Anda di halaman 1dari 2

JAWABAN TUGAS PENDAHULUAN ASP

1. Proses cementing, yaitu proses pengisian anulus antara pipa selubung dan dinding lubang bor dengan bubur semen. 2. Modul ASP hal 1 3. Fungsinya: Melekatkan casing pada dinding lubang sumur bor Melindungi casing dari fluida formasi yang bersifat korosif Melindungi casing dari masalah-masalah mekanis sewaktu operasi pemboran (seperti getaran) Untuk memisahkan zona-zona yang satu terhadap zona yang lain di belakang casing Mencegah adanya migrasi fluida yang tidak diinginkan dari satu formasi ke formasi yang lain. 4. Modul ASP hal 6 5. Modul ASP hal 6 6. Modul ASP hal 6 7. Jenisnya yaitu: Fluida newtonian Adalah fluida dimana viscositasnya hanya dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur, misalnya air, gas dan minyak yang encer. (fluida yang mempunyai viscositas yang konstan) Fluida non-newtonian adalah Setiap fluida yang tidak bersifat adanya perbandingan tetap antara shear stress dan shear rate (fluida yang mempunyai viscositas) 8. Yaitu: Thickening time, adalah lama waktu semen masih dalam keadaan bisa di pompakan , bubur cement harus tetap dalam keadaan Fluida dalam waktu yang cukupsehingga cement bisa di tempatkan pada interval kedalaman yang di inginkan Fluid loss, Jika bubur cemen di atas permukaan yang permeable di tekan. Maka air akan terperas keluar , proses ini di sebut Dehydrasi karena air keluar dari bubur cement. Strength ( kekuatan ) cement , setelah operasi squeeze selesai , maka di perlukan penguatan cement yang cukup cepat untuk memperkecil WOC (waiting On Cemen). http://oilandgasengineer.blogspot.com/2011/02/cementing.html 9. Modul ASP hal 12 10. Thickening time suspensi semen apabila terlalu lambat maka semen akan lambat pula dalam proses pengerasan dan apabila Thickening time suspensi semen terlalu cepat maka semen lebih cepat pula dalam proses pengerasan. 11. Untuk menambah thickening time perlu ditambahkan retarder ke dalam suspensi semen, seperti kalsium lignosulfonat, carboxymethil retarder cellulose dan senyawa-senyawa asam organik. Untuk mengurangi thickening time dapat ditambahkan accelerator ke dalam suspensi semen seperti kalsium klorida, sodium klorida, gypsum, sodium silikat, air laut dan additives yang tergolong dispersant.

12. Free water adalah air bebas yang terpisah dari suspensi semen. 13. Modul ASP hal 12 14. Modul ASP hal 12 15. Modul ASP hal 17 16. Filtrate yaitu cairan yang ada di dalam campuran suspense semen, Yang terjadi pada suspense semen apabila filtration loss tinggi yaitu akan mengalami flash set (cairan yang hilang terlalu banyak, maka semen akan menjadi sangat kental dan sukar dipompa) dan dapat menyebabkan pecahnya formasi. http://share.pdfonline.com/52fc47c4efb54285a51f9a8d2d4f2646/BAB%20III%20Next.htm 17. Caranya yaitu: Dengan mengurangi densitas bubur semen. Dengan menambahkan material penyumbat, seperti serbuk gergaji, bubur kayu, plastik, dsb Cara lain adalah dengan menambahkan nitrogen kedalam system Lumpur. http://apayangkaupikirkan.blogspot.com/2009/06/what-is-cementing-in-oil-and-gasfield.html

18. Compressive strength didefinisikan sebagai kekuatan semen dalam menahan tekanantekanan yang berasal dari formasi maupun dari casing (kekuatan semen dalam menahan tekanan-tekanan horizontal). 19. shear bond strength didefinisikan sebagai kemampuan semen untuk menahan tekanan/beban dari arah vertical. 20. Pengaruh pengaruh dari luas permukaan bubuk semen terhadap suspensi semen itu sendiri ialah semakin besar luas permukaan suatu semen, maka ukuran partikel semen semakin kecil dan semen tersebut semakin kompak dan hal ini menyebabkan kekuatan semen dalam menahan tekanan semakin baik. Sementara itu hal yang mempengaruhi besar kecilnya luas permukaan bubuk semen ialah: Semakain besar luas permukaan dari bubuk semen maka proses pembuatan semen akan berlangsung lebih cepat, sedangkan sebaliknya Semakin kecil luas permukaan dari bubuk semen maka proses pembuatan semen akan berlangsung lebih lambat. (sumber:http://www.scribd.com/doc/175039380/Peta-Konsep-Praktikum-Analisa-SemenPemboran http://www.scribd.com/doc/110043942/analisa-semen-pemboran) Modul ASP hal 26