Anda di halaman 1dari 3

Ikatan kimia

1. Rumus Lewis molekul senyawa dari unsur X dan Y sebagai berikut. X:Y:X .. .. Kemungkinan unsur X dan Y adalah ... Unsur X Unsur Y Natrium Oksigen Belerang Hidrogen Oksigen Klorin Hidrogen Karbon Hidrogen Oksigen

..

A. B. C. D. E.

Jawaban : E. Hidrogen Oksigen Pembahasan : Karena di gambar terdapat 8 elektron dari 3 buah unsur (dua unsur X, satu unsur Y). Jadi kita harus memilih unsur unsur yang mungkin yang jumlahnya 8 elektron. Unsur yang mungkin ada di pilihan D dan E. Karena elektron hidrogen bersama karbon atau oksigen bila dijumlahkan akan menghasilkan 8 elektron. Lalu kita ketahui bila X adalah hidrogen, akan menjadi 2 elektron. 8-2=6. Unsur yang mempunya elektron valensi 6 adalah oksigen. Sehingga jawabannya adalah X (hidrogen) dan Y (oksigen).

Bentuk Molekul
1. Bentuk molekul senyawa PCl3 adalah ... A. Linear B. Segi empat datar C. Trigonal piramida D. Trigonal planar E. Tetrahedral Jawaban : C. Trigonal piramida Pembahasan : 15P, susunan elektronnya : 2-8-5 17C, susunan elektronnya : 2-8-7 Elektron valensi P = 5 Banyaknya elektron 3 atom Cl yang digunakan untuk ikatan = 3 Jumlah elektron di sekitar atom pusat = 5+3 = 8 Jadi ada 4 pasangan elektron, 3 PEI 1 PEB. Akibatnya bentuk geometri yang terjadi akibat PEI = 3 dengan PEB = 1 adalah trigonal piramida.

Asam-Basa 1. Perhatikan reaksi asam-basa menurut Bronsted-Lowry berikut! a. HSO4-(aq) + H2 (l) --H3O+(aq) + SO42- (aq) b. H2O(l) + S2-(aq)OH-(aq) + HS-(aq) Spesi yang merupakan pasangan asam basa konjugasinya adalah ... A. HSO4- dan SO42B. HSO4- dan H2 C. OH- dan HS2D. H2 + E. H3O dan SO42Jawaban : A. HSO4- dan SO42-

Pembahasan : Suatu asam setelah melepas satu proton, akan membentuk spesi yang disebut basa konjugasi dari asam tersebut. Sementara itu, basa yang telah menerima proton, menjadi asam konjugasi dari basa tersebut. Pasangan asam-basa setelah terjadi serah terima proton dinamakan asam-basa konjugasi. a. HSO4-(aq) + H2 (l) H3O+(aq) + SO42- (aq)
Asam b. basa asam konjugasi basa konjugasi

H2O(l) + S2-(aq) OH-(aq) + HS-(aq)


Asam basa asam basa konjugasi konjugasi

Jadi, spesi yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah HSO4- dan SO42-.

Persamaan reaksi 1. Setarakan reaksi berikut : HNO3 (aq) + H2S (g) NO (g) + S (s) + H2O (l) A. 2HNO3 + 5H2S 2NO + 3S +4 H2 B. 4HNO3 + 3H2S 2NO + 3S +4 H2 C. 2HNO3 + 3H2S 2NO + 3S +4 H2 D. 2HNO3 + 3H2S 3NO + 3S +4 H2 E. 2HNO3 + 3H2S 2NO + 3S +7 H2 Jawaban : 2HNO3 + 3H2S 2NO + 3S +4 H2 Pembahasan : Cara yang termudah untuk menentukan koefisien reaksinya adalah dengan memisalkan koefisiennya masing-masing a, b, c, d dan e sehingga: a HNO3 + b H2S c NO + d S + e H2O Berdasarkan reaksi di atas maka : atom N : a = c (sebelum dan sesudah reaksi) atom O : 3a = c + e 3a = a + e e = 2a atom H : a + 2b = 2e = 2(2a) = 4a 2b = 3a b = 3/2 a atom S : b = d = 3/2 a Maka agar terselesaikan kita ambil sembarang harga misalnya a = 2 berarti: b = d = 3, dan e = 4 sehingga persamaan reaksinya : 2HNO3 + 3H2S 2NO + 3S +4 H2

Stoikiometri
1. Berapa massa dari 3,01 x 1022 molekul oksigen? (Ar O = 16, Fe = 56) A. B. C. D. E. 0,8 g 1,6 g 2,4 g 3,2 g 4g

Jawaban : B. 1,6 g Pembahasan : Jumlah mol dari 3,01 x 1022 molekul oksigen: n = x = 3,01 x 1022 molekul = 0,05 mol L 6,02 x 1023 molekul mol-1 Massa dari 0,05 mol molekul oksigen (O2) : m = n x mm = 0,05 mol x 32 g mol-1 = 1,6 g

Termokimia
1. Di bawah ini yang merupakan contoh perubahan entalpi pembentukan standar adalah ... A. B. C. D. E.

H2(g) + O2(g) H2O(g) C(s) + O2(g) CO2(g) C6H6(g) 6 C(s) + 3 H2(g) H2O(l) H2O(g) H2O(s) H2O(l) Jawaban

H = 484 kJ H = 393,5 kJ H = 49 kJ H = +44 kJ H = +6,01 kJ H = 484 kJ

: A. H2(g) + O2(g) H2O(g)

Pembahasan : Karena hanya persamaan reaksi A yang merupakan perubahan


entalpi pembentukan standar. Selain itu di pilihan

B. C(s) + O2(g) CO2(g)


pembakaran standar

H = 393,5 kJ adalah reaksi perubahan entalpi H = 49 kJ adalah reaksi perubahan entalpi H = +44 kJ adalah reaksi perubahan entalpi H = +6,01 kJ adalah reaksi perubahan entalpi

C. C6H6(g) 6 C(s) + 3 H2(g)


penguraian standar

D. H2O(l) H2O(g)
penguapan standar

E. H2O(s) H2O(l)
peleburan standar