Anda di halaman 1dari 21

REFERAT PEMERIKSAAN PERSALINAN

Oleh: Jonggi Mathias Tamba (08 !0"00#$% Pembimbing : &'( )* +a',anto Kas,- S.(O/ Ke.anite'aan Klini0 Obstet'i /ine0ologi RS1& 2I*INON/ Pe'io3e $4 Se.tembe' $0!4 5 ! No6embe' $0!4 Fa07ltas Ke3o0te'an 1ni6e'sitas K'isten In3onesia Ja0a'ta

*A* I PEN&A+1L1AN

Persalinan yaitu puncak dari kehamilan matur selama kurang lebih 40 minggu yang dialami oleh seorang ibu. Secara umum persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan 37-42 minggu lahir spontan, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun janin, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu. Sesuai standarisasi sarana terbatas. &ika dinilai ada masalah yang memerlukan inter'ensi, dapat segera diusahakan untuk dirujuk ke pusat kesehatan yang lebih baik. (engan partogra) persalinan dengan * +% perlu,tidaknya dirujuk, 2% perlu,tidaknya induksi in)us oksitosin, dan 3% perlu,tidaknya operasi sectio cesarea. Penelitian partogra) !" dilakukan multisentral di -ndonesia #4 rumahsakit%, .hailand #2 rumahsakit% dan /alaysia #2 rumahsakit% selama +0 bulan #&anuari +110 2 /aret +11+%, menghasilkan modul , )orm partogra) yang sekarang banyak dipakai di mana-mana. !" dapat dinilai kapan diperlukan tindakan untuk menyelesaikan proses !" # orld !ealth "rgani$ation%, untuk digunakan di pelosok-

pelosok negara berkembang atau miskin, supaya mudah digunakan oleh pelayan kesehatan di

*A* II TINJ1A1AN P1STAKA

A( PEN/ERTIAN Pe'alinan
Persalinan adalah proses dimulai dengan kontraksi uterus yang menyebabkan dilatasi progresi) dari ser'iks, kelahiran bayi dan plasenta #3suhan -ntrapartum, 2003%. Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya ser'iks, dan dimana janin dan ketuban turun ke dalam jalan lahir dan didorong keluar melalui jalan lahir #Sar4ono Pra4irohardjo, 2000%.

Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pelepasan dan pengeluaran placenta dan selaput janin dari tubuh ibu.

Pa'tog'a8 Partogra) adalah alat bantu untuk memantau kemajuan kala satu persalinan dan in)ormasi untuk membuat keputusan klinik. .ujuan utama dari penggunaan partogra) adalah untuk* 5 /encatat hasil obser'asi dan kemajuan persalinan dengan menilai pembukaan ser'iks melalui periksa dalam. 5 /endeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. (engan dernikian juga dapat mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya partus lama. 5 (ata pelengkap yang terkait dengan pemantauan kondisi ibu, kondisi bayi, gra)ik kemajuan proses persalinan, bahan dan medikamentosa yang diberikan, pemeriksaan laboratorium, membuat keputusan k+inik dan asuhan atau tindakan yang diberikan dimana semua itu dicatatkan secara rinci pada status atau rekam medik ibu bersalin dan bayi baru +ahir

*( ETIOLO/I (PEN9E*A*% PERSALINAN

6ang menyebabkan terjadinya persalinan belum diketahui dengan jelas, tetapi banyak )akta yang memegang peranan dan bekerja sama sehingga terjadi persalinan. /ulanya berupa kombinasi dari )aktor hormon dan )aktor mekanis. 7eberapa teori yang dikemukakan ialah * +. .eori penurunan kadar progesteron Progesteron menimbulkan relaksasi otot-otot rahim sedangkan estrogen meninggikan kerentanan otot rahim. Selama kehamilan terdapat keseimbangan antara kadar progesteron dan estrogen di dalam darah, tetapi pada akhir kehamilan kadar progesteron menurun sehingga timbul his. 2. .eori o8ytocin Pada akhir kehamilan kadar o8ytocin bertambah, oleh karena itu, timbul kontraksi otot-otot rahim. 3. 9eregangan otot-otot rahim Seperti halnya dengan kandung kencing dan lambung, bila dindingnya teregang karena isinya maka timbul kontraksi untuk mengeluarkan tinja. (emikian pula dengan rahim, maka dengan majunya kehamilan makin teregang otot-otot rahim sehingga otot-otot makin rentan. 4. Pengaruh janin !ypo)isis dan kelanjar suprenal janin ternyata memegang peranan juga, selain itu, di belakang ser'iks terletak ganglion ser'ikale. 7ila ganglion ini digeser dan ditekan, oleh kepala janin, maka akan timbul kontraksi uterus 0. .eori prostagladin 7erdasarkan hasil percobaan menunjukkan prostagladin dari : 2 atau ;2 yang diberikan secara intra'ena dan e8tra abdominal menimbulkan kontraksi miometrium pada setiap umur kehamilan.

Pe'salinan 3ibagi men:a3i # 0ala ,ait7 :

- 9ala +

(imulai sejak terjadinya kontraksi uterus dan pembukaan ser'ik sampai pembukaan lengkap yaitu +0 cm.

- 9ala 2

(imulai ketika pembukaan sudah lengkap sampai bayi lahir.

- 9ala 3

(imulai setelah lahirnya bayi dan berkhir dengan lahirnya plasenta dan selaput ketuban.

- 9ala 4

(imulai setelah lahirnya plasenta dan berakhir setelah 2 jam setelah itu. Persalinan tidak selalu berjalan dengan normal. "leh karena itu pada saat memberikan asuhan kepada ibu yang sedang bersalin, penolong harus 4aspada terhadap masalah yang mungkin terjadi. Selain itu, deteksi dini penyulit persalinan juga tidak kalah pentingnya demi kesuksesan dan kelancaran jalannya proses kelahiran. +.Peman)aatan partogra) pada setiap persalinan kala - akti). 2.Pencatatan partogra) 2( INFORMASI TENTAN/ I*1 /elengkapi bagian a4al # atas % partogra) secara teliti pada saat mulai asuhan persalinan meliputi< nama, umur, gra'ida para dan abortus, nomor =/, tanggal dan 4aktu dira4at, 4aktu pecahnya ketuban.

&( KESE+ATAN &AN KEN9AMANAN JANIN !( &JJ (&& dicatat setiap 30 sekali #lebih sering jika ada kega4atdaruratan%. 9isaran normal (&& terpapar pada partogra) diantara garis tebal angka +>0 ?@A +00, tetapi harus 4aspada bila (&& diba4ah +20atau diatas +B0.

$( ;a'na 3an a3an,a ai' 0et7ban

Cilai air ketuban setiap kali dilakukan P( dan nilai 4arna air ketubanjika selaput ketuban pecah. D * 9etuban utuh # belum pecah %

& * ketuban sudah pecah dan ai ketuban jernih

/ * ketuban sudah pecah dan air ketuban bercampur meconium

( * air ketunan sudah pecah dan bercampur darah

9 * ketuban sudah pecah dan air ketuban tidak ada # kering %

4( Molase ( .en,7s7.an 0e.ala :anin %

Penyusupan adalah indikator penting tentang seberapa jauh bayi dapat menyesuaikan diridengan bagian atas keras ibu. .ulang kepala yang sampai menyusup atau tumpang tindig menunjukkan kemungkinan adanya disproporsi tulang panggung # EP( %. 9etidak kemampuan akomodasi akan benar - benar terjadi jika tulang kepala yang bisa menyusup tidak mampu dipisahkan.lambanglambang dalam mollase *

0 + 2 3

* * * *

tulang-tulang tulang-tulang

kepala

janin

terpisah, janin

sutura hanya

dengan saling

mudah

dipalpasi

kepala

bersentuhan

tulang-tulang kepalajanin saling tumpang tindih, tapi masih dapat dipisahkan tulang-tulang kepala janin tumpang tindih dan tidak dapat dipisahkan.

#(

Kema:7an Pe'salinan

Dntuk menilai kemajuan persalinandilakukan pemeriksaan setiap 4 jam sekali.kolom dan lajur kedua pada partogra) adalah untuk pencatatan kemajuan persalinan. +% Pembukaan Ser'ik

2% Penurunan bagian terba4ah atau presentasi janin

3% Faris 4aspada atau garis bertindak

"(

Jam 3an <a0t7

+%

aktu mulainya )ase akti) persalinan

(ibagian ba4ah partogra) # pembukaan ser'ik dan penurunan % tertera kotak-kotak yang diberi angka +-+B. setiap kotak menyatakan 4aktu + jam sejak dimulainya )ase akti) persalinan.

2%

aktu aktual saat pemeriksaan dilakukan

(i ba4ah lajur kotak untuk 4aktu mulainya )ase akti) tertera kotak-kotak untuk mencatat 4aktu aktual saat pemeriksaan dilakukan.

Kont'a0si 7te'7s

9ontraksi uterus dicatat setiap 30 menit dengan melakukan palpasi. Dntuk menghitung banyaknya kontraksi dalam +0 menit dan lamanya tiap-tiap kontraksi dalam hitungan detik. 9emajuan persalinan dikatakan cukup baik jika kontraksi teratur dan progresi) dengan peningkatan )rekuaensi dan durasi. .etapi jika kontraksinya tidak teratur dan tidak sering setelah )ase laten dapat menyebabkan persalinan lama .

=(

Obat 5 obatan

+% "ksitosin

&ika tetesan atau drip oksitosin sudah dimulai dokumentasikan setiap 30 menit jumlah unit oksitosin yang diberikan per 'olume cairan -G dan dalam satuan tetsan permenit.

2% "bat - obatan lain dan cairan -G

Eatat semua pemberian obat-obatan tambahan dan cairan -G dalam kotak yang sesuai dengan kolom 4aktunya.

8( Kesehatan 3an 0en,amanan ib7

+% nadi, tekanan darah dan temperatur tubuh

- nilai dan catat nadi ibu setiap 30 menit selama )ase akti) persalinan. &ika denyut nadi ibu meningkat, mungkin dia dalam keadaan dehidrasi atau kesakitan. Pastikan hidrasi yang cukup melalui oral atau -G dan berikan analgesik secukupnya

- nilai dan catat tekanan darah ibu setiap 4 jam selama )ase akti) persalinan. &ika tekanan darah ibu menurun curigai adanya perdarahan.

- Cilai dan catat suhu ibu % lebih sering jika meningkat, atau dianggap adanya in)eksi % setiap 2 jam.

2% Golume urine, protein dan aseton

Dkur dan catat jumlah produksi urin ibu sedikitnya 2 jam #setiap kali ibu berkemih % lakukan pemeriksaan adanya aseton atau protein dalam urine setiap ibu berkemih. &ika terdapat aseton dalam urin ibu dicurigai masukan nutrisi yang kurang, segera berikan de8tros.

>( PEN//1NAAN PARTO/RAF

+. Dntuk semua ibu dalam )ase akti) kala satu persalinan sebagai elemen penting asuhan persalinan. Partogra) harus digunakan, baik tanpa ataupun adanya penyulit. Partogra)

10

akan membantu penolong persalinan dalam memantau, menge'aluasi dan membuat keputusan klinik baik persalinan normal maupun yang disertai dengan penyulit. 2. Selama persalinan dan kelahiran di semua tempat #rumah, puskesmas, klinik bidan s4asta, rumah sakit, dll%. 3. Secara rutin oleh semua penolong persalinan yang memberikan asuhan kepada ibu selama persalinan dan kelahiran #Spesialis "bgin, bidan, dokter umum, residen dan mahasis4a kedokteran%. 4. Penggunaan partogra) secara rutin akan memastikan para ibu dan bayinya mendapatkan asuhan yang aman dan tepat 4aktu. Selain itu, juga mencegah terjadinya penyulit yang dapat mengancam keselamatan ji4a mereka #Pra4irohardjo, 2002%. !( T1J1AN PARTO/RAF .ujuan utama dari penggunaan partogra) adalah untuk* +. /encatat hasil obser'asi dan kemajuan persalinan dengan menilai pembukaan ser'iks melalui pemeriksaan dalam. 2. /endeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal. (engan demikian, juga dapat melakukan deteksi secara dini setiap kemungkinan terjadinya partus lama #(epkes =-, 2007%. &ika digunakan secara tepat dan konsisten, maka partogra) akan membantu penolong persalinan untuk*

+./encatat kemajuan persalinan. 2./encatat kondisi ibu dan janinnya.

11

3./encatat asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran. 4./enggunakan in)ormasi yang tercatat untuk secara dini mengidenti)ikasi adanya penyulit. 0./enggunakan in)ormasi yang ada untuk membuat keputusan klinik yang sesuai dan tepat 4aktu $( MONITOR PA&A PARTO/RAF a. :rekuensi denyut jantung janin b. Cormal antara +20-+B0 kali per menit. c. Haporan dengan memberi tanda pada )orm gra)ik sesuai )rekuensi jantung pada garis 4aktu. d. Selaput , cairan ketuban e. (inilai apakah selaput ketuban masih utuh atau sudah pecah, jika sudah pecah dan keluar dinilai 4arna cairan ketubannya. ). 9ode dengan huru) dalam lingkaran. g. #u% atau #I% * selaput ketuban utuh #-% * selaput ketuban pecah , tidak teraba arna cairan * jernih #&%, hijau #!%, merah #/% &ika kering,tidak ada cairan * huru) #9%. h. /oulage kepala janin i. (iraba )isura antara tulang-tulang kepala, dilaporkan dalam angka #I+% sampai #I4% menurut derajatnya, atau bila tidak ada moulage, beri tanda #-%. j. Pembukaan ser'iks 9ode dengan tanda silang #J% pada )orm gra)ik sesuai pembukaan ser'iks pada garis 4aktu. :ase laten partus kala + antara 0 sampai > jam sampai dengan pembukaan 3 cm. :ase akti) sekitar 7 jam, dengan perhitungan atau harapan membuka + cm setiap jam sampai lengkap. Sebaiknya pemeriksaan dalam dilakukan setiap 4 jam pada )ase laten, dan tiap 3 jam pada )ase akti). Perkiraan masuk kala 2 dapat dari obser'asi jika ada tanda-tanda klinis lain.
12

k. !-S (iperiksa dengan meraba dinding rahim di atas umbilikus. :rekuensi dihitung berapa kali dalam per +0 menit, dan berapa lama kontraksinya. !asilnya digambarkan pada )orm gra)ik his sesuai garis 4aktu pemeriksaan. Fambar isi kotak sesuai jumlah , )rekuensi * isi kotak dengan titik-titik untuk lama kurang dari 20 detik, dengan arsir garis untuk lama 20-40 detik, dan dengan blok untuk lama lebih dari 40 detik. l. Penurunan presentasi #pada persalinan normal * kepala% janin (apat dari pemeriksaan Heopold saja maupun dari kon)irmasi pemeriksaan dalam, dinilai dalam berapa perlimaan bagian kepala janin yang masih berada di luar pintu atas panggul #0,0 belum masuk, sampai 0,0 sudah masuk%. 9epala disebut AengagedK bila bagian terbesar kepala sudah masuk pintu atas panggul. m. "bat-obatan , cairan yang digunakan n. (ituliskan dalam kolom obat , cairan yang digunakan sesuai garis 4aktu. o. Pemeriksaan tanda 'ital ibu .ekanan darah #dengan panah atas ba4ah untuk sistolik diastolik%, nadi #titik%, suhu #derajat Eelcius%, )rekuensi pernapasan.

4( 2ARA PEN/ISIAN PARTO/RAF Eara pengisian* 5 7erbeda dengan halaman depan yang harus diisi pada akhir setiap pemeriksaan, lembar
13

belakang partogra) ini diisi setelah seluruh proses persalinan selesai. 3dapun cara pengisian catatan persalinan pada lembar belakang partogra) secara lebih terinci disampaiLkan menurut unsur-unsurnya sebagai berikut. +%. (ata dasar 5 (ata dasar terdiri dari tanggal, nama bidan, tempat persalinan, alamat tempat persalinan, catatan, alasan merujuk, tempat rujukan dan pendamping pada saat merujuk. -si data pada masing-masing tempat yang telah disediakan, atau dengan cara memberi tanda pada kotak di samping ja4aban yang sesuai. 2%. 9ala 5 9ala - terdiri dari pertanyaan-pertanyaan tentang partogra) saat mele4ati garis 4aspada, masalah-masalah yang dihadapi, penatalaksanaannya, dan hasil penatalaksanaan tersebut. 3%. 9ala -5 9ala -- terdiri dari episiotomi, pendamping persalinan, ga4at janin, distosia bahu, masalah penyerta, penatalaksanaan dan hasilnya. 4%. 9ala --5 9ala --- terdiri dari lama kala ---, pemberian oksitosin, penegangan tali pusat terkendali, pemijatan )undus, plasenta lahir lengkap, plasenta tidak lahir M 30 menit, laserasi, atonia uteri, jumlah perdarahan, masalah penyerta, penatalaksanaan dan hasilnya, isi ja4aban pada tempat yang disediakan dan beri tanda pada kotak di samping ja4aban yang sesuai. 0%. 7ayi baru lahir 5 -n)ormasi tentang bayi baru lahir terdiri dari berat dan panjang badan, jenis kelamin,
14

penilaian kondisi bayi baru lahir, pemberian 3S-, masalah penyerta, penatalaksanaan terLpilih dan hasilnya. -si ja4aban pada tempat yang disediakan serta beri tanda ada kotak di samping ja4aban yang sesuai. B%. 9ala -G 5 9ala -G berisi data tentang tekanan darah, nadi, suhu, tinggi )undus, kontraksi uterus, kanLdung kemih dan perdarahan. Pemantauan pada kala -G ini sangat penting terutama untuk menilai apakah terdapat risiko atau terjadi perdarahan pascapersalinan. Pengisian pemanLtauan kala -G dilakukan setiap +0 menit pada satu jam pertama setelah melahirkan, dan setiap 30 menit #( PEN/AMATAN 9AN/ &I2ATAT &ALAM PARTO/RAF In8o'masi A<al Ib7
o o o o

-dentitas ibu #nama, umur, gra'iditas dan paritas% .anggal dan jam masuk rumah sakit Eatatan mengenai selaput ketuban saat masuk rumah sakit Eairan ketuban * 4arna, jumlah, saat pecah

In8o'masi Janin
o o

:rekuensi denyut jantung janin #(&&% (erajat molase kepala janin

15

Gambar 1 Partograf halaman depan

16

Gambar 2 Partograf halaman belakang Kema:7an Pe'salinan


o o o o

(ilatasi ser'ik (esensus kepala janin* melalui palpasi Aper lima anK abdomen Penilaian kontraksi uterus #his% Setiap +0 menit dengan mengarsir kotak yang tersedia sesuai dengan hasil penilaian kontraksi uterus.

17

Obat &an 2ai'an Mas70 (iba4ah lajur kotak obser'asi ktraksi uterus tertera lajur kotak untuk mencatat pemberian oksitosin, obat dan cairan intra 'ena lain.

"ksitosin &ika tetesan #drip% oksitosin sudah dimulai, dokumentasikan setiap 30 menit jumlah unit oksitosin yang diberikan per 'olume cairan i' dan dalam satuan tetes per menit

"bat lain dan jenis cairan intra'ena yang diberikan.

Eatat semua pemberian obat tambahan dan atau cairan intra'ena dalam kotak yang sesuai dengan kolom 4aktunya In8o'masi Lan:7tan Ib7 7agian terakhir pada lembar depan partogra) berkaitan dengan in)ormasi lanjutan ibu .ekanan darah, nadi dan suhu tubuh ibu 3ngka disebelah kiri partogra) berkaitan dengan frekuensi nadi dan tekanan darah ibu Cilai dan catat 8'e07ensi na3i ibu tiap 30 menit selama persalinan kala - )ase akti) # atau lebih sering bila terdapat kecurigaan adanya komplikasi% 7eri tanda . #titik% pada kolom 4aktu yang sesuai Cilai dan catat te0anan 3a'ah ibu setiap 4 jam selama persalinan kala - )ase akti) #atau lebih sering bila terdapat kecurigaan adanya komplikasi% 7eri tanda panah pada partogra) pada kolom 4aktu yang sesuai Cilai dan catat s7h7 t7b7h ib7 setiap 2 jam #atau lebih sering bila terdapat kecurigaan adanya komplikasi in)eksi% didalam kotak yang sesuai. Drine * 'olume, protein dan aseton

18

Dkur dan catat jumlah produksi urine ibu sekurang-kurangnya setiap $ :am #setiap kali ibu berkemih% &ika mungkin, lakukan pemeriksaan aseton dan protein urine setiap ibu berkemih.

*A* III KESIMP1LAN


19

Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pelepasan dan pengeluaran placenta dan selaput janin dari tubuh ibu. Partogra) merupakan lembaran )orm dengan berbagai gra)ik dan kode yang

menggambarkan berbagai parameter untuk menilai kemajuan persalinan. Fambaran partogra) dinyatakan dengan garis tiap parameter #'ertical% terhadap garis perjalanan4aktu #hori$ontal%.

&AFTAR P1STAKA

20

Pra4irohardjo, S., 2002, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal , 6ayasan 7ina Pustaka, &akarta :akultas 9edokteran DCP3(, +1>3, Obstetri Fisiolofi, ;leman, 7andung Pusdiknakes- !"-&!P-;"F", 2003, suhan !ntra Partum, Pusdiknakes &akarta http*,,maphiablack.blogspot.com,20++,02,asuhan-kebidanan-pada-persalinan-normal.html http*,,ayurai.4ordpress.com,2001,0B,2B,partogra)-persalinan, http*,,deetha-ne$$.blogspot.com,20+2,02,partogra).html http*,,ayu8'hyethree.blogspot.com,20++,0>,partogra).html http*,,usteabid.blogspot.com,20++,01,partogra).html

21