Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR IODOMETRI

TGL PERCOBAAN: 1 DESEMBER 2012

A. Ziyad Arzaqi NPM: 201210 ! "URUSAN TEKNOLOGI LINGKUNGAN SEKOLA# TINGGI TEKNOLOGI SAPTA TARUNA

I.

PRINSIP PERCOBAAN: R$a%&i N$'ra(i&a&i

II.

REAKSI:

Titrasi redoks melibatkan reaksi oksidasi dan reduksi antara titran dan analit. Titrasi redoks banyak dipergunakan untuk penentuan kadar logam atau senyawa yang bersifat sebagai oksidator atau reduktor. III. TEORI:

Iodometri adalah analisa titrimetrik yang secara tidak langsung untuk zat yang bersifat oksidator seperti besi III, tembaga II, dimana zat ini akan mengoksidasi iodida yang ditambahkan membentuk iodin. Iodin yang terbentuk akan ditentukan dengan menggunakan larutan baku tiosulfat.

I).

PERALATAN *ANG DIGUNAKAN:

1. NeracaAnalitis 2. abu!kur 2"# ml, 1## ml

$. %elas!kur 1## ml &. 'otol(emprot "## ml ". )ipet*olumetrik 2" ml, 1# ml +. )ipet!kur 1 ml ,. 'atang)engaduk -. 'eaker %lass 1## ml .. /orong%elas 1#. abu 0rlenmeyer 2"# ml 11. )ipet 1iller 12. (tatip 2ouble /lamp 1$. 'uret3aca'ening

1&. )emanas 45eater6 1". 'atu2idih 1+. 5anduk 1,. 3ertas (aring

).

BA#AN KIMIA *ANG DIBUTU#KAN

1. Na Thio (ulfat 2. 32/r27, $. A8uadest &. 5/ ". +. arutan (ampel 'a29 arutan (ampel /u29

,. Indikator Amylum -. 3I .. Asam Asetat %lacial 1#. arutan (tandar 11. Air )anas

)I. 1. :embuat arutanNa Thio (ulfat

CARA KER"A

a. )ipet 2# ml Na Thio (ulfat #," N,masukkan kedalam labu ukur 2"# ml b. Tambahkan a8uadest sampai tanda batas c. Aduk campuran sampai homogeny dengan membolak;balikkan labu ukur 2. :embuat arutan 32/r27, a. Timbang 32/r27, seberat #,#.-1 gram

b. arutkan dengan a8uadest, <adikan =olume 1## ml dalam labu ukur 1## ml c. Aduk campuran sampai homogeny dengan membolak;balikkan labu ukur $. (tandarisasi arutan Na Thio(ulfat a. )ipet 1# ml 32/r27,#,#2 N dari buret, masukkankedalamlabu 0rlenmeyer b. Tambahkan &# ml a8uadest c. Tambahkan " ml 5/ pekat d. Tambahkan 2 gram 3I e. Titrasi dengan larutan Na Thio (ulfat sampai warna kuning muda f. Tambahkan 2 ml larutan amylum g. an<utkan titrasi sampai warna biru tepat hilang

h. /atat ml titran masukkan ke dalam perhitungan &. )enentuan 'a29 a. )ipet 2" ml larutan sampel 4dari asisten6, masukkan kedalam beaker glass, tambahkan 2" mla8uadest b. Tambahkan& ml Asam asetat glacial c. 2idihkan

d. Tambahkan32/r27, &> sampai terbentuk endapan e. an<utkan pendidihan selama & menit

f. 2inginkan g. (aring endapan menggunakan kertas saring h. /uci endapan dengan air panas atau asam asetat encer panas i. arutkan endapan dengan?"# ml 5/ encer

<. Tambahkan 2 gram 3I, aduk sampai 3I larut k. Tambahkan Amylum l. Titrasi dengan larutanNa Thio(ulfat #,#2 N

m. /atat ml titran, masukkan dalam perhitungan ". )enentuan /u29 dalam /ontoh a. )ipet 1# ml larutan sampel 4dari asisten6 masukkan ke dalam labu 0rlenmeyer, tambahkan &# ml a8uadest b. Tambahkan 2 gram 3I c. Tambahkan Amylum 2 ml d. Titrasi dengan larutan Na Thio (ulfat #,#2 N sampai warna biru tepat hilang e. /atat ml titran, masukkan dalam perhitungan +. :encari 3adar 3lor Aktif a. )ipet 1# ml larutan standar, masukkan ke dalam labu ukur 1## ml b. Tambahkan a8uadest sampai tanda batas c. Aduk campuran sampai homogen dengan membolak;balikkan labu d. )indahkan larutan ke dalam labu erlenmeyer e. Tambahkan & ml asam asetat glacial f. Tambahkan 1 gram 3I g. Titrasi dengan larutan Na Thio (ulfat #,#2 N sampai warna kuning muda h. Tambahkan 2 ml indicator amylum i. an<utkan titrasi sampai warna biru tepat hilang

<. /atat pemakaian ml titran, masukkan ke dalam perhitungan

)II.

DATA PENGAMATAN

1. 2ata 5asil )enimbangan a. )enimbangan 'erat kertas 9 zat 'erat kertas timbang 'erat Aat

@ #,$.&$ gram @ #,2.+2 gram 9 @ #,#.-1 gram

b. 2ata Titrasi

)ercobaan (tandarisas i )enentuan /u29

32/r27, 'erat *1 4ml6 4gr6 1# #,#.-1 1# 1#

Na Thio (ulfat *2 Bata; 4ml6 rata 11,. 11,1 11 1#,. &,-

3aporit

(ampel 4ml6 /u , *" 'a29, *+ 4ml6 4ml6


29

1#

)enentuan 'a29

$#

2"

)enentuan 3hlor Aktif

+,.

1#

)III. PER#ITUNGAN

1. :enentukan *olume arutan Na Thio (ulfat *olume @ @ @ 2"# C N #," 2"# C #,#2 #," 1# ml

2. 'erat 32/r27, !ntuk :embuat arutan 'erat @ @ @ N C 2.&,1. C #,1 + #,#2 C &.,#$1, C #,1 + #,#.-1 gram

$. (tandarisasi arutan Na Thio (ulfat #,#2" N N2 @ @ @ &. )enentuan /u29 N" @ @ @ *2 C N2 *" 1# C #,#1-2 &,#,#$,.molDltr *1 C N1 *2 1# C #,#2 11 #,#1-2 molDltr

". )enentuan 'a29 N+ @ @ @ *2 C N2 *+ $# C #,#1-2 2" #,#22 molDltr

+. )erhitungan 3hlor Aktif dalam 3aporit a. 3andungan 3hlor Aktif dalam 3aporit 1### C 4A E '6 N C Na Thio (ulfat C $",&"$ 1## 1### C 11 C #,#1-2 C $",&"$ 1## ,#,.- mgDl /l2

@ @

b. 3adar 3hlor Aktif dalam 3aporit

3andungan 3hlor Aktif, mgDl 3onsentrasi arutan 3aporit yang dititrasi, mgDl ,#,.- C 1##> 1## @ ,#,.- > ,. 3esalahan (tandarisasi Ns; Na 1## > C Ns #,#2 E #,#1-2 #,#2 @ .>

I+.

KESIMPULAN

Titrasi iodometri umumnya menggunakan zatDlarutan pentitran iodium dan indikatornya adalah amylum, untuk zat pentitran iodiumharus dilakukan dalam buret putih, dan dengan pentitran Na2(27$ biasa menggunakan buret coklat
'erat 32/r27, #,#2 N adalah #,#.-1 gram 3andungan 3hlor Aktif dalam 3aporit adalah ,#,.- mgDl /l2 3adar 3hlor Aktif dalam 3aporit adalah ,#,.- > 2engan kesalahan standarisasi sebesar . >