BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator penting untuk menilai status kesehatan masyarakat. Di Indonesia AKI sudah mulai menurun, yakni dari 307/ 00.000 kelahiran hidup pada !ur"ei Demogra#i Kesehatan Indonesia (!DKI) $003 men%adi $$&/ 00.000 kelahiran hidup pada !DKI $007. 'amun meski dengan penurunan tersebut, AKI di Indonesia masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan negara di Asia (enggara lainnya (!ingapura, )alaysia, (hailand, *ietnam, +ilipina, )yanmar). ,$ Di DKI ,akarta sendiri, angka kematian ibu tahun $0 0 adalah $3/ 00.000 kelahiran hidup. 3 -ntuk di .ilayah ,akarta -tara angka kematian ibu maternal adalah 3/ 00.000 kelahiran hidup dan di .ilayah /uskesmas Kelurahan (/K0) /ademangan 1arat I tahun $0 $, angka kematian ibu 0/ 00.000 kelahiran hidup.2,3 1erdasarkan Millenium Development Goals ()D4s) kelima yang diadopsi oleh komunitas internasional pada tahun $000, dibuat suatu kesepakatan global untuk menurunkan AKI sebesar tiga per empat dalam kurun .aktu 550 6 $0 3. 'amun, dalam kurun .aktu 550 6 $00& didapatkan data bah.a AKI menurun hanya $,37 per tahun. 8akupan ini masih %auh dari target penurunan (3,37) per tahun untuk men9apai )D4 kelima. )enurut target sasaran )D4s, AKI di Indonesia harus men9apai 0$ per 00.000 kelahiran hidup dan AK1 harus men9apai $3 per 000 kelahiran hidup pada tahun $0 3.$ :leh karena itu, Departemen Kesehatan ;I telah mem#okuskan programnya untuk meningkatkan kesehatan dan kese%ahteraan ibu, sebagai reaksi terhadap angka kematian ibu yang masih sangat tinggi di Indonesia dimana se%ak akhir tahun 5&0<an telah dimulai program Safe Motherhood Initiative dalam upaya menurunkan AKI. Kemudian se9ara konseptual pada akhir tahun 550<an telah diperkenalkan lagi suatu program Making Pregnancy Safer ()/!) yang di9anangkan oleh pemerintah pada tahun $000. )/! ini terdiri dari tiga pesan kun9i dan empat strategi yang ditu%ukan dalam memperta%am strategi dan inter"ensi dalam memper9epat penurunan AKI. =al itu dapat di.u%udkan salah satunya melalui upaya mendekatkan pelayanan antenatal atau antenatal care (A'8) sesuai standar kepada setiap ibu hamil.$

)enurut >=:, pelayanan antenatal adalah suatu program yang teren9ana berupa edukasi, konseling, skrining, dan penanganan medik pada ibu hamil untuk memonitor dan mempromosi kesehatan ibu dan %anin sehingga memperoleh suatu proses kehamilan serta persalinan yang aman dan memuaskan.? -paya peningkatan kesehatan ibu dan bayi sangat erat hubungannya karena keadaan kesehatan ibu hamil mempengaruhi kesehatan bayi yang dilahirkan. /elayanan antenatal yang sesuai standar adalah minimal 2 kali selama kehamilan, yakni kali pada trimester pertama, kali pada trimester kedua dan $ kali pada trimester ketiga. /elayanan yang diberikan meliputi anamnesis, pemeriksaan #isik (umum dan kebidanan), pemeriksaan laboratorium rutin dan khusus, serta inter"ensi umum dan khusus sesuai risiko yang ditemukan dalam pemeriksaan. !elain itu %uga melakukan pemantauan ibu dan %anin dengan seksama untuk menilai apakah perkembangan kehamilan berlangsung normal, mengenal kehamilan risiko tinggi seperti anemia, kurang gi@i, hipertensi dan in#eksi, memberikan pelayanan imunisasi, memberikan nasehat dan penyuluhan kesehatan, dan %uga melakukan pen9atatan data dalam setiap kun%ungan.$ /enyebab kematian ibu dapat dibedakan men%adi penyebab langsung dan tidak langsung. /enyebab langsung kematian ibu 507 ter%adi saat persalinan dan segera setelahnya, dimana $&7 karena perdarahan, $27 karena eklamsia dan 7 karena in#eksi. /enyebab kematian tidak langsung antara lain kurang energi kronis pada kehamilan (377) dan anemia (207). !edangkan penyebab utama kematian bayi baru lahir adalah as#iksia, in#eksi dan hipotermia, sedangkan 37 bayi lahir dengan berat lahir rendah. ,$ /enyebab<penyebab ini dapat di9egah apabila seorang ibu mendapatkan pelayanan antenatal yang baik. /elayanan antenatal bertu%uan mem#asilitasi kehamilan yang sehat bagi ibu dan %anin dengan menegakkan hubungan keper9ayaan dengan ibu, mendeteksi #aktor resiko/komplikasi sedini mungkin, mempersiapkan persalinan yang aman serta memberikan pendidikan kepada ibu hamil.?,7 1.2 Tujuan 1.2.1. Tujuan umum )engetahui kiner%a puskesmas dalam pelaksanaan dan pen9apaian program pelayanan antenatal di /uskesmas Kelurahan (/K0) /ademangan 1arat I.

$

1.2.2. Tujuan khusus . $. 3. 2. )engetahui gambaran pelaksanaan dan pen9apaian program pelayanan antenatal. )enilai masukan, proses, keluaran, dampak, umpan balik, dan lingkungan dari program pelayanan antenatal. )en9ari hambatan atau masalah yang ada dari program pelayanan antenatal. )en9ari solusi dan saran yang mampu laksana untuk penyelesaian masalah dari program pelayanan antenatal di /K0 /ademangan 1arat I sehingga mampu meningkatkan e#ekti"itas dan e#isiensi program pelayanan antenatal selan%utnya. 1.3 Kegiatan Pr gram Pela!anan Antenatal /elayanan antenatal sesuai standar meliputi anamnesis, pemeriksaan #isik (umum dan kebidanan), pemeriksaan laboratorium rutin dan khusus, serta inter"ensi umum dan khusus (sesuai risiko yang ditemukan dalam pemeriksaan). /emeriksaan laboratorium rutin meliputi golongan darah, hemoglobin, protein urin dan gula darah puasa. !edangkan pemeriksaan khusus dilakukan di daerah pre"alensi tinggi atau kelompok berisiko seperti hepatitis 1, =I*, si#ilis, malaria, tuberkulosis, ke9a9ingan dan talasemia. /enerapan pelayanan antenatal terdiri atas 0 kegiatan yaituA . (imbang berat badan dan ukur tinggi badan $. -kur tekanan darah 3. 'ilai status gi@i (ukur lingkar lengan atas) 2. -kur tinggi #undus uteri 3. (entukan presentasi %anin dan denyut %antung %anin (D,,) ?. !krining status imunisasi (etanus dan berikan imunisasi (etanus (oksoid ((() bila diperlukan 7. /emberian tablet @at besi minimal 50 tablet selama kehamilan &. (es laboratorium (rutin dan khusus) 5. (atalaksana kasus 0. (emu .i9ara (konseling), termasuk /eren9anaan /ersalinan dan /en9egahan Komplikasi (/2K) serta K1 pas9a persalinan. 3

/elayanan antenatal disebut lengkap apabila dilakukan minimal 2 kali selama kehamilan yaitu kali pada tri.ulan pertama, kali pada tri.ulan kedua dan $ kali pada tri.ulan ketiga. (enaga kesehatan yang berkompeten memberikan pelayanan antenatal adalah dokter spesialis kebidanan, dokter, bidan dan pera.at.$ Indikator keberhasilan program pelayanan antenatal di tingkat pusat (sebagai 9ontohA /uskesmas) adalahA A. In"ikat r Dam#ak . /enurunan angka kematian ibu (AKI) men%adi kelahiran hidup. $. /enurunan angka kematian neonatal (AK') men%adi kelahiran hidup. 3. Bliminasi tetanus neonatorum sebesar C . 2. ,umlah ibu hamil dengan anemia menurun men%adi C $0 7. 3 per .000 0$ per 00.000
,$

B.

In"ikat r Keluaran . 8akupan kun%ungan ibu hamil K< , termasuk 9akupan +e dan (( sebesar 537. $. 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2, termasuk 9akupan +e3 dan (($ / (( ulang sebesar 507. 3. 8akupan deteksi ibu hamil dengan risiko oleh tenaga kesehatan sebesar 0 7. 2. 8akupan deteksi ibu hamil dengan risiko oleh masyarakat sebesar 3 7. 3. /ersentase Drop out rate (( < (($ sebesar C 0 7.

2

1ila ;isiko (inggi dan Komplikasi 1ila Keluhan 0ain 1ila Anemia / Kurang 4i@i

;u%uk ;! ;u%uk 1/-/1/4 /enyuluhan gi@i dan tablet +e

$am%ar 1. Alur Pela!anan Antenatal "i Puskesmas Kelurahan Pa"emanagan Barat I

3

Kerangka Te ri KETE&AN$AN $A)BA& 1. *it 8) . orang bidan. alat penyimpanan "aksin ( buah). Kerangka Te ri $am%ar 2. spuit disposable.BAB II KE&AN$KA E'ALUA(I 2. orang apoteker. (enaga A 1. *it 1 kompleks. alkohol 707. stetoskop ( buah). timbangan berat badan dan pengukur tinggi badan ( buah). obat < obatan (tablet besi. *it 1 . !arana A a. )edis  (idak habis dipakai A tensimeter ( buah). selimut ( buah)  =abis dipakai b. %elly.1. buku panduan program pelayanan antenal ? A "aksin ((. 'on )edis  (idak habis dipakai A /oster. kapas. orang petugas administrasi. pita sentimeter ( buah). )asukan A. dan 73 orang kader akti# A Dana subsidi A/1' dan A/1D 8. Dana orang dokter umum. doppler ( buah). *it 1?.

kader. )edisA  )etode /emeriksaan Antenatal. )etodeA a. laporan harian D. tinggi badan. pemberian tablet +e/@at besi. #rekuensi perna#asan. kertas resep. hal<hal yang berkaitan dengan #ungsi reprodukti#. meliputiA /enimbangan berat badan. letak %anin.ayat kehamilan dan persalinan sebelumnya • /emeriksaan #isik diagnostik. hal<hal yang berkaitan dengan kehamilan saat ini. III. buku 9atatan. 1?. adanya 9a9at tubuh lain • /emeriksaan obstetrik. dan konseling mengenai pedoman gi@i seimbang bagi ibu hamil  )etode inter"ensi khusus untuk ibu dengan #aktor risiko dan kehamilan dan metode ru%ukan bagi ibu hamil berisiko tinggi dengan surat ru%ukan. meliputiA 6 /emeriksaan perabaan perut (palpasi leopold I. dan tenaga kesehatan sesuai kriteria yang ada (terdapat di lampiran)  )etode inter"ensi dasar meliputiA pemberian (etanus (oDoid (((). tekanan darah. suhu tubuh. ri. taksiran berat %anin. kartu ibu. 1 $). =abis dipakai A K)! 1umil. identitas ibu. pemberian tablet multi"itamin ("itamin 1 . lingkar lengan atas. II. 7 . %uga menentukan apakah pembesaran abdomen sesuai dengan usia kehamilannya ((inggi +undus -teri) 6 /emeriksaan detak %antung %anin • Diagnostik berdasarkan klinik  )etode screening bagi ibu hamil dengan #aktor risiko dan risiko tinggi yang dilakukan oleh masyarakat. dan turunnya bagian terendah %anin. pemeriksaan medik meliputiA • Anamnesis. I*) untuk menentukan umur kehamilan. mengenaiA Keluhan utama. nadi.

u%ukan ibu hamil risiko tinggi ke .! Ko%a. "aksin (() /emeriksaan laboratorium (=b. 'on medisA /enyuluhan perorangan saat ibu hamil memeriksakan kehamilannya dan penyuluhan kelompok di posyandu. /eren9anaanpenentuan keperluan logistik didapat dari %umlah kun%ungan ibu bulan sebelumnya. register buku harian. (+-. pembinaan posyandu.b. & . Pr ses A. /engorganisasianA !truktur organisasi dan pembagian tugas ada tertulis dan di%alankan. tablet +e. o o o • o o • 1. /eren9anaanA • /eren9anaan pendataan %umlah sasaran ibu hamil dan target dari perkiraan persentase %umlah penduduk. pembinaan kader. serta laporan bulanan dan tahunan />!<KIA (/emantauan >ilayah !etempat 6 Kesehatan Ibu dan Anak). 8. /eren9anaanpelayanan antenatal o • • /emeriksaan 3( (timbang 11 E ukur (1. tekanan darah. • . /elaksanaanA • /elaksanaan pelayanan pemeriksaan ibu hamil dengan pemeriksaan 3( setiap hari !enin.u%ukan ke . pen9atatan dan pelaporan di K)! ibu hamil. • /elaksanaan pen%aringan ibu hamil dengan risiko tinggi oleh kader dan bidan saat pemeriksaan antenatal. protein urin) /en%aringan ibu hamil beresiko tinggi .! untuk ibu hamil beresiko tinggi /eren9anaan penyuluhan /enyuluhan indi"idual setiap kali kun%ungan antenatal /enyuluhan kelompok rutin /eren9anaan pembinaan posyandu kali/bulan. 2.

> 0?. Um#an %alik . +. 9akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh non tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan di /K0 /ademangan 1arat I. Keluaran 8akupan pelayanan dan mutu pelayanan yang dibandingkan dengan target.asanA (erdapat penga. berupa 9akupan K< dan K<2. kartu ibu hamil. Kerangka Pikir Alur pemikiran dalam e"aluasi adalah sebagai berikut A .arga sekitar terutama bagi . /enurunan angka kematian bayi 9. /enurunan %umlah ibu hamil dengan anemia 2. (( dan (($.apat pembahasan laporan dan kegiatan serta laporan instansi lain ataupun masyarakat dilaksanakan tiap bulan. 3.ilayah tersebut tidak menghambat %alannya program. Dam#ak a.asan oleh Kepala /uskesmas melalui laporan bulanan. )en9ari data<data primer dan sekunder mengenai indikator kegiatan (keluaran) program berupaA 5 . Bliminasi tetanus neonatorum d. /enurunan angka kematian ibu b. B. *. . /enga. 0ingkungan #isikA 0okasi /K0 mudah di9apai dan dapat ditempuh dengan %alan kaki oleh . 1. namun untuk transportasi menggunakan kendaraan menu%u /K0 /ademangan 1arat I hanya dapat menggunakan motor/ba%a% karena lokasinya terletak di gang ke9il. 0ingkungan non<#isikA Agama dan adat istiadat di . laporan bulanan dan tahunan />! KIA..2. D.• /elaksanaan pembinaan /osyandu dan kader. Lingkungan A. /en9atatan dan pelaporanA (erdapat pen9atatan dan pelaporan mengenai bumil yang datang berkun%ung pada buku register harian. pemberian +e dan +e3.

)embandingkan hasil data yang diperoleh pada nomor untuk mendapatkan apa yang men%adi masalah 2.umlah ibu hamil yang memiliki risiko tinggi selama kehamilan 6 .a. )en9ari penyebab masalah yang men%adi prioritas dan mengakibatkan tidak terpenuhinya target keluaran / dampak dari segi kiner%a /uskesmas ?. (terdapat di lampiran) 3.an9ara. )enentukan prioritas masalah dengan sistem skoring 3.umlah ibu hamil yang datang ke /uskesmas untuk memeriksa kehamilan (K< dan K< 2) 6 . umpan balik dan lingkungan yang dilaksanakan di /uskesmas. masukan.6 .umlah ibu hamil dengan anemia selama kehamilan 6 )elakukan .umlah ibu hamil yang mendapat suplemen tablet besi (+e dan +e3) 6 .umlah ibu hamil yang mendapatkan suntikan (( dan (($ 6 . )emberikan saran yang mampu laksana dan $ dengan standar target 0 .a. )en9ari data<data primer dan sekunder mengenai proses. melalui obser"asi dan .an9ara dan obser"asi $.

>. yaitu 3.?7.BAB III ANALI(I( (ITUA(I 3.a/=a.&&7.5 %i. yaitu ??.akarta yaitu 3. lebih tinggi dibandingkan kepadatan penduduk di .umlah ini lebih besar %ika dibandingkan %umlah penduduk miskin di . Data Dem gra-i . &5 .() dengan kepadatan penduduk pada tahun $0 $ adalah 22$.akarta.?7.1.a dengan %umlah KK sebanyak 5.2 .1. . 0uas Kelurahan /ademangan 1arat I adalah 333. 7 dari selur uh KK. .a/=a.33 =a (terdiri dari 7 . Data Umum 3.7 %i.umlah penduduk di Kelurahan /ademangan 1arat I tahun $0 $ adalah $2.a/=a dan kepadatan penduduk . dan di .akarta -tara. yaitu $5.akarta -tara yaitu 3.umlah KK miskin di Kelurahan /ademangan 1arat I adalah 3.$ %i.1.03?.2?3 %i.

dan %alanan serta saluran air yang penuh sampah dan kotoran.305 orang A 3. /umlah Kelahiran Angka kelahiran kasar di pro"insi DKI . 0ingkungan ini dapat dikatakan sebagai lingkungan yang 9ukup kumuh di mana banyak rumah yang sempit.? $ orang A .1.2 3. K n"isi Lingkungan "an )as!arakat 0ingkungan Kelurahan /ademangan 1arat I merupakan lingkungan dengan mayoritas penduduk beker%a sebagai karya.1.$am%ar 3.&73 orang 3.ila!ah Pa"emangan Barat 3. 0ingkungan ini banyak tempat tinggal berupa kontrakan/kos dikarenakan penduduknya adalah penduduk musiman atau yang tinggalnya tidak menetap.?3& orang A 3. Peta .1.ilayah ker%a /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I sebesar ? %i. 3.2.ilayah /uskesmas /ademangan 1arat I yang berusia 0 tahun ke atas adalah sebagai berikut2 A < < < < < < (idak sekolah/belum pernah sekolah (idak/ belum tamat !D (amat !D (amat !0(/ (amat !0(A (amat Akademi//erguruan (inggi A 3. tingkat pendidikan penduduk di .5&5 orang A 2.akarta tahun $0 /ro#il Kesehatan Kelurahan /ademangan 1arat I tahun adalah 3.2.p %uta/bulan.+.3.an dengan upah di ba.*. Tingkat Pen"i"ikan 1erdasarkan /ro#il Kesehatan Kelurahan /ademangan 1arat I $0 $. %umlah kelahiran di . gang<gang yang kumuh. 0 1erdasarkan $0 $.1. Data L kasi "an Trans# rtasi $ .&2& orang A 2.a.ah .

ilayah ker%a kelurahan /ademangan 1arat I.ati dengan ber%alan kaki atau kendaraan ke9il (motor/ba%a%). dua balai pengobatan. dan tingkat kotamadya .000 kelahiran dan Angka kematian bayi sebesar hidup. (idak terdapat dukun bersalin di .asta Dokter !. .asta dan delapan dokter umum praktek pribadi. 0asilitas Kesehatan -ntuk .akarta (AKI 3 / 00. Puskesmas Pa"emangan Barat I /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I dikepalai oleh memba. 3.ilayah ker%a /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I merupakan daerah pemukiman padat.1.at. Ta%el 3.Keadaan geogra#is . 0okasi puskesmas terletak di dalam gang.ila!ah Kerja Puskesmas Kelurahan Pa"emangan Barat I N . 0asilitas Kesehatan /uskesmas /osyandu 1alai /engobatan 1idan !.akarta -tara (AKI $/ 00. Angka kematian i%u "an %a!i /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I memiliki Angka Kematian Ibu per .ilayah /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I. Angka ini lebih ke9il dibandingkan dengan AKI tingkat pro"insi DKI . . 2. tu%uh posyandu.2. orang bidan.2 3. 0asilitas Kesehatan "i .3.000).asta T tal /umlah 7 $ $ & 21 !umberA 0aporan /ro#il >ilayah Ker%a /usksmas Kelurahan /ademangan 1arat I $0 $ 3.000 ). 3. orang 3 orang apoteker. orang dokter gigi. kira<kira $0 meter dari %alan raya dan hanya dapat dile.2.2 3. Data Khusus 3.2.2. 3 orang pera.1. $.ilayah ker%a /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat terdapat satu buah puskesmas kelurahan.ahi dokter umum.> dalam .2.000 kelahiran sebesar 0 per 00. dua bidan s. Akses ke /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I 9ukup mudah bagi orang yang tinggal di .

!umber data dan 9ara pengambilan data tertera pada (abel 3. bulan sekali. (iaga . Ta%el 3. dan #asilitas pelayanan KIA. klinik (1 /aru. /eriode data yang diambil adalah & bulan (.> di /ademangan 3. klinik )(1!. )et "e Pengum#ulan Data /engumpulan data dilakukan pada tanggal 5 !eptember $0 3 6 $ !eptember $0 3 di /K0 /ademangan 1arat I. 3. $ orang administrasi. apotek.3. +asilitas pelayanan KIA meliputi pelayanan antenatal ( Antenatal Care/A'8).$.2 2 .> dengan total %umlah kader akti# sebanyak 73 orang.> siaga akti#.*. keluarga beren9ana (K1). /elayanan kesehatan /uskesmas meliputi 1alai /engobatan -mum (1/-). !etiap /osyandu memiliki kelas ibu hamil yang diadakan 1arat I sudah men%adi . Data Primer "an Data (ekun"er 2 . P s!an"u "an &.umlah posyandu yang berada di ba.ah koordinasi seorang bidan.anuari $0 3 sampai dengan Agustus $0 3). dan imunisasi yang berada di ba.gi@i.asan puskesmas sebanyak 7 buah di masing<masing .2. 1alai /engobatan 4igi (1/4).2.ah penga.

umlah ibu hamil risiko tinggi yang terdeteksi oleh tenaga kesehatan .anuari $0 3 6 Agustus $0 3 (9ontoh kartu status ibu hamil terdapat di lampiran) /en9atatan • • • • • • • • .enis kegiatan A'8 .umlah ibu hamil yang melakukan K< .umlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi (( .umlah penyuluhan /roses pelaksanaan A'8 /en9atatan dan pelaporan Kendala pelaksanaan dan obser"asi • • • • Kartu !tatus Ibu =amil di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I.umlah kematian bayi akibat tetanus neonatorum Data geogra#is. 0ahir.umlah ibu hamil risiko tinggi yang terdeteksi non<tenaga kesehatan DATA (EKUNDE& 0aporan .(um%er Data 2ara Pengam%ilan Data 'aria%el !ang Di"a#atkan DATA P&I)E& Koordinator /rogram A'8 /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I (1idan )oina) >a.ilayah ker%a /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I .ekapitulasi /elayanan KIA /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I 0aporan (ahunan /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I tahun $0 $ /en9atatan • /en9atatan • .umlah ibu hamil yang melakukan K<2 .umlah ibu hamil yang mendapatkan +e .umlah ibu hamil yang mendapatkan +e3 .an9ara • . 'i#as (+<KIA< 00 ) periode .umlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi (($ . yakni Kartu Ibu =amil. !arana Kesehatan3 KIA di .

umlah bumil yang terdeteksi mengalami anemia 2 orang.*.anuari $0 3 sampai dengan Agustus $0 3 adalah sebanyak 2 orang. ? . /umlah i%u hamil 3%umil4 Peri "e /anuari 2113 5 Agustus 2113 "i Puskesmas Kelurahan Pa"emangan Barat I /umlah %umil K61 K6* 0e1 0e3 TT1 TT2 Deteksi risik nakes Deteksi risik mas!arakat Anemia 2 2 33 2 3? 3 0 2 Target G537 G507 G537 G507 G537 G507 G 07 G37 Hasil 007 178 007 91:+8 1118 97:98 $.&7 Sumber hasil pengolahan !artu Ibu "amil.3. #ahir.a %umlah kun%ungan ibu hamil usia F 3$ minggu pada bulan . . didapatkan data bah. Ta%el 3. Pen!ajian Data 1erdasarkan kartu status ibu hamil dari bagian KIA /uskesmas /ademangan 1arat I. Kemudian dilakukan pemeriksaan status ibu hamil tersebut dan didapatkan data primer sebagai berikut.3.$7 18 C$07 . $ifas %&'!IA'(()* A.

Data kematian bayi baru lahir A nol D.anuari $0 3 6 Agustus $0 3.1. Data kematian ibu maternal A nol 8.ulan pertama. .anuari $0 $ 6 Agustus $0 3. 7 . #emeriksaan antenatal "i Puskesmas "alam =aktu 9 %ulan (arget A 537 D. In"ikat r Keluaran I. 1. 2aku#an kunjungan i%u hamil K6* A.ulan kedua dan dua kali pada tri. Data ke%adian penyakit tetanus neonatorum A nol BAB I' PE&U)U(AN )A(ALAH *. dengan distribusi pemberian pelayanan minimal satu kali pada tri. DataA *1 . 2aku#an kunjungan i%u hamil K61 A. 1118 8. 1118 > 1118 *1 II. De#inisi operasional A 8akupan ibu hamil yang mendapat pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit empat kali.umusA /umlah kunjungan %umil #ertama kali /umlah %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan . De#inisi operasional A 8akupan ibu hamil yang mendapat pelayanan antenatal sesuai standar yang pertama kali pada masa kehamilan di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I pada periode . satu kali pada tri.1.ulan ketiga umur kehamilan di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I pada periode .

lahir dan ni#as (+<KIA<00 ) 1.umusA /umlah kunjungan %umil K6* /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas "alam =aktu 9 %ulan . . 8. (arget A 537 8..Pem%erian ta%let %esi 0e1+ A. Data A *1 .anuari $0 3 6 Agustus $0 3. 1118 Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. 1118 > 1118 *1 I'. (arget A 507 Data 11 .umusA /umlah %umil !ang men"a#at 31 ta%let 0e selama #eri "e kehamilann!a /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas "alam =aktu 9 %ulan . 1118 > 178 *1 III. 1. De#inisi operasional A Ibu hamil yang mendapatkan 30 tablet +e (suplemen @at besi) selama periode kehamilannya di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I pada periode . Pem%erian Ta%let Besi 0e3 & .1118 Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. lahir dan ni#as.

lahir dan ni#as (+<KIA<00 ).umusA /umlah %umil !ang men"a#at ?1 ta%let 0e selama #eri "e kehamilann!a /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas "alam =aktu 9 %ulan . De#inisi operasional A Ibu hamil yang mendapatkan 50 tablet +e (suplemen @at besi) selama periode kehamilannya di /uskesmas Ke9amatan /ademangan pada periode . (arget A 537 Data A 5 .A. De#inisi operasional A /emberian imunisasi (( pertama kali pada ibu hamil saat kun%ungan pelayanan antenatal pertama atau sedini mungkin setelah ibu diketahui hamil di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I periode . (argetA 507 8. 1118 > 91:+8 *1 '. Data 33 . .anuari $0 3 6 Agustus $0 3.anuari < Agustus $0 3. . A.umusA /umlah %umil !ang men"a#at TT1 /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas "alam =aktu 9 %ulan . Pem%erian imunisasi TT1. 1118 Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. 8.1118 Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. 1. lahir dan ni#as (+<KIA<00 ) 1.

aktu minimal 2 minggu setelah (( pada periode .umlah ibu hamil yang menerima pemberian imunisasi (( dengan selang . 1118 > 1118 *1 'I. 1118 > 97:98 *1 'II. . De#inisi operasional A 8akupan ibu hamil dengan #aktor risiko atau komplikasi yang ditemukan oleh masyarakat atau kader atau dukun bayi serta diru%uk ke tenaga kesehatan di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I pada periode .*1 .umusA /umlah %umil risti !ang "irujuk leh mas!arakat: ka"er: "ukun %a!i ke tenaga kesehatan . (argetA 507 8. 1118 /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas $0 . DataA 3.umusA /umlah %umil !ang men"a#at TT2 /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas "alam =aktu 9 %ulan .anuari < Agustus $0 3 di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I. . 2aku#an "eteksi i%u hamil risik tinggi leh mas!arakat 2 A. 1118 1.anuari $0 3 6 Agustus $0 3. . De#inisi operasional A . Pem%erian imunisasi TT2 A.

De#inisi operasional A 8akupan ibu hamil dengan #aktor risiko atau komplikasi yang ditemukan oleh tenaga kesehatan di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I pada periode .Keterangan A masyarakat di sini. De#inisi operasional A Ibu hamil yang tidak mendapat total %umlah dua kali imunisasi (( selama periode kehamilannya dengan mendeteksi ibu hamil yang mendapat imunisasi (( tetapi tidak $ . 1. 8.anuari $0 3 6 Agustus $0 3. lahir dan ni#as (+<KIA<00 ). 1118 > 12:28 *1 I@. 1118 /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. (arget A 07 Data + . lahir dan ni#as (+<KIA<00 ). Drop out rate TT16TT2 A. 1118 > 18 *1 'III. (arget A 37 8. 1. .umusA /umlah %umil risti !ang "itemukan tenaga kesehatan . Data 1 . Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. 2aku#an "eteksi i%u hamil risik tinggi leh tenaga kesehatan 2 A. bersalin dan ni#as itu sendiri. bisa keluarga ataupun ibu hamil.

1118 TT1 Data pendukung didapat dari hasil mengolah data register harian bumil yang mendapat pelayanan antenatal dan kartu status ibu hamil. II. 1.000 kelahiran hidup. De#inisi operasional A . 8. De#inisi operasionalA . De#inisi operasional A )enurunnya angka kesakitan dan kematian pada bayi akibat penyakit tetanus neonatorum sampai pada batas tertentu. 8. /enurunan angka kematian neonatal A. 1118 > 12:28 *1 *. . /enurunan angka kematian ibu A.mendapat imunisasi (($ di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I pada periode . .000 kelahiran hidup. (arget A C $$ . (arget A C 07 Data A *1 6 3. (arget A 3 per . lahir dan ni#as.000 kelahiran hidup.umlah kematian neonatal per .anuari $0 3 6 Agustus $0 3. 1.000 kelahiran hidup. (arget A 0$ per 00.umlah kematian ibu dalam periode satu tahun per 00. sehingga penyakit tersebut tidak merupakan masalah kesehatan lagi 1.umusA TT1 6 TT2 . Data A nol. In"ikat r Dam#ak I.2. Bliminasi tetanus neonatorum 7 A. III. 1. 8. Data A nol.

8. 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2 masih rendah sebesar 77. . 1118 #emeriksaan antenatal "i Puskesmas Penjaringan "alam =aktu 3 %ulan 8. D 00 7 H 5. yaitu kurang dari g 7.&7. 3.umlah ibu hamil dengan kadar hemoglobin dalam sel<sel darah merah yang rendah. Data A 2 2 1eberapa )A(ALAH yang dapat dirumuskan berdasarkan pengumpulan data dan perhitungan indikator di atas sebagai berikutA . dibandingkan dengan target yang ditentukan sebesar 507. Data A nol. 8akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat masih rendah yakni sebesar 07 dan belum men9apai target yang telah ditentukan yaitu G37. 8akupan ibu hamil yang mendapatkan tablet besi +e3 yakni sebesar &0. . 2.&7 $3 . De#inisi operasional A . I*. masih belum men9apai target 507.37 belum men9apai tolok ukur yang ditetapkan sebesar 507. belum sesuai dengan target yang diharapkan yaitu C 0 7. /ersentase drop out rate (( dan (($ yang masih 9ukup tinggi sebesar $. 1. (arget A C $0 7 D. $. (arget 9akupan ibu hamil yang mendapatkan imunisasi (($ masih belum ter9apai yakni sebesar &7. 3.umlah ibu hamil dengan anemia 7 A.umusA /umlah %umil "engan H% A 11gr8 /umlah seluruh %umil usia kan"ungan < 9 %ulan !ang melakukan #emeriksaan antenatal "i #uskesmas .$ 7.

apakah menarik masyarakatI !korA 3 H 1anyak menarik masyarakat 3 H Kurang menarik masyarakat H (idak menarik masyarakat .ika ragu antara skor 3 dan 3 H 2 $2 .5 H 0< 5. Pri ritas )asalah Dalam menentukan prioritas masalah digunakan metode skoring dengan menggunakan parameter berikutA A. Keuntungan sosial yang diperoleh. !korA 3 H 1erat sekali 3 H Kurang berat H (idak berat 8. 1esarnya masalah dihitung dari kesen%angan antara pen9apaian dan target. !kor A 3 H &0< 00 2 H ?0<75.1.5 1.5 $ H $0<35. 1erat ringannya masalah dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan.BAB ' PE)BAHA(AN +. Apakah dapat ditanggulangi dengan sumber daya yang adaI !korA 3 H Dapat ditanggulangi 3 H Kurang dapat ditanggulangi H (idak dapat ditanggulangi D.ika ragu antara skor dan 3 H $ .5 3 H 20<35.

maupun komplikasi $3 . . . Besarn!a masalah "ihitung "ari kesenjangan antara #enBa#aian "an target.37 sehingga diberi sk r 1 : H &7. /ersentasedrop out rate imunisasi (( masih tinggi. $ > 2:28 sehingga diberi sk r 1 B.aktu persalinan sehingga bisa segera dikenali %ika terdapat #aktor risiko. 8akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat masih rendah 3.&7 sehingga diberi sk r 1 : H 07 sehingga diberi sk r 1 : H $. 8akupan ibu hamil yang mendapat imunisasi (($ masih rendah 2. 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2 rendah B H 507 $ > 738 B H 507 $ > ?:+8 B H 507 $ > 2:28 B H 37 $ > +8 B H 07 : H 77 sehingga diberi sk r * : H &0. risiko tinggi.umus A $>E5C $ A E A C A 4ap BDpe9ted (target yang ingin di9apai) :ut9ome (data yang didapat dari lapangan) . Berat ringann!a masalah "ikaitkan "engan aki%at !ang "itim%ulkan.$7 $. 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2 tidak men9apai target /elayanan antenatal merupakan pelayanan yang penting karena dapat mengontrol kondisi seorang ibu hamil dalam masa kehamilanannya selama menu%u .A. 8akupan ibu hamil yang mendapat tablet besi +e3 masih rendah 3.

:leh sebab itu. Karena dengan status pemberian imunisasi (( sebelumnya. $. berat badan lahir rendah. Kondisi tubuh seorang ibu hamil berbeda dengan keadaannya saat sebelum hamil. :leh sebab itu. 3. dapat dilakukan konseling bagi ibu hamil untuk mengonsumsi sumber makanan yang %uga mengandung @at besi. target. Dengan pemberian imunisasi (( sebanyak tiga dosis kepada semua ibu hamil akan diperoleh kekebalan terhadap tetanus kurang lebih selama 0 tahun. apakah telah mendapatkan imunisasi dasar (( booster saat !D dan imunisasi di K-A. salah satunya adalah kebutuhan akan @at besi. dilihat dari berat ringannya masalah yang dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan maka kun%ungan K< ini diberi sk r +.selama masa kehamilan. 'amun %uga perlu dilihat bagaimana status imunisasi (( oleh pasien ini sebelum kehamilan. !elain tablet besi. dari beratnya ringannya masalah dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan maka pemberian +e3 ini diberi sk r 3. Dengan adanya pelayanan antenatal ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi. $? 8akupan ibu hamil yang mendapat tablet besi +e3 tidak men9apai .000 kelahiran hidup. Anemia dalam kehamilan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan %anin. seperti hati ayam. untuk men%aga status eliminasi harus terus dilakukan upaya pen9egahan salah satunya melalui imunisasi (( ini. dan perkembangan otak yang terganggu. untuk men9egah agar anemia tidak ter%adi. sehingga dapat mengan9am %i.a ibu. 8akupan ibu hamil yang mendapat imunisasi (($ tidak men9apai target /emberian imunisasi (( ditu%ukan sebagai upaya untuk mengeliminasi tetanus neonatal dan maternal dimana insiden/angka ke%adian tetanus pada masyarakat kurang dari tetanus neonatorum dalam ./emberian tablet besi erat kaitannya dalam mengurangi ke%adian anemia yang lebih berat pada ibu hamil.:leh karena itu. !aat seseorang hamil. %uga dapat menentukan 9akupan perlindungan terhadap tetanus neonatorum. Anemia yang tidak diatasi %uga berbahaya bagi ibu karena pada proses persalinan dapat ter%adi kehilangan darah yang 9ukup banyak. dan bisa segera ditangani/ditindaklan%uti. ter%adi peningkatan "olume darah sehingga kadar hemoglobin 9enderung menurun.

karena itu ibu hamil %adi tetap beresiko untuk terin#eksi tetanus. (um%er "a!a !ang terse"ia. /enyuluhan kepada masyarakat dapat dilakukan oleh bidan. Dengan meluasnya promosi pelayanan antenatal. 2. 3. persalinan. dari beratnya masalah yang dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan. dan masa ni#as). . /ersentase drop out rate imunisasi (( yang masih tinggi Imunisasi (( yang diberikan selama 3 kali akan memberikan perlindungan seumur hidup. 8akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat masih sangat rendah.aktu pelayanan KIA yang belum optimal. 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2 tidak men9apai target Kurangnya kun%ungan antenatal ibu hamil dari target yang telah ditentukan dapat disebabkan oleh beberapa hal. kader dan masyarakat sendiri. Apabila ibu hamil tersebut rutin memeriksakan kandungannya maka ke%adian yang tidak diinginkan dapat diantisipasi dan %umlah ibu yang meninggal akibat proses reproduksi akan berkurang. ke9uali pasien telah mendapat suntikan pada kehamilan sebelumnya. maka pemberian imunisasi (( ini diberi sk r 3. 2. namun selama kehamilan suntikan diberikan minimal $ kali. Deteksi ibu hamil dengan #aktor risiko se9ara dini oleh masyarakat dapat men9egah ter%adinya komplikasi lebih lan%ut terutama pada ibu hamil dengan #aktor risiko dan risiko tinggi sehingga dapat mengurangi angka kematian dan kesakitan akibat proses reproduksi (kehamilan. yakni kurang e#ekti#nya penyuluhan yang diberikan mengenai kesehatan ibu dan anak dan . maka drop out rateimunisasi (( ini diberi sk r 3. :leh karena itu. maka pengetahuan ibu $7 .!etelah dilihat dari beratnya masalah yang dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan. Imunisasi (( yang diberikan kali memberikan kekebalan hanya untuk bulan. maka deteksi ibu hamil dengan #aktor risiko oleh masyarakat diberi sk r 3. Dengan deteksi dini di masyarakat maka dapat meningkatkan penemuan kehamilan yang berisiko dan dapat segera diambil keputusan untuk tindakan selan%utnya termasuk ru%ukan yang akan dilakukan.

3. seperti /osyandu. sehingga masalah 9akupan +e menurut sumber daya yang tersedia diberi sk r *. =al ini dapat dilakukan oleh petugas kesehatan (bidan) saat pemeriksaan antenatal.bertambah dan menimbulkan kesadaran ibu untuk memeriksakan kandungannya se9ara rutin. 1idan %uga harus men%elaskan bah.a anemia selama kehamilan sebagai hal yang . :leh karena itu 9akupan kun%ungan ibu hamil K< diberi sk r * $. 8akupan ibu hamil yang mendapat imunisasi (($ tidak men9apai target 8akupan bumil yang diimunisasi (($ masih rendah disebabkan oleh karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan ibu hamil untuk melakukan kun%ungan antenatal rutin. !elain itu. maupun oleh kader<kader terlatihdalam memberikan penyuluhan )asalah ini dianggap dapat ditanggulangi. ibu hamil %uga perlu diberi pengertian bahaya yang mungkin ter%adi bila ibu menderita anemia dalam kehamilan. diharapkan 9akupan kun%ungan ibu hamil dapat meningkat.a e#ek samping yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi +e adalah normal dan hanya bersi#at sementara dan persuasi mengenai pentingnya konsumsi tablet besi sehingga ibu termoti"asi untuk rutin mengkonsumsi tablet besi dan sekaligus datang untuk memeriksakan kehamilannya. kelas ibu hamil maupun melalui #asilitas kesehatan yang lain Dengan perbaikan dari dua hal tersebut.a untuk memenuhi kebutuhan @at besi ibu hamil. melainkan %uga dari sumber makanan berupa sayur<sayuran dan hati ayam. sebab seringkali ibu beranggapan bah. 8akupan ibu hamil yang mendapat tablet besi +e3 tidak men9apai target )asih rendahnya 9akupan ibu hamil yang mendapat tablet besi +e ini %uga berhubungan dengan minimnya in#ormasi mengenai man#aat dan pentingnya melakukan kun%ungan antenatal. =al ini dapat ditanggulangi oleh bidan dengan memberikan in#ormasi bah. tidak hanya dapat diperoleh dari suplemen tablet besi itu sa%a.a%ar dan tidak berbahaya. !elain itu. Kebanyakan ibu hamil masih belum mengetahui man#aat dan dampak yang timbul $& . adanya e#ek samping dari konsumsi tablet besi yang membuat ibu hamil merasa mual %uga membuat beberapa ibu tidak mau mengonsumsi tablet besi. /enyuluhan dan promosi dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan rutin puskesmas.

sehingga moti"asi ibu hamil untuk datang memeriksakan diri dan mendapat imunisasi men%adi rendah. memahami dan dapat men%elaskannya kepada masyarakat luas sehingga diharapkan masyarakat luas men%adi lebih tahu dan tanggap dalam mengenali adanya #aktor risiko tinggi pada ibu hamil. sehingga masalah pemberian (( menurut sumber daya yang tersedia diberi sk r *. serta optimalisasi dari %am pelayanan KIA diharapkan dapat menanggulangi masalah ini. )asalah ini dapat ditanggulangi dengan melakukan pelatihan bagi masyarakat dan penyuluhan mengenai #aktor risiko tinggi pada ibu hamil. misalnya hipertensi perlu dideteksi menggunakan tensimeter dan diperlukan pula stetoskop. -paya penanggulangan ini dapat dilakukan oleh dokter atau bidan dengan 9ara memberikan in#ormasi dan pelatihan kepada kader sehingga kader mengerti. )asalah ini dianggap bisa ditanggulangi. 2. Dari beratnya masalah yang dikaitkan dengan sumber daya yang ada maka deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat diberi sk r 2 3. deteksi risiko tinggi tidak dapat dilakukan oleh masyarat tidak dapat dilakukan karena masalah keterampilan medis dan ketersediaan alat medis. kegunaan imunisasi ((.bila tidak diimunisasi. dan penyakit kronis lainnya seperti diabetes memerlukan peranan tenaga medis terlatih. Akan tetapi. anemia. /ersentase drop out rateimunisasi (( yang masih tinggi $5 . pemeriksaan gemeli. !elain itu. status sosial ekonomi dan pendidikan pada masyarakat dapat mempengaruhi daya tangkap masyarakat terhadap isi penyuluhan. Dengan adanya in#ormasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kun%ungan rutin antenatal. !elain itu dalam beberapa hal. %am pelayanan KIA yang belum optimal %uga men%adi kendala dalam pelayanan imunisasi ((. 8akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat masih rendah 8akupan deteksi ibu hamil dengan risiko tinggi oleh masyarakat masih rendah disebabkan oleh karena kurangnya moti"asi untuk berpartisipasi akti# serta minimnya pengetahuan mengenai #aktor risiko tinggi pada kehamilan dan 9ara mengenalinya. sungsang.

atan diri selama hamil. 8akupan ibu hamil yang mendapat tablet besi +e3 tidak men9apai target Konsumsi tablet besi sesuai yang ditetapkan adalah sebanyak 30 tablet besi yang diberikan 3 kali selama periode kehamilan dan diberikan se9ara 9uma<9uma. Akan tetapi.Dengan sumber daya yang ada sebenarnya masalah ini dapat ditanggulangi. :leh sebab itu diberi sk r +. diantaranya adalah kehamilan yang sehat dimana ibu dapat mengikuti dan mengetahui keadaan kesehatan ibu dan %anin termasuk berbagai in#ormasi mengenai kebenaran dari mitos yang ada di masyarakat mengenai kehamilan. Keuntungan s sial !ang "i#er leh./ersentase drop out rate (( dan (($ yang masih tinggi biasanya ter%adi karena ibu hamil tidak tahu mengenai imunisasi (( ini. 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2 tidak men9apai target Dengan melakukan kun%ungan antenatal selama periode kehamilan. tanda bahaya dan persiapan persalinan nantinya. namun kesadaran ibu hamil untuk mau diimunisasi yang sulit ditangani. )asalah ini bisa diatasi melalui penyuluhan baik se9ara indi"idual maupun kelompok tentang pentingnya tablet besi bagi bumil. biasanya ter%adi karena bumil berhenti melakukan pemeriksaan antenatal. bah. !elain itu. ibu hamil %uga dapat memperoleh tablet besi penambah darah dan suntikan imunisasi tetanus serta obat<obatan lain yang diperlukan. . tidak tahan terhadap e#ek samping tablet besi yang membuat mual ataupun konstipasi.a imunisasi (( ini tidak hanya diberikan sekali sa%a. melainkan harus dua kali selama periode kehamilannya untuk mendapatkan kekebalan yang lebih optimal. 1anyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh ibu hamil. Keuntungan sosial yang didapatkan 30 . $. Karena itu. untuk persentase drop out rateimunisasi (( yang masih tinggi diberi sk r 3. kebutuhan makanan. -ntuk ketersediaan imunisasi (( tidak men%adi masalah di pukesmas Kelurahan /ademangan 1arat I. in#ormasi mengenai 9ara pera. D. %umlah tablet besi yang diminum bumil sering kali tidak men9apai 50 tablet. dapat mendeteksi tanda<tanda risiko tinggi pada kehamilan se9ara dini sehingga dapat segera ditangani pula se9ara dini. %enuh meminum tablet besi setiap hari.

dan lebih lan%utnya dapat berkontribusi terhadap penurunan AKI dan AK1. tergantung dari kehadiran bidan yang melakukan pelayanan KIA. :leh karena itu. keuntungan sosial yang diperoleh dari pemberian imunisasi (( dianggap kurang karena angka kematian neonatus sudah bisa diturunkan dengan persalinan yang steril dan adanya perlidungan yang telah diberikan . 8akupan ibu hamil yang mendapat imunisasi (($ tidak men9apai target Keuntungan sosial yang didapatkan pada imunisasi (( dan (($ adalah dapat menurunkan angka ke%adian tetanus baik ibu maupun bayinya. Karena itu pemberian +e3 diberi sk r 3. 2. 1agi ibu hamil imunisasi (( dapat didapatkan saat pemeriksaan kehamilan di /uskesmas. 3. /enanganan masalah ini %elas akan memberikan keuntungan bagi bumil. !edangkan imunisasi (($ hanya dianggap masyarakat sebagai pelengkap . maupun kematian. 9akupan (( menurut keuntungan sosial yang diperoleh mendapat sk r *. keguguran. karena mampu menurunkan angka ke%adian anemia pada ibu hamil yang dapat mengakibatkan tingginya risiko 110. ibu hamil menganggap sudah 9ukup apabila diberikan satu kali suntikan (( sa%a sehingga tidak terlalu menarik perhatian masyarakat. 3 . sehingga keuntungan sosial yang diperoleh dari (( lebih tinggi dari (($. maka dapat men9egah ter%adinya komplikasi maupun kematian pada bumil. Kemudian %ika ditangani se9ara dini. :leh karena itu diberikan sk r 3.oleh masyarakat dengan pemberian tablet besi se9ara lengkap dianggap tinggi. 'amun hal ini butuh ..aktu menikah di K-A.aktu dan kesediaan masyarakat dan kader untuk berperan serta dalam penyelesaian masalah. Imunisasi (( merupakan lini pertama terhadap perlindungan terhadap tetanus. 8akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat masih rendah Keuntungan sosial yang didapatkan dari deteksi dini ibu hamil dengan risiko tinggi oleh non<tenaga kesehatan adalah dapat mengenali se9ara dini tanda6tanda risiko tinggi pada kehamilan tanpa ibu hamil tersebut mengeluarkan biaya. /emberian (($ sebenarnya adalah untuk menambah kekebalan terhadap tetanus neonatorum. 'amun.

Penentuan Pri ritas )asalah N . Adanya drop out %uga sering diakibatkan karena ibu takut disuntik.a yang men%adi prioritas masalah adalahA 2aku#an kunjungan i%u hamil K6* !ang masih ren"ah.1. -ntuk masalahdrop out rateimunisasi (( menurut keuntungan sosial diberi sk r 3. 3$ . Ta%el +. )asalah $AP 3E 5 C4 Aki%at (um%er Da!a Keuntungan ( sial T tal (k r 1 8akupan kun%ungan K<2 rendah 8akupan bumil mendapat +e3 masih rendah 2 3 2 3 1? 2 3 2 3 11 3 8akupan bumil mendapat imunisasi (($ masih rendah 3 2 2 12 * + 8akupan deteksi bumil risti masyarakat rendah /ersentase drop out (( 3 3 $ 3 3 3 ? 11 Dari tabel di atas terlihat bah. sebab menurut mereka imunitas yang ditimbulkan oleh (( sama seperti (($ sehingga tidak perlu diimunisasi lagi. dan kun%ungan antenatal yang tidak rutin.3. pindah. /ersentase drop out rateimunisasi (( yang masih tinggi /ersentase drop out rate (( dan (($ ini berhubungan %uga dengan imunisasi (($ yang diperoleh ibu hamil.

alkan satu kali seminggu. tetapi tidak ada .+.aktu pembinaan khusus tentang topik A'8. (idak ada media promosi seperti alat peraga dan "ideo mengenai persalinan Ada dilakukan. < . Um#an Balik < B"aluasi pelaksanaan KIA /elaksanaan e"aluasi KIA hanya dilaksanakan oleh /K8 pademangan melihat hasil rekapitulasi pelaksanaan KIA.am /elayanan KIA /elayanan KIA di%ad. dan tidak selalu membahas mengenai A'8 < /embinaan kader dan /osyandu sebanyak $D / tahun < /elatihan petugas /uskesmas /elatihan petugas /uskesmas mengenai A'8 tidak rutin dilaksanakan.2. Pen!e%a% )asalah Ta%el +. )asukanE < )edia promosi pelayanan antenatal 3. /ertemuan lebih banyak membahas tentang masalah laporan rutin yang dilakukan oleh kader. 2. A"aDTi"ak: (esuaiDTi"ak 33 . namun kadang pelayanan KIA tidak menentu tergantung keberadaan bidan di puskesmas. Pen!e%a% )asalah /enis 1.2. Pr sesE < /enyuluhan kelompok Dilakukan namun tidak rutin (C $D/tahun).

ad. up terhadap umpan balik pelaksanaan A'8 1idan yang bertugas sering dinas ke luar puskesmas (idak ada pengganti pelaksana pelayanan bila orang yang bertugas berhalangan Kurangnya tenaga kesehatan yang menangani A'8 (idak ada target dalam 9akupan pelayanan A'8 )oti"asi petugas kesehatan dalam pelayanan A'8 rendah /erlu ada kesepakatan mengenai batas maksimal dinas keluar untuk setiap pega.> /erlu ada sistem re+ard bagi petugas kesehatan dalam pelayanan A'8 +.*.ai puskesmas /erlu ada pelatihan mengenai KIA pada semua petugas di /uskesmas /erlu penambahan tenaga bidan untuk membantu pelayanan A'8 dan ker%asama lintas sektor untuk tiap .3 P h n )asalah 8akupan K<2 A'8 tidak men9apai target (C 507) /elaksanaan /elayanan A'8 tidak sesuai .+.al Kurangnya sosialisasi mengenai A'8 kepada masyarakat dan kader (idak ada #ollo. Pen!elesaian )asalah Pen!elesaian )asalah 32 .

h!4 Kepala /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I !etiap bulan .ai dalam . 33 . sebaiknya diberikan batas maksimal untuk satu pega. (entunya hal ini perlu disepakati oleh semua petugas kesehatan yang terlibat di /uskesmas /ademangan 1arat I.aktu tertentu. . Perlu a"a kese#akatan mengenai %atas maksimal "inas keluar untuk setia# #ega=ai #uskesmas Dalam pelaksanaan dinas ke luar oleh petugas puskesmas.aktu 3.adi pokok ker%a pelayanan orang tersebut tidak akan terbengkalai.here4 )ateri 3.hat4 (asaran 3. maka tidak akan ada ke%adian dimana satu orang yang terus menerus pergi dinas ke luar.apat penentuan kuota batas dinas ke luar !emua petugas /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I Karena dengan adanya tanggung %a.h 4 Tujuan 3.ab merata untuk semua petugas puskesmas.h 4 .uang /uskesmas . Dengan adanya kuota seperti ini.)asalah E 8akupan kun%ungan ibu hamil K<2 yang tidak men9apai target ( 77) a.hen4 Tem#at 3. Pelaksana 3. diharapkan tidak ada pokok ker%a pelayanan puskesmas yang terbengkalai akibat dinas ke luar.

Dengan demikian.uang /uskesmas )ateri A'8 (3 (A timbang berat badan dan tinggi badan.h 4 .hen4 1idan /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I Dapat dilakukan kapan sa%a di luar %am pelayanan puskesmas Tem#at 3.hat4 . pedoman gi@i.ab pelayanan A'8 berhalangan hadir saat %am pelayanan A'8.%.here4 )ateri 3. ukur tinggi #undus uteri). Pelaksana 3. :leh karena itu diperlukan pelatihan mengenai A'8 petugas kesehatan di /uskesmas /ademangan 1arat I.h!4 !emua petugas /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I Agar pelaksanaan pelayanan A'8 tidak tergantung hanya kepada satu orang dan dapat memaksimalkan peran semua petugas kesehatan di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I 3? . dan deteksi dini #aktor risiko dalam kehamilan (asaran 3. tetanus toksoid.akilkan oleh petugas kesehatan lain. dapat di. tekanan darah.aktu 3.h 4 Tujuan 3. pen9atatan KIA. tablet besi. hendaknya pokok ker%a pelayanan KIA tidak hanya dimengerti oleh satu orang. apabila penanggung %a. Perlu a"a #elatihan mengenai KIA #a"a semua #etugas "i Puskesmas -ntuk menun%ang ketersediaan pelayanan KIA.

Perlu a"a sistem reward %agi #etugas kesehatan "alam #ela!anan AN2 37 . Dengan adanya $ orang bidan. maka dapat diharapkan membantu pelayanan di bidang A'8.ab untuk membantu pelayanan A'8 di /uskesmas /ademangan 1arat I. Dalam pelaksanaan programnya.B.> sehingga ibu hamil tidak dapat memeriksakan kehamilannya setiap hari tersebut. dan Imunisasi.h 4 Tujuan 3.hat4 (asaran 3. .ika ada penambahan bidan.h!4 Kepala /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I !aat rapat dengan pihak puskesmas ke9amatan /uskesmas Ke9amatan /ademangan /ermintaan penambahan tenaga kesehatan bidan orang bidan Dapat meningkatkan 9akupan pelayanan A'8 bila tugas diker%akan oleh $ orang sehingga dengan pembagian tanggung %a. diharapkan %am pelayanan ketiga pokok ker%a puskesmas tadi dapat lebih optimal.h 4 .hen4 Tem#at 3.here4 )ateri 3. K1. diharapkan saat satu bidan pergi melakukan imunisasi maka bidan yang lain dapat diberikan tanggung %a. setiap hari selasa dan kamis bidan pergi ke posyandu . Perlu #enam%ahan tenaga %i"an untuk mem%antu #ela!anan AN2 Dengan adanya tambahan tenaga bidan. Pelaksana 3.ab kepada $ orang akan membuat peker%aan dalam pelayanan A'8 akan lebih mudah. ".aktu 3.

Pelaksana 3. khususnya petugas puskesmas yang senior (G 0 tahun beker%a) Tujuan 3. diharapkan moti"asi pelayanan A'8 meningkat. )ungkin pelaksanaan sistem re+ard ini %uga dapat diaplikasikan pada pokok ker%a puskesmas pelayanan lain.hen4 Kepala /uskesmas /ademangan 1arat I Dapat dilakukan setiap bulan saat rapat mengenai hasil pelaksanaan bulanan pelayanan puskesmas Tem#at 3.here4 )ateri 3. maka diharapkan moti"asi petugas kesehatan akan semakin meningkat.hat4 .ard. 3& . =al ini terutama sebaiknya ditu%ukan bagi tenaga kesehatan yang telah lama beker%a di /uskesmas.h!4 Dengan re.aktu 3. karena biasanya orang yang beker%a terlalu lama terhadap peker%aan yang sama akan 9enderung mengalami kebosanan.Dengan adanya sistem re+ard bagi petugas kesehatan.uang /uskesmas /emberian re+ard bagi mereka yang telah melaksanakan tugas pelayanan sesuai target (asaran 3.h 4 .h 4 !emua petugas /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I.

tidak hanya #okus pada program antenatal. termasuk pelayanan antenatal sehingga kun%ungan ibu hamil meningkat. 35 . Kerjasama lintas sekt r "engan menga"akan refreshing ka"er mengenai #r gram "an man-aat #ela!anan antenatal Kader sangat berperan dalam program<program yang ada di masyarakat dan intensitas mereka bertemu dengan masyarakat %uga tinggi.. Kader yang ada /ademangan 1arat I banyak yang berperan di lebih program. pengetahuan kader mengenai man#aat pelayanan antenatal %uga tidak merata karena belum ada pertemuan se9ara khusus bagi seluruh kader. !elain itu. padahal para kader dapat membantu promosi pelayanan yang ada di /uskesmas.efreshing kader ini diadakan supaya menyamakan pengetahuan para kader dan moti"asi kader untuk mempromosikan pelayanan antenatal ke ibu hamil di kelurahan /ademangan 1arat I.e.

h 4 Tujuan 3. dll) %ad.here4 )ateri 3.Pelaksana 3. kendala yang dihadapi sehingga pelayanan antenatal puskesmas tidak men9apai target. deteksi resiko tinggi.ab program KIA /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I .h 4 1idan penanggung %a.aktu 3. (asaran 3.al pelaksanaan pelayanan antenatal. peran kader untuk membantu promosi kepada ibu hamil. imunisasi ((.hat4 !atu kali /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I (u%uan dan sasaran pelayanan antenatal.hen4 Tem#at 3.h!4 Kader kelurahan /ademangan 1arat I )eningkatkan pengetahuan dan peran kader dalam promosi pelayanan antenatal di Kelurahan /ademangan 1arat I 20 . man#aat pelayanan antenatal (pemberian tablet besi. isi pelayanan antenatal.

al karena bidan pelaksana program A'8 sering bertugas keluar dan tidak ada orang yang dapat menggantikan tugas bidan tersebut. akibat yang ditimbulkan. =al ini ter%adi bisa dikarenakan alasan yang telah disebutkan sebelumnya yaitu %ad. maka ditetapkan suatu masalah yang diprioritaskan yaituA 9akupan kun%ungan ibu hamil K<2 yang masih rendah. serta kurangnya promosi yang melibatkan semua petugas kesehatan di luar puskesmas. 9akupan imunisasi (($ dan 9akupan deteksi ibu hamil risiko tinggi oleh masyarakat dan drop out (( yang masih tidak men9apai target. 2 . sumber daya yang tersedia dan keuntungan sosial yang diperoleh.al pelayanan A'8 yang tidak sesuai %ad.al atau karena kurangnya sosialisasi yang disampaikan kepada ibu hamil terutama mengenai man#aat dan pentingnya imunisasi (( dan kegunaan tablet besi penambah darah.1. =al ini. seperti 9akupan kun%ungan ibu hamil K<2. Diharapkan dengan adanya pelatihan bagi petugas kesehatan puskesmas lain atau penambahan bidan di /uskesmas /ademangan 1arat I dapat meningkatkan optimalisasi %am pelayanan dan sosialisasi program A'8. Adapun masalah<masalah lain yang ditemukan dalam pelaksanaan program pelayanan antenatal yang belum diatasi adalah mengenai 9akupan imunisasi (( dan pemberian tablet besi. Dengan mempertimbangkan besarnya masalah. 9akupan pemberian tablet besi +e 3. Kendala utama 9akupan kun%ungan K<2 yang masih rendah adalah pelaksanaan pelayanan A'8 tidak sesuai %ad. terlihat dari beberapa indikator keluaran program yang belum men9apai target yang ditentukan.anuari $0 3 6 Agustus $0 3 dapat dikatakan belum optimal.BAB 'I PENUTUP . Kesim#ulan Kiner%a /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I dalam pelaksanaan program /elayanan Antenatal periode ..

Diharapkan dengan saran<saran tersebut. penambahan tenaga bidan untuk membantu pelayanan A'8 sehingga A'8 masih bisa ber%alan senin dan kamis. 2$ . serta dapat meningkatkan tingkat kese%ahteraan bangsa Indonesia.2. maka ada beberapa saran yang dapat dilakukan oleh /uskesmas yang mampu dilaksanakan.at di /uskesmas.ai puskesmas. program pelayanan antenatal di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I dapat meningkat dan dapat mendukung kesuksesan program Making Pregnancy Safer di Indonesia. yaitu kesepakatan mengenai batas maksimal dinas keluar untuk setiap pega. (aran !ebagai penyelesaian masalah yang ada terutama masalah 9akupan kun%ungan K<2.. dan sistem re+ard bagi petugas kesehatan dalam pelayanan A'8. pelatihan mengenai KIA bagi semua petugas terutama pera..

Direktorat . httpA//. pusat data dan in#ormasi $005.. . .akartaA DepkesL $00&... JDepkesK Departemen Kesehatan.nloads/kunker/ MDKI.depkes.go. ?. J>=:K >orld =ealth :rgani@ation. /hat is the effectiveness of antenatal care0 %Supplement*.DA0TA& PU(TAKA . .id/do. Direktorat . /usat Data dan In#ormasi. JDepkesK Departemen Kesehatan. Materi A-ar Penurunan !ematian Ibu dan .pd# . Data penduduk sasaran program pembangunan kesehatan $007<$0 Kesehatan. 7.pd# 2. Standar Pelayanan !ebidanan. /ro#il Kesehatan DKI .akartaA DepkesL $007.akartaA DepkesL $005.enderal 1ina Kesehatan )asyarakat dan Kesehatan Keluarga. JDepkesK Departemen Kesehatan. JDepkesK Direktorat 1ina /elayanan )edik Dasar. . . httpA//. &. 0aporan /ro#il (ahunan /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I tahun $0 $ 3.enderal 1ina Kesehatan )asyarakat dan Kesehatan Ibu. Pedoman Penyusunan Profil !esehatan !abupaten1!ota. Departemen 23 . Data/in#ormasi kesehatan /ro"insi DKI .depkes. /ro#il Kesehatan Kelurahan /ademangan 1arat $0 0.go. /usat Data dan In#ormasi.akarta tahun $005.akartaA DepkesL $003. 5. Direktorat . $.akarta.nloads/publikasi/Data7$0/enduduk7$0!asaran 7$0/rogram. . $0 $. Direktorat . 3.akartaA DepkesL $00?.. JDepkesK Departemen Kesehatan..enderal 1ina Kesehatan )asyarakat.id/do.aru #ahir. Pedoman Pelayanan Antenatal...ayi .enderal 1ina /elayanan )edik. BuropeA >orld =ealth :rgani@ationL $003. JDepkesK Departemen Kesehatan. Pedoman Pemantauan /ilayah Setempat !esehatan Ibu dan Anak %P/S'!IA*.

dengan minimal pemeriksaan adalah 3(    /eren9anaan pemberian imunisasi (( bagi 1umil /eren9anaan pemberian tablet besi bagi 1umil /eren9anaan pemeriksaan laboratorium yaitu =b dan protein urin bagi 1umil /eren9anaan pen%aringan 1umil dengan risiko tinggi /eren9anaan ru%ukan 1umil dengan risiko tinggi   Perencanaan penyuluhan ada. tertulis Ada < < < < < 1.ilayah /eren9anaan penentuan target /eren9anaan penentuan keperluan logistik untuk pelayanan antenatal ("aksin. Ibu Sehat.$. ada. meliputi A C & $  /eren9anaan pembinaan posyandu !truktur organisasi tertulis. 2heBklist Pr ses N T lak Ukur !ang "inilai Perencanaan persiapan ada. tablet +e. meliputiA P Data !ang "itemukan )asal ah     /eren9anaan pendataan %umlah sasaran ibu hamil /eren9anaan pembuatan peta . E & E N 2 A N A A N Perencanaan Pelayanan antenatal ada. alat. meliputi A  /eren9anaan pemeriksaan bumil dengan metode yang ada.ayi Sehat. JDepkesK Departemen Kesehatan. 22 . Direktorat .enderal 1ina Kesehatan )asyarakat dan Kesehatan Keluarga. ada /embagian tugas tertulis %elas. . dll) /eren9anaan pendataan %umlah sasaran 1umil.akartaA DepkesL $00?. LA)PI&AN Lam#iran 1. dan di%alankan 2.!) Ada < < < < < 6 6 Ada Ada Ada Ada Ada. meliputiA   /eren9anaan penyuluhan kelompok berkala /eren9anaan penyuluhan indi"idual Perencanaan Pembinaan Peran Serta Masyarakat. . target didapat dari perkiraan persentase dari %umlah penduduk Ada Ada Ada Ada (diru%uk ke #asilitas kesehatan yang memiliki lab seperti /K8 atau .

meliputi A . $. D/tahun /elaksanaan penentuaan keperluan logistik untuk pelayanan antenatal ("aksin. meliputiA /elaksanaan pembinaan /osyandu dan Kader #rekuensi minimal $D/tahun 23 . meliputi pemberian (( . namun tidak rutin Ada 6 F 6 6 6 F Ada 6 Ada 6 Ada Ada Ada 6 6 6 %umlah sasaran ibu hamil Ada 6 3.! Ada. alat. dll) Pelaksanaan pelayanan antenatal ada.  /elaksanaan pemberiaan imunisasi (( bagi 1umil. dengan minimal pemeriksaan adalah 3( setiap hari !enin dan Kamis. meliputi A  /elaksanaan pemeriksaan 1umil dengan metode yang ada. D/tahun /elaksanaan penentuan target.  /elaksanaan ru%ukan 1umil risiko tinggi  /elaksanaan /enyuluhan .aktu pembinaan khusus tentang topik A'8. /ertemuan lebih banyak F Ada.  /elaksanaan penyuluhan kelompok berkala /elaksanaan penyuluhan indi"idual Ada dilakukan.dan (( ulang  /elaksanaan pemberian tablet besi bagi 1umil minimal 3D 30 tablet selama kehamilan  /elaksanaan pemeriksaan laboratorium yaitu =b (pada saat K< dan pada kehamilan $& minggu) dan protein urin bagi 1umil yang menun%ukkan tanda risiko  /elaksanaan pen%aringan 1umil dengan risiko tinggi Ada Dilakukan ru%ukan karena tidak ada laboratorium Ada.ilayah. ru%ukan ke . setiap hari !enin dan Kamis.A N I ( A ( I P Pelaksanaan persiapan ada: meliputiA  /elaksanaan pendataan D/tahun    /elaksanaan pembuatan peta . (( $. tetapi tidak ada . tablet +e. E L A K ( A N A A N /elaksanaan pembinaan peran serta masyarakat. ibu hamil yang sedang memeriksakan dirinya.

$D/ tahun 6 2? . di9atat dan dilaporkan 6 Ada.membahas tentang masalah laporan rutin yang dilakukan oleh kader. A ( A N G ( U P E & ' I /enga.asan dari kepala puskesmas. E N 2 A T A T A N G P E L A P C & A N Ada pen9atatan dan pelaporan mengenai %umlah sasaran bumil dan target spesi#ik . P *. di9atat dan dilaporkan 6 Ada. ter9atat dan dilaporkan 6 +. 2D/tahun Ada. di9atat dan dilaporkan 6 Ada. P E N $ A . $D/tahun Ada melalui laporan bulanan 6 !uper"isi dari puskesmas ke9amatan.ilayah tersebut Ada pen9atatan bumil pada register kohort ibu. K)! bumil. dan buku laporan harian Ada laporan bulanan mengenai pelaksanaan kegiatan pera.atan antenatal Ada laporan tahunan mengenai pelaksanaan kegiatan pera.atan antenatal Ada.

posyandu 3. 2heBklist )asukan N 1 T lak Ukur !ang "inilai T D kter umum E 1 rang E >aktu ker%a !enin<.umat.00 >I1 (ugas A < < < /elaksanaan Imunisasi) 4i@i /osyandu pelayanan KIA (A'8. pukul (456(' )75(( /I. K1.30 6 ?. )elakukan tindakan deteksi dini penyakit 2. )embuat laporan per tahun Pera=atE 1 rang (ugas A )embantu bidan dalam memberikan pelayanan KIA  Pera=atA 2 rang (ugas A A. (ugas A . (ugas A .( I Lam#iran 2. )emberikan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil. pukul 07. Imunisasi bayi dan ibu hamil 2. )emberi penyuluhan kesehatan kepada pasien 3.00 >I1L N A $ A (ugas A < < < !ebagai Kepala /uskesmas Koordinator dan penanggung %a. )engambil tindakan pertolongan pertama dalam kebidanan 3. /romke < 27 . menyusui dan ni#as $. Bi"an E 1 rang 6 )asalah 6  /aktu ker-a Senin23umat. )elakukan kegiatan yankes $.umat. )elakukan tindakan pengobatan Bi"an E 1 rang >aktu ker%a !enin6. pukul (456(' )75(( /I. )embuat laporan dan /en9atatan ?.ab program )elakukan pemeriksaan dan pengobatan Data !ang "itemukan  D kter E 1 rang /aktu ker-a Senin23umat. )emberikan pelayanan K1. pukul 07.30 6 ?.

Petugas La% rat rium E 1 rang (ugas A )elakukan pemeriksaan golongan darah dan =b (!ahli)  D 2 A /uskesmas mendapat dana se9ara s. (belum optimal) Petugas A"ministrasi E 1 rang (ugasA melakukan kegiatan penda#taran dan pen9atatan <  . N A/1D 3 A ( Alat<alat untuk pemeriksaan A'8 ada dan ber#ungsi A baik. 3. 8. 6 Petugas la% rat rium E Ti"ak A"a 3ti"ak a"a la% rat rium4 N 2. /) Petugas a"ministrasi E 1 rang (ugas A )elakukan kegiatan pen9atatan D. $. A/1'.adana.s 1. Ka"er E < + rang D P s!an"u )en%alankan program /osyandu )elaksanakan kun%ungan rumah Deteksi dini ge%ala anemia /en9atatan dan pelaporan )endukung program /uskesmas KIA < +armasi /() E  Ka"er E + rang D P s!an"u (ugas A <)en%alankan program /osyandu <)elaksanakan kun%ungan rumah <Deteksi dini ge%ala anemia </en9atatan dan pelaporan <)endukung program /uskesmas (ugas A (imbangan berat badan dan pengukur tinggi badan buah buah !tetoskop 0aene9 buah /ita sentimeter Alat penyimpanan "aksin lemari es dan termos es ) buah Alat laboratoriumA (idak ada F 2& . 3. yang terdiri atas A & < A N A • • • ) E D • • • • Inventaris (ensimeter buah buah buah buah buah buah buah buah 6 6 6 6 6 6 (idak ada dana khusus yang disediakan untuk program A'8.

lingkar lengan atas. stok ada dan tidak pernah kosong 6 !arana ini ada. stok ada dan tidak pernah kosong F 6 Yang habis pakai: K)! 1umil Kartu ibu . kehamilan mengenai yang A keluhan berkaitan utama.I ( < o o • • • • • periksa =b protein urine (idak ada F 8ang habis pakai *aksin (( !puit disposable Kapas Alkohol 707 :bat<obatan A o o o o o • 0an9et (ablet besi *it 1 *it 1? *it 1 9ompleD *it 8 Ada !eterangan barang'barang tersebut diatas dalam keadaan baik . dengan dan Ada 6 Ada 6 identitas ibu. hal<hal yang berkaitan dengan #ungsi hal<hal saat ini. dalam keadaan baik. stok ada dan tidak pernah kosong 9idak habis pakai • Alat<alat penyuluhan (#lip 9hart. laporan harian) )et "e #emeriksaan Antenatal: #emeriksaan me"ik * ) meli#uti E E  T C D E  ) Anamnesis. dan selalu tersedia 6 !eterangan .ayat kehamilan persalinan dahulu. ri.egister kohort ibu Kertas resep Alat<alat administrasi lain (alat tulis. reprodukti#. lea#let) (erbatas. stok sering habis Ada !arana ini ada. stok ada.arang'barang tersebut diatas dalam N C N • 6 ) E D I ( • • • • • 1uku panduan untuk program A'8 keadaan baik . poster. buku 6 9atatan. tinggi badan. tekanan 25 . Pemeriksaan -isik "iagn stik: meliputi A berat badan. selalu tersedia dan siap dipakai !eterangan barang'barang tersebut diatas dalam keadaan baik .

/emeriksaan urine. suhu tubuh.3 9m =b C gr7 Ada 6 )etode s9reening ibu hamil berisiko tinggi dengan kriteria sebagai berikut A      =b C & gr7 (ekanan darah tinggi (G 20/50 mmhg) Bdema yang nyata /reeklampsia dan Bklampsia /erdarahan per"aginam 30 . taksiran berat %anin. letak %anin. Pemeriksaan %stetrik: meliputi A • /emeriksaan perabaan perut (palpasi leopold I.I*) untuk menentukan umur kehamilan. nadi. dan turunnya bagian terendah %anin. -ntuk menentukan kadar =b dan dera%at anemia.III. /emeriksaan =b.umlah anak 2 orang atau lebih . -ntuk pemeriksaan protein urine dan reduksi urine Diagn stik %er"asarkan klinik Ada 6 /emeriksaan detak %antung %anin Pemeriksaan Diagn stik #enunjang meliputi (idak dilakukan karena tidak ada laboratorium.arak dengan anak sebelumnya kurang dari $ tahun    (inggi badan kurang dari 23 9m 0ingkar lengan atas kurang dari $3. dukun bayi dan tenaga kesehatan. $. #rekuensi perna#asan. %uga menentukan apakah pembesaran abdomen sesuai dengan usia kehamilannya •  A .II. (idak dilakukan karena tidak tersedia alat dan petugas laboratorium. F F Ada 6 Ada 6  )etode s9reening bagi ibu hamil dengan #aktor risiko yang dilakukan oleh kader.E D I  ( darah. yaitu A     -mur ibu kurang dari $0 tahun -mur ibu lebih dari 33 tahun . adanya 9a9at tubuh lain.

anin yang besar /enyakit kronis pada ibu .         Ketuban pe9ah dini 0etak lintang pada trimester akhir 0etak sunsang pada primigra"ida In#eksi berat/sepsis /ersalinan premature Kehamilan ganda .i.3 99 -sia A 1umil Ada. yaitu pagi .aktu ambil "aksin dan siang . pemberian disesuaikan dengan kondisi ibu.umlah A $D Inter"al A 2 minggu 8ara A I) 0okasi A 0engan kiri  Pemberian Tablet #e$%at besi dan asam folat untuk men9egah dan pengobatan anemia.ayat obstetrik buruk Ada. pada saat A'8 pertama. )etode pemberiannya adalah minimal 50 tablet selama kehamilan  Metode pemberian tablet multi&itamin dan mineral )etode inter"ensi khusus untuk ibu dengan #aktor risiko dan komplikasi kehamilan )etode ru%ukan bagi ibu hamil berisiko tinggi dengan surat ru%ukan )etode penyimpanan "aksin 8old 9hain A o o o o *aksin (( disimpan pada suhu $ 6 &o8 !emua "aksin harus dihindarkan dari matahari *aksin (( tidak boleh membeku Kulkas penyimpanan harus diperiksa suhunya sehari $ kali. 6 .aktu mengembalikan "aksin. Ada 6 Ada 6 Ada 6 Ada 6 3 . dilakukan pada saat pemeriksaan antenatal 6 )etode inter"ensi dasar meliputi A  Pemberian Tetanus To oid !TT" )etode pemberian *aksin *aksin A (( Dosis A 0.

6 persalinan serta tanda<tanda persalinan /erlunya makanan bergi@i dan %enis<%enisnya untuk perbaikan gi@i ibu hamil )et "e Pem%inaan #eran serta mas!arakat • • • /embinaan posyandu /embinaan kader dan dukun bersalin 4erakan sayang ibu Ada dilakukan. namun tidak rutin F Ada. 2heBklist Um#an Balik N 'aria%el . )asalah < Lam#iran *. 2heBklist Lingkungan N 'aria%el T lak Ukur Ke%erhasilan Data !ang teramati )asalah 3$ . Ada Ada Ada Ada 6 6 6 6 F Catatan Semua metode ada dan dilaksanakan dengan Lam#iran 3.apat ker%a membahas laporan kegiatan T lak Ukur Ke%erhasilan $ D per tahun Data !ang "itemukan Dilaksanakan rapat tiap bulan untuk membahas hasil pelaksanaan program.atan payudara untuk persiapan laktasi /erlunya pemeriksaan kehamilan berkala Keluhan<keluhan pada masa kehamilan (anda<tanda bahaya dalam kehamilan /erkembangan kehamilan dan taksiran /enyuluhan kelompok dilakukan. bulanan. )et "e #enBatatan "an #ela# ran "engan • • • • sesuai5 K)! ibu hamil Kartu ibu .egister kohort ibu 0aporan harian.N C N ) E D I ( o Kartu pen9atatan suhu diisi teratur )et "e Pen!uluhan Isi penyuluhan A • • • • • • /era. tahunan />!<KIA. /ertemuan lebih banyak membahas tentang masalah laporan rutin yang dilakukan oleh kader.atan diri selama kehamilan terutama pera. masalah yang ada dan 9ara mengatasinya.aktu pembinaan khusus tentang topik A'8. tetapi tidak ada . dilakukan perorangan saat ibu hamil memeriksakan kehamilannya di puskesmas.

. < < Lam#iran +.an S 3 $$ .usyenti Bni B"iyani >inda Ati Qudiarti Astuti N .an P 3 Nama Bumil Qatni !ri >ahyuni !iti :lis )irna Aisyah Quliana .an S 3 +eb S 3 +eb S 3 +eb S 3 & +eb S 3 2 )ar S 3 )ar S 3 $ & )ar S 3 33 . Data hasil lahan kartu status i%u hamil: lahir "an ni-as 306KIA61114 N .an S 3 $& . sosial ekonomi. lokasi tidak ban%ir. dan adat istiadat. agama. Bulan 7 . (er%alin ker%asama yang baik dengan instansi kesehatan lainnya /engetahuan ibu. murah dgn %alan kaki / kendaraan umum.an S 3 $& . O(ransportasiA )udah didapat. )udah di9apai dan tidak ban%ir < N )udah didapat namun sulit men9apai puskesmas karena gang ke9il O+asilitas kesehatan lainA Ada ker%a sama yang baik terutama dalam pen9atatan dan pelaporan $. tidak menghambat %alannya program. +isik O0okasiA )udah di9apai . agama. &eg < 3 $< 3 3< 3 2< 3 3< 3 ?< 3 7< 3 &< 3 5< 3 0< 3 < 3 $< 3 K61 K6* 0e1 0e3 TT 1 TT 2 Berisik < < < < < < < < < < < < Anemia < N < N < < < < < < < < R R R R R R R R R R R R R R < R < R < < R < < R R R R R R R R R R R R R R R R R < R R < R R < R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R $ 3 2 3 ? 7 & 5 0 7 . 'on #isik Dalam hal ini meliputi pengetahuan ibu. dan adat istiadat. sosial ekonomi. tidak menghambat %alannya program.

idi Astuti 'urnaning sih !umiati Qusi K Kristiani !iti )aisaroh )eriana +itriah /atonah Diana !uyati .ubiyanti Ayu !iti /atimah !uryati !uyanti 0isa !a#itri >eni Kartika 3< 3 2< 3 3< 3 ?< 3 7< 3 &< 3 5< 3 $ < 3 $$< 3 $3< 3 $3< 3 $2< 3 $3< 3 $?< 3 $7< 3 $7< 3 $&< 3 $5< 3 30< 3 3 < 3 3$< 3 33< 3 32< 3 R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R < R R < < < < R < < < R < < < < < < < < < < < R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R < R R < R R R R R < R R R R < R R R R < R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R R < R < R R R < R R R R R R < R R R < R R -sia G33 < anakG2 < < Anak G2.3 2 3 ? 7 & 5 $0 $ $$ $3 $2 $3 $? $7 $& $5 30 3 3$ 33 32 33 & )ar S 3 $0 )ar S 3 $& )ar S 3 Apr S 3 Apr S 3 3 Apr S 3 & )ar 3 0 Apr S 3 0 Apr S 3 3 Apr P 3 0 AprT 3 $$ Apr P 3 $$ Apr S 3 $$ Apr P 3 $$ Apr S 3 $5 Apr S 3 $5 Apr S 3 & )ei P 3 )ei S 3 3 )ei S 3 3 )ei S 3 $0 )ei P 3 30 )ei S 3 De.i . -sia G33 < < < < < < < < < < < < < < < < < < < < < < N < < < < < < < < < < < < < < < 32 .ahma.at i !anti !ri.

Imunisasi.at yang %uga membantu KIA. pemberian (( .an9ara dengan bidan )oina. didapatkan kegiatan A'8 yang dilakukan di /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I dilakukan setiap hari !enin. kapan bumil perlu datang unutk 33 . dan (( ulang. dan ru%ukan untuk pemeriksaan laboratorium (9ontohA 9ek kadar =b). 1erdasarkan hasil .3? 37 3& 35 20 2 0 Apr S 3 $5 )ei S 3 $5 )ei S 3 $2 .ab kegiatan KIA di puskesmas tersebut. Kegiatan A'8 hanya dilakukan D per minggu karena hari lain telah penuh dengan kegiatan lain seperti K1.ab untuk melakukan pelayanan di balai pengobatan gigi sehingga kurang maksimal dalam membantu pelayanan A'8.a. -ntuk penyuluhan yang diberikan antara lain mengenai kebersihan diri bumil. selaku pera. .an9ara dilakukan pada tanggal 0 !eptember $0 3 di ruang KIA /uskesmas Kelurahan /ademangan 1arat I.. dan /osyandu.uni P 3 $7 .ita. %ad. (($. /era. )enurut Ibu . pemberian tablet +e.3 9m < < usia G20 th 3 N < < < < < 2 P 3 (:(A0 Sumber hasil pengolahan Kartu Ibu =amil. 'i#as (+<KIA<00 ) Lam#iran . deteksi dini ibu hamil dengan resiko tinggi. di mana salah satunya termasuk pelayanan antenatal. beliau merasakan saat %am pelayanannya sendiri dia memiliki tanggung %a.at yang bertugas membantu pelayanan KIA belum bisa melakukan pelayanan A'8 se9ara mandiri. Hasil =a=anBara "engan Bi"an ) ina >a.ubiyanti !hinta !iti )asriah 33< 3 3?< 3 37< 3 3&< 3 35< 3 20< 3 R R R R R R 2 R < < < < < R R R R R R 2 R R R R R R 33 R R R R R R 2 R R R R R < 3? < < 0I0A C $3.enis< %enis kegiatan A'8 yang diberikan meliputi pemeriksaan 3(. 0ahir.uli P 3 $ Agustus 8oni Kasri Irma .al pemberian (( dan tablet +e. pedoman umum gi@i seimbang. 1idan )oina ialah penanggung %a.

beliau mengatakan masih kurangnya media in#ormasi yang dapat digunakan untuk promosi kesehatan dan %uga minimnya peralatan yang disediakan untuk program KIA. 3? . /enyuluhan berkelompok tidak dilakukan se9ara rutin dan tidak dapat dilakukan bila bidan )oina sedang berhalangan mengun%ungi posyandu. !edangkan untuk penyuluhan berkelompok biasanya dilakukan di posyandu dalam kelompok pendukung ibu hamil. -ntuk sarana dan prasarana.melakukan A'8 dan pentingnya A'8. serta pentingnya man#aat pemberian A!I eksklusi# bila bayinya sudah lahir. =al ini dikarenakan petugas puskesmas lain kurang menguasi topik mengenai A'8. Kendala dalam pelayanan antenatal ini adalah seringkali pasien datang periksa kehamilan tidak tetap dalam satu tempat pelayanan kesehatan sehingga sulit untuk mendapatkan kelengkapan data apakah pasien tersebut sudah mendapatkan imunisasi tetanus atau tablet besi dengan lengkap.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful