Anda di halaman 1dari 8

OBESITAS

Obesitas ialah akumulasi jaringan lemak dibawah kulit yang berlebihan dan terdapat di seluruh tubuh. Sering dihubungkan dengan overweight (kelebihan berat badan), walaupun tidak selalu identik, oleh karena obesitas mempunyai ciri-ciri tersendiri.

Penyebab
Umumnya disebabkan oleh masukan energi yang lebih dari yang dibutuhkan oleh tubuh untuk metabolisme basal, specific dynamic action terhadap berbagai makanan yang dimakan, pengeluaran ekskreta, pertumbuhan dan perkembangan dan berbagai kegiatan jasmani. Bila kelebihan energi tersebut berlangsung terus-menerus, misalnya !! kalori setiap hari, maka dalam waktu seminggu akan terjadi kenaikan berat badan kira-kira !! gram. Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. "enyebab terjadinya ketidakseimbangan antara asupan dan pembakaran kalori ini masih belum jelas. Terjadinya obesitas melibatkan beberapa faktor:

#aktor genetik. Obesitas cenderung diturunkan, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. $etapi anggota keluarga tidak hanya berbagi gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup, yang bisa mendorong terjadinya obesitas. Seringkali sulit untuk memisahkan %aktor gaya hidup dengan %aktor genetik. "enelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata %aktor genetik memberikan pengaruh sebesar &&' terhadap berat badan seseorang. #aktor lingkungan. (en merupakan %aktor yang penting dalam berbagai kasus obesitas, tetapi lingkungan seseorang juga memegang peranan yang cukup berarti. )ingkungan ini termasuk perilaku*pola gaya hidup (misalnya apa yang dimakan dan berapa kali seseorang makan serta bagaimana akti+itasnya). Seseorang tentu saja tidak dapat mengubah pola genetiknya, tetapi dia dapat mengubah pola makan dan akti+itasnya.

#aktor psikis. ,pa yang ada di dalam pikiran seseorang bisa memengaruhi kebiasaan makannya. Banyak orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan. Salah satu bentuk gangguan emosi adalah persepsi diri yang negati%. (angguan ini merupakan masalah yang serius pada banyak wanita muda yang menderita obesitas, dan bisa menimbulkan kesadaran yang berlebihan tentang kegemukannya serta rasa tidak nyaman dalam pergaulan sosial.

OBESITASPage 1

,da dua pola makan abnormal yang bisa menjadi penyebab obesitas yaitu makan dalam jumlah sangat banyak (binge) dan makan di malam hari (sindroma makan pada malam hari). -edua pola makan ini biasanya dipicu oleh stres dan kekecewaan. Binge mirip dengan bulimia ner+osa, dimana seseorang makan dalam jumlah sangat banyak, bedanya pada binge hal ini tidak diikuti dengan memuntahkan kembali apa yang telah dimakan. Sebagai akibatnya kalori yang dikonsumsi sangat banyak. "ada sindroma makan pada malam hari, adalah berkurangnya na%su makan di pagi hari dan diikuti dengan makan yang berlebihan, agitasi dan insomnia pada malam hari.

#aktor kesehatan. Beberapa penyakit bisa menyebabkan obesitas, diantaranya. /ipotiroidisme Sindroma 0ushing Sindroma "rader-1illi Beberapa kelainan sara% yang bisa menyebabkan seseorang banyak makan.

Obat-obatan. Obat-obat tertentu (misalnya steroid dan beberapa anti-depresi) bisa menyebabkan penambahan berat badan.

#aktor perkembangan. "enambahan ukuran atau jumlah sel-sel lemak (atau keduanya) menyebabkan bertambahnya jumlah lemak yang disimpan dalam tubuh. "enderita obesitas, terutama yang menjadi gemuk pada masa kanak-kanak, bisa memiliki sel lemak sampai kali lebih banyak dibandingkan dengan orang yang berat badannya normal. 2umlah sel-sel lemak tidak dapat dikurangi, karena itu penurunan berat badan hanya dapat dilakukan dengan cara mengurangi jumlah lemak di dalam setiap sel.

,kti+itas %isik. -urangnya akti+itas %isik kemungkinan merupakan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka kejadian obesitas di tengah masyarakat yang makmur. Orang-orang yang tidak akti% memerlukan lebih sedikit kalori. Seseorang yang cenderung mengonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan akti+itas %isik yang seimbang, akan mengalami obesitas.

Patogenesis
-elebihan energi oleh tubuh akan diubah menjadi 3at lemak yang kemudian disimpan sebagai jaringan lemak dibawah kulit dan juga pada organ-organ lain. -elebihan energi dapat terjadi sebagai akibat masukan energi yang berlebihan, penggunaan energy yang kurang atau kombinasi dari kedua hal tersebut. OBESITASPage 2

4asukan energy yang berlebihan terdapat pada keadaan sebagai berikut. 5. (angguan emosionil 6alam hal ini makanan merupakan pengganti untuk mencapai kepuasan dalam memperoleh kasih sayang, ketenangan dan ketentraman jiwa yang tidak diperoleh penderita. 7. -elainan pada otak hipotalamus atau hipo%isis yang mengakibatkan gangguan pada 8pusat rasa kenyang9 &. -elebihan insulin "enggunaan kalori yang kurang dapat terjadi karena. 5. 4erendahnya nilai untuk metabolisme basal, specific dynamic action dan energi e:penditure untuk berbagai kegiatan jasmani. 7. ;ndokrinopatia, misalnya hipotiroidea, sindrom adreno-genital dan sebagainya. &. ,kti%itas jasmani kurang.

Epidemiologi
6i <egara dengan keadaan sosial ekonomi yang sudah maju, obesitas merupakan penyakit gi3i yang penting. 6i =ndonesia hanya terdapat pada anak beberapa keluarga yang biasanya tergolong mampu, sehingga belum merupakan masalah gi3i yang penting. Obsitas pada anak lebih sering ditemukan pada keluarga dengan kedua orang tua atau salah seorang (terutama ibu) yang juga menderita obesitas. Bila obesitas yang mulai timbul pada masa anak kemudian berlanjut sampai dewasa, biasanya lebih sukar diatasi. 4ungkin karena %actor penyebab yang telah menahun dan sel-sel lemak yang telah bertambah banyak disamping bertambah besar. Obesitas mebahayakan kesehatan karena mempermudah terjadinya penyakit lain dan juga mempersulit penyembuhan penyakit seperti arthritis, hipertensi dan sebagainya. beberapa

Gejala klinis
Obesitas dapat terjadi pada semua golongan umur, akan tetapii pada anak biasanya timbul menjelang remaja dan dalam masa remaja, terutama anak wanita. Selain berat badan meningkat dengan pesat, juga pertumbuhan dan perkembangan lebih cepat (ternyata jika diperiksa usia tulangnya) sehingga pada akhirnya anak yang cepat tumbuh dan matang itu akan mempunyai tinggi badan yang relati% rendah dibandingkan dengan anak yang sebayanya. Bentuk tubuh, penampilan dan raut muka penderita obesitas. 5. >aut 4uka

OBESITASPage 3

/idung dan mulut tampak relati% kecil dengan dagu yang berbentuk ganda. 7. 6ada dan payudara Bentuk payudara mirip dengan payudara yang telah tumbuh. "ada anak pria keadaan demikian menimbulkan perasaan yang kurang menyenangkan. &. ,bdomen 4embuncit dan menggantung serupa dengan bentuk bandul lonceng (pendulum) kadang-kadang terdapat stria putih atau ungu. ?. (enitalia luar "ada pria seakan-akan terpendam dalam jaringan lemak mons pubis, sehingga tampak kecil dari bagian yang tersembul keluar. . ,nggota badan )engan atas dan paha tampak besar, terutama pada bagian proksimal, tangan relati+e kecil dengan jari-jari yang berbentuk runcing. $erdapat kelainan berupa koksa +ara dengan genu +algum pada tungkai. @. -elainan emosi "ada penderita sering ditemukan gejala gangguan emosi yang mungkin merupakan penyebab atau akibat keadaan obesitas.

Pemeriksaan antropometrik
-eadaan gi3i penderita dapat dinilai dengan melakukan beberapa pengukuran antropometrik, yaitu yang terpenting. 5. "engukuran berat badan 7. "engukuran panjang badan &. "engukuran lingkaran lengan atas ?. "engukuran tebal lipatan kulit yang dilakukan pada lengan atas kanan bagian belakang tengah, diatas otot triseps.

"engukuran berat badan menurut 1/O ( 7!5!) dapat dilakukan dengan membagi berat badan dengan tinggi badan kuadrat. /al ini dinamakan dengan =ndeks 4asa $ubuh ( =4$) ,tau Body 4ass =nde: (B4=).

Tabel berat badan-tinggi badan ini telah digunakan sejak lama untuk menentukan apakah seseorang mengalami kelebihan berat badan. $abel biasanya memiliki suatu kisaran berat badan untuk tinggi badan tertentu. "ermasalahan yang timbul adalah bahwa kita tidak tahu mana tabel yang terbaik yang harus OBESITASPage 4

digunakan. Banyak tabel yang bisa digunakan, dengan berbagai kisaran berat badan yang berbeda. Beberapa tabel menyertakan ukuran kerangka, umur dan jenis kelamin, tabel yang lainnya tidak. -ekurangan dari tabel ini adalah tabel tidak membedakan antara kelebihan lemak dan kelebihan otot. 6ilihat dari tabel, seseorang yang sangat berotot bisa tampak gemuk, padahal sesungguhnya tidak. B4= merupakan suatu pengukuran yang menghubungkan (membandingkan) berat badan dengan tinggi badan. 1alaupun dinamakan AindeksA, B4= sebenarnya adalah rasio atau nisbah yang dinyatakan sebagai berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Seseorang dikatakan mengalami obesitas jika memiliki nilai B4= sebesar &! atau lebih. >umus. Satuan 4etrik menurut sistem satuan internasional . B4= B kilogram * meter7 >umus . B4= B b * t7 dimana b adalah berat badan dalam satuan metrik kilogram dan t adalah tinggi badan dalam meter.

Tabel Indeks Massa Tubuh, ITM (Body Mass Index, BMI)

Klasifikasi I T BB kurang (underweight) <ormal BB lebih (overweight) Obesitas, kelas = Obesitas, kelas == Obesitas ekstrim, kelas ===

!kg"m#$ C5D, 5D, -7?,E 7 ,!-7E,E &!,!-&?,E & ,!-&E,E F?!

%iagnosis 4embuat diagnosis obesitas tidak selalu mudah. Gang terpenting ialah ditemukannya gejala klinis obesitas yang disokong oleh pemeriksaan antropometrik. 6iagonosis diabuat bila terdapat data antropometris untuk perbandingan berat dan tinggi,

OBESITASPage 5

lingkaran lengan dan tebalnya kulit, paling sedikit 5!' di atas normal dengan gejala klinis obesitas. Pengobatan 5. 4emperbaiki %aktor penyebab, baik berupa kelainan organis maupun psikologis. 7. 4oti+asi penderita tentang perlunya menguruskan tubuh &. 4emberikan diet untuk menguruskan tubuh, kemudian membimbing pengaturan makanan yang sesuai untuk mempertahankan keadaan gi3i yang ideal sesuai dengan pertumbuhan. ?. 4enganjurkan (merangsang) penderita untuk melakukan olah raga yang teratur. emberikan diet &nt&k meng&r&skan 6iet yang digunakan hendaknya cukup nutrien, kecuali kalori perlu dikurangi untuk mendapatkan pengurangan berat badan yang cukup banyak akan tetapi tidak menggangu akti%itas anak dan pertumbuhannya. 4ungkin diperlukan waktu berbulan-bulan bila kelebihan berat cukup besar. "roses pengurusan yang terlalu capat berbahaya, karena anak dapat menjadi lemah, pusing dan mungkin menjadi sakit. 2uga obesitas dapat kambuh lagi karena anak tidak sempat menyesuaikan diri dengan pengaturan makanan diet dengan seterusnya. 6alam minggu-minggu pertama masa diet, biasanya berat badan akan turun dengan cepat kira-kira 7 kg pada anak. Gang terutama disebabkan oleh pengeluaran air. Selanjutnya penurunan berat badan tidak berlangsung cepat, bahkan kadang-kadang tidak tampak, oleh karena terjadi peristiwa adaptasi didalam tubuh yang mengakibatkan retensi air kembali. ,nak yang sedang diet tersebut perlu diberikan pengertian dan dibujuk terus agar lanjutkan dietnya. Sementaraa itu dianjurkanuntuk melakukan olah raga secara teratur dan jika dapat lebih giat lagi. Untuk penderita yang masih kecil, pengaturan diet tersebut hendaknya dengan menu untuk seluruh keluarga, sehingga seolah-olah seluruh keluarga turut serta dalam pengurusan tersebut. Obat yang dapat digunakan untuk menguruskan obat yang termasuk dalam golongan anoreksogenik, misalnya am%etamin, mirapront, aspisate, apetinil dan sebagainya.obat yang meningkatkan metabolism, misalnya yang mengandung hormon tiroid hanya mempunyai peranan terbatas.

"embatasan asupan kalori dan peningkatan akti+itas %isik merupakan komponen yang paling penting dalam pengaturan berat badan. -edua komponen ini juga penting dalam mempertahankan berat badan setelah terjadi penurunan berat badan. /arus dilakukan perubahan dalam pola akti+itas %isik dan mulai menjalani kebiasaan makan yang sehat. )angkah awal dalam mengobati obesitas adalah menaksir lemak tubuh penderita dan risiko OBESITASPage 6

kesehatannya dengan cara menghitung B4=. >esiko kesehatan yang berhubungan dengan obesitas akan meningkat sejalan dengan meningkatnya angka B4= .

>esiko rendah . B4= C 7H >esiko menengah . B4= 7H-&! >esiko tinggi . B4= &!-& >esiko sangat tinggi . B4= & -?! >esiko sangat sangat tinggi . B4= ?! atau lebih.

2enis dan beratnya latihan, serta jumlah pembatasan kalori pada setiap penderita berbedabeda dan obat yang diberikan disesuaikan dengan keadaan penderita.

"enderita dengan risiko kesehatan rendah, menjalani diet sedang (57!!-5 !! kalori*hari untuk wanita, 5?!!-7!!! kalori*hari untuk pria) disertai dengan olah raga "enderita dengan risiko kesehatan menengah, menjalani diet rendah kalori (D!!-57!! kalori*hari untuk wanita, 5!!!-5?!! kalori*hari untuk pria) disertai olah raga

"enderita dengan risiko kesehatan tinggi atau sangat tinggi, mendapatkan obat antiobesitas disertai diet rendah kalori dan olah raga.

4emilih program penurunan berat badan yang aman dan berhasil. Unsur-unsur yang harus dipertimbangkan dalam memilih suatu program penurunan berat badan .

6iet

harus aman dan

memenuhi

semua kebutuhan

harian

yang dianjurkan

(+itamin, mineral dan protein). 6iet untuk menurunkan berat badan harus rendah kalori.

"rogram penurunan berat badan harus diarahkan kepada penurunan berat badan secara perlahan dan stabil.

Sebelum sebuah program penurunan berat badan dimulai, dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

"rogram yang diikuti harus meliputi pemeliharaan berat badan setelah penurunan berat badan tercapai. "emeliharaan berat badan merupakan bagian tersulit dari pengendalian berat badan. "rogram yang dipilih harus meliputi perubahan kebiasaan makan dan akti+itas %isik yang permanen, untuk merubah gaya hidup yang pada masa lalu menyokong terjadinya penambahan berat badan. "rogram ini harus menyelenggarakan perubahan perilaku, termasuk pendidikan dalam kebiasaan makan yang sehat dan rencana jangka panjang untuk mengatasi masalah berat badan.

OBESITASPage 7

DAFTAR PUSTAKA:
Buku: Staf pengajar ilmu kesehatan anak FK-UI !"#$ Ilmu Kesehatan %nak$&akarta:UI http://id.wikipedia.org/wiki/Obesitas http://repository.usu.ac.id/bitstream/1234567 !/216 /4/"hapter#2$%%.pd&

OBESITASPage