Anda di halaman 1dari 27

1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hipertensi adalah suatu penyakit yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah normal. Menurut JN !"# menyatakan $ah%a seseorang dikatakan hipertensi &ika tekanan darah sistolik 1'( mmHg atau le$ih dan tekanan darah diastolik )( mHg atau le$ih. Hipertensi adalah *aktor resiko keempat dari enam *aktor resiko ter$esar penye$a$ penyakit kardio+askuler.1#, Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang men&adi masalah kesehatan penting di seluruh dunia karena pre+alensinya yang tinggi dan terus meningkat serta hu$ungannya dengan penyakit kardio+askuler# stroke# retinopati# dan penyakit gin&al. Hipertensi &uga men&adi *aktor risiko ketiga ter$esar penye$a$ kematian dini setelah stroke dan tu$erkulosis. The Third Nacional Health and Nutrition Examination Survey mengungkapkan $ah%a hipertensi mampu meningkatkan risiko penyakit &antung koroner se$esar 1,- dan meningkatkan risiko stroke se$esar ,'-..#' Menurut laporan pertemuan /H0 di Jene%a tahun ,((, didapatkan pre+alensi penyakit hipertensi 11!."- dari populasi penduduk de%asa di dunia. 2etengah dari populasi penduduk dunia yang $erusia le$ih dari 3( tahun menderita hipertensi. Angka Proportional Mortality Rate aki$at hipertensi di seluruh dunia adalah 1.- atau sekitar "#1 &uta kematian." 2elain itu pada tahun ,((1# /H0 &uga melaporkan penelitian di Bangladesh dan 4ndia dengan hasil pre+alensi hipertensi 31- dari &umlah penduduknya# dengan pre+alensi tertinggi pada penduduk di daerah perkotaan. 2esuai dengan data /H0 $ulan 2eptem$er ,(11# dise$utkan $ah%a hipertensi menye$a$kan 5 &uta kematian per tahun di seluruh dunia dan 1#1 &uta kematian per tahun di %ilayah Asia 6enggara.' Berdasarkan data Depkes ,((5# pre+alensi hipertensi di 4ndonesia se$esar .1."-. akupan diagnosis hipertensi oleh tenaga kesehatan hanya men7apai ,'.(-# atau dengan kata lain se$anyak "3.(- ke&adian hipertensi dalam masyarakat $elum terdiagnosis. Pre+alensi hipertensi di Ja%a dan 2umatera

memiliki pre+alensi yang le$ih tinggi dari pre+alensi nasional. dimana 8okan Hilir 9'"."'-: dan ;uantan 2ingingi 9'3.,)-: merupakaan dua daerah di ;epulauan 8iau yang memiliki pre+alensi hipertensi tinggi di pulau 2umatera. Data dari puskesmas pekan la$uhan mengenai 1( penyakit ter$esar di %ilayah puskesmas pekan la$uhan tahun ,(1,# menun&ukkan $ah%a hipertensi $erada pada posisi kedua se$anyak 1)5( kasus.1#3#" Hipertensi merupakan penyakit dengan $er$agai kausa. Ber$agai penelitian telah mem$uktikan $er$agai *aktor risiko 9determinan: yang $erpengaruh terhadap tim$ulnya hipertensi. Hasil studi se$elumnya menye$utkan *aktor pemi7u hipertensi dapat di$edakan men&adi yang tidak dapat dikontrol seperti ri%ayat keluarga# &enis kelamin# dan usia# serta *aktor yang dapat dikontrol seperti pola konsumsi makanan yang mengandung natrium# perilaku merokok# o$esitas# dan stress.,#. Hipertensi $ersi*at diturunkan atau $ersi*at genetik. 4ndi+idu dengan ri%ayat keluarga hipertensi mempunyai risiko dua kali le$ih $esar untuk menderita hipertensi daripada orang yang tidak mempunyai keluarga dengan ri%ayat hipertensi. 0$esitas dapat meningkatkan ke&adian hipertensi. Hal ini dise$a$kan lemak dapat menim$ulkan sum$atan pada pem$uluh darah sehingga dapat meningkatkan tekanan darah. Asupan garam yang tinggi akan menye$a$kan pengeluaran $erle$ihan dari hormon natriouretik yang se7ara tidak langsung akan meningkatkan tekanan darah. ;e$iasaan merokok $erpengaruh dalammeningkatkan risiko hipertensi %alaupun mekanisme tim$ulnya hipertensi $elum diketahui se7ara pasti. 2tress akan meningkatakan resistensi pem$uluh darah peri*er dan keluaran &antung. 2elain itu# stress dapat menstimulasi system sara* simpatik. 2tress yang tidak dikelola dengan $aik dapat menim$ulkan $er$agai penyakit yang salah satunya adalah hipertensi.,#.#1 Berdasarkan data!data terse$ut# maka penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian tentang determinan penyakit hipertensi pada pasien puskesmas pekan la$uhan tahun ,(1..

1.,.

8umusan Masalah Berdasarkan latar $elakang masalah yang telah dikemukakan di atas# maka

yang men&adi masalah adalah< =Bagaimanakah determinan penyakit hipertensi pada pasien puskesmas pekan la$uhan tahun ,(1.>? 1... 6u&uan Penelitian Untuk mengetahui determinan penyakit hipertensi pada pasien. 1...,. 6u&uan ;husus @ang men&adi tu&uan khusus dalam penelitian ini adalah< 1. ,. .. 1.'. 1. Mendeskripsikan karakteristik demogra*i su$&ek penelitian Mengidenti*ikasi determinan penyakit hipertensi $aik yang dapat dimodi*ikasi ataupun tidak dimodi*ikasi pada su$&ek penelitian Menganalisis hu$ungan antara determinan dengan penyakit hipertensi

1...1. 6u&uan Umum

Man*aat penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat< Bagi peneliti Menam$ah %a%asan dan pengetahuan peneliti mengenai determinan penyakit hipertensi pada pasien. ,. Bagi pasien 4n*ormasi dari penelitian ini dapat di&adikan se$agai $ahan re*erensi untuk mengetahui *aktor!*aktor penyakit hipertensi dan memoti+asi masyarakat untuk mengikuti program kesehatan yang dilakukan untuk mengendalikan determinan yang sudah ter$ukti $erhu$ungan dengan ke&adian hipertensi. .. Bagi pemerintah setempat 4n*ormasi dari penelitian ini dapat men&adi masukan se$agai dasar pem$entukan program kesehatan untuk mengendalikan determinan penyakit hipertensi.

'

'. Bagi Puskesmas 4n*ormasi dari penelitian ini dapat men&adi masukan untuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di$idang pre+enti* untuk mengendalikan determina dan menurunkan angka ke&adian hipertensi melalui edukasi dan promosi kesehatan.

BAB , 64NJAUAN PU26A;A ,.1. Hipertensi Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik yang menetap. Pada %aktu anda mem$a7a tekanan darah $agian atas adalah tekanan darah sistolik# sedangkan $agian $a%ah adalah tekanan diastolik. 6ekanan sistolik 9$agian atas: adalah tekanan pun7ak yang ter7apai pada %aktu &antung $erkontraksi dan memompakan darah melalui arteri. 2edangkan tekanan diastolik 9angka $a%ah: adalah tekanan pada %aktu &atuh ke titik terendah dalam arteri. 2e7ara sederhana seseorang dise$ut hipertensi apa$ila tekanan darah sistolik di atas 1'( mmHg dan tekanan diastolik le$ih $esar dari )( mmHg. 6ekanan darah yang ideal adalah 1,(A5( mmHg.1#. ,.1.,. Epidemiologi Penyakit hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah yang mem$eri ge&ala yang $erlan&ut untuk suatu target organ# seperti stroke untuk otak# penyakit &antung koroner untuk pem$uluh darah &antung dan untuk otot &antung. Penyakit ini telah men&adi masalah utama dalam kesehatan masyarakat yang ada di 4ndonesia maupun di $e$erapa negara yang ada didunia.1 Menurut laporan pertemuan /H0 di Jene%a tahun ,((, didapatkan pre+alensi penyakit hipertensi 11!."- dari populasi penduduk de%asa di dunia. 2etengah dari populasi penduduk dunia yang $erusia le$ih dari 3( tahun menderita hipertensi. Angka Proportional Mortality Rate aki$at hipertensi di seluruh dunia adalah 1.- atau sekitar "#1 &uta kematian." 2elain itu pada tahun ,((1# /H0 &uga melaporkan penelitian di Bangladesh dan 4ndia dengan hasil pre+alensi hipertensi 31- dari &umlah penduduknya# dengan pre+alensi tertinggi pada penduduk di daerah perkotaan. 2esuai dengan data /H0 $ulan 2eptem$er ,(11# dise$utkan $ah%a hipertensi menye$a$kan 5 &uta kematian per tahun di seluruh dunia dan 1#1 &uta kematian per tahun di %ilayah Asia 6enggara.'

,.1.1. De*inisi

Berdasarkan data Depkes ,((5# pre+alensi hipertensi di 4ndonesia se$esar .1."-. akupan diagnosis hipertensi oleh tenaga kesehatan hanya men7apai ,'.(-# atau dengan kata lain se$anyak "3.(- ke&adian hipertensi dalam masyarakat $elum terdiagnosis. Pre+alensi hipertensi di Ja%a dan 2umatera memiliki pre+alensi yang le$ih tinggi dari pre+alensi nasional. dimana 8okan Hilir 9'"."'-: dan ;uantan 2ingingi 9'3.,)-: merupakaan dua daerah di ;epulauan 8iau yang memiliki pre+alensi hipertensi tinggi di pulau 2umatera. Data dari puskesmas pekan la$uhan mengenai 1( penyakit ter$esar di %ilayah puskesmas pekan la$uhan tahun ,(1,# menun&ukkan $ah%a hipertensi $erada pada posisi kedua se$anyak 1)5( kasus.1#3#" Di$a%ah usia '1 tahun# laki!laki memiliki kemungkinan terkena hipertensi di$andingkan perempuan. Diatas usia '1 tahun# kemungkinan laki!laki dan perempuan terkena hipertensi $erim$ang. Perempuan yang menggunakan kontrasepsi oral# terutama %anita tua dan gemuk# memiliki resiko ,A. le$ih tinggi dari perempuan yang tidak menggunakan.5 ,.1... ;lasi*ikasi Hipertensi dapat diklasi*ikasikan men&adi 1. Berdasarkan Etiologi,#. a. Hipertensi esensialAprimer. 6idak &elas penye$a$nya dan merupakan se$agian $esar B )(- dari seluruh ke&adian hipertensi. Hipertensi esensial adalah penyakit multi*aktoral yang tim$ul terutama karena interaksi antara *aktor! *aktor risiko tertentu. $. Hipertensi sekunder Hipertensi yang penye$a$nya dapat diketahui# sering $erhu$ungan dengan $e$erapa penyakit misalnya gin&al# &antung koroner# dia$etes# kelainan sistem syara* pusat. Jumlah ke&adiannya men7apai B 1(-.

"

,. Berdasarkan Dera&at Hiptertensi1#,#. Dera&at hipertensi menurut JN !" ;lasi*ikasi 6ekanan Darah 6D2 9mmHg: 6D2 9mmHg: Normal C1,( C5( Pra!hipertensi 1,( D 1.) 5( D 5) Hipertensi Dera&at 4 1'( D 11) )( D )) Hipertensi Dera&at 44 E13( E1(( 6a$el ,.1. ;lasi*ikasi 6ekanan Darah Menurut JN !"1 ,.1.'. Fe&ala ;linis Fe&ala!ge&ala penyakit yang $iasa ter&adi $aik pada penderita hipertensi# maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal hipertensi yaitu sakit kepala# pusing# gelisah# &antung $erde$ar# perdarahan hidung# sukar tidur# sesak na*as# 7epat marah# telinga $erdenging# tekuk terasa $erat# dan $erde$ar..#3 ,.1.1. Diagnosis E+aluasi pasien hipertensi mempunyai tiga tu&uan yaitu<.#1 1. Mengidenti*ikasi penye$a$ hipertensi. ,. Menilai adanya kerusakan organ target dan penyakit kardio+askuler# $eratnya penyakit# serta respon terhadap pengo$atan. .. Mengidenti*ikasi adanya *aktor risiko kardio+askuler lain atau penyakit penyerta# yang ikut menentukan prognosis dan ikut menentukan panduan pengo$atan Diagnosis hipertensi tidak dapat ditegakkan dalam satu kali pengukuran# dan hanya dapat ditetapkan setelah dua kali atau le$ih pengukuran pada kun&ungan $er$eda# ke7uali terdapat kenaikkan tinggi atau ge&ala!ge&ala klinis yang menyertai. Pengukuran tekanan darah dilakukan dalam keadaan pasien duduk# setelah $eristirahat selama 1 menit. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah dise$ut spigmomanometer. Ada $e$erapa &enis spigmomanometer# tetapi yang paling umum terdiri dari se$uah manset karet dengan di$alut $ahan yang di*iksasi disekitarnya se7ara merata tanpa menim$ulkan konstriksi.,#.#' Anamnesis yang dilakukan meliputi tingkat hipertensi dan lama menderitanya# pengo$atan antihipertensi se$elumnya# ri%ayat dan ge&ala!ge&ala

penyakit

yang

$erkaitan

seperti

penyakit

&antung

koroner#

penyakit

sere$ro+askuler dan lainnya. Apakah terdapat ri%ayat penyakit dalam keluarga# ge&ala!ge&ala yang $erkaitan dengan penyakit hipertensi# ge&ala kerusakan organ# peru$ahan akti*itas atau ke$iasaan se$agai *aktor risiko hipertensi 9seperti merokok# konsumsi makanan# ri%ayat dan *aktor pri$adi# keluarga# lingkungan# peker&aan# dan lain!lain:..#3 Pemeriksaan penun&ang yang dapat dilakukan antara lain pemeriksaan la$oratorium rutin yang dilakukan se$elum memulai terapi# dengan tu&uan untuk menentukan adanya kerusakan organ dan *aktor risiko lain atau men7ari penye$a$ hipertensi. Pada umumnya dilakukan pemeriksaan urinalisa# darah peri*er lengkap# kimia darah 9kalium# natrium# kreatinin# gula darah puasa# kolesterol total:# dan E;F..#1 ,.1.3. Penatalaksanaan 6u&uan pengo$atan pasien hipertensi adalah<'#1 1. 6arget tekanan darah yatiu C1'(A)( mmHg dan untuk indi+idu $erisiko tinggi seperti dia$etes melitus# gagal gin&al target tekanan darah adalah C1.(A5( mmHg. ,. Penurunan mor$iditas dan mortalitas kardio+askuler. Penatalaksanaan hipertensi dapat di$agi men&adi , $agian yaitu se7ara non *armakologis dan se7ara *armakalogis. 1. Non Garmakologis,#.#1 6erapi non *armakologis terdiri dari menghentikan ke$iasaan merokok# menurunkan $erat $adan $erle$ih# konsumsi alkohol $erle$ih# asupan garam dan asupan lemak# latihan *isik serta meningkatkan konsumsi $uah dan sayur.

a. Menurunkan $erat $adan $ila status giHi $erle$ih

Peningkatan $erat $adan di usia de%asa sangat $erpengaruh terhadap tekanan darahnya. 0leh karena itu# mana&emen $erat $adan sangat penting dalam pre+ensi dan kontrol hipertensi. $. Meningkatkan akti*itas *isik 0rang yang akti+itasnya rendah $erisiko terkena hipertensi .(!1(daripada yang akti*. 0leh karena itu# akti+itas *isik antara .(!'1 menit se$anyak I.JAhari penting se$agai pen7egahan primer dari hipertensi. 7. Mengurangi asupan natrium Apa$ila diet tidak mem$antu dalam 3 $ulan# maka perlu pem$erian o$at anti hipertensi oleh dokter. d. Menurunkan konsumsi ka*ein dan al7ohol ;a*ein dapat mema7u &antung $eker&a le$ih 7epat# sehingga mengalirkan le$ih $anyak 7airan pada setiap detiknya. 2ementara konsumsi alkohol le$ih dari ,!. gelasAhari dapat meningkatkan risiko hipertensi. ,. Garmakologis.#1 6erapi *armakologis yaitu o$at antihipertensi yang dian&urkan oleh JN K44 yaitu diuretika# terutama &enis thiazide 96hiaH: atau aldosteron antagonis# beta blocker, calcium chanel blocker atau calcium antagoni t, !ngioten in "onverting Enzyme #nhibitor 9A E4:# !ngioten in 44 Receptor $locker atau A61 receptor antagoni tA blocker 9A8B:. ,.1.". ;omplikasi ;erusakan organ yang ter&adi $erkaitan dengan dera&at keparahan hipertensi. Peru$ahan!peru$ahan utama organ yang ter&adi aki$at hipertensi dapat dilihat di$a%ah ini<1#3#5 1. Jantung. ;omplikasi $erupa in*ark miokard# angina pectori , gagal &antung. ,. Fin&al. Dapat ter&adi gagal gin&al karena kerusakan progresi* aki$at tekanan tinggi pada kapiler!kapiler gin&al# glomerolus. Dengan rusaknya

1(

glomerolus# darah akan mengalir ke unit!unit *ungsional gin&al# ne*ron akan terganggu dan dapat $erlan&ut men&adi hipoksik dan kematian. Dengan rusaknya mem$ran glomerous# protein akan keluar melalui urin sehingga tekanan osmotik koloid plasma $erkurang# menye$a$kan edema yang sering di&umpai pada hipertensi kronik. .. 0tak. ;omplikasinya $erupa stroke dan serangan iskemik. 2troke dapat tim$ul aki$at pendarahan tekanan tinggi di otak# atau aki$at em$oli yang terlepas dari pem$uluh non!otak yang terpa&an tekanan tinggi. 2troke dapat ter&adi pada hipertensi kronik apa$ila arteri!arteri yang memperdarahi otak mengalami hipertro*i dan mene$al# sehingga aliran darah ke daerah!daerah yang diperdarahi $erkurang. Arteri!arteri otak yang mengalami arterosklerosis dapat melemah sehingga meningkatkan kemungkinan ter$entuknya aneurisma% '. Mata. ;omplikasi $erupa perdarahan retina# gangguan penglihatan sampai dengan ke$utaan. 1. Pem$uluh peri*er. ;omplikasi $erupa penyakit pem$uluh darah peri*er. ,.,. Determinan Penyakit Hipertensi Faram dapur merupakan *aktor yang sangat $erperan dalam patogenesis hipertensi. Faram dapur mengandung '(- natrium dan 3(- klorida. ;onsumsi .! " gram natrium perhari# akan dia$sorpsi terutama di usus halus. Pada orang sehat +olume 7airan ekstraseluler umumnya $eru$ah!u$ah sesuai sirkulasi e*ekti*nya dan $er$anding se7ara proporsional dengan natrium tu$uh total. Kolume sirkulasi e*ekti* adalah $agian dari +olume 7airan ekstraseluler pada ruang +askular yang melakukan per*usi akti* pada &aringan. Natrium dia$sorpsi se7ara akti*# kemudian di$a%a oleh aliran darah ke gin&al untuk disaring dan dikem$alikan ke aliran darah dalam &umlah yang 7ukup untuk mempertahankan tara* natrium dalam darah.'#) ;ele$ihan natrium yang &umlahnya men7apai )(!)) - dari yang dikonsumsi# dikeluarkan melalui urin. Pengeluaran urin ini diatur oleh hormon

,.,.1. Asupan Faram Berle$ih

11

aldosteron yng dikeluarkan kelen&ar adrenal. 0rang!orang peka natrium akan le$ih mudah mengikat natrium sehingga menim$ulkan retensi 7airan dan peningkatan tekanan darah. Faram memiliki si*at menahan 7airan# sehingga mengkonsumsi garam $erle$ih atau makan!makanan yang diasinkan dapat menye$a$kan peningkatan tekanan darah.1(#11 Hipertensi hampir tidak pernah ditemukan pada suku $angsa dengan asupan garam minimal. ;onsumsi natrium kurang dari . gram perhari pre+alensi hipertensi presentasinya masih rendah# namun &ika konsumsi natrium meningkat antara 1!11 gram perhari# pre+alensi hipertensi akan meningkat men&adi 11!,(-. Pengaruh asupan garam terhadap tim$ulnya hipertensi ter&adai melalui peningkatan +olume plasma# 7urah &antung dan tekanan darah. 2um$er natrium yang &uga perlu di%aspadai selain garam dapur adalah penyedap masakan atau mono odium glutamat 9M2F:. Pada saat ini $udaya penggunaan M2F sudah sampai pada tara* sangat mengkha%atirkan# di mana semakin mempertinggi risiko ter&adinya hipertensi.'#1, ,.,.,. Merokok Merokok menye$a$kan peninggian tekanan darah. Perokok dapat dihu$ungkan dengan peningkatan insiden hipertensi maligna dan resiko ter&adinya stenosis arteri renal yang mengalami ateriosklerosis.1#3 Asap rokok 9 0: memiliki kemampuan menarik sel darah merah le$ih kuat dari kemampuan menarik oksigen# sehingga dapat menurunkan kapasitas sel darah merah pem$a%a oksigen ke &antung dan &aringan lainnya. Laporan dari Amerika 2erikat menun&ukkan $ah%a upaya menghentikan ke$iasaan merokok dalam &angka %aktu 1( tahun dapat menurunkan insiden penyakit &antung koroner 9PJ;: sekitar ,'.'-. 6andra menyatakan $ah%a nikotin mengganggu sistem sara* simpatis yang mengaki$atkan meningkatnya ke$utuhan oksigen miokard. 2elain menye$a$kan ketagihan merokok# nikotin &uga meningkatkan *rekuensi denyut &antung# tekanan darah# dan ke$utuhan oksigen &antungL merangsang pelepasan adrenalin# serta menye$a$kan gangguan irama &antung. Nikotin &uga mengganggu

1,

ker&a sara*# otak# dan $anyak $agian tu$uh lainnya. Merokok dapat mengu$ah meta$olisme kolesterol ke arah aterogenik.1.#1' Merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol darah dan dapat menurunkan kadar HDL. 8okok dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah dan menurunkan kadar HDL. Gramingham Heart 2tudy yang meneliti pria dan %anita sekitar ,( D ') tahun dilaporkan $ah%a kadar kalesterol HDL le$ih rendah '.1 D 3.1 - pada perokok# dan pada studi lain dilaporkan $ah%a pria yang merokok le$ih dari ,( $atang sehari akan mengalami penurunan HDL hingga 11di$andingkan $ukan perokok. 2elain itu# merokok &uga dapat meningkatkan pengakti*an platelet 9sel!sel penggumpal darah:.1'#11 ,.,... 2tress 2tress adalah realitas kehidupan setiap hari yang tidak $isa dihindari# stress atau ketegangan emosional dapat mempengaruhi sistem kardio+askuler# khususnya hipertensi. 2tress diper7aya se$agai *aktor psikologis yang dapat meningkatkan tekanan darah. Dampak dari stress perkem$angan hipertensi diduga meli$atkan respon system sara* simpatis# dalam hal ini akan mem$erikan respon $erupa pelepasan katekolamin# yang dapat meningkatakan denyut nadi# 7ardia7 output# dan tekanan darah. 8espon simpatis pada stress akut dapat dimengerti# akan tetapi mengenai dampak stress terhadap peningkatan tekanan darah yang menetap masih $elum &elas. Diduga akti+asi $erulang# kegagalan mengem$alikan ke tingkat a%al setelah selesai mengatasi stress# dan kegagalan $eradaptasi stress yang sama tetapi $erulang men&adi alasan ter&adinya hipertensi.,#.#13 Hu$ungan antara stress dengan hipertensi di duga melalui sara* simpatis yang dapat meningkatkan tekanan darah se7ara intermiten. DiJon# &onas# dan karian dalam penelitiannya menye$utkan $ah%a seseorang yang mengalami depresi $erisiko 1#"5 kali menderita hipertensi di$andingkan dengan yang tidak mengalami depresi. 2eseorang yang $erada dalam kondisi stress telah ter&adi proses *isiologis dimana sistem sara* simpatis terakti+asi yang selan&utnyat dapat menstimulus pengeluaran hormon adrenalin dan kortisol. 8espon *isiologis ini menye$a$kan peningkatan denyut &antung dan tekanan darah. Apa$ila stress

1.

$erlangsung lama dapat mengaki$atkan peninggian tekanan darah yang menetap.1"#15#1) ,.,.'. 0$esitas Hipertensi sering $erkaitan dengan o$esitas dan peningkatan resiko penyakit kardio+askular. Pre+alensi kedua keadaan ini 7ukup tinggi dan 7enderung meningkat dari tahun ke tahun. Banyak peneliti yang melaporkan $ah%a indeks masa tu$uh $erkaitan dengan ke&adian hipertensi pada o$esitas adalah sekitar 1.#3-# sedangkan Gramingham study91))): mendapatkan adanya peningkatan insidensi hipertensi# dia$etes mellitus# dan angina pektoris pada kasus o$esitas terutama pada tipe o$esitas sentral $anyak peneliti yang melaporkan $ah%a 4 indeks masa tu$uh $erkaitan dengan ke&adian hipertensi# dan diduga penigkatan $erat $adan $erperan penting pada mekanisme tim$ulnya hipertensi pada penderita o$esitas. Berikut ta$el katagori 4M6 untuk orang asia menurut /H0. ,#,( 2elain itu peningkatan hipertensi &uga . kali lipat le$ih tinggi di$andingkan dengan anak anak tanpa o$esitas#,5 Peningkatan kegemukan atau o$esitas pada anak di seluruh dunia ikut mendongkrak pre+alensi hipertensi pada anak. 6erdapat hu$ungan antara o$esitas dan pro*il tekanan darah pada anak usia 1( D 1, tahun.,) Didapatkan pre+alensi anak dengan giHi kurang 3) 93#1-:# normal "11 93.#.-:# giHi le$ih 151 913#'-:# dan o$esitas 13( 91'#,-:.Dan se7ara garis $esar didapatkan anak dengan giHi kurang dan hipertensi . 9.-:# giHi nomal dan hipertensi 1.) 91,#.-:# giHi le$ih dan hipertensi 3) 93#1-:# dan o$esitas dan hipertensi ). 95#,-:.,1 ;ategori 4M6 Berat $adan kurang C15.1 Normal 15.1!,,.) Berat $adan le$ih E,..( Berisko ,..(!,'.) 0$es 4 ,1.(!,).) 0$es 44 E.(.( 6a$el ,.,. ;ategori 4M6 menurut /H0 untuk Asia,1

1'

0$esitas &uga erat kaitannya dengan kegemaran mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak. 0$esitas meningkatkan risiko ter&adinya hipertensi karena $e$erapa se$a$. Makin $esar massa tu$uh# makin $anyak darah yang di$utuhkan untuk memasok oksigen dan makanan ke &aringan tu$uh. 4ni $erarti +olume darah yang $eredar melalui pem$uluh darah men&adi meningkat sehingga mem$eri tekanan le$ih $esar pada dinding arteri# yang akan meim$ulkan ter&adinya kenaikan tekanan darah 2elain itu# kele$ihan $erat $adan &uga meningkatkan *rekuensi denyut &antung.,1#,, ,.,.1. 8i%ayat Penyakit ;eluarga ;e&adian hipertensi khususnya hipertensi primer sangat dipengaruhi oleh *aktor ri%ayat keluarga. 8i%ayat keluarga yang memiliki hipertensi merupakan *aktor resiko ter&adinya hipertensi dengan nilai pM(#.1L 8PM(#1(# dan )1dan renin mem$ran sel.'#,. Jika ada ri%ayat keluarga dekat yang memiliki *aktor keturunan hipertensi# akan mempertinggi resiko terkena hipertensi pada keturunannya. ;eluarga dengan ri%ayat hipertensi akan meningkatkan resiko hipertensi se$esar empat kali lipat. Data statistik mem$uktikan &ika seseorang memiliki ri%ayat salah satu orang tuanya menderita penyakit tidak menular# maka dimungkinkan sepan&ang hidup keturunannya memiliki peluang ,1- terserang penyakit terse$ut. Jika kedua orang tua memiliki penyakit tidak menular maka kemungkinan mendapatkan penyakit terse$ut se$esar 3(-.'#,' Peran *aktor genetik terhadap tim$ulnya hipertensi ter$ukti dengan ditemukannya ke&adian $ah%a hipertensi le$ih $anyak pada kem$ar monoHigot 9satu sel telur: daripada heteroHigot 9$er$eda sel telur:. 2eorang penderita yang mempunyai si*at genetik hipertensi primer 9esensial: apa$ila di$iarkan se7ara alamiah tanpa inter+ensi terapi# $ersama lingkungannya akan menye$a$kan hipertensinya $erkem$ang dan dalam %aktu sekitar .(!1( tahun akan tim$ul tanda dan ge&ala.,'#,1 4M (#(()!,#".. Gaktor keturunan ini $erkaitan dengan meta$olisme pengaturan garam

11

,...

Pato*isiologi Hipertensi Berdasarkan Determinan Hipertensi dapat dise$a$kan $er$agai determinan. Hu$ungan antar

determinan dalam mempengaruhi tekanan darah dan menim$ulkan hipertensi ini dapat dilihat dalam gam$ar $erikut<,3

Fam$ar ,.1. Pato*isiologi Hipertensi,3

13

BAB . ;E8ANF;A ;0N2EP DAN DEG4N424 0PE8A240NAL ..1. ;erangka ;onsep Berdasarkan tu&uan penelitian# kerangka konsep dalam penelitian ini adalah se$agai $erikut< Karia$el independen Karia$el dependen

..,.

Hipotesis Hipotesis adalah pernyataan sementara yang perlu diu&i ke$enarannya.

Berdasarkan dasar teori yang telah dipaparkan# maka hipotesis yang dia&ukan adalah se$agai $erikut< 1. Ada hu$ungan antara asupan garam $erle$ih dengan ke&adian hipertensi ,. Ada hu$ungan antara merokok dengan ke&adian hipertensi .. Ada hu$ungan antara stress dengan ke&adian hipertensi '. Ada hu$ungan antara o$esitas dengan ke&adian hipertensi 1. Ada hu$ungan antara ri%ayat penyakit keluarga dengan ke&adian hipertensi .... De*inisi 0perasional

1"

De*inisi operasional dari penelitian perlu di&a$arkan untuk menghindari per$edaan persepsi dalam menginterpretasi masing!masing +aria$el penelitian. Adapun de*inisi operasional dari penelitian ini adalah se$agai $erikut<

15

No 1

Karia$el Hipertensi

De*inisi operasional ;ondisi seseorang memiliki tekanan

ara Ukur Alat Ukur yang ! 6ekanan darah diukur 2pyghmo darah dalam posisi posisi $erdiriA manometer hampir dan

Hasil Ukur 2kala (< Hipertensi# &ika 6D2 0rdinal E1'( N atau 6DD E)( 1< 6idak hipertensi# &ika 6D2 C1'( N atau 6DD C)( mmHg

sistolik E1'( mmHg dan duduk# penurunan lengan Air 8akasa diastolik E )(mmHg atau dari keduanya. melakukan Dikatakan mendatarAsetinggi &antung 2tetoskop pengukuran ! Dilakukan setelah

hipertensi apa$ila pernah ke posisi hampir +ertikal# tekanan darah dan hasilnya responden istirahat selama tetap tinggi setelah diperiksa 1 menit# dilakukan , kali . kali dalam %aktu yang dengan &arak 1!1( menit. $er$eda. , Asupan Faram Berle$ih Auskultasi dengan (< 6idak 1< @a ;emudian dikelompokkan men&adi< E. < Asupan garam $erle$ih C.< asupan garam 7ukup 0rdinal stetoskop ;e$iasaan makan kelompok 8esponden diminta untuk ;uesioner de%asa dalam mengonsumsi mengisi kuesioner yang makanan# &enis setiap yang hari# meliputi $erisi pertanyaan tentang rata!rata ke$iasaan menam$ahkan khususnya garam pada makanan makanan

makanan asin

1)

Merokok

;e$iasaan menghisap pernah

perilaku 8esponden diminta untuk ;uesioner dan mengisi lem$ar kuesioner dalam yang $erisi tentang ke$iasaan merokok

(< 6idak 1< @a ;emudian dikelompokkan men&adi< E. < ke$iasaan merokok $erle$ihan C.< ke$iasaan merokok kurang (< 6idak 1< @a ;emudian dikelompokkan men&adi< E. < stress C.< tidak stress (< 6idak 1< @a ;emudian dikelompokkan men&adi< 4M6 E,1 dan nilai E. <

0rdinal

rokok

merokok

kehidupan responden

'

2tress

2uatu keadaan non spesi*ik 8esponden diminta untuk ;uesioner yang dialami indi+idu aki$at mengisi lem$ar kuesioner tuntutan emosi# *isik atau yang $erisi tentang tingkat lingkungan yang mele$ihi stress daya dan kemampuan untuk responden

0rdinal

0$esitas

mengatasinya dengan e*ekti* ;ele$ihan $erat $adan 8esponden diukur dengan 6im$angan se$agai aki$at dari menghitung 4M6 dengan dan kuesioner kuesioner 4M6MBB9kg:A6B,9m,: dan pengisian penim$unan lemak tu$uh rumus yang $erle$ihan

0rdinal

,(

tentang $erle$ih 3 8i%ayat Penyakit ;eluarga

$erat

$adan

o$esitas 4M6 C,1 dan nilaiC.< tidak o$esitas (< tidak 1< ya ;emudian dikelompokkan men&adi< E. < ri%ayat penyakit keluarga di&umpai C.< ri%ayat penyakit keluarga tidak di&umpai 0rdinal

Adanya ri%ayat keluarga 8esponden diminta untuk kuesioner 9ayah atau i$u: yang mengisi lem$ar kuesioner yang $erisi tentang ri%ayat penyakit keluarga mengalami hipertensi

6a$el ..1. De*inisi 0perasional

,1

BAB ' ME60DE PENEL464AN '.1. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian yang $ersi*at analitik dengan desain cro & ectional tudy% Penelitian ini $ertu&uan untuk men7ari hu$ungan antar!+aria$el# dengan menggunakan analisis terhadap data yang telah terkumpul sehingga sangat diperlukan hipotesis. Penelitian ini dilakukan untuk menilai hu$ungan antara determinan penyakit hipertensi dengan ke&adian hipertensi pada pasien puskesmas pekan la$uhan.," '.,. /aktu dan 6empat Penelitian Penelitian ini diren7anakan akan dilakukan pada $ulan Desem$er ,(1.. '.,.,. 6empat Penelitian Penelitian dilakukan di puskesmas pekan la$uhan karena masih tingginya angka ke&adian penyakit hipertensi dan $elum adanya penelitian tentang determinan penyakit hipertensi pada pasien. '... Populasi dan 2ampel Populasi target dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi sedangkan populasi ter&angkau dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi di Puskesmas Pekan La$uhan. Jumlah pasien yang menderita penyakit hipertensi dan $ero$at ke puskesmas pekan la$uhan adalah 1)5(. '...,. 2ampel 2ampel penelitian diam$il dengan metode "on ecutive ampling. Metode "on ecutive ampling $erarti semua su$yek yang datang dan memenuhi kriteria

'.,.1. /aktu Penelitian

'...1. Populasi

,,

pemilihan dimasukkan dalam penelitian sampai &umlah su$yek yang diperlukan terpenuhi.," Adapun kriteria inklusi sampel penelitian ini adalah< 1. Pasien yang menderita Hipertensi ,. Pasien yang $ero$at ke Puskesmas Pekan La$uhan. Adapun kriteria ekslusi pada penelitian ini adalah< 1. Pasien yang tidak $ersedia men&adi sampel dalam penelitian. '..... Besar 2ampel Besarnya sampel penelitian ini dihitung dengan menggunakan perhitungan dengan rumus<,5
, '1 p91 p : , n= d,
,

;eterangan< n P d M $esar sampel minimal M proporsi di populasi M kesalahan 9a$solut: yang dapat ditolerir Berdasarkan rumus terse$ut maka $esar sampel dapat dihitung se$agai $erikut< n P d
n=
n=

O,1!PA, M nilai distri$usi normal $aku 9ta$el O: pada P tertentu

M $esar sampel minimal M (#1 M (#1


1#)3 , x(#1 x 91 (#1: (#1,
(#)3(' (#(1

O1! PA, M 1#)3 9)1-:

n M )3#('

,.

Dengan $esar sampel minimal terse$ut# maka sampel penelitian kami $ulatkan men&adi 1(( orang. '.'. 6eknik Pengumpulan Data Pada penelitian ini digunakan data primer yang didapat langsung dari responden. 8esponden dalam hal ini pasien hipertensi yang $ero$at ke Puskesmas Pekan La$uhan yang terpilih se$agai sampel. 6eknik pengumpulan data yang digunakan adalah pem$erian angket dengan alat pengumpulan data $erupa kuesioner. ;uesioner terdiri dari pertanyaan!pertanyaan yang ditu&ukan untuk mengetahui determinan hipertensi '.1. Pengolahan dan Analisa Data Pengolahan data adalah suatu proses dalam memperoleh data ringkasan atau angka ringkasan dengan menggunakan 7ara!7ara tertentu.,5 a. Editing Editing dilakukan untuk memeriksa ketepatan dan kelengkapan data. $. oding Data yang telah terkumpul dan dikoreksi ketepatan dan kelengkapannya kemudian di$eri kode oleh peneliti se7ara manual se$elum diolah dengan komputer. 7. Entry Memasukkan data dari kuesioner ke dalam program komputer dengan menggunakan program 2P22 +ersi 1".( d. leaning Pemeriksaan kem$ali semua data yang telah dimasukkan ke dalam komputer guna menghindari ter&adinya kesalahan dalam pemasukan data. e. 2a+ing Penyimpanan data untuk siap dianalisis.

'.1.1. Pengolahan data

,'

'.1.,. Analisis data 2etelah data diolah kemudian data terse$ut dianalisis dengan dua 7ara yaitu<," 1. Analisis uni+ariat Analisis uni+ariat digunakan untuk melihat pola distri$usi *rekuensi pada +aria$el dependen dan independen. Analisis uni+ariat dilakukan dengan melihat *rekuensi ke&adian dalam $entuk persentase ataupun proporsi uang disa&ikan dalamn $entuk ta$el. Analisis uni+ariat $ertu&uan untuk men&elaskan karakteristik masing!masing +aria$el yang diteliti ,. Analisis $i+ariat Analisis $i+ariat digunakan untuk melihat hu$ungan antara +aria$el independen dengan +aria$el dependen. Analisis ini menggunakan u&i chi (uare. Pengam$ilan keputusan penerimaan hipotesis penelitian didasarkan pada tingkat signi*ikansi 9nilai p: se$agai $erikut< a. Jika pI(#(1# maka hipotesis penelitian ditolak $. Jika pC(#(1# maka hipotesis penelitian gagal ditolak

,1

DAG6A8 PU26A;A 1. ho$anian# A.K. et%al% 2e+enth 8eport o* the Joint National Hyperten ion% ,((.L',<1,(3!1,1, ,. 8ahayu# H. Gaktor 8isiko Hipertensi pada Masyarakat 8/(1 2rengseng 2a%ah# ;e7amatan Jagakarsa# ;ota Jakarta 2elatan. Gakultas 4lmu ;epera%atan Uni+ersitas 4ndonesia. ,(1,. .. 2arasaty# 8.G. Gaktor!*aktor yang Berhu$ungan dengan Hipertensi ada ;elompok Lan&ut Usia di ;elurahan 2a%ah Baru ;e7amatan iputat# ;ota 6angerang 2elatan 6ahun ,(11. Program 2tudi ;esehatan Masyarakat Gakultas ;edokteran dan 4lmu ;esehatan Uni+ersitas 4slam Negeri 2yari* Hidayatullah Jakarta. ,(11. '. ;artikasari# A.N. Gaktor 8isiko Hipertensi pada Masyarakat di Desa ;a$ongan ;idul# ;a$upaten 8em$ang. Program Pendidikan 2ar&ana ;edokteran Gakultas ;edokteran Uni+ersitas Diponegoro. ,(1, 1. Anggraini# A.D.# /aren# A.# 2itumorang# E.# Asputra# H.# and 2iahaan# 2.2.# Gaktor!*aktor yang Berhu$ungan dengan ;e&adian Hipertensi pada Pasien yang Bero$at di Poliklinik De%asa Puskesmas Bangkinang Periode Januari 2ampai Juni ,((5. Gakultas ;edokteran Uni+ersitas 8iau. ,((). 3. Aisyiyah# G.N. Gaktor 8isiko Hipertensi pada Empat ;a$upatenA;ota dengan Pre+alensi Hipertensi 6ertinggi di Ja%a dan 2umatera. Departemen FiHi Masyarakat Gakultas Ekologi Manusia 4nstitut Pertanian Bogor. ,(() ". 5. Data puskesmas pekan la$uhan &anuari D desem$er ,(1, Madhur# M.2. Hypertension. Department o* Medi7ine Di+ision o* Pharma7ology and ,(1.. ). 2traHullo# P.# DQElia# L.# ;andala# N.B.# and 2troke# and $M) ,(()L..)<$'13" appu77io# G.P. 2alt 4ntake# ardio+as7ular Disease< meta!analysis o* prospe7ti+e studies. lini7al ardiology Kander$ilt Uni+ersity 27hool o* Medi7ine. ommittee on

Pre+ention# Dete7tion# E+aluation# and 6reatment o* High Blood Pressure.

,3

1(. 8adhika# F.# 2thya# 8.M.# 2udha# K.#Fanesan# A.# and Mohan# K.# Dietary 2alt 4ntake and Hypertension in An Ur$an 2outh 4ndian Population. )!P# ,(("L11<'(1!'11 11. 2o+i7# 2.# Kitale# ;.# ;erano+i7# A.# DraHi7# 4.# DHakula# A.# and Jelako+i7# B. Pre+alen7e# A%areness# 6reatment and ontrol o* Hypertension and 2alt ounty# roatia. 4ntake in some 8ural Areas o* 2isak D Mosla+ina Periodicum $iologorum ,(11L 11.9.:< .,1!.,3 1,. Meneton# P.# Jeunemaitre# R.# De /ardener# H.E.#and Ma7gregor# F.A. Links Bet%een Dietary 2alt 4ntake# 8enal 2alt Handling# Blood Pressure# and ardio+as7ular Diseases. Phy iol Rev ,((1L 51< 3")D"11 1.. 2ihom$ing M# Hu$ungan Perilaku Merokok# ;onsumsi MakananAMinuman# dan Akti+itas Gisik dengan Penyakit Hipertensi pada 8esponden 0$es Usia De%asa di 4ndonesia. Ma* +edokt #ndon ,(1(L 3( 9):< '(3!'1, 1'. Pradono# J. Gaktor!*aktor yang Mempengaruhi 6er&adinya Hipertensi di Daerah Perkotaan 9Analisis Data 8iskesdas ,((":. ,izi #ndon ,(1(L ..91:<1)! 33 11. Ek%uni*e# 0.4.# Udeogaranya# P.0.# and N%atu 4.L. Pre+alen7e# a%areness# treatment and 7ontrol o* hypertension in a nigerian population. HE!-TH ,(1(L ,9":< ".1!".1 13. 2pruill# 6.M. hroni7 Psy7hoso7ial 2tress and Hypertension. "urr Hyperten Rep. ,(1( Ge$ruar yL 1,91:< 1(D13. 1". Muhlisin# A.# and Laksono# 8.A. Analisis Pengaruh Gaktor 2tres 6erhadap ;ekam$uhan Penderita Hipertensi di Puskesmas Bendosari 2ukohar&o. Prosiding 2eminar 4lmiah Nasional ;esehatan# 422N < ,..5!,3)' 15. Musta77hi P< 2tress and hypertension. .e t ) Med 1))( AugL 11.<15(!151 1). HudHinski# L.F.# Grohli7h# E.D.# Hollo%ay# 8.D. Hypertension and 2tress. "lin% "ardiol. 1)55L 11< 3,,!3,3 ,(. 8ahmouni# ;.# ,((1L'1<)!1' orreia# M.L.F.# Haynes# /.F.# and Mark# A.L. 0$esity! Asso7iated Hypertension< Ne% 4nsights 4nto Me7hanisms. Hyperten ion%

,"

,1. A7hna*# M.G. Hu$ungan Antara 4ndeks Masa 6u$uh dengan Hipertensi pada Anak. Gakultas ;edokteran Uni+ersitas Diponegoro. ,((". ,,. ,.. hiang# B.N.# Perlman# L.K.# and Epstein# G.H. 0+er%eight and Hypertension< A 8e+ie%. "irculation% 1)3)L.)<'(.!',1 hen# S.# Ohang# R.# Fu# J.# /ang# 6.# Ohang# @.# and Ohu# 2. Feneral pra7titionersQ hypertension kno%ledge and training needs< a sur+ey in Ruhui distri7t# 2hanghai. $M" /amily Practice ,(1.L 1'<13 ,'. 2haikh# M.A.# @akta# D.# 2adia# and ;umar# 8. Hypertension ;no%ledge# Attitude and Pra7ti7e in Adult Hypertensi+e Patients at LUMH2. )-0MHS MA@!AUFU26 ,(1,L 119(,:< 11.!113 ,1. 8a7hman# G. Ber$agai Gaktor yang Berhu$ungan dengan ;e&adian Hipertensi pada Lansia 92tudi ;asus di 8umah 2akit dr. ;ariadi 2emarang:. Program Pendidikan 2ar&ana ;edokteran Gakultas ;edokteran Uni+ersitas Diponegoro. ,(11. ,3. Kikrani# 2.# and 6i%ari# 2 . Essential Hypertension D Pathogenesis and Pathophysiology.. )ournal, #ndian !cademy o1 "linical Medicine ,9.:<1'(!131 ,". 2astroasmoro# 2.# and 4smael# 2. 2a ar&da ar Metodologi Penelitian +lini . Edisi ke!.. Jakarta< K. 2agung 2eto. ,((5. ,5. /ahyuni# A.2. Stati tika +edokteran. Jakarta< Bam$oedoea ommuni7ation. ,((". ,((1L