Anda di halaman 1dari 2

DESAIN PREPARASI KAVITAS KELAS II

Jalan masuk Kavitas ini menyandang masalah yang berbeda dari kavitas oklusal tunggal karena pada sebagian besar kasus jalan masuk yang langsung ke permukaan daerah karies tidak dapat diperoleh.Jalan masuk harus dibuat melalui beberapa permukaan gigi yang lain yang mungkin terserang karies. Cara yang biasa digunakan untuk mencapai karies aproksimal adalah melalui permukaan oklusal gigi Jalan masuk ke bagian oklusal dari kavitas mesio-oklusal atau disto-oklusal diperoleh tepat dengan cara yang sama seperti untuk restorasi Klas I dan outline bagian oklusal juga sama persis. Di daerah di mana akan dibuat boks aproksimal, bur digerakkan lebih jauh ke aproksimal sehingga memotong dan malamahkan linger marginal. Bur berbentuk pir panjang kemudian ditempatkan tepat di daerah linger marginal yang sudah lemah dan dibuat kunci vertical sampai ketinggian dasar ginggiva yang diinginkan. Pada saat membuat kunci, bur tidak hanya digerakkan langsung ke bukal dan lingual tetapi henpis juga dimiringkan sedikit sehingga bagian ginggiva akan sedikit lebih lebar buko-lingual daripada oklusal. Email aproksimal yang tertinggal dipecahkan dengan pahat. Preparasi boks aproksimal dengan cara ini akan dapt mengirangi risiko kerusakan terhadap gigi-gigi yang terletak di sebelahnya karena penggunaan bur, dan dapat diperolehnya perluasan kea rah buko-lingual yang minimal. Bila lesi karies yang ada lebih luas tidaklah mungkin untuk mempertahankan lapisan email yang utuh pada saat membuat boks aproksimal dan operator yang masih kurang berpengalaman sebaiknya akan memasang strip logam di sekitar gigi tetangga untuk membantu ,melindungi gigi

ini dari aksi bur. Periksalah tanda pada strip ini bila preparasikavitas sudah selesai. Pada kasus dimana penyebarab karies mengharuskan dibuatkan boks yang lebih lebar, tepi bukal dan lingual lebih baik dipreparasi dengan bur tungsten karbid yang sederhana ketimbang pahat. Bila permukaan aproksimal gigi sebelahnya ternyata juga terserang karies, biasanyaakan lebih efisien untuk mempreparasi kavitas-kavitas kedua gigi secara bergantian. Sebagian besar karies umumnya dibersihkan selama lantai kavitas, tetapi apabila bentuk dasar dari kavitas sudah diperoleh sisa keries umumnya dibersihkan dengan menggukan bur bulat yang besar atau eskavator. Untukmerapikan tepi email pada bagian oklusal sebaiknya digunakan bur BakerCurson silidris, tetapi untuk merapikan tepi bok aproksimal yang kecil sebaiknya digunakan instrument genggam. Tepi bukal dan lingual dapat dirapikan dengan menggunakan pahat kagi (hatchet) atau pahat menyudut (contra-angle) , sedangkan untuk tepi ginggiva perlu digunakan pengasah tepi. Alat ini ditempatkan dengan tepi potong bersudut tegak lurus terhadap permukaan gigi dan kemudian digerakkan sepanjang bagian tepi untuk menghilangkan semua email yang lemah. Untuk merapikan tepi ginggiva dapat digunakan ujung atar dari bur Baker-curson. Pada kavitas yang besar bur yang sama juga dapat digunakan untuk merapikan tepi bukal dan lingual, tetapi harus berhati-hati agar sudut tepi kavitas dapat dipertahankan tetap 90dan agar tidak terbentuk bevel yang kecil. Preparasi kavitas MOD pada dasarnya sama dengan untuk kavitas MO dan DO kecuali bahwa boks aproksimal ditempatkan pada kedua ujung bagian oklusal kavitas. Konsep biologis dan mekanis dasar yang sama juga dapat diteapkan kecuali bahwa retensi lateral pada arah mesio distal diperoleh dengan membuat dinding vertical pada setiap boks aproksimal ketimbang dovetail oklusal. Perluasan bukal dan lingual mungkin diperlukan untuk kavitas Klas III serta untuk kavitas Klas IV.