Anda di halaman 1dari 3

RESIN PENUKAR ION

Muhammad Hilyan Ramadhiansyahr 133020179 Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan ABSTRAK
Resin penukar ion merupakan salah satu metode pemisahan menurut perubahan kimia. Resin penukar ion ada dua macam yaitu resin penukar kation dan resin penukar anion. Jika disebut resin penukar kation maka kation yang terikat pada resin akan digantikan oleh kation pada larutan yang dilewatkan. Begitupun resin penukar anion maka anion yang terikat pada resin akan digantikan oleh anion pada larutan yang dilewatkan.Tujuan dari percobaan resin penukar ion adalah untuk mengetahui ion-ion yang dapat dipertukarkan dari senyawa hidrokarbon terpolimerisasi serta untuk mengetahui karakteristik dan kemampuan dari zat penukar ion tersebut. Prinsip percobaan resin penukar ion adalah berdasarkan pengikatan ion-ion, baik ion positif maupun ion negatif oleh resin dengan reaksi : Resin Kation : MX(aq) + Res-H HX(aq) + Res-M dan Resin Anion : HX(aq) + Res-OH H2O(aq) + Res-X

Key words : Pemurniaan PENDAHULUAN Resin penukar ion merupakan salah satu metoda pemisahan menurut perubahan kimia. Resin Penukar Ion disebut juga sebagai suatu jaringan polimer yang mempunyai gugus fungsi ionik. Ion adalah partikel bermuatan listrik. Berdasarkan muatan listriknya, ada dua jenis ion yaitu ion bermuatan positif dan ion bermuatan negatif. Ion bermuatan positif disebut kation sedangkan ion bermuatan negatif disebut anion. Tujuan dari percobaan resin penukar ion adalah untuk mengetahui ion-ion yang dapat dipertukarkan dari senyawa hidrokarbon terpolimerisasi serta untuk mengetahui karakteristik dan kemampuan dari zat penukar ion tersebut. Prinsip percobaan resin penukar ion adalah berdasarkan pengikatan ion-ion, baik ion positif maupun ion negatif oleh resin dengan reaksi : Resin Kation : MX(aq) + Res-H HX(aq) + Res-M Resin Anion : HX(aq) + Res-OH H2O(aq) + Res-X Alat dan Bahan Alat-alat yang digunakan dalam percobaan resin penukar ion ini adalah gelas kimia, klem, statif pipet tetes, corong, dan kolom resin penukar ion Bahan yang digunakan saat percobaan resin penukar ion adalah resin anion, resin kation, glass woll, NaCl, Fe2+, AgNO3- dan KSCN METODOLOGI

Metode Percobaan

Fe2+

NO3-

Resin Kation

Resin Anion

Gambar 1. MetodePercobaan Resin Penukar Ion HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Hasil Pengamatan Resin Penukar ion Reaksi Kation Reaksi Anion

Warna Influen Efluen Keruh Bening

Warna Influen Efluen Keruh Jernih

larutan garam MX kedalam kolom kation dan anion maka akan reaksi pertukaran. Uji AgNO3(aq) dengan tetesan NaCl(aq sebelum masuk resin penukar anion menghasilkan larutan berwarna keruh. Setelah itu, larutan NaCl(aq) dimasukkan ke dalam resin-OH dan menghasilkan H2O murni setelah mengalami tiga kali pengikatan ion di dalam resin-OH. Larutan yang dihasilkan murni. a. Sebelum masuk resin-OH : NaCl(aq) + AgNO3(aq) AgCl + NaNO3 (keruh) b. Setelah masuk resin -OH : NaCl(aq) + resOH H2O + res-ClH2O + AgNO3(aq) (bening) Sedangkan hasil uji Fe2+(aq) dengan tetesan KSCN(aq) sebelum masuk resin penukar kation menghasilkan larutan berwarna merah. Setelah 2+ itu,Fe (aq) dimasukkanke dalam resin-H dan menghasilkan H2O murni setelah mengalami satu kali pengikatan ion-ion di dalam resin-H karena pada saat H2O ditetesi dengan penguji (KSCN), warna larutan tetap bening. a.Sebelum masuk resin-H : Fe2+(aq)+2KSCN(aq)Fe(SCN)2 +K2 (merah)

Reaksi : Fe+ + Res - H Reaksi : NO3- + ResRes Fe+ + H+ OH Res NO3- + OH (Muhammad Hilyan R, 133020179, meja 13, kelompok G, tahun 2013) Berdasarkan hasil pengamatan, resin adalah suatu tempat yang digunakan untuk memperoleh zat yang lebih murni. Ada dua macam resin penukar ion, yakni resin penukar ion kation dan resin penukar anion. Resin penukar kation akan mengambil kation dari larutan, sedangkan anion akan mengambil anionnya. Jika resin penukar kation dituliskan Res-H dan resin anion ditulis Res-OH, maka apabila kita lewatkan

b. Setelah masuk resin-H (satu kali) Fe2+(aq)+res-HH2O+3res-FeH2O+KSCN(aq) bening Faktor kesalahan yang mempengaruhi dalam percobaan resin ion adalah tingkat kejenuhan resin. Karena jika resin sudah jenuh, hasil (eluen) tidak akan maksimalatau tidak jernih Influen adalah reaksi terjadi antara kation dan anion. Efluen adalah sample yang di masukkan ke dalam kolom resin. Eluen adalah hasil pemurnian dari percobaan resin penukaran ion. (Anonim 2012) Pada percobaan resin penukar ion didapatkan larutan yang diduga mengandung Fe lalu digunakan indikator KSCN untuk membuktikan apakah benar mengandung Fe yang mengalami perubahan warna menjadi merah kecoklatan dan yang disuga mengandung Ag lalu digunakan indikator NaCL untuk membuktikan apakah benar mengandung Ag yang mengalami perubahan warna menjadi putih keruh kemudian larutan yang diduga mengandung Ag dimasukkan pada resin kation kemudian kedua larutan tersebut mengalami perubahan warna menjadi bening. (Rahayu,2013) Mekanisme resin penukar ion adalah adalah proses penyerapan ion-ion olehresin dengan cara ionion dalam fase cair (pelarut biasanya air) diserap lewatikatan kimiawi karena bereaksi dengan padatan resin. Resin sendiri melepaskan ion lain sebagai ganti ion yang diserap. Selama operasi berlangsung, setiap ion akan dipertukarkan dengan ion penggantinya hingga seluruh resin jenuh dengan ion yang diserap. Larutan yang akan dimurnikan dimasukkan kedalam kolom yang didalamnya terdapat glass woll sebagai salah satu komponen untuk menjernihkan larutan, glass woll dapat diganti dengan bulu angsa namun harga bulu angsa yang relatif mahal, menyebabkan glass woll banyak digunakan. Resin memiliki fungsi untuk menyerap ion positi dan f negatif di dalan air. Resin Kation berfungsi mengikat ion kalsium (CA2+) dan Magnesiun (2+) dalam air sehingga kandungan kalsium dan magnesium dalam air bisa hilang sama sekali. Glass Woll dapat digunakan dalam proses Resin enukar ion untuk menyaring kation yang dimasukan kedalam kolom sehingga campuran dapat menjadi bening / bersih. Aplikasi dibidang pangan yang berhubungan percobaan resin penukar ion adalah dalam proses pembuatan air demineralisasi, analisis kesadahan air pada sampel air dan lain-lain. KESIMPULAN Berdasarkan percobaan ini proses untuk mendapatkan larutan yang murni, dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa larutan yang mengandung

ion H+ dimasukan ke resin anion sedangkan larutan yang mengandung ion OH- dimasukan kedalam resin kation. kita dapat mengetahui ion-ion yang dapat diperkirakan mengetahui kolomresin anion dan kolom resin anion, di pengetahui hal dari effluent keduanya baik kation (Fe3+) dan anion (AgNO3) menghasilkan warna bening. DAFTAR PUSTAKA Anonim.2013.http://rahayu.blogspot.com. Accessed : 26 November 2013 Anonim. 2012.http://scribd.com/ Accessed : 26 November 2013 Brady, James E. 1987. Kimia Universitas Asas dan Struktur.Jakarta:Bina Aksara Rupa. .