Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN PENDAHULUAN DEFISIT PERAWATAN DIRI Disusun untuk Memenuhi Tugas Kepera atan !

i a I

O"eh# $hesna Wah%u Diana Faisha" +agas Pamungkas List%- +ekti Miranti Pa.masari Hastuti Ta"itha 0ukma U"1a Is"ame% P&'()&(((&&* P&'()&(((&(, P&'()&(((&)( P&'()&(((&)/ P&'()&(((&,2

KEMENTERIAN KESEHATAN REPU+LIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN 3O43AKARTA !URUSAN KEPERAWATAN )&(,

LAPORAN PENDAHULUAN DEFISIT PERAWATAN DIRI

I5

Masa"ah Utama Defisit Perawatan Diri

II5 Pr-ses Ter6a.in%a Masa"ah A. Pengertian Perawatan diri adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna mempertahankan kehidupannya, kesehatan dan kesejahteraan sesuai dengan kondisi kesehatannya, klien dinyatakan terganggu keperawatan dirinya jika tidak dapat melakukan perawatan diri ( Depkes 2000). Defisit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk

melakukan aktifitas perawatan diri (mandi, berhias, makan, toileting) ( urjannah, 200!). ". #anda dan $ejala a. $angguan kebersihan diri, ditandai dengan rambut kotor, gigi kotor, kulit berdaki dan bau, serta kuku panjang dan kotor. b. %etidakmampuan berhias&berpakaian, ditandai dengan rambut a'ak( a'akan, pakaian kotor dan tidak rapi, pakaian tidak sesuai, pada pasien laki(laki tidak ber'ukur, pada pasien perempuan tidak berdandan. '. %etidakmampuan makan se'ara mandiri, ditandai oleh

ketidakmampuan mengambil makan sendiri, makan ber'e'eran, dan makanan tidak pada tempatnya.

d. %etidakmampuan eliminasi se'ara mandiri, ditandai dengan buang air besar atau buang air ke'il tidak pada tempatnya, dan tidak membersihkan diri dengan baik setelah "A"&"A% )enurut (Depkes, 2000) #anda dan gejala klien dengan defisit perawatan diri adalah* a. +isik ,) "adan bau, pakaian kotor 2) -ambut dan kulit kotor .) %uku panjang dan kotor !) $igi kotor disertai mulut bau /) Penampilan tidak rapi b. Psikologis ,) )alas, tidak ada inisiatif 2) )enarik diri, isolasi diri .) )erasa tak berdaya, rendah diri dan merasa hina '. 0osial ,) 1nteraksi kurang 2) %egiatan kurang .) #idak mampu berperilaku sesuai norma !) 2ara makan tidak teratur "A% dan "A" di sembarang tempat, gosok gigi dan mandi tidak mampu mandiri 2. Penyebab )enurut #arwoto dan 3artonah, (2000) Penyebab kurang perawatan diri adalah sebagai berikut *kelelahan fisik dan penurunan kesadaran

D. Akibat atau dampak a. Dampak fisik "anyak gangguan kesehatan yang diderita seseorang karena tidak terpeliharanya kebersihan perorangan dengan baik, gangguan fisik yang sering terjadi adalah * $angguan integritas kulit, gangguan membran mukosa mulut, infeksi pada mata dan telinga dan gangguan fisik pada kuku. b. Dampak psikososial )asalah sosial yang berhubungan dengan personal hygiene adalah gangguan kebutuhan rasa nyaman, kebutuhan di'intai dan men'intai, kebutuhan harga diri, aktualisasi diri dan gangguan interaksi sosial.

III5 P-h-n masa"ah %ebersihan diri tidak adekuat ("A"&"A%, )akan minum dan berdandan)

Defisit perawatan diri

Penurunan kemampuan dan moti4asi merawat diri

1solasi sosial

I75 Masa"ah kepera atan .an .ata %ang per"u .ika6i A. )asalah keperawatan ,. Penurunan kemampuan dan moti4asi merawat diri 2. Defisit perawatan diri * mandi, berdandan .. 1solasi sosial * menarik diri !. Data yang perlu dikaji ". Data 0ubyektif* )engatakan malas mandi, tak mau menyisir rambut, tak mau menggosok gigi, tak mau memotong kuku, tak mau berhias, tak bisa menggunakan alat mandi & kebersihan diri. Data 5byektif* "adan bau, pakaian kotor, rambut dan kulit kotor, kuku panjang dan kotor, gigi kotor, mulut bau, penampilan tidak rapih, tak bisa menggunakan alat mandi.

75 Diagn-sa Kepera atan A. Defisit perawatan diri ,. Defisit Perawatan Diri * )andi 2. Defisit Perawatan Diri * "erhias .. Defisit Perawatan Diri * )akan !. Defisit Perawatan Diri * #oileting ". -esiko integritas kulit 2. 1solasi sosial * menarik diri

7I5 Ren8ana Tin.akan Kepera atan (5 Tin.akan Kepera atan # A5 De9isit Pera atan Diri # Man.i ,. Definisi %etidakmampuan melakukan aktifitas perawatan diri yang

berkaitan dengan mandi dan higiene. 2. Pengkajian a. 6sia b. 7enis kelamin '. %emampuan penggunaan perawatan alat diri, meliputi persiapan pengetahuan peralatan dan dan

adaptif,

perlengkapan, keterampilan teknis dan mekanis d. 0tatus psikososial, meliputi mekanisme koping, anggota keluarga atau pasangan, gaya hidup, persepsi pasien terhadap masalah kesehatan dan dirinya .. "atasan %arakteristik a. %etidakmampuan mendapatkan perlengkapan mandi b. %etidakmampuan membasuh tubuh atau bagian tubuh '. %etidakmampuan men'apai atau mengambil sumber air d. %etidakmampuan mengatur suhu atau aliran air untuk mandi e. %etidakmampuan masuk dan keluar kamar mandi f. %etidakmampuan mengeringkan tubuh

!. 8asil yang diharapkan

a. %ebutuhan perawatan diri pasien terpenuhi b. %omplikasi dapat dihindari dan diminimalkan '. Pasien menyampaikan keterbatasan d. Pasien atau pemberi asuhan mendemonstrasikan

penggunaan alat bantu yang benar e. Pasien atau pemberi asuhan melakukan program higiene dan mandi setiap hari /. 1nter4ensi dan rasional 1nter4ensi -asional

,. 5bser4asi tingkat fungsional )elalui tindakan ini perawat dapat pasien setiap pergantian menentukan tindakan untuk tugas jaga, dokumentasikan memenuhi kebutuhan klien dan laporkan setiap perubahan 2. Dorong pasien untuk )embantu pasien untuk men'apai mengungkapkan perasaan tingkat fungsional tertinggi sesuai dan keluhan mengenai defisit kemampuannya perawatan diri .. Pantau pen'apaian mandi Penguatan dan penghargaan setiap hari.#etapkan tujuan akan mendorong pasien untuk mandi. 8argai pen'apaian terus berusaha mandi dan hygiene !. "antu sebagian atau )eningkatkan perasaan mandiri sepenuhnya saat mandi atau higiene setiap hari. "antu pasien hanya jika dia mengalami kesulitan /. "erikan petunjuk kepada pasien atau pemberi asuhan tentang teknik mandi atau higiene dibawah pengawasan. Demonstrasi ulang dapat mengidentifikasi area masalah dan meningkatkan keper'ayaan diri pengasuh

9. Dokumentasi

a. 6ngkapan

perasaan

dan

keluhan

pasien

mengena1

keterbatasan perawatan diri dan dampaknya terhadap 'itra tubuh dangan hidup mereka b. %einginan pasien untuk berpartisipasi dalam akti4itas mandi dan higiene rutin '. 8asil obser4asi gangguan kemampuan pasien dalam

melakukan perawatan diri d. 1nter4ensi untuk memberikan perawatan pendukung(respon pasien terhadap inter4ensi keperawatan e. Petunjuk yang diberikan kepada pasien atau pemberi asuhan, pemahaman diri f. :4aluasi untuk masing(masing fungsi yang diharapkan mereka terhadap petunjuk tersebut dan demonstrasi ketrampilan dalam melakukan fumgsi perawatan

+5 De9isit Pera atan Diri # +erpakaian .an +erhias ,. Definisi * $angguan kemampuan untuk melakukan akti4itas perawatan diri yang berkaitan dengan berpakaian dan berhias 2. Pengkajian a. 6sia b. 7enis kelamin '. %emampuan melakukan perawatan diri, meliputi pengetahuan dan penggunaan alat adaptif, persiapan peralatan dan perlengkapan, keterampilan teknis atau mekanis. d. 0tatus psikososial, meliputi mekanisme koping, anggota keluarga atau pasangan, gaya hidup, persepsi pasien terhadap masalah kesehatan dan dirinya, kepribadian . .. "atasan karakteristik a. %etidakmampuan memilih pakaian

b. %etidakmampuan mempertahankan penampilan pada tingkat yang memuaskan '. %etidakmampuan mengambil pakaian d. %etidakmampuan memakai kaus kaki e. %etidakmampuan memakai pakaian pada tubuh bagian atas f. %etidakmampuan memakai pakaian pada tubuh bagian bawah g. %etidakmampuan memakai sepatu h. %etidakmampuan melepas pakaian i. j. l. %etidakmampuan menggunakan alat bantu %etidakmampuan menggunakan ritsleting $angguan kemampuan mendapatkan atau memasang

k. $angguan kemampuan mengan'ingkan pakaian aksesoris pakaian m. $angguan kemampuan untuk memasang atau melepaskan perlengkapan pada pakaian !. 8asil yang diharapkan a. %ebutuhan diri pasien terpenuhi b. %omplikasi dapat dihindari atau diminimalkan '. Pasien menyampaikan perasaan keterbatasan d. Pasien, anggota keluarga atau pasangan mendemonstrasikan penggunaan alat bantu dengan benar e. Pasien, anggota keluarga atau pasangan melakukan program berpakaian dan berhias setiap hari /. 1nter4ensi dan rasional

1nter4ensi ,. 5bser4asi tingkat fungsional pasien setiap pergantian tugas jaga, dokumentasikan dan laporkan setiap perubahan

-asional )elalui tindakan ini, perawat dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan pasien

2. ;akukan program penanganan.. Penanganan harus dilakukan Pantau kemajuan, laporkan se'ara konsisten untuk respons terhadap penanganan, mendorong kemandirian pasien. baik respons yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan .. Dorong pasien untuk Dapat membantu pasien mengungkapkan perasaan dan men'apai tingkat fungsional keluhannya mengenai defisit tertinggi sesuai kemampuannya. perawatan diri !. "erikan waktu yang 'ukup bagi %etergesa(gesaan dapat pasien untuk melakukan tugas menimbulkan stress yang tidak berpakaian dan berhias seharusnya terjadi dan meningkatkan kegagalan /. Pantau kemampuan pasien dalam )elalui tindakan ini, area berpakaian dan berhias setiap masalah dapat diidentifikasi hari. sebelum menjadi sumber frustasi 9. "antu sebagian atau sepenuhnya #indakan ini saat berpakaian atau berhias, kemandirian mengan'ingkan pakaian, menyisir rambut, dan membersihkan kuku. "antu pasien hanya jika dia mengalami kesulitan 1nter4ensi <. "erikan petunjuk kepada pasien atau pemberi asuhan tentang teknik memakai pakaian dan berhias. )inta pasien atau pemberi asuhan mendemonstrasikan teknik berpakaian dan berhias di bawah pengawasan. -asional Demonstrasi ulang dapat mengidentifikasi area masalah dan meningkatkan keper'ayaan diri pemberi asuhan. meningkatkan

A5 $5

$5 De9isit Pera atan Diri # Makan ,. Definisi %etidakmampuan makan sendiri 2. Pengkajian a. 6sia b. 7enis kelamin '. %emampuan pengetahuan peralatan mekanis d. 0tatus psikososial, meliputi mekanisme koping, anggota keluarga atau pasangan, gaya hidup, persepsi pasien mengenai dirinya, kepribadian .. "atasan karakteristik a. %etidakmampuan membawa makanan dari tempat makanan ke mulut b. %etidakmampuan mengunyah makanan '. %etidakmampuan menyelesaikan makan d. %etidakmampuan mengambil makanan ke tempat makanan e. %etidakmampuan memegang peralatan makan f. %etidakmampuan makan makanan dengan 'ara yang wajar g. %etidakmampuan makan makanan se'ara aman h. %etidakmampuan makan makanan dalam jumlah 'ukup i. j. l. %etidakmampuan memanipulasi makanan di mulut %etidakmampuan memegang 'angkir atau gelas %etidakmampuan menelan makanan dan melakukan perawatan alat diri, meliputi persiapan teknis dan dan penggunaan perlengkapan, adaptif,

keterampilan

k. %etidakmampuan menyiapkan makanan untuk dimakan m. %etidakmampuan menggunakan alat bantu !. 8asil yang diharapkan

a. %ebutuhan pasien terpenuhi b. "erat badan pasien dapat dipertahankan '. Pasien, anggota keluarga, atau pasangan melaksanakan program makan setiap hari d. Pasien, anggota keluarga, atau pasangan menyampaikan perasaan dan keluhannya e. Pasien, anggota keluarga, atau pasangan mengidentifikasi sumber(sumber untuk membantu koping terhadap masalah setelah pemulangan /. 1nter4ensi dan rasional 1nter4ensi ,. 5bser4asi, dokumentasikan, dan laporkan kemampuan berfungsi dan persepsi atau kognitif pasien setiap hari. -asional Perawat dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan pasien.

2. #imbang berat badan pasien )emastikan keseimbangan 'airan setiap minggu dan dan nutrisi yan adekuat dokumentasikan hasilnya, selain presentase makanan yang dikonsumsi, laporkan kehilangan berat badan yang melebihi = kg per minggu .. "iarkan pasien mengungkapkan frustasi, kemarahan, kemarahan atau perasaan tidak mampu. "erikan dukungan emosional !. #entukan jenis makanan yang mudah dipegang 'ontoh makanan puluk /. "erikan alat bantu setiap kali makan, bila perlu )embantu pasien mengatakan keterbatasan makannya dan men'apai tingkat fungsional tertinggi

)akanan yang mudah dipegang dapat meningkatkan perasaan mandiri pasien #indakan ini memungkinkan pasien untuk melakukan akti4itas makan sendiri semaksimal mungkin sesuai kemampuannya 9. Dorong pasien untuk )eningkatkan rasa keberhasilan melakukan akti4itas makan dan kontrol sendiri semaksimal ia mampu. 9. Dokumentasi a. 6ngkapkan perasaan dan keluhan pasien, anggota keluarga, atau pasangan tentang kesulitan makan

b. 5bser4asi gangguan kemampuan pasien untuk makan sendiri '. "erat badan d. 1nter4ensi untuk memberikan perawatan pendukung e. Petunjuk yang diberikan kepada pasien (bila mampu), anggota keluarga, atau pasangan, pemahaman mereka terhadap petunjuk dan keterampilan yang mereka demonstrasikan dalam melakukan petunjuk yang diberikan yang berhubungan dengan gangguan persepsi atau kognitif f. -espon pasien terhadap inter4ensi keperawatan g. :4aluasi masing(masing hasil yang diharapkan

D5 De9isit Pera atan Diri # T-i"eting ,. Definisi %etidakmampuan untuk melakukan rutinitas toileting. 2. Pengkajian a. 6sia b. 7enis kelamin '. %emampuan penggunaan perawatan diri, alat adaptif, meliputi persiapan pengetahuan peralatan dan dan

perlengkapan, keterampilan teknis dan mekanis d. 0tatus psikososial, meliputi mekanisme koping, anggota keluarga atau pasangan, gaya hidup, persepsi pasien terhadap masalah kesehatan dan dirinya, kepribadian .. "atasan %arakteristik a. %etidakmampun memanipulasi pakaian b. #idak mampu melakukan higiene di kamar ke'il

'. #idak mampu men'apai kamar ke'il atau jamban d. #idak mampu duduk atau bangkit dari kamar ke'il atau jamban !. 8asil yang Diharapkan a. %ebutuhan perawatan diri pasien terpenuhi. b. %omplikasi dapat dihindari atau diminimalkan. '. Pasien menyampaikan perasaan tentang keterbatasan. d. Pasien mempertahankan kontinensia. e. Pasien, anggota keluarga, atau pasangan mendemonstrasikan penggunaan alat bantu dengan benar. f. Pasien, anggota keluarga, atau pasangan melakukan program toileting setiap hari. /. 1nter4ensi dan -asional 1nter4ensi ,. 5bser4asi tingkat fungsional pasien setiap pergantian tugas jaga, dokumentasikan dan laporkan semua perubahan. 2. Pantau kemajuan, laporkan respons terhadap penanganan, baik repons yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan. .. Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan dan keluhan tentang defisit perawatan diri. -asional )elalui obser4asi yang 'ermat, perawat dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk emmenuhi kebutuhan pasien. #erapi harus dilakukan se'ara konsisten untuk mendorong kemandirian pasien. 6ntuk membantu pasien men'apai tingkat fungsional tertinggi sesuai kemampuannya. rasa

!. "antu eliminasi bila perlu. 6ntuk menumbuhkan "iarkan pasien melakukannya per'aya diri. se'ara mandiri semaksimal mungkin sesuai kemampuannya.

/. ;akukan perawatan berkemih Pemantauan keberhasilan atau defekasi bila perlu. 1kuti atau kegagalan ren'ana

ren'ana defekasi.

perkemihan

atau eliminasi dapat membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah.

9. "erikan petunjuk kepada pasien. 6ntuk mengidentifikasi area )inta pasien untuk demonstrasi masalah dan meningkatkan rutinitas toileting di bawah rasa per'aya diri pasangan. pengawasan.

9. Dokumentasi e. 6ngkapan perasaan dan keluhan pasien tentang keterbatasan perawatan diri dan dampaknya terhadap 'itra tubuh dan gaya hidup f. %einginan pasien untuk berpartisipasi dalam perawatan diri

g. Asupan haluaran h. 5bser4asi gangguan kemampuan pasien dalam melakukan rutinitas toileting dan respons pasien terhadap penanganan i. j. 1nter4ensi untuk memberikan perawatan pendukung Petunjuk yang diberikan kepada pasien atau pemberi asuh pemahaman mereka terhadap petunjuk yang diberikan dan ketrampilan yang mereka demonstrasikan dalam melakukan fungsi perawatan diri k. -espons pasien terhadap inter4ensi keperawatan l. :4aluasi masing(masing hasil yang diharapkan

STRATE4I PELAKSANAAN A5 Pr-ses Kepera atan (5 K-n.isi k"ien # n.# (2. th) mengatakan malas mandi, klien sudah < hari tidak mandi, tak mau menyisir rambut, tak mau menggosok gigi, tak mau memotong kuku, tak mau berhias. "adan klien bau, pakaian kotor, rambut dan kulit kotor, kuku panjang dan kotor, gigi kotor, mulut bau, penampilan tidak rapih. %lien terlihat sering menggaruk tubuh. )5 Diagn-sa Kepera atan # Defisit Perawatan Diri >)andi dan berhias .. Tu6uan khusus * ,. %lien dapat menyebutkan pengertian dan tanda tanda kebersihan diri 2. %lien dapat menyebutkan penyebab tidak mau menjaga kebersihan diri .. %lien dapat menyebutkan manfaat hygiene

!. %lien dapat menyebutkan 'ara menjaga kebersihan diri /. %lien dapat melaksanakan perawatan diri higiene dengan bantuan minimal 9. %lien dapat melakukan perawatan diri higiene se'ara mandiri <. %lien mendapat dukungan keluarga ?. %eluarga klien mampu merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kurang perawatan diri. :5 Tin.akan Kepera atan # a. 6ntuk pasien ,) "ina hubungan saling per'aya Dalam membina hubungan saling per'aya perlu dipertimbangkan agar pasien merasa aman dan nyaman saat berinteraksi dengan perawat. #indakan yang harus saudara lakukan dalam rangka membina hubungan saling per'aya adalah* a) )engu'apkan salam terapeutik b) "erjabat tangan ') )enjelaskan tujuan interaksi d) )embuat kontrak topik, waktu dan tempat setiap kali bertemu pasien. 2) Diskusikan bersama pasien penyebab perilaku malas untuk melakukan perawatan diri. .) 7elaskan pentingnya kebersihan diri a) %aji pengetahuan klien tentang kebersihan diri. b) "eri kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan perasaan ketika tidak melakukan perawatan diri.

') Diskusikan kepada klien tentang pentingnya kebersihan untuk diri. d) "eri reinfor'ement positif terhadap kemampuan klien

mengungkapkan perasaanya tentang perawatan diri. !) 7elaskan 'ara menjaga kebersihan diri a) )enjelaskan berapa kali sehari mandi b) )enjelaskan 'ara eliminasi yang benar ') )enjelaskan 'ara menggosok gigi yang benar d) )enjelaskan 'ara berhias diri /) "antu pasien mempraktekan 'ara menjaga kebersihan diri a) )empraktekkan 'ara gosok gigi yang benar b) )empraktekkan 'ara berhias diri 9) Anjurkan klien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian <) Diskusikan bersama klien tentang akti4itas yang akan dilakukan setiap hari sesuai kemampuan klien ?) Diskusikan bersama klien tentang manfaat higiene b. 6ntuk %eluarga ,) "erikan pendidikan kesehatan tentang merawat klien untuk kebersihan diri melalui pertemuan keluarga 2) "erikan reinfor'ement positif atas partisipasi aktif keluarga .) Pantau kemampuan pasien dalam melakukan 'ara perawatan diri yang baik. !) Diskusikan dengan keluarga tentang masalah yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien.

/) 7elaskan pentingnya perawatan diri untuk mengurangi stigma. 9) Diskusikan dengan keluarga tentang fasilitas kebersihan diri yang <) Anjurkan keluarga untuk terlibat dalam merawat diri pasien dan ?) "antu mengingatkan pasien dalam merawat diri (sesuai jadwal yang telah disepakati). @) Anjurkan keluarga untuk memberikan pujian atas keberhasilan pasien dalam merawat diri. ,0) ;atih keluarga 'ara merawat pasien dengan defisit perawatan diri.

+5 Pr-ses Pe"aksanaan Tin.akan (5 Orientasi a. Sa"am terapautik # A0elamat pagi, kenalkan saya suster -B A amanya siapa, senang dipanggil siapaC A0aya perawat yang akan merawat #CB b. 7a"i.asi badannya, gatal yaC 85 K-ntrak T-pik #A"agaimana kalau kita bi'ara tentang kebersihan diri C #ADari tadi suster lihat # menggaruk(garuk

Waktu #A"erapa lama kita berbi'ara C. 20 menit ya...C Tempat # A)au dimana...C. disini aja ya. B )5 Ker6a ;Langkah < "angkah tin.akan kepera atan=

A"erapa kali # mandi dalam sehariC Apakah # sudah mandi hari iniC )enurut # apa kegunaannya mandi CApa alasan # sehingga tidak bisa merawat diriC )enurut # apa manfaatnya kalau kita menjaga kebersihan diriC %ira(kira tanda(tanda orang yang tidak merawat diri dengan baik seperti apa ya...C, badan gatal, mulut bau, apa lagi...C %alau kita tidak teratur menjaga kebersihan diri masalah apa menurut # yang bisa mun'ul CB "etul ada kudis, kutu...dsb. AApa yang # lakukan untuk merawat rambut dan mukaC %apan saja # menyisir rambutC "agaimana dengan bedakanC Apa maksud atau tujuan sisiran dan berdandanCB A)enurut # kalau mandi itu kita harus bagaimana C 0ebelum mandi apa yang perlu kita persiapkanC "enar sekali..# perlu menyiapkan pakaian ganti, handuk, sikat gigi, shampo dan sabun serta sisirB. B"agaimana kalau sekarang kita ke kamar mandi, suster akan membimbing # melakukannya. 0ekarang # siram seluruh tubuh # termasuk rambut lalu ambil shampoo gosokkan pada kepala # sampai berbusa lalu bilas sampai bersih.. bagus sekali. 0elanjutnya ambil sabun, gosokkan di seluruh tubuh se'ara merata lalu siram dengan air sampai bersih, jangan lupa sikat gigi pakai odol.. giginya disikat mulai dari arah atas ke bawah. $osok seluruh gigi # mulai dari depan sampai belakang. "agus, lalu kumur(kumur sampai bersih. #erakhir siram lagi seluruh tubuh # sampai bersih lalu keringkan dengan handuk. # bagus sekali melakukannya. 0elanjutnya # pakai baju dan sisir rambutnya dengan baik. ,5 Terminasi a5 E1a"uasi resp-n k"ien terha.ap tin.akan kepera atan # (= E1a"uasi k"ien ;su>%ekti9= # A"agaimana perasaan # setelah mandi dan mengganti pakaian C 2oba # sebutkan lagi apa saja 'ara('ara mandi

yang baik yang sudah # lakukan tadi CB. B"agaimana perasaan # setelah kita mendiskusikan tentang pentingnya kebersihan diri tadi C 0ekarang 'oba # ulangi lagi tanda( tanda bersih dan rapiB -einfor'ment * B"agus sekali mau berapa kali # mandi dan sikat gigi...Cdua kali pagi dan sore. 2) E1a"uasi pera at ;->%ekti9 sete"ah rein9-r8ement= # )ari...kita masukkan dalam jadwal akti4itas harian. ah... lakukan ya #..., dan beri tanda kalau sudah dilakukan 0eperti ) ( mandiri ) kalau dilakukan tanpa disuruh, " ( bantuan ) kalau diingatkan baru dilakukan dan # ( tidak ) tidak melakukanC a= Tin.ak "an6ut k"ien ;apa %ang per"u .i"atih -"eh k"ien sesuai hasi" tin.akan %ang te"ah .i"akukan= "aik besok lagi kita latihan berdandan. 5keCB Pagi(pagi sehabis makan disini ya... >= Ker6a ;Langkah < "angkah tin.akan kepera atan= T-pik Waktu Tempat # latihan berdandan # pagi(pagi sehabis makan # disini ya...

DAFTAR PUSTAKA

ADiD

-,

dkk.200..Pedoman

Asuhan

Keperawatan

Jiwa.0emarang

Penerbit-07D Dr. Amino $onohutomo. 2arpenito, ;.7. 2000.Buku Saku Diagnosa Keperawatan. :disi ?.7akarta* :$2. #im Direktorat %eswa.2000.Standar Asuhan Keperawatan Jiwa.:disi

,."andung * Penerbit -07P "andung