Anda di halaman 1dari 17

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Terorisme di dunia bukanlah merupakan hal baru, namun menjadi terkenal terutama sejak terjadinya peristiwa World Trade Centre (WTC) di New York, Amerika Serikat pada tanggal September !"" , dikenal sebagai #September $elabu%, yang memakan &""" korban' Serangan dilakukan melalui udara, tidak menggunakan pesawat tempur, melainkan menggunakan pesawat komersil milik perusahaan Amerika sendiri, sehingga tidak tertangkap oleh radar Amerika Serikat' Tiga pesawat komersil milik Amerika Serikat dibajak, dua diantaranya ditabrakkan ke menara kembar Twin Towers World Trade Centre dan gedung (entagon' $ejadian ini merupakan isu global yang mempengaruhi kebijakan politik seluruh negara)negara di dunia, sehingga menjadi titik tolak persepsi untuk memerangi Terorisme sebagai musuh internasional' (embunuhan massal tersebut telah mempersatukan dunia melawan Terorisme *nternasional' Terlebih lagi dengan diikuti terjadinya Tragedi +ali *, tanggal ! ,ktober !""! yang merupakan tindakan teror, menimbulkan korban sipil terbesar di dunia, yaitu menewaskan -. orang dan melukai lebih dari &"" orang' Se/ara sederhana aksi)aksi terorisme dilatarbelakangi oleh moti0)moti0 tertentu seperti moti0 perang su/i, moti0 ekonomi, moti0 balas dendam dan moti0)moti0 berdasarkan aliaran keper/ayaan tertentu' (atut disadari bahwa terorisme bukan suatu ideologi atau nilai)nilai tertentu dalam ajaran agama' *a sekedar strategi, instrumen atau alat untuk men/apai tujuan ' Terorisme adalah serangan)serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat' +erbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tata/ara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba)tiba dan target korban jiwa yang a/ak serta seringkali merupakan warga sipil' Akibat makna)makna negati0 yang dikandung oleh perkataan 1teroris1 dan 1terorisme1, para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain)lain' Tetapi dalam pembenaran dimata terrorisme 2 13akna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang1' (adahal Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan
1

agama' 3aka dari itu,dalam makalah ini akan dibahas mengenai terorisme dalam berbagai pandangan' B. Rumusan Masalah ' Apa pengertian terorisme4 !' &' .' 5' Apa tujuan teroris dalam melaksanakan aksinya4 +agaimana perkembangan terorisme di *ndonesia4 +agaimana /ara agar terhindar dari pengaruh terorisme4 +agaimana hubungan antara *slam, 6ihad dan Terorisme4

C. Tujuan ' 3engetahui penengertian terorisme' !' 3engetahui teroris dalam melaksanakan aksinya' &' 3engetahui perkembangan terorisme di *ndonesia ' .' 3engetahui /ara agar terhindar dari pengaruh terorisme' 5' 3engetahui hubungan antara *slam,6ihad dan Terorisme'

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Ter risme 7ingga saat ini, de0enisi terorisme masih menjadi perdebatan meskipun sudah ada ahli yang merumuskan dan dirumuskan didalam peraturan perundang)undangan' Amerika Serikat sendiri yang pertama kali mendeklarasikan %(erang melawan teroris% belum memberikan de0enisi yang gamblang dan jelas sehingga semua orang bisa memahami makna sesungguhnya tanpa dilanda keraguan dan tidak merasa didiskriminasikan' $ejelasan de0enisi ini diperlukan agar tidak terjadi salah tangkap dan berakibat merugikan kepentingan banyak pihak, disamping demi kepentingan atau target meresponsi hak asasi manusia (7A3) yang seharusnya wajib dihormati oleh semua orang beradab' $ata #teroris%(pelaku) dan terorisme (aksi) berasal dari kata latin8terrere8 yang kurang lebih berarti membuat gemetar atau menggetarkan' $ata 9teror8 juga bisa menimbulkan kengerian' Tentu saja, kengerian dihati dan pikiran korbannya' Akan tetapi, hingga kini tidak ada de0enisi terorisme yang bisa diterima se/ara uni:ersal' (ada dasarnya, istilah #terorisme% merupakan sebuah konsep yang memiliki konotasi yang sangat sensiti:e karena terorisme menyebabkan terjadinya pembunuhan dan penyengsaraan terhadap orang)orang yang tidak berdosa' ;ntuk memahami makna terorisme lebih jauh dan mendalam, kiranya perlu dikaji terlebih dahulu terorisme yang dikemukakan baik oleh beberapa lembaga maupun beberapa pakar ahli, yaitu 2 a' Terorisme A/t !""", ;$', Terorisme mengandung arti sebagai penggunaan atau an/aman tindakan, dengan /irri)/iri 2 ' Aksi yang melibatkan kekerasan serius terhadap seseorang , kerugian berat terhadap harta benda, membahayakan kehidupan seseorang, bukan kehidupan orang yang melakukan tindakan, men/iptakan resiko serius bagi kesehatan atau keselamatan publik atau bagi tertentu yang didesain se/ara serius untuk /ampur tangan atau menggangu system elektronik< !' (enggunaan atau an/aman didesain untuk mempengaruhi pemerintah atau untuk mengintimidasi publik atau bagian tertentu dari publik< &' (enggunaan atau an/aman dibuat dengan tujuan politik, agama, atau ideology< .' (enggunaan atau an/aman yang masuk dalam subseksi yang melibatkan senjata api dan bahan peledak'
3

b' 3enurut $on:ensi (++, Terorisme adalah segala bentuk tindak kejahatan yang ditujukan langsung kepada Negara dengan maksud men/iptakan bentuk teror tehadap orang)orang tertntu atau kelompok orang atau masyarakat luas' /' =AN> Corporation, sebuah lembaga penelitian dan pengembangan swasta terkemuka di AS, melalui sejumlah penelitian dan pengkajian menyimpulkan bahwa setiap tindakan kaum terorris adalah tindakan kriminal' >e0inisi konsepsi pemahaman lainnya menyatakah bahwa 2 ' Terorisme bukan bagian dari tindakan perang, sehingga seyogyanya tetap dianggap sebagai tindakan kriminal, juga situasi diberlakukannya hukum perang' !' Sasaran sipil merupakan sasaran utama terorisme, dan dengan demikian penyerangan terhadap sasaran militer tidak dapat dikategorikan sebagai tindakan terorisme &' 3eskipun dimensi politik aksi teroris tidak boleh dinilai, aksi terorisme itu dapat saja mengklaim tuntutanan bersi0at politis' e' >alam ;; No' 5 Tahun !""& tentang (emberantasan Tindak (idana Terorisme, bahwa terorisme adalah perbuatan melawan hukum se/ara sistematis dengan maksud untuk menghan/urkan kedaulatan bangsa dan Negara dengan membahayakan bagi badan, nyawa, moral, harta benda dan kemerdekaan orang atau menimbulkan kerusakan umum atau suasana teror atau rasa ta/it terhadap orang se/ara meluas, sehingga terjadi kehan/uran terhadap objek)objek :ital yang strategis, kebutuhan pokok rakyat, lingkungan hidup, moral, peradaban, rahasia Negara, kebudayaan, pendidikan, perekonomian, teknologi, perindustrian, 0asilitas umum, atau 0asilitas internasional' Sedangkan berbagai pendapat dan pandangan mengenai pengertian yang berkaitan dengan terorisme diatas dapat ditarik kesimpulan, bahwasanya terorisme adalah kekerasan terorganisir, menempatkan kekerasan sebagai kesadaran, metode berpikir sekaligus alat pen/apaian tujuan' >ari berbagai pengertian diatas, menurut pendapat para ahli bahwasanya kegiatan terorisme tidak akan pernah dibenarkan karena /iri utamanya, yaitu 2
' Aksi yang digunakan menggunakan /ara kekerasan dan an/aman untuk men/iptakan ketakutan publik< !' >itujukan kepada Negara, masyarakat atau indi:idu atau kelompok masyarakat tertentu< &' 3emerintah anggota)anggotanya dengan /ara teror juga< .' 3elakukan kekerasan dengan maksud untuk mendapat dukungan dengan /ara yang sistematis dan terorganisir'

Sedangkan terdapat perbedaannya yaitu mengenai tujuan daripada gerakan terorisme bahwasanya ada yang menge/ualikan selain dari tindakan pidana politik, tindak pidana yang berkaitan dengan tindak pidana politik, tindak pidana dengan moti0 politik, dan juga seperti yang ada dalam perpu terorisme yang telah berubah menjadi undang)undang' >ari berbagai pengertian tersebut semua memasukkan apa yang disebut dengan unsure kekerasan' Teror sendiri memiliki de0enisi umum dan hal itu sesuai dengan /irri utama diatas bahwasanya terorisme sebagai kekerasan atau an/aman kekerasan yang dilakukan untuk men/iptakan rasa takut dikalangan sasaran, biasanya pemerintahan, kelompok etnis, partai politik dan sebagainya' 3enurut beberapa literatur dan re0eren/e termasuk surat kabar dapat disimpulkan bahwa /iri)/iri terorisme adalah 2 ' ,rganisasi yang baik, berdisiplin tinggi ? militant !' 3empunyai tujuan politik, ideologi tetapi melakukan kejahatan kriminal untuk men/apai tujuan' &' Tidak mengindahkan norma)norma uni:ersal yang berlaku, seperti agama, hukum dan 7A3' .' 3emilih sasaran yang menimbulkan e0ek psikologis yang tinggi untuk menimbulkan rasa takut dan mendapatkan publikasi yang luas' 5' 3enggunakan /ara)/ara antara lain seperti 2 pengeboman, pen/ulikan, penyanderaan, pembajakan dan sebagainya yang dapat menarik perhatian massa@publik' Yon seorang $oordinator +idang $ajian, (ublikasi, dan (enelitian (usat $ajian Timur Tengah dan *slam ;ni:ersitas *ndonesia itu menjelaskan, se/ara umum pelaku terorisme, termasuk pelaku bom bunuh diri, berdasarkan moti:asi dapat dibedakan dalam empat kategori' $ategori pertama, berkaitan dengan ideologi dan keyakinan, yakni kelompok teroris yang dimoti:asi oleh ajaran agama biasanya dididik dalam lembaga)lembaga pendidikan keagamaan dalam waktu yang lama dan dipersiapkan untuk akti0itas terorisme' 1$elompok ini biasanya memiliki /iri)/iri keagamaan tertentu' 3elihat trend pengeboman di *ndonesia pada dasawarsa terakhir ini dapat disimpulkan bahwa terorisme dengan moti:asi ajaran agama se/ara murni hamper dipastikan telah hilang' 7al itu, lanjutnya, karena komunitas agama di *ndonesia tidak menolerir segala bentuk aksi terorisme' +ahkan kelompok)kelompok yang dianggap keras sekalipun, seperti

;staA Abu +akar +aasyir dan 3ajelis 3ujahidin *ndonesia (33*), se/ara tegas menolak /ara)/ara yang dilakukan kelompok Noordin 3 Top' $ategori kedua, kelompok yang tereksploitasi' $elompok inilah yang mendominasi aksi)aksi terorisme di *ndonesia' Walaupun pelaku mendapatkan indoktrinasi dan sekaligus proyeknya dari anggota dalam jaringan teroris di *ndonesia, tetapi sebagian besar tidak mengenal dengan baik orang telah men/u/i otaknya (brainwashing), mereka yang dapat dieksploitasi menjadi suicide bombers (pelaku bom bunuh diri) adalah yang memiliki perasaan bersalah atau merasa hidupnya tak bermakna' Sebagian besar dari mereka berasal dari segmen pemuda yang bermasalah se/ara psikologis dan sosial, serta bukan berasal dari kelompok religius' 1Ciri)/irinya pun berbeda dengan kategori pertama' 3ereka tidak direkrut di masjid tetapi di jalan' Tentu mengeksploitasi segmen masyarakat seperti ini sangat mudah dan inilah yang menjadi 0enomena terorisme di *ndonesia,1 ujarnya' $ategori ketiga, dimoti:asi oleh balas dendam atas kekerasan oleh reAim ,rde +aru terhadap anggota keluarga mereka, $elompok ini dapat berasal dari keluarga >arul *slam (>*)' 7anya saja untuk saat ini tentu sangat susah mendapatkan keluarga >* yang masih mengalami trauma kekerasan yang diterima oleh keluarga mereka' Sedangkan kategori keempat adalah kelompok separatis yang berkembang di *ndonesia' (ada kenyataannya, kata Yon, kelompok itu telah melakukan trans0ormasi kepada gerakan politik dan berdamai dengan pemerintah *ndonesia' B. Tujuan Ter ris a' Tujuan 6angka (endek, meliputi 2 ' 3emperoleh pengakuan dari masyarakat lokal, nasional, regional maupun dunia internasional atas perjuangannya' !' 3emi/u reaksi pemerintah, o:er reaksi dan tindakan represi0 yang dapat mengakibatkan keresahan di masyarakat' &' 3engganggu, melemahkan dan mempermalukan pemerintah, militer atau aparat keamanan lainnya' .' 3enunjukkan ketidak mampuan pemerintah dalam melindungi dan mengamankan rakyatnya' 5' 3emperoleh uang atau perlengkapan' B' 3engganggu dan atau menghan/urkan sarana komunikasi, in0ormasi maupun transportasi'
6

C' 3en/egah atau menghambat keputusan dari badan eksekuti0 atau legislati0' -' 3enimbulkan mogok kerja' D' 3en/egah mengalirnya in:estasi dari pihak asing atau program bantuan dari luar negeri' "' 3empengaruhi jalannya pemilihan umum' ' 3embebaskan tawanan yang menjadi kelompok mereka' !' 3embalas dendam' b' Tujuan 6angka (anjang, meliputi 2 ' 3enimbulkan perubahan dramatis dalam pemerintahan, seperti re:olusi, perang saudara atau perang antar negara' !' 3engganti ideologi suatu negara dengan ideology kelompoknya' &' 3en/iptakan kondisi yang menguntungkan bagi pihak teroris selama perang gerilya' .' 3empengaruhi kebijakan pembuat keputusan baik dalam lingkup lokal, nasional, regional atau internasional' 5' 3emperoleh pengakuan politis sebagai badan hukum untuk mewakili suatu suku bangsa atau kelompok nasional D. Perkem!angan Ter risme "i In" nesia Terorisme sebuah 0enomena yang mengganggu' Aksi terorisme seringkali melibatkan beberapa negara' Sponsor internasional yang sesungguhnya adalah negara besar' 7arus dipahami bahwa terorisme sekarang telah mendunia dan tidak memandang garis perbatasan internasional' =esolusi >ewan $eamanan (++ Nomor &C& yang menetapkan Al Eaeda pimpinan ,sama bin Faden berada dibalik tragedi September !"" dan dinyatakan sebagai Terorisme yang harus diberantas oleh dunia telah menimbulkan berbagai reaksi dikalangan masyarakat internasional diantaranya mun/ul tanggapan yang menyatakan bahwa justru Amerika Serikat lah yang mensponsori aksi teror di dunia dengan membentuk konspirasi global yang didukung sekutunya dengan tujuan menghan/urkan *slam di *ndonesia tanggapan tersebut santer ketika mun/ulnya pernyataan (3 Senior Singapura Fee $uan Yeuw bahwa *ndonesia #Sarang Teroris% yang serta merta seluruh masyarakat *ndonesia menolak pernyataan tersebut dengan membakar gambar@patung (3 Singapura' Walaupun (olri berhasil menangkap para pelaku serta mengungkap jaringan Terorisme yang berada dibalik peristiwa tersebut, namun hal ini sangat berdampak pada
7

semua aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara' Atas hasil pengungkapan kasus peledakan bom +ali reaksi masyarakat yang semula /enderung apriori terhadap bom +ali, seolah)olah semua ini adalah hasil rekayasa internasional bersama pemerintah, kini telah bergeser dan mampu melihat 0akta se/ara obyekti0 melalui proses penanganan dan pengungkapan berbagai ma/am serta semua jaringan dan para pelaku serta taktik' Taktik yang sering dilakukan oleh para teroris adalah2 ' +om' Taktik yang sering digunakan adalah pengeboman' >alam dekade terakhir ini sering terjadi aksi teror yang dilaksanakan dengan menggunakan bom, baik di *ndonesia maupun di luar negeri, dan hal ini kedepan masih mungkin terjadi' !' (embajakan' (embajakan sangat populer dilan/arkan oleh kelompok teroris' (embajakan terhadap pesawat terbang komersial pernah terjadi di beberapa negara, termasuk terhadap pesawat Garuda *ndonesia di >on 3uang +angkok pada tahun D- ' Tidak menutup kemungkinan pembajakan pesawat terbang komersial masih akaan terjadi saat ini dan massa yang akan datang, baik di *ndonesia maupun di luar negeri' &' (embunuhan' (embunuhan adalah bentuk aksi teroris yang tertua dan masih digunakan hingga saat in' Sasaran dari pembunuhan ini seringkali telah diramalkan, teroris akan mengklaim bertanggungjawab atas pembunuhan yang dilaksanakan' Sasaran dari pembunuhan ini biasanya adalah pejabat pemerintah, penguasa, politisi dan aparat keamanan' >lam sepuluh tahun terakhir ter/atat !.B kasus pembunuhan oleh teroris seluruh dunia' .' (en/ulikan' Tidak semua penghadangan ditujukan untuk membunuh' >alam kasus kelompok gerilya Abu Saya0 di Hilipina, penghadangan lebih ditujukan untuk men/ulik personel, sepperti yang dilakukan oleh kelompok GA3 terhadap kameraman =CT* Irsa Siregar dan Hery Santoro di A/eh' (en/ulikan biasanya akan diikuti dengan tuntutan imbalan berupa uang atau tuntutan politik lainnya' 5' (enyanderaan' (erbedaan antara pen/ulikan dan penyanderaan dalam dunia terorisme sangat tipis' $edua bentuk operasi ini seringkali memiliki pengertian yang sama' (en/ulik biasanya menelan korbannya di tempat tersembunyi dan tuntutannya adalah berupa materi dan uang, sedangkan penyanderaan biasanya menahan sandera di tempat umum ataupun di dalam hutan seperti yang dilakukan oleh kelompok $elly $walik di (apua yang menyandera tim peneliti ForenA pada tahun DDB' Tuntutan penyannderaan lebih dari sekedar materi' +iasanya tuntutan politik lebih sering dilemparkan pada kasus penyanderaan ini'
8

E. Cara Agar Terhin"ar Dari Pengaruh Ter risme >alam rangka memerangi aksi terorisme, se/ara umum diperlukan persyaratan kesiapan yang meliputi 2 ) $esiapan dibidang politik, yakni perlunya dukungan masyarakat se/ara penuh bahwa terorisme adalah musuh bangsa dan negara yang harus dihadapi oleh segenap bangsa< !) $esiapan dibidang hukum, peraturan perudangan dibidang pemberantasan terorisme merupakan agenda mutlak, karena hukum ini akan memberikan kekuatan kepada semua pihak untuk menjerat pelaku terorisme, disadari bahwa hukum untuk menghadapi aksi teror kurang sejalan dengan semangat demokrasi dan 7A3< &) $esiapan bidang operasional, yakni menuntut kesiapan adanya satuan antiteror dan Fitbang teror, bekerjasama dengan semua pihak, permasalahannya adalah belum adanya aturan baku atau prosedur tetap yang baku dan mengikat semua pihak' 3asyarakat harus lebih menyadari tentang keadaan dirinya, menyadari proses yang dirinya sedang terlibat saat itu' ;ntuk teknik lowball, biasanya yang diserang adalah orang bertipe mudah merasa bersalah' 6adi saat diminta untuk berbuat sesuatu, tidak bisa menolak' Tak jauh beda dengan teknik lowball, teknik sugesti juga harus diwaspadai' $un/inya, masyarakat memang harus meningkatkan kesadaran diri' #+ila ada orang asing yang memberikan perhatian berlebihan, jangan ragu)ragu menolak' +iasanya pelaku)pelaku kejahatan tersebut mensugesti kita menuju ketenangan, bisa dengan memberikan kue atau bahkan mengajak ke suatu tempat' #. Hu!ungan Antara Islam$%iha" "an Ter risme *slam sering di/itrakan dengan2 kebrutalan, terorisme, 0undamentalisme, 0anatisme, keben/ian, dan keka/auan' +eberapa kejadian terorisme akhir)akhir ini terjadi di *ndonesia dan pelakunya hampir semuanya orang)orang *slam' $alangan +arat (orientalis) selalu mengaitkan akti:itas terorisme dengan *slam' Sebagian umat *slam memiliki 0aham yang tidak benar tentang ajaran *slam, misalnya tentang konsep jihad' >i antara penyebab mun/ulnya akti:itas #terorisme% dalam *slam adalah salah 0aham tentang jihad'

a' $onsep *slam

(engertian *slam se/ara Itimologis yaitu *slam berasal dari kata salam yang berarti damai, sejahtera, selamat, tenteram' >ari salam mun/ul kata islam yang berarti mendamaikan, menyelamatkan, mensejahterakan, menenteramkan' $ata islam bisa juga berarti pasrah, tunduk, patuh, berserah diri, dll' Sedangkan pengertian *slam se/ara Terminologis yaitu *slam adalah agama Allah yang diperintahkan kepada Nabi 3uhammad untuk mengajarkan pokok)pokok serta aturan)aturannya dan menugaskannya untuk menyampaikan kepada seluruh manusia agar memeluknya sebagai agama' *slam adalah sistem akidah, syariah, dan akhlak yang mengatur hidup dan kehidupan manusia dalam berbagai hubungan (hablun minallah hablum ? minananas) agar manusia memperoleh kedamaian baik di dunia dan di akhirat' Selanjutnya mari kita /ermati dan kita tela9ah kembali ajaran *slam, agama yang diridlai Allah SWT, sebagai petunjuk bagi manusia dalam men/apai kebahagiaan hidupnya di dunia yang sedang kita jalani sekarang ini, maupun kebahagiaan hidup yang haJiJi di akhirat kelak' Allah SWT mengutus nabi 3uhammad SAW dengan membawa agama *slam di tengah)tengah manusia ini sebagai rahmat, dan merupakan suatu kenikmatan yang besar bagi manusia bukan suatu mushibah yang membawa malapetaka' Allah SWT ber0irman 2

Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam' KES' Al)AnbiyaL 2 "CM'

PEN&ERTIAN TER'RISME Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada ummat manusia seluruhnya, sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui' KES' SabaL 2 !-M

Sedangkan dalil N dalil hadisnya yaitu2


10

O=asulullah saw' bersabda, #7ai 9Aisyah, sesungguhnya Allah itu 3aha $asih Sayang dan senang kepada kasih sayang, dan >ia memberi (kebaikan) pada kasih sayang itu apa)apa yang >ia tidak berikan kepada kekerasan, dan tidak pula >ia berikan kepada apapun selainnya%' K7=' 3uslimM' O$ejahatan dan perbuatan jahat, keduanya sama sekali bukan ajaran *slam' >an orang yang paling baik *slamnya ialah yang paling baik akhlaknya' K7=' Ahmad M' 3aka dari itu dapat dikatakan bahwa terorisme dengan menggunakan kekerasan, kekejaman serta kebengisan dan /ara)/ara lain untuk menimbulkan rasa takut dan ngeri pada manusia untuk men/apai tujuan jelas bertentangan dengan ajaran *slam dan islam bertujuan untuk menuntun manusia dalam men/apai kebahagiaan hidupnya dengan dilandasi rasa kasih sayang hanya semata)mata mengharap rido Allah swt' b' $onsep 6ihad (engertian 6ihad se/ara har0iah, kata jihad berasal dari bahasa Arab jahada yajhadu - juhdan jihad yang berarti berjuang, bersungguh)sungguh, memberikan yang terbaik, mengerahkan tenaga untuk men/apai tujuan' Se/ara istilah jihad berarti melakukan yang terbaik untuk menegakkan hukum Allah, membangun, dan menyebarkannya (3' 7ani00 7assan, !""C)' 6ihad dalam *slam disebut jihad fi sabilillah (jihad di jalan Allah)' 6ihad identik dengan perang atau peperangan' Sebenarnya jihad tidak hanya dalam bentuk perang se/ara 0isik, tetapi juga non)0isik' Segala usaha untuk menegakkan kalimat Allah (ajaran *slam) se/ara umum disebut jihad' 3endakwahkan *slam melalui berbagai kesempatan bisa disebut jihad' 7ukum melakukan jihad adalah Hardlu 9Ain atau Hardlu $i0ayah' 7ukum N hukum yang mengatur tentang jihad antara lain2 ' (ermulaan perintah jihad@perang2 >an perangilah di jalan Allah orang)orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang)orang yang melampaui batas (ES' Al)+aJarah2 D")' Telah diiAinkan (berperang) bagi orang)orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya' >an sesungguhnya Allah, benar)benar 3aha $uasa menolong mereka itu (ES' Al)7ajj2 &D)' !' $eutamaan 6ihad

11

Sesungguhnya orang)orang yang beriman, orang)orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah 3aha (engampun lagi 3aha (enyayang (ES' Al)+aJarah2 ! -)' $arena itu hendaklah orang)orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah' +arangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan $ami berikan kepadanya pahala yang besar (ES' Al)Nisa82 C.)' Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai LuAur dengan orang)orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya' Allah melebihkan orang)orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang) orang yang duduk satu derajat' $epada masing)masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang)orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar (ES' Al)Nisa82 D5)' /' $onsep Terorisme Terorisme dalam (erpu No'! !""! dide0inikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradaban serta merupakan salah satu an/aman serius terhadap kedaulatan setiap negara karena terorisme sudah merupakan kejahatan yang bersi0at internasional yang menimbulkan bahaya terhadap keamanan, perdamaian dunia serta merugikan kesejahteraan masyarakat sehingga perlu dilakukan pemberantasan se/ara beren/ana dan berkesinambungan sehingga hak asasi orang banyak dapat dilindungi dan dijunjung tinggi' Terorisme adalah perbuatan melawan hukum atau tindakan yang mengandung an/amana dengan kekerasan dan paksaan terhadap indi:idu atau hak milik untuk memaksa atau mengintimidasi pemerintah atau masyarakat dengan tujuan politik, agama dan idiologi' Atau bisa diartikan sebagai tindakan yang menggunakan kekerasan atau an/aman kekerasan yang berlatar belakang politik atau kekuasaan dalam suatu pemerintahan negara' Ayat Al) Jur8an 2 a' >an perangilah di jalan Allah orangorang yang memerangi kamu' >an janganlah kamu melampaui batas' Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang)orang yang melampaui batas (ES' Al)+aJarah2 D")' b' >an siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda)kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya< sedang Allah mengetahuinya' Apa saja yang kamu na0kahkan pada
12

jalan Allah nis/aya akan dibalasi dengan /ukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)' (ES' Al)An0al2 B")' /' (erangilah orang)orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan =asulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang) orang) yang diberikan Al)$itab kepada mereka, sampai mereka membayar jiAyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk (ES' Al)Taubah2 !D)' (aham yang mengarah pada terorisme adalah2 ' Hundamentalisme, yaitu suatu pandangan yang ditegakkan atas keyakinan, baik yang bersi0at agama, politik, dan budaya, yang dianut oleh pendiri yang menanamkan ajaran)ajarannya di masa lalu dalam sejarah' !' Atau aliran pemikiran keagamaan yang /enderung mena0sirkan teks)teks keagamaan se/ara rigid (kaku) dan literalis (tekstual)' &' (aham)paham yang lain misalnya radikalisme, ekstrimisme, dan separatisme juga /enderung ke arah terorisme' Se/ara kategoris, gerakan terorisme dilihat dari aspek spiritnya, dapat dibedakan dalam beberapa kategori, diantaranya2 ' Semangat Nasionalisme (ejuang kemerdekaaan, umumnya menggunakan kekerasan politik untuk melawan reAim penjajah' 3emang kekerasan politik tidak selalu identik dengan terorisme' $ekersan politik dalam artian kerusuhan massal, perang saudara, re:olusi, atau perang antar bangsa, tidak termasuk kategori terorisme' Namun demikian, terorisme itu sendiri sering terjadi berkaitan kekerasan)kekerasan politik tersebut' Contoh terorisme dengan spirit nasionalisme ini dapat ditemukan di AljaAair, (alestina, dan sejumlah negara jajahan di masa suburnya kolonialisme' !' Semangat Separatisme Terorisme karena semangat separatis juga dapat terjadi melalui kekerasan politik' $ekerasan politik yang dipilih sebagai perjuangan oleh kaum separatis, /enderung diklaim sebagai bentuk teror oleh opini dunia' (emberanian opini dunia itu sangat logis' Sebab, kekerasan politik yang dieksploitasi gerakan separatis selalu memenuhi premis dasar terorisme, yaitu menggunakan an/aman kekerasan dan atau kekerasan untuk menimbulkan ketakutan di lingkungannya' 3enurut mereka pembunuhan dengan tujuan untuk mendapatkan keadilan bukanlah soal yang harus
13

dirisaukan, bahkan sasarannya adalah mereka yang tidak berdosa' Gerakan separatisme jenis ini hampir terdapat di banyak negara, seperti< *=A di *rlandia, 3a/an Tamil Ialam di Srilanka, S(FA di Sudan, 3NFH di (hilipina dan Gerakan A/eh 3erdeka, =epublik 3aluku Selatan atau ,rganisasi (apua 3erdeka di *ndonesia' &' Semangat =adikalisme Agama $elompok)kelompok radikal agama pun ditengarai menggunakan teror untuk memperjuangkan kepentingannya' $ekerasan politik dalam bentuk teror seringkali dijadikan sebagai alat untuk men/apai tujuan' $elompok jihad di 3esir, jihad di Yaman, National slamic !ront di Sudan, Al)Eaedah yang berbasis di A0ganistan, 6amaah *slamiyah yang berbasis di malaysia, atau kelompok)kelompok radikal Yahudi seperti 7aredi, Gush Imunim, $a/h $abane di *srael adalah sekedar /ontoh elemen)elemen dengan spirit radikalisme agama yang /enderung mengedepankan budaya kekerasan dan terorisme' .' Gerakan Terorisme yang didorong oleh Spirit +isnis Narcoterorism di 3yanmar yang dikenal dengan sebutan "nited #ar $tate %rmy adalah kelompok teroris yang berlatar belakang perdagangan narkotika dan obat)obatan terlarang' >i 6epang juga dikenal &aku'a, yaitu organisasi di kalangan dunia hitam yang melakukan bisnis illegal dengan mengedepankan metode teror sebagai /ara untuk men/apai tujuan' >alam hukum pidana *slam terorisme dimasukkan dalam golongan (arimah )irabah, yaitu tindak pidana yang dilakukan oleh orang, yaitu pengambilan barang@harta milik orang lain se/ara terang)terang disertai tindak kekerasan' (eristiwa sema/am ini dapat disebut sebagai perampokan' 7ukum *slam menetapkan bahwa setiap manusia memiliki hak untuk melindungi nyawa, harta, kehormatan dan nama baik mereka' >ilarang melakukan pelanggaran terhadap nyawa, harta, kehormatan, dan nama baik orang lain (ES' Al)+aJarah2 D")' ,rang yang mengganggu hak keamanan orang lain tidak mendapat jaminan hukum keamanan umum sebesar pelanggaran dan penindasannya terhadap hak keamanan orang lain (ES' Al)+aJarah2 D.)' >alam peperangan, para wanita, anak)anak, dan orang)orang lanjut usia serta warga sipil yang hidup saat itu tidak boleh diganggu atau diperlakukan tidak adil meskipun mereka memiliki hubungan dengan musuh dalam hubungan bernegara dan kewarganegaraan' Air, kebun, tanah pertanian, peternakan, dan semua jenis bangunan non)

14

militer serta semua bangunan yang dapat ditinggali dan semua wujud kehidupan, tidak boleh diganggu atau dirusak'

+A+ *** (IN;T;( +' $esimpulan


15

Terorisme adalah kekerasan atau an/aman kekerasan yang diperhitungkan sedemikian rupa untuk men/iptkan suasana ketakutan dan bahaya dengan maksud menarik perhatian nasional atau internasional terhadap suatu aksi maupun tuntutan' Ciri)/iri terorisme adalah 2 ' ,rganisasi yang baik, berdisiplin tinggi ? militant !' 3empunyai tujuan politik, ideologi tetapi melakukan kejahatan kriminal untuk men/apai tujuan' &' Tidak mengindahkan norma)norma uni:ersal yang berlaku, seperti agama, hukum dan 7A3' .' 3emilih sasaran yang menimbulkan e0ek psikologis yang tinggi untuk menimbulkan rasa takut dan mendapatkan publikasi yang luas' 5' 3enggunakan /ara)/ara antara lain seperti 2 pengeboman, pen/ulikan, penyanderaan, pembajakan dan sebagainya yang dapat menarik perhatian massa@publik' *slam adalah agama yang membawa pesan perdamaian dan ketenteraman' *slam juga agama rahmatan lil *alamin (rahmat@kasih sayang bagi semuanya)' *slam juga agama yang menjunjung tinggi toleransi' 6ihad merupakan sarana yang e0ekti0 untuk menegakkan *slam dan ditempuh dengan berbagai /ara' Terorisme adalah gerakan)gerakan ber/irikan kekerasan, menyebabkan ketakutan, dan mengakibatkan kerusakan' 6adi, terorisme sangat bertentangan dengan nilai)nilai *slam, sehingga *slam sangat anti terorisme' Terorirsme apapun alasannya, apapun bentuknya harus ditertibkan ' C' Saran Setiap tindakan kaum teroris adalah tindakan kriminal' ,leh karena itu, kita sebagai masyarakat yang mempunyai moral, pendidikan, dan etika sudah selayaknya tidak terjerumus hal)hal yang berhubungan dengan tindakan terorisme ataupun tindakan kriminal lainnya' Selain itu, penyuluhan terhadap bahaya terorisme di sekitar kita perlu diadakan untuk antisipasi terpengaruhnya masyarakat awam terhadap terorisme' >AHTA= (;STA$A Abdul Wahid, dkk' !"".' Kejahatan +erorisme ,erspektif %gama, )%-, dan )ukum' +andung2 (T' =a0ika Aditama'

16

Anonime' !"

' ,engamat (aringan +eroris di ndonesia ' http2@@www'antaranews'/om

diakses pada tanggal . No:ember !" &' Anonime' !" "' ,erkembangan %ntara %gama slam dan ancaman terorisme di ndonesia ' http2@@nuneAbaehaJi'wordpress'/om diakses pada tanggal . No:ember !" &'

17