Anda di halaman 1dari 1

Gejala klinis Gambaran klinis yang dapat dijumpai bervariasi seperti pembengkakan pada lempeng epifisis terutama pada

tulang radius distal dan pembengkakan sendi kostokondral yang dikenal sebagai rosary rachitis. Gambaran klinis lainnya yang dapat ditemukan berupa pertumbuhan fisik yang lambat, wajah pucat, deformitas tulang serta dapat terjadi miopati. Kelemahan otot paling sering dijumpai pada penderita rakitis. Bila terjadi pada usia lebih muda, dapat terjadi penebalan pada pembentukan tulang sehingga terjadi penutupan fontanella tertunda. Deformitas pada tulang yang menopang berat badan menghasilkan gambaran bowlegs dan knockknee. Pada kasus yang berat dapat juga terjadinya kyphoscoliosis.

Diagnosis Apabila ditemukan konvulsi, tetani, irritabilitas, gangguan perkembangan fisik dan mental pada bayi atau deformitas dan ukuran tubuh kecil pada anak yang lebih besar maka dapat dipikirkan kemungkinan penyakit rakitis. Diagnosis dari rakitis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis dan pemeriksaan radiologis serta pemeriksaan laboratorium. Dari gambaran klinis, dapat terlihat pembengkakan pada lokasi lempeng epifisis dan sendi kostokondral yang dikenal sebagai rosary rachitis. Pada pemeriksaan radiologis, bila didapati gambaran yang spesifik pada foto rontgen berupa gambaran radiolusen yang luas pada lempeng epifisis dan juga terlihat rarefraksi tulang. Pemeriksaan laboratorium dapat ditemukan peningkatan kadar fosfat dan alkali fosfatase plasma, penurunan kadar kalsium plasma, serta penurunan ekskresi kalsium dan fosfat pada urin dan juga dapat dijumpai peningkatan kadar hormon tiroid.