Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah-NYA sehingga saya dalam keadaan sehat walafiat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Saya panjatkan kehadiran ALLAH SWT, karena hanya dengan keridoanNYA tugas dengan judul AKTIVA TETAP ini dapat diselesaikan. Saya menyadari betul sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, tugas ini tidak akan terwujud dan masih jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati saya berharap saran dan kritik demi perbaikan-perbaikan lebih lanjut.

Akhirnya saya berharap semoga tugas ini dapat dapat memberikan manfaaat bagi yang membutuhkan.

Jakarta, 22 oktober 2013

Jakarta, 22 oktober 2013


Metode Garis Lurus (Straight Line Method)
Metode garis lurus adalah metode penyusutan dimana besarnya penyusutan selalu sama dari tiap periode akuntansi selama umur ekonomis dari asset tetap yang bersangkutan.

Metode Jumlah Angka Tahun (Sum Of the Year Method) Metode Penyusutan Aktiva tetap menurut Jumlah Angka Tahun merupakan suatu metode penyusutan yang dipercepat yaitu sesuai pertimbangan bahwa biaya pemeliharaan dan perbaikan akan meningkat dengan bertambahnya usia aset tetap. Atau dengan kata lain, suatu bilangan pecahan yang semakin lama semakin kecil. Metode Saldo Menurun Ganda (Double Declining Balance Method) Adalah metode yang menghasilkan perhitungan beban penyusutan periodik yang semakin menurun selama estimasi masa manfaat asset tetap. Tingkat penyusutan metode saldo menurun ganda dihitung dengan menggandakan tingkat penyusutan metode garis lurus. Metode Unit Produksi (Productive Output Method) Adalah metode perhitungan harta tetap yang didasari pada perkiraan kemampuan produksi barang yang akan dihasilkan selama umur manfaat dari harta tetap yang bersangkutan. Metode ini paling banyak diaplikasi pada perhitungan penyusutan harta tetap mesin. Metode Jam Kerja (Service Hour Method) Adalah metoda perhitungan penyusutan harta tetap yang didasari pada perkiraan kemampuan harta tetap yang bersangkutan pekerja selama umur manfaatnya. Metoda ini paling banyak diaplikasi pada perhitungan penyusutan harta tetap mesin.

Metode Garis Lurus (Straight Line Method)


Metode garis lurus adalah metode penyusutan dimana besarnya penyusutan selalu sama dari tiap periode akuntansi selama umur ekonomis dari asset tetap yang bersangkutan. Contoh soal :

1) On March 1, 2009 PT. Citra Sejahtera buy a vehicle at a price of Rp. 125.000.000 in cash. Then the cost of making body of the car and cost under the name Rp. 2.500.000 and Rp. 2.000.000. This vehicle has estimated oconomic life of 5 years. And residual value of Rp. 12.000.000. Determine the cost of vehicle depreciation using the straight line method ! Answer The cost of vehicle Purchase price Cost of making body of a car Cost under the name

Rp.125.000.000 Rp. 2.500.000 Rp. 2.000.000 + Amount of surcharge The cost of vehicle

Rp. 4.500.000 + Rp. 129.500.000

Depreciation per year

= Rp.129.000.000 Rp.12.000.000 5 = Rp.117.000.000 = Rp.23.400.000 5

Depreciation Tables Year-to 1 2 3 4 5 Acquisition Price Rp. 129.500.000 Rp. 129.500.000 Rp. 129.500.000 Rp. 129.500.000 Rp. 129.500.000 JUMLAH Depreciation Expense Rp.23.400.000 Rp.23.400.000 Rp.23.400.000 Rp.23.400.000 Rp.23.400.000 Rp.117.000.000 Accumulated Depreciation Rp.23.400.000 Rp.46.800.000 Rp.70.200.000 Rp. 93.600.000 Rp.117.000.000 Book Value Rp.106.100.000 Rp.82.700.000 Rp.59.300.000 Rp.35.900.000 Rp.12.500.000

Metode Jumlah Angka Tahun (Sum Of the Year Method) Metode Penyusutan Aktiva tetap menurut Jumlah Angka Tahun merupakan suatu metode penyusutan yang dipercepat yaitu sesuai pertimbangan bahwa biaya pemeliharaan dan perbaikan akan meningkat dengan bertambahnya usia aset tetap. Atau dengan kata lain, suatu bilangan pecahan yang semakin lama semakin kecil. Contoh soal :

1)PT. Citra Sejahterah buy a machine with a price of Rp.73.000.000 in cash. Then the 1 of agust 2013 costs in curred until the machine can be used are : Installation costs Rp3.500.000, Transport cost Rp.2.000.000 and Trial cost Rp.1.500.000. This machine has the estimated economic life of 6 years with residual value of Rp. 8.000.000. Determine the cost of machine depreciation using the sum of the year method Answer The costs of machine Purchase Installation costs Rp.3.500.000 Transport costs Rp.2.000.000 Trial costs Rp.1.500.000 +
Amount of surcharge The cost of vehicle

Rp.73.000.000

Rp. 7.000.000 + Rp. 80.000.000

Amount to be depreciated

= Rp.80.000.000 Rp.8.000.000 = Rp.72.000.000

Depreciation per year

First year Second year Thirth year Fourth year Fifth year Sixth year

= = = = =

x Rp.72.000.000 x x Rp.72.000.000 x Rp.72.000.000 x Rp.72.000.000 x Rp.72.000.000

= Rp.10.000.000 = Rp.19.200.000 = Rp.14.400.000 = Rp.9.600.000 = Rp.4.800.000 = Rp.5.833.333

= Rp.10.000.000 x

Depreciation tables

Year-to 1 2 3 4 5 6

Acquisition price Rp.80.000.000 Rp.80.000.000 Rp.80.000.000 Rp.80.000.000 Rp.80.000.000 Rp.80.000.000 JUMLAH

Depreciation expense Rp.10.000.000 Rp.19.200.000 Rp.14.400.000 Rp.9.600.000 Rp.4.800.000 Rp.5.833.333 Rp.63.833.333

Accumulated depreciation Rp.10.000.000 Rp.29.200.000 Rp.43.600.000 Rp.53.200.000 Rp.58.000.000 Rp.63.833.333

Book value Rp.70.000.000 Rp.50.800.000 Rp.36.400.000 Rp.26.800.000 Rp.22.000.000 Rp.16.166.667

Metode Saldo Menurun Ganda (Double Declining Balance Method) Adalah metode yang menghasilkan perhitungan beban penyusutan periodik yang semakin menurun selama estimasi masa manfaat asset tetap. Tingkat penyusutan metode saldo menurun ganda dihitung dengan menggandakan tingkat penyusutan metode garis lurus. Contoh soal :

3) PT. Citra Sejahterah buy a machine with a price of Rp.20.000.000 in cash. Then the 3th of Agust 2013. Costs incurred until the machine can be used are : Installation costs Rp.1.500.000, Transport costs Rp.1.750.000 and Trial costs Rp.750.000. This machine has the estimated economic life of 4 years. Determine the cost of machine depreciation using the double declining balance ! Answer The cost of machine Purchase price Installation cost Transport cost Trial cost

Rp.20.000.000 Rp.1.500.000 Rp.1.750.000 Rp.750.000 + Amaount of surcharge The costs of machine

Rp.4.000.000 + Rp.24.000.000

Straight line percentage = First year Second year Third year Fourth year Fifth year

x 100% = 25% X 2 = 50% x Rp.24.000.000 = Rp.5.000.000

= 50% x

= 50% x Rp.19.000.000 = Rp.9.500.000 = 50% x Rp.9.500.000 = Rp.4.750.000 = 50% x Rp.4.750.000 = Rp.2.375.000 = 50% x x Rp.2.375.000 = Rp.692.708

Depreciation tables
Year-to 1 2 3 4 5 Acquisition price Rp.24.000.000 Rp.24.000.000 Rp.24.000.000 Rp.24.000.000 Rp.24.000.000 JUMLAH Depreciation expense Rp.5.000.000 Rp.9.500.000 Rp.4.750.000 Rp.2.375.000 Rp.692.000 Rp.22.317.708 Accumulated depreciation Rp.5.000.000 Rp.14.500.000 Rp.19.250.000 Rp.21.625.000 Rp.22.317.708 Book value Rp.19.000.000 Rp.9.500.000 Rp.4.750.000 Rp.2.375.000 Rp.1.682.292

Metode Jam Kerja (Service Hour Method) Adalah metoda perhitungan penyusutan harta tetap yang didasari pada perkiraan kemampuan harta tetap yang bersangkutan pekerja selama umur manfaatnya. Metoda ini paling banyak diaplikasi pada perhitungan penyusutan harta tetap mesin.

4) PT. Citra Sejahterah on January 1, 1995 to buy a machine with a price of Rp.75.000.000 in cash. Then dated 5 January expenses incurred until the machine can be used are : Installation costs Rp.1.000.000, Transportation costs Rp.2.000.000, and expenses trials Rp.2.000.000. This machine has the estimated useful life of 5 years with a residual value of Rp.5.000.000. Benefits estimated for this machine is able to work for 24.000 hours of work and be able to produce 500.000 units of goods. Summary of work hours and the number of items to be produced during its economic life.

Tahun 1995 1996 1997 1998 1999 JUMLAH

Jam Kerja 4.500 4.000 4.300 5.200 6.000 24.000

Unit Kerja 90.000 85.000 95.000 100.000 130.000 500.000

Methods of working hours

ANSWER The cost of machine Purchase price Installation cost Transport cost Trial cost

Rp.75.000.000 Rp.1.000.000 Rp.2.000.000 Rp.2.000.000 + Amaount of surcharge The costs of machine

Rp.5.000.000 + Rp.80.000.000

Depreciation per year First year Second year Thirth year Fourth year Fifth year = = = = = x Rp.75.000.000 = Rp.14.062.000 x Rp.75.000.000 = Rp.12.500.000 x Rp.75.000.000 = Rp.13.437.000 x Rp.75.000.000 = Rp.16.250.000 x Rp.75.000.000 = Rp.18.750.000

Depreciation tables Year 1995 1996 1997 1998 1999 Information Depreciation-per 1995 Depreciation-per 1996 Depreciation-per 1997 Depreciation-per 1998 Depreciation-per 1999 JUMLAH
Depreciation expense Accumulated depreciation Book value

Rp.14.062.500 Rp.12.500.000 Rp.13.437.500 Rp.16.250.000 Rp.18.750.000 Rp. 75.000.000

Rp.14.062.500 Rp.26.562.000 Rp.40.000.000 Rp.56.250.000 Rp.75.000.000

Rp.65.938.000 Rp.53.438.000 Rp.40.000.500 Rp.23.750.500 Rp.5.000.000

Metode Unit Produksi (Productive Output Method) Adalah metode perhitungan harta tetap yang didasari pada perkiraan kemampuan produksi barang yang akan dihasilkan selama umur manfaat dari harta tetap yang bersangkutan. Metode ini paling banyak diaplikasi pada perhitungan penyusutan harta tetap mesin. Contoh soal :

5) PT. Citra Sejahterah on 3 January 2000 to buy a machine with Rp.64.000.000 price in cash. Then the 5th of January 1998 costs incurred expenses until the machine can be used are : Trial costs Rp.2.800.000, Installation costs Rp.3.200.000, Transport costs Rp.4.000.000. This machine has the estimated useful life of 5 years with Rp.8.000.000 residual values over estimated useful life of this machine is able to work for 24.000 hours of work and be able to produce 600.000 units of goods. Summary of work hours and the number of items to be produced during its economic life is. Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 JUMLAH Jam Kerja 5.200 4.300 4.000 6.000 4.500 24.000 Unit Kerja 85.000 75.000 70.000 90.000 80.000 400.000

Units of production method

ANSWER The cost of machine Purchase price Installation cost Transport cost Trial cost

Rp.64.000.000 Rp.3.200.000 Rp.4.000.000 Rp.2.800.000 + Amaount of surcharge The costs of machine

Rp.10.000.000 + Rp.74.000.000

Aa

Depreciation per year Rp.74.000.000-Rp8.000.000 = 110/unit


Rp.600.000

Year

2000 2001 2002 2003 2004

= 110xRp70.000.000 = 110xRp85.000.000 =110xRp80.000.000 =110xRp90.000.000 =110xRp75.000.000

= Rp.7.700.000 =Rp.9.350.000 =Rp.8.800.000 =Rp.9.900.000 =Rp.8.250.000

Depreciation tables
Year 2000 2001 2002 2003 2004 Information Depreciation expense Rp.7.700.000 Rp.9.350.000 Rp.8.800.000 Rp.9.900.000 Rp.8.250.000 Rp.44.000.000 Accumulated depreciation Rp.7.700.000 Rp.17.050.000 Rp.25.850.000 Rp.35.750.000 Rp.44.000.000 Book value Rp.66.000.000 Rp.56.650.000 Rp.47.850.000 Rp.37.950.000 Rp.29.700.000

Depreciation-per 2000 Depreciation-per 2001 Depreciation-per 2002 Depreciation-per 2003 Depreciation-per 1995
JUMLAH