "e! 2'NC 1*(*)I 1*111*6. :?ailable $romI

httpI))perkebunan.litbang.deptan.go.id)upload.$iles)8ile)publikasi)%urnal)>9 ":9@1<.pd$ *. (asil >ssential oilI (asil (=!imum (asili!um) Mhomepage on the InternetN. !2''/ Mupdated 2''E June /C !ited 2''E "e! 2'N. :?ailable $romI httpI))www.depression1guide.!om)basil1oils.htm /. "epression Mhomepage on the InternetN. !2''E Mupdated 2''E July 1*C !ited 2''E "e! 2'N. :?ailable $romI httpI))www.wrongdiagnosis.!om)d)depression)symptoms.htm .. ao @, Irie A, Li "J. >ugenol and its stru!tural analogs inhibit 3onoamin =0idase : and e0hibit antidepressant1like a!ti?ity. 9ational Institute o$ <ealth Journal Mserial on the InternetN. 2''/ M!ited 2''E "e! 1'NC 1-(1/)I *BBB166. :?ailable $romI httpI))www.n!bi.nlm.nih.go?)pm!)arti!les)P3J1/E-.2'1) B. Jryan J8, 3ombereau J, Gassout :. he tail suspension test as a model $or assessing antidepressant a!ti?ityI re?iew o$ pharma!ologi!al and geneti! studies in mi!e. 9europsy!hopharma!ology Mserial on the InternetN. 2''/ M!ited 6. 2'1' July 1'NC 2E(*1/)I /B11.2/. :?ailable $romI httpI))www.n!bi.nlm.nih.go?)pm!)arti!les)P3J1/6E'*'*) 3aslim, R. "iagnosis gangguan %iwa ru%ukan ringkas PP"@J1III. JakartaI (agian Ilmu +edokteran Jiwa 8+ 4nika :tma Jaya, 2''1C p. .*. <unsberger J, "uman J. :nimal models $or depression1like and an0iety1 like beha?ior Mhomepage on the internetN. !2''B Mupdated 2''B "e! 1-C !ited 2''E 9o? 26N. :?alaible $rom I httpI))www.natureproto!ols.!om)2''B)12)1-)animalOmodelsO$orOdepression li.php E. <unsberger J, "uman J. :nimal models $or depression1like and an0iety1 like beha?ior Mhomepage on the internetN. !2''B Mupdated 2''B "e! 1-C !ited 2''E 9o? 26N. :?alaible $rom I httpI))www.natureproto!ols.!om)2''B)12)1-)animalOmodelsO$orOdepression li.php

12

1'.

Jastagne G, 3oser P, Porsolt R". (eha?ioral assessment o$ antidepressant a!ti?ity in rodents Mmonograph onlineN. 3edi!al !ollege o$ @eorgiaI JRJ PressC 2''E M!ited 2'1' July 1'N. :?ailable $romI httpI))www.n!bi.nlm.nih.go?)bookshel$)br.$!giPbook5$rbeha?

11.

Japan 3ouse Jlini!.

he standard operation prose!ures o$ the mouse

phenotyping plat$orm in RI+>9 Japan 3ouse Jlini!I ail suspension test Mhomepage on the InternetN. !2''6 Mupdated 2''6 9o? 1C !ited 2'1' July 1'N. :?ailable $romI httpI))www.br!.riken.go.%p)lab)bpmp)&=Ps)Jlassi$i!ationObyOPlat$orm)Japa nO3ouseOJlini!OPipelines)RI+>93PPO'2.O''1O''OtailOsuspensionOtest. 0ml 12. 1-. @unawan &@, editor. 8armakologi dan terapi. /th ed. JakartaI (alai Penerbit 8+ 4I, 2''BC p.1B*. Jrowly JJ, (rodkin >&, (lendy J:, (errettini 2<, Lu!ki I. Pharma!ogeni! e?aluation o$ the antidepressant !italopram in the mouse tail suspension test. 9europsy!hopharma!ology Mserial on the internetN. 2''. M!ited 2'1' July 2'NC -1I 2*--12**2. :?ailable $romI httpI))www.nature.!om)npp)%ournal)?-1)n11)$ull)1-'1'./a.pd$ 1*. 3aity +, 3andal &J, &aha (P, Pal 3. >$$e!t o$ Ocimum sanctum roots e0tra!t on swimming per$orman!e in mi!e. Phytotherapy resear!h Mhomepage on the internetN. !2''' M!ited 2''E "e! 2'NC 1*(2)I12'121. :?ailable $romI httpI))www-.inters!ien!e.wiley.!om)%ournal)B'''1*--)abstra!tP JR> RA51Q&R> RA5'