Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK) TATA LAKSANA KASUS RSUDKOTA BEKASI JAWA BARAT 2013 - 2015

Demam Berdarah Dengue ( ICD X A91)

1. Pengertian (Definisi)

Infeksi virus dengue merupakan suatu penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus genus Flavavirus, family Flaviviridae, mempunyai 4 jenis serotipe yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4, melalui perantara nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
1.Demam mendadak tinggi 2-7 , tanpa sebab yang jelas 2. lesu, tidak mau makan, dan muntah 3. nyeri kepala, nyeri otot, dan nyeri perut 4.Diare kadang-kadang ditemukan 5.Perdarahan paling sering ditemukan adalah perdarahan kulit dan mimisan

2. Anamnesis

2 Pemeriksaan Fisik

1.Demam 2.Perdarahan berupa petekie,epistaksis, melena 3. hepatomegali 4 Tanda perembesan plasma 5.Tanda-tanda syok Berdasasarkan kriteria klinis dan laboratorium (WHO tahun1997) ; 2 kriteria klinis dan 2 kriteria laboratorium. Kriteria laboratorium: trombositopenia ( 100.000/l) hemokonsenntrasi (peningkatan hematokrit 20 % menurut standar umur dan jenis kelamin)

3 Kriteria Diagnosis

4 Diagnosis Kerja 5 Diagnosis Banding

Demam berdarah dengue (ICD 10:A91)


Demam dengue (ICD 10:A90) Demam berdarah oleh virus lainnya (ICD 10:A98) Morbili (ICD 10:B05)

6 Pemeriksaan Penunjang

1.Darah perifer, 2.Uji serologis 3.Pemeriksaan radiologis; foto lateral dekubitus kanan atas

25

indikasi.

7 Terapi

1. DBD tanpa syok (Derajat I dan II) A.paracetamol 10 mg/kgbb/dosis B.Antibiotik pada DBD dengan komplikasi C. supportif : IVFD 2.DBD dissertai syok (Derajat III dan IV) A.IVFD ringer laktat 10-20 ml/kgBB secara bolus dalam waktu 30 menit, apabila belum teratasi ditambah koloid 20-30 ml/kgBB/jam , maksimal 1500 ml/hari. B.Bila syok teratasi berikan Cairan 10 ml/kgBB/jam 1-4 jam, volume cairan diturunkan 7 ml/kgBB/jam selanjutnya 5 ml/kgBB/jam, dan 3 ml apabila tanda vital dan diuresis telah baik. C.Oksigen 2-4 l/menit pada DBD syok D.Koreksi asidosis metabolik dan elektrolit pada DBD syok E.Transfusi produk darah atas indikasi
Banyak minum,sanitasi, kontrol poliklinik, higienis pasien.

8 Edukasi (Hospital Health Promotion) 9 Prognosis 10 Tingkat Evidens 11 Tingkat Rekomendasi 12 Penelaah Kritis

Ad vitam : dubia ad bonam/malam Ad sanationam : dubia ad bonam/malam Ad fungsionam : dubia ad bonam/malam IV C


Dr. H. Rivai, Sp.A Dr Thomas, Sp A Dr Dina S. Dalianti, Sp.A Dr Charles Sp.A Dr yanti Sp.A Dr wisnu Sp.A Dr rahmah Sp.A

13 Indikator Medis 14 Kepustakaan

Standar pelayanan medik IDAI Indonesia

26