Anda di halaman 1dari 19

STUDI KASUS PASIEN KONJUNGTIVITIS AKUT E.

C SUSPEK BAKTERIA DENGAN PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI PUSKESMAS KECAMATAN TANAH ABANG AGUSTUS 2013

Oleh : Kelo !o" # A$%&l K'%() 110.200*.002

Pe $( $(+,: D). C(-)' De.(/ M.Ke0

MODUL KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA BAGIAN ILMU KESEHATAN MAS1ARAKAT 2AKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS 1ARSI JAKARTA 2013 1

LEMBAR PERSETUJUAN Laporan studi kasus konjungtivitis akut e.c suspek bakteria pada Ny.F dengan pendekatan kedokteran keluarga di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang pada periode 1 Agustus ! "1 Agustus ini telah disetujui oleh pembimbing untuk dipresentasikan dalam rangka memenuhi salah satu tugas Kepaniteraan #lmu Kesehatan $asyarakat Fakultas Kedokteran %niversitas &A'(# bagian Kedokteran Keluarga. )akarta* (eptember +,1" Pembimbing

-r. .itra -e/i* $.Kes

KATA PENGANTAR Assalamu0alaikum 1r.1b Puji dan syukur (aya panjatkan Kehadirat Allah (1T atas Karunia dan 2idayah3Nya sehingga tugas (tudi Kasus Pasien dengan menggunakan penerapan pendekatan #lmu Kedokteran Keluarga dengan judul Ko+3&+,-(4(-(0 A"&- e.5 S&0!e" B'"-e)(' !'%' N6.2 %( P&0"e0 '0 Ke5' '-'+ T'+'h A$'+, Pe)(o%e diselesaikan. Tujuan pembuatan (tudi Kasus Pasien dengan penerapan pendekatan Kedokteran Keluarga ini sebagai salah satu tugas dalam menjalani Kepaniteraan #lmu Kedokteran Keluarga Fakultas Kedokteran %niversitas &A'(# untuk periode 1 Agustus ! +1 (eptember +,1". %capan terima kasih yang sebesar3besarnya kepada 4 1. -'. -r. Artha 5udi (usila -uarsa* $.Kes selaku -ekanat yang telah membimbing dan memberikan masukan yang bersi6at membangun sekaligus sebagai Kepala ($F #lmu Kesehatan $asyarakat Fakultas Kedokteran %niversitas &A'(# +. -r. (ugma Agung Purbo/o* $-* $A'( selaku Koordinator Kepaniteraan Klinik #lmu Kesehatan $asyarakat Fakultas Kedokteran %niversitas &A'(# ". -r. 2. (umedi (udarsono* $P2* -r. .itra -e/i* $.Kes* -r. -ian $ardhiyah $.KK* -r. Fathul )annah* $.(i* #bu 'i6da 1ulansari* (.P* $.Kes* dr. -ini selaku dosen Kepaniteraan Klinik #lmu Kedokteran Keluarga Fakultas Kedokteran %niversitas &A'(# 7. (eluruh sta6 Puskesmas Kecamatan Penjaringan )akarta %tara yang telah memberikan bimbingan dan data untuk kelancaran pembuatan (tudi Kasus Pasien ini 8. (eluruh 'ekan (eja/at yang telah memberikan motivasi dan kerja sama sehingga tersusun laporan ini -alam pembuatan laporan ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan. 9leh karena itu* kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan. 1assalamu0alaikum 1r.1b. )akarta* (eptember +,1" Penulis " 17 A,&0-&0 8 31 A,&0-&0 dapat

BERKAS PASIEN A. I%e+-(-'0 P'0(e+ Nama )enis Kelamin %sia Pekerjaan Pendidikan Agama (uku 5angsa Alamat 4 Ny. F 4 Perempuan 4 "+ tahun 4 #bu 'umah Tangga 4 ($P 4 #slam 4 )a/a 4 )l. )atibunder 'aya no.+ 'T ,1:'1 17* Kelurahan Kebon $elati Kecamatan Tanah Abang* )akarta Pusat Tanggal 5erobat 4 +; Agustus +,1" No. '$ B. A+' +e0' -ilakukan secara auto3anamnesa pada tanggal +; Agustus +,1"pukul 1,.,, 1#5 di 5P% Puskesmas Kecamatan Tanah Abang Kel&h'+ U-' ' : $ata kanan merah sejak " hari sebelum ke puskesmas Kel&h'+ T' $'h'+ : kotoran mata agak lengket* kelopak mata bengkak* dan sedikit gatal. R(.'6'- Pe+6'"(- Se"')'+, : Pasien datang ke Puskesmas Kecamatan Tanah Abang diantar oleh suaminya dengan keluhan mata kanan merah sejak " hari yang lalu. (elain itu #a mengeluh setiap pagi ia sulit membuka mata karena banyak kotoran agak lengket ber/arna kuning yang menempel pada kelopak mata* pasien juga merasa kelopak matanya agak bengkak dan sedikit gatal. Keluhan penurunan tajam penglihatan disangkal* keluhan silau terhadap cahaya disangkal* keluhan adanya demam disangkal. juga 'i/ayat trauma juga disangkkal oleh pasien. (elama ini ketika mengalami mata merah ia menggunakan obat tetes mata =insto>* tetapi untuk keluhan sekarang ia merasa tidak ada perbaikan. 4 ,""8<

(tatus Penikahan 4 (udah menikah

7. 'i/ayat Penyakit -ahulu4 Pasien mengatakan pernah mengalami hal serupa pada bulan lalu.

8. 'i/ayat Penyakit Keluarga4 (uami pasien mengalami hal yang sama dengan pasien sekitar seminggu yang lalu* anak pasien juga pernah mengalami hal serupa seminggu yang lalu. ;. 'i/ayat (osial ?konomi Pasien tinggal di rumah kontrakan bersama suami* dan anaknya. Pasien sudah tinggal di rumahnya tersebut selama 7 tahun. Pasien bekerja sebagai ibu rumah tangga. (uami pasien bekerja sebagai karya/an =penjual baju>. Pekerjaan ini sudah ditekuni Tn.- sejak " tahun yang lalu dengan penghasilan yang didapat perbulan 'p.1.,,,.,,,. -engan penghasilan ini* keluarga pasangan Tn.- dan Ny.F tidak dapat menabung karena uangnya habis untuk keperluan sehari3hari. $enurut pasien* dirinya merupakan seseorang yang cukup akti6 dalam bergaul di lingkungan tempat tinggalnya. Pasien suka mengikuti kegiatan pengajian dan acara perkumpulan lainnya bersama tetangga3tetangga di 'T:'1 setempat. 5egitu pula dengan suaminya yang mengikuti kegiatan keagamaan di $asjid dekat rumahnya. @. 'i/ayat Kebiasaan4 Pasien dan suami serta anak memiliki kebiasaan makan + 3 " kali sehari* dan pasien lebih sering memasak disbanding harus membeli makanan diluar* namun pasien mengaku jarang sekali mengkonsumsi sayur dan buah3an terutama yang mengandung vitamin A. pasien juga mengaku keluarga mereka tidur dalam 1 kamar dan 1 tempat tidur. semenjak ia sakit ia tidak pernah menggunakan pelindung mata dan tetap kontak dan tidur bersama keluarganya pada 1 tempat tidur pada malam harinya. Kebiasaan tersebut juga dilakukan oleh suami dan anaknya saat mereka menderita penyakit yang sama dengan pasien.

C. Pe e)("0''+ 2(0(" 1. Keadaan %mum 4 Tampak sakit ringan +. Aital sign4 Kesadaran Tek. -arah Frek. Nadi (uhu ". (tatus Ceneralis4 Kepala $ata Leher Thoraks Abdomen ?kstremitas 55 T5 55 #deal (tatus CiEi #$T 7. (tatus Lokalis A. #nspeksi Palpebra (uperior Palpebral in6erior .ilia 4 4 ?dema=D> minimal* secret =D> mukopurulen tidak ada kelainan 4 ?dema=D> minimal* secret =D> mukopurulen tidak ada kelainan tidak ada kelainan tenang tenang tenang ; 4 Normocephal* rambut lurus* hitam* tidak mudah dicabut. 4 lihat status lokalis 4 Tidak teraba pembesaran KC5 dan kelenjar tiroid. 4 .or 4 5) # ! 5) ## normoreguler* murmur =3>* gallop =3> Pulmo 4 (uara na6as vesikuler =D:D>* rhonki =3:3>* /heeEing =3:3> 4 Tampak datar* simetris* bising usus =D> normal* hepar dan lien tidak teraba membesar 4 Akral hangat* edema =3>* kekuatan otot normal 4 ;, kg 4 18+ cm 4 =18+31,,> ! =1, F B 8+> G 7;*< kg 4 =55 aktual 4 55 ideal> B 1,, F G ;, 4 7;*< B 1,, F G 1+<*+ F =55 berlebih> 4 =55 4 T5 =m+>> G ;, 4 +*"1, G +8* 99( 4 .omposmentis 4 1+,:<, mm2g 4 <1 B:menit 4 ";*@.

Frek Pernapasan 4 1<B:menit

4 tidak ada kelainan 4 hiperemis 4 hiperemis 4 hiperemis

Konj.tarsal.sup Konj.tarsal.in6 Konj.bulbi

Kornea .9A #ris Pupil o '.L Lensa 4

4 jernih 4 sedang* jernih 4 kripti nyata 4 bulat isokor =D> =D> 4 jernih

jernih sedang* jernih kripti nyata bulat isokor =D> =D> jernih baik ke segala arah

o '.TL 4

Pergerakan bola mata 4 baik ke segala arah 5. Palpasi Tensi okuli Nyeri tekan $asa .. visus Aisus dasar 4 ;,:;, 4 normal perpalpasi 4 4 =3> =3>

normal perpalpasi =3> =3>

;,:;,

-. Lapang pandang %ji kon6rontasi ?. Funduskopi 4 normal 4 normal normal normal

D. Pe e)("0''+ Pe+&+3'+, Tidak dilakukan

BERKAS KELUARGA A. P)o9(l Kel&'),' 1. K')'"-e)(0-(" Kel&'),' a. #dentitas Kepala Keluarga4 (uami pasien bernama Tn. - berusia " tahun b. #dentitas Pasangan4 Pasien bernama Ny. F berusia "+ tahun c. (truktur Komposisi Keluarga4 T'$el 1 A+,,o-' Kel&'),' 6'+, T(+,,'l Se)& 'h Ke%&%&"'+ No 1. +. ". N' ' Tn. Ny.. F An. K %'l' Kel&'),' Ge+%e) U &) L P P " th "+ th 8th ;bln Pe+%(: %("'+ ($P ($P 3 Pe"e)3''+ Karya/an s/asta #bu rumah tangga 3 Ke-e)'+,'+ T' $'h'+ Kepala 'umah Tangga Pasien Anak pasien

Kepala Keluarga #stri Anak

<

2. Pe+(l'('+ S-'-&0 So0('l %'+ Ke0e3'h-e)''+ H(%&! a. Lingkungan Tempat Tinggal T'$el 2 L(+,"&+,'+ Te !'- T(+,,'l S-'-&0 "e!e (l("'+ )& 'h: menumpang: "o+-)'" :hibah :milik sendiri D'e)'h !e)& 'h'+: "& &h ;padat bersih :berjauhan :me/ah K')'"-e)(0-(" R& 'h %'+ L(+,"&+,'+ Ke0( !&l'+ Luas rumah4 7 B ; m Keluarga Ny. F tinggal di rumah milik )umlah penghuni dalam satu rumah4 " orang sendiri dengan lingkungan sekitar yang Luas halaman rumah4 Tidak ada halaman kumuh. Namun ketersediaan air bersih* 5ertingkat Lantai rumah dari4 Keramik jamban keluarga serta tempat -inding rumah dari4 sebagian tembok* sebagian pembuangan sampah cukup baik. triplek. )amban keluarga4 Ada Tempat bermain4 Tidak ada (aat bencana banjir terjadi* rumah Penerangan listrik4 +,, /att pasien terkena banjir setinggi sekitar 1 Ketersediaan air bersih4 Ada Tempat pembuangan sampah 4 Ada meter. (aat itu pasien dan suami tidak mengungsi. $ereka berdua tinggal di lantai + rumah mereka.

G' $') De+'h R& 'h Kel&'),' P'0'+,'+ T+.D %'+ N6.2

K.M

D'!&) ,&%'+,

R&'+, "el&'),'

"' ') K' ') P'0(e+

b. Kepemilikan barang3barang berharga4 = Kendaraan* elektronik* peralatan 'T > 3 1 buah televisi 3 + buah kipas angin 3 + buah handphone 3 1 buah kompor gas = tabung " kg> 3 1 buah lemari pendingin 3 1 motor bebek

3. Pe+(l'('+ Pe)(l'"& Ke0eh'-'+ Kel&'),': a. (ebutkan jenis tempat berobat 4 Puskesmas 1,

# <
K.M

T'+,,'

T'+,,' R&'+, -' &

# U

# B T

Keterangan 4 )endela pintu ventilasi

b. 5alita4 K$( =3> c. Asuransi:)aminan kesehatan4 Kartu )akarta (ehat #. S')'+' Pel'6'+'+ Ke0eh'-'+ =P&0"e0 '0> T'$el 3 Pel'6'+'+ Ke0eh'-'+ 2'"-o) Ke-e)'+,'+ .ara mencapai pusat pelayanan $otor atau Angkot kesehatan Tari6 pelayanan kesehatan Kualitas pelayanan kesehatan Cratis .ukup memuaskan Ke0( !&l'+ Pasien jika mengalami sakit dirinya langsung berobat ke Puskesmas. Karena biayanya yang murah dan jarak yang tidak terlalu jauh dari rumah pasien* sehingga dapat ditempuh dengan motor atau naik angkot. -an pasien juga merasa cukup puas dengan pelayanan yang ada di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang.

?. Pol' Ko+0& 0( M'"'+'+ Kel&'),' a. Kebiasaan makan4 $enu makanan sehari3hari keluarga Tn. - dan Ny. F tidak menentu. $enu makanan yang paling sering dikonsumsi adalah makanan sederhana* seperti tempe* tahu* telor* sayur berkuah dan jarang mengkonsumsi buah3buahan. b. $enerapkan pola giEi seimbang4 Keluarga Tn. - dan Ny. F tidak terlalu memperhatikan pola makan giEi seimbang dari menu makanan sehari3hari* karena pengetahuan mengenai pola makan giEi seimbang kurang. Pola makan pasien selama " hari terakhir sebagai berikut4

- Tanggal +7 Agustus +,1" Pagi 4 nasi* tempe* telur* sayur* sambal 11

(iang $alam

4 nasi* tempe* telur* sayur* sambal 4 nasi* tempe* telur* sayur* sambal

- Tanggal +8 Agustus +,1" Pagi (iang $alam 4 nasi* tahu* telur* sayur asam* sambal 4 nasi* tahu* telur* sayur asam* sambal 4 nasi* tahu* telur* sayur asam* sambal

- Tanggal +; Agustus +,1" Pagi (iang $alam 4 nasi uduk 4 nasi* tempe* sayur lodeh 4 nasi* tahu* sayur lodeh

<. Pol' D&"&+,'+ Kel&'),' a. Faktor pendukung terselesaikannya masalah dalam keluarga4 Pasien selalu didukung untuk berobat oleh suaminya. 5ahkan suami pasien sering mengantar pasien berobat ke Puskesmas tiap kali pasien ingin berobat. b. Faktor penghambat terselesaikannya masalah dalam keluarga4 -alam penatalaksanaan penyakit pada Ny. F ini peran serta dari seluruh anggota keluarga kurang* terutama dalam pencegahan penularan penyakit. Keluarga harus mencegah penularan dan mengingatkan pasien untuk memakai kacamata sebagai pelindung agar anggota keluarga tidak tertular* (elain itu keluarga harus mendukung dan mengingatkan pasien agar agar pasien tetap patuh terhadap anjuran dokter yang berhubungan dengan pemulihan kesehatan dan pencegahan penyakit.

B. Ge+o,)' 1+

1. 5entuk keluarga4 Keluarga terdiri atas + generasi dengan kepala keluarga =KK> bernama Tn. - berusia " tahun yang merupakan suami pasien Ny. F berusia "+ tahun. 5entuk keluarga adalah kelurga inti yang terdiri dari suami* istri dan anak. +. Tahapan siklus keluarga4 Tahapan siklus keluarga Tn. - dan Ny. F termasuk ke dalam tahap keluarga dengan anak3anak prasekolah. Tn. - sebagai kepala keluarga menikah dengan Ny. F =pasien>* dan memiliki 1 orang anak perempuan bernama An.K ". Family $ap =gambar>

Ny. ( ;@ thn Tn. Z Sudah meninggal saat berusia 74 thn karena tua

Tn. K ; thn

Ny. $ ;+ th

Tn. " th

Ny.F "+ th

An.K 8 thn ;bln

Keterangan 4 4 Pasien : penderita 4 Laki3laki 4 Perempuan 4 Tinggal satu rumah 4 $eninggal C. I%e+-(9("'0( !e) '0'l'h'+ 6'+, %(%'!'- %'l' "el&'),' 1"

1. $asalah dalam organisasi keluarga 4 Pasien adalah seorang ibu rumah tangga tamatan ($P. (uami pasien bekerja sebagai pega/ai pedagang baju. Anak pertama beumur 8 thn ;bln* belum sekolah. (ehingga masalah kebersihan rumah kurang terjaga dan anggota keluarga kurang pengetahuan tentang pencegahan penyakit yang sekarang diderita pasien. $ereka juga tidur sekamar sehingga memungkinkan kontak dan terjadi penularan. +. $asalah dalam 6ungsi biologis4 (aat ini pasien menderita konjungtivitis bakterial. ". $asalah dalam 6ungsi psikologis4 Pasien adalah seorang ibu rumah tangga yang sibuk mengurus keluarga dan rumah. (uami pasien sibuk bekerja dan anak pasien masih kecil sehingga pasien merasa tidak memiliki /aktu untuk menjaga kebersihan diri. 7. $asalah dalam 6ungsi ekonomi dan pemenuhan kebutuhan4 (umber penghasilan utama pada keluarga adalah dari suami yang merupakan pega/ai pedagang baju*. %ntuk biaya kesehatan* pasien telah memiliki Kartu )akarta (ehat dari program kesehatan Pemerintah Provinsi -K#. -engan begitu pasien dapat berobat gratis. 8. $asalah lingkungan4 Lingkungan rumah pasien kurang baik. Kebersihan lingkungan kurang terjaga karena merupakan lingkungan yang kumuh* serta padat sehingga jarak antar rumah saling berdekatan yang memungkinkan terjadinya kontak dan penularan. ;. $asalah perilaku kesehatan4 Keluarga kurang mengerti akan pentingnya

kesehatan dan pemeliharaan kesehatan* sehingga usaha dalam merubah pola hidup bersih dan pola makan sehat kurang diperhatikan. D. D(',+o0(0 Hol(0-(" =M&l-('"0('l> 1. Aspek personal4 =alasan kedatangan* harapan* kekha/atiran> Pasien datang berobat ke Puskesmas diantar oleh suaminya* karena jarak yang dekat dan biaya yang gratis serta kualitas pelayanan kesehatan yang dirasakan cukup memuaskan. Pasien tidak rutin berobat* dirinya hanya berobat bila merasa ada keluhan. Pasien sangat mengharapkan dirinya dapat sembuh dari penyakit in6eksi pada mata dengan mengkonsumsi obat3obatan yang didapat dari dokter di Puskesmas. 17

Kekha/atiran pasien saat ini adalah dirinya takut lupa dalam melaksanakan pencegahan yang sudah diterangkan dokter dan akhirnya terjadi penularan ke anggota keluarganya. +. Aspek klinik4 =diagnosis kerja dan diagnosis banding> -iagnosis kerja 4 konjungtivitis akut e.c suspek bakteria ". Aspek risiko internal4 =6aktor36aktor internal yang mempengaruhi masalah kesehatan pasien> %ntuk kesehariannya pasien sering mengikuti kegiatan keagamaan di sekitar rumahnya yang mengharuskan pasien kontak dengan banyak orng* pasien juga mengaku tidak pernah menggunakan pelindung mata saat ada yg terkena in6eksi mata ataupun saat sedang menderita in6eksi pada matanya. -i rumah* pasien selalu tidur bersama dengan suami dan anaknya dalam 1 kamar dan 1 tempat tidur* hingga memungkinkan kontak dan penularan. Pasien juga kurang memerhatikan kebersihan diri sendiri karena sibuk mengurus rumah tangga. 7. Aspek psikososial keluarga4 =6aktor36aktor eksternal yang mempengaruhi masalah kesehatan pasien> Keluarga pasien kurang memperhatikan kondisi penyakit pasien* jarang mengingatkan untuk memakai pelindung mata. (elain itu keluarga ini masih memiliki kesadaran yang kurang akan pentingnya kesehatan. -ari keterangan pasien suaminya sering mengingatkan pasien untuk pergi berobat saat keluhan timbul namun pasien mengaku malas untuk berobat. 8. Aspek 6ungsional4 =tingkat kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari3hari baik di dalam maupun di luar rumah* 6isik maupun mental> Aktivitas menjalankan 6ungsi sosial dalam kehidupan dapat dijalankan sendiri oleh pasien.

18

E. Re+5'+' Pel'"0'+''+ T'$el # Re+5'+' Pe+'-'l'"0'+''+


Aspek Aspek personal Kegiatan 3$enjelaskan kepada pasien untuk tidak mengucek mata dan menggunakan kacamata untuk mencegah penularan terhadap anggota keluarganya* dan menjaga kebersihan dirinya untuk mencegah terjadinya hal serupa. 3 $enjelaskan bah/a penyakit yang dideritanya adalah penyakit yang menular oleh karena 5akteri terdapat pada sekret mata dan dapat menular melalui kontak langsung atau tidak langsung* misalnya le/at tissue atau barang yang terkontaminasi sekret. Penderita harus berusaha agar tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain. 5egitu juga orang yang berinteraksi dengannya* harus mengetahui cara3cara penularan konjungtivitis sehingga bisa melindungi diri. Aspek klinik 3$emberikan antibiotik tetes* gentamycin eye drops "B1 tts 3$enjelaskan 6ungsi obat yang bekerja sebagai antibiotik* cara kerja obat -Menganjurkan pasien untuk kontrol bila pengobatan tidak memberikan hasil. -menganjurkan pemeriksaan mikrobiologik bia pengobatan tidak memberikan hasil Aspek Kegiatan sasaran 1aktu Pasien Pada saat kunjungan ke Puskesmas 3keadaan mata pasien menjadi tenang dan secret menghilang. 3 Pasien mengerti akan pentingnya obat* khasiat obat dan cara penggunaan obat secara tepat untuk proses penyembuhan 3Pasien dapat mengetahui penyebab penyakitnya dan mendapatkan terapi yang tepat sesuai etiologi. 2asil yang diharapkan 5iaya Keteran (asaran Pasien 1aktu Pada saat kunjungan ke Puskesmas 2asil diharapkan 3Pasien menjaga agar penyakitnya tidak bertambah parah* dan tidak terjadi penularan terhadap anggota keluarga. 3Pasien mengetahui tentang penyakitnya 5iaya Keteran gan

1;

gan Aspek risiko internal 3$emberi edukasi pada pasien untuk merubah pola hidup* dan kebiasaan. 3$enyarankan tetap menggunakan pelindung mata* dam berobat bila keluhan tetap ada. Aspek psikososial keluarga 3?dukasi keluarga untuk tetap memberi dukungan kepada pasien seperti mengingatkan untuk menjaga kesehatannya dengan pola hidup sehat dan pola makan yang baik. 3$emberi penyuluhan akan pentingnya kesehatan Aspek 6ungsional 3menyarankan pasien untuk menuruti ketentuan obat yang telah dianjurkan dan tidak mengucek mata serta harus membersihkan kotoran mata dengan benar. Pasien dan keluarga Pada saat kunjungan kerumah Pasien dan keluarga Pada saat kunjungan ke rumah Pasien dan keluarga Pada saat kunjungan ke rumah 3pasien menghindari kontak* pasien menjaga kebersihan dirinya* 3$engurangi resiko terjadinya in6eksi pada mata maupun penularannya. 3Keluarga memahami keadaan pasien untuk pemulihan kesehatan pasien. 3Pasien dan keluarganya sadar akan pentingnya hidup sehat Kondisi tubuh pasien pulih* meringankan gejala penyakit* dan mencegah terjadi hal yang lebih parah.

2. A+'l(0' K'0&0 1. Aspek Personal Keluhan ! keluhan yang dirasakan pasien saat ini merupakan tanda bah/a pasien memiliki respon kekha/atiran* sehingga bila pasien merasakan keluhan pasien datang berobat ke puskesmas. 2al ini bersesuaian dengan teori perilaku kesehatan dalam bagian perilaku sehubungan dengan pencarian pengobatan = health seeking behaviour>* dimana hal tersebut merupakan respon dari sebuah stimulus =sakit>. =Notoatmodjo* +,,@>. Pasien memiliki harapan untuk melanjutkan hidupnya. Pasien ikhlas* dan ingin berobat teratur agar penyakitnya dapat disembuhkan. Pada analisis aspek personal dapat dilihat bah/a pasien adalah seseorang yang memiliki harapan untuk dapat melanjutkan hidupnya. $aka rencana penatalaksanaan menjelaskan kepada pasien mengenai penyakitnya* komplikasi penyakitnya* memberikan penjelasan kepada pasien agar pasien termotivasi untuk berobat ke dokter dan mencegah kontak dengan orang yang memgalami hal serupa. 1@

$enjelaskan kepada pasien bah/a penyakit yang dideritanya dapat disembuhkan namun dapat menular kepada anggota keluarga yang lain melalui kontak langsung maupun tak langsung. -engan harapan pasien memahami mengenai penyakitnya dan menuruti ketentuan obat yang diberikan oleh dokter dan pasien mengalami perbaikan dalam status kesehatannya dan kualitas hidup pasien akan meningkat serta pasien mengerti akan pencegahan penularan penyakit tersebut. +. Aspek Klinis 5erdasarkan hasil anamnesis didapatkan bah/a pasien mengalami mata merah sejak " hari yang lalu disertai bengkak pada kelopak mata* sedikit gatal* dan terdapat secret agak kental . $aka rencana penatalaksanaan ialah menjelaskan kepada pasien bah/a penyakitnya ialah cobaan dari Allah (1T dan meyakinkannya bah/a penyakit tersebut dapat sembuh serta menjelaskan kepada pasien untuk selalu menjaga kesehatan matanya dengan cara hidup sehat dan bersih serta menghindari kontak dengan orang yang memiliki penyakit serupa. ". Aspek 'isiko #nternal Aspek risiko internal yang perlu diperhatikan adalah 6aktor kebiasaan dan pola hidup bersih* maka rencana penatalaksanaan menjelaskan dan memberi motivasi untuk berusaha menjaga kesehatan matanya dengan cara hidup sehat dan bersih berobat sesuai anjuran dokter dan menghindari kontak. -engan hasil yang diharapkan pasien berobat dengan tepat dan pasien dapat mencegah tejadinya penularan. 7. Aspek Psikososial Keluarga Keluarga pasien kurang memperhatikan kondisi penyakit pasien* jarang mengingatkan untuk memakai pelindung mata. (elain itu keluarga ini masih memiliki kesadaran yang kurang akan pentingnya kesehatan. ?dukasi keluarga untuk tetap memberi dukungan kepada pasien seperti mengingatkan untuk menjaga kesehatannya dengan pola hidup sehat dan pola makan yang baik. $emberi penyuluhan akan pentingnya kesehatan. -engan hasil yang diharapkan Keluarga memahami keadaan pasien untuk pemulihan kesehatan pasien* serta pasien dan keluarganya sadar akan pentingnya hidup sehat.

8. Aspek Fungsional 1<

$enurut skala ?.9C pasien termasuk derajat 1 dimana pasien mampu melakukan pekerjaan ringan sehari3hari seperti pekerjaan rumah. -engan rencana pelaksanaan menyarankan pasien untuk menghindari kontak dan tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat. -engan hasil yang diharapkan pasien dapat meningkatkan kualitas hidupnya. G. P)o,+o0(0 1. Ad vitam4 ad bonam +. Ad sanasionam4 dubia ad bonam ". Ad 6ungsionam4 dubia ad bonam