Anda di halaman 1dari 5

LO: 7 Arijal Azmi

A. PENATALAKSANAAN SINDROM DOWN Anak dengan sindron Down diperlukan penanganan secara multidisiplin. Selain penanganan secara medis, pendidikan anak juga perlu mendapat perhatian, disamping partisipasi dari keluarga. 1. Penanganan secara Me is Anak dengan kelainan ini memerlukan perhatian dan penanganan medis yang sama dengan anak yang normal. Mereka memerlukan pemeliharaan kesehatan, imunisasi, kedaruratan medis, serta dukungan dan bimbingan dari keluarganya. Tetapi terdapat beberapa keadaan dimana anak dengan sindrom Down memerlukan perhatian khusus, yaitu dalam hal: a. Pendengarannya !"#$"% anak dengan sindrom Down dilaporkan terdapat gangguan pendengaran. &leh karenanya diperlukan pemeriksaan telinga sejak awal kehidupannya, serta dilakukan tes pendengarannya secara berkala oleh T'T. b. Penyakit jantung bawaan ("#)"% anak dengan sindrom Down disertai dengan penyakit jantung bawaan. Mereka memerlukan penanganan jangka panjang oleh seorang ahli jantung anak. c. Penglihatannya Anak dengan kelainan ini sering mengalami gangguan penglihatan atau katarak. Sehingga perlu e*aluasi secara rutin oleh ahli mata. d. +utrisi ,eberapa kasus, terutama yang disertai kelainan kongenital yang berat lainnya, akan terjadi gangguan pertumbuhan pada masa bayi-prasekolah. Sebaliknya ada juga kasus justru
Page 1

terjadi obesitas pada masa remaja atau setelah dewasa. Sehingga diperlukan kerjasama dengan ahli gi.i. e. /elainan tulang /elainan tulang juga dapat terjadi pada sindrom Down, yang mencakup dislokasi patela, subluksasio pangkal paha atau ketidakstabilan atlantoaksial. ,ila keadaan yang terakhir ini sampai menimbulkan depresi medula spinalis, atau apabila anak memegang kepalanya dalam posisi seperti tortikolis, maka diperlukan pemeriksaan radiologis untuk memeriksa spina ser*ikalis dan diperlukan konsultasi neurologis. 0. 1ain#lain Aspek medis lainnya yang memerlukan konsultasi dengan ahlinya, meliputi masalah imunologi, gangguan 0ungsi metabolisme. /elainan neurologis dapat menyebabkan retardasi mental, hipotonia, kejang dan stroke. Pastikan juga perbaikan kemampuan berkomunikasi dan terapi bicara diteruskan, dengan memberi perhatian pada aplikasi bahasa non*erbal dan kecerdasan otak. ,agi pasien sindrom Down, baik anak atau dewasa harus sentiasa dipantau dan die*aluasi gangguan prilaku, seperti 0obia, ketidak mampuan mengatasi masalah, prilaku streotipik, autisme, masalah makanan dan lain#lain. Tatalaksana terhadap kondisi mental yang timbul pada penderita sindrom Down harus dilakukan 2+ational Down Syndrome Society, 3""!4. Pada akhir#akhir ini dengan kemajuan dalam bidang biologi molekuler, maka memungkinkan dilakukan pemeriksaan secara langsung kelainan genetik yang mendasari sindrom Down. !. Pen i i"an Ternyata anak denagn sindrom Down mampu berpartisipasi dalam belajar melalui program inter*ensi dini, Taman kanak#kanak, dan mulai pendidikan khusus yang positi0 akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Page 2

a. 5nter*ensi dini Dengan inter*ensi dini yang dilakukan pada bayi dengan sindrom Down dan keluarganya, menyebabkan kemajuan yang tidak mungkin dicapai oleh mereka yang tidak mengikuti program tersebut. Pada akhir#akhir ini, terdapat sejumlah program inter*ensi dini yang dipakai sebagai pedoman bagi orang tua untuk memberikan lingkungan yang memadai bagi anak dengan sindrom Down makin meningkat. Anak akan mendapat man0aat dari stimulasi sensoris dini, latihan khusus yang mencakup akti*itas motorik kasar dan halus, dan petunjuk agar anak mampu berbahasa. Demikian pula dengan mengajari anak agar mampu menolong diri sendiri, seperti belajar makan, belajar buang air besar-kecil, mandi, berpakaian, akan memberi kesempatan anak untuk belajar mandiri. Telah disepakati secara umum bahwa kualitas rangsangan lebih penting daripada jumlah rangsangan, dalam membentuk perkembangan 0isik maupun mental anak. &leh karena itu perlu dipergunakan stimuli#stimuli yang spesi0ik. b. Taman bermain- Taman kanak#kanak Taman bermain-taman kanak#kanak juga mempunyai peranan yang cukup penting pada awal kehidupan anak. Anak akan memperoleh man0aat berupa peningkatan keterampilan motorik kasar dan halus melalui bermain dengan temannya. Anak juga dapat melakukan interaksi sosial dengan temannya. Dengan memberikan kesempatan bergaul dengan lingkungan diluar rumah, maka memungkinkan anak berpartisipasi dalam dunia yang luas. c. Pendidikan khusus 2S1,#64 Program pendidikan khusus pada anak dengan sindrom Down akan membantu anak melihat dunia sebagai suatu tempat yang menarik untuk mengembangkan diri dan bekerja. Pengalaman yang diperoleh disekolah akan membantu mereka memperoleh perasaan tentang identitas personal, harga diri dan kesenangan. 1ingkungan sekolah memberikan anak dasar kehidupan dalam perkembangan keterampilan 0isik, akademis, dan kemampuan sosial. Sekolah hendaknya memberi kesempatan anak untuk menjalin hubungan persahabatan dengan orang lain, serta mempersiapkannya menjadi penduduk yang produkti0. /ebanyakan
Page 3

anak dengan sindrom Down adalah mampu di didik. Selama dalam pendidikan anak diajari untuk biasa bekerja dengan baik dan menjalin hubungan yang baik dengan teman#temannya. Sehingga anak akan mengerti mana yang salah dan mana yang benar, serta bagaimana harus bergaul dengan masyarakat. ,anyak masyarakat yang menerima anak dengan sindrom Down dengan apa adanya. d. Penyuluhan pada &rang tuanya ,egitu diagnosis sindrom Down ditegakkan, para dokter harus menyampaikan hal ini secara bijaksana dan jujur. Penjelasan pertama sangat menentukan adaptasi dan sikap orang tua selanjutnya. Dokter harus menyadari bahwa pada waktu memberi penjelasan pertama kali, reaksi orang tua sangat ber*ariasi. Penjelasan pertama sebaiknya singkat, oleh karena pada waktu itu mungkin orang tua masih belum mampu berpikir secara nalar. Dokter hendaknya memberi cukup waktu, sehingga orang tua telah lebih beradaptasi dengan kenyataan yang dihadapi. Akan lebih baik apabila kedua orang tua hadir pada waktu memberi penjelasan yang pertama kali, agar mereka dapat saling meberikan dukungan. Dokter harus menjelaskan bahwa anak dengan sindrom Down adalah indi*idu yang mempunyai hak yang sama dengan anak normal, serta pentingnya makna kasih sayang dan pengasuhan orang tua. Pertemuan lanjutan perlu dilakukan untuk memberikan penjelasan yang lebih lengkap. 7aktu yang diluangkan dokter untuk membicarakan berbagai pokok masalah, akan menyadarkan orang tua tentang ketulusan hati dokter dalam menolong mereka dan anaknya. &rang tua harus diberi penjelasan apa itu sindrom Down, karakteristik yang diketemukan dan antisipasi masalah tumbuh kembangnya. &rang tua harus diberi tahu bahwa 0ungsi motorik, perkembangan mental dan bahasa biasanya terlambat pada sindrom Down. Demikian pula kalau ada hasil analisa kromosom, harus dijelaskan dengan istilah yang sederhana. 5n0ormasi juga menyangkut tentang resiko terhadap kehamilan berikutnya. 'al yang penting lainnya adalah menekankan bahwa bukan ibu ataupun ayah yang dapat dipersalahkan dalam kasus ini. Akibat terhadap kehidupan keluarga ataupun dampak pada saudara#saudaranya mungkin pula akan muncul dalam diskusi. Mungkin orang tua tidak mau untuk menceritakan keadaan anaknya ini pada anggota keluarga lainnya. 8ntuk itu mereka harus dibesarkan hatinya agar mau terbuka tentang masalah ini. 7alaupun menyampaikan masalah sindrom Down akan menyakitkan bagi orang tua penderita, tetapi ketidak terbukaan
Page 4

justru akan dapat meningkatkan isolasi atau harapan#harapan yang tidak mungkin dari orang tuanya. Akan lebih baik, kalau kita dapat melibatkan orang tua lain yang juga mempunyai anak dengan sindrom Down, agar berbincang#bincang dengan orang tua yang baru punya anak dengan kelainan yang sama tersebut. Mendengar sendiri tentang pengalaman dari orang yang senasib biasanya lebih menyentuh perasaannya dan lebih dapat menolong secara e0ektik. Sehingga orang tua akan lebih tegar dalam menghadapi kenyataan yang dihadapinya dan menerima anaknya sebagaimana adanya.

#. PEN$E%A&AN SINDROM DOWN /onseling genetik, maupun amniosentesis pada kehamilan yang dicurigai, akan sangat membantu mengurangi angka kejadian sindrom Down. Saat ini dengan kemajuan biologi molekuler, misalnya dengan 9gene targeting: atau yang dikenal juga sebagai 9homologous recombination: sebuah gen dapat di non#akti0kan. Tidak terkecuali suatu saat nanti, gen#gen yang terdapat diujug lengan panjang kromosom 3; yang bertanggung jawab terhadap munculnya 0enotip sindrom Down dapat dinon#akti0kan.

Referensi: ;. Soetjiningsih. Tumbuh kembang anak. <akarta: =>6, 3";3

Page 5