Anda di halaman 1dari 7

BAB II BNO IVP

BNO Foto polos abdomen Tiap pasien yang ingin di periksa tractus urinarius nya maka di anjurkan untuk melakukan foto polos abdomen. Yang Akan di perhatikan yaitu Bayangan Ukuran osisi kedua ginjal !usculus psoas Batu radio opak "patologis# Teknik $adiografi %ntra &enous yelography "%& # Definisi %lmu yang mempelajari prosedur 'tata (ara pemeriksaan ginjal) ureter) dan Blass "*esica urinary# menggunakan sinar+, dengan melakukan injeksi media kontras melalui *ena. ada saat media kontras diinjeksi -an melalui pembuluh *ena pada tangan pasien) media kontras Akan mengikuti peredaran darah dan dikumpulkan dalam ginjal dan tractus urinary) sehingga ginjal dan tractus urinary menjadi ber.arna putih. /engan %& ) radiologist dapat melihat dan mengetahui anatomy serta fungsi 0injal) ureter dan Blass. Tujuan emeriksaan %& emeriksaan %& membantu dokter mengetahui adanya kelainan pada sistem urinary) dengan melihat kerja ginjal dan sistem urinary pasien. emeriksaan ini dipergunakan untuk mengetahui gejala seperti kencing darah "hematuria# dan sakit pada daerah punggung. /engan %& dokter dapat mengetahui adanya kelainan pada sistem tractus urinary dari1 batu ginjal pembesaran prostat Tumor pada ginjal) ureter dan Blass. Indikasi Pemeriksaan IVP 2. $enal agenesis 3. olyuria'frekuensi 4. /ysuria 5. $enal calculus 6. B 7 "benign prostatic hyperplasia# 8. (ongenital anomali1 /uplication of ureter n renal pel*is

9ctopia kidney 7orseshoe kidney !alrotation 6. 7ydronephrosis 8. yelonephritis :. $enal hypertension Kontra Indikasi Alergi terhadap media kontras 7amil Neonates /! berat terutama pengguna 0lucophage 7asil ureum dan creatinine tidak normal ureum "creatinine harus ; 3 mg'dl ) Ureum ; 8< mg'dl #

Persiapan Pemeriksaan 2. %nform consent 3. ersiapan asien asien makan bubur kecap saja sejak 3 hari "5= jam# sebelum pemeriksaan BNO+ %& dilakukan. asien tidak boleh minum susu) makan telur serta sayur+sayuran yang berserat. >am 3<.<< pasien minum garam %nggris "magnesium sulfat#) dicampur 2 gelas air matang untuk urus+urus) disertai minum air putih 2+3 gelas) terus puasa. ?elama puasa pasien dianjurkan untuk tidak merokok dan banyak bicara guna meminimalisir udara dalam usus. ada anak yang baik bisa di beri minum yang mengandung carbonate "?oda# untuk mendistensikan lambung dengan gas. ada pasien ra.at inap lakukan la*ement. ?kin tes subkutan >am <=.<< pasien datang ke unit radiologi untuk dilakukan pemeriksaan) dan sebelum emeriksaan dimulai pasien diminta buang air kecil untuk mengosongkan Blass. 4. ersiapan !edia -ontras !edia kontras yang digunakan adalah yang berbahan iodium) dimana jumlahnya disesuaikan dengan berat badan pasien) yakni 2+3 cc'kg berat badan. (ontoh kontras

(ystografin /aT?(AN /iatri@oate 0astrografin 7ypaAue %odi,anol %opromide %o,ilan OmnipaAue $enocal $eno /% $enografin Ultra*ist"sering di pakai# &isipaAue

5. ersiapan Alat dan Bahan 2. eralatan ?teril Bings needle No. 32 0 "2 buah# ?puit 6< cc "2 buah# -apas alcohol atau .ipes 3. eralatan Un+?teril lester !arker $'C dan marker .aktu !edia kontras Ultra*ist "D 5< E 6< cc# Obat+obatan emergency "antisipasi alergi media kontras# /e,amethasone 2cc ) ephedrine 7(C 2cc Baju pasien TourniAuet Prosedur Pemeriksaan BNO-IVP 2. Cakukan pemeriksaan BNO posisi A ) untuk melihat persiapan pasien 3. >ika persiapan pasien baik'bersih) suntikan media kontras melalui intra*ena 2 cc saja) diamkan sesaat untuk melihat reaksi alergis. 4. >ika tidak ada reaksi alergis penyuntikan dapat dilanjutkan dengan memasang alat compressi*e ureter terlebih dahulu di sekitar ?%A? kanan dan kiri

5. ?etelah itu lakukan foto nephrogram dengan posisi A supine 2 menit setelah injeksi media kontras untuk melihat masuknya media kontras ke collecting sistem) terutama pada pasien hipertensi dan anak+anak. 6. Cakukan foto 6 menit post injeksi dengan posisi A supine menggunakan ukuran film 35 , 4< untuk melihat pel*ocaliceal dan ureter pro,imal terisi media kontras. 8. Foto 26 menit post injeksi dengan posisi A supine menggunakan film 35 , 4< ' 4< , 5< mencakup gambaran pel*icalyceal) ureter dan bladder mulai terisi media kontras :. Foto 4< menit post injeksi dengan posisi A supine melihat gambaran bladder terisi penuh !edia kontras. Film yang digunakan ukuran 4< , 5<. =. ?etelah semua foto sudah dikonsulkan kepada dokter spesialis radiologi) biasanya dibuat foto Blast obliAue untuk melihat prostate "umumnya pada pasien yang lanjut U?%A#. F. Yang terakhir lakukan foto post *oid dengan posisi A supine atau erect untuk melihat -elainan kecil yang mungkin terjadi di daerah bladder. /engan posisi erect dapat menunjukkan adanya ren mobile "pergerakan ginjal yang tidak normal# pada kasus pos hematuria.

Kriteria Gambar Foto polos BNO 2. Foto 6 menit post injeksi Tampak kontras mengisi ginjal kanan dan kiri.

3. Foto 26 menit post injeksi

Tampak kontras mengisi ginjal) ureter. 4. Foto 4< menit post injeksi "full Blass#

Tampak Blass terisi oleh kontras 5. Foto ost !i,i

Tampak Blass yang telah kosong. Perawatan Lanjutan Tidak ada pera.atan khusus yang diberikan kepada pasien setelah menjalani pemeriksaan BNO %& ini.

(atatan 1 -9C9B%7AN /AN -9-U$AN0AN %& -elebihan 2. Bersifat in*asi*e. 3. %& memberikan gambaran dan informasi yang jelas) sehingga dokter dapat mendiagnosa dan memberikan pengobatan yang tepat mulai dari adanya batu ginjal hingga kanker tanpa harus melakukan pembedahan 4. /iagnosa kelainan tentang kerusakan dan adanya batu pada ginjal dapat dilakukan. 5. $adiasi relati*e rendah 6. $elati*e aman -ekurangan 2. ?elalu ada kemungkinan terjadi nya kanker akibat paparan radiasi yang diperoleh. 3. /osis efektif pemeriksaan %& adalah 4 m?*) ?ama dengan rata+rata radiasi yang diterima dari alam dalam satu tahun. 4. enggunaan media kontras dalam %& dapat menyebabkan efek alergi pada pasien) yang !enyebabkan pasien harus mendapatkan pengobatan lanjut. 5. Tidak dapat dilakukan pada .anita hamil. /asar+/asar $adiologi 1 Foto BNO+%& Foto BNO "Buik Nier O*er@icht#+%& dilakukan untuk memeriksa kelainan pada sistem urinarius. %ndikasi enilaian Foto BNO Normal1 + Tidak tampak bayangan batu radiopaAue pada lintasan tractus urinarius + soas line kiri dan kanan + re+peritoneal fat line kiri dan kanan + Tulang+tulang ter *isualisasi enilaian %& Normal1 + Fungsi sekresi dan eksresi kedua ginjal dalam batas normal + el*icaliceal sistem kedua ginjal baik dengan ujung kedua caly, cupping + -ontras mengisi ureter de,tra'sinistra) tidak tampak tanda+tanda obstruksi + &esica urinaria terisi kontras dengan permukaan yang reguler) indentasi "+#) filling defect "+#) Additional ?hado. "+#