Anda di halaman 1dari 5

http://fisika79.wordpress.

com 2012
SKL 1 dv Perbandingan g:
g1 r22
 Percepatan sesaat : a
7 Besaran Dasar (Pokok) dt g2 r12
PaMaWa SuKu Ju Inten v2 v1 Letak titik C jika di titik C tersebut
 Percepatan rata-rata : a
1. Pengukuran memiliki gaya atau medan gravitasi nol
t2 t1
a. Jangka Sorong ditentukan menggunakan rumus :
Skala Utama Gerak Lurus Beraturan (GLB) x r–x
2 3 4  Pada GLB v = tetap, shg a = 0. mA mB
 Persamaan gerak : s v.t C
 Grafik v – t :
0 5 v Luas grafik = s
r
Nonius mA mB
t (perpindahan)
Panjang yang terukur pada jangka x2 (r x) 2
sorong :
L 2,4 6 0,01 0,005 cm Gerak Lurus Berubah Beraturan
Kelajuan satelit mengorbit bumi :
(GLBB)
L 2,46 0,005 cm  Pada GLBB, kecepatan berubah GM
Skala terkecil jangka sorong = 0,01 cm. v
secara teratur (nilai a konstan). R
b. Mikrometer Skrup
vt v0 at + = gerak diprcpt
 2 2 - = gerak diprlmbt Hukum Keppler
vt v0 2as 2 2
T1 T2 dengan kata lain
0 1 2 3 4 5 6 20 No 1 2 3 3
s v0 t at R1 R2
niu 2
s T2 konstan
2. Hukum Newton
15 R3
 Hk I Newton : F 0
Skala Utama
 Hk II Newton : F m. a 4. Kesetimbangan dan Titik Berat
 Hk III Newton :  Syarat kesetimbangan partikel
Panjang yang terukur pada mikrometer
Faksi Freaksi F 0 T T
skrup :
L 6,5 17 0,01 0,005 mm  Gaya-gaya yang dialami benda γ
L 6,85 0,005 mm pada bidang mendatar :
Skala terkecil mikrometer skrup = 0,01 N W T1 T2 W
F
mm. f sin sin sin
w
2. Vektor  Titik Berat (x0, y0)
Catatan : Jika F > f, benda
Penjumlahan Vektor Ax ; Ay
bergerak. X0 Y0
F2 Gaya Normal : N A
w m. g A
FR Bentuk Benda Titik
Gaya Gesek : f .N Berat
F1  Gaya-gaya yang dialami benda 2R
Busur setengah
pada bidang miring : y
N lingkaran

Besar vektor F resultan : Bidang setengah 4R


y
2 2 lingkaran 3
FR F1 F2 2 F1 F2 cos w sin
Cara cepat: 1
w cos Selimut kerucut y t
 Jika = 0 maka FR = F1 + F2 2
 Jika = 180 maka FR = F1 – F2 w
3
 Jika = 120 dan F1 = F2 maka  Percepatan benda pada sistem Setengah bola y
FR = F1 = F2 katrol : 8R
1
m1 Jika bidang kasar : Kerucut y t
Penguraian Vektor 4
Fy Fx F cos m2 .m1 1
F a .g Segitiga y t
Fy F sin m1 m2 3
m2
Besar vektor F : Jika bidang
F Fx
2
Fy
2 licin : 5. Gerak Melingkar Beraturan
Fx (GMB)
m2
Arah vektor F : a .g 1
Fy m1 m2 T ; v r 2 f rad/s ;
tan f
Fx INGAT! Anda harus bisa
menerjemahkan simbol F tergantung v2 v2
kasusnya. Hafal rumus tidak cukup!!
aS ; FS m
SKL 2 r r
1. Persamaan Gerak Lurus
3. Gaya Gravitasi Gerak Melingkar Berubah Beraturan
 Perpindahan : r r2 r1 atau
(GMBB)
r r0 v.dt  Perc. tangensial : aT r.
M M
 Kecepatan sesaat : v dr 2 2
 Perc. total : a aT aS
dt
M . m ; G = 6,67 10-11 Nm2/kg2
 Kecepatan rata-rata : v r2 r1 or F G
r2
t 2 t1
Kuat medan (percepatan) gravitasi :
v v0 a.dt M
g G
r2
http://fisika79.wordpress.com 2012
Hubungan Roda-roda 1. Skala Suhu T2
Efisensi : 1 dg: Q1 Q2
INGAT!! v r C : R : (F-32) : (K-273) = 5 : 4: 9: 5 T1 T1 T2
Roda- Roda-roda Roda-roda SKL 4
roda bersinggungan dengan B D 1. Gelombang Elektrmagentik
poros rantai X A Y C Spektrum gelombang elektromagnetik
X Y B A D C 1. gelombang radio
2 2 2. gelombang mikro (radar dan TV)
1 1
1 2 A C 3. sinar inframerah
4. Sinar tampak (mejikuhibiniu)
Kalor 5. sinar ultraungu f
1 2 v1 v2 v1 v2  Kalor Q m. c . T (Kenaikan 6. sinar X
suhu) 7. Sinar Gamma
 Kalor Laten (Perubahan Wujud)
6. Usaha dan Energi 2. Gelombang Berjalan
Q m. L Simpangan gelombang berjalan ( sifat
F  Asas Black gelombang --- Amplitudonya tetap
Qlepas Qterima y
s A
 Besarnya usaha : W F .s cos Perpindahan Kalor P
 Usaha adalah perubahan energi,  Konduksi (tanpa disertai
atau : W E perpindahan partikel) x
EP m. g . h ; EK 1 . m . v 2 H
kA T ke atas ke kanan
2 L
7. Elastisitas  Konveksi (disertai perpindahan yP A sin t  kx
partikel)
F H hA T ke kiri
Tegangan ke bawah
A Modulus young  Radiasi (gelombang
(stress) 
F  elektromagnetik) Rumus ini bisa dalam bentuk lain jadi
Reganga  Y di soal urutan rumusnya brbeda.
n (strain) e e A 0 Q
 e T 4A TIPS! Jadikan persamaan di soal
t seperti bentuk rumus di atas. Jika
2. Persamaan Bernoulli kamu tdk hapal bentuk rumus yg lain.
 Hukum Hooke : Jika gaya tidak 1 1 Rumus Pendukung (wajib hafal juga nih!)
2 2
melampaui batas elastisitas pegas, p1 gh1 v1 p2 gh2 v2 2
2 2  2 f
pertambahan panjang pegas T
berbanding lurus (sebanding)
dengan gaya tariknya, atau Penerapan Azas Bernaulli adalah sbb:  Bilangan glmbng k 2
F k. x 1. Alat penyemprot obat nyamuk dan
parpum
 1 1 1 ; kp k1 k2 2. Karburator  Cepat rambat gelombang v
k
ks k1 k 2 3. Gaya angkat pesawat terbang
 Sudut fase gelombang :
1 2 2
F A v1 v2 t x
8. Hukum Kekekalan Energi 2 P t kx 2
Mekanik : 3. Hk. Boyle Gay Lussac T
EM 1 EM 2 P1V1 P2V2 ; 3. Interferensi dan difraksi cahaya
EP1 EK1 EP2 EK 2 T1 T2 1. Difraksi Celah Tunggal
Persamaan Umum Gas Ideal d sin n ;n 0,1, 2, ...
9. Impuls dan Momentum PV nRT ___ PV NkT
 I F. t ; p m.v n = 1, untuk pita gelap ke-1, dst...
R : tetapan gas umum 8,314 J/mol K
 Hubungan I dan p -23
k : ttapan Boltzmann 1,3807 . 10 J/K
23
2. Interferensi Celah Ganda (Young)
F. t m(v2 v1 ) N0 : bilngan Avogadro 6,022 . 10 /mol Jarak antara dua pita terang atau dua
 Tumbukan (tanpa gaya luar) : pita gelap yang berdekatan :
4. Kecepatan – Energi Kinetik
m1v1 m2 v2 m1v1 ' m2 v2 ' B --pita terang pertama
3kT 3
 Koefisien restitusi (kelentingan) : v ; Ek kT ;
m 2 Yn --- pita gelap
v1 ' v2 ' S2
e 2N
v1 v2 P Ek d o terang pusat
3V
 Tumbukan Elastis Sempurna m : massa partikel gas S1 S
o Koefisien restitusi e = 1. v : kecepatan rata-rata partikel L
 Tumbukan Elastis Sebagian Ek : energi kinetik rata-rata partikel
o Koefisien restitusi 0 < e < 1. V : volume Jarak pita terang ke- n dari terang pusat
 Tumbukan tak Elastis 5. Termodinamika dirumuskan:
o Koefisien restitusi e = 0. Y
Kerja : W Q1 Q2 n
Cara cepat : Pita terang d n ; n = 0,1,2,….
P Siklus Carnot L
m1 v1 m 2 v 2 T1 > T2
C a Q n=0 terang pusat
m1 m 2 b T1 n=1 pita terang ke-1
1 Proses a-b dan dst
v' C e(C v) d c-d = isotermik
ingat!! V = negatif jika benda brgerak ke Q cT2 Proses b-c &
Y
n (n 1 )
Pita gelap d ;n = 1,2,3..
kiri d-a = adiabatik L 2
2 V n=1 pita gelap ke-1
n=2 pita gelap ke-2
Mesin Carnot merupakan mesin kalor dst
dengan efisiensi maksimum.
SKL 3
http://fisika79.wordpress.com 2012
4. Intensitas Bunyi (I) Hukum II Kirrchoff : besaran fisisnya. (masih ingat kan teoremai
P R1 _ E1, r1 phytagoras ??)
I I Jadi cukup kita fahami diagram fasornya
A wae....
P : daya gelombang (watt) LOOP Rumus yang diperoleh sbb:
E2, r2
A : luas penyebaran gelombang (m2) 2
+ _ R2 V VR (V L VC ) 2
Karena bunyi menyebar ke segala arah, E IR 0 Dan jika fasornya (fase vektor) berupa
maka luas yang digunakan adalah luas vektor hambatan maka
Dari rangkaian di atas :
permukaan bola, sehingga : Hambatan totalnya (kita istilahkan
P dengan r : jari-jari bola (m) E1 E 2 I ( R1 r1 R2 r2 ) 0
I TRIK! I atau II Loop Impedansi “Z”) adalah sbb:
4 r2 1. Tentukan arah I dalam rangkaian Z R2 (X l X C )2
2. Tentukan arah LOOP
Taraf Intensitas Bunyi (TI) 3. Tuliskan rumus HK II Kirrchoff. Begitu juga kalu untuk rangkaian yang
I 4. Jika I searah dg LOPP maka I positif lainnya R-L, R-C atau L-C gunakan aja
TI 10 log 5. Jika Loop menemui kutub negativ T.Phytagoras. Mudah kan...???
I0
sumber tegangan maka E negatif
I0 : Intensitas ambang pendengaran 6. Jika diperoleh nilai I negatif berarti Ingat rumus-rumus sponsor ini !!
manusia (10-12 watt/m2) arah arus tadi keliru ( yg benar V
1. Kuat Arus Rangkaian : I
TIPS! Untuk n buah sumber bunyi (TIn) sebaliknya) Z
TI n TI 1 10 log n 4. Medan Magnet
VR I .R
dengan TI1 : taraf intensitas 1 buah sumber A. Besar Induksi Magnet pada Kawat 2. Beda Potensial :V I .X L
L
bunyi. Lurus Berarus VC I .X C
I
5. Efek Doppler .i VR
BP 0 3. Resistor (R) : I
Hubungan frekuensi dengan laju gelom-
bang bunyi : 2 .a R
a 4. Reaktansi Induktif (XL) :
v vP
fP fS XL .L VL
v vS P B I
XL
Catatan :
5. Reaktansi Kapasitif (XC) :
vS (+) jika S menjauhi P.
vP (+) jika P mendekati S. B. Besar Induksi Magnet pada Pusat 1 VC
Kawat Melingkar XC ; I
C XC
Pelayangan
Pelayangan terjadi karena interferensi dua .i . N 6. 2 f rad/s
gelombang dengan frekuensi yang sedikit I a BP 0
7. Sudut fase rangkaian :
berbeda f layangan f1 f2 B P 2. a
XL XC VL VC
tan
R VR
SKL 5 Jika XL > XC → arus tertinggal sebesar θ
C. Besar Induksi Magnet di Pusat
1. Hukum Coulomb Jika XL < XC → arus mendahului sebesar θ
Solenoida dan di Ujung Solenoida
q . q' 1 Arus I sama untuk semua komponen
F k 2 ;k 9 10 9
r 4 0 Di Pusat :
Medan Listrik P Q BP 0 .i . N SKL 6
F q  1. TEORI ATOM
E k I A. MODEL ATOM DALTON
q' r2  Di Ujung : Prinsip utama model atom menurut
2. Kapasitor 1 .i . N John Dalton adalah atom merupakan
0
Kapasitor merupakan komponen BQ
2  bagian terkecil dari suatu unsur yang tidak
listrik yang memiliki kemampuan untuk dapat dibagi lagi.
menyim-pan muatan dan energi listrik. D. Besar Induksi Magnet di Sumbu Model ini gagal dengan ditemukannya
Kapasitas Kapasitor Keping Sejajar : Toroida
B elektron oleh Joseph John Thomson.
K 0A P
C
d 0 .i . N B. MODEL ATOM THOMSON
a BP
Muatan yg Trsimpan (Q) : Q C.V 2 .a Atom berbentuk bulat padat dengan
muatan listrik positif tersebar merata di
1 2 seluruh bagian atom. Muatan positif ini
Energi yg Trsmpan (W): W CV
2 I dinetralkan oleh elektron-elektron yang
tersebar di antara muatan-muatan positif
3. Listrik DC dan Hukum Kirchoff 5. Listrik arus AC seperti roti kismis.
Hukum Ohm : Model Atom Thomson gagal karena tidak
Besarnya arus listrik (I) yang melalui suatu sesuai dengan hasil percobaan hamburan
penghantar berbanding lurus dengan beda partikel α yang dilakukan oleh Rutherford.
potensial (V) di antara kedua ujung
penghantar dan dipengaruhi oleh jenis C. MODEL ATOM RUTHERFORD
penghambatnya (R). Rutherford melakukan percobaan
Vab hamburan partikel α dan diperoleh
Secara matematis : I kesimpulan :
R 1. Semua muatan positif dan sebagian
besar massa atom berkumpul di
Hukum I Kirrchoff : tengah-tengah atom, yang disebut inti
Imasuk = Ikeluar Jika rangkaian arus AC mengandung atom.
Resistor (R), Induktor (L), dan Kapasitor 2. Inti atom dikelilingi oleh elektron-
(C) maka dengan menggunakan teorema elektron pada jarak relatif jauh,
Phytagoras kita bisa menentukan besaran- seperti planet-planet mengitari
matahari dalam tatasurya.
http://fisika79.wordpress.com 2012
kalor Q yang dipancarkan suatu benda inti-inti yang tidak stabil menjadi inti-inti
selama selang waktu t adalah sebesar : yang lebih stabil.
Kelemahan teori Rutherford:  Jika sebuah inti meluruh dengan
1. Elektron dapat "runtuh" ke inti atom Q memancar-kan sinar- α, inti itu
karena dipercepat dan memancarkan P e AT 4 kehilangan dua proton dan dua
energi. (Tidak dapat menjelaskan
t neutron.
kestabilan atom). A A 4 4
2. Spektrum atom hidrogen berupa
Keterangan : Z X Z 2 Y 2
P : Energi yang dipancarkan tiap
spektrum kontinu (kenyataannya
satuan waktu atau daya (J/s
spektrum garis).
atau Watt)
D. MODEL ATOM BOHR Q : Energi (kalor) yang
Niels Bohr menjelaskan hasil dipancarkan suatu benda
temuannya sbb: (Joule)
t : Selang waktu pemancaran
1. Elektron tidak dapat berputar di energi (sekon)
sekitar inti atom melalui setiap e : Emisivitas benda atau RADIOISOTOP
orbit, tetapi hanya pada orbit- kemampuan benda dalam Radioisotop adalah isiotop dari zat
orbit tertentu tanpa membebaskan memancarkan energi radiasi, radioaktif, dibuat dengan menggunakan
energi. besarnya (0 < e < 1) reaksi inti dengan netron.
2. Elektron dapat berpindah dari : Tetapan Stefan Boltzmann = Misalnya :
satu orbit ke orbit lainnya dengan 5,67 10-8 W/m2K4 92 U 238 + 0 n 1 29 U 239 +
membebaskan atau menyerap A : Luas permukaan benda (m2) Penggunaan radioisotop:
energi. T : Suhu mutlak benda dalam - Bidang hidrologi
satuan Kelvin (TK = TC – - biologi
3. Orbit-orbit yang diperkenankan
273) - industri
ditem-pati oleh elektron adalah
orbit-orbit yang momentum Sebuah benda yang dapat menyerap READ ME
sudutnya kelipatan bulat dari semua radiasi yang mengenainya disebut Mungkin anda sudah tidak asing
h/2π, ditulis : benda hitam sempurna. Radiasi yang dengan kalimat ini, yang akrab degan
h dihasilkan oleh sebuah benda hitam software komputer pasti tahu..
mvrn n sempurna ketika dipanaskan disebut radiasi
2 benda hitam. Perlu Anda pahami bahwa HIKMAH konsep USAHA (W = F.s)
Kelemahan Model Atom Bohr:
benda hitam sempurna hanyalah suatu Saya yakin anda sudah hafal dengan
1. Tidak dapat menerangkan atom model ideal. Artinya, tak ada satu pun konsep usaha . Ketika kita berusaha
berelektron banyak
benda di dunia ini yang berperilaku memindahkan benda sejauh s meter
2. Tidak dapat menerangkan pengaruh
sebagai benda hitam sempurna. Benda berarti kita telah memberikan gaya
medan magnet terhadap spektrum
hitam sempurna (jika ada) akan memiliki (action) dengan dorongan atau tarikan.
atom (kelemahan ini dapat diperbaiki nilai emisivitas 1. Dan tentunya kita telah berhasil
oleh Zeeman, yaitu setiap garis pada
merubah posisi benda dengan gaya
spektrum memiliki intensitas dan
panjang gelombang yang berbeda) 5. REAKSI INTI kita. Kalau dihitung secara matematis
3. Tidak dapat menerangkan kejadian Defek massa (Δm) adalah massa yang usaha kita tidak bernilai nol.
hilang dan berubah menjadi energi ikat inti. Bagaimanakah jadinya kalau posisi
ikatan kimia
Satuan dari defek massa adalah sma benda tidak berubah/berpindah
(satuan massa atom). meskipun sudah kita berikan
gaya/action? Dalam Fisika berarti itu
4. Teori Planck
Kegagalan Wien dan Rayleigh – Jeans ini Hubungan antara defek massa (Δm) dan tidak ada nilai usahanya (W=0) alias
energi ikat inti (ΔE) : tidak berhasil. Mungkin anda
memacu seorang ilmuwan fisika Max membantahnya.. kan tadi saya sudah
Planck untuk membuktikan Hukum Stefan MeV
E m 931 berusaha, berarti ada dunk usahanya!!!
– Boltzmann. Ada dua teori yang sma Menurut hemat saya Anda sudah
dikemukakan Planck mengenai hal ini :  Sinar alfa (α) : berbuat/memberi gaya namun tidak
1. Energi radiasi yang dipancarkan oleh 4 berhasil. Jangan kecewa dulu ya...
benda bersifat diskret, yang besarnya : 1. Inti Helium 2 He
Ingat firman Allah swt. “Sebab
En n .h .f 2. Dibelokkan oleh medan magnetik sungguh, bersama kesukaran ada
3. Memiliki massa terbesar dan daya keringanan. Sunggguh, bersama
Dengan n adalah bilangan asli (1, 2,
ionisasi terbesar kesukaran ada keringanan. Karena
3, ....) yang disebut bilangan kuantum.
4. Daya tembus dan kelajuan kecil itu,setelah selesai (tugasmu) teruslah
Sedangkan f adalah frekuensi getaran
5. Jejak dalam kamar kabut adalah lurus. rajin bekerja. Kepada Tuhanmu
molekul benda. Dan h adalah
konstanta (tetapan) Planck yang tunjukan permohonan”.(Q.S.94:5-8)
 Sinar beta (β) :
besarnya 6,626 10-34 Js. 0
1. Partikel elektron -1 e Pertanyaan saya adalah sudah sejauh
2. Molekul-molekul dalam benda 2. Dibelokkan dengan kuat oleh medan manakah/sebesar apakah gaya belajar
memancarkan (emisi) atau menyerap magnetik Anda untuk merubah posisi Anda
(absorbsi) energi radiasi dalam paket- 3. Daya tembus dan kelajuan menengah menjadi yang terbaik.??
paket diskret yang disebut kuantum 4. Jejak dalam kamar kabut adalah Cobalah kerahkan semua
atau foton. berbelok-belok. gaya/dorongan internal atau eksternal
yang Anda miliki!! Kita bukan benda
Gagasan Planck ini baru menyangkut  Sinar gamma (γ) : mati bergerak jika diberi gaya, karena
permukaan benda hitam. Dan berdasarkan 1. Gelombang elektromagnetik dengan benda mati tidak tidak memiliki
teori kuantum, cahaya merupakan pancaran 0
dorongan dalam dirinya....(ingat kan
paket-paket energi (foton) yang frekuensi paling tinggi 0 Hukum I Newton??)
terkuantisasi (diskret). 2. Tidak dibelokkan oleh medan
Radiasi adalah perpindahan magnetik Kerahkan semua fikiran, dzikir kita,
kalor tanpa medium perantara. Biasanya 3. Memiliki massa hampir nol dan daya dan ikhtiar kita. Selalulah berdoa dan
dipancarkan dalam bentuk spektrum ionisasi terkecil berusaha. Selamat dan Sukses UN
gelombang elektromagnetik. 4. Daya tembus dan kelajuan paling 2009. Aamiin
besar.
Selanjutnya Luidwig Boltzmann Created by: Aan S
Arkadiea(msgravitasi@gmail.com)
merumuskan secara matematis banyaknya Radioaktifitas adalah pemancaran sinar http://fisika79.wordpress.com
radioaktif (α, β dan γ) secara spontan oleh
http://fisika79.wordpress.com 2012