Anda di halaman 1dari 10

PEMANFAATAN STEGANOGRAFI UNTUK PENYEMBUNYIAN PESAN TEKS RAHASIA

ASEP SURYANA Teknologi Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur Jl. Ciledug Raya,PetukanganUtara, Jakarta Selatan, 12260 E-mail : Assuryana22@gmail.com

ABSTRAK Steganografi dalam jaman modern berarti teknik dan seni menyembunyikan informasi atau data digital dibalik media digital lainnya. Penulisan penelitianini akan membahas tentang pembuatan suatu aplikasi steganografi,yang berguna untukmenyisipkan informasi berupa pesan teks rahasia dengan menggunakan metode EOF. Untuk menjaga kerahasiaan daripada informasi tersebut, dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat menjaga privacy dari informasi tersebut. Pada penelitian ini digunakan suatu metode steganografi berbasiskan EOF (End Of File) untuk diimplementasikan pada aplikasi steganografi ini.Aplikasi Steganografi ini dapat menyembunyikan suatu informasi atau pesan rahasia berupa teks ke dalam media gambar digital berformat JPEG. Kata Kunci : Steganografi, EOF, citra, End Of File 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi yang semakin berkembang pesat seperti sekarang ini, perkembangan teknologi telekomunikasi tidak hanya mendorong kecenderungan orang untuk hanya saling berkomunikasi semata.Tuntutan dalam hal teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tak bisa dielakan lagi, terutama dalam hal masalah keamanan data. Data yang dikirim berupa pesan berupa teks yang sangat rahasia seperti password, user id, dan lainlain. Berbagai usahadilakukan untuk menjamin agar data atau pesan yang dikirimkan tersebut tidak bisa diakses oleh orang lain, apalagi sampai dapat dicuri oleh pihakpihak yang tidak berwenang.Oleh karena itu dibutuhkan suatu tingkat keamanan agar informasi tidak dapat diakses oleh sembarang orang dan kerahasiaanya dapat terjamin. Adapun beberapa teknik untuk melindungi data ataupun informasi berupa teks yang cenderung seperti password dan user id dari orang-orang yang tidak berhak,diantaranya dengan teknik enkripsi atau kriptografi dan steganografi.

2. LANDASAN TEORI
2.1 Definisi Steganografi Steganografi berasal dari bahasa Yunani yaitu Steganos yang berarti menyembunyikan, dan Graptos yang artinya tulisan.Secara keseluruhan dapat didefinisikan sebagai ilmu dan seni untuk menyembunyikan pesan rahasia sedemikian rupa.Sehingga keberadaan pesan tidak terdeteksi oleh indera manusia.Steganografi membutuhkan dua properti, properti pertama adalah wadah penampungatau cover, dan data rahasia yang akan disembunyikan hidden text. Steganografi digital menggunakan media digital sebagai wadah penampung, misalnya citra, suara, teks, dan video. Berkas hasil dari proses steganografi biasa disebut dengan sebutan berkas stego atau stegofile atau stego objek.Steganografi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menyembunyikan suatu informasi rahasia di dalam suatu informasi lainnya (Jonathan Cummins, 2004). 2.2 Sejarah Steganografi Usia steganografi hampir seusia dengan kriptografi yang sudah dikenal oleh bangsa Yunani. Herodatus,penguasa Yunanimengirim pesan rahasia dengan menggunakan kepala budak atau prajurit sebagai media. Dalam hal

ini, rambut budak dibotaki, lalu pesan rahasia ditulis pada kulit kepala budak. Ketika rambut budak tumbuh, budak tersebut diutus untuk membawa pesan rahasia di balik rambutnya. Bangsa Romawi mengenal steganografi dengan menggunakan tinta tidak tampakinvisible ink untuk menuliskan pesan. Tinta tersebut dibuat dari campuran sari buah, susu, dan cuka. Jika tinta digunakan untuk menulis maka tulisannya tidak tampak.Tulisan diatas kertas dapat dibaca dengan cara memanaskan kertas tersebut. Selama perang dunia II, agen agen spionase atau yang disebut mata-mata juga menggunakan steganografi untuk mengirim pesan.Caranya dengan menggunakan titik titik yang sangat kecil sehingga keberadaanya tidak dapat dibedakan pada tulisan biasa yang diketik.Saat ini steganografi sudah banyak diimplementasikan pada media digital.Steganografi digital menggunakan media digital sebagai penampung, seperti citra digital, video digital, atau audio. Informasi yang disembunyikan juga berbentuk digital seperti teks, citra, data audio, atau data video.Steganografi digital dapat dipakai di negaranegara yang menerapkan sensor ketat terhadap informasi atau di negara dimana enkripsi pesan terlarang.Pada negaranegara seperti itu informasi rahasia dapat disembunyikan dengan menggunakan steganografi.Maka sesungguhnya prinsip dasar dalam steganografi lebih dikonsentrasikan pada kerahasiaan komunikasinya bukan pada datanya (Johson, 1995). 2.3 Perbedaan Kriptografi dan Steganografi Steganography berbeda dengan cryptography, letak perbedaanya adalah pada hasil keluarannya. Hasil dari cryptographybiasanya berupa data yang berbeda dari bentuk data aslinya dan biasanya data seolaholah berantakan. Sehingga tidak dapat diketahui informasi apa yang terkandung di dalamnya. Data hasil kriptografi tersebut dapat dikembalikan ke bentuk semula melalui proses dekripsi. Sedangkan hasil keluaran dari steganography memiliki bentuk persepsi yang sama dengan bentuk aslinya. Kesamaan persepsi tersebut adalah tidak dapat dibandingkan oleh indera manusia khususnya visual.Namun bila digunakan komputer atau perangkat pengolah digital lainnya, dapat dengan jelas dibedakan, antara sebelum proses dan setelah proses. Berikut penjelasan perbedaannya dengan gambar:

Gambar 2.1: Perbandingan kriptografi dan steganografi 2. 5 G a mbar a n Al g or i t ma Ste ga n ogr af i Secara umum gambaran dari sebuah algoritma steganografi tersusun atas tiga buah bagian, yaitu: 1) Hidden text Bagan dari Steganografi ini dapat berupa representasi dari informasi yang ingin disembunyikan pada media digital induknya. 2) Algoritma penyisipan pesan rahasia (encoder). Proses algoritma penyisipan hidden text kedalam media digital induknya sehingga menjadi file steganografi dalam gambar sebagai berikut :
Media Digital (cover)

Text Rahasia (Hidden text)

File Steganografi (Stego File)

Encoding/Embedding

Gambar steganografi.

2.2:

Algoritma

encoding

3) Algoritma pendeteksian hidden text (decoder). Proses algoritma pendeteksian hidden text untuk membaca rahasia yang terdapat pada stegofile atau file steganografi pada gambar sebagai berikut :

File Steganografi (Stego File)

Decodi ng

Text Rahasia (Hiddente xt)

Gambar steganografi.

2.3:

Algoritma

decoding

2.6 Metodologi Steganografi Banyak metode yang digunakan untuk menyembunyikan pesan di dalam media berupa gambar tanpa merubah tampilan image atau gambar itu sendiri. Sehingga pesan yang disembunyikan tidak akan terlihat. Berikut ini penjelasan tentang beberapa metode umum yang digunakan pada image steganografi.

a. Metode End Of File (EOF) Dalam teknik ini, data disisipkan pada akhir file dengan diberi tanda khusus sebagai pengenal start dari data tersebut dan pengenal akhir dari data tersebut. Teknik EOF tidak akan mengubah isi awal file yang disisipi. Sebagai contoh, jika akan menyisipkan sebuah pesan ke dalam sebuah file dokumen, isi dari dokumen tersebut tidak akan berubah. Ini yang menjadi salah satu keunggulan metode EOF di banding metode steganografi yang lain. b. Gambaran algoritma metode EOF (End Of File) Berikut ini merupakan gambaran dari hasil file steganografi dengan metode end of file dalam aplikasi, pemasukan data dilakukan seperti merge yang dihubungkan dengan bytes version sebagai penanda dengan urutan input file, byte version, dan message. Berikut gambaran algoritma dari metode EOF (End Of File).

Gambar 5. Gambaran Algoritma Base64.

3. ANALISA MASALAH RANCANGAN PROGRAM

DAN

Gambar 2.4: Gambaran Algoritma dengan Metode EOF. c. Base 64 Base 64 adalah sebuah skema encoding yang merepresentasikan data biner ke dalam format ASCII. Prinsip encodingnya adalah dengan memilih kumpulan dari 64 karakter yang dapat diprintable. 1) Algoritma Base64 merupakan algoritma yang menggunakan salah satu konsep algoritma enkripsi modern, yaitu algoritma Block Cipher yang berupa operasi pada mode bit.Namun algoritma Base64 ini lebih mudah dalam pengimplementasiannya dari algoritmaalgoritma yang lainnya.Base64 adalah metode untuk melakukan encoding terhadap data binary menjadi format 6-bit karakter. 2) Metode enkripsi Base64 mengubah teks asli menjadi teks yang sudah diacak dalam bentuk encode text.Algoritma base64 dapat di gambarkan pada gambar berikut :

3.1 Analisa Masalah Aplikasi Steganografi yang akan dibuat adalah aplikasi steganografi dengan metode EOF (End Of File). Aplikasi ini termasuk kedalam jenis aplikasi keamanan data atau informasi. Aplikasi ini berfungsi untuk menyembunyikan sebuah pesan rahasia dalam bentuk teks dan mengharuskan adanya media penampung digital.Media penampung ini akan disisipkan pesan rahasia berupa teks. Isi dari pesan teks tersebut lumrahnya adalah tentang nomor rekening, pin, user id, password serta informasi penting lainnya. Dikarenakan banyaknya lembaga dan perusahaan.Baik lembaga nasional maupun internasional yang tugasnya tidak hanya menangani persoalan dan bisnis lainnya.Mereka tersebut pun saling bertukar informasi satu dengan yang lain melalui layanan jaringan internet.Informasi tersebut biasa dikirimkan melaluiemail, social networking, atau media online lainnya seperti messengerdan masih banyak lagi. Dalam perkembangan pertukaran informasi, kendala yang sering ditemukan adalah dalam masalah keamanan informasinya. 3.2 Pemecahan Masalah Dari permasalahan yang telah dibahas dan diuraikan di atas.Pemecahan masalah dari hasil analisa adalah,diperlukannya sebuah aplikasi yang dapat menjaga kerahasiaan sebuah data atau informasi. Sehingga keberadaannya tidak terdeteksi oleh pihak lain. Aplikasi ini akan menyisipkan pesan teks rahasia kedalam sebuah image atau media penampung. User pertama mengirim data berupa image yang telah mengandung pesan teks rahasia melalui jaringan internet public.User kedua menerima data atau informasi yang dikirim berupa image yang mengandung pesan rahasia tersebut kemudian mengekstrak pesan teks rahasia tersebut untuk

digunakan sebagaimana diketahui pihak ketiga.

mestinya

tanpa
HELP

3.3 Rancangan Aplikasi Aplikasi Steganografi ini terdiri dari beberapa form, yaitu form awal home progress bar, form menu utama, formimage stego, form about, dan form help. Pada form menu utama, terdapat empat buah menu yang bisa dipilih oleh user. Pertama adalah menu image stego yang apabila di pilih, akan muncul form aplikasi untuk penyisipan teks kedalam media gambar. a. Rancangan Layar
Loading Please wait ...

Informasi Penggunaan Aplikasi Enkripsi

Dekripsi

Back

Gambar 3.4: Rancangan Layar Form Help.


About

Loading Progress ...

Universitas Budiluhur

Gambar 3.1 : Rancangan Layar Form Awal Progressbar.


Menu Utama

Logo Unversitas Budiluhur


Image Stego About

Email
Help Exit

OK

Gambar 3.5: Rancangan Layar Form About. Gambar 3.2 : Rancangan Layar form Menu Utama.
Image Steganografi

Lokasi File Image : Masukan Gambar Action Picture Box

b. Flowchart (diagram alur) Untuk menggambarkan urutan-urutan proses pada aplikasi atau sistem, maka digunakan sebuah flowchart sebagai penjelasan dari sebuah alur dari program atau sistem tersebut. Berikut ini beberapa flowchart untuk masing-masing proses.
Start

MU

Encrypt Text Decrypt Text


Close Clear

Tampil Menu Utama (MU)

Input Pilih

Masukan Text Disini :

Pilih = Image Stego

Ya

IS

Tidak

Pilih = About

Ya

Tidak

Teks Rahasia dari gambar :


Pilih = Help Tidak Ya H

Ya Pilih = Exit Tidak

Tampil Messagebox

End

Gambar 3.3 : Rancangan Layar Form Image Stego.

Gambar 3.6: Flowchart Form Menu Utama.

IS

Tampil Form Image Stego

1
Tampil Form help

Tampil Informasi Penggunaan

Input Pilih

Ya Pilih = Masukan Gambar Tidak Pilih Gambar Tampil gambar

1
Input Pilih

Ya Pilih = action Proses = enkrip ?

Tidak Proses = dekrip ?

Tidak

Tidak

Pilih = Back Ya

Tidak

Ya

Ya

Ya Pilih = EnkripTeks Proses = Enkrp

Proses Enkrip teks dan penyisipan

Proses dekrip

Unload Form Help

Tidak Ya Pilih = DekripTeks Proses = dEkrip Tampil Window Dialog Gambar mengandung teks rahasia ? Ya Tampil Teks rahasia dari gambar

MU

2
Tidak

Tidak

Gambar 3.9 :Flowchart Form Help


1

Pilih = Clear

Ya

Bersih form

Input Pilih 1

Tampil Messagebox

Start

Tidak Pilih = save Pilih = Close Ya MU Tidak Tidak Ya Tampil Messagebox Proses Simpan

Mendapatkan ukuran file gambar

Ya Pilih = Cancel Tampil Messagebox

Tidak

Enkripsi Pesan Rahasia


2

Gambar 3.7 :Flowchart Form Image Stego


Konversi pesan rahasia ke ASCII

Tampil Form About

Tampil Informasi About

Random Pixel (bit gambar + panjang pesan + sentinel string)

Random Pixel (bit gambar + sentinel string)


Input Pilih

Tidak

Pilih = OK Ya

Random Pixel (bit gambar + panjang pesan )

Unload Form About

Penyisipan ASCII Ke RGB

MU

Return

Gambar 3.8: Flowchart form About

Gambar 3.10 :Flowchart proses penyisipan teks kedalam gambar.

Start

2. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 3.

Algoritma form About Tampilkan Form About Tampilkan Informasi About Input pilih If pilih = OK Then Unload FormAbout Kembali ke Form Menu Utama Else Kembali ke baris 1 9. End if Algoritma form Help 1. Tampilkan Form Menu Utama 2. Pilih Menu 3. If pilih = Image Stego Then 4. Tampilkan FormImage Stego 5. Else If pilih = About Then 6. Tampilkan FormAbout 7. Else If pilih = Help Then 8. Tampilkan Form Help 9. Else If pilih = Exit Then 10. Keluar dari aplikasi 11. Else 12. Kembali ke baris 2 13. End If

Dapatkan File Stego

Baca Id File Stego

Tidak

Dapat id?

ya Baca bit gambar dan panjang sentinel string

Baca ASCII dari RGB

Tidak Dapat ASCII?

ya

Konversi ASCII Ke Teks

Dekrip Teks

Return

Gambar 3.15 : Flowchart Proses Dekripsi pesan teks rahasia dari gambar. c. Algoritma Algoritma digunakan untuk mempermudah dalam pembuatan dan perancangan suatu program. Dalam sistem ini terdiri dari beberapa algoritma yang digunakan untuk menjalankan proses pada program. Berikut adalah algoritma dari setiap proses yang ada pada aplikasi. 1. Algoritma form menu utama 1. Tampilkan Form Menu Utama 2. Pilih Menu 3. If pilih = Image Stego Then 4. Tampilkan FormImage Stego 5. Else If pilih = About Then 6. Tampilkan FormAbout 7. Else If pilih = Help Then 8. Tampilkan Form Help 9. Else If pilih = Exit Then 10. Keluar dari aplikasi 11. Else Kembali ke baris 2 12. End If

4. Algoritma form Image Stego 1. Tampilkan Form Image Stego 2. Input pilih 3. If pilih = masukan gambar Then 4. Pilih gambar 5. Tampil gambar 6. Elseif pilih = Action Then 7. Proses Enkrip? 8. Proses Dekrip? 9. Kembali ke baris 2 10. Else If pilih = Enkrip Then 11. Kembali kebaris 2 12. Mulai proses enkrip 13. Tampil window dialog 14. Input pilih 15. If pilih = save Then 16. Simpan gambar 17. Muncul messagebox berhasil disimpan 18. Else 19. Kembali ke baris 2 20. If pilih = cancel 21. Muncul messagebox gambar batal disimpan 22. Kembali ke baris 2 23. End if 24. End if 25. Else If pilih = Dekrip Then 26. Kembali kebaris 2

27. Mulai proses dekrip 28. If gambar mengandung teks rahasia Then 29. Tampilkan teks pesan rahasia 30. Kembali ke baris 2 31. Else 32. Muncul message box gambar tidak mengandung teks rahasia 33. Kembali ke baris 2 34. End if 35. if pilih = clear then 36. Bersihkan form 37. Else 38. Kembali ke baris 2 39. End if 40. if pilih = close then 41. Unload form IS 42. Else 43. Kembali ke baris 2 44. End if 5. Algoritma Proses Penyisipan teks kedalam gambar. 1. Mulai proses Penyisipan 2. 3. 4. 5. 6. Mendapatkan ukuran gambar Enkripsi pesan teks Konversi Teks Ke ASCII For i = 0 to ( panjang teks - 1) Random Pixel gambar + panjang teks + panjang id sentinel string 7. Next 8. For t = 0 to (bitgambar - 1) 9. Random pixel gambar + panjang id sentinel string 10. Next 11. For r = bitgambar to (bitgambar+(panjang id sentinel string)1) 12. Count = 0 13. Next 14. (Pixel gambar + panjang id sentinel string) To ( pixel gambar + panjang id sentinel string + panjang pesan ) Penyisipan ASCII ke RGB 15. Kosongkan text box 16. Return

6.

Algoritma Proses Dekripsi teks kedalam gambar. 1. Mulai Proses Dekripsi 2. Dapatkan file stego 3. Do 4. Baca Id File Stego 5. If dapat Id Then 6. Baca Pixel gambar dan panjang sentinel string 7. Baca ASCII dari RGB 8. Else 9. Akhiri proses 10. End if 11. Loop 12. Do 13. If dapat ASCII Then 14. Konversi ASCII ke teks 15. Tampilkan pesan teks rahasia 16. Else 17. Tampil message box gambar tidak mengandung pesan rahasia 18. Akhiri proses 19. End if 20. Loop 21. Dekrip teks 22. Return

4. IMPLEMENTASI DAN ANALISIS HASIL UJI COBA PROGRAM


4.1 Implementasi Program Agar aplikasi steganografi dapat berjalan dengan baik dan bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan, adapun spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dipakai untuk mengimplementasikan aplikasi ini,dan juga harus mendukung kepada aplikasi ini. Berikut spesifikasi yang bisa mendukung implementasi aplikasi ini, diantaranya adalah : a. Perangkat Keras ( Hardware ) Perangkat keras (hardware) yang dipakai untuk implementasi aplikasi ini adalah sebagai berikut : 1) Processor Intel Core i5 2.3Ghz 2) RAM / Memory 3GB 3) Keyboard dan Mouse 4) Monitor 5) Harddisk 500 GB

b. Perangkat Lunak (Software) Perangkat lunak (software) yang dipakai untuk implementasi aplikasi ini adalah sebagai berikut : 1) Sistem Operasi Microsoft Windows XP 2) Microsoft Visual Studio 2005 4.2 Penginstalan Aplikasi Berikut ini merupakan tahapan steganografi :

penginstalan

Gambar 4.4 : Tampilan proses tampilkan shortcut aplikasi atau tidak.

Gambar 4.1 : Tampilan awal penginstalanaplikasi steganografi.

Gambar 4.5 : Tampilan proses penginstalan akan segera dimulai.

Gambar 4.2 penginstalan.

Tampilan

pilih

direktori

Gambar 4.6 : Tampilan proses penginstalan aplikasi berjalan.

Gambar 4.3 : Tampilan pilih start menu folder. Gambar 4.7 : Tampilan proses penginstalan aplikasi selesai.

Gambar 4.8 : Lokasi aplikasi steganografi. 4.3 Tampilan Layar Pada bagian ini, diuraikan mengenai tampilan layar aplikasi steganografi mulai dari pertama kali dijalankan sampai selesai dijalankan. Berikut ini akan diberikan penjelasan dan gambar mengenai tampilan-tampilan yang ada pada program aplikasi steganografi ini. a. Tampilan Layar Progress bar

Gambar 4.11 : Tampilan layar form Image Stego. d. Tampilan Layar Form Help

Gambar 4.9 : Tampilan layar awal progressbar. b. Tampilan Layar Form Menu Utama Gambar 4.12 : Tampilan layar form Help e. Tampilan Layar Form About

Gambar 4.10 : Tampilan layar formMenu Utama. c. Tampilan Layar Form Image Stego

Gambar 4.13 : Tampilan layar form About.

4.4 Perbandingan hasil Gambar

Sebelum penyisipan

Sesudah penyisipan

Gambar 4.14 : Perbandingan gambar sebelum dan sesudah proses penyisipan. 4.5 Evaluasi Program Aplikasi steganografi ini diimplementasikan pada CV.Fondasi Mas.Setelah dilakukan analisa dari hasil pengujian aplikasi, dapat ditemukan beberapa kelebihan dan kekurangan dari aplikasi ini, yaitu sebagai berikut: a. Kelebihan Program 1) Dapat digunakan oleh siapapun. 2) Gambar yang telah disisipkan mempunyai ID gambar. 3) Tampilan gambar asli dengan stego file sulit untuk dibedakan. b. Kekurangan Program 1) Aplikasi ini tidakbisa digunakan untuk menyisipkan file, hanya dapatmenyisipkan teks. 2) Gambar yang telah disisipkan tidak dapat digunakan kembali. 3) Gambar yang mengalami perubahan (misalnya cropping, resize, dll), isi pesannya akan hilang dan hancur.

muncul agar perancangan ini dapat dilanjutkan dengan beberapa pengembangan, antara lain : a. Perlu adanya pemberian password setelah pesan tersebut disisipkan kedalam gambar agar lebih terjaga kerahasiaan dari suatu data yang telah disisipkan kedalam gambar. b. Metode EOF mempunyai sifat fragile (mudah rusak) apabila mengalami rotasi, perbesaran, cropping, dan gangguan.Sehingga menyebabkan pesan hilang, untuk itu kedepannya agar metode ini dapat dikombinasikan dengan metode lain. DAFTAR PUSTAKA Sjukani, Moh. 2009, Algoritma (Algoritma dan Struktur Data 1) dengan C, C++, dan Java Edisi 5. Jakarta : Mitra Wacana Media. Sjukani, Moh. 2010, Struktur Data (Algoritma dan Struktur Data 2) dengan C, C++ Edisi 4. Jakarta : Mitra Wacana Media. Putra, Darma., 2010, Pengolahan Citra Digital. Yogyakarta : C.V ANDI OFFSET. Ariyus, Dony., 2009, Keamanan Multimedia, Penerapan Steganografi dalam berbagai bidang multimedia. Jakarta : Andi Publisher. Encryption In VB.NET, VB.NET Tutorials, Dream.In.Code (Online). http://www.dreamincode.net/forums/topic/67705rsa-encryption-in-vbnet[Diakses tanggal 12 April 2013 jam 00.17] Repository bab 2, universitas sumatera.(Online). http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16 877/4/Chapter%20II.pdf[Diakses tanggal 12 April 2013 jam 01.18] Steganography,(Hide text in picture files ), by codeprada(Online). http://www.Planet-SourceCode.com/vb/scripts/ShowCode.asp?txtCodeId=64 65&lngWId=10[Diakses tanggal 21 mei 2013 jam 00.21] Aplikasi Steganografi untuk Penyisipan Data Teks ke dalam Citra Digital, http://papers.gunadarma.ac.id/index.php/computer/ article/download/506/468, [Diakses tanggal 12 April 2013 jam 01.21]

5. PENUTUP
5.1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang diperoleh dari perancangan, pembuatan, serangkaian uji coba dan analisa program aplikasi steganografiini, maka dapat dibuat suatu kesimpulan antara lain : a. Dengan adanya aplikasi steganografiini, informasi atau data penting dapat terjaga kerahasiaannya. b. Aplikasi ini memberikan sesuatu hal yang baru dan menarik untuk diterapkan bagi pihakpihak yang berkepentingan. c. Gambar yang disisipi pesan secara visual tidak terlihat perbedaan dengan gambar aslinya, sehingga gambar tersebut tidak mudah dicurigai oleh pihak yang tidak berkepentingan. 5.2 Saran Berdasarkan hasil perancangan aplikasi steganografi ini, ada beberapa saran yang

Beri Nilai