Anda di halaman 1dari 4

BAB VII SEKRUP DAYA

Sekrup daya adalah suatu alat yang digunakan dalam permesinan untuk mengubah gerakan
sudut menjadi gerakan linier, dan biasanya memindahkan daya. Pemakaian yang umum
antara lain: sekrup penuntun pada mesin bubut, sekrup untuk ragum, alat penekan,
dongkrak ulir, dll. Jenis ulir yang digunakan antara lain : ulir persegi, ulir trapesium, dan
ulir gigi gergaji.
7.1 SEKRUP DAYA DENGAN ULIR PERSEGI
(a) (b)
Gambar 7.1 a. ongkrak ulir b. Posisi kerah (!ollar)
"eterangan:
# $ beban P
1
$ gaya pemutar pada ujung handel (standart argonomis)
d! $ diameter inti ulir,m do $ diameter luar ulir, m
% $ gaya gesek, kg r! $ radius !ollar (kerah), m
$ sudut gesek $ sudut kisar, tan
&1
'((.d)
P $ gaya gesek pada radius pit!h '1 $ panjang handel, m
d $ diameter pit!h ulir, !m )n $ gaya normal, kg
$ koe%isien gesek ulir )! $ radius !ollar
' $ kisar
7.1.1 Torsi Untuk Mengangkat Bean
*esar gaya pengangkat pada radius jarak bagi, P:
P $ # tan ( + )
*esar torsi untuk mengangkat beban ,1 ditentuan dengan rumus hubungan :
,1 $ P . d(- $ # . tan ( + ) . d(-
*ila mesin dilengkapi dengan kerah (!ollar) maka akan timbul torsi gesek perla.anan, ,
-
.
*esar ,
-
$ !. #. r
!
,orsi total:
, $ ,
1
+ ,
-
$ # . tan ( + ) . d(- + !.r
!
$ # / tan ( + )d(- + !. r
!
)0
*ila pengangkatan benda tersebut dilengkapi dengan lengan pengangkat, maka torsi
pemutar harus sama dengan torsi total, sehingga persamaan menjadi :
P
1
. '
1
$ # / tan ( + )d(- + !. r
m
)0
dengan:
P
1
$ gaya pemutar pada ujung handle
'
1
$ panjang tuas
12
7.1.! Torsi Untuk Menurunkan Bean
Gaya yang diperlukan untuk menurunkan beban adalah:
P $ # tan (& )
,orsi untuk menurunkan beban adalah:
, $ # . tan (& ) d(- + #. !. r
!
)0
$ # /tan (& ) d(- + !. r
!
)0

(a) (b) (!)
Gambar 7.- a. Sudut kisar, b. ** ulir mengangkat beban !. ** enurunkan beban
7.! SEKRUP DAYA DENGAN ULIR TRAPESIUM
Sekrup daya dengan ulir trape3ium merupakan modi%ikasi ulir persegi.
7.!.1 Torsi untuk "engangkat ean
Gambar 7.2 Gaya&gaya pada ulir trapesium
,orsi untuk mengangkat beban adalah :
, $ 1
]
1

'


+
! ! m
r .
n !os ( tan 1
n !os ( tan
r #
dengan :
, $ torsi untuk mengangkat beban # $ beban
r
m
$ radium rata&rata $ dm(- r! $ radius e%ekti% rata&rata
$ koe%isien gesek ulir ! $ koe%isien gesek kerah
n $ sudut normal. 4ubungan sudut normal, sudut ulir dan sudut kisar adalah :
n # tan n # tan .$os
$ 5 sudut ulir
16
7.!.! Torsi Untuk Menurunkan Bean
7ntuk menurunkan beban, maka torsi yang diperlukan adalah:
, $ 1
]
1

'

+
+
c c m
r
n
n
r W .
!os ( tan 1
!os ( tan



4arga torsi ini dapat bergharga positip atau negatip, positip artinya untuk menurunkan
beban harus dikeluarkan gaya untuk memutar handel, sedangkan bila bertanda negatip
berarti bah.a beban .alaupun dibiarkan saja mur sudah akan memutar dengan sendirinya.
7.% E&ISIENSI MEKANIS ULIR
8%isiensi mekanis ulir untuk menaikkan beban akan berbeda dengan menurunkan beban.
8%isiensi mekanis dide%inisikan sebagai: perbandingan antara kerja keluaran dankerja
masukan. 8%isiensi untuk menaikkan beban adalah:
$
, . . -
kisar 9 #

$
: 1;; 9
r .
n (!os & 1
n (!os tan
. r
r . tan
! ! m
m
+

+

'(NT() S(AL
1. "lem < mempunyai data sebagai berikut : diameter terluar $ 1- mm, diameter inti $
=,>12mm, pit!h $ 1,71 mm (ulir tunggal). "oe%isien gesek ulir dan mur $ ;,1-. "oe%isien
gesek kolar $ ;,-1. )adius rata&rata kolar $ ? mm. *eban # $ 6;;; @. Gaya pemutar
handel P1 $ >; @. Sudut ulir - $ ?;
o
. 4itung panjang handel yang sesuai digunakan.
Gambar 7.6 "lem <
Penyelesaian:
7ntuk mengklem berarti identik dengan mengangkat beban #, sehingga momen torsinya
adalah :
, $ 1
]
1

'


+
! ! m
r .
n !os ( tan 1
n !os ( tan
r #
r
m
$
( ) 6? , 1 >12 , = 1- 6 1 +
mm.
tan $
;1= , ;
6? , 1 . - .
71 , 1
rm . - .
"isar

, maka $ -,=>
o
.
tan n $ tan .!os , maka n $ -=,=7
o
.
, $ 1
]
1

'


+
!
o o
o o
r . !
=7 , -= !os ( => , - tan 1
=7 , -= !os ( => , - tan
;;16? , ; 6;;;
$ 1;,1? @&m.
7ntukmenghitung panjang handel digunakan rumus :
, $ P
1
9 '
1;,1? $ >; 9 '
' $ ;,1-7 m.
S(AL*S(AL
11
/10. ongkrak ulir ditunjukkan seperti gambar. Pada ujung ba.ah dikenakan torsi sebesar
6; @m. *eban # diletakkan pada mur dan bisa bergerak naik dan turun melalui alur. 7lir
yang digunakan ulir trapesium tripel dengan diameter terluar 6> mm. Pit!h, p $ > mm.
"oe%isien gesek ulir ;,11. Gesekan pada bantalan diabaikan. Sudut ulir ((-) $ 11
o
.
,entukan beban # yang mampu diangkat.
Gambar 7.1
/-0. 4itung torsi yang digunakan pada soal nomor 1 bila pesa.at angkat tadi digunakan
untuk mengangkat beban # sebesar 1; k@.
/20. 4itung torsi yang digunakan pada soal nomor 1 untuk menaikkan dan menurunkan
besan sebesar 127; k@.
/60. "lem < digunakan untuk menjepit benda kerja dengan gaya !ekam sebesar, $ 1;;; @.
7lir yang digunakan adalah ulir metris ganda. Jarak bagi (pit!h) $ 1,71 mm. iameter
terluar 1- mm. iameter inti =,>12 mm. "oe%isien gesek ulir ;,11. "oe%isien gesek kolar
;,2. )adius kolar rata&rata $ > mm. Panjang handel 11 !m. ,entukan gaya pemutar
operator pada ujung handel.
/10. Seperti soal nomor 6 bila jenis ulir adalah tripel dan tunggal. ,entukan besar gaya
pemutar pada ujung handel.
/?0. "lem mekanik, dengan data: diameter terluar ulir 16 mm, diameter inti 1- mm, pit!h
1,1mm, radius kolar 1mm, koe%isien gesek kolar $ koe%isien gesek ulir ;,11. Gaya pemutar
handel 1;; @. ,entukan: gaya pengeklem pada benda kerja, #.
Gbr. 7.? "lem mekanik
1?