Anda di halaman 1dari 10

Transkrip Tanya jawab

Seputar Atturats dan Assofwah


(dari cuplikan rekaman mp3 kajian)

Mengungkap:
Kepunyaan siapa Atturats itu?
Siapa tokohnya?
Bagaimana manhajnya?
Apakah yayasan atturats dibina sururi?
Antara bukti dan tuduhan terhadap As-Sofwah
Apakah assofwah diduduki oleh orang-orang hizby?
Apa landasan anggaran dasar yayasan atturats?
Tentang taubatnya orang-orang eks laskar jihad (PRO XL)
Yang sebelumnya Pro Degolan ( PRODEG )

BAGI PARA THULABUL ILMI YANG INGIN MENCARI KEBENARAN DAN HANYA MEMBELA
YANG BENAR

DAN BAGI MEREKA YANG MASIH BELUM MENGETAHUI PERSOALAN YANG SEBENARNYA,
KARENA TELAH TERMASUKI SYUBHAT YANG DILONTARKAN OLEH ORANG YANG
DIKAGUMINYA.....

SEMOGA ADA HIKMAH BAGI ANTUM YANG MAU JUJUR, IKHLAS , DALAM MENCARI
KEBENARAN TERSEBUT....

Silahkan membaca transkrip ini sambil memutar rekaman mp3nya…


** 2 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

Pertanyaan: Sebenarnya punya siapa sih


yayasan ihya'uturats yang di kuwait?
(ustadz abu Haidar, kajian sekitar tahun 2004) 1
Yayasan ihya'uturats yang di Kuwait bukan milik
siapa-siapa, milik bersama, Cuma ada tokoh-tokohnya di
antaranya Abdurrahman abdulkhalik, Abdullah Assabt,
dan beberapa yang lainya,

Fikrahnya bagaimana?
Ya , beda-beda, ada dua kubu disana, ketika ada
daurah di tengaran yang salah satu pengisinya Syaikh
Muhamad bin Khalifah Attamimi, beliau juga salah satu
pengurus yayasan ihya'uturats al islami, yang manhajnya
bagus, beliau menjelaskan ada dua kubu, dan
seterusnyalah, tetapi secara pribadi saya sudah tidak ada
hubungan dengan yayasan atturats di Kuwait maupun di
Jakarta.

Pertanyaan: Sekarangbenar-benar yayasan


assofwah jakarta diduduki orang-orang
hizby, benarkah? 2
(ustadz abu Haidar, kajian sekitar tahun 2004)
Saya merasa, saya paling tahu tentang assofwah, dari
siapapun, termasuk dari ada seorang yang disebut ustadz
yang mentahdzir saya, dia nggak tahu apa-apa tentang
sofwah, belum tentu sekali aja hadir kesana, belum tentu
ketemu dengan orang-orang sofwah siapa dan fikrahnya
bagaimana , ngobrol gimana, saya yakin, kalau toh
pernah sekali dua kali lah,
** 3 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

Saya sejak tahun sembilan puluh empat, sudah


sepuluh tahun, sebelum pengurus sofwah sekarang ada,
jadi tahu,

Kalau yang dimaksud orang-orang hizbi disini adalah


orang yang tergabung ke dalam hizbi seperti IM, HT,
Tabligh, tak ada seorangpun pengurus assofwah yang
seperti itu. Kalau ada yang seperti itu pasti sudah
dipecat, dari dulu,

Dulu ada da'i, yang ada simpati, bukan bergabung,


simpati P I N, dai, sudah dinasehati sudah, akhirnya
nggak bisa, dipecat sudah. Ada juga seorang karyawan,
karyawan dia ngaji, ke salaf, tapi pas ada musim partai
dia jadi pengurus partai, langsung dipecat, pokoknya
kalau ada pengurus assofwah, baik da'itu-da'inya
ataupun pengurus yayasan assofwah, karyawan-
karyawannya, yang ikut aktif di hizby saya yakin sudah
dipecat itu. Itu kalau yang dimaksud hizby itu ada
langsung keterkaitan aktif di hizby-hizby yang ada.

Adapun kalau di assofwah ada orang awwam, yah, di


sebagian mungkin masih isbal, ya, karena apa? Karena
ikhwan yang multazim, ikhwan yang amat sangat cinta
kepada ilmu tidak mungkin mau bekerja di assofwah
karena apa? Karena nggak ada kesempatan untuk ngaji,
dia full kerja dari jam tertentu sampai jam sekian, kalau
toh ada ngaji, barangkali libur paling, atau malamnya,
dan itu mungkin sudah capai,

Tapi kalau umpamanya ada orang yang lebih terdesak


kebutuhan ekonomi lalu kerja sambil ingin suasana yang
islami, iya ada kerja disana,
** 4 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

Jadi kalau umpamanya yayasan assofwah banyak


diduduki oleh orang-orang hizby, tidak benar, kalau ada
pengurus yayasan yang umpamanya yah, ikut di partai
apa saja, saya yakin sudah dipecat,dan itu terbukti
beberapa kali saya mengetahui ada beberapa orang
dipecat karena hal tersebut.

Jadi antum harus tahu dari mana info itu, kalau dari
orang yang hanya benci, dan kebencian itu karena
warisan, laskar,e… ja'far dulu, nah itu semua datanya
DUSTA dan PALSU, dusta dan palsu, sofwah tidak pernah
mengadakan umpamanya e… MUNAS gitu yah, ada
pengurus pusat, wilayah dan cabang, ah kalau
umpamanya ada seperti itu ya, itu hizby, seperti laskar
jihad dulu yah, ada MUNAS, ada pengurus pusat,
wilayah, cabang, anak cabang dan seterusnya, itu hizby,
mereka memang hizby, dan MEREKA BELUM TOBAT
DARI MUNASNYA,yang karena MUNASnya dilakukan
secara terbuka, kalau mau tobat dilakukan secara
terbuka , KAMI TOBAT DARI MUNAS KAMI DULU,
mestinya begitu, ini tidak,
Jadi kalau ada yang menuduh assofwah, coba
dikonfrontir dengan saya, saya lebih tahu tentang
assofwah daripada yang lainnya.

Pertanyaan: Apakah haluan dakwah assofwah


sudah berubah, karena yang ana tahu dulu
motonya assofwah sesuai dengan yang
tertulis di situsnya yaitu jalan dakwah 3
salafushalih tetapi kini dengan kehadiran
mudir yang baru, motonya berubah menjadi
** 5 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

situs dakwah dan informasi islam,jadi


berkesan situs haraki atau hizby?
(ustadz abu Haidar, kajian sekitar tahun 2004)
Mudir Assofwah belum diganti, yang baru siapa,masih
Abu bakar altway, dari dulu juga,sejak mulai sofwah bikin
situs, sampai sekarang belum pernah berubah mudirnya
sama sekali,
Pertanyaan: Bahkan masih menukil tulisannya
shalih munajid,
Ehh,Assofwah itu, antum harus tahu,pengelola situs
assofwah,bukan du'at bukan ustadz, kalau toh ada
beberapa kesalahan yang mereka lakukan, wajar, karena
mereka bukan bukan du'at bukan ustadz, tapi mereka
ngambil dari buku-buku yang dianggap buku-buku salafi
aja, gitu,

Ketika ada kesalahan kita tegor, mereka langsung


cabut, ketika kemarin ada yang menginformasikan ke
saya di situs assofwah ada gambar, langsug saya ketemu
mudirnya langsung saya komplain, kenapa ada gambar,
saya juga malah tahu karena ada email masuk ke saya,
saya cari-cari, mana situs assofwah ada gambar, oh ini
ternyata dibidang sosial, langsung saya tegor, kenapa
antum masukkan, ia, katanya kebablasan, Cabut!!, cabut
langsung, gitu langsung,
Jadi kalau ada kesalahan lalu kita tegor langsung
mereka berubah, dan itu berkali-kali, saya sering
menegur, dan sering mereka itu berubah kalau betul yang
kita tegur itu adalah salah, mereka langsung berubah,
tentang sholeh munajid, itu dianggap sebagai salah
seorang syaikh yang salafy, akan tetapi ada beberapa
** 6 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

buku-buku dan tulisannya yang memang dianggap, e…


cukup riskan bagi para pemula,
Nah mungkin orang yang memasukkan perkataan itu
ke dalam situs assofwah belum tahu masalah ini, dan
saya yakin begitu kita kasih tahu akan dicabut, apalagi
saya tahu yang bertanggung jawab terhadap ini adalah
salah seorang yang pernah ngaji disini, di bandung, kalau
toh umpamanya dia nggak nurut saya berani memarahi
orang itu,nggak papa, dan dia insya Allah nggak akan
balik marah lagi, mungkin sebagian antum kenal yah
terhadap orang ini, insya Allah.

Pertanyaan: Kenapa yayasan ihya'uturats ini


dibilang sururi, padahal mereka mengaku
dirinya salafi, salafiyun? 4
(ustadz abu Ihsan Almaidani, kajian sekitar tahun 98-an)
Saya tidak ingin membela atturats, karena saya tidak
tahu juga di dalam ihya'uturats ini ada atau tidak sururi,
namun saya pribadi berlepas diri dari sururi dan insya
allah akan membongkar kedok-kedok mereka sampai,
sampai bersih di Indonesia ini, dari sururi, adapun
yayasan atturats secara umum, saya nggak tahu, ….pada
masing-masing, apakah ada di dalamnya sururi, yah,
ditujukan kepada mereka, kepada masing-masing,

Adapun yayasannya, yayasan jelas, berdasarkan


alkitab wa sunnah 'ala fahmi salafus shalih, sebagaimana
yang tertera di dalam anggaran dasarnya, kan begitu, …
bagaimana yayasan atturats al islami di kuwait, anggaran
dasarnya apa? alkitab wa sunnah 'ala fahmi salafus
shalih, akan tetapi apakah di dalam tubuh ihya'uturats
tersebut ada sururi, saya tidak jamin tidak ada, saya
** 7 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

tidak jamin tidak ada, fahim, ..maksudnya apa, saya tidak


jamin tidak ada, nah itu dia mengenai apa namanya…

Pertanyaan: Apakah perseturuan ustadz-ustadz


dan pengikut salafi di indonesia seperti
halnya atturats dan degolan sudah mengarah
kepada hizbiyah?
(ustadz abu Ihsan Almaidani, kajian sekitar tahun 98-an)
5
Ini hebat juga pertanyaannya;
Kita katakan nyaris, subhanallah, kenapa? sungguh
sangat memilukan apa yang terjadi di Indonesia kan
begitu,membuat ikhwan tertawa, sebagaimana tertawanya
ikhwan tatkala ditanya, tatkala ada orang yang bertanya
dihadapan, dihadapan syaikh ali, mana yang benar
syaikh syarif atau jafar, tertawa semuanya….

Thoyib, tertawa lagi, mungkin karena sudah terlalu


memilukan sehingga tidak ada apa namanya, ungkapan
selain tertawa, gitu yah,

Ya, kita katakan ya ini disebabkan karena kejahilan


dan kebodohan kita, tidak kita katakan kebodohan
atturats atau kebodohan degolan, masing-masing
mempunyai kebodohan, tidak tahu mana yang paling
banyak kebodohannya, masing-masing ngelihat sendiri,
yah, mungkin disini yang paling banyak kebodohannya
kemudian tersamar al haq, kan begitu, mungkin,

Nah lihat, nah ini jelas syaikh apa namanya, ali


hasan ali abdul hamid telah memutuskan bahwasanya,
jelas bahwa kita tidak membicarakan apa namanya,
tentang kelemahan atau kekurangan yang ada pada
golongan yang lainya, atau pada orang lain, kita lihat diri
** 8 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

sendiri, wallahi, saya tidak membedakan antara atturats


dengan degolan, sama saja, selama masing-masing masih
mengemban dakwah salafiyah, tidak membedakan antara
solo dengan cirebon, tidak membedakan antara gresik
dengan yang lainnya, dengan semarang, tidak ,

Akan tetapi kita katakan, addu'at assalafiyin yang


harus tanggung jawab terhadap apa yang ada padanya,
jika pada dirinya ada ciri-ciri, atau ada benih-benih
hizbiyah, kemudian dinasehati oleh ustadz yang lainnya
hendaknya ia menerima, kemudian apabila dia tidak
menerima dan telah nyata kejelasan keterangan
kepadanya jangan marah ketika dikatakan atau di tuduh
sururi, secara terang saya katakan, bahkan kepada
orang-orang yang sudah tertuduh sururi, hendaknya
mereka bangkit dan membantah sururiyah, membantah
hizbiyah, bukan karena apa-apa, syaikh rabi tadi sudah
ditanya, ditanya, seorang yang mengaku wallahi..
wallahi… wallahi.. , saya bukan sururi,saya bukan
ikhwani, akan tetapi ya, masih ada benih-benih sururi
dalam dirinya, bagaimana…

Ya kalau memang bukan sururi, ya bantah sururi,


kan begitu, na'am, kita akan banyak disana pernyataan-
pernyataan mujmal atau global yang dimunculkan oleh
mereka-mereka yang tertuduh melindungi alhizbiyah,
seperti misalnya abdurahman abdulkhalik yang jelas
nyata-nyata, walaupun dia bersumpah-sumpah saya
tidak membela ahlul bid'ah, akan tetapi jelas nyata di
dalam buku-bukunya, kemudian bagaimana tidak ada
jalan bagi abdurahman abdulkhalik sekarang ini kecuali
membantah alhizbiyah, membantah ahlul bid'ah, dari
awal sampai akhir, tidak ada jalan baginya, dengan itu
bisa terealisasi taubatnya atau rujuknya, dengan itu ..
tanpa itu tidak ada jalan baginya untuk mengatakan
rujuk, oleh sebab itu taubatnya ini masih ditangguhkan,
** 9 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

masih ditangguhkan oleh beberapa masyaikh, tunggu


dulu bagaimana sikapnya, sebab jelas kekacauan yang
sudah dia timbulkan, dan tidak ada jalan baginya kecuali
dengan jalan membantah ahlul bid'ah, membantah
seluruh ahlul bid'ah dan bid'ahnya,yah

Kita katakan dalam sebuah penukilan dari Ayub


Asyikhtiani, seseorang mengatakan ya Ayub Asyikhtiani,
ya Abu bakr, ini kunyahnya Ayub syikhtiani, ya abu bakr,
sesungguhnya amru ibnu ubaid, gembongnya mu'tazilah
dia telah rujuk dari pendapatnya, dari bid'ahnya,

Maka ayub asyikhtiani menjawab Innahu lam yarji'


belum, belum kembali, belum rujuk dia, qaala balaa, ya
abu bakr innahu qad, sungguh ya abu bakr, dia sudah
rujuk, apa kata ayub, annahu lam yarji' tiga kali dia
katakan, belum rujuk, belum kembali, belum taubat dia,
amma sami'ta ila qaulihi, apakah tidak engkau dengar
sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam, …….
Artinya: tidakkah engkau dengar sabda Rasulullah
shalalllahu'alaihi wasallam, mereka keluar dari ad-dien
sebagaimana keluarnya anak panah dari busurnya, dan
tidak akan kembali hingga anak panah itu kembali
kepada busurnya, oleh sebab itu saya katakan bahayanya
jatuh ke dalam bid'ah, sulit untuk keluar dan mencabut
bid'ah tersebut, yah,

Rasulullah mengatakan ….. artinya : sesungguhnya


Allah subhanahu wata'ala menghijab, menirai, menunda
dan menangguhkan taubat seorang mubtadi' ketika ia
meninggalkan bid'ah, maksudnya apa, sulit untuk
mencabut dan keluar dari bid'ah .

Oleh sebab itu orang yang ingin keluar dari tuduhan,


orang yang ingin keluar dari bid'ah, orang yang ingin
** 10 **
Transkrip dari Tanya jawab dari cuplikan MP3 kajian

menampakan identitasnya sebagai seorang salafi maka


bantah ahlul bid'ah, tunjukkan sikap tegas kepada
mereka, serta tegaskan keberadaannya, keberadaan
engkau dan kebersamaan engkau bersama ahlusunnah,
bukan malah mengambil jalan lain, dari jalan mereka,
tidak malah mengganggu mereka, jadi orang sedang
sibuk-sibuk tahdzir terhadap sururi, dia malah
mengganggu dari belakang, jangan,

Wajar saja kalau nanti dituduh, mengerti, ikut


bersatu, ikut partisipasi, tapi mungkin orang-orang apa
namanya, partisipasi disana jelek, kita partisipasi dengan
cara yang bagus, partisipasi didalam mentahdzir dan
memperingatkan umat dari bahayanya bid'ah, yang pada
hari ini, orang-orang atau manusia seluruhnya sudah
mulai, bahkan bukan mulai, sudah meremehkan perkara
bid'ah. Anggapannya bid'ah itu sesuatu dosa yang ngga
apa-apa lah,…..
** Ada beberapa kata-kata yang tidak bisa ana pahami,sehingga tidak ana
transkrip atau ditandai dengan titik-titik (….), dan mungkin ada beberapa kata
yang tidak pas dengan ucapan dialognya, karena keterbatasan ana dalam
mentranskrip…