Anda di halaman 1dari 88

Irr*ffUilufi

MNAH
Penentuan posisi
cara

aan

.'1

triangulasi

,l

triloterosr';d

Metode
pengukuran

't',,f'.11,1"':::'

J. Andy Hartanto, S.H., M.H.n lr., M,M.T.

ILMU UKURTANAH
METODE dan APLIKASI
BAGIAN KEDUA

ILMU UKURTANAH
METODE dan APLIKASI
BAGIAN KEDUA

Ir. D.W. HENDRO KUSTARTO, MT


IT. J.

ANDY FIARTANTO, SH, MH, MMT

Sanksi Pelanggaran Pasa! 72


Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
1.

Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana


dimaksud dalam Pasal 2 ayal (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana
dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda

paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama
7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar
rupiah),
2.

Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau


menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta
atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud fiada ayat ('l) dipidana dengan pidana

penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.
500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

dm
+

DIOI}IA

DAF"TAR ISI

llmu Ukur Tanah Metode dan Aplikasi


BaSian Kedua

DM 21600112
20t2lr. D.W Hendro Kustarto, MT dan
Ir. J. AndyHartanto, SH, MH, MMT

Daftar Isi
Kata Pengantar

BAB I. Metode Pengukuran Polygon


PENERBIT DIOMA (Anggota IKAPI)
Jl. Bromo 24 Malang 65112
Telp. (0341) 326370,366228 ; Fax (0341) 361 895
E-mail : info@diomamedia. com
Website www. diomamedia. com
:

Cetakan Pertama, Februari 2012

Editor : Marcel Lornbe


Tata Letak : Yosep Mulyo Pamuji S.
Desain Sampul : Ginanjar Pratama

Pengukuran Polryon

BAB

t1

II. Pemetaan Situasi

1,.

Pendahuluan

22

2.
3.
4.
5.
6.

Maksud Pemetaan Situasi

26

Dasar Penggunaan Teori

26

Pekerjaan Lapangan

28

Perhitungan

32

Penggambaran Situasi

-)-)

BAB

III. Penentuan Posisi Cara Triangulasi


dan Trilaterasi

ISBN l0 :979-26-0064-7
ISBN 13 : 97 8-97 9-26-0064-3

1.
2.

Cara Triangulasi

45

Cara Trilaterasi

48

BAB IV. Penentuan Azimuth Dengan Pengukuran

Tinggi Matahari
Hak cipta dilindungi undang-undang
DTT,aReNc *aEMPERBANYAK KARYA TULIs INI DAI-AM BENTUK DAN DENGAN
CAna APA PUN, TERMAsUK FoToKoPI, TANPA IZIN TERTULIS DARI PBNoRnIT

1.
2.
3.

Maksud Pengukuran Azimuth Matahari

53

Dasar Teori

54

Peralatan

62

4.
5.

Pelaksanaan Pengpkuran

62

l)r'rhitrrngan

68

BAB

V. Pemetaan Situasi Dengan Plane Table

l.
2.
3.
4.
5.

ndahuluan

Pe

73

126

Tabel

II

138

Tabel

III

1,56

Tabel

IV

1,62

74

Diagram HAMMER- FENNEL

76

Cara Mengatur AIat Plane Tabk

78

Tabel

1,64

Cara Mengukur Dengan ",\lat Plane Table

83

Tabel

VI

1,66

Tabel

VII

1,67

Tabel

VIII

1,69

Pendahuluan

89

Metode Penentuan Posisi di Laut

92

Tabel

IX

1,69

Pengukuran Hidrografi dan Oseanografi

98

Tabel

170

1,L1,

Tabel

XI

171,

Perencanaan Saruel

BAB VII. Transformasi Sistem Koordinat

7.
2.
3.

Tabel

Peralatan

BAB VI. Pengukuran Hidrografi

1.
2.
3.
4.

TabelAlmanak Matahari dan Bintang

Translasi Sistem Koordinat

1,',t4

Rotasi Sistem Koordinat

115

Translasi dan Rotasi Sistem Koordinat

117

DAFTAR PUSTAKA

Hitungan Azimuth Matahari

1,72

Lembar Pengamata n Mataharr

173

121

LAMPIRAN
Contoh Pemakaian Tabel

123

9[mu

X(kur'fanafr

9[mu1fiur'fanart

KATA PENGANTAR
Sehubungan dengan masih banyaknya mahasiswa yang kurang

memahamr mlt^ kuliah Ilmu Ukur Tanah yang disebabkan


kurangnya minat baca mahasiswa terutama terhadap buku-buku
berbahasa Inggris, maka penulis benrsaha membantu dengan
memberikan ringkasan kuliah secara singkat yang diuraikan dalam
bab demi bab secara sistematis sehingga mudah dipahami.

Penulis membuat ringkasan kuliah tersebut dalam bentuk

buku yang diberi judul "ILMU UKUR TANAH METODE

DAN APLIKASI Bagian I(edua". Isinya meliputi I(elanjutan


darr Bagran Pertama tentang Metode Polygon, Metode
Triangulasi, Metode Trilaterasi, Metode Tacheomety, Metode
Pengamatan Tinggi Matahan, Metode Plane Table, Metode
Pemeruman (Soundin!, dan tansformasi Sistem Koordinat.

Dengan demikian penulis berhamp mahasiswa yang a.krn


mengikuti mata kuliah Ilmu Ukur Tanah dapat mempersiapkan

diri dengan membaca buku ini, dan memperbanyak

u/au/asan

tefl tang metode-metode pengukuran.

Kritik dan saran dari pembaca sangat kamiharapkan, karena


penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna.
Penulis,

I
1

ll

BAB I
METODA PENGUKURAN POLYGON

PsNcuruRaN Por,vcox
Polygon merupakan salah satu metoda untuk menefltukari posisi

honzontaLdari titik-titik di lapangan yang berupa segi banyak dengan


melakukan pengukuran sudut dan jank. Maksud dari pengukutan
polygon adalah unnrk mendapatkan koordinat honzontd.6)O dun

titik-titik di lapangan, atau denganperkztaan lain unnrk merapatkan


jaringkontrol geodesi. Sedang tujuannya addah sebagai kerangka dasar

untuk kepeduan pemetaafl atau untuk keperluan teknis latnnya,


seperri untuk kepeduan I(adaster, pengembangan kota, ground
kontroldan lain-lain.

9[mu

llktr

Tanal

1l

Menurut jenis pengikatnya ada2 (dtn), 1,aitu

Data-data Poly$on
Yang climaksud dengan data-data polygon adalah unsurunsur yang dipedukan untuk dapat menghitung suatu polygon

(koordinat). Unsur-unsur tersebut adalah Sudut, Jaruk,


Az imu th ( su d ut j ur u s an). untuk sudut dan iankmerupakan
data- datayang langsung dip eroleh di lapangan, sedang

merupakan datayangdiukur

atznt

1)
2)

PengikatanAzimuth
Pengikatan I(oordinat.
MlgofiTerbuka

azimuth

d^t^yang diperoleh dari hasil

hitungan.
Per alatan Pen$ukuran PolY$on

I{arena yang diperlukan adalah data.-data sudut datiarak,


makapef l^t^tryang digunakanadalah alat ukur sudut dan zlat
ukur jarak, yaitu Theodou.t dan Rambu ukur. Selain peralatzt
tersebut masih adaperalttan Bantu lainnya,yaitu target (kaki
tiga + urlting-unting), formulir ukur, alat tulis dan payung'

Macam-m acarn PolY$on:


Macam polygon dapat dibedakan menurut Bentuknya dan

k{rgryl Bffibang

Jenis Pengik^trry^.

Menurut bentuknya ada 3 (tiga),yaitu:

1) Polygon Tetbuka
2) Polygon Tertutup (Ift-g)
3) Polygon Bercabang
gfmu

1.2

ltkw fanafr

9{mu'(tkur Tanah

l3

Untuk menentukan koordinat titik-titik A, B dan (i scbctulny,a

Hitungan Poly$on:

cuLup hanyadipedukan 3 (tiga) buah data sudut dan 3 (tiga) buah

Contoh polygon terbuka dengan pengikat sempurfla,


Lihat gambar dibawah

datalarak,yaitu B1, 82,83,

d1,,

d2, d3. Tetapi karena yang diukur

ada 9 (sembilan) buah data

sudut dan jarak,maka terdapat ukuran

Iebih. Menurut hitung perata: rr karena ada ukuran lebih maka


dap at disusun persamaan sy arat.

Persamaan Syarat tersebut dapat ditenrukan berdasarkan

fumus

f = n-u
dimana

r = banyaknya
n=
u=

persamaal sym^t (banyaknya ukuran lebih)


banyaknya dataukuran
banyaknyaukutan cokop.

Daridata-datadiatas,maka
sy^tattersebut adalah

Diketahui : koordinat titik-1 (X1, Y1), nnk-2 (X2, Y2), titik-

Ditanva

sama dengan selisih

azimtth

Jumlah d.sin a harus sama dengan selisih absis titik akhir dan
absis

d4.

kootdinat titik-A (XA, YA), titik-B (Xq \aB), titik-

c (xc,

t4

s/d

1) Jumlah sudut-sudutyangdiukur
2)

sudut-sudut 91, 92, 83, 84, B5


Jarak d1

3,ketigapersamaan

akhir dan azkntthawal ditambah dengan kelipatan dari 180o

3 [X3, Y3) & Titik-4 64,Y4).

Diukur

r - 9-6 -

3)

titik awal polygon.

Jumlah d.cos s harus sama dengan selisih ordinat titik akhir


dan ordinat titik awal polygon.

YC)?

9{mn TlAur (anah

9[mu 1,{kur

fanah

15

Secara matematis ketiga persa

sebagai

1)

berikut

ma fl sy^r^td iatas dapat diturunkan

Dari gamb ar diatas dapat dilihat bahwa

atau : [X

0] = (aAI(- dAlQ *

dimana :

a2A=sA\)(+81 -360"

2)

sAB= aA2+92-360'

a2A + 180" + 92 -360"

X, oleh karenaitu di dapat

: AX1 =

d1.sin o2A

= d2.sin crAB
AX3 = d3.sin crBC
AX4 = d4.sin aC3
Maka diperoleh : [X d.sin a] =
LX2

= aA\X/ + B1 + 92 - 540" + 180o + 93 - 360'


= aAST+ B1 + 92+p3-720"
uC3=dCB+p4-360'

3)

sBC + 180o + 94'360"

= sAlr + B1 + 92 + 93 -720" + 180" + 94 - 360'

Untuk memperoleh

sy arat

(XAI(

- XAIQ

ke-3, maka proyeksika nlah iarak-

iarak:
d1.,

= aA\X/ + 91 + 92 + p3+ B4- 900'


a34 = aAI(=n3C+85-360'

d2, d3, d4pada sumbu Y, dengan c*^y^rtgsama dengan

diatas maka diperoleh:

Maka diperoleh

aC3 +

aANT+ B1 + 92+ P3 + 94 -900" + 180o +

B5 - 360'
B5

-360'

aA$7+ 91 + 92+ 93 + B4 + 95 - 1080"

=
+ 10800
Jadi : 91 + 92+ B3 + B4+ 95 = (aAI(-nAn0
1.6

karena

B3 - 360'

180o +

ke-2, maka p royeksika nlah jarak-

^r^t

Ax1 + LX2+ Ax3+AX4 =(x3_X2)_ 6AK_xAs0

= aAB + 1800 + B3 - 360"

sy

d1, d2, d3, d4 pada sumbu

= sAW + 91 - 360o + 180o + 92 - 360'


= 0AS7 + B1 + 92-540"
aBC= nBA +

= bilangan bulat positip


aAW = azimuth awal
sAI( = azimuth akhir

Un tuk menurunk Lfl

larak

n.180"

gfmu'Ltkur Tanah

: [) d.cos a] =

(YAK

YAIQ

Jadi dengan demikian persamaan syaratyangharus dipenuhi

oleh suatu polygon berbentuk

1)

[X F]

9[mu7,$wTanah

= (aAI(-

cAnQ

n.180o

11

2)
3)

Lanskah

o] = (XAK-XAIQ
[X d.cos a] = (YAK - YASD

[X d.sin

I(etiga

p ers

1)

amaall sy arat ters ebut diatas, s elani utnya dip akai

sebagai control hitungan sudut daniaruk Tetapi

kateta adanya

1)
2)
3)

3)

F]

4)

banyaknya sudut yang

= Bi+ABi, i = 1,2,3,4,

konttol sudut setelah dikoreksi hatus cocok

benar

Bl = [(aAI{- cASQ * n.18Oo)atat fF = 0


5) I{itung azrmrth sisi-sisi polygon (azimuth definitifl
tX

- I(oreksi = minus kesalahan.

dengan rumus

a2A =aAW

1) fF = [X B] - t(oAK- eA,$Q + n.180o l


2) ft = [, d.sin a] - 6AK - XAS7)
3) fy = [X d.cos a] - IAK-YASV)
1B

Hitungharga definitif tiap-tiap sudut dengan rumus


Bi

hargapengamatan -hatga' yang paling

Oleh karena itu Perumusan meniadi

azimuth akhir

diukur

Menutut hitung p er2.t^afl , kesalahan didefinisikan sebagai

azimtth awal

Hitung koreksi-koreksi untuk tiap-tiap sudut dengan

A0 = - $B / n), diman^: n =

= saiah PenutuP sudut


fx = salah penutup absis
fy = salah PenutuP ordinat

I(esalahan

- X2)

= t, Bl - [(aAK- cAlQ + n.180o ]

fumus

dimana: fB

arc tan C(1

Hitung salah penutup sudutnya dengan rulnus:

fB

= (aAI(- cAnQ + n.180o + fB


+
[X d.sin a] = (XAK - XASQ fx
+ fY
[X d.cos a] = (YAI(-YAIi4

[X

u1-Y2)
aAI( =
tan (X4 - X3)
---+
^rc
(Y4 - Y3)

2)

lain ketiga persamaan sy^r^t diatas berubah bentuknya

Hitung azimuth awal dan azknrth akhfu dengan rulnus:

aAW

kesalahan-kesalahan dalam pengukutan, maka ketiga


persamaafl syar t diatas tidak terpenuhi, denganperkataan

menjadi

- lanskah Hitunsan

+ft -:oo'
,, .

aAB = a2A+p2-180'
aBC = nAB

+ft
n

- rso"

aC3 =dBC+84-180"
9{mu 7",t[w

fanart

9[mu X&ur

(anal

l()

Hitungan aztnuth sisi-sisi po\gon dihitung sctcLfi sucltrtsudut dikoteksi. Azimuth akhir dan hasil hitungan halus
cocok dengan Iang clihitung clari koordinatvang dikctahui:

s34 = crAI(

a34= crc3 + p5 - 180'


6)

0) Hitung koordinat tiap titik-titik polygon dengan runrrs:

XA=xz+aQr

YA=Y2+Ay1

XB=xA+AQ2
n
XC=XB+AX3

YB=YA+AO
YC = yB + A?3, d.,....

Hitung AXi dan AYi dengarl rumus:

AXi =

di.sin

AYi =

di.cos 0

<limana, A

CI

= y.imuthdcfinitif

Hitune kesalahan fx dan $, dengan rumus:

= [X d.sin a] - Q(AK - K{\\,)


fy = [X d.cos al - CfAK - YA\\)
fx

Hitung koreksi-koreksi pada tiap sisi poly.gon sepanjang


sumbu-X dan sr:mbu-Y dengan rulnus:

Vxi = -(cli/Xd)fx
Vyi = -(rh/Xtl; [1

Hitung harga-hatga definitif dari AX dan AY dcnsan


fumus:

A,\i = di.sina*Vxi.
AYi = di.cosa*Vyi

20

'l[nu'U(ur Tnnai

9[nu ttQur Tanal

21

2) Titik-titik bantu yang berfungsi

sebagai

titik

antarlr,

apabtla pengukuran detail akan dimulat dan satu titik

kontrol dan akan berakhir pada titik konrol lainnya, di


mafl pengukuran dari titik kontrol tersebut tidak dapat
dicapai dengan satu kali pengukuran (satu kali berdiri alat).

Sebaiknya titik-titik bantu ini ditandai lain dengan titik-

titik kontrol (patok dibedakan).

3) Titik-titik detail, merupakan titik-titik unsur alam

BAB II
PEMETAAN SITUASI

maupun unsur buatan manusia, misalnya batas-batas tanah


(sawah, Iadang,hutan), pinggiran sungai, saluran irigasi,
po jok-po j ok bangunan, j embatan, i alan, dll. Juga

titik-titik

lain yang dipilih untuk kepeduan pembuatan garis-garis

kontur. Garis kontur ini merupakan suatu cara untuk


menggambarkan bentuk topografi permukaan tanah

1.

PoNnnHULUAN

daerah yang diukur.

Pada dasarnya pengukuran untuk pemetaan adalah


menentukan posisi horizontal dan posisi vertikal setiap titik di
lapangan.Yang dimaksud titik-titik di sini adalah:

1) Titik-titik

d.t ,l) dapatdinyatakan


TM) ataupun

yang berfungsi sebagai titik-titik pengontrol

pengukuran lebih laniut. Titik-titikini disebut sebagai

22

Posisi titik-titik tersebut di atas (titik konuol,

ddk

dalam sistem

dalam sistem koordinat

titik bantu, titik

koordinat umum ([ITM,

lokal

Posisi dinyatakan dalam

sistem umum artinya posisi titik tersebut dinyatakan terhadap suatu


sistem salib surnbu yangbedaku umum untr:k selwuh wilayah

Nqara.

konttol. Seluruh titik.titik kontrol yang ada (dibuat)


merupakan "Kerangka Dasar Pemetaan". Titik ini di

Misalnya di Indonesiaterdapattitik-titik dalam sistem umum yaitu

lapangan diberi tarda dengan patok-patok tetbuat dari

terdapat titik Triangulasi, sedangkan posisi titik-titiknya akan

beton atatkayu.

dinyatakan dalam sistem umum maka diperlukan pengukuran


ilmnll(ur fanafr

titik-titik Tiiangulasi. Apabila di daerah yarryakan dipetakan tidak

9luu7,t(ur fanai

23

tambahan yaitu pengukuran pengikatan ke titik Tiiangulasi yang

Darigambar tersebut di atas dapatdimengerti bahwa pengukuran

terdekat.

untuk pemetaan dilakukan secarabertahap sebagai berikut:

Penyelenggaraan titik kontrol sesuai dengan maksudnya yaitu

1)

Penyelengg raan

titik kontrol, titik-titik kontrol ini

pengofltrol pengukuran lebih laniut harus mempunyai

biasanya diselenggarakan dengan cara polygon. Apabila

ketelitian posisi lebih baik daipadatitik-titik yang lainnya- Dengan

jumlah titik kontrol dirasa masih kurang dapat

perkataanlain, harus diukur dengan menggr.nakan perdatan yatg

diperbanyak dengan cara peng,katan ke muka atau

lebih teliti. Posisi titik-titik dinyatakan dalam sistem lokal Artinya

pengikatan ke belakang.

sebagai

posisi titik tersebut dinyatakan terhadap suatu sistem salib sumbu

2)

Penyelenggara

fl titik bantu,pada contoh di atas titik-

yang ditetapkan sendiri untuk daerah yang dipetakan, misajnya suatu

titik bantu H1,,H2, H3 diukur dari titik kontrol K2 dan

titik kontol (&pilih) ditetapkan mempunyai koordinat dr" ti"gg

diikat/dikontrol ke titik konrol K5.

nol atau bilangan tertentu yang dipi[,h. Sedang titik-titik lain posisinya
dinyatakan terhadap titik referensi tersebut.

Penyelengg^r^ rr titik detail, pada contoh di atas titik-

titik detail diukur dad titik kontrol dan dari titik bantu.

Keteransan :
K - titik kontrol

H - titikl
D - titik,

3)

Pada praktiknya pengukuran

Kl

titik kontrol terpisah dari

pengukutan titik bantu maupun titik detail. Sedanglan pengukuran

K6

& _ _ _ - - -.-.-.-.-.-.-A.\

titik bantu dan titik detail dapat dikelakan

secara bersamaan.

Setelah pekerjaan pengukuran selesai, tahapan pekeriaan

'.

l-o-----l

berikutnya adalahperhitungan dan penggambaran. Perhirungan


K5

dilakukan untuk mendapatkan koordinat titik kontrol dan titik

bantu, sedangkan titik-titik detail tidak pedu dihitung


koordinatnya. D alam penggambaran, titik-titik konrol dan titik
bantu diplot berdasarkan koordinat sedangkan titik-titik detail

a.-.-----

diplot berdasarkan anhf azimuth dan jank. Setelah semua titik

.ri
K4

diplot, barulah ditarik garis-garis kontur.

K3

24

9[nu'ltfiar 'lanah

9[mu7t[ur Tanal

25

Metode Tacheometr),

Z. Mersup PBvBreaN Slruest


Membuat gambaran situasi dad suatu daerah ke atas bidang
datar dengan skala tertentu dengan menggambarkan adanyaialan,

rumah, sungai, jembatan, batas pag t, tanaman serta keadaan


reliefnya sebagaipeta dasar untuk berbagai kepeduan teknis.

3. Dlsnn
Pada

PBNccuNAAN TEoRI

emetaan situa s i,

enguku r^t

^ng

dilakukan adalah

meliputi:

Pengukuran Kerangk a

Hoizontal

F Pengukuran Kerangka Vertikal


F Pengukuran Detail
Sedang metode y^ng digunakan untuk melakukan
pengukuran tersebut d,apatdirinci sebagai berikut

a)

D ata y ang diambil

eliputi:

Pengukuran kerangka horizontal dilakukan dengan metode

Polygon, sedang pengukuran kerangka vertikal dan


pengukuran detail dilakukan dengan metode
Tacheometry.

b)

Pengukuran kerangk a horrzontal, kerangka vertikal dan


detail semuanya dilakukan tlengan metode Tache ometry.

Sedangkan jankdanbeda tinggi diperoleh dari hasil perhitungan


dengan rumus-rumus sebagai berikut:

d optis

= 100 (Blt' -BB)


d miring = 100 @1t' - BB') cos m

26

9[muilkur Tanal

9{mu'Ltku Tanah

2l

d datar =

d miring. cos m
100 (BA

.)

BB) cos2 m

menghemat waktu maka sebelum dilakukan pemasangan patok

perlu dilakukan orientasi lapangan,karena dari sini kita dapat

)H+BT = V*TA
)H= V+TA-BT
dimana

mengetahui bentuk medan yang seben


lap angan

^rtya.Dari

orientasi

ini kitz dapat menentukarr titik-titik mana yang pedu

dibed patok, dengan demikian untuk seluruh daetah yang

V= dmiring.sinm

hendak kita petakan dapatkita perkirakan berapa buah patok

= d optis . cos m. sin m


1/2x100

yang dipedukan.

2m = 50 (BA-BB) sin 2m
AH= 50 (BA - BB) sin 2m * TA * BT

Pemasangan Patok, untuk mempermudah pekeriaan dan

(BA-BB)

sin

Ketentuan-ketentuan pemasangan patok:

Catatan : d miring adalahixakpada saat rambu ukut

krirg dipasang patok/prlar ylng cukup kuat dan stabil

tegak lurus garis bidik.

serta dibed paku seng

4.
^)

/baut.

PBTSnJAAN LepeNcaN
atau kayrr ukuran

Peke{aan petsiapan peralatat ukur yang digunakan:

+ 5 x 5 cm dan diberi paku payung agar

tidak berubah ketinggi^tnryl untuk pengukuran sipat


dztzt-

jangan sampai tethalang pohon, bangunan, maupun


punggungan bukit.

harus sebaik mungkin sehingga memudahkan untuk


b)

Otientasi lokasi pengukuran untuk merencanakan ketangka

berdiri statip alat.

dasar pemetaan.
2B

9[mu

Ttiur Tanai

gfmultkur Tanal

29

d) Buat sket lokasi pengukuran secara kasar, yang digunakan


sebagai pedoman dalam proses penggambaran. Selain itu sket

yang sama satu dengan yaflglain.

tersebut fuga dapatdigunakan unnrk menandai titik-ritik marra

saiayargdiukur.

gangguan.
e)

Pengukuran Kerangka Dasa4 adalah pengukutan kerangka

pada akar pohon tersebut, dicag dan kemudian diberi

dasar baik h onzontalmaupun vertikal. Metode yang

nomor, diberi tanda pada pohon.

adalah polygon dan tacheometry tetapi dapat juga

dtglnakan

dipergunakan metode lain misalnya polygon dan sipat datar

menimbulkan sudut tajam.

memanjang. Hal ini didasarkan pada keadaa{r medan yangakNt

Keterangan:

diukur dan keperluan hasil peta nantinya. Yang perlu

Untukpatok utama,

cara pemberian

nomor misalnya:

IV-V = jalur sepanjang fV


5 = nomor patok

ke

diperhatikan dalam merefl cafl akan kerangka dasar pemetaa.n


harus meliputi seluruh daerah yang dipetakan dengan titik-

titiknya tersebar cukup merata dengan kerapatan tertentu.

Pengukwan Detail, berdasarkan sket lokasi pengukuran,


dilakukan pengukuran situasi detail pada setiap titik kontrol
maupun titik bantu deogafl ,*vrz,dial di mana titik detail yang

kita ukur langsung ditandai (diberi nomor) pada sket yang


kita buat. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan nantinya
dalam pro
Sedangkan patok unnrk

titiktantu

cara pemberian

nomor tidak

sama dengan patok utama,tetaptpada prinsipnya sama, yaflg


b

s)

se

sp

engeplotan.

Pengukuran Azimuth Awal (azimuth geogafi), mengingat


p

enggamb

Mai

peta situasi

b etdas

arkan ko ordinat geogra{i,

maka pedu kita lakukan pengukuran azimuth geografi dengan

erbeda hanya tandany a s aia.

canf metode pengamatan matahari. Metode pengamatafl


30

9{mr

7fiur Tanal

9{mu X&ur Tanart

31

m t^h^i tersebut

AH =

akan diterangkan secara detail pada bab

berikut. Pengukuran-pengukur^n y^ng dilakukan dengan

2)

50 (BA

BB) sin 2m + T,\ - ll'l'

Menghitungposisi tiap-tiap titik vang aklrr cliplot

metode tacheometry berorientasi pada utara magnetis, sedang

yang dipedukan pada penggambaran situasi adalah

titik bantu menggunakan rumus:

berdasarkan :utain geogr fi. Maka ada koreksi yang dinamakan

Xi = x + dii .sinoij
Yj = Yi + dii .cos oij

dengan koreksi Boussole. Koreksi Boussole dapat diperoleh

dengan cara:

1) Koreksi

Boussole

(9 = uknuth.geografi-

azimuth

bantu maupun titik detail menggunalian rulnlrs:

magflefls.

2)

TB = TA+AHAB

Apabila diketahui koordinat dua buah titik, maka koreksi


boussole (Q

= ".. tan [gq3 -XA)/gB -YA)] -

azimuth

magnetis.

6. PBNccIUBARAN Srruesl
l

1)

Sediakan kertas gambar ukuran

2)

A1 (80 cm x 60 cm)

5. PBnHTTUNGAN
1)

Menghitung besaran-besaran ukuran yang telah bebas dari

)
)
)
)
)

Tintahitam

Penghapus pensildan tinta

Kertas Kalkfu bila diperlukan.

salah sistematis yaitu meliputi:


]
I

ii = o ii ukuran + C (koreksi boussole)

I
j

menggunakan rumus:
d datar

100 @A

BB)

cos2

ediakan alat- alat gamb ar

m
I

Pensil (H, HB,28)


Penggaris dan Segitiga

Busur deraiat

Rapidogaf/Pena

TA dan m menggunakan rumus:

32

9[multhtr{ana6

9{muXlktrfanal

.t.',

3)

Tarik garis tepi

1.

Yz cmpada setiap tepi kertas

gambar

>

Titik-titik

1.'

2'

- 3' - 4' - 5'- C' hasilp kuing

can grafts.

> CC'= pergeseran (")


> di - jank^ntaratitik-titikpolygon
> Edi= iumlahjarak.

:200

4)

Tentukan skala penggambaran situasi 1 : 100 atau'

s)

Tennrkan letak titik koordinat yang sudah diketahui koordinat

Cara Mengoreksi:

di atas kertas gambat ktak titik diatur sedemikian rupa

c Tarik garis CC'

supaya seluruh gambar masuk dan terletak dengan baik.

ca Buat melalui tirik-titik L'

6)

1'

dimana azimtth yang dipakai sudah diberi koreksi

4'

5' garis

berikut

titik-titik

1,

- 2- 3 - 4 -

= (d1) /E d. X
22, = (d1 + d2) /Zd.X
33'= (d1 +d2+d3)/Id.X
44' = (d1 + d2+ d3 + d4) /D,d.X
55' = (d1 + d2+ d3+ d4+ d5) /Ed.X

tersebut mempunyai kesalahan penutup yang masih dalam


batas-batas toleransi kesalahan. Cara melakukan koreksi

1,1,,

Melakukan koreksi grafis, iika hasil plotting kerangka dasar

a) Secara

Pada gafls-garis ini tentukan

sebagai

boussole.
7)

3'

sejajar CC'

Buatlah plotring ker angka dasar dengan argumefl azinttth daa


1arak,

- 2' -

terdekat

Grafis

b)

Secara

Numeris

Cara tni dilakukan seperti halnya mengoreksi suatu

I
.t

polygon yang terikat pada dua titik kontrol yaitu dengan


menghitung koordinat setiap titiknya. Misalnya koordinat

6
4

dihitung mulai dari titik A hingga titik C. Bila petgeseran

titik C ke arah X adalah fxc dan ke aruh Y adalah fyc, maka

34

Jhm'UfurIarult

9[muftkurlanah

35

masing-masing

titik 7' - 2' - 3' - 4' -

5'-

C' mendapat

e)

koreksi sebagai berikut:

membuat garis kontur ada beberapa macam:

AX1 = (d1) /Xd.fxc


Ay1 = (dI) /E d.fy.

^)

CaraLangsung
Cara ini dilakukan dengan ialan melakukan pengukuan pada

il) /Zd.fxc
L,y2=(d1 +il)/zd.fyc

L,X2

Dilakukan plotting untuk penarikkan garis kontur. Cara

(d1 +

tempat/titik yang mempunyai ketinggian sama, misalnya kita


mau menggambarkan garis kontut 500, maka pengukuran

AX5 = (d1 + d2+d3+d4+ d5)/2,d.fx;


AY5 = (d1 +d2+d3+d4+d5)/2,d.&.
AXC = fxc
AYC = S/c
c,

yang dilakukan adalah mencari titik-titik yang mempunyai


ketinggian 500, sehingga bila dihublrngkan titik-titik tersebut
langsung diperoleh garis kontur 500.

b) Cara Tidak Langsung

Cararnibisa dilakukan dengan tiga metode, yaitu

Metode Perkiraan, pada metode ini pengukuran


.lilakukan pada tempat/titik yang mempunyai interval
3',

jank

sama (spot leuelin!,

di mana dari titik-titik yang

z',

diukur tersebut diperkirakan ketinggian titik-titik di


av2

^fitarafiylsesuai
akan dibuat.

e.l
1

Axl

dengan ketinggian garis kontur yang

Metode Hitungan (Interpolasi), pada metode ini titik8)

titik yang akan digambar garis konturnya di dapat

Melalui kerangka dasar yang telah dibenrlkan, selaniutnya

dengan interpolasi dari dua buah titik terdekat yang

ditakukany' httingke setiap detail dari masing-masing tempat

telah diketahui ketinggiannya (diukur tingginya).

alat dengan canpolar (argument azimuth dan iatak) satu demi

Prinsip inteqpolasi dapat dijelaskan sebagai berikut:

satu diselesaikan bangunan-bangunan, iilan, sungai, dan


sebagainya.

36

9[nu7fi,urTanafr

9[muX$urTanal

37

topografi, dan merupakan car^ y^ng paling teliti urrtul,


memperlihatkan ketinggian kemiringan dan bentuk permukurr
kih

akan menentukan
Ketinggian tit k X (l'k = 500 m)
Misalnya

HB

tanah terutama pada peta-peta skala besar.

garis khayal di permukaantanah yang menghubungkan

H:

Ah2

Mdo

rumus Yang digunakan :

garis petpotongan

dimana:Ahl=HX-HA
Ah2 = Hs'Ha

adalah garis pada peta yang meriggambatkan ketinggian

c
v

titik-titili

d = (D) ah2

bidang mendatar dengan permukaan


^ntar^
tarrah.Jelaslah bahwa kontur selalu mendatar. Definisi gads kontur

c
c

adalulr

dengan ketinggian sama. I{ontur ini dapat dibayangkan sebagai

ahl

ah1

Hl

I(ontur sendiri

rr

permukaan tanah.
dengan bantuan suatu alat (<ertas kalkir/kertas yang
Bidang mendatar

tembus pandang) yang telah kitaberigaris-gads dengan

Bidang mendatar 2

interval sama. Unnrklebih ielasnya perhatikan gambar

Bidang mendatar 3

berikut ini:
0

499

500

498,8

498

501

502

503

diperlihatkan dengan garis-garis kontur.

504

I{ontur interval (i

soz,l

Penielasan mengenai garis kontur:

Kontur adalah curz- y^ng paling banyak digunakan untuk


mempedihatkan relief @entuk dan ketinggian) pada peta-peta

38

9{nulIkur{anai

l)asar lautan atau dafl u bentuk dan kctingglannya dapat pula

adalah jarak tegak antara dua garis kontur

yang berdekatan, dengan perkataan iarak antara dua bidang


mendatar yang berdekatan. Pemilihan kontur interval tergantrmg
dari skala peta, banyaknya relief dan ketelitian dari pengukuran.

Di

bawah ini diberikan contoh besarnya kontur interval:

9{mu 7,fiu, Tanart

19

RELIEF

SKAI-A PETA

logn=

KONTUR INTERVAL

ai tafl

(m)

Datr

0,2-

0,5

Begelombang

0,5

1,0

Berbukit

1,0

2,0

1: 1 .000

Datar

0,5

1,5

s/d

Bergelombang

1,0

1 :10.000

Berbukit

1 : 10.000

Datr

dan

Bergelombang

lebih keci.l

Berbukit

1 :1.000

Berpgnung

Rumus

Berarti

o=
S

Ciri -ciri saris konrur

a)
kontur

= .r log n . tan o

kemirin gmt rat^-r ta daerahyang dipetakan


angka skala

Rumus 1

1t1

40

20 cm
L,25 meter

Dua gatis kontur yang berbeda ketinggt^nny^ tidak


saiing berpotongan, kecualtbtla ada "gou", tanah-tanah

b)

Garis-garis kontur yang berbeda ketinggrarnya akan


membefltuk satu garis untuk daerah yaflg mempunyai
kemiringan 90o. I{emiringan = beda ttnggi/iarak.

c)

Garis kontur saling melingkupi satu sama iain, makin


jarangmakin landai, makin r^pat, makin curam.

d)

Garis kontur melalui satu titik adalah tegak lurus p^da.


garis kemiringan maksimum di titik tersebut.

e)

Pada garis-garis kontur yaflg tertutup, satu atau lebih

Q\/jumlah cm per km) meter

garis kontur yarig tedetak di dalamnya, mempunyai


ketinggian lebih besar menunjukkan suatu bukit, apablla
lebih rendah menunjukkan cekungan.

5.000 (angka skala)

Dua garis kontur yang mempunyai ketinggian sama


tidak dapat dihubungkan dan dilanjutkan menjadi satu

km =

yang menjorok.

{[-t

b) I(ontur interval

- 10,0
10,0 - 50,0
5,0

latfll

dimanan=

6,0 meter

i = 25 / 20 -

tefutama untuk pemetaan topogfafi ada rumus-fulnus yar-igdilpat

^nt^r^
a) I(ontur interval (i)

1,

2:Skala 1:5.000

- 2,0
40 - 1,0
1,0 - 3,0
2,0 - 5,0

Sebagai atufan rilmrrn untuk menenflrkan besarnya interval

digr.makan

0,85

J,NI4
9[muTtkur (anah

9{mo 1,lQur Tanalr

41

garis. Satu garis kontur tidak dapat dipecah meniadi dua

10) Sesudah seluruhnya tergambar maka baru ditinta, sedangkan

garis kontur.

garis-gads pertolongan dihapus, kecuali garis kerangk a dasar

ditarik garis putus-putus dengan titik-titik tetap/titik kontrol

kontut harus menutup pada dirinya sendiri.

b/

c}\

Satu garis

h)

Garis-garis kontur memotong tegak lutus garis punggung

maupun titikbantu tetap dicantumkan. Apabila peta tersebut

hutuf U dengan bagian cekung

akan diperbanyakmaka pindahkan tedebih dahulu ke dalam

sehingga membentuk

menghadap ke bagian yanglebih ti"Sg.

kertas kalkir. Sedang untuk pemetaan dacrah yang luas


sebaiknya penggambaran situasi dilakukan tedebih dahulu

pada kertas millimeter blok (ketelitiannya terjaga/

garis punggung

ke

alahannya terkontrol).

11) Untuk memberi penjelasan segala sesuaru yang tergambar di


atas peta, maka dibuat keteraflgan-keterangan dengan

synboi

yang disebut "Legenda".

Garis-gads kontur membentuk huruf V bila memotong garis

Contoh Legenda

curah (embah) dengan bagqancekung menghadap ke bagian

lembatan

Jalan Aspal

yanglebih rendah.
Jalan Tanah

Titik Kontrol

Jalan Setapak

Titik Bantu

Sungai

Garis Polygon

Garis kontur y^ngs^m^pada tempat-tempat yang tetinggi


maupun terendah (pada bukit/lembah) akan memotong garis

puflggung dan garis curah dalam bentuk yang sama.


42

9{mu

7I[ur fanah

9{mu

tl[ur Tanal

43

%
mffiffi

Rumah Beton

+l-l-ltltll-H-

PagarBeton

Rumah KaYu

>>>

Pagar Kawat

AgZ^y

Pagar HiduP

Rumah Bambu

di samping
Semua keterangan peta ditempatkan secara teranrr
narna'sufigal
kanafl . Nama-nama gedung penting, flarna 1ilan,

BAB III

langsung ditulis di atas Peta.

PENENTUAN POSISI CARA


TRIANGULASI DAN TRILATERASI

. Cene TRIeNoulest
Salah satu metode penentuan posisi horizontal suatu titik

adalah cara Tflangulasi. Pada

cxa ini kita hanya melakukan

"Pengukuran Sudut". Pada caruTtiangulasi titik-titik yang akan


ditentukan koordinatnya merupakan iaringan yang membentuk
rangkaansegitiga-segruga. Unnrk lebih ielasnya perhatikan gambar
berikut

ini:

glmuTlkur(anart

44

9[muilktrTanal

45

Segitiga

Segitiga

IL

'

ft

= B1 - l/3WI
B2 = B2-1,/3wI
6) = fi-t/twt
fr = p4-1/3WII

= p5 -1/3wII
6t = Po -1,/3wII
p7
' 6) = -1/3wtII
= Fr _1/3wrrr
x = _l/3wrrr
B9
B9
B5

Segitiga

CARA TRIANGUIASI

Diketahui : I(oordinat titik A Q(4, YA)


Diukur

Azimuth aA1

->
+

Posisi

Orientasi

2)

Setelah masing-masing sudut mendapat koreksi, dart aAL


ke

Jarak dA1

-l

Sudut 01 s/d
Ditanyakan

dimana

P9

Skala atau besar

-)Bentuk

t larak awal (iarak basis)

180", bila tidak

3)

si lNnny a. Mi s alkan dalam

+fi-fr

a34

= a23+180o-G = o^, *ft-ff-6)+

a2A-180o-6) = dA1

18oo

I(emudian daridAl dengan sudut-sudut dalam setiap segrtiga


yang telah mendapat koreksi dihitung jarak-janksisi yang lain.

dalam setiap segitiga harus sama dengan

masing--u.Lg sudutnya dalamsetiap segitiga

perlu mendapat koreksi sebesar 1/3Wi.Dimana

Wi = EFi

- 180o (kesalahan sudut dalam satu segitiga).

46

si-

a23

Prosedur Hitungan

q,12=dA1 +180"-0

dA 1 dis ebu

A-1-2-3-4, maka azimnthyang pedu dihitung:

aA1 disebut sudut jutusan (azimuth) awal

1) Jumlah sudut-sudut

mudian dihitung azknuth

menghitung koordinat titik 1,2,3 dan 4 digunakan polgon

I{oordinat titik 1(X1, Y1), 262,Y2),3Cr'3,Y3),


40r'4,Y4)

III

Rumus yang digunakafl "rumus sinus" dalam segitiga datar.

d1,2 =
sin

9{mu't{kwTanart

n
B1

9[mu'Lfuur Tanal

dA1
.^\
sin p3

d1.2

dA1 sin Bl

,it0
47

d23

@rr-fir*O
nn

sin B3 sin B6

d34=ffi
,^\n.,^.

sin B3 sin B6 sin B9

4)

Setelah semua sisi diketahui azimuth

dat iaraknya, mzka

titik-titik lannyadalam i^nng


segitiga dapat dihitung. Dalam hal ini digunakan polygon

dengan cara poiygon kootdinat

A-1-2-3-4

CARA TRILATE,RASI

X1 = XA + dA1 sin aA1


Y1 = YA + dA1 cos sA1
X2 = X1 + d1.2 sn a1,2
Y2 = Y1, + d12cos a1.2
X3 = X2 + d23 sn a23
Y3 = Y2 + d23 cos u23

Diketahui

Koordinat titik A (XA, YA) ---+ Posisi

Diukur

aA1
)ank dA1 s/d d34

Ditanyakan

Azimuth

dimana

-{

Orientasi

---+ Skala atau besar

I(oordinat titik 1 (X1,Y1), 2 62X2),3 (X3,Y3),


4Cr'4,Y4)

X4 = X3 + d34 sn a34
Y4 = Y3 + d34 cos cr34

aA1 disebut sudut jurusan (azimuth) awal

Prosedur Hitungan

1) Dengan rumus cosinus dalam segitiga datar dihitung sudut-

Z. Cene TRtI-erBResI

sudut dalam setiap segitiga.

Pada caraTrilaterasi ini berbeda dengan cara Triangulasi, di


mana padaTrilaterasi hanya melakukan pengukuran iarak Sedang

bentuk geometriny^ s^m dengan caraTriangtlasi yaitu

Dalam segrtiga A 12 (segitiga - I)

Rumus Cosinus : (d12)'? = (dA1)2 + (dL}'z-2dA1.dA2cosB1

iu*g

rangkatan segtlga.
48

9{mu 7,[kur 'fanaft

9[mu7,fiur'lanai

49

cos p1

-)
B1

[(dA1)2

f.dA2)2

- (d12)1

'2)

2 dAl, dA2

= arc cos [(dA1)2 + (dA2)2 - (d12)1


2 dAL d&z

diberi koreksi 1/3 kesalah^ttya sehingga jumlahnya 180".


Dalam segitiga A1 2 (segitiga-I)

dengan car yangsama diperoleh B2 dan B3:


p2 = arc cos [(dA1)2 + (d12)2 - (dA2)1

2 dA1

Segrtiga-

p4

(d13)2

d1,2 d13

(d23)2

- (d12)1

2d13 d23
Untuk segitiga %a $egtnga- III):
B7

B8

p9

3)

= arc cos L@23)2 + (d24)z - (d34)1


2d23 d24
= arecos l(d23)z + (,$a)z - @241
2d23 d34

arc cos

l$2\2 + $342 - (d23)1

fr-rn*,

definitif.

= p4 - /3WII
B5 = B5 -1,/3WII
G = po -1,/3wrr
Segitiga-III, fr = p7 -1,/3WIII
B8 = p8 -1,/3WIII
0 = B, -1,/3wrrr

2d1,2 d23

xc cos [(d13)2 +

= ft - 1,/3WI
gz = fr-1,/3wr
B1

Segitiga-Il'

- (d23)1

p5 = arc cos [(d12)2 + (d23)2 - (d13)1

$6 =

Demikian iuga dilakukan untuk segitiga 123 (segrtiga-Il) dan


segitiga 234 (segqttga-Ilf, sehingga diperoleh sudut 9a s/d
B9

p3

arc cos [(d12)2

d1,2

$3 = arc cos [(dA2)2 + (d12)2 - (dAl)t


2 dA2 d12

Untuk segitiga 123 (segitiga - II)

Jumlah sudut dalam setiap segitiga harus 180o, bila tidak


dipenuhi maka masing-masing sudut dalam setiap segitiga

I(emudian dihitung sudut jurusan (azimuth) setiap sisi seperti


pada can Triangulasi. Misalkan diambil

polygon

A-1, -2-3-4,

maka azimuthnya:
a1,2

=
a34 =
a23

0A1 + 180'-

a2A-180o-ft = dA1 +ft-fr


a23+180o-ft = cA1 +ft-fr-fist*rso'

2d24 d34
50

9[uuTIAurTanai

9{muX&urfanafi

51

4)

Selanjutnya dihitung koordinat titik-titiknya dengan cara


polygon:

aA1 X3 = X2 + d23 sn a23


Y1 = YA + dA1 cos aA1 Y3 =Y2 + d23 cos a23
x2 = xL + d1,2 sn a1.2 X4 = X3 + d34 sn a34
Y2 = Y1, + d12 cos u1.2 Y4 = Y3 + d34 cos cr34
X1 = XA + dA1 sin

BAB IV
PENENTUAN AZIITIUTH DENGAN
PENGUKURAN TINGGI MATAHARI

1. Mersuo PpNcuruneN Aznaurlr MnreHARr


Pengukuran azimuth matahari ad,alah pengukuran yang
dilakukan untuk mendapatkan azimuth ge ograft, di mana aztmuth

titik ditentukan berdas atkanreferensi meridian bumi. Jadi,


maksud dan tuj uan dari pengukuran azimtth matahal"i adalah
ke satu

Untuk mendefinis ikan azimrxh awal,

b)

Untuk kontrol ukuran.

Hubungan

^flt^r

azkntth matahai (AXO dengan azkntxh suaru

garis di permukaan bumi adalah sebagai berikut:

52

glmu7,{kur Tanal

9[muTfuurTanal

53

Besarnya azimtth matahari dengan tinggi matahai tlaprrr


ditentukan dari rumus:

CosAm = sin6 -singsinh


Cmrp cos h
dimana:

Am =

sudut

afltara-Ku-Z-Matahari

Harap diperhatikan, bahwa hubungan


azimuth

T flrarga)

o'=
dimana

AT =
AM =
BT =
BM =

at mztahari dzp at diturun kan

6-

azimuth garis di permukaan bumi

eb agai b

erikut

deklinasi matahanyane didapat dari tabel deklinasi dihitung


dari equato r ke matahari.

azimuthpusat matahan

Positif (+) untuk

bacaar lingkaran horizontal ke arah target

U t^ra

F,quator

Negatif O untuk Selatan Equator.

bacaar lingkaran horizontal ke arah matahari.

g=

lintang tempat pengamat, yang didap at danhasil intapolasi


padapeta topografi dihitung dari Equator ke arah Zenith.

Positif (+) untuk

Penentuan azimuth m atahaidengan tinggi matahari:

Untuk dapat menenn-rkan besarnya azimuth matahari dengan tinggl


matahart dapat dilihat pada segitiga bola berikut ini:

U taru

Equator

Negatif (-) untukSelatan Equator.

h=

tingg matahan (sudut miring) yang di dapatdari hasil


pengukuran sudut vertikal di lapangan.

ffi {n$ibtka}

2)

Metoda Pengamatan Tinggi Matahari


Penentuan flngg1 matahan(t)

ke arah

fff
54

sudut Am dengan

F Pengam^t^np^glhan,matahari diTimur, AM = Am
) Pengamatafl sore harr,mataharidtBarut, AM = 360o - Am.

AM + (BT - BM)

2. Desen TBonr

1)

pu

^fitara,

d*

bacaanlingkaran honzontd,

matahari(Bl$ dapat dilakd<an dengan 3 car4yaitl

n4$*1adl
glmn

Ttlt r Tanafr

ilmu Tliur {anah

55

A" PengamatxrCaruDitadah
Pengamatan dengan cara ditadah dilakukan dengan cara
lensa
menempatkan tabir ftertas tadah) yang dipegang dibelakang
pada
okuler. Bayangan dari matahari dapat dilihat dengan felas
kertas tadah dengan mengatur tromol pengatur bayzngtrt'
sedangkan benang silang dapat tedihat dengan ielas dengan
mengatur tromol pengatur lensa okulet' Dalam melakukan

di
pengukuran matahari yang dibidik adalah tepi-tepi matahari,
m^n^ pembidikan ke tepi atas/bawah matahtn adalah untuk
pengukuran sudut vertikal (tinggi matahari) sedangkan pembidikan

B.

Pengamatan Diteropong MemakaiY:aca Hitam


Pengamatan dengan diteropong

il

ini dilakukan dengan

melengkapi lensa okuler dengan kaca hitam yang dimaksudkan


zgar matahai dapat diamati langsung dari okuler. Perhitungan

untuk mendapatkan azknuth matahai dengan diteropong sama

dengan perhitungan azimuth matahxi cara ditadah, hanya


{l

perbedaannya terletak p ada saatpemberian tanda

flr

'/zd dan'/zd' . Karena matahari dapat terlihat langsung oleh mata

NI

!l

Ir

lr

ada okule

r, maka akan tedih at b ay angan i n agl n r dari mataharr


e

sebagai berikut:

Bayangan

Matahan

ke tepi kiri dan kanan dimaksudkan untuk pengukuran iurusan/

Bawah

Atas

bidikan
sudut horizontal. Dengan demikian untuk mendapatkan

Atas

Bavrah

Ir
*!

diberi
ke pusat matahari, maka sudut vertikal tepi matahari harus

koreksi dengan *

dan sudut
'/zd, (d = garis tengah matahari)

horizontal untuk azimuth Pusat matahari harus dikoreksi dengan


*
mana Yzd' l/zd f cosh.

'/zd'di

Karena bayangan matahari tefsebut teflihat dari arah samping


lensa obiektif dengan membelakangi matahatlmaka bayangn
matahari pada kertas tadah adalah

Kiri

Kanan

I(anan

Kiri

C. Pengamatan Dengan

Prisma Roelof

Pengamatan dengan prisma Roelof dilalokan dengan membidik

lurgs*gpusat m tahai,sehingga koreksi sebesar

1/zd

danl/zd'

tidak ada. Pembidikan ke pusat matahad dilaln:kan dengan membuat


bayangan yangsimetris dari keemp atbayangan oued@ dan diusahakan bintik hitam yang merupakan peqpotongan keempatbayangan

Bayangan

Matahari

matahai sekecil mungkin, kemudian bidikkan bintik hitam tersebut

Atas
Bawah

Atas
Bawah
Kanan

ptdamatahai.

Kanan

Kiri

Kiri

56

* unuk koreksi

9{muTtfurfanah

9{muXfturfanart

57

Besamya koreksi refraksi dapat dihitung berdasarkan surlut

il

miring yang diukur, temperature, tekanan udara / nr,sg rcmpar

Bayangan segi empat

ir

dibuat sekecil mungkin

,,t

pengamat. Untuk harga-harga tersebut telah ditabelkan dalam

buku r{lmanak Matahari dan Bintang. Koreksi refraksi (r)


it

.!

dihitungdengan rumus:

r=rm.Cp.Ct

rl

3)

Koreksi-koreksi yang dibedkan kepada hasil pengamatan:

pengamatanadalah:

Ct

283/Q73+t)

=
=

Hg

tekanan yang diukur dalam mm Hg

temperatur yang diukur dalam oC.

rm, Cp dan Ct dapat dicari dari tabel VI, VIIa

diukur (hu) bukanlah sudut miringyang sebenarnya dari matahari.

yangdiukuradalahsudutzenith.Perhatikangambarberikut:

p/760

udarayang betsifat melengkungkan stnar.Jadi, sudut miring yang

miring atau ditambah bila

Cp
p

Sinar matahari yang masuk teropong telah melalui lapisan

selalu harus dikurangkan dari sudut

pada tekanan udara 760 mm

Temperature 10oC dan kelembaban nisbi 60 o/0.

$r
'l

Koreksi karena pengaruh Refraksi (r):

Koreksi terhadap harga ukuran ftu) untuk mendapatkan sudut


miring yang seben^rny^ dinamakan koreksi refraksi. Koreksi ini

f m = refraksi normal,

,l

Adapun koreksi-koreksi yang diberikan kepada hasil

a)

dimana

,I

tabel

b)

VIII

/ VIIb dan

(Aknanak Matahaidan Bintang).

Koreksi karena Paralaks (p) :


Selain koreksi terhadap refraksi, hasil peng^m^t^t7 harus

direduksi terhadap paralaks, yaitu ukuran y^ng diukur pada


permukaan bumi (toposenuis) harus direduksi sehingga seakan-

akan diukur dari pusat bumi (geosentris). Untuk pengamatan

matahan koreksi paralaks

ini cukup besar dan harus

diperhitungkan. Koreksi paralaks terbesar ralah pada wakru


matahari berada di horizon dan dinamakanparalaks hodzontal
ph. Besarnyaparulaks (p) bila sudut miring adalah h, didapat dari
hubungan rurnus berikut:
58

9{muXtk r'fanafr

9[muXfiur'Tanafi

59

p" = (d/D) p" cos hu = (d/Dl p" sin zu

Dari gambar dapat dilihat bahwa koreksi yang harus clibcrilirrrr


kepada sudut honzontal (p) adalah

ph" = (d/D) p"


maka:

p" = ph" cos hu = ph" sin zu

Besarnya ph tergantung dari iarak bumi ke matah^rty^ttg


sampai 8,95". Untuk
berubah-ubah dan berkisar
^fita;r^8,66u
ph dapat dipakai hargarut^-r^t^8,80", sehingga hargap dapat

dihitung langsung memakai rumus di atas, tetapi dapat juga


menggunakan tabel IX (AlmanakMatahari dan Bintang).

di mana

1.r

=+

(1/z

d /cos h)

d = cliameter mrtahat

h =hu_r+p
pemakaian tatda

ata,t

tergantung tepi matahanyafigman^

yang diamati. Bila tepi yang diamati adalah tepi yang dekat ke
sasaran

^cuan

(S), maka dipakai tanda

dan bila tepi yang diamati

adalah yang lebih jauh dari sasaran, dipakai tanda=. Pemberian

c)

Koreksi Diametet Matahari (Yzd danr/rd'):

fraksi dan p aralaks, p ada p engarnata n m^t^h^r| har us

atau-irgu harus memerhatikan apakahbayanganyang


dibentuk teropong ad,alah tegak atar terbalik, khususnya

diperhitungkan reduksi dari tepi ke pusat matrhan. Bila yang

kedudukan tepi kiri dan kanan bayangan matahal. Sedang untuk

dibidik adalah tepi matahari dan disebut koreksi diameter


matahari.I(oreksi ini harus diberikan kepada sudut hortzontal

sudut vertikalnya sebelum. dimasukkan dalam hitungan harus

elain

re

tanda

*'/,

('/zd') yang diukur maupun kepada sudut miring matahan (Yrd).

m^taha/',
^t^n
harga sudut miring h atau,sudut zentth z yangharts dimasukkan

Hal ini diperlukan karena koordinat matahart adalah koordinat

daiam rumus adalah:

untuk titik pusatnyamatahan Perhatikan gambar berikut

dikoreksi lagi dengan

d. Jadrdalam hal pengam

h = hu-r+p!l/zd. atau
z = zrt+r-p!l/zd.

Untuk koreksi '/, d tanda

+ dipakai

bila diamati tepi bawah

matahai dan tanda - dipakai bila diamati tep i


1/z

atas matahan.

Harga

d dapat dilihat untuk setiap hainya dalam tabel - I (Almanak

Matahaidan Bintang).

60

9[mu 7lQu,

(anart

9fmu X{ksr

fanal

61

3. PeneleteN

2)

Alat theodolit ditempatkan di atas kaki statip dan lit'rrrrr,lrrrrr

Peralatat yang digunakan pada pengukuran azimuth rr..atahan

diietakkan tepat di atas titik pengam^tan. Lakukan scntcrirrl,,

adalah:

dan penyatuan nivo seperti biasa.

1)

Alat ukur Theodolit/Total Station lengkap dengan statipnya.

2)

I(aca Hitam bila pengukuran dilakukan dengan diteropong

3)

jelaskan benang diafr agma danbaymgantitik tersebut sehingga

keduanya terlihat dengan jelas.

langsung dari lensa okuler.

3)

Prisma Roelof bila pengukuran dilakukan dengan memakai

4)

Persiapkan jam tangan yang sebelumnya telah dicocokkan


dengan radio.

pdsma Roelof

4)

Kertas tadah bila pengukuran dilakukan dengan cara dttadah.

5)

s)

Dengan menutup lensa teropong terlebih dahulu dengan


t^ngalr, kemudian arthkan teropong dengan bantuan visit ke

am tangan/pengukur waktu larnny a,yang telah dicocokkan

m tahatt.

dengan waktu radio.

6)

Arahkan teropong ke suatu titik yang terjauh terlebih dahulu,

6)

Unting-unting dan kaki tiga (dipakai sebagai target pada titik

kertas tadah dan tempatkan di muka lensa okulet.

sasaran).
7)

7) Formulir data ukuran dan alat tulis.


8) Alatpengukur tekanan udara (barometer).
9) Alat pengukurtemperatur (thermometer).

Siapkan kertas putih yangkemu.lian akan digorrakan sebagai

Posisi peflgamat membelakangi matahal dan menghadap


pada kertas tadah tadi.

B)

Longgarkan sekrup peflgencang gerakan horrzontal dan


vertikal, sehingga mudah untuk memainkarr teropolrg yang
mengarah ke matahal sedemikian rupa sehinggabayangtn

4.

PnmTsANAAN PpNcuxuneN

matahari tedihat merupakan lingkaran penuh pada kertas tad^h.

Pelaksanaan pengulnran azimuth matzhan dapat dilakuka n pada:

e)

I(eraskan semua sekrup gerakan honzontal, dan vertikal,


kemudian bayangan mataharr dipertajam dan bryatgan

benang dizfuzgna dipertajam sehingga bayangan garis-

g flsfly^tedihat

Tahaoan pelaksanaan oensukuran cata ditadah

1) Posisi pengamat
62

ta1am.

harus mudah ditentukan pada peta topogtafi.

9[rnu

7t[w (anal

9[mu'L&ur fanah

61

10) Dengan menggunakan sekrup halus

benang diafragmahoizontal. Bila pada sore hari gcscrkrn

horizontal dan vertikal

sedikit ke atas.

tempatkan bayangan m^tah^fldalam kuadran I.

kanan bayangan

m tahz"rrL padabenang

selalu mengawasi jalannya jarum sekon. I(alau tepi atas

vertikal dtafuagma.

b*y angan matahai tepat menyinggung


ho nzo ntal b ei ab a- ab a'

bawah bayanganmatahart digeserkan ke bawah sedikit

enang dtafuagma

T N' .

dari benang diafragmahorizontal. Bila pada sore hari


geserkan ke atas.

kemudian menit dan lamnya.

selalu mengawasilalantyajatum sekon. I(alau tepi atas

Padasaatpembacaan sudutvertikal, nivo U harus benar-

bayanganmatahari tepat menyinggung benang dia ftagma

benar dalam keadaan koinsidensi.

horizontal beri aba-ab

a'YN'.
uhun.
12) Posisino. 10danno. 11dilakukandengan peng rn t^npada

kemudian menit dan iamnya.

kedudukan biasa dan luar biasa.


Pada saat pembacaan sudut vertikal, nivo U harus benar-

13) Setelah itu arahkan teropong ke target sasaran dan baca

benar dalam keadaan koinsidensi.

lingkaran horisontaln ya pada kedudukan biasa dan luar bias a.


1,4) Maka

peflgamatan lengkap sebagai data unnrk menghitung azimuth

tahun.
11)

no. 10, 1.1.,12 dan 13 metupakan salah satu pasang

salah satu sisi polygon dengan tedebih dahulu menghitung

Tempatkanbayanganmataharipadal*radranIII.

azimttth tirggr

bayatgan matahan p ada b enang vertikal drafragma.

9{mu'lliur Tanafi

tah^n.

5) Macam pasangafl pengamatafl:

kud-III.

atasbayanganm tahaidigeserkan ke bawah sedikit dari

64

9[mu

7l[ur Tanal

65

5) Persiapkan

dengan radio.

kud-IV.
Tahaoanoelaksanaan oenzukuran cara diterooons memakai Kaca

6)

Longgarkan sekrup pengencang gerakan horizontal dan


vertikaf kemudian arahkan teropong ke matahari sedemikian

Hitam

tupa sehingga tedihatbayangan yang simetds dari keempat

Pada prinsipnya pelaks^n^ flpengukuran cata diteropong adalah

sama dengan tahapan pelaksanaan pengukutan dengafl c ra


ditadah. Padacaraini matahari dapat langsung diamati dari okuler,

bayangan overlap malu,hari.

7)

I(eraskan semua sekrup gerakan horizontal dan vettikal,


kemudian bayangan matahan dipenajam dan dibuat sekecil

yaitu dengan bantuan kaca hitam yang ditempelkan pada lensa

mungkin. Demikian juga bayansan benang dtafngma

okuler. Karena matahan dapat dilihat langsung oleh mata pada


okuler, maka akan diperoleh:

dipertaiam sehingga bayangangaris-garisnya tedihat taiam.

8)

Dengan menggunakan sekrup getakan halus horizontal dan

BavanEan

Matahari

vertikal lakukan pembidikkan pada bintik hitam yang dibentuk

di kud-I

oleh keempat bayangan y^tg saling berpotongan pada titik

di kud-Il

dikud-III
di kud-IV

dikud-III

di kud-I

di kud-IV

di kud-Il

pusatflya.

9)

Pencatat waktu siap dan selalu mengawasi jalannyajarum jam


sekon.

Tahaoan Delaksanaan oenzukuran densan Prisma RocloI

1) Pasang Prisma Roelof pada lensa objektif teropong.


2) Posisi pengamat harus mudah ditentukan pada peta topografi.
3) Alat theodolit ditempatkan di atas kaki statip dan kemudian
diletakkan tepat di atas titik pengamatan. Lakukan sentering

4)

iam tangan yang sebelumflya telah dicocokkan

10) Pada saat gads bidik tepat pada bintik hitam ben aba-aba
((YA"
1

Pencatat waktu

p er

tama-trna mencatat sekonnya, kemudian

menit danjarnnya.
12) Selanjutnya dicatat sudut hoizontal dan sudut vetikalnya.

dan penyatuan nivo seperti biasa.

Padasaatpembacaan sudutvetikaf nivo U harus benar-benar

Atahkan teropollg ke suatu titik yang terjauh tedebih dahulu,

dalam kezdaan koinsidensi.

jelaskan benang diafragm a danbayangantitik tersebut sehingga

keduanya terlihat dengan jelas.


gfnu

66

ilmu'L{kur Tanah

I,fiar'tanah

67

biasa dan biasa @acaan satu doubh serie).

14) Kemudian anhkan teropoflg ke target sasaf,an dan baca

tekanan udaraf ttngg1tempat peflgamat dan temperatur.

lingkaran horisontalnyapada kedudukan biasa dan luar biasa.

15) Catat juga temper^tur, tekanan udara, tanggal, bulan dan

s)

6)

Hitung koreksi diameter matahan dari tabel

7)

Untuk peng m t^n dengan Prisma Roelof tidakada koreksi


Hitung selisih arft^r^bacaanhoruonta)ke arah targetdengan
bacaan

6i = 6t+(ti-t)Ao

9)

dimana:

6i = deklinasirnatahanpada saatpengamatan
6t = deklinasi matahan jam 07.00 WIB, diperoleh dari
tabel I dengan argumen bulan dan tanggal saat

honzottal

ke arah matahan.

Hitungazimuth matahandengan nrnus:

CosAm = sin 6-singsinh

*r,p ao, n
Perhatikan pengamatan dilakukan

ti = lafilsaat pengamatan
t * jam 07.00 WIB

sff-ii

perubahan deklinasi matahatrap jam,diperoleh dari


tabel

6B

pagjhai atausore hari,

tru

pengamatafi.

3)

(almanak

diameter matahai (l/zd dan l/zd').

8)

fUITTUS:

6=

C).yu.

tempat pengamat, yaitu dari hasil

Hitung deklinasi rnatahari pada saat pengarr,atan dengan

dan bintang).

matahan& bintang), perhatikan tandapositif (+) dan negatif

interpolasi pada peta topograE.

2)

Hitung koreksi paralaks dengan ialan inteqpolasi dad tabel

IX (almanak matahari

tahun.

5. PenurruNGAN
1) Tennrkan lintang pendekatan

r =

rm . (-p . Ot,
menurut tabeiVI, tabeIYIIa/VIIb dan tabelVIII (almanak
matahai& bintang) dengan argumefl sudut miringmatahan,
Hitung koreksi refraksi dengan rumus:

13) Lakukan pembidikan pada keadaao biasa dan luat biasa, luar

- I (almanak

matahan& bintang)

Menentukan tings tempat pengamat @ila dipedukan) dengan


interpolasi p ada p eta top ografi .
9fmu'\,$ur Tanart

9[nu Xtiur'Tanart

69

Formulir Hitungan Azimuth Tinggr Mataharr

dimana :hargah yangdimasukkan dalam rumus harus


sudah dikoreksi dengan r, p, 1/zd @ila tepi
matahanyang dibidik).

A1 =
A2 =
10)

Dihitung

Tanggal

,
Titik Target :

azrmuth diamati pag|han

Bayangan

Matahari

Lintang
Temperatur
Ditadah

Diteropons

&

(rp)

Tekanan

Prisma Roelof

Vaktu (WIBIiUITA/WIT)

azimuth diamati sore hari.

Deklinasi(6) U/S

Hitung zzim.uth target dengan rumus:

AT = AM

oleh '

Titik Pengamatan

Kedudukan teropong bayangan


matahari dan Benang Silang

+ (BT_ BM)

dimana : harga (BT - BI\d) harus dikoreksi dengan

B/LB

B/LB

+ + +

B/LB

B/LB

hu

!'/zd'

apabtla yang dibidik tepi matahari.

(-)

Vzd

Unnrk lebih mudah memahami hitungan dilakukan dengan

formulir seperti tedampir.

6
Sin rp

(1)

Sin

Sin
Cos

(Z)

h
s

CI)

(4)

h
Sinqsinh
Cosqcosh

6)

Cos

(1)

(6)
(7)

(6)=

CI)

(8)-(7)=cosA (9)
A=arccos(9) (10)
.Azimuth pusat

matahari

(11)

Bac.hor. ke target
Bac.hor, ke teoi/ousat
r/2

(--)

d'

u
I

,{zimuth ke titik

12)

= (11)+(12)

ir
JI
tl

70

9[mu'L(iur

fanal

il

9[mu UQur Tanah

11

Teropong tanpa lersa pembalik

Dtadah

Dteropong

Rrrmrrs - rumu-s

bapngan numhui

&-,
rd

++

coAm=sin6-singsinh

+vd

-va

-t/a

t/A

cos rp

Timur: (11)

co h

= (10)

Borat : (1 1) = 36CP

(10)

- t/a'

-vd,

p=phcch

+ t/A'

+ r/A'

Vzd'=Vzd/crxh

BAB V
PEMETAAN SITUASI DENGAN
MINGGUNAKAN PLANE TABLE

1.

PeruonuuLUAN
Plane Table surueling adalah pengukutan pemetaan dengan

metode grafis, dt rnana data-data ukuran digambar/diplot


langsung pada kettas gambat yang dipasangpada meja ukur.
Dengan alat ini posisi horizontal titik-titik dapat ditentukan dengan
!;

cata-cata:

ir
j

72

9[mu

74ur Tanai

ut

9{mu 'L{kur

us

an t elattf, jankny a adalah

'fanal

ya12,k

rnendatar.

73

Sedangkan untuk posisi vettikal dilakukan dengan cara

diatut mefldatar dengan bantuan nivo tabung dan dapat

I
1

Tacheomety. Pdnsip penefltuan posisi dengan perpotongan

diputar pada sumbu tegaknya, dapatdilunci atau diklem pada

jurusan di sini digunakan untuk penyelengg^raar, titik kerangka

arah yangdiingrnkan.

dasar/titik konttol. Sedangkan untuk titik detail dilakukan dengan

kertas gambar untuk pembuatan petafiya.

cara perrgukuran jurusan dan jaruk. Berbeda dengan cara

2.

Di

atas

p^p^ngambar diletakkan sehclai

Bagian untukmengukut tetdfui dari:

menggullakan Theodolit kompas, titik-titik yang sulit didatangi,


misalnya puncak gunung,

tinggi.

titik-titik di sebetang sungai dan lainnya

dap at ditentukan p o sisi ho

ra ontalny a.
untuk membuat gars aruhfjutusan ke suatu objek dan

I(euntungan larn pengukutan dengan Plane Table tidak

sekaligus untuk pengeplotan jarak.

diperlukan koteksi bousole seperti kalau pengukuran menggunakan


a

Theodolit kompas.'Walaupun demikian

p engukura

n dengar. p lane

table mempunyai kerugian yaitu peta yang dihasilkan hanya

mempurryai satu skala. .Sedangkan dengan cara latn, dart data


ukuran yaflgsarrla dapat dibuat peta dengan bermacam-macam
skala. Pada alat Plane Table, jarak mendatar dan beda

tinggi dapat

dtbaca dengan menggunakan benang-benang silang dsaftagma

.).

Alat

Sen

ti rug alat int tetb uat dad plat betb entuk huruf U a tau

V yang dapat dijepitkan pada papan gambar dan padanya


digantungkan unting-unting. Alat ini digunakan untuk
memindahkan titik di tanah ke meja gambar atau sebaliknya

untuk menempatkan titik yang telah ada pada meja gambat


tepat di atas titik di tanah (sentring). Dengan perkataan lain

membuat titik di meja gamb at dan titik di tanah tedetak pada

yangdapat betubah-ubah sesuai dengan jarakdan sudut miring

satu gads vertikal. Untuk pelaksanaan pengukuran, disamping

(Dirynm II ttw run n- F n x x n r).

alat-alat tersebut di atas dipedukan alatlun yaitu yalon dan

rambu ukur.

2. PenRlRrRnr
Alat Plane Table terdtrt datr'bebetapa kompon en, antaralatn

1,.

Bag1anuntuk menggamb agyuttpapangambar ukuran 60 x

60 cm yang dipasang pada statip. Papan garnbar ini dapat

74

9[mu'UAur Tanal

9[mu7,&sr Tanah

75

llegien bauian cleri ellt 1)lenc'l.rblc lclalnh scpcrri l)c1.iklrt

D = [f/ i] (BA - BB) cos 2 m

,limana:

l) :

iarak mendatar

llA =
llB =

bacaanbenang atas pada rambu


bacaan benang bawah pada rambu

[ - j6ak focus lcnsa obiektif


; = laraL antata bcnang benang diaftagma
m = sudut miing.

3.

Drncnnu Hlnaurn

Frrururr

(Brrueruc

Drlrnncrul Bencrnex)
Adalah benang-benang dialragrna untuk menguhur jlrak
mendatar dan bcda tinggi- Pacla alat 'l hcodoiit umumni,a jarak

alttra bcnangJrnang diafraglu adalah tetap, scdangkan pada


tctopong l'jLrne'Ihblc jarak antara benang bcnatg dialragna sclalrr

betubah ubah

bergerak pada tcropong deogan jarak benang

diafraglna tetap, jarak mcndatlr dipetoleh dari hubungan

16

dari gambar di atas, bila dipcrhatikan


cos

D = tf / il (RA

BB)

m + K, karena harga K Lecil sekali biJa dibaodinglan dengan

jarak yang diukut maka harga 1( bisa diabaikan. Besarnya


perbaadingao f dcry3an i [f/i] oleh pabtik ditetapLao

D-

100 @A

00 sehingga:

BB) cos ']m. Pada tetopong yang dilengkapi

diagram IIANIMIIR

Flrxnl

besaran:
'77

[f/i]

cos'z

m - 100, sehingga D =

100

(BA- BB)

tdble

Rumus untuk menghitungbeda tinggi:

Ah

= ltlil (BA

lrcngaturan scsaat yaitu pcng nn^r'diltdtiafi pengulouan.

RB) cos m.sin m

Teropong,vang dilengkapi dengan diagram I l,\\{},tER IiENNEL di

tetdii

da.ti bagian untuk menggambar dafl bagran untuk

rnenppkru. Pengatutannya sebagai berikut.

1.

"ratip.

Pad.r rrihrach

rcrJ;p;r sekup sekrup penletel.

sckrup gcral,an hotizontal secata halu-s dafl sekup pengunci

untuk menentukan beda tinggi. Dengan hcdua bcnang ini beda

gerakan horizontal.

tingginya dihitung dengan rumus:

Ah = 100 (BA - BB)


dimana: [f/i] cos m.sin

l,Iemasang papan gambar pada tribrach vang telah dipasang

plda

samping terdapat dua benang diaftagrna tetdapat dua benang lag

r,lEa

Smhr

skxp qmkan lEll6

100

BA, BB adalah bacaan benang

Alat2ln:

skrup pe,rarnc

atas dan bawah untuk beda ringgi

(lc)

(Kl)

Skrup penyetel

BenarE diafrdgma borgrak :

D = 100 (9{- BD
lh:100(BA-BB)

2.

Seteiah papan (mcja) gambar terpasang, kemudian dilakukao

pengaturan paparr gambar tersebut. Pengatutan meliputi


qA, 99 : untuk mcncntrkan j.rak datar
&q, BB : untuk menrntukan b.d5 tingqi

a) Mendatarkan papan gambar,

r.rntuk ini digunakan dua

nir.o abung yary1 ditaruh di atas meja gambar dalam posisi


sa.liflg tegak

lurui, dcngan mcmutat-muta.t sekup pen)-etel

hc atah tcngah gelembung nir.onya. Bila sudah di tcngah-

4.

Cenc. MENc,AruR

Pengttrrar

At.^T

PLANE TABLE

alat plane tablg scpcrti

hahya pengaturan alat

tetdiri dari pcn:laturan tctup Alema efll


ddj$lnent) d^npeng tlr^n ses^nt (terlporary atljaincnl. Unnk
tbe1dalitf )r,/tuP..$s,

alat

7n

plaw lable ini tetlebih dahulu akan diterangkan mcngcnai

tcngah betatti meia gambar telah mcndatar.

b) Sentnng,

ldalah proscs membuat segatis Qatis r.ertikal)


titik di atas tanah dengan titiL yang bcrsangkutan pada
kettas gambar, atau mcmindahkan titik di atas taoah ke

mcja gambar dan sebaliknya. Hal ini dilakukan dengan


'79

I
n pada' alat
menggunakan unting-untin gyxtgdigantungka
sentring

(P kn b i ngfo r k)

:
:

c)

tfrlt dtLp.ng.n

tltlr

ytrs. Dl meJa gambar

Otientedng,adalah proses mengarahk an meia gtmbar


ada
padaarahtertentu sehingga garis tertenmyang telah
pada meia gambar seiaiar dengan garis yang bersangkutan

di lapangan. Garis terte{rtu tetsebut dapat berupa garis


Utara Selatan (magnit). Atau garis yang menghubungkan
ada di
dua titik tetap di rn^rl kedua titik tersebut sudah

arah dua
ri e n te ri ng mela gamb ar terhadap

dan

titik:

B' telah diptot padameiagambat

lapangan'
A dan B adalah titik yang bersangkutan di

Orienterin$ den$an KomPas

pada
lapangan ditandai dengan patok dan iuga telah diplot

mejagambar.
belakang.
Cara melakukannya sebagai berikut:
sehingga b'g* tepi kotak
Letakkan kompas pada meiasambar,
gambal I(emudian
kompas seiaiatdengan salah satu sisi meia
sekrup I(1 pada tribrach)
putar meia gambar (dengan membuka
seialat tepi meia gambar
sedemikian sehingga iarum kompas

Plumbing fork

tersebut.

80

9[nr

llsrr

tana{t

9[mu'Lt{sl(anah

tt1

Pekerjaan orienteringtersebut di atas hanyabisa dilakukrur lrilrr

p\

I
i
i

di atas titik A dan titik B terscbut.


Bila tidak mungkin maka orienteringdilakukan dengan cara-

plane table dapat ditaruh

carala)n,misalnya dengan cara pe{potongafl ke belakang (zrnction). Setelah peke{aan pengaturan alat selesai (papan telah

mendatar, telah sentries

di trtrk station dan meia telah

terorientasi). I(emudian pengukuran dapat dimulai yaitu

Orientering dengan menggunakan dua

dengan membidikkan teropong ke titik-titik (detail) yang

titik

diinginkan.

Titik yang dipergunakan telah diplot sebelumnya pada meja

5. Cnne MuNcurun DBNcex Amr

gambar Gads lt'B'akan dibuat sejajar dengan garis AB.

PLqUE Taatn

Ada dua mac rrr titik yang diukur, yaitu titik-titik detail dan

titik-titik tempat melakukan pengukura n (station). Untuk titik-titik


sehingga teropong seiajar garis

lt'B'

detail dilakukan dengan can radra) dan caraperpotongafl ke muka.

Sedangkan untuk atjk station-station dilakukan dengan c ra-car^

I(1 dan I(2 sehingga teropong tepat mengaruh pada target


(yalon) di titik B, dengan tetap menjaga agar A dan lt' sentring.

polgon

dan carapefpotongan ke belakang.

MengukurTitik Detail

1,. Cara Radial, setelah meja diorientasikan di STA-1, dari STA1 ditarik zrah ke titik-titik a, b, c, dan d. Dengan cara
pengukuran tacheometrl (menggunakan benan g diafragma
bergerak dtagram Flanlrllrn -FBNNBT. diukur j amk -jaril,ny a dan
beda tingginya kemudian diplot titik-titik L',b', c', dan d'.

82

9{mn 7}knr

Tanai

9{mu1,$w

fanai

ti3

t
Arahkan teropoflg ke a, b, c, tarik garis-garis arith

l<c'

titik-titik tersebut. Catatan di STA-1 ini pada mcia


gambar hanya ada garis-gans arah ke titik-titik detail
a, b, c dan d titk-tiUkdetall

dan posisi STA-2

Pindahkan alat ke STA-2.

di STA.2

2.

Cara Petpotongan Ke muka, pada cara ini

lita

hanya

berpotongar

menentukan arah tanpa mengukur jaraknya. Dengan demikian

belum dapat ditentukan posisi titiknya (detailnya) apabtla

B. Mengukur

dilakukan dari satu station, untuk itu minimal pengukuran

dan memberikan

Titik-titik Station

1,. Cata Polygon, STA-1 s/d STA-5

harus dilakukan dari dua station.

titik-titik L',b', dln c'.

merupakan station-station

pengukuran yang akan dihubungkan satu sama lain dengan


cara Polygon, dengan menggunakanplane table.

'l

di STA.I

,i

Alr;rr alatplane table di STA-1

Ukur STA-2,plotjarak STA-1

'*

:tI

STA-2

t\

,|
&

84

9[mu 7,1(ur

Tanal

lr
?i

9{mu'U(u, (onafr

tt5

STA-1 s/d STA-5 telah ditandai dengan patok. Pengukuran

Sesudah selesai barulah kita melakukan pengukuran-pcnga-rli.r-u".u

dilakukan berurutan mulai dari STA-1 dan seterusnya.

dengan stasionnya adaloh C'. Untuk melakukan orien*ing

-Plot titik-titik

2 dan 5, setelah dilakukan

orientering deflgan

(,

tersebut dapat dilakukan dengan cart-cat^:

kompas dan senting dr

^)
b)

STA-1.
-

rJs,

Lakukan oienteingke arahSTA-1 dan

Denganbantuankompas
Dengan pembidikan ke belakang menggunakan 2 atau 3

titik tetap.

senteringdrSTA-2.

-Plot STA-3.
-

Orientering menggun akan Kompas

Lakukan senting drSTA-3 dar. oienteing


ke STA-2.

- Check

sebagai berikut:

STA-1 dan STA-5

-Plot STA-4.
-

Lakukan sentring dtSTA-4 dar orienteing

3)

Chuk STA-1 dan STA-2

-Plot dan checksTA-5


Di station -4telah tergamtrar station-station 1sld 5.
2.

1) Letakkan alat di station C.


2) Orientasikan meja gambar dengan bantuan kompas, sehingga
tepi meja gambar sejajat dengan anh Utan

ke STA-3.
-

(Untuk pembuatan peta skala kecil/peta kasar), c r^rtyl adalah

A dan B

^dalah

akarr melakukan pengukuran

dt.

(garis

lfA).

Pindahkan teropong ke B' dan anhkan ke B, tarik garis B'B.

lt'A

dan garis B'B berpotongan di C'. Transfer C'ke C

JadtC' adalah Station.

titik-titik tetap yang

posisinya prda.meiagambar telah ditentukan (A dan

ke arah

dengan plumbing fork kemudian C ditandai dengan patok.

pada meja gamb ar terhadap titik-titik tetap dan telah diplot pada
meja gambar. Misalnya tit-ik

lt'

Garis

Cara Petpotongan Ke belakang,addahpenentuan p osisitation

Selatan magnet.

Letakkan teropong di lt' kemudian atahkan ke A, tarik garis


dari

4)

AA

a8
I

tta

B).Ifta

station C, maka posisi

C pada

mejagambm (C) harus ditentukan relatif terhadap titikA dan

B6

titikB'.

Setelah C' diperoleh kemudian titik C' ditransfer ke tanah

dengan

pkmbingfor[ kemudian diberi tanda dengan patok.


9{mu'tliu, Tanai

9{mn

llkur

Tanah

87

I
Pembidikan ke belakang dengan dua tirik tetap
A dan B titik-titik tetap dan telah di plot di m qa gambar.pengukuran
dilakukan di sekiar titik c, untuk itu titik

c hanrs ditentukan di meja

gambar. Cannya sebagai berikut:

1) Tempatkan meja gambar sentries dititikA.


2) Lalokarr oienteringdrttikA, letal<kan teropong

A dan bidikkan
ke B, putar meja gambar sehingga garis AB'berimpit dengan
di

arah teropong (garis NB' / /gans AB).


3)

Arahkan teropong kira-kira ke atah C dan perkirakan jatil<nya,


kemudian plot di mejagamba4misdnyatirik C1.

4)

Pindahkan alatke C sehingga cukup dekat denganperkiraan dad

BAB VI
PENGUKURAN

titikA.
s)

Odentasikan meja gambar ke titik A, teropong tetap pada arah


gads C1A, kemudian kunci meja gambar.

6)

Arahkan teropongke B sehinggagaris B'B berimpit dengan arah


gatis teropong. Garis amh BB'akan memotonggaris C1lt' di

titik C'. C'menjadi lokasi

Station, di mana

1. PnNonsuLUAN
Laut dengan potensinya merupakan sumber dayaalamyang

ritik C bisa didapat

dengan mentransfer titik C' ke tanah menggnal<an p lu n bingfork

HIDROGRAFI

bes

ar artsny a b

ag1

manusia. Sebelum ditemukan

p es

awat tetbang,

maka laudah yaflg merup akart saranaperhubung^fiy^ngut^ma di

samping darut. Unruk penelitian ilmiah pun laut memegang


peranz;n yang cukup penting, kxena banyak hal yang harus
diketahui oleh manusia. Seluk beluk mengenai laut telah diketahui
sejak bebenpa abad yang lalu ketika para pelatt Yunani dan
Romawi mulai membunrhkan dan memakai peta-peta laut sebappr
pedoman pdayaran.Peta-peta iaut yang dibuat digambarkan daiam
88

9[mu'UAur'Tanafi

9{mu'L{Aur Tanal

It9

bentuk yang tertentu dan dimaksudkan untuk mempermudah

serta kehidupan-kehidup an y^ngada di dalam air. [

pemakaian.

hidtogafi dapat didefinisikan sebagai suatu pekcrf:ran

]rr

uli r r r rrrr t'y


yrrrr1,,

Untuk pembuatan peta laut jelas dibutulekafl pengetahuan yang

berhubungan dengan pengukuran dan penggambaran keadaan lisili

tertentu, schingga hasiJnya dapatdigunakan secm^maksimal, baik

di air yang m.lrpoti seluruh daerahperairan. Pengukuran dilakukan

unnrk kepentingan teknis maupun keselamatan pelayarat Dalam

trnruk men dapatkanposisi titik-titik yang akan ditentukan terhadap

pekerjaan pemetaan di laut, data-data pokok yang dibutuhkan

suatu sistem. Untuk penentuan posisi horizontal dipergunakan

adalahposisi honzontalmaupun posisi vertikal. Posisi ini berguna

referensi titik-titik tetap yang telah diketahui posisinya @N! dan

untuk mengetahui gambaran fisik daetah perairzrfi dan hubungan

dapatterletak di darat, di laut atauprm di angkasa (satelit). Untuk

titik yang satu denganlatnnya dalam satu sistem. Untuk hal-hal

penentuan posisi vertikal dipergunakan suatu referensi tertentu

yang bersifat teknis posisi yang ditentukan dapat berupa tanda-

yang dikenal dengan istilah muka surutan (L,owut l-,ow

tanda atau tambu-rambu yang didirikan di laut dan posisi kapal

B.

yang sedang bc{alan. Untuk kepeduan navigasi, posisi dapat


ditambah dengan tanda-tanda yangkhas untuk pelayaran seperti
menara-me fiara suar (mercusuar), pelampung-pelampung laut yaflg

ditemp atka n p ada daerah-daerah berbahaya seperti batu-batu

katang, arus berbahaya, dan gangguafl-gaflgguan lainnya.


Peketjaan-pekerjaan yang dilakukan untuk pembuatan peta laut
akan

meliputi

Sprin!

Survey Oseanografi
Salah satu kegiatal s//rae) oseaflografi adalah menetapkan

kedudukan permukaan air laut yarg akan digunakan sebagai

referensi tinggi dalam penentuafl posisi vertikal, dengan


memerhatikan sifat serta kondisiperairan setempat. Oleh karena

kondisi perztra;n yang berbeda dengan daratan, apabtJa di darat


dapat ditetapkan suatu referensi

tirgg

yang tetap dan tidak

berubah-ubah, maka di laut hai itu tidak mungkin dilakukan


disebabkan oleh keadaan permukaanlaut yang selalu bergerak,

Suruey Hidrografi
Istilah hidrografi merupakan kombinasi dari dua kata Yunani,

yakni "hidros" yang bera rtt au dan " gtafe:trr" yangberatttmencatat

atau menulis. Jadi, hidrografi berarti cat^t^tr tentaflg afi y^ng


meliputi kedalaman, kedangkalan, batas-batas, sifat dan tabiat ar
90

l%ater

9{mu1,{kur Tanah

sehingga sulit untuk menetapkan suatu referensi tinggi yang tetap.


Selain pengaruh dari luar seperti cu^c^)angin, dan lain-lain,

faktor

ut^mayang menyebabkan tidak tetapnya kedudukan permukaan


atr adalzh pasang surut air laat (Tides). Dalam surueJ oseanog{afi

9[nu X(kur Tanal

91

akan dibahas metode dan pelaksl{r L\t penentuan posisi di laut,

peflgamatan yang dilakukan serta perhitr-rrgan untuk mendapatkan


t

:s

kedudukan permukaan laut yang akafl digunakan sebagai referensi

tirgg

(l\zISL/Mean Sea Level).

2. MnrooB

PnNBNrueN Posrst

DI Leur

Posisi di laut dapatditentukan dengan beberapa metode

AU

;erdt kareal

^rtar^

Pat\rr.&t

lain:

a)

Metode Ukuran Sudut


B adalah tempat alat berdiri dan posisinya diketahui.

Metode ini digunakan unflrk menentukan posisi titik-titik di

A1 dan A2 adzlah titik referensi di d^r^t yang diketahui

lautrpabtla jarukarfiara titik satu dengan lainnya relatif dekat dan

koordinatnya.

saling tedihat oleh mata. Alat yang digunakan adalah alat ukur

1.,

sudut Theodolit ata,t Sextant. Ada dua macam can dittnjau dari

2, 3,dan seterus nya adalah posisi di laut yang akan ditentukan.

u1., a2,

pengukurannya.

a3 adalah sudut-sudut yang terukur dari titik B ke posisi

masing-masing.

Pengukuran dari Arah Pantai

IQpal berlalan dalam arah

peryani*g

garis

,\1

- A2. I,JLat

diset pada pembacaan A1 kemudian diarahkan ke kapai. Suatu saat

Pengukuran ini dilakukan dari alah pantarr dengan t^rget adalah

apabila kapal memberi tanda,maka pemb

rr dilakukan dan pada


^c^
saat bersamaan juga dilakukan pengukuran kedalaman (nundin$.

tiang-tiang kapal yang sedang berjalan.

il

Untukposisi-1 didapatpembacaan sebesar o1, demikian i"gu

*n

posisi-posisi berikutnya, yatar u2, u3, dan seterusnya. Apabila sudut


il

BA1A2 (B) diketahur, maka posisi-1, dapatdicari/dihitung.

it

92

9[mu't{iu, fonah

9[mu'L$ur

(anal

9i

Darirumus sinus didapat hubungan:

,4.L-L =

B-L =

Sin

Sin

a1

AL-B
Sin (L80 - c1 -

I{arena 1ankA1-B dan sudut-sudut

B)

al danB telah diketahui,

maka dapat dicati jank-jank B-1 dan A1-1. Dan jarak-jarak


tersebut koordinat titik

1.

praktis, koordinat titik

dapatdihitung. Tetapi untuk kepeduan

- t

harya digambar secara grafis

berdasarkan ukuran jarak. Pekerjaan ini dapat dilakukan dengan


cepat, hanya di sini dipedukan ketepatan berjalannya arah kapal
).aflg benar-benar masuk ke dalam atah garts lurus

perpanjargan

A1-A2. Cara lain yang dapat dilakukan untuk pengukuran


darr arah p^nt^r adalah mengguflakan prinsip c'Pengikatan Ke

garis

kapal dengan membaca sudut-sudut q1., a2, B1 dan B2 dzn


seterusnya ke arah

Muka ".
Pen gukur

Cara Pengikatan Ke Belakang, pengukuran dilakukan dat:,atas

an dai

ar ah

titik-titik tetap A, B, dan C di pantai.

Laut

Pengukuran yang dilakukan dart arah laut hampir tidak


berbeda dengan cara pengukuran dalarahpantar,hanya di sini

penentuan sudut dilakukan dan atas kapal ke darat. Alat yang


digunakan adalah Sextant,yatualatyang khusus digr.rnakan di atas
permukaan ur yangselalu bergenk Caralatn yang dapatdilalnrkan
adalah menggunakan

prinsip " Qengikatan Ke Belakang

n.

Dengan menggunakan prinsip pengikatan ke belakang, posisi

titjk
94

9[mu'L{kur

(anafi

P dan

titik Q dapat diketahui/dihitung. Keuntungan dari can

9[nu TIQo Tanai

95

ini adalah kapal dapatberjalan bebas dan tidak terikat padaanh


yang ditentukan, sehingga pengatuh sepetti arus yang deras atau

:l

jl

Pada p eta telah tergambar lingkaran-lin gkaran yang terpusat

cl

titik A dan titik B dengan interval tertentu. Tiap lingkaran

peraiuanyang sempit tidak akan mengganggu.

b)

selisih fase ini digunakan untuk menentukan posisi kapal pada 1xt;t.

merupakan tempat kedudukan dari posisi kapa\karctaakan selalu

Metode Elektronis

terukur harga selisih fase yang konstan.

Penentuan posisi secara elektronis pada dasarnya adalah


meflentukan perpotongan jank-jaruk dari dua titik atau lebih,
p

rinsip nya adalah s ebagai

erikut:

Suatu gelombang elektro-magnetis dipancarkan dari suatu

Penenhian Posisi
Metoda Lingkann

sumber kemudian dipantulkan kembali dari titik lain, kemudian

dibandingkan antara gelombang y^ng dipancarkan dengan


gelombang yang diterima.Maka dengan menggunakan prinsip
jarak posisi suatu ttttk/kapal dapat diketahui. Metode yang bisa
dip ergunak an antara

lart:

Perpotongan dari dua buah lingkaran ini, yang masing-masing

Metode Lingkaran

mewakili selisih fase 01 dan02 akan menuniukkan posisi kapal

Suatu pemancar di kapal yang akan ditentukan posisinya,

memancarkan gelombang dengan frekuensi f1. Gelombang ini

diterima oleh station tetap di darat yaitu A yang telah diketahui


posisinya. Dad stasion

gelombang dikembalikan ke kapal

dengan frekuensi yang sama.

Di

kapal kedudukan fase dari

geiombang saat dipaflcarkan dan saat diterima kembali dicatat

,l

pada peta.

Metode Hiperbola
Metode ini digunakan untuk menentukan posisi sebuah kapal

(K) dari tiga buah station tetap di darat,yaitu 51, M dan 32yang
telah diketahui koordin atnya.

dan dibandingku., misal diperoleh 01. Secara simultan halyang


sama dilakukan oleh pemancar di kapal terhadap stasion B dengan

frekuensi Q.dan selisih fase yang diperoleh adalah92.Harga-harga


96

9[mu7,&ur Tanah

9[mu TlAur Tanafr

97

^)

),

.---tz\

ffi$(ffi

-/
l-):r-'
-4

b)

Pengamatan Arah dan I(ecepatan Arus

c)

Survey Pemaritan (Sweeping)

d)

Penelitian keadaanDasar Laut

")

Pengamatan PasangSurut (Pasut)

Pengukuran Kedalaman(Pemeruman)
Pekeriaan pemeruman dapat dilakukan dengan berbagai

Master M

Dan $ation M (Master) dipancarkan sinyal ke semua al:rh dan


diterima masing-masing oleh station+ tation sl, s2 (Slave) dan IGpal.

Di kapai

PengukuranKedalaman (Pemeruman)

sinyal dibandingkan dan akan diperoleh dua buah selisih fasg

masing-masing selisih fase antarasinyal yang ditedma dad kapal dan


statinnsl yaitu 01 dan selisih fase artarasinyal yang diterima clari kapal

dan station 52 yaitu 02.Pada peta telah tergambar berkas-berkas


hiperbola yangmewakili h arya-haryaselisih fase yang tertentu Harga-

h^Eu ini dipakai untuk menginteqpolasi satu garis hiperb ora pada
masing-masingberkas hiperbola, sehingga akan dipetoleh dua buah
gans hiperbola yang merupakan gads-garis posisi peryotongan gadsgans posisi ini menuniukkan posisi kapal di peta.

metode, mulai dari metode yangpaling sederhana sampai dengan


metode yang relatif baru dikenal. Metode yangpaling sederhana

yaitu pengukuran kedalaman laut dengan cara menggunakan


tongkat penduga (pok). Unruk mengetahui kedalaman laut yang

diukur, pada torigkat tersebut dicantumkan skala ketinggian,


sehingga pada waktu pengukuran dilakukan kedalaman dapat
dibaca pada batas

bd.*

ini mempunyai kemampuan yaflg sangat terbatas, maka penggunaan

tongkat penduga tersebut akan mengalami kesulitan manakara


pengukuran dilakukan pada tempat yangdalam. Untuk mengatasi
hal tersebut ditemuka n alatlain, yaitu tali penduga
apabtTa terdapat arus

3. PnNcuruneN Hronocnar,l DAN OssANocRApl


Pengukuran Hidrografi dan Oseanogtafi meliputi beberapa

yang terend am ur. Mengingat bahwa arat

Qead

/im).Tapi

laut yang kuat, tali tidak lurus ke bawah

tetapi akan melengkung padabagSan tengahnya sehingga akan


terjadi kesalahan pengukuran kedalaman.

kegiatan seperti,
98

9[mu'U[sr Tanal

9{nuTlkur Tanah

99

Dengan adanya perkembangari teknologi di bidang


elektronika, maka ditemukanlah stlatu

carap

alat penerima dan selangwaktu a'r,tarasa tpancatan dengan saat

kedalaman

penedmaan dad pulsa tctsebut dtcatat serta kecepatan suata di

laut yang relatif baru dikenaL,yata,pengukuran dengan metode

dalam ait laut diketahui, maka kedalaman lant/yatak antara

pemertrman dengan alat echo sounder. Untuk melakukan kegiatan

ec'bo

soander dengan dasar lartt dapat diketahui berdasatkan hubungan:

pemertrman harus dipenuhi beberapa p enlatan seperti:

d = l/zv.t

1) Alat apung (perahu, kapal)


2) AIat pengukur kedalaman (echo sounde)
3) Alat penentuan posisi (theodolit, total station, GP$
4) Alat penunjuk waktu (am tangan , stopwatch)
5) Alat pembaca pasang u,xfi (tide pole, rambupasut)

Dimana

t-

kecepatan gelombang suata di dalam attlattt.

sclang s,aktu rLntz.tl saat pancaran dcnsan saat pcmaritulan.


Recorder

Hasil pemb acaarr kedalaman pada alat ecln soandermerupakan

kedalaman pada saat pengukuran, dimana kedalaman tersebut


harus dikoreksi karena keadaan air akibat pengaruh pasang surut,
oleh karena itu data yang diperoleh adalah data kedalamanpada
s

aat penguku

nn y^tg

drny atalloLn oleh

Echo Sounder

waktu.

Prinsip Pemeruman Dengan Alat Dcho Sounder


;r

Penentuan kedalaman laut dengan

ecbo

soundermerupakan suatu

cara penentuan kedalaman yaflg menggunakan sinyal-sinyal


gelombang elektro magnetik yang berupa pulsa gelombang suara.

Adapun prinsip pengukurannya adalah sebagai berikut:

Bagian Tmnsdrser
'Iransduser tetdiri dari dua bagpan, v atfii transrnitting transdaser y^ng

betfungsi memaflcarkan gelombang suata dan

Apabila suatu pemancar dari sebuah kapal memancarkan


pulsagelombang suara deflgan anhpancarunke bawah menembus

receiuing transduser

yang betfungsi menerima gelombang suata hasil pantulan dan


dasat laut.

air laut, kemudian pannrlan dari dasar laut diterima oleh bagian
100

9{mu

tfiur Tanai

9[mu'U[ur fr,,

101

untuk jenis pelampung. Adapun untuk dapat mengctahui sillr

Baglarr Generdm

sifat atus tetsebut dapatdilakukan dengan bermacam-macam alar

Generatot bedungsi menghasilkan energi iistrik untuk transmilttng

pengukur arus. Alat pengukur atus disebut Cument Meter. Alat

transduser.

tersebut dimasukkan ke barvah permukaan air dengan kedalaman

errdiner

Bagian

yang betbeda-beda. Untuk kepeduan navigasi pengamatan cukup

Amplifier berfungsi untuk mempetkuat energi listrik yang diterima


dan

re ce i ui ng

tra

dilakukan padakedalarr,ar, 3 meter dan 5 meter, sedangkan untuk

n s d u s er.

mendapatkan arus maksimum peflgamatan harus dilaksanakan

B,ryiafl

Reoder

Recorder

berfungsi sebagai petunjuk kedalaman laut dati

pada saat bulan baru ataubulan purnama. Hasil yang diperoleh

dari alat ini dapat berupa angka-angka baik angka kecepatan

pengukuran. Adapun cara peflufljukannya, yaitu dengan melihat


catzrtafl kedalaman pada kertas

maupufl arahataudapatjuga berupa kutva-kurva garis lurus yang

ecbo.

tercatat pada kertas perekam. UntLrk kecepatan biasanya diberikan


dalam satuan knot, (1

&.l&.**

knot-

1,85

km/jam) sedangkan anhtercatat

relatif tethaclap Utara masnetili.

W=
d1

ffi

Transmitting

Receiving

PROSES SOUNDING

B. Pergafirdarr Amh dan Kecetrntan Arus


P engarnatan

SURVEI ARUS

arus dimaks udkan un tuk menge tahui sifat- sifat

atus, baik ke cepatarrrryamaupun atahnya. I{ecepatan arus terutarna

ii

berguna sebagai bahar pertimbangan di dalam memilih berat


I

beban penahanyangakan digunakan pada alat-alat bantu navigasi

ir
Ir

102

9{mu'l,t[ur

(anai

lr

ll
lill

9[mu1,$ur Tanah

103

,
Peralatan yang digunakan dalam Survei Pemaritan
Setelah suatu area survei selesai diperum, selanjutnya dilak:kan

Sebelum nrembahas proses pelaksanaan survei pemaritan, baiklah

penggambarankedalaman dad selutuh Me y^ngdisurvei. Akan

tedebih dahulu akan diterangkan mengenai peralatan yang

tetapi sepetti diketahui bahwa gambatan kedalaman hasil dad

digunakan. Adapun pera,latan yang digunakan itu dapat dijelaskan

dip eto leh b etda sarkan


^ng
data-data kedalaman yang tetdapatpada setiap lajut petum, oleh

seperti gambar berikut:

emeruman metup

ak

an garnb aran y

karcnaitu betdasarkan kenyataan ini gambann keadaan dasar laut

di antan tiap-tiap lajut perum tetsebut tidaklah


secara pasti. Mengingat keadaan dasar laut

dapat diketahui

itu saflgat penti.ng untuk

diketahui oleh para pelaut dan demi lebih terlaminnya keselamatan

pelayatan,makt petaitan tersebut perlu diteliti kembali. Penelitian

terutama dimaksudkan untuk dapat mengetahui gangguangangguarr yang s ekira nya dap at memb

ah ayakan b agi kap al-kap

al

Keterangan Gambar

yang sedan gberlayar. Gangguan-gangguan tctsebut dapatbetupa

A1 dan A2 = Kapal parit I dan II

kerangka-kerangka kapal, karang, perangkap ikan, dan lain

81 dan B2 = Pelampungbesar,yaitu pelampungawal dan akhir


yang tedetak dekat kapal parit I dan

sebagainya. Gangguan-gangguan yang sudah tetdeteksi lokasinya

ditandai dengan alat bantu navigasi tertentu (lampu suar).

= Pelampung arttara,yaitu pelampungyanglebih kecil


dan tedetak di antara pelampung awal dan akhir

Penelitian suatu per^fi^n dapat dilakukan dengan berbagai


cara, diantaraflya adalah sutvei pemadtan. Hasil survei pemaritan

D1 dan D2= Tahtund4 yaitu tali yang diikatkan pada kapal parit

I dan II dan langsung dihubungkan dengan

dianggap paling baik sebagai actan bagt para nahkoda kapal.

sambungan kawat dasar K dan pemberat besar F1

Dengan demikian survei pemadtan dapatdikatakan sebagai suatu

darFZ,di mana selama pemaritan berlangsung tali

survei yang menunjang untuk meningkatkan kesempurflaan survei

tunda inilah yang ditarik

hidtografi di dalam pemetaan laut guna keperluan navigasi.

t04

9{nu'(.lLur Tanat'

II

9{mu

lliur

Tanah

105

!
E

=Talit%ak,ynutdtyangmenglrubunglan pelampung
dengan kawat dasar

I(

aba-abadankapal parit I dalam tial'r


^natas
interval waktu tertentu, tetapi apabia panjang tali parit ftawat
waktuyang bersam

F1 dan F2 = Pemberatbesar

dasar) relatif pendek, penentuan posisi pem^flt^trcukup dilakukan

G
H

= Pemberat kecil

dari kapal parit

=Toggle,yaitupelampurrgyangdiikatkanpadaka'wat

segera kapal

dasar

I(

sedemikiafl rvpa sehingga tali kawat dasar

saja.

Apabila pada kawat dasar teriadi sangkutan,

polisi melakukan pengecekan di temp^t yang

tersangkut tersebut. Pengecekan ini meliputi peflentuan kedalamafl


serta posisinya. Setelah pekerjaan

itu melayang

ini

selesai,

unit kapal polisi lalu

= Seksi, yuttbagSan kawat pantantar^ dua tali tegak

melepaskan tali dasar. Untuk kedalaman laut yang relatif dangkal

= Jarukantarapermukaan air sampai kawat dasar I(

biasanya di tempat

= I(awat dasar,yaitu kawat yang direntangkan di

bahwa selama pemaritan berlangsung, panjang pemaritan yang


terjadi yaltt jarak ant^rlpelampung awal

bawah permukaan air

ini dilakukan penyelaman. Pedu diketahui

= Paniang pemaritan (panjang tali kawat dasar).

BL

dengan pelampung

al<htrB2 tidak sama dengan par\mg tali kawat dasar L. Hal ini

diakibatkan kama pengaruh tankan yang terdapatpada kawat


Pelaksana an SuweiPemaritan

dasar L tersebut oleh kapal padt A1 dan kapal

p^rtt /'2, sehingga

Di dalam pelaksanaarnya surueitrimemedukan minimum tiga

pada lintasannya kawat dasar itu akan melengkung. Dengan demikian

buah sekoci motor/kap al, drmana kapal-kapal tersebut masing

pmtimrg pemaritan akan menjadi lebih pendek jika dibandingkan

masing adalah dua buah kapal parit dafl satu atau lebih kapal

dengan paniang tali kawat dasar yang fuunakan. Adapun pan,ang

pengontrolyang biasa juga disebut sebagai kapal polisi. I(apal

pemaritan yangteq dtitu dinamakan sebagaipanjang efektif.

p oli si b

erfungsi m emb

an

tu dan

sedangkan kapal parit I dan

II

m e n gaw asi i alanny a, p emaLrrtan,

berfi.rngsi menarik ujung-ujung kawat

Unttrk mengarahkan dan memimpin jahnnya pemmttan cukup

Desen Leur

untuk membuang sauh (angkar),para pelaut perlu mengetahui

saja. Selam^ pemalrtan

kadaandasar laut di tempat tersebut, apakah tanah dasamya cukup

I dan II daiam

kuat unturk bertahan atau tidak. I(eterangan mengenai keadaan

berlangsung dilakukan penentuan posisi kapal parit


10(r

I(EADAAN

Di tempat-tempat di mana adakemungkinan bagi kapal-kapal

tali tunda.

dikomandokan dari kapal parit

D. PrNrurrAN

thnu'L{Qur fanart

9[muTlQurfanal

l07

r
dasar laut

ini diberikan dalam bentuk simbol tertentu padapeta

navigasi laut. Untuk mengetahui k eadaandasar laut tersebut dapat

dilakukan dengan bermacam-mlc

m alat. Alat-alat tersebut di

ant^rlryladalah Grab dan Simple Corer.


Pengambilan contoh dasar laut dengan Grab

ALAT

RAB

Untuk dapat mengetahui contoh tanah dasar laut dapat


dilakukan dengan menggunakan grab, sebelum nya datgrabtersebut

disambungkan tedebih dahulu dengan sebuah pipa yang


E. PTNcIUATAN PAsANc Sunur

mempunyai panjang tertefl tu. I{emudian dengan p erantara pipa

Pengamatan pasang surut adalah pengamatan gerakan vettikal

tercebutgrab diturunkan ke dasar laut. Apabila alatttimenyentuh

air laut dalam rungka untuk menentukan bidang referensi

dasar laut, maka secafa otomatis pernya akan menutup kedua buah

tirgs

mangkok (Srob ,rpt) untuk mengambil contoh dari dasar laut

muka surutan peta, koreksi terhadap' hasil-hasil pengukuran

tersebut. Di dalam pengambilan contoh tanah dad dasar laut iru,

kedalaman laut dan untuk kepeduan penmalan pasaflg surut di

terlebih dahulu pedu diperhatikan penyetelan pernya. Cara

nnasay^ngakan datang. Pengambilan data-data pasang surut di

penyetelan ini memedukan Lt:uafl tertentu. Jika penyetelannya

suatu pentran yang akan dipetakan, berdasatka n perulatan yang


i

tidak benar, maka kemungkinan besar mangkoknya alanmenutup

F Pengukrxan pasang surut secaramanualdalamhal ini alatyang

begituwaktu ditumnkan atau sebaliknya tidak akan menutup sama


sekali walaupun sudah sampai di dasar laut.

digunakan dapat dilakukan dengan dua macam cara,yatttt:

digunakan berupa tambu ukur pasang surut (tidepole) dan

i,
ll

it

Pengukuran pasaflg surut secara otomatis.

Pergarrrdan

drganRarilrr UlorPasarg Suail (Ti& Pob)

Di tepi lattpada daetah yang

akan disurvei dipasang rambu ukur

pasaflg surut yaflg mempunyai skala pembac

^{r

dengan arah

vertikal. I{emudian dilakukan pernbacaan ti.ggi ar laut tethadap


108

9[mu 7,&ur

Tanal

9[mu X{kur Tanah

109

i
skala nol rambu secara kontinyu setiap selang rvaktu tertentu.

Umumnya pembacaan dilakukan tiap interval30 menit (1/21ar).


Recording Unit

Counter weight

4.
a)
PeagafirdanPasarg Suntr Saara Otonutis

PBnBNcINAAN Sunvpr
Persiapan

Sebagaiman a jrya dengan beberap a survei lain, sebelum pekerj aan

Pengamatan ini dilakukan dengan alat pencatat pasang surut yang

Sebuah pelampung (loafl yangdipasang di dalam tabung pelindung

survei dilakukan dipelajati dahulu situasi lokasi dengan


mengumpulkan informasi-informasi yang ada. Informasiinformasi ini dapat berupa peta dasar skala kecil, yaitu peta
topografi atatrnformasi dari foto udara. Hal ini berguna untuk

dthtbungkan dengan beban pengimbang (counter wetghi

mendapatkan keterangan-keterangan guna mencapai maksud du+

melalui kauol A. Pelampung tersebut akan bergerak mengikuti

tujuan dilaksanak^flnya survei. Untuk penl,uluhan, ke lapangan

gerakan naik turunnya permukaan au laut. Selanjutrrya gerukan

dilihat situasi lokasi, luas area dan informasi-informasi lain yang

ini ditransformasikan menjadi gerakan horisontal. I(emudian

disesuaikan dengan peta. Rangkaian pekerjaan selanjutnya adalah

bekerja secara otomatis. Pada ptinsipnya cankeria alat tersebut


dapat ditetangkan sebagai berikut:

(we//S

gerakan horisontal tetsebut dicatat pada kertas yang betgerak


tegak lurus arah getakan

jarxnp.n

utut (pen) danhasilnya dapat

menjelajahi dan mengamatt serta membuat sketsa dartperatan


dan pantai teflLt^m^ dititikberatkan pada

dilihat betupa grafik naik turunnya petmukaan aulaut (tide curue)


yang betvariasi dengan berubahnya waktu.

110

untuk pemasaflgan rambu ukur.


9[mu'L&ur (anah
9[mu1,$ur Tanah

111

I
c)
dihubungkan dengan titik-titik tetap di darat. Apabila
ttdakf atatbelum ada titik tetap, maka dapatdibuat titik

referensi lokal yang nantinya hatus diikatkan pada


r

an gkatan triangula si.

Penentuanposisipengukuran

Cara-cara menentukan posisi kapal dari tiap-tiap tempar


pengukuran telah diterangkan di depan, dan sekaranSl akan
diterangkan prinsip pekerjaan penentuan posisi. Bila diambil
interval kedalaman yangsejalar dengan aruh gans pantai.Laiur

Pembuatan basis dari rangkaian ditentukan di darat pada lokasi

perum dibuat tegak lurus dengan arah garis pantai, makahanya

terbuka, datar dan diukur seteliti mungkin. Pada titik-titik


tertentu dilakukan pefigamatan matahari untuk menentukan

perlu menentukan waktu ata:u sL t dilakukan pengukuran


kedalaman (sounding) laut. Saat dilakukan pengukuran

arah. Referensi tinggi yang digunakan dapat ditentukan secara

kedalaman laut diambil simultan dengan posisi kapal.

lokal. Untuk referensi tinggi di Indonesia diambil kedudukan


permukaan air laut pada pasang surut yang terendah yang

didapat dari hasil pengamatan dalam suatu jangka waktu


tertentu (+ Z9 hari untuk 1 periode bulan mengelilingi bumi).

b)

lnEld
lfipara

Penentuan laiur perum

Menentuk an lajw p erum ditentukan s esuai dengan kebutuhan.


Biasanya tergafltung dari situasi kedalaman laut dan kecepatan
kapal. Apabila tedihat kedalaman laut yang tidak teratur, maka

akan diambil interval garis pengukuran (lajur perum) yang

lebih rapat. Untuk peta-pet^ dengan skala 1 : 10.000 atat L :


20.000 dipakai interval lajur 100 meter ata:u200 meter, atau

peta. Pad,a umumnya lajur perum


ditentukan tegak lurus dengad arah gads pantai. Metode ini

kira-kira 1 cm
dis

pad,a

ebut meto de no rmal, hany a p enggamb aran p ada p eta un tuk

interpolasi akan lebih mudah.

Pada gambar di atas terlihat bahwa arahberjalankapal adalah


. . . .1,
Pada

-2-

- 4, dst.

titik 1 dilakukan pengukuran kedalaman laut dan penenrmn

posisi pada saatyang bersamaan, misal t1.


Demikian juga dengan titik-titik 2,3,4,dan seterusnya. Dengan
waktu t2,t3,t4, dan seterusnya. Dengan demikian akan drdapat
hatga-haryakedalaman laut dan posisi di titik-titik tersebut dengan
pasarrgan-pasangan yang telah tertenru.

'1

1,2

9{mu 7,(&ur Tanart

9[mu L(kur Tanah

113

lt

Il

i
{

BAB VII
TRANSFORMASI SISTEM KOORDINAT

I(oordinat titik P tethadap sistem (X',

6p', Yp),
Dalam tansformasi sistem koordinat dalam ilmu ukur tanah
dikenal ttgamacam operasi, yaitu:

sedang kootdinat

diketahui sebagai

diketahui sebagai P

titik O' terhadap sistem (x,

\)

O' (Xo, Yo). Maka untuk mencari koordinat

titik P tethadap sistem

(X,9

bedaku hubungan:

XP = xP'* Xo
Yp - Yp'+ Yo

F Translasi Sistem Koordinat

)
)

Y)

Rotasi Sistem I(oordinat


Translasi dan Rotasi Sistem Koordinat.

Z. RoresI SmrBu KoonotNer


1. TneNsLest SrsrsN{ KooRnrNer
Pada gambar di bawah sumbu-sumbu sistem

\)

Pada gambar berikut sistem salib sumbu (X,

koordinat (X,

letaknya seiaiar dengan sumbu-sumbu sistem koordinat (X',

Y). Sistem (X', Y) bila digeser

\).
1,1,4

akan berimpit dengan sistem (X,

sebesar sudut 0 terhadap sistem salib sumbu (X',

\)

terputar

Y').Jika sistem

(X', Y') diputat akan bedmpit dengan sistem salib sumbu (X,

\). Maka opetasi

ini disebut "Rotasi Sistem I(ootdinat".

Maka operasi ini disebut "Translasi Sistem I(oordinat".

9{nu't{kur Tanafr

g[ra I,tfittr'Tonart

r15

fi
maka koordinat titik P dalam sistem (X,

\)

dapat diturunkan

sebagai berikut:

Xp=

cose = alYp' -+ a = Yp'cose


sin 0 = b/Xp' -> b = Xp' sin 0
maka; YP = a+b

-+ c = Xp'cos e
-+ d = Yp'sin 0
maka : Xp = c-d

Xp' cos q + Yp'sin q


Yp=Yp' cos 0 - Xp' sin 0

cos0 = clXp'
sin 0 = d/Yp'

3. Translasi DAN Roresr SrsrBrrr KoonorNer


Gambar di bawah menunjukkan bila terjadi tanslasi dan rotasi

Apabila titik P diketahui koordinatnya dalam sistem (X', Y)


dengan sumbu diputar ke kanan sebesar 0 terhadap sistem (X,

\),

maka koordinat

sebagai

titik

P dalam sistem (X,

\)

dapat diturunkan

sekaligus.

^)

Untuk koordinatpada salib sumbu sejaiar (X,

\),

dirotasi ke

atahkanan:

berikut

XP=

Yp=

Xp'cos 0 - Yp' sin 0


Yp' cos 0 + Xp' sin 0
cos 0 = a/Xp' -+ a = Xp'cos0
sin 0 = b/Yp' -+ b = Yp'sin 0
maka : XP// = XP'co6 e + Yp'sin 0

Y'

cos0=c/Yp'+ c=Yy'cos0
-+ d = Xp'sin 0
Ypl/ = Yp'cos 0 -Xp'sine

sin 0 = d/Xp'

P (Xp',

Yp)

maka

cos0 = alXp' -+ a = Xp'cos0


sin 0 = b/Yp' -> b = Yp'sin 0
maka: XP = a+b
= clYp' -+ c = Yp'cos e
-+ d = Xp'sin 0
maka : YP = c-d

cos 0

sin 0 = d/Xp'

Maka untuk koordinat salib sumbu (X, Y) bedaku hubungan:

Xp = Xo * Xp'cos 0 *Yp'sin0
Yp = Yo * Yp' cos 0-Xp'sin 0

Apabila titik P diketahui koordinat nya d,alam sistem (X', Y)


dengan sumbu diputar ke kiri sebesar 0 terhadap sistem (X, Y),

116

9[mu Tlkur

fanal

Bila yang diketahui

Sp, Yp) akan dicari/dihitung 6p', Yp), maka

bedaku hubungan sebagai berikut:

9[mu X{frur

fanah

111

t
b)

Untukkoordinatpada salib sumbu sejajzr (X, Y), rlirotasi

l<t'

arahl<tit:

P (Xp'.

Yp'-

persamaan (4) substitusi ke persamaan (3) diperoleh:

Xp' = (Xp - Xo)

{ ([{Yp

-Yo}

+ Xp' sin 0] / [cos OD.sin

Yp)
x,

cos0 = a/Xp' -+ a = Xp'cos 0


sin 0 = b/Yp' -+ b = Yp'sin0
maka : Xp// = Xp',cos 0 - Yp',sin 0
cos0 = c/Yp' -+ c = Yp' cos 0

sin0=d/Xp'+ d=Xp'sin0
mal(a : YPll = YP'cos e + XP'sin 0

cos 0

XD' cos

0 = [Xo -Xo) -

[Yo

-Yo)

sin 0 -Xo' sin z0

cos 0

Xp'
Xp'

cos

(cos e

-+ Xp' -

- 6p -Xo) cos 0 - fp -Y") sin 0 -Xp' sin4


+ sin' 0)

= 6p-X")

Maka untuk koordinat salib sumbu (X, Y) bedaku hubungan:

- (Yp -Yo) sin 0


(Xp-Xo) cos0-(Vp-Yo) sin0

Xp
Yp

cos 0

=
=

Xo * Xp' cos q-Yp' sin q


Yo * Yp' cos o + Xp' sino

persamaan (3) substitusi ke persamaar (4) diperoleh:

Bila yang diketahui (Xp, Yp) akan dicari/dihitung (Xp',

YD'= (Yo-Yo) + {ff{Xo-Xo} -Yo'sin0l/[cos eD.sine]

berlaku hubungan sebagai berikut:

."*
Yo'cos 0

= [Yo-Yo) * fXn-Xo)

sin

0-Yo'sin

20

."*
Yp'cos 20 = gp-Yo) cos 0 + (Xp-X") sin 0-Yp'sin 20
Yp' (cos 2 0 + sin'0) = Ep -V") cos 0 + Sp -Xo) sin 0

-.+ Yp' -

118

(Vp

Xp'cos 0 = (Xp - Xo) * Yp'sin 0 ........


Yp' cos 0 = p - Yo) - Xp' sin 0 ........
Xp' = (Xp - Xo) + Yp' sin 0

............ (1)

........... Q)
........ (3)

cos 0

YD'

= (Yo - Yo) - Xo'sin e ..............

............... (4)

cos 0

- Yo) cos 0 + (Xp - Xo) sin 0

9[mu7ilur{anai

Yp), maka

9[mu TlQur Tanah

119

I
DAF"TAR PUSTAKA

persamaan (4) substitusi ke persamaan (3) diperoleh:


XD' = (Xo - Xo) + {(t {Yo - Yo} - Xo' sin 0l / lcos 0D.sin 0]
."r 0

-Xo) *

XD' cos 0 = fXo

fYo

-Yo)

sin 0 -Xo' sin e 0

."r0

* [p-V") sin0-Xp'sin20
Xp' (cos 2 0 + sin'0) = 6p -X") cos 0 * [p -Yo) sin 0
+ Xp' = (Xp - Xo) cos 0 + (Yp - Yo) sin 0
Xp'cos

2S

= (Xp-Xo) cos0

= fYo

YD' cos 0

Yo)
(Yo

fi

{Xo- Xo} + Yo' sin 0l / [cos OD.sin 0 ]

-Yo)

.ar

."re

-0

Yp' cos e = G'p-Yo) cos 0- (Xp-Xo) sin 0 -Yp' sin 2 e


Yp' (cos 2 0 + sin' 0) = p -Yo) cos e - (Xp -Xo) sin 0
2

Aztz, T. Lukman, fudwan Rachman, Peta Tematik, Bandung:


Geodesi FTSP-ITB, 1979.

de Gruyter, 1981.
Foote, Davis, Anderson, Mikhail, Surveying Theory and Practice,

- [Xo - Xo) sin 0 - Yo' sin

ITB, 1993.

Deumlich, Fritz, Surveying Instrument, Beriin-New York Walter

persamaan (3) substitusi ke persamaan (4) diperoleh:


YD'

Aziz,T. Lukman, Pemetaan Topografi, Bandung: Geodesi F:[SP-

Yp' = (Yp - Yo) cos 0 - (Xp - Xo) sin 0

New York Mc Graw-Hill Book Company, 1981.

Frick, Heinz, Alat Ukur Tanah dan Penggunaannya, Tokyo:


Mc Graw-Hil,,'],982.
Kasim, Iskandar, Electtomagnetic Distance Measurements,
Bandung: Geodesi FTSP-ITB, 1977.

Koesdiono, Hendriatiningsih, Fundamentals

of

Survey
Measurement and Analysis, Bandung: Geodesi F[SP-ITB, 1978.
Mahajan,S.K., Advanced Sutveying, Delhi: Dhanpat Rai

&

Sons,

1,976.

Punmia, 8.C., Surveying Volume 1, Delhi-6: Standart Book House,


1

980.

Rainsford, Hume E, Survey Adiustment and Least Squares,

London: Constable & Company Ltd,

1,20

9[muXt(urTanal

9{mu

7l(ur fanah

1968.

121

tr
Raiz, Jacob,

Ilmu Ukur Tanah Jilid 1 & 2,Yogyakarta:

Yayasan

Contoh-contoh Pemakaian Tabel

Kanisius, 1979.
CONTOH PEMAKAIAN TABEL.

Tumewu, Lien, Engineering Survey, Bandung: Geodesi FTSP-

]ih

pengamaun matahari dilakukan pada tanggal 03 Maret 1983 di wilayeh Indonesia brgian Baret, dan saat pengamatan

dilakukan padajam 16h 40m 30s WIB.

ITB, 1978.

Mah Dtkilnasi

Uren, J. and \XlE Price, Surveying Fot Engineers, London: The

Jrm

matahari saat

itu dapat dihitung dengan tabel - I seperti berikut

sebesar = - 06"

15.00 deklinasi mataluri ( 6 )

Perubahandeklinrsiperjam(A6)sebesar

Macmillan Press Ltd, 1981.

Intewalwaktu

Villanueva, KJ. Astronomi Geodesi, Bandung: Geodesi FTSP-

Mah Deklinasi Mauluriadalah


O

= (-m

-- +

= (16h40m30s-15h) --

5E 47r

59' 47"

57,4"

1,675h

1,675*57,4")

= -66"

59' 47-

96"

= -06" 58' 11"

ITB, 1978.
Wilson, Ramsay J.D., Land Surveying, Mc Graw-Hill, 1981.
\X/olf, Paul R., Adjustmerit Computations, Bandung: Geodesi

Dicari deklinasibintang o Andromeda (No. 1 pada Tabel II) padatanggal ITJuni


1982 jam 17h47^27" ul.

FTSP_ITB, 1980.

Penyelesaian:

\Wongsotjitro, Soetomo,

Ilmu Ukut

Tareah, Y ogy akarta: Y ay asan

I(anisius, 1980:
Wongso tjitro, Soetomo,

Pad,a

6=

tanggal 1 Juni 1982 jam Oh UT deklinasi bintang o Andromeda adalah:


28'59'1O" + 7".6 =28'59'77'.6

Pada tanggal

Ilmu Proyeksi Peta, Yogy

akafia: Y ay asan

6=

Juli 1982 jam Oh UT deklinasi bintang o Andromeda adalah:


+ 12".4 = 2859'22".4

28'59'10'

Jadi selama perubahan waktu 30 hari (bulan Juni memiliki 30 hari)

I(anisius, 1982.

te\adi perubahan

(12:4 - 76)
(12",4 - 7".6) = 4.8

deklinasi sebesar

Jwi 1982 jam 77h47^27" telah tejadi perubahan waktu sebanyak


hari,
karena
interval waktu
r74

Pada tanggal 17
77

77h47^27"

0,74 hari

Jadi untuk perubahan waktu 17,74 hari, perubaharr deklinasi adalah (dipakai
interpolasi linier):

17,74

x
30

4]8 = 2",8 (dibulatkan)

Maka deklinasi o Andromeda pada tanggal 17 Juni iam 17h47^27" adalah:

6=
t22

9[mul,lkur Tanah

9[mu'Ukur Tanah

28'59'176

+ 2:8 =

28o59'20" (dibulatkan)

123

f
Contoh Pemakaian Tabel

Contoh Pemakaian Thbel VI, VIIa, VIIb dan VIII

IV

1. Jikasutpengamaun diukur

DicariA

ST

bila diketahui A l-l"f

= tzhst^+253

Temperaturt

Tehnan Udara P

AUT

Sudutmiringh

AST

rzh +
31^ +

t7h

31*

42s3

42s3

Ct =

751 mm

rm

17" 35'

Vlll)

180,7" (Tabel-VI)

r=nn*Cp*Ct

oz^47qs6o

=1m,7r*0,988*0,983=

1i5,5"

= 02' 55,5'

2.

59093

+ 0s116

0,983 (Tabel -

Cp = 0,988(Tabel-Vlh)

Hg

MakaKorcksiRefmlaidapatdihitungdenganrumus

Jikasaatpengamatxndiukur

Temperaturt

Sudut miring

lzhst^4293

15oC

1tzhsl^+zsg + 2^52$8)
= lzhg4^4zq}

18oC

h=

0,973(Tabel-VIII)

167,8'(Tahl-U)

rm

18" 52

TinggitempatpengamrtH

Ct =

762m

Cp = o,qtl - [(12l50)*0,m6] =

MakaKorelsiRefrahidapatdihitungdenganrumus

r-rm*Cp*Ct

0,916 (Tabel-Vlh)

=167,8tr*0,916*0,973=149,6"

=02'D.6"

Contoh Pemakaian Tabel

Contoh Pemakaian Tabel D(


Jika

DiCa6A UT bila diketahUiA ST = tZhSt^+ZSS


AST
17h

31*
35s1

trhs4^sssl

AUT

trh - oz^47$toz
34^ - 5q570
35s1 - 0s096

uat pengmatan diukur

Sudutmiringukuranhu

18" 52,mlakoreksiparalahsebesar

p" =

8,3"

Contoh Pemakaian Thbel X


M.ngkonversi260"59'

15" kcdalamsatuanjam

26f
59'

l7h 20m
3m

56s

+
2$'5E

(tzh3+'Bsgt -oz^52$B)

= lrhgl^4zs,g

15'

17h

23n

57s

Contoh Pemakaian Tabel XI


Mcn$onversi 17h 23m 57s ke dalam satuan denjat

17h
23m
57s
l7h 23m 57s

124

9{mu 7,$ur

fanah

9[mr 7,{kur Tanal

255.

05" 45'
14' 15'

2tr

59

15'

125

?
Lampiran Almanak Matahari dan Bintang

TABEL-

ALIVIANAK I4ATAHARI

TABEL

,,,,,,,,,,, 1

TEBRUARI

ALMANAI( MATAHARI ,..,,.,,.,,.. 1

JANUANI
=

WaktulndonesiaBaral

D*linasi

Perubahan

(6)

liapjam

08,00

Tmgah

08,00

Sdengah

09,00

TimM =

09.00

Diameter

PeraaWal(u

(12

+ PW)

.2
.2
.2

s9
53
48
-22 41

2
3
4
5

05

12,6

49

+13,8

05

+.]4,9

54

+16,0

16

+11,2

.2

.22 28

11

+18,3

.2

3S

+19,4

41

+20,5

I
I
10
11

12
13
14
15
16
11
18
19
20

3s
20

.22 12
.22 04
.21 55
.21 46
-21 30
.21 26

+21,6

11

+22,6

21
12

+23,1

31

25

+25,8

.21 15 54
.n 04 59
.20 s3 $
.20 41 56
.20 29 49
.20

1i

24,8

+26,8
+21,8
+28,8
+29,8
+30,8

18

+31,8

25

+32,1

09

+33,6

22

.20 04
.19 51

23

.'19 37

31

+34,6

24

.19 23 n

+35,5

25

-1S 09

10

+36,4

28

+31,2

21

26
21
28

,0
30
31

I)

+1 1,5

54

-18 54
-18 39
-18 24
.18 08

.li
.li

52
35

+38,1

25

02

+38,9

18

+39,7

16

+40,5

55

+41,3

Ddlinasl

Perubahan

[apjam

(El

liapjan

(^E

hIns
.23 03

Perubalun

.01,18

11

-m,56

11 47
11 41
11 46
11 46
11 46

36,6

.01,1i
-01,16
.01,15

.23 0?

21

-22 51

23

.22 51
.22 46

.2

+ t1,s
+

13,0

51

+ 14,2

04

+15,3

39

44

r16,4

-22 32

51

+17,5

.01,10

.22 25

43

+18,6

.01,08

-2

03

+19,8

.01,05

.2

56

+20,8

.fi,03
.01,01

18
09
-22 01

-m,93

-21 22

.m,91

-21 12
-21 01

.m,85
.m,82
.m,79

.m,i6
-m,73

-m,70
-m,66
-m,63
-m,60

23,5

-m,53

11,2

-m,49

59,8

.m,46

49,2

.m,42

39,4

.m.$

.19 46
.19 32

.19 18
-19 04
.18 49
.1& 34
.18 18
-18 03
-1i 46
.17 30

56

11 56
11 55
11 55
54
54

t
tl
lt

53
11 53

12

+25,1
+26,1

11 5t

18

+21,2

15

+28,2

0l

-20 49 4i
-20 3? 56
.20 25
-20 13
.20 00

il

51

24

21,9

+23,0

-m,96

.m,s

{}rd)

11
11
11
11
11

-Lltb
-21 43
.21 33

-m,$

Matahari

tiapjam

(^E

4',!

+24,0

+29,2
+30,2
+31,1

03

+32,1

02

+33,0

39

+34,0

s4

+34.9

47

+35,8

18

+36,6

29
19

+3i,5
+38,4

49

+39,2

00

+40,0

51

+40,8

23

t41,6

53
52

52
51
51

41,0
12,8

+01,18
+01,17

{{,9

+01,16

17,4

+01,14

50,2

+01,13

23,4

+01,'11

57,0

+01,09

31,1

05,i

+01,05

01,07

40,8

+01,03

16,4

+ 01,00

52,i

+ffi,$

29,5

+0,95

0i,0

+0,93

1l

50 45,1
50 23,S
11 50 03,3
11 19 43,5
11 19 24,4
11 49 06,0
11 48 48,4
11 48 31,6
11 48 15,6
11 48 00,3
11 47 45,8
11 41 32,2
11 4i 19,4
11 4i 07,3
11 46 56,2
11 46 45,8
11 46 $,3

+00,S

+00,87

Td.

126

UtiTUK l$PEBtUAll

I'10

llllllBtul{ffi mTfltnlAil,

flABUS [l0flC]CUllAMIt

TABEL

,{tll MI( ll

TAtlARl

07.00
08.00

Tengh = 08.ffi

Timur =

09.00

Timu =

+ 00,84
+ 00,81

+00,78

+ffi,75
+ffi,72
+ffi,68

+0,65
+00,62
+00,59
+00,55
+ 00,52
+ 00,48
+ 00,45

+00,41
+ 00,38

BERS

(r)

taptm

PerdaWahu

(12

+ PW)

16
16
16
16
t6
16
16
16,
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16

18
2
18
3
18
4

18
17

17

1l

li
t7

-17 02
.16 {1
.16 27
.10 09

+12,1

il

07.00
Suengah

2at

-m,32

ll

{6

11,7

-m,29

24

+14,3

1r

46

081

-m,26

+45,0

l1 t6

02,2

.m,8

24

+45,i

572

-m,19

529

-m,16

494

.m,11

.15 26
.15 08

46,7

.m10

.14 49

41,8

.m06

18

+41,1

.r1 55

22

+41,1

10

.14 36

10

+48,3

1l t5

11

.r4 16

{4

+48,9

24

.10 06
.09 44

25

.09

52

+55,5

16

fr

.09 00

36

+55,8

16

21

.m 38

12

+56,2

16

28

00 15

41

+56,5

11

.13 57

04

+49,5

17

13

.13 37

09

+50,1

17

14

-13

0r

+50,6

4l

+51,1

tb

-12 56
-12 36

07

+5lg

17

.12 15

22

+52,2

t8

.fl

54

?5

+52,6

16

l9

-r1 33

16

+53,1

16

20

-11

57

+53,5

16

2t

27

+510

18

+51,{

58

+54,8

59

.l55,1

li
17
17
17

16
16
23
16
16
16

lj0[mffi.

9[mu 7,$ur Tanah

T,I3OT

tl

-10 50
.10 28

AI,MI]II{ MTIMfiI

il
ll

DI ATAS

4i

,{DII,III UIIIITi

14,7

fanal

.16 39
.16 21
.16 03
.15 45

+42,3

32

+43,1

t6
11 t6

09

+43,8

29

+44,6

32
18

11

l\4ddrri

tiaptam

(r{d)

idE

37

Perubahan

27,5

-m35

16

16

19,6

-m31

16

16

1r {6

124

-m,28

16

15

t6

060

.m,25

tb

15

+45,3

11
11

00,5

-m,2

tb

r5

+45,9

{6

t5

55,7

.m,18

16

517

.m,15

16

15

48{

.m,12

la

IJ

47

+46,6

01

+47,3

11 {5
11 {5

t6

14

00

+47,9

t1 t5

460

.m,m

t6

14

-14 29

43

+{8,5

11 45

t4,1

.m,05

tb

1{

.m03

.14 10

12

+19,1

11 45

43,5

.m,02

tb

.mm

-13 50

23

+49,7

-m,01

16

l4

-13

28

+50,2

11 45
11 {5

t3,4

.m03

t40

.m,04

16

13

.m,m

.13 10

16

+50,8

1r t5

t5,{

.m,08

16

13

.m,10

-12 49

51

+51,3

4t0

.m1r

t6

13

-m,13

-12 29

14

+51,8

50,5

.m1l

l6

13

-m,16

-12 08

24

+52,3

54,1

.m,1i

16

13

.m,19

-r1 47 n

+52,8

$,4

-m,20

16

12

-N,22

.]i

26

t]

+53,2

11 45
11 45
11 45
11 45
11 46

03,5

.m,n

16

1?

-m,24

.11

0{

48

+53,7

11 16

09,2

.m,25

16

1?

-m,27

.10 43

15

+54,1

11 16

15,7

.m,28

l6

12

.mJ0

.r0

32

+51,5

16

228

.mJ1

t6

12

.mJ3

40

+54,9

11

{6

$5

.m3t

16

11

.mJ5

.09 59
.09 37

38

+55,3

11

t6

389

.m,36

10

.m38

.09 15

28

+55,6

11 46

47,8

.m,$

tb

.m40

.08 53

09

+56,0

5?,4

-m,41

16

11

-m,43

-08 30
,08 08

43

+56,3

07,6

-m,44

tb

11

09

+56,6

18,3

+ffi,{6

16

10

-m,45

T,{I,IUil 198J, TAI,TI

mTfl m,{li. H,{fiUS

9{nu X(kyr

.17 13
.16 56

+13,6

+46,4

+ PW)

hms

59

59

(12

Dimaer

09.00

PenaWahu

{A0 )

11 46

.15 14

15

taptam

+42,8

17

17

(0)

16

t7

liapJam

-mJ6

11 45 t3,7
11 45 {3,3
11 45 43,7
11 45 44,9
11 45 408
11 45 494
11 45 5e8
1r 45 509
11 t6 01,7
11 {6 07,2
11 40 13,4
11 46 203
11 46 27,8
11 46 36,0
11 46 44,8
11 46 542
11 47 04,1

17

Perubahan

303

Ddlittil

46

11 {5
11 45
11 45
11 {5

.15 51
.15 U

17

',ti

.11 19 1l

Perubahan

{^r

htns

I)
TAilU]lAfi0

Perubahan

(d6 )

TATEI,AIIIAIJAI(IiIAIAIIARIDIATTISADATAIIUIJTUI{TAIIUIIlgSi.TABDTIIIIDATATDIPEBCUMI{A]!UfllIJKRENErcNSI,

JIM

Ddlittai

hms

.01,11

-01,1 3

Perubahan

11 56 50,5
11 56 22,2
11 55 54,2
11 55 26,5
11 54 59,2
11 54 32,2
11 54 05,7
11 53 39,7
11 53 14,1
11 52 49,0
11 52 24,5
11 s2 00s
11 51 37,2
11 51 14,4
11 50 52,3
11 50 30,9
11 50 10,1
11 49 50,0
11 49 30,j
11 49 12,1
11 48 54,2
11 48 37,1
11 48 20,8
lt 48 05,3
t] 47 506

4i

(^i

Wahu

+ PW)

Perala

(12

WailulndomiaBaal =

Tmgh =
07,00

(^3 )

WaktulndonesiaBarat

07,00

Timur =

Tengah

Tgl

WaktulndonedaBarat

ill|

2t

DATAT

ilXil1]CUMI{AI'{

11 46
11 47
11 47

'l{

11

'il

UPXNOUMI$il UilTUI XNTEMilSI,

T Blt .{tl[lll,ll{

Mfillffi

TAllUIlYAIi0 ffi

Sriloruil]

127

f
TABEL-I
.,. ')

TABEL-I
ALMANAI( I/ATAHARI ...,.. .. ... 1

ALI/ANAI( I/TATAHART . .., ..

MANTT
Waitu lndorcsia

Tgl

Buat =

0i.00

Tengh =

08.00

Tengah

Timur =

09.00

Timur =

Perubahan

PeraaWalcu

Perubahan

Ddlitts

Perubahan

{r)

Irapjam

(12 + PW)

tapjam

(0)

tapjan

(AE )

{Ar }

ms
1

.0? 30
.0? 0i

2
3

03

-57,0

18

26

.57,3

28

-57,6

24

-57,8

.05 58

15

-58,0

.05.

35

01

-58,2

.05 11

{2

'58,4

t9

-58,6

i0

.04 48
.04 24

11

12
13

52

r58,i

.0{ 01

21

r58,8

.03

3i

4B

.03 14

12

-02 50
.02 26

14
15

.02 03
.01

16

11
18

.01 15

19

-m 52

r59,0
r59,0
r59,1

34

r59,2

05

r59,3

12

r59,3

30
46

r59,3

03

r59,3

.m 28 19
.m 0{ 36
+ffi 19 06
+ffi 42 48

20
21

22
23
24

+01 06

25

+01 30
+01 53

26

r)

.56,8

.06 44
.06 21

]i

r59,3
r59,3
r59,2
r59,2

27

r59,1

05

r59,0
r58,9

41

tl

+02

14

r58,8

28

+02 40

44

r58,7

29

+03

0l

10

r58,5

+03

2i

33

r58,4

31

+03 50

51

r58,3

TrBnL ,{IfiAllAt{ tit

JIM

UIfiUI{

128

WahulndomsiaBant

Deklrnas

.0r 53

MPIruUM

nt

Dl ,{T,{5

Y,\IIO

APRII

25,8

+00,47

t5

29

+56,8

37,4

+00,49

.01 22

41

+57,1

49,5

+00,51

.06 59

47

+51,4

02,0

+00,53

-06

47

+51,6

48

15,0

+00,55

42

+5i,8

{8

28,4

+00,57

31

+58,1

48

t2,2

+00,58

56,{

+00,il

11,0

+00,62

48
49
49
49

26,0

+00,63

41,3

+00,64

11 49 509
11 50 12,8
t] 50 29,0
11 50 45,5
11 51 02,3
11 51 19,3
11 51 305
11 51 53,8
11 52 11,4
11 52 29,2
11 52 47,0
11 53 05,0
11 53 23,1
tl 53 41,3
11 53 59,5
tl 54 il,8
11 54 361
11 54 54,1
l t 55 12,6
1l 55 30.8
,{MLAfl

+00,66

+00,6i
+00,68
+00,69
+00,?0

.06 13
.05 50
.05 27
.05 03

15

+58,3

54

+58,4

.04 40

30

.04 17
.03 53
-03 29
-03 06
.02

{1

02
31

56
20

4l

-02 19 00
.01 55 18

+00,i1

.01 31

+00,72

.0i 07

+00,73

.00

{{

35

(12

+58,6
+58,7
+58,9
+59,0
+59,1
+59,2
+59,2
+59,3
+59,3

09.00

+ PW)

hms
tl 4i

41,{

-m,il

47

53,6

-m,52

4B

06,3

-m,54

1S,1

.m,$

33,0

-m,51

46,9

-m,59

01,3

-m,01

48
48
48

11 49
11 {9
11 t9
11 49
11 50
11 50
11 50
11 50
11 51
11 51

16,0
31,0
46,3
02,2
18,2

34,5
51,1

07,9
25,0

00

+fr

{1

+59,2

20

+59,1

rl

57

+59,0

l1

+00,16

+02 01

32

+58,9

+00,76

+.02 25

04

+58,8

+00,i6

+02 18

33

+58,6

+00,76

+03

58

+58,5

ll

+00,76

+03 35

20

+58,3

+00 16

+03 58 3i

+58,2

UNTUI{ TAIIUI{ 1983, T,{BIL

lill

DA? T DIPERoUMI$I]

53

53
11 54
11 54

Timr

Igl

Ddlinasi

Perubahan

(0)

tiaplam

10

09

1609

10

08

1608

1603

00,76

16

00,76

1603

00,73
00,74

r00,74
r

00,75

00,75

00,76

00,76

23,9

10

00,76

00,72

47,4

11 54 42,2
11 55 00,4
tl 55 18,7
11 55 363

16
16 l0
16
16m
16m
16

r00,12

00,76

'fr,76

PerdaWal(u

(12

06

+580

+04

3i

16

+57,8

+05 00

21

+57,6

+05 23

21

+51,4

+05

{6

16

+57,2

11
11
11
11

+06 09

04

+56,9

+06 31 4l

+56,6

I
I

+ffi 54
+0i 16

10

22

+56,3

51

+56,0

+07 39

13

+55,1

11

+08 01

26

+55,4

1?

+08 23

32

+55,1

t3

+08 45

29

+5{,i

14

+00 07

18

+51,3

15

+09 28

57

+53,9

16

+00 50

27

+53,5

11

+10 11 4i

+53,1

18

+10 32 5i

+52,1

19

+10 53

57

+52,2

20

+11

1{

{5

+51,8

21

+11 35

23

+51,3

22

+11 55

48

+50,8

23

+12 16

02

+50,3

24

+12 36

04

+49,8

25

+12 55

54

+49,3

26

+i3 15 30

+48,7

21

+13 34

54

+48,2

28

+13 54

03

+41,6

+14 12

59

+47,0

30

+14 31

41

+46,4

07
07

07

06

05
05
05
05
04
04
04
04

16

03

03

1603

UilIIJI( fi[mfiXllsl,

IIEIIEBTLI{AIiIOT[1Mfl, flilUS I'ITTOOUMMil TABEIITI,IAMI{ MTAIIAfiITTXUI{Y,\IIO BE6,\IIOIIIJI,\II

9[nullkw'lanafi

r)

+04 14

TABEI

,{il,t{\M

YAIIO

fanal

PeraaWaltu

Perubahn

Iaplam

(0)

tiapJam

(12 + PW)

tjapjdn

(^6

+04 21

50

+57,9

56

0i,0

+00,75

+04 44

58

+57,7

+00,74

+05 08

02

+57,5

+00,73

+05 31

00

+57,3

+00,13

+05 53

53

+57,1

+00,72

+06 16

39

+56,8

+00,i1

+06 39

19

+56,5

53

+56,2

19

+55,9

38

+55,6

L tl UrilUl(

11 55
I
56
11 56
11 56
11 57
11 57
11 57

5i

+00,68

+0i 01
+0i 24
+0i 46

+00,67

+08 08

49

+55,3

+00,66

+08 30

52

+5{,9

+00,64

+08 52

47

+54,6

11 58
11 58
11 5B
11
11

+00,63

+09 14

32

+54,2

59

+00,62

+09 36

08

+53,8

+00,60

+09 51

35

+53,4

+00,59

+10 18

52

+53,0

+00,57

+10 39

58

+52,5

+00,56

+11 00

54

+52,1

+00,54

+11 21

39

+51,6

+00,52

+11 42

13

+51,2

+00,51

+12 02

34

+50,7

+00,49

+12 22

44

+50,2

+00,47

+12 42

42

+49,6

+00,45

+13 02

27

+49,1

+00,43

+13 21

59

+48,6

+00,41

+13 41

+00,39

+14 00

24

+47,4

+00,37

+14 19

15

+46,8

+14 37

52

+46,2

+00,70
+00,69

+00,35

TAflUil 1983, TABEI,

IIIIIIRLUI{AT I$TTLMA]!,

flANUS

(^E

hms

+00,75

Diametu

Perubahan

49,0

Seengah

09.00

D*linasi

55

56 24,9
56 42,6
57 00,2
57 17,5
11 57 34,7
11 57 51,6
'tl 58 08,3
1't 58 24,8
11 58 41,0
11 58 56,9
11 59 12,5
11 59 2i,8
11 59 {2,8
59 5i,5
12 00 11,8
12 00 258
12 00 39,4
i2 00 52,6
12 01 05,4
2 01 17,8
12 01 29,8
12 01 41,3
12 01 52,4
12 02 03,0
12 02 13,1
12 02 22,8
12 02 31,9
12 02 40,6

MTA}|ABI DI ATAS AD

JIM UilIUI( rcMruUN

9fmu'tlQur

07,00

Perubatun

(^r)

hlns

08

+ PW)

00,70

29,2

05,6

(a[

00,76

00,69

r00,71

59,7

+00,15

3i

08

+59,2

1{

+59,3

00,66

r0l),67

18

+01

42,2

+ffi 2i
+01

'00,65

11 51

+00,75

+00,i6

09,00

t6
16m
16
16
16 0i
16
16m
16
16m
16
16
16
16
16
16
16
16

-m,64

11 51

+00,74

+00,i6

-m,62

+59,3

11 52 17,3
11 52 35,1
11 52 53,0
11 53 11,0

50

Tim$ =

+59,3

+59,3

Diameter

(Y,d

52

25

= 08,ffi

tiap.Jam

1 {7

.00 20
.00 03

+00,i4

Tengah

l\,lalahari

29,6

11
11
11
11
11

08.00

Perubahan

-m,48

0i.00

Tengh =

(dE )

WaktulndonesiaBaral

WattulndonesiaBaml

Sdmgah

0i.00

= 08.tr

PerataWaltu

.07

11 41
11 47
11 47
11 48

11
11
11
11
11
11

(I0

Illl

DA?AT

'lB

+48,0

'tl

11
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12

$
$
$

Mdahill

(/,d

55,0

+ffi,75

l6

02

13,0

+ffi,75

l6

02

30,8

+ffi,74

l6

01

48,5

+ffi,73

16

0l

05,9

+fr,72

16

01

23,3

+ffi,i2

16

01

40,4

+ffi,71

16

57,2

+ffi,10

16

13,8

+ffi09

16

30,2

+0,68

16

46,3

+0,66

15

59

02,1

+ffi,65

15

59

17,1

+00,04

15

59

32,9

+00,63

15

47,8

+00,6'l

15

58

+00,ffi

It

58

+0,58

15

58

+0,57

15

57

+fr,55

15

5i

+ffi,54

15

57

+ 00,52

l5

57

+ 00,50

l5

56

+00,18

l5

56

+00,{$

15

56

+00,{5

15

56

+00,{3

15

55

+00,41

15

+00,$

15

55

+ffi,36

15

55

+ffi,31

15

54

00 02,3
00 16,5
00 30,4
00 43,8
00 56,9
01 09,6
01 21,8
01 33,i
01 45,0
01 56,0
02 06,{
02 16,4
02 25,9
02 34,9
02 43,3

DIPIR0UMI$il UIflUI{ firIIRDIjSI,

I|NOOUMIIAT TABIL

AIMMI( MT,{Mfl

T,{IIU]I Y,{]IO BTRS,{I{OI(IJI,{I1,

129

r
TABEL

TABEL

ALI\/ANA( IIATAHARI

..,..,.....

rgl

Ddlinar

Perubahan

(0)

tiapjam

0i.00
08.00

Tmgah

Timw =

09.00

Timur =

(12

{M)

hms

2
3
4
5
6
1
8

I
10
'11

12

15 44
-16 01
-16 18

.16 35
.16 52

03

+410

12
12
12
12

30

+43,3

t2

42

+42,6

38

+420

17

1108$
1124U
17 40

-li

56

32
02

13

-18 11

1{

.$2607

15

18 40

13

{2

16

18 54

11

19 08

18

19231

19

19 35

20

19

21

22

58

5{

48

t8 46
il0123
201339

?4

202535
203709

25

20 48

23

')

.14 50 09
.15 08 2
.15 26 20

22

+45,0
+45,2
+44,6

+41,3
+10,6
+39,8
+39,1
+38,4
+37,6
+36,8
+36,0
+35,2
+34,4
+33,6
+32,8

+320
+3.|,1
+30,2
+29,4
+28,5
+21,6

26

m5914

+26,7

21

2t 09

+25,8

28

2t l9

21 29

21$02

31

21 48

TABntilMttAI(

44

52

+2{,9

38

+23,9

03

MTIfl

+23,0
+22,0
Rt DI ,{TAS

12
12

12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12

02
02
03
03
03
03
03
03
03
03
03
03
03

03

Perubahan

Iapjam

t0)

liapjam

(12

16

+44,4

+00,26

r15 32
r15 49

54

+43,7

15,5

+00,23

116

0l

16

+43,1

208

+00,21

116 24

?2

+42,4

25,5

+00,18

116 41

12

+41,i

116 57

46

r17 14

03

+40,3

02

+39,6

503

+00,30

03,3

+00,28

09,i

+00,16

33,2

+00,13

36,1

+00,11

3&5

403
41,6
42,2

r17 30
r17 45
r18 01

+00,09
+00,06

r18 16
r18 31
r18 45

+00,04
+00,02

.m,0r

23

+45,0

44
08
13

+41,0

+38,8
+38,1
+37,3

01

+36,6

29

+35,8

r18 59
r19 13

29

+34,2

.m,08

rl9 26 59

+33,3

39

+35,0

.m,10

'19 41

.m,12

-19 53

00

+31,7

.m,14

-20 05

30

+30,8

.m,17

.20 11

.m,19

-20 29
-20 40

.m,21

-m 52

.m,23

-20 02
-21 13

.m,25

.m,2i

21 23
,21 32

-m,29

41,8
40,2

.m,33

21 42

.m,34

21 50

AMLAI UIIIlt( T IUil

+45,6

.m,05

.m,03

-mJ1

32,2

15

1983,

BEL

tflt

DA?AT

JIfiA UITIIJI{ I$IIRI,UAII YA]IO ll0[8ru,11$I1 IOTILIIIAI\, IIARUS IIITI\CNUIAMII

00

+32,5

40

+29,9

28

+29,1

56

+28,2

02

+?1,3

47

+26,4

09

+25,5

10

+2{,6

49

+lJ,b

05

+22,1

58

+21,1

DIPTR0UMMil

UITIUI{

12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
1

12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12

WaktulndonesiaBarat

08.ffi

Setmgh

Tengh =

08,00

Tengah

= 08,ffi

09.00

Diameter

Timur =

09.00

limu

+ PW)

Perubahan

Matahari

tapjam

{]t,d)

(Ar

Tgl

D*littasi

Perubahan

{t)

tiaplan

02 51,3
02 58,i
03 05,5
03 11,i
03 17,4
03 22,4
03 26,9
03 30,9
03 X,2
03 3i,0
03 39,2
03 40,8
03 41,8
03 42,3
03 r2,2
03 41,6
03 t0,4
03 38,i
03 36,4
03 33,6
03 30,2
03 26,4
03 22,0
03 ti,l
03 11,7
03 05,8
02 59,4
02 52,6
02 45,3
02 37,6
02 29,4

(12

+ PW)

15

5{

+ffi,30

15

5{

+01,27

15

5{

+00,25

t5

53

+00,22

15

53

+00,20

15

53

15

53

+00,17

+00,i5

l5

+21,1

+22 04

5?

+20,7

12 02
12 02

Ddlinasi

Perubahan

liapjam

{E)

ilaplam

td6

15

52

15

52

15

(12

+ PW)

49

52

23,1

+21 59

29

+20,8

14,8

.m,38

+22 07 3l

+19,8

12
12
12
12

15

52

+00,01

15

51

.m,02

l5

51

.m,0{

l5

5l

.m,ffi

15

51

.m,08

15

51

+19,2

02

20,8

mJ7

15

48

11,i

.mJg

15

48

.m,40

15

48

.m,42

15

41

"m,44

15

4t

m,45

15

{i

.m,46

15

41

.m,48

15

41

11

ii

'l

1B

-m,11

15

50

-m,13

15

50

.m,15

15

50

.m,17

i5

.m,19

15

s
s

.m,21

15

{9

-m,24

15

49

-m,26

15

49

-m,28

15

49

.m,8

15

4S

.mJ]
.m,33

-m,$

15

48

l5

{8

15

21

11

48

]]

JIMUIfiUIiIOPIRTUAIIYA]IO II[IlEfiTUI$il I{OTEIII,{Ii,

YAIIO BDNSff{OI(I,TN

ITARUS IIDI1OOUilAI{AI1

(hdl

02

+00,03

[,,lalahari

lapJam

hms

0
s

il

52

Diameter
Perubahan

(^i)

't2 02 05,4 .m,40


+22 15 22
+18,9
02 02,3
.m,41
+22 20 19
4
+18,2
+22 22 43
12 01 55,7
+1i,9
01 52,4
+22 71 25
+17,3
5
+22 29 42
12 01 45,6 .m,43
+16,9
t2 01 42,'t
+22 34 08
+16,3
6
12 01 35,0 -m,45
+22 36 16
+15,9
12 01 31,5
.m,46
+22 40 26
1
+15,3
+22 42 2l
12 01 24,2
+14,9
12
20,5
+22 46
+14,3
8
+22 4B 15
12 01 13,0 .m,47
+13,9
12 01 09,2
.m,48
+13,3
I +22 51 05
+22 53 38
12 01 01,6
+12,9
12 00 57,7
+22 5i 00
+12,3
10
+22 58 36
12 00 49,9
+11,9
m,49
12 00 45,9
.m,50
+23 01 42
+11,2
12 00 37,9
+23 03
+10,9
12 00 33,9
-m,51
+23 06 01
12
+ 10,2
12 00 25,i
+23 07 21
+09,9
2 00 21,6
+23 09 55
+09,2
13
t2 00 13,{ .m,52 +23 11 07 +08,9 12 00 09,2
.m,53
+23 13 24
14
+08,2
+23 14 28
12 00 008
+0i,&
11 59 56,6
.m,53
+23 16 29
+01,2
15
11 59 48,2
+23 17 25
+06,8
11 59 43,9
+23 19 09
+06,1
16
11 59 35,4 -m,53
+23 19 57
+05,8
11 59 31,1
+?3 21 25
17
+05,1
+23 ?2 0l
+04,8
59 2,5 -00,54
1 59 18,2
+23 23 15
+04,'l
11 59 09,6 -m,54
+23 23 4i
+03,7
11 59 05,2
.m,54
+23 24 41
19
+03,0
11 58 56,6
+23 25 04
+02,7
11 58 52,2
+23 25 42
20
{2,0
t1 58 43,6 .m,54 +23 25 57 +01,7 11 58 39,2
'11 58 305
.00,5{
+23 26 19
r01,0
+23 26 25
+00,6
11 58 26,2
.00,1
.m,54
.00,4
+23
?2
26 30
+23 26 28
11 58 17,5
1 58 13,2
.01,1
.m,54
.01,4
+23 26 1l
23
+23 26 07
11 58 04,6
11 58 00,3
.02,1
+23 25 39
24
11 5i si,i .m,54
+23 25 20
{2,5
11 5i 47,4
.03,2
.03,5
+23 24 36
25
+23 24 09
11 57 3&9 .m,53
11 57 34,6
.04,2
.m,53
.04,5
+23 23 08
26
11 51 26,2
+23 22 33
11 5i 2,0
.m,52
.05,6
+23 21 16
21
+23 20 33
{5,2
11 57 13,6
11 5i 09,4
+23 18 59
2B
11 5i 01,2 .m,51
+23 18 08
06,2
{6,6
11 56 5i,1
+23 16 17
29
11 56 48,9 .m,51
+23 15 18
07,3
{7,6
11 56 44,9
.08,6
+23 13
30
+23 12 04
{83
50 36,9 -m,50
11 56 32,9
i) T,{BirALMilAKtil T,{H nlDrAT SAD t tlUtiIUKTAflUti1985,TABELIiltDAPATDIp0R0UUAM|1ULIIIKBImRIilSI,
+22 12

Selerrgah

09,00

.m36

11

+ 00,06

07,00

PemtaWaktu

21

+00,10

15

41

53

+00,13

+00,08

+21 56

Perubahan

(Ar

htns
+fr,32

RDmmilSt,

T,\tsIt ATII,{MI{ IIAIAII,{fiI fiIIUIl

PemtaWaltu

(M)

hms
r14 56
r15 14

= 0i,00

0i,00

12
12
12
12

+00,33

29,6

WaktulndonesiaBaral

PuataWahu

IA6l

48,7

03 42,3
03 41,9
03 40,9
03 39,3
03 3i,2
03 34,6
12 03 31,1
12 03 21,1
12 03 23,5
12 03 18,8
2 03 13,6
12 03 oi,B
12 03 01,6
12 02 54,9
12 02
12 02
12 0?

D*litlari

t1\F )

+ PW)

WaktulndonesiaBarat

Perubahan

.',.,,.,,..,,

JUNI

Ienph =

PerdaWdtu

ALMANAK MATAHARI

MEI
WaktulndonesiaBaral

TABEI,{TIiIAMI( MTAH,{fl TAIIUII

.m,49

15

41

-m,50

15

41

-m,51

15

47

.m,51

-m,52
.m,53

15

41

15

41

15

41

-m,53

15

47

.m,54

15

46

.m,54

15

46

.m,54

15

46

-m,54

15

46

.m,54

15

46

15

46

.m,54

15

46

.m,54

15

{6

.m,53

15

46

15

46

.m,52

15

46

.m,52

15

46

-m,51

15

45

-m,50

15

45

.m,50

15

45

.m,54

.00,53

YAIIO tsESAIJOI{I]IAI{.

jl
130

9[mu't$ur Tanal

{t

Ii
!'

9{mu

1lku, Tanal

13r

TABtL.r-)

TABEL.I

ALIvIANAI( I\4ATAHARI . .,..,..,,..

JU

Tg|

W*rtrlnd0tsiaBarar = 0i.00

0i.00

08.00

Tmgah

Timur =

09.00

Timu = 09,00

(0)

tiaplam

{12 + PW)

[apjam

(^0

(^E

PerataWaltu

23 05

4i

n0128
n5645

25138

.22 46

0i

-22 40

13

.2

.10,3
.1

r,3

.12,3
.13,3

.1{,3
.15,3
.16,3

33
.22 21

10

20

08

.22 12

40

.19,2

r22 04

49

.20,1

'11

12
13

.2

r21 56
r21 47

54
13

35

.11,2
.1

8,2

.21,1

59

.22,0
.22,9

17

r21 39 00
r21 29 39
r21 19 57

18

i21 09

-a,l

14
15
16

52

Z1

r20 59
r20 48
r20 37

22

r20 26

02

23

i20 14

12

24

r20 02

03

25

i19 49

19
20

21

r19 36
r19 23

2B

r19 10

26

rlB 56
rlB 42

31

r1B 27

29

{9,3

.23,8
.24,8

26

.26,5

39

.21,4

31

33
43
34

.28,3
.29,2
-30,0
.30,8

.31,j

.1'

.33,3

06

.34,1

18

.34,9

13

.35,6

48

.36,4

11 56 25,0
11 56 13,1
11 56 02,0
11 55 50,8
11 55 40,0
11 55 29,4
tl 55 19,1
11 55 09,2
11 54 59,7
11 54 50,6
11 54 41,8
11 54 33,6
11 54 25,8
11 54 18,{
11 54 1t,6
11 54 05,3
11 53 59,3
r 53 54,2
11 53 49,5
11 53 45,3
11 53 41,i
11 53 $,6
11 53 36,2
11 53 34,3
11 53 33,0
11 53 32,3
11 53 32,2
11 53 32,7
11 53 33,8
11 53 35,5
11 53 37,7
1

TABTT AII'1II1AI( llATAIITfiI DI ,{TAS ADAL,{II

JIM UilTUI(KIPIM,{IIYATO

132

[apjan

(12 + PW)

l16

.m,48
-m,47
.m,40
.m,45
.m,43

+23 08

26

+23 04

23

+22 59

56

+22 55

06

+22 49

51

+22 44

12

0s,62
.10,63
.11,64
.12,64
.13,64
.14,fr3

+22 38

09

3l

{3

+22 24

54

+22 11

41

+22 10

05

+22 02

11

.m,13

.m,32

+21 53

46

.21,$

-00,29

+21 45

02

.m,2i

+21 35

56

-?3,23

.m,25

+21 26

28

.24,15

+21 16

38

.25,05

+21 06

26

.25,95

.m,12
-m,40

.m,$
.m,31

.mJs
-mJ3

.m,23
.m,21

.m,19
.m,16

+22

+20 55

53

+20 44

59

.15,62

.r6,59
.17,57
.18,53
.19,49

.22,31

.26,84
.21,12

.m,14

+20 33

44

-28,58

.m,11

+20 22

08

.8,44

+20 10

11

.m,0i

+19 5?

55

.31,12

.m,01

{5

18

.31,$

.m,09

+19

.$,8

.m,02

+19 32

22

.32,76

-m,01

+19 19

07

.33,57

*tf

os

3z

+18 51

39

-35,13

+18 37

26

-$,s

+18 22

56

.m,03

.m,m
.m,m
.m,11

UIflUI{ TAIIUil 1985. TABtrI

lilil{O&Ll$il I{MDMAfl, MruS

II'JI

.34,$

-$,[5

ll

56

21,1

11 56 09,6
11 55 $,3
11 55 47,2
1r 55 36,4
11 55 25,9
1

55

r5,8

Matahari

Perubahan

rgl.

(ltd)

tiaptam

.m,{9
-m,48
.m,47

.m,{6

15

15

l5

{5

.m,14
-m,43
.m,41

15
15

15

l(
It

t6
{6

.m38
.m,37

-m,$
.mJ3

t5

l5
15

15

l5

46

{6

15

46

.m,25

15

16

.m,2

52,6

.m,m

48,0

.m,18
.m,15

ta

IJ

r5
15

t5

46

11

t2

41

t8,6

12

.39,4

11 21
17 l1

19

.40,1

16 55

09

.40,8

16 38

43

41,4

16 22

01

160503

.42,8

10

l5

47

50

.13,1

11

15 30

21

12

1512$

40,6

.m,13

15

t6

31,8

.m,11

15

46

-m,m

33,8

.m,m

32,i

.m,03

15

15
15

.45,2

45,8

15

14 18

02

.16,1

16

13$2

.t6,9

ta

IJ

46

.m,02

l5

46

.m,07
.m,09
.m11

15
15

!t

19

13 02

.{7,5

23

-{8,0

05

"{8,5

34

.49,0

21
22

12 02

57

.50,0

4J

11 42

5r

.50,5

21

11 22

31

.51,0

25

11 02

06

.51,1

th

10 41

28

.51,8

21

102039

.52,2

28

0g 59

.52,6

m3833

-53,0

30

09

.(1

31

085550

t6

{i

29

12 {2
12 22

46

.m,0r

t5

l8

13 10
13 21

46

32,3

t7
r7

lt

9[mu TlQur

.49,5

51

41

16

r) T BDt^iltr,{{,{r{ I'rlTIfl

AIll,Iil/\Ii MTAMfiITAIIUI1YATO BTMA}IOIUIAI{.

.44,6

40

16

32,2

.m,0{

1l

54

.44,0

lt$28

t6
t6

lt

.12,1

14

l7

46

MPAT DIPOROUIIAffii UMUI RDMffOflSI,

llOtjOOUMMIITABOT

46

.m,27

57,6

PerdaWal(u

(12

'

.q1 fl
Rr Dr

JIr{ Utjru[ mPD&UAI!Y

fanai

+ PW)

WaltulndorusiaBarat

11
11
11
11
11

53
53
53

Perubahan

PeraaWaltu

Perubalun

Mtahill

liapjal

(6)

liapjam

(12 + PW)

tiapjan

(l{d)

{M)

+18 08

08

.37,{

44,0

+00,16

+17 53

01

.$,2

48,0

+ffi,18

+11 37 3l

.$,9

546

+S,20

+17 21

56

.$,6

+00,23

+11 05

58

.{0,3

+00,25

+16 49

43

.t1,0

+00,28

+16 33

11

.{1,i

+00,S

+16 16

2{

42,3

+00,33

+15 59

21

.{3,0

+00,35

+15 12

02

43,6

54
54

+ffi,38

+15

2{

29

.t{,2

+00,40

+15 06

{0

.{1,8

+00,42

+14 48

38

.{5,4

+00,{5

+14 30

21

.{6,0

+00,17

+14 11

50

46,6

+00,19

+13 53

06

41,1

+00,52

+'13 31

09

41,1

+00,54

+13 14

58

.48,2

+00,$

+12 55

36

.48,7

+00,58

+12 36 0l

49,2

+00,60

+12 16

l{

.{9,i

+00,62

+11 56

16

.50,2

+00,64

+11 36

06

.50,6

+ffi,66

+11 15

45

-51,1

+00,68

+10 55

14

.51,5

11

ll 58
l't 58

+00,69

+10 34

32

.52,0

14,0

+00,71

+10 13

41

.q)

31,2

+00,73

+09 52

39

.52,8

t8,8

+00,i1

+09 31

28

-53,2

+00,i5

+09 10

08

.53,5

+ffi 48

39

.q1 q

11 59 006
11 59 24.9

lT^s,{Dililt tjilIljt( T fltjtl

l'{0

53
53

+00,13

53 57,8
1 54 03,4
1 54 09,9
11 54 109
11 54 24,4
11 54 32,6
11 54 41,3
11 54 506
11 55 005
11 55 109
11 55 21,9
11 55 33,5
11 55 45,6
r1 55 $,2
l1 56 ll,{
ll 56 25,1
11 56 39,3
11 56 539
11 57 09,1
11 51 24,1
11 57 407
11 57 57,1

fi8il[fiUjfi,{t'i t{DTilm,fi,

9{mu'tl0urTanafi

(Ar

hms

406

Diaruter

Ddlin6i

{Ar

Sdenga't

Perubatun

llls
t7,9

16

03,3

$.6

tiapjrn

05

t6

09,4

36,2

{0)

17 58

13

34,3

Perubahan

t5

15

33,0

Ddlinili

:11,2

15

il

09,00

06

{5

.m,8

35,5

Timur =

18 13

45

-m31

lt

09.00

t5

16,2

44,0

08,0

Tintur =

15

23,3

53
11 53
53
11 53
11 51
11 53
11 53
11 53
53
11 53
11 53
11 53
11 53

07,00

Tuqd =

(M)

11 54

53

08.00

.m,,0

lt
ll

07.00

Tmgd =

Diamter

11 55 060
11 54 56,6
11 54 47,6
11 54 $,0
11 54 308
11 5{
11 54
11 54
11 53

WdtulndorpsiaBra =
Sdengdr

(^E

hms

.m,{9

= 00.fr

PedaWd(u

Perubahan

(6)

hms
41

Ddlinar

Perubahan

AGUSTUS

Tengah

Perubahan

23 09

il

WaktullldonesiaBarat

D*lina$

ALI,IANA,. ,\iIATAHAR' ,,,,,,.,,,,,.

+00

ll

1983. T,tBDt
fl,tRrJS

nt D P

T DtP0RCil|lAMlt

4l,j

+00,14

15

41

{5,3

+S,16

15

41

49,5

+00,19

15

11

54,3

+00,21

15

41

$,1

+ 00,21

15

41

05,0

+00,fr

15

18

12,2

+00,29

l5

t8

101

+ffi,31

l5

48

2i,1

+fr,34

IT
IJ

48

35,{

+ffi,36

15

48

t, lt1

+ffi,38

15

,{8

+ffi,11

15

19

+ffi,13

itIJ

49

+ffi,46

15

19

+0,48

l5

t9

+00,$

'15

t9

+00,52

l5

50

ta

fl

53
53

53
54
54

qr

54 53,8
55 03,9
55 1{,5
55 25,7
55 375
55 49,8
56 02,6
56 15,9
56 29,8
56 il,1
56 58,9

5i
57
51
58
58
58
58
59

59

+ff,55

IJ

+ff,5i

15

50

+ffi,$

15

50

+ 00,61

15

50

+0,63

l5

50

1{,2

+0,65

tl

5l

$,0

+fr,67

15

51

40,1

+0,68

15

51

02,7

+ffi,10

15

51

19,7

+0,12

l5

5r

370

+ 00,73

5{,i

+ 00,7{

t5

12,1

+fr,76

15

31.0

+S.ll

l5

52

ta

5r
T1

t][ruKR0IIREilSt,

I{Eti00tJMt$I LtB0t /tII'ilMt( I't T

Mf

TitUI] Yiro

Blmil0[Ur,{i.

B3

f
TABEL.I
........')

TABIL.I

ALMANAK MATAHARI

ALI/ANAI( MATAHART

SEPTEMSER
Waktulndonesia8aml

Igl

Dianteler

(12 + PW)

tiaplam

(t)

liapjam

(ar)

hms
32

+07 50

41

+07 28

42

+07 06

36

+ffi 44

+06 22

+05

36

3i

04

.56,5

12

+04 28
+04 06
+03 43
+03 20
+02 57

11

+02 33

18
19

26

-56,7

43

.56,9

55

02

.51,1

.5i,3

05

5i,5

05

.5i,6

00

.57,8

53

.57,9

+02 10

42

.58,0

+01 47

29

20

+01 24

14

21

+01 00 5i

22
23
24
25
26
21
2B
29
30

,)

q(l

+05 59

+04 51

16

.55,4

.56,2

11

t5

.55,1

-56,0

+05 14

t4

.54,8

02

10

13

22

.54,5

T,{8XT

+ff 3i 38
+ff 14 18
.m 09 04
.m 32 25
.m 55 48
.01 19
.01 42
.02 05
.02 29
,{TI'fiIITI{

.58,1

.58,2
.58,3
.58,3
.58,4
-58,4
.58,4
.58,4

10

.58,4

32

.58,4

53
13
I'IAT,{II,{RI

.58,4
.58,3

1.34

11 59 43,3
12 00 02,2
12 00 21,3
12 00 40,7
12 01 00,3
12 01 20,2
12 01 40,3
12 02 00,6
12 02 21,0
a2 q,l
12 03 02,5
12 03 23,5
12 03 44,6
12 04 05,8

12 0{
12 04

12 05
12 05
12 05

27,0
48,4

+00,i8

+08 27

02

.54,2

+00,79

+08 05

16

.54,6

+00,80

+07 43

22

.il0

+00,81

+07 21

21

.55,2

+00,82

+06 59

12

.55,5

+06 36

+00,04

+06 14

+00,85
+00,86

+05 52

06

-56,3

+05 29

32

-56,5

+00,87

+04 44

+00,88

+04 21
+03 58

+00,89

+03 35

+00,89

+03 12
+02 49

+00,89

+02 26

31,2

+00,89

52,6

+00,89

09,8

.55,8
-56,1

+05 06

+00,89

56
34

+00,86

+00,88

52

-56,8

0B

-57,0

18

-51,2

24

.5i,4

26

-57,5

24

-57,i

18

.5i,8

10

.5i,9

+02 02

58

.58,0

+01 39

44

+01 10

20

.58,2

10

.58,3

.58,1

12 06
12 06
12 06

35,4

56,i

+00,89

2 0i

18,0

+00,88

0i

39,1

+00,88

00,1

+00,8i

20,9

+00,06

41,6

+00,86

02,0

+00,85

.01 03 35
.or
u
-01 50 19

22,2

+00,84

.02 13

40

.58,4

42,2

+00.83

-02 37

00

.58,3

12
12
12
12
12
12

08
08
08
09
0g

12 09

14,0

+00,89
+00,89

I'Ifl'IOfiI,{]I{Ail

MMLNA]I,

(12

+ PW)

Perubalun

Matahd

tiapjan

(l/,d)

r$l

Ddlinasi

Perubahan

(0)

tapjam

(Ai

(^r)

PeralaWahu

(12 + PW)

hms

+ffi 53
+ffi 29
+ffi 06

51

31

.00 16

51

.00 40

13

io

.58,3
.58,4

.58,{
.58,4
"58,4
.58,1
.58,4

].]
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12

59
00

49,6

m,78

08,6

m,i9

15

52

00 27,8
00 47,2
01 06,9
01 26,9
01 4i,0
02 0i,4
02 21,9
02 48,6
03 09,5
03 30,5
03 51,6

-m,81

15

53

0{

12 04
12 04

05
12 05
't2 05
2 06
12 06
1

12
12
12
12
12
12
12
12
12

'15

07

07
07
08

08
08
09

09
09

12,8
34,2
55,5
16,9

52

-m,82

15

53

.00,83

15

53

.m,84
m,B4

15
15

53

32

.58,3

.03 15

50

.58,2

.03$05

.58,i

.04 02
.04 25

.04 48

.57,i

.05 11

40

.57,6

40

.57,4

35

.5i,2

26

.5i,0

15

54

m,m

15

54

I
10

15

54
'11

r00,81

15

55

00,88

15

55

rffi,88
r

00,89

r0,89

rffi,&
rfr,89

'15

15

15

t)
15

r0,89

15

57

rffi,89

15

57

rffi,89

15

rffi,S

15

15

.08 13

15

rffi,BB

15

58

rffi,BB

15

58

07,0

rffi,8i

15

n,8

rfr,86

15

48,4

rffi,85

IJ

59

08,8

rffi,84

15

59

28,9

rffi,83

15

59

{8,0

rffi,82

16

5B

-55,{

12

11

-55,1

t2

1B

.09 19

36

19

.0g

28

.54,4

20

"10 03

10

.54,1

23

25
26

{1

.10 24
.10 46
.11 07
.11 28
.11 49
.12 10

44

09
24

.53,7
.53,3
.52,9
.52,5

23

.52,0

07

.51,6

.12 30
.12 51

01

.13 11
-13 31

10

-50,1

30

08

-49,6

31

.13 50

52

.49,1

n
29

40

IAII fit

15
15
15
16
16

fifl

Matahili

tiapjam

(i)

Irapjam

(12 + PW)

tjapjam

(Y,d)

(AE )

18

.58,2

35

-58,2
.58,1

12 10 08,3
i2 10 2i,6
12 10 46,6
12 11 05,2
12 11 23,5

+00,79

.03 46

50

+00,77

.04 10

02

.58,0

11,4

+00,76

.57,8

+00,14

.04 33
.04 56

12

35,5

18

.57,i

12

53,2

+00,73

.05 19

20

.57,5

10,5

+00,71

19

.57,3

21,4

+00,69

13

.57,1

43,9

+00,6B

59,9

+00,66

r5,4

+00,64

30,5

+00,62

.07 13
.07 35

12
12
12
12
12
12

45,1

+00,60

59,2

+00,$

12,8

+00,55

25,8

+00,53

+00,81

.05 42
.06 05
-06 28
-06 50

02

.56,9

45

.56,i

24

.56,5

56

.56,2

-07 58

.55,9

.08 20

41

.08 42
.09 04

.55,6

53

.55,3

58

.55,0

54

.54,i

+00,48

-09 26
.09 48

43

.54,3

+00,46

.10 10

23

.54,0

+00,43

.r0 31

53

.53,6

+00,51

t5

-(1

+00,3i

.10 53
.11 14

26

.52,8

+00,35

-11 35

28

-52,3

+00,32

.r1 56

i9

.51,9

+00,8

.12 16

59

.51,4

28

.51,0

45

.50,5

+00,40

+00,25
+00,22

.12 31
.12 5i

+00,16

-13 17
-13 37

+00,12

.13

+00,19

Ufilut{ T,{ltU]I 1985. TABIL Iilt

II[ilTruUMil ffiILITIll]I,

flAfiUS

{AE

hms

59,0

AD

Perubahan

40,3

39,9

Diameler

PeralaWalcu

+00,&

12
47,8
12
55,1
12
01,6
12
07,3
12 t6 12,3
12 16 105
2 16 19,9

.50,6

JIM UIIruIfiXPDfitUAIIWIO

9[mu'U[ur Tanart

.51,1

DI ATAS

13
13
13
14
14
14

S*engh

hrubahan

.03 00
.03 23

12
38,2
12 i4 501
12 15 01,3
12 15 11,9
12 15 21,9
12 15 31,2

-54,8

29

1 TAB[t,\LtiliN{ il

9[mu't$ur Tanah

.56,3

-08 35 30
-08 57 3i

21

flAflJS IIDIICOUMI{,{T TABTT ATII,Ifl,\I{ IIAT,{II,{RITA}IU]\ Y,{flO BNN,4IIOI(IJI,{fi,

12 13

.56,6

12

RIfEMIISI,

.56,8

-55,8

16

10
11
11
11
12
12

12 12
12 12

16

24

{6,1

26

12
12
12
12
12
12

12

22

rfr,89

52

t2 t0

07,00

= 08,0)

Deklinasi

12 10 01,8
12 10 21,2

.56,0

5l

25,0

11

54

57

03,8

.57,9

.0i 50

21

{2,5

29

14

56

59,8

-06 20
.06 43

-58,0

13

56

-05 34
.05 57

19

.07 05
.07 28

12
r

38,1

2r,2

.02 52

54

.m,85

-m,8i

Perubahan

{Ar

hms

0
s

+00,83

09,00

PerataWaklu

{A0 )

DI ,{TAS ADAIAII UIflUI( TAIIUN 1983, TABET IIII DMAT DIPTROUMI{Ail UilIUI{

JIM Uil]UIMPE&UA]IY,{]\O

Tilnu = 09,00

Timur =

tiapjam

15

09.00

09.00

(0)

+08 12

Tilnur =

Tilnur =

Perubahan

+08 34

Tengah

Tengah

Oellinai

08,00

Sdeflgah

07,00

WallulndonesiaBaral

0i,00

Tmgh = 08,0

Perubahan

08,00

PemtaWaktu

WaktulndonesiaBaral

0i,00

Puubahan

.54,1

Tmgh =

Deklina(

(^0

WaktulndonesiaBarar

.........

OI(TOBER

5i

51

'

.50,0

44

.49,4

24

-48,9

DAPAT DIPTR0UMI{Afl

11
12
12
12
1

',14

15
12 15
12 15
12 16
12 16

16

+ 00,78

16

0l

+ffi,71

16

0l

16

01

+ 00,74

16

01

59,0

+00,72

16

02

162

+00,71

16

02

32,9

+00,69

16

02

49,2

+00,67

16

02

05,1

+00,65

16

03

+00,63

16

03

+ffi,61

16

03

+00,59

16

04

+00,5i

16

04

+00,55

16

0l

+ffi,52

16

0{

+ffi,50

16

05

30,0

+ 00,41

16

05

04,9

+ 00,45

16

05

15,3

+00,12

16

05

+ffi,39

16

06

12 15 25,1
12 15 34,2
1

16

+ffi,&

+ffi,15

12 14 42,2
12 14 53,9
12 15
12 15

+ 00,81

41,4

13 20,5
12 13 35,5
i2 13 49,9
12 14 03,8
12 14 11,2
1

+ffi,36

16

06

42,6

+ffi,34

16

06

50,3

+00,31

16

07

57,3

+ 00,28

16

07

03,6

+00,24

16

07

09,1

+00,21

16

07

t2 16 13,8
12 16 11,1
12 16 20,8

+00,18

16

OB

+ffi,15

16

08

+00,11

16

UillUI{ Rlrnm{SI,

IIIIICfiUMMIITABELAIMI'IN{ IIllTAflAfl

TA}IU]IYAIIO MTSffJOI{tT/{il,

1,35

I
TABEL

TABEL.I
ALMANAI( IVIATAHARI

., .,

ALMANAI( MATAHARI ..,.,..,..,,. 1

.,. 1

DESET'lltl

NO|/EMSET
Walil
Wakttllndol1esiaBffit

rgl

Dellinar

Perubahan

(6)

IapF,
(Ar

Tenyh =

08,00

Tmgh = 08.ffi

Sdetlgah

Timur =

09,00

Timur =

Diameler

PerataWal(u

{12 + PW)
E

hms
.14 10

24

.48,5

.14 29

42

.48,0

.i4

4B

46

.47,4

.15

0i

35

6
1

I
I

.15 26
.15 4t
.16 02
.16 20

10

.46,8
.46,1

30

.t( (

34

-44,8

22

-44,1

53

.43,{

10

.16 37
.16 55

08

"42,1

11

.1i 12 05

.42,0

12
13

t4
15
16
17
18

r9

m
21

22
23
24
25
26
21

.17 28
.17 45
.18 01
.18 16
.18 32
.18 47
.19 02
.19 16
.19 30
.19 44
-19 57
-20 10

.41,2

05

.40,5

08

.39,7

52

.38,9

16
21

.20

.21 09
.21 20

30

.2r 30

.38,1

.37,3

05

.36,4

30

.35 6

33

.34,7

15

.33,8

.32,9

35

-32,0

-nnn

.20 35
.20 47

28

44

.31,0

26

.30,1

18

.29,1

16
51

32

{9

r) TABDL,{tMil,{t$tATAfl,{flt

.28,2
11,2
.26,2
.25,2

07,00

WaktulndmesiaBarat

12 16 22,5
12 16 24,2
12 16 25,2
12 16 25,4
12 16 24,i
12 16 23,3
12 16 21,0
12 16 1i,8
12 t6 13,9
12 16 09,1
12 16 03,5
12 15 57,0
12 15 49,j
12 15 41,6
12 15 32,6
12 15 22,8
12 15 12,2
12 15 007
12 14 48,4
12 14 35,4
12 14 21,4
12
06,i
12 13 51,2
2 13 3{,9
12 13 1i,8
12 12 59,9
1? 12 41,2
12 12 21,8
12 12 01,6
12 11 407

DI ATASAD,{I,A}I

Perubahan

Ddlinmi

Perubahan

tjapjam

(i)

liapj&r

(Ar

+00,06
+00,02
.m,01

51

.48,3

05

.47,8

.14 55

04

.41,2

.15 13

49

.46,5

.m,04

.'15 32

1B

.45,9

-m,0B

15 50

33

.45,3

.m,11

.16 08
.16 26

32

-44,6

14

Jl0

.16 43

40

.43,2

.m,18

.m,2

.li

00

49

.42,5

-m,25

.17 17

40

.41,8

-m,29

.17 34

13

.41,0

.mJ2

28

.40,2

-mJ6

"17 50
.18 06

25

-?0

-m,$

.18

02

-38,6

-m,43

.18 37
.18 52

20

-31,8

18

-37,0

,m,46

.m,53

.19 06
-19 21

.m,56

.r9 35

.m,50

56

t6,1

13

{5,3

10

-34,4

.m,m

.19 48

45

.33,5

.m,63

.20fi58

.Jl,b

.m,66

.20

.31,7

.m,i0

.20 27
.20 39

t9

.30,7

.m,i3

26

-29,8

.m,i6

.20 51

10

-28,8

.m,i9

.n

.m,83

.m,s
-m,89

l\,'lalahari

+ PW)

tiapJam

(hd)

(^E

hms
.14 16
.14 36

.m,15

Perubahan

(Ai l

+00,09

(12

09,00

Wahu

Perda

t4

02

.21 13
.21 24
.21 3{

Uilrut{ T,{rlUI lgSJ, T B0iltit D P

50

30
21

00
09

.21,8
.26,8
.25,8
.24,8

D|PER0UMI$I| UIIIUK

12 16
2 16
12 16
1

12
12
12
12
12
12

16
16
16
16
16
16

16
12 16
1

12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12

+ffi,08

24,1

+ 00,05

25,4

+00,01

25,3

.m,02

24,3

-m,ffi

22,6

.m,09

20,0

-m,13

16,6

.m,16

12,4

.m,i9

07,3

.m,23

01,4

.m,26

54,7

.m,30

15

l'1,1

.m,33

38,7

-mJ7

29,4

.m,40

19,4

.m,44

08,5

.m,4i

56,i

-m,51

4t,2

-m,54

30,8

-m,5i

5
5
5
5

14
14
14

16,6

,m,61

01,6

-m,64

13

45,8

-m,68

13
13
1

2
2

12
1

1
1

Igl.

29,2

.m,i1

11,9

-m,i4

53,7

-m,ii

34,8

-m,&

15,1

-m,84

54,7

.m,Bi

33.6

.m,91

t36

IOPOflTU,{IIYAIIO IIEllTfitI,IiA]I I{DTILM,{]I. tl,{XUS IIII\OOUMMII

TABOI,

/\TMMI(

Psubohan

(i)

ti4jan

(12 + PW)

tiappm

(i)

tiapjam

16)

{Ar

.m,91

.23,1

12 10 56,8
12 10 $,8
12 10 10,3
12 09 t6,1
12 09 21,1
12 00 $,r
12 08 30,3
12 08 04,0
12 07 37,3

.m,94

,21 43
.21 53

.2

49

.21,0

.216m

.19,9

09

.2

t6

.18,8

10

.22

05

.11,1

3i
.2 3i

I
I

.?2,1

58

.16 6

24

"15,5

10

.22 50

24

10

11

lt

55

50

11

12

.23

02

11

13

.8

0r
05

39

t'

l4

.23 09

50

Ir

15

.23 13

32

10
10
10

11

11

11

12

l6

fr

l7

Ir

l8

12
12

li

19

20

12
13

.22

lt

21

.08,7

21
14

28
14
?9

.m,9i

.20207

:11,1

.0r,00

.2

10

35

.20,6

.01,02

.22 18

38

.19,6

20

15

.18,5

26

.r7,{

r0

.16,3

.22 46

21

.t5,1

.2

18

.110

.01,04
.01,06
.01,09
.01,10
.01,1 2

14,8

.01,1 7

-23 0r

06

.10,6

46,6

.01,18

.n

11

07

{s,l

18,1

.01,r9

.23 14

10

{8,3

49,3

.01,20

17

46

{7,1

20,2

.01,21

24

{60

33

{{,8

15

{3,6

28

.02,{

13

{1,3

51,0

.01,22

44

.04,0

i2

2r,6

.01,23

07

-018

01

.01,i

03
t2 02
12 02
12

+03,0

31

+01,2

36

+05,1

13

+006

22

+07,7

.n

13

0l

+0&9

.23 09

r7

+100

TABET ,{I,}rIXrAt( ll,{TAflAfiT Dr

UIfiUI( ffiPORtIJN YAIiO

12
12
11
11
11
11
11
11

lTlS AMIAfl

52,1

.01,23

22,1

.01,24

52,6

.01,24

22,8

.01,24

530

-01,24

23,2

.01,2,1

59
59
58
58

52

.01,1

r2 0l

+01,9

.22 33
.22 {0

{2,i

.01,r1

.05,2

0r
t2 01

.a

.22 51
.23 02

10,2

53

31

14

.22,8

.004

30

14

06
06
05
05
04
04

r2

31

.23 25 $
.23 24 51

.23 tS
.23 16

12
12
12
12
12
12

.n,8

.0t,5

-005

.23 23
.23 21

l2 0i

53

47

+00?

14

.09,8

.232626

20

15

.11,0

.23268

25

13

.23 25
.23 26

.\2,1

4
24

13

.23 21
.23 23

.13,3

aa
13
13

.23 16
.23 19

.14,4

53,{

.01,2{

23,6

.01,21

54,0

.01,23

24,5

.fi,n

5i

55,2

.01,22

57

20,0

.0r,21

UNIIJT(

.n

.23 20
.23 22

.?3 24
.23 25

41
37

.12,9
.1

1,1

.23 26
.23 26

30

.00,1

.23 26

19

+01,1

r0

+02,3

32

+03,4

56

+01,6

.23 25
.23 2t
.23 22

+018

.23 18
.23 15
.23 11
.23 07

r9

+01,0

r9

+0&1

51

+09,3

55

10.{

T,r]rljlr 1983. TABIL lltl D{PAT DmrcUM{AIl UlflUl(

I1TIIIRNMil IOIItITI,til,

(12

+ PW)

Sehngatl
0iameter
Perubahan

tiapim

{Ar

hms

l9,l

11

PereaWiltn

1^0 )

12

.21 59

23

.24,2

0?

ll

m.m

Timu = 0900
Detlimsi

08

16m
16m
16m

16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16
16

Tngd =
Pflbahan

hms

16

WdUlndormiaBaml = 07.0

hraaWaldu

.21 10 fl
.21 50 m

B[I[ffijSr,

II/iT,{IIARI TTIIUil YMO

08.00

Pen$$m

JIM
JIM UIIUI{

0i.00

Teqah

0etlinai

23,2

Bant =

Timu = 09,ffi

15
1

lndmesia

07,00

11,i

{0,92

49,2

{0,95

26,1

{q$

r0

02,3

{1,00

12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
12
1?
12
12
12
12
12
12
11
11

09
09
08
08
07
07
0?
06
06
05
05

3i,9

{'t,03

r3,0

01,05

47,6

{r,07

2r,6

{1,09

55,2

{r,11

8,3

.01,13

ll

1l

ll

02

01,1

.01,11

33,{

01,16

05,{

01,r7

3i,r

.01,r

ffi,5

{1,20

39,6

01,21

10,5

41,22

41,2

41,21

11,0

{r,23

12,2

{1,21

02
01

12,5

{1,24

12,i

{r,21

01

12,9

{1,21

13,0

{1,2{

13,2

{1,24

43,4

{1,24

00
00

$
$

58

11
10
10

03
03

(11d

12
12
12
12

0{
0{

Matahd

13,8

{1,24

44,2

{1,23

11,?

41,22

5?

45,4

41,22

11 57

16.1

.0r,2r

16
16
16
16
16
16
r0
16
16
16
16
16
16
16

15
15
15
15
15
15
16
16
16
10
16
16
16
16

16
16
16
16
tb
16
10

16
16
16
16
16
16
16
16
16
16

r0
16
16

li
t/
17

'r7
ti

li
17

li
ll
li
l?
18

l8
18

Rtf[milsl,

flAflUS I{TI{OOUMMII Tj{BTI, AI}I/{MI( II,{TAIiARI TAIIUil Y,{I\O OIRSIiIIOKITAI{.

B|N,{]\OI{IJIM

9fmu't{kur Tanal

9[mu TIAur

fanah

t37

Tabel

|l

II

Tabel

ir

KOORDINAT SEJAI'I BIN'T AN(; 1983 UN'I'UK


1.nu o" u. r. lANc;crAL SATU TIAP BULAN
Ltn
1

o"oz"'z6Lt (+)

Dri

28"51r'30"0 (r)

08,5

08,5

09,0

09,9

I9,9

16,,1

I.9

07,5

05.8

o7,lJ

+ s9"03'OO:rr (+)

lJ

11'r

:"'r6o

i+r
(r

Dll

- 77"20'30:0 c)

(+)

I)E

qz'23'30:o (

CASSIOPISIA

AR

01'tJ:)"'?r\o (+)

DE

03,5

1,.3

I 1,9

12,6

19.4

12,9

12,9

12.6

12,2

AR

3:l_8

39_9

40,9

tt),2

DE

03,0

o3,o

oit"7

05,0

06.5

07,9

08,9

09,3

21,1

1:..3

07,3

05,3

o9,2

I 5,4

25,3

:J

10,3

10,0

o9,E

09.8

013,1

05,IJ

02,4

00,4

O,li

00,9

1,1

lz,l

ll,0

04,11

09,8

6,5

07,1

08,1

r0,5

13,6

16,9

iaz,l

20,8

I 1,5

06,-1

06,5

'I

04,8

04,8

05,2

06,1

07,3

4:],8

i19,D

30.9

21,A

12,7

il.1

10,1

09,5

09.4

09.9

29,2

26,4

20,7

12,9

06,9

,2

0lr,E

57,0

52,i

05,6

05,1

.15,4

11

s6"2(i'20:o

DE

5,IJ

08,4

o7,5

4.1.13

50,7

52,1

09,

i,.7

07,4

12,5

I 3.9

l-1,9

(+)

04,5

0G,7

13,1

I)E
9

29"2030:o

C)

lhon"'-1So (+)

Dtl

io't(;oo:o c)

t"os"'rso
F

(+)

3s"3 r'.10:o (+)

04,8

u,3

03,s

03,1

03,1

03,7

o4,7

06,9

07)1

oa,2

09,0

09,3

t0,t

'17,0

22.$

25,2

DE

+43"47so:o (*)

c^J,4

13,2

l4,7

13,8

10,9

07,3

04,4

o3,l

o3,7

05,6

08,9

3,r

17,l

03.8

l 5,5

15.5

5,0

14,3

AR

sho4'4(Xo (+)

04,9

04,7

04,2

03,6

03,l

03,t

03,4

04,1

0sp

05,9

06,7

07,3

07,4

:12,0

17,4

49,7

DE

32,O

40,o

39,1

35,0

24,2

20,3

12,4

07,9

07,1

I0,6

t7,o

24p

08,o

07,6

07,6

o8,l

09,1

1O,l.t

11,4

t2,5

I 3,3

13,6

1,3

oa,7

05,4

03,3

01,9

02,5

04,3

07,2

10,8

14,7

t,)

lo,5

12,1

I3,3

14,0

14,1

tJo,3

28,3

211.1

I5.l

08,4

05.0

06,1

I 1.6

20,4

30,3

,10.1

tr'27"3G0 (+)
-

4t

42

43

47.i\

07,5

0lt,5

09,4

09,9

10,0

09,8

09,4

I lJ,l

011,5

o7,7

10,6

16,0

21,2

21,6

02,7

03,4

04,3

05,2

06,0

06,5

06,7

06,6

0f;,ll

24,9

18,4

r13

06,1

o2,9

02,8

0,0

08, I

10,8

44

t6,5

09,5

09,4

09,0

33,7

3-1.8

il

4:r'23'50:o ( )

.19.6

06,5

06,0
.1il.D

05,7

o5-9

06,6

07,6
i

0.9

08,8

09,9

0,5

r0.9

10,7
I

10,5

il

a.z

9{mu1,lfur Tanah

09,5

09,3

0a,7

o7,2

lo,4

5h06"'5oqo (+)

1t,o

10,9

to,4

09,9

09,5

09,5

09,9

t0,6

I 1,5

t2,3

13,I

13,7

3,9

-os"o6'ro:o (-)

2l,a

25,4

27,O

26,7

24,3

I9,9

14,4

08,9

04,9

03,?

o5,6

09,7

4,1

08,7

09,t

09,7

10,6

I 1,5

1?,it

15,7

08,E

04,r

03,1

06,l

I1,7

17,9

sr't
-

47

)2,:ti

z'or4o

10,4

70,2

09,8

09,2

08,E

25,3

30,5

i42,5

:\2,0

24,6

5h[]''4oso (+)

03,5

03,3

02,9

02,4

02,o

02,o

02,3

03,0

03,9

04,7

o5,5

06,1

06,4

-os"lz'so:o

28,4

32,5

34,3

33,9

31,3

26,5

20,7

14,7

10,5

o9,4

I 1,6

6,I

zt,2

06,2

06,1

o5,5

04,7

04,2

04,2

04,7

o5,7

06,9

oa,2

09,3

to,2

10,6

07,o

I 1,0

3,1

12,5

09,7

05,7

02,4

00,4

oo,2

0l$ 04$

08,7

13,3

07,1

06,9

6,5

06,0

o5,6

o5,5

05,9

o6,E

07,4

08,3

09,l

09,7

l0p

27.4

3t.2

zo-l

14.s

o9.1

11.2

I 5-6

20.4

{+)

160l3,ro:o

C)

I 3,1

@,4

ORION

(-)

b,21

ATIRIGA

AR

sr'ls'zeo

DE

r4trs8'so:o

48

I,EPUS

DE
p

1,9

TAI'RUS

AR

46

t3.28

(+)

+41"12,4o:o (*)

DD

I0,0

AURIGA

AR

otJ,4c

07,2

45

13,r(
t+y

22"23'10:0 O

s'bs"lGo

DE

LEruS

AR

02,3i
09,1J

DD

.1r1,7

20.4

AUUGA

AR

Z,a

06,5

09,0

)2,lx

o5,0

o9,0

03,1

12,6

At,RIGA

shoo'+qo

07,8

oo,0

08,3

5,3

AR

07,It

00.3

04p 03,7 03,7 042 o5,o 05,9 06,8 07,5


01,2 02,3 04,8 o8$ t2,a 16,2 17,7 17,2

08,1

01,1

08,8

07,5

0t3,6

04,5

02,2

09,4

08,4

0tt.5

04,9

03,8

09,7

09,,1

12,5

05,r

(+)

t4p

2t,o

14,6

I 1,9

1,5

PH(lINIX

12

12,4

l8,lJ

08,7

tz,5

09,l

14.4

07,9

11,7

06,7

10,9

06,7

o9,6

04,7

09,6

05,7

o6,6

o3,7

I 1,5

04,9

03,5

028

16-4

04,6

ol,4

03,8

23,1

04,7

00,4

05,7

30.5

45,2

@,4

07,6

36,It

05,7

oo,9

08,4

,{0,E

32,0

o1'4

07,7

42,4

itz,7

ol,8

ORION

05,6

I .(;

31,3

+ 1628'30:o (+)
I

ol.o{

+ 33"08',20:O (+)

,{NL)NO^{Et)A

l0,l

DD

06,2

L12.:l

09,9

lr6,l

05,6

L)2,5

09,4

35,2

06.3

02,8

0a,6

07,t

06,7

0it,z

07,7

06,7

0 t,6c

AI

06,7

06,r

C]ETTIS

0sp

05,2

o6,ll

05,8

05,4

04,2

05,5

:16.7

05,2

03,0

Ll4,[]

o5,5

05,5

02,1

0tJ,6

12,6

06,0

01,6

02,lt

05,6

06,5

01,5

02.5

45,4

06,7

01,9

02,5

05,9

4h34n'sGo (+)

7,1

02,5

02,8

15.2

03,0

03,2

06,1.t

27,7

03,2

o4 ,3!

o1's7"'.1s0 (+)

38p

4hss''soso (+)

SCULPIOR

DE

45,1

to,7

AR

02.8C

AR

44,2

06,1

I 5,3

CASSJOPDSI,\

ohss"':loso (+)
r60"37'rO:O (+)

AR

46,5

o6,7

18,O

19,9

c2,4 2

,1

198

39,9

4h48'sqo

I I,1

10,5

ssoo4'20:o C)

+o6"ss'so:o (+)

05,0

o8p 03,3 04,2

05,8

DE

0:r,8

IO,9

06,4

28,6

08,1

10,3

05,6

1r0,0

09,8

09,3

06,4

29,6

09,3

Ndv

07,5

27,1

08,4

old

li

08,5

AR

2t1.1

Iu

09,3

1it,4

1,7

lrfli

(+)

13,7

20,5

Mei

a TAURUS

DI

40

Mrr

03,4:

4h33"s60

AR

39

fen
DORADO

14,0

9,5

14,0

CE'TIIS

38

o2,1

or'.{2"'+o9o i+)
- rE"ol'2o:o c)

AR

138

0,9

o2-44

ohzs"'zo9o {+;

AR

ftIODNIX

AR

37

02.9r

o"tz'"to$o

il

I3n

HYDRLIS

AR

DE

Des

02.4i

I ts"oi'10:o

DI

AR

Nov

PtL]ASUS

l1

okt

02,12

t)ll

IO

S( Di

0 Cr\sSlOltiSIA

04,5

Itrli

08,7

or'os"'to9o {+;

Mci

09, l

AR

Ilar

oz,

AR

Fcb

ANDROMT,t)r\

II

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


Jau d u.r. raNccAL sATU TIAP BUT.AN

(+)
(+)

ORION

6*4qo

J3,{i{!

(+)

AR

sht

NF

-06"51'20"0 C)

9{mu7,$urTanart

t3)

,I

Tabel

r
t

II

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


1,tla 0n u."r. ttNccAL SATU TIAe BULAN
Feb

49

siz+'tqo

DD

+06'20'00:0

1+1

(+)

DI

51

28"3s'30:o (+)

1+1

-20'46'00:0
6

C)

DI

-00"18'2o:o c)

03,3

03,2

02,a

02,3

03,9

01,9

00,9

01p

03,1

03,1

02,7

02,t

08,5

10,0

10,9

10,7

01,3

01,9

o2,9

o3,E

o4,7

05,5

o6,2

06,5

AR

04,5

08,1

I 1,9

15,0

l6,l

15,2

12,9

1O,2

DE

ol,6

01,6

o2p

02,8

03,8

o4,a

05,8

06,5

06,9

AR

09,7

08,6

08,1

08,5

09,6

to,7

I 1,9

t3p

t4,4

DE

I 1,5

I 1,3

lo,9

to,2

09,a

09,7

o9,9

10,6

11,4

12,3

25,7

3t,3

34,2

33,4

30,4

24,1

16,6

09,3

o4,2

03,1

o6,3

13,8

l4p

AR

t2,7

19,6

DE

1+y

08,5

08,4

22,1

1+y

09,2

- r7'4e'40:o C)

DE

-01"r2'30:O

fJE

AR
DE

30,9

25,O

02fi

08,4

09,2

0,1

ltp

1,6

I 1,8

AR

10,9

06,0

04,9

07,a

13,6

20,3

DE

05,9

05,3

04,9

04,8

05,1

05,8

06,6

07,5

08,3

08,9

09,3

32,1

29,9

25,7

zo,3

14,8

10,8

09,7

11,7

16,0

20,8

tt,2

10,a

10,3

09,9

09,a

10,1

10,E

16,4

19,4

20,9

20,4

I9,1

15,5

10p

06,1

o2,5

1,6

12,5

13,3

13,9

14,3

ol,4 o3p 06,6

to,7

oa,4

09,4

10,3

1lp

I t,4

+21o07'so:o (+)

08,3

08,6

08,8

09,0

08,8

08,8

09,6

12,5

I 3,5

13,7

13,5

t3,4

1 1,0

COI,UMBIA
02,a

02,5

o1,l

or,3

oo,7

N,5

oo,7

01,3

32,9

40,3

43,4

43,7

39,7

32,2

23,4

t4,7

oa,7

03,1

04,1

04,2

05,0

07,5

18,9

27,6

1,4

I,EruS
1,5

tt,4

23,1

24,4

eiae'sqo

DE

-09'40'ro:o

60

COLUMBIA

AR

snso'zqo

DE

1+y

C)

I I,0

10,4

09,9

09,8

10,1

to,7

I 1,5

12,3

13,2

31,1

24,4

23,1

26,6

o9,9

o5,2

04,0

06,7

07,3

07,3

06p 06,3 o5,9

23,1

27,7

30,o

3s'4s'oo'o (-)

02,5
111.6

02,3

05,3

os$

06,5

07,6

08,8

lo,1

I,l

t t,7

09,3

13,7

16,5

t7,2

15,5

t2,t

08,5

05,7

04,t

04,2

05,5

08,3

12,3

ento-sogo t+)

ro,3

10,3

09,8

09,l

08,5

oa,2

08,4

08,8

09,6

10,5

I 1,5

t2,2

12,7

- 3O'O3',OO:O C)

20,8

24,5

32,9

34,O

3t,2

25,0

t7,t

08,9

02,5

00,6

03,6

10,5

06,t

M,2 06,9 05,3 04,9

04,7

u,7

03,3

04,1

04,6

u,7

osp 05,6 06,4 07,3 08,3 09,4 09,8


04,7 04F 05,3 05,7 05,6 o5p o4,o 03,7

o7,5

07,5

07,1

06l

06,o

05,8

h,4

25,7

N,2

30,9

06,2

06p

05,2

31,4

40,8

13,9

30,1

05,r3

06p 06,6

07,4

08,3

09,2

09,8

to,2

1t,4

07,t

05,9

oa,2

I 3,1

18,6

27,4

27,B

ot,7

01,0

00,4

oo,1

oo,2

00,8
14-4

01,7

o2,7

03,6

04,3

o5.7

I O-4

17

+ 16'24'so:o (+)

072 07,9 08,9

09,7

24,7

to,2

05,t

03,5

05,5

I 1,9

lo,l
l9p

04,2

03,2

02,5

02A

02,9

03,8

04,9

06,2

07,2

o7,6

46,4

47,4

45,3

37,9

28,4

18,3

lo,8

08,3

I 1,6

19,7

1+y

04p &,1

03,8

03,3

02,7

02,9

03,4

04,2

05,1

06,0

06,9

07,5

01,8

ol,t

01,3

ol,9

02,5

03,2

04,3

05,6

06,5

06,5

05,2

03,3

0 1,6

05,6

o,5

04,6

04,t

03,2

02,6

o2,7

o312

03,9

o4,9

o6p o6,9 07,4

20,4

29,6

35,6

37,5

35p

24,4

l9$

I 0,1

oz,a

00,1

o3,o

10,5

20,3

o3,4

03,5

03,3

02,6

02,2

02,o

02,8

01J,5

04,5

05,6

06,5

07,t

M,9

05,9

07,9

oa,2

08,3

08,o

o7,4

079 o6,4

05,:.r

04,3

04,2

04,3

u,3

04,0

03,4

oz,9

02,7

02,7

o3,2

o3,9

o4,7

o5,6

06,4

o7,o

14,4

20,7

24,6

25,7

25,2

19,4

tit,4

06,9

o2,t

00,1

o3,2

o9,0

16,2

t2,4

12,3

I 1,7

to,7

@,7

09p 08,9 09,ll

ro,o

I t,2

12,4

3,lJ

13,9

44,3

47,O

45,0

34,6

29,9

19,6

l l,7

ort,5

l,l

I E,6

2a,a

07,8

07,2

05,6

06,2

06.2

06,6

07,11

0n,2

09,l

09,9

10,5

o3

PUPPIS

6h36'4$o (+)
-4s"lo'3o:o (-)

DE

DE

06,4

01,93

68

AR

GEMINI

6h4z'5eo

AR

+2s'Oaso:o (+)
CANIS MAJOR

en+a'zogo 1+)
- 16"41'20:0 G)

1,5t

PUPflS

02,81,

ehas'zqo 1+y
- so'3s'lo:o C)
ehsz'sogo t+)
.,eo4e,m.n

9lnu1l[arTanal

It

03,t
(+)

27,4

CANIS MAJOR

o4,G

7fiar fanafr

t)

DE

71

0l
osB
23,7 t7,t

0.E(
1+;

il

-g 16.9

9[mu

1+y

ehse'aqo

DE

9,1

GEMINI

AR

l(

03,11

{+)

- 17"s6'3o:o c)

- s2'40',40:O

AR

03,

g CARINA

DE

18,5

02,0'

zz"st'2a',o (-l

shzt'sqo

o9,o 0l,2(

CANIS MAJOR

AR

14,2

I 1,8

p Grl,tlM

DE

69

4,t

oE,5

CANIS MAJOR

ehzs'sqo

)3,22
(+)

05,4

AR

ji

c2,2(

AR

06,0

AR

03,6i

ORION

(,

67

02,71

- r4'49'20:o C)

DE

I 1,3

o6p o7,5

1+y

06,7

06,4

sr'+e'oqo

AR

07,2

oo, l(

shsa'to9o 1+y
+44"s6'40:o (+)

rrI

06,5

34'o4,so:o C)

07,2

Mei

0 AURTGA

16,4

06,9

t2,5

o7,4

DE

05,5

09,1

07,a

1+1

14,7

07,5

07,a

shss'"oqo

12,O

08,6

sh36'3Go (+)
c

AR

C)

oa,7

16,9

TAURUS

05,7

21,4

r,75
1+1

03,6

24,9

66

shss*rqo

02,5

26,6

ORION

AR

02,4

ehzr's6o

34,0

30,2

03,3

AR

34,2

26,i\

05,4

I 1,5

31,6

-os"s4'50:o c)

55

042 o4,a 05,6 06,5 07,4 oa,l

11,2

ORION

Drl

03,9

10,6

07,5

06,2

04,o

09,7

07,5

06,lJ

u,4

o8p 08,9

08,1

1+;

04,9

07,4

08,7

sns+'sqo

05,2

07,1

09,1

AR

05,2

5hs4'l60 (+)
+o/24'lo:o (*)

65

sr'st'so9o

AR

Mar

ORION

o7,1

26,7

ok

feb

08p 07,5

I,EruS

53

1.40

6l

hti

lan

Ian

Des

snst'oqo

59

Nov

ORION

AR

58

okt

63

s'zz'zqo

DE

57

Sed

I,EPTIS

AR

56

Iuli

62

snzs'to9o {+;

54

Iuni

p TAURUS

AR

52

Mei

|,7(

AR

50

Mtr

ORION

"{

II

KOORDINAT SEJATT BTNTANG 1983 UNTUK


IAM Oh U.T. TANGGAL SATU TIAP BULAN

..\

0l,63
08,1

oa,2

(17 5

t4t

Tabel

II

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


Jau oh u.r. raNccAL sATU TrAp BULAN
Ian
73

lo' rums

AR

DE
74

CAMS

DE

75

76

zhrs-oqo

DE

(+)

@,4

(+)

2fog4o",o

(+)

17,5

zhze^toqo

DE

+08'l9,zo:o

03,5

03,2

02,4

ot,7

01,2

16,5

25,9

32,2

35,2

34,1

24,9

03,9

04,9

AR

12,4

o5,2

ot,9 03,9

10,5

DE

1+y

(+)

05,7

07,6

08,6

09,5

14,4

I 3,8

12,6

10,5

08,4 I

)2,4!

zhsa'zqo

t+)

+05"16'00:0 (+)

05,8

o5,2

04,6

04,2

04,l

o4,4

osp

05,8

o6,7

07,7

25,7

31,5

34,3

33,2

24,7

218

13,8

07,3

04,4

06,3

12,6

03,9

u,2. 040

03,6

03,1

02,a

02fi

03,2

03,8

04,6

o5,s

06,5

l',,
o7.2

AR

sias'tqo

07,4

04,9

u,2

05,2

06,9

oep

I1,3

t2,7

12,5

10,2

06,7

03,0

Df,

oep
25,6 32,6 36,4 35,8 30,8 23p

10,1

to,7

I1,7

t2,a

13,8

14,4

1.3,7

05,8

o2p o3,5

30,1

19,7

12,7

12,3

to,7

I 1,5

IO,1

I 1,0

tt,4

13,8

t,2

to,7

ta,2

20,3

to,2

09,8

oeB

lo,3

1,0

I 1,9

l3p t4,t

I5,0

20,6

19p

16,9

14,5

t2,t

09,8

08,3

08,3

05,2

05,1

04,6

04,2

03,9

o3p o4,2 04,8 05,6 06,5

07,4

08,1

oa.4

05,2

03,6

03,6

04,5

06l

08,7

06,3

o 1,9

| 1,4

I3,O

12,4

10,3

znn4't60

06,7

07,t

07,0

06,5

05,9

05,6

os$

06,6

o6,7

07,6

oa,7

09,7

I0,5

t3,3

t4,3

16,4

18,4

19,5

19,4

1E,5

t7,o

I5,O

12,6

10p

07,9

07,t

rums

DE

t+)
-24"48'40:0 (-)

u !

PUmS

AR

shoz'sqo

05,2

05,5

05,3

04,8

04,2

03,8

o3$ 03,8

04,4

o5,l

06,0

07,t

07,7

92

23,9

29,5

32,1

2a,3

22,3

09,2

06,2

07,8

13,6

2t,a

5,1

-39's7'oo'o c)

10,1

to,3
2:a 7

I0,t

;;;I

oa,7

08p 078 07,9 o8,4 09,2


021)

10,3

I t,4
oa_7

1+y

(+)

26,4

08,5

10,3

I 1,5

12,6

13,5

17,7

09,2

o4,3

04,5

10,3

19,7

o7,7

07,6

o8,o

09,1

10,6

35,4

25,9

16,6

l0,6

09,9

t5,o

24,5

12,0

12,3

I 1,8

10,8

09,6

15,6

27,1

36,4

43,1

45,1

02,3

03,t

03,1

02,3

o1,3

@,4

00,1

oo,2

ot,2

o2,5

o4,2

06,o

o7,5

1a,o

24,3

10,9

36,7

oa,a

36,9

32p 24,4

17,2

to,7

06,3

o5,2

07,9

09,7

to,l

09,9

09,1

08,2

07,3

oB,7

06,5

06,9

07,8

09,3

to,3

13,3

08,8

20,1

36,1

38,5

36,2

30p

2t,o

12,O

06,1

05,1

09,9

19,1

0,1

10,6

I 1,9

12,9

ta,3

t4,t

to,4

04,4

to,2

l,l

t2,t

t2,9

21,7

18,6

13,9

08,9

3,o

to,5

10,0

09,6

0el

09,6

25,1

27,1

27,4

27,1

25,1

to,3

10,0

09,6

09,2

09,1

09,2

15,6

14,9

t4,7

15,9

t7,5

19,6

2t,5

03,0

03,8

03,9

03,5

03,1

oz,a

ol,9

o2,t

02,6

02,6

o4,7

06,3

07,3

t7,t

20,4

26,7

3t,2

34,1

33,9

30p

25,7

19,3

I 3,1

07,7

04,6

04,8

03,4

03,4

02,9

01,5

olp

00,9

l,l

0 1,8

02,9

04,0

05,0

06,4

t7,t

15,9

35,3

33,6

24,6

20,7

12,5

07,o

05,9

to,2

18,8

t4,l

A,a

14,4

13,2

11,4

09,7

08,3

07,5

07,6

oa,9

I0,6

12,7

14,3

03,2

14,7

25,1

34,1

34,7

34,4

l.t3$

2sp

5,3

07,7

o4,6

07,B

15,4

01,2

01,9

02,t

01,9

ol,4

oo,9

oo$

oo,7

ol,1

0 1,8

o2,a

03,9

05,0

19,9

20,9

23,4

27,9

:t0,9

3l,9

30,

27,9

23,5

18,4

13,0

08,6

06,4

06.4

o7,o

06,9

06.3

05,4

04,5

03,7

o3,3

03,5

o4.3

05,5

06,8

o8p

to,2

10,8

19,5

20p

09,7

to,2

20,4

10,9

1,9

09,5

1+)

0t1, t

VEI.A

01,80

CARTNA

sitz'so9o

1+1

-69'38'30:o C)

03,3C

L\TNX

shzo''o6o

1+1

+94'zz'Bo',o (+\
VEI,A

ohzr'sqo

17.3

02,22
1+;

-43'21,30:o C)

03,30

{+)

48"06'lo:o (+)

shoz*zqo

DE

AR

1+y

28'4900:o

shss'oqo

AR

t2,t

33,7

09,5

TIRSA MAJOR

DI

96

(+)

+06"00'20:o (+)

AR

95

{+)

s2"sr'zo:o c)

snsa'lqo

DE
94

37,4

19,4

HYDRA

AR

)2,27
{+)

DX
93

36,4

I t,4

CANCER

AR

15,5

DI

03,47

zhls'eqo

9I

)L,2t
1+)

snss'lqo

DD

AR

o0,48

04,9

AR

90

30,9

I 1,4

05,8

\ELA

06,1

GIMINI

+28"o3,s0:o (+)

t7,t

1,,,

o8,9

10,3

o4,4

t,RsA MAJOR

06,0

CANIS MAJOR

AR

89

o1,9

+32"55'20:O (+)

aize'sqo

o6,0

14,5

oa,9

09,5

)1,74

8r'08"'sqo (+)
- s9'26'so:o c)

+60"461O:O

o5,5

14,5

19,3

D.s

CARINA

DE

05,5

14,3

03,28

{+)

AR

05,8

13,5

10, I

Nov

r,$

or.,

06,3

12,3

03,9

1+1

24"1s'oo:o C)

| ,0,,

06,7

GEMIM

zhss'z6o

AR

AR

02,9

ruPflS

o2,o

11,2

15,5

83

01,4

06,9

DE

DN

0l,l
21i

ltp

-43"rs'40:o c)

AR

DI
a7

I0,9

oLl

Y VfI,A

AR

06,6

12,6

a2

03A

1+)

DE

DE

30,1

y'zs^sogo

8I

11,7

27,9

AR

DE

shoe"'+ogo

06,5

22,8

I1,7

t2,9

AR

03,2

L4,7

07,3

-47"r6'sO:O C)

I 1,4

05,5

ooF o l,t 01,8 02,6 03,6 04,5


24,7 23,5 17p 09,3 03,1 00,6 o2,a 09,1

08,8

13,4

t2,o

10,5

I 1,3

00,8

08,3

20,3

11,7

09,5

I8'

ot,2

08,r

shos'sogo {+)

oa,7

25,5

01,8

08,3

29,3

26,O

08,1

30,3

02,4

08,7

24,3

09,8

20,1

07,7

31,8

02,7

09,3

09,9

11,2

07,7

29,9

02,6

hti

09,6

06,1

a6

hrni

M,I

PI.]PPIS

08,5

o1 ,9r

Mei

Feb

09,2

cANrs MINoR

AR

80

09,5

8a

zhzs^zqo {+)
-z9"ls,so:o C)

DE

79

Maq

Des

CANIS MAJOR

AR

78

No!

GEMINI

AR

77

l!li

02,7

37'03',4o:0 (-)

DE

trni

rums

/re's6o

AR

Mei

M,{IoR

zhoz'+oso (+)
-26'zt'40',0 (-\

AR

Md

03,l

znoz'rGo r*r
.23'48'ro:o C)

Feb

II

KOORDINAT SEJAI] BINTANG 1983 UNTUK


1.rv o' u.r. raNccAL SATU TIAP BULAN

02,6',.1
1+1

?17

13.9

rl
1l
I

142

9[mu'L&urTanal

il

9fmu7,(kur Tanai

143

Tabel

II

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


.r,tNGGAL
sATU TIAp BULAN
1Au o" u..r.
Ian

97

URSA

{+)

sh++'sqo

{+)

DI

-sz'zs'zo",o

04,1

03,s

02,5

01,5

06.5

17,9

2a,o

35,7

41,2

41,1

03,6

04,6

04,8

04,5

03,8

03,1

00,7

25,9

31,4

37.6

41,5

42,1

o2,6
39,3

03,o

03,8

04,0

03,9

18,6

t7,3

18,4

2t,o

03,4

DE

ott,7

ol],9

oll,6

o:l,o

02,5

28,5

19,4

12,3

09,5

12,5

20,6

DE

+44"94'so:o

(+)

29,3

29,ia

'.42,9

39,0

11,t\

48,3

4rt,5

02,5

03,0

03,8

o5,o

06,5

07,9

2a,o

07,4

26,3

18,9

0:.i,6

038 oz,a

03,0

03,6

25,4

25,7

21,9

17,9

24,8

04,5

llo

o5,5

06,6

o7,5

03,5

05,1

06,5

08,1

07,2

ta,2

28,9

'.a8,4

43,4

44,6

40,7

32,9

23,6

I 5,9

12,3

14,5

{+)

07,a

08,5

08,6

08,6

08,3

07,9

07,7

o7,6

07,a

oa,3

09,0

lo,0

I 1,0

+ tz"o2'4o'.0 G\

23,3

19,7

ta,6

19,4

23,1

24,6

17,9

l2;4

07,1

09,5

LEO

24,6

uRsA MAJoR

DE

toits''aqo

DE

27,1

zil,a

05,1

04,5

04,1

o3,9

39,6

3a,7

34,4

04,l

04,6

05,6

24,7

2t.6

t4,t

06,8
08,1

{+)

04,4

o5,2

o5,6

(+)

26,3

24,3

25,2

05,5

05, I

04,7

30,9

31.t,1

04,4

AR

rdzr'"rqo

DI

r41"34,40:o (+)

(+)

04,5

o5,o

05,8

06,8

07,a

32,7

l.to,o

25,7

20,0

14,2

o9,5

09,9

10,3

to,2

09,7

09,2

08s

o8,6

08,7

09,3

LO,2

2t,6

25,3

30,9

35,5

37,4

37,l

33,5

27,6

20,6

I1,4

t1,7

72,9

13,3

12,9

t2,t

lo,9

osl

08,7

08,3

08,9

10,0

tt,7

03,4

DI

-64"17,s0:o C)

06,5

16,7

27,3

38,0

45,5

44,7

472

41,2

23,4

24,1.

la,7

ta,7

24,4

{+)

06,7

07,5

07,a

o7,8

07,6

o7,2

- rs'o6,oo:o (-)

06,0

1IJ,7

19,97

23,9

25,7

069 06,7 05,7 07,0 07,7 08,6 09,6


228 19,1 15.2 t2,a 13,3 t7,3 23,9

DE
107
AR

DI
108
AR

H\T)M

rrRsA MAJoR

56'27'50:o

(+)

10,4

27,6

1,0

,.a2,3

I,0

10,5

39,9

46,3

osp 08,5 oa,5 09,9 09,9


49,6 48fi o4,o 36,1 26,9 17,3
09,a

t I,3

12,8

10,0

06,s

URSAMAJOR

rhoz'+qo

1+)

AIosooo'o

a*t

ol,o

02,6

03,3

it 6

0I.i,3

02,7

ot,7

02fi

oo,2

oo,1

00,s

01,6

t5.2

03,2

ot,7

02,6

03,l

o:J,2

oll,0

20,ti

02,:t

02,1

DE

20"36,30:0 (+)

29,4

26,2

26,0

24,3

ll 1,5

:44.4

It5,8

It5,5

AR

thts'zo9o

oo,2

ot,2

or,6

ot,7

0t,5 01,2 oo,9 oo,7 oo,7

DI

+ 15"31'oo:o (+)

2t,4

17,4

t6,4

t7,a

20,4

23,O

24,6

24.9

02.

(r:1,$

o{.:)

t:i,3

to,ll

29.O

LIO

o:t,41

{+)

o r.0

rl 1.6

03,5

2:4,4

20.

l.t.:{ olt..1

o2,:t

07,5

07,5

to.o

I1,7

21,2

24,7

11,4

I 1,6

l,l

to,2

09,l

08,

o1,34

tI

-62"ss'oo:o c)

oE,4

t7,3

27,3

38,4

47,O

52,0

52,4

482 40,6

02,t

ot,7

ol,5

o r,3

o r,5

!)2,0

24,4

25,0

zit,7

20,5

I 5,1

CIMAT'R,US

l13

thsl'sogo

0:r,:t4
r

01i.5

LEO

thls'ro9o

02,31,

AR

1+;

oo,7

01,7

03.2

02,4

02,3

DE

+ l4"3g4o:o (+)

21,8

27,3

15,E

t7,o

19,6

o5,6

07,r

07,9

oa,2

07,9

m,9 m,5

24,5

31,9

39,1

06$ 06p 05,7 o5,ri 06,5 07,6 o9,l


44,0 45,0 41,8 34p 25,8 t5,4 o6,5 oo,9

07,5

08,8

09,5

09,8

09,7

N,2

08,5

07,9

o7,4

oa,o

09,l

10,4

oa,l

ta,2

35,1

42,7

47,4

48,1

44fi 38,6 31,6

26,1

24,9

24,4

t14

olt,8
0tt,4

!)

I,a

rhsz'sogo t+)
+ sd46'so:o (+)

DE

ll5

04-5

02,88

03,21

tzhos'to9o

1+;

03B

04p 05,5 05,9 05,7 05,5

DI

-zz"3l'lo:o

G)

o7,3

14,4

21,3

2t,1

30,5

117

o7,4

COR\,IJS

AR

052 04,8

04,6

04,6

o5,l

06p 07,o

31,7

30,7

27,4

24p 20,8

19,7

t2,o

cRlrx

03,08

AR

rzhrl'rqo

{+)

03,3

048

05,7

06p 05,8

o5,2

04l

03,5

02,a

02,7

03,3

04,6

DE

-22'31'lo:o (-)

ol,8

09,5

r8,8

29,5

34,2

43,9

45,4

42,6

35,1

24,4

21,9

19,4

ll8 6

o6,2

uRsA MAJoR

)3,44

AR

r/rl'soqo

t+)

04,4

osp

ffi,9 07,3 07,l

06,5

05,1

04p

o4l

04,4

DE

s/ozoo:o

(+)

25,4

25,1

24,9

36,6

44,3

49,9

51,4

48,5

41,6

32,2

osp 06,l 07,7


2t,4 I 1,9 05,6

1+y

04,8

05,8

05,4

06,7

06,6

06,4

06,'t

05,8

05,5

05,6

06p 06,8 07,9

l/z6,so:o c)

o9,7

16,8

22,4

30,2

30,8

29,7

27,1

23,9

21,5

21,3

24,2

ot,l oz,t

02,7

02,9

32,4

02,5

02,2

o2,o

02,o

02,4

03,2

l19

CORWS

AR

tzhtl'sqo

DE

AR

ilmuX&urtanai

07,3

CENTAURUS

tznoz'zogo {+)
- so'37'ro:o C)

AR
DE

o5,o

02,il

URSAMAJOR
r

AR

120

1,44

L)3.i

t:

r)2,5t
1+1

lo,8

0t,95

lo.3

@,4

02,44
oa,9

lJ.{

1+y

03,32

t rhoo''+cDo (+)

22.1

03,03

(+)

tonas^4qo

t.:r

LEO

thrs'rqo

l16

CARTNA

tdrz'roqo

ol;,7

AR

12,6

AR

AR

39,1

07p 03,7

3,1

0{.-1

04,8

03,21

20,a

o:i.2

tL2

05,1

04,4

08,9

02.{

03,65

21."29'40:0

o2.2

AR

lll

\-,\v

08,0

uRsArdAJoR

'

03,s2

05,5

r.[o

AR

(rkl

of,,

03,ll

l.!i.t,6

ir

li

02,1

04,3

05,6

hr

t tnoS'ao$o (+)

o4,o

05,3

lnni

AR

osp

04,3

Mci

05,0

06,o

1ohr6"'oGo (+)
+42's9'30:o (+)

AR

Mar

03,9

07,3

tcb

02,4

08,4

tohoz'zqo

Ian
URSA MAJOR

01,2

09,t

(-)

rl,

oo,4

09,t

{+)

109

00,3

oa,2

AR

l06

Vla

03,6(

sh++'+6o

I05

04,2

CARINA

AR

l04

lan

03.1

+zg'so,so:o (+)

DI

I03

Des

Lf,O

AR

102

03,5

+ s 1"44'50:O (+)

DE

IOI

Nov

MAjoR

s"st'+qo

AR

100

t)

- s6"57'ro:o

DE

99

Irrli

03,04

9r'3o''4oso (+)

AR

98

Mar

Fet)

VILA

II

KOORDINAT SEJATI I]IN'fAN(; I98.] UNTUK


JAM 0r' U.T. IAN(;GAI. SAr U nAP llut.AN

02,78

VIRGO

tzhts'oogo
- moi4,ro'o

9[mu X{&tr Tanah

1+;

03,o

04,2

(-)

145

,t
[.{
Tabel

II

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


JAM OI' U.T. TANGGAL SATU TTAP BULAN

t2t
DE

M{

Apr

Iuli

Mci

Acm

SeDl

okr

Nov

l^n

Des

133
07,7

09,4

10,5

10,9

10,7

10,1

09,1

08,0

03,0

to,2

19,4

30,4

39,7

46,2

48.4

46,1

1+;

07,9

0a,9

09,5

09,9

oep 09,6

09,11

09,0

- l6"2s,oo:o c)

03,9

lo,9

16,6

2t,3

23,4

23p

20,9

6 coRws
tz''zs'sqo

DE
123

Fcb

CRUX

t2"zs"'3090 (+)
-62"s9'so:o c)

AR

AR

Iah

ro,7

24,3

rz"td'rqo

DE

32,0

24,4

2t,5

08,8

oa,7

09,2

09,9

10,9

AR

18,0

5,9

15,8

18,8

24,4

DE

CRUX

AR

DE

04,9

1,61

134

135

Mei

hrhi

lrli

06,4

05,6

06,2

o5,s

sd

okr

I).r
OZ, l(

URSAMAJoR

tshzs't6o

07,6

03 ,11

AR

o6,9

o7,2

II

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


.Jaru oh u.r. r,tNcGAL SATU TrAP BULAN

04p 03,6 0u,6


53,0 48p 39,7 21a,7

o4,4

o5,ll

18p

07,a

o8,s

09,4

13,8

14,6

17,7

23,1

o4,7

03,1

04,6

(+)

29,3

25,7

27,6

34,1

42,3

49,6

1+;

06,3

07,3

08,I

08,6

oa,7

oa,7

08,5

08,1

07,a

07,6

- l r"o4'10:o c)

03,3

09,6

14,5

13,0

19,5

I9,5

l8l

16,7

14,8

1+y

ss"oo'10:o

9,5

0l ,2t

VIRGO

tshzs'to9o

VIRGO

03,44

t+)

02,o

03,4

04,3

04,9

04,7

04,2

03,4

o2,5

0 1,9

ot,7

o2,2

o3,4

04,9

AR

tshsl*aqo

1+;

08,1

09,1

09,a

lo,4

10,6

lo,5

lo,3

10,0

09,7

09,5

09,6

10,2

z2"oo'4o:o c)

ol,9

09,0

18,0

24,4

37,1

43,1

45p 42,7

36,8

29,4

22,4

20,2

22,5

DE

-oo"3o'20:o c)

08,6

t4,7

18,6

20,4

19,9

18,2

162

14,5

3,6

14,2

16,9

21,4

2A,l

(+)

o5,2

07,6

09,0

09,7

09,4

08,3

06J

05,0

03,6

03,1

03,9

05,7

08,7

AR

tshss^+qo

1+;

06,3

07,8

08,9

09,7

10,0

09,9

09,4

o8,7

07,9

07,5

07,6

oa,5

09,6

C)

o5,l

t t,7

20,9

32,4

42,5

50,2

53,3

51,6

45,5

37,1

29,o

24,7

25,6

DE

- ss"zz'zo',o (-l

07,4

12,3

19,6

24,5

36,9

43,6

47,t

47,O

43,2

37,t

30,7

26,9

AR

tzn3z"'aoqo {+)

04,7

07,0

08,5

09,2

08,9

07,7

o6n3

o4,9

03,8

03,5

04,t

05,6

07,7

AR

tsnle'so9o

1+;

00,7

02,t

03,1

03,9

04,l

03,8

o3,3

02,6

o2,o

01,5

0 1,5

02,2

03,3

DE

+69"s2'zo:o

2t,t

25,7

34,3

42,9

49,1

50J 47,3

39,6

t7,5

o7,5

ot,2

DE

+ 4g"zg'2.0'.o (-)

23,0

18,3

18,9

24,4

32,2

29,7

44,3

45,0

41,3

33,9

12,9

03,7

{+)

03,4

04,7

05,6

06,4

06,7

06,6

06,3

05,8

05,2

04,9

05, I

05,7

06,9

42"23'oo",o (-',

03,7

oa,8

15,4

23,1

1J7,1

33,9

29,0

24,2

21,4

23,2

124

MUSCA

AR

rz'gt''zoso

DE

125

126

04,o4

72ool'so:o
DRACO

03,88

(+)

coRws

02

,u

136

137

138

CENTAURUS

t+;

08l

09,4

10,1

10,5

10,4

1O,3

09B

09,6

09,3

09,3

09,6

10,5

I 1,5

AR

tshas'sqo

Df,

-23"r7'so:o

C)

06,5

13,6

20,t

25,9

29,5

31,1

30,5

28,r

24,5

21,3

19,9

2t,a 26,9

DE

08,3

to,4
t2,o

lt,7

12,4

t2,2

l 1,3

10,0

08,5

07,3

06,9

07,6

09,2

2t,t

32,3

42,3

49,8

529

51,2

45,2

37,O

29,1

24,9

DE

t2a

)2,94

MUSCA

tzhse'ooso (r)
-69"02'00:0 C)

05,5

I ,5C

CRUX

AR

tzhte'togo

1+;

01,9

03,5

04,6

o5,2

DE

- s9"oz'30:o C)

01,5

08,1

19,7

27,2

05,8

07,3

08,4

09,1

25,9

23,6

26,3

129

rzhss'rqo

DE

1+1

56"02'30:0 (+)

139

(+)

oo,9

02p 02,a

03,4

DE

+ t8'28,30:o (+)

25,9

19,9

17,7

18,9

03,9

27,2

30,8

32,5

31,7

28,3

14,7

06,6

03p6

cENtrAURL,s

03,5

05,1

AR

tsnse'zqo

1+;

06,4

07,8

08,8

09,6

10,0

09,9

09,6

09,0

08,3

07,9

08,0

oE,9

lo,o

42,9

45,6

43,9

38,4

30,9

23,9

20,5

22p

DI

-47"11',sO:O

c)

oa,7

13,3

19,9

2a,o

35,4

4t,4

44,6

44,6

41,3

35,1

30,6

27,4

2a,o

09,o

oa,5

o7,7

06,9

06,3

o6p 06,3 07,3 oa,7

08,6

09,1

09,0

oa,5

07,6

06,6

06,9

06,0

06,9

oa,4

33,4

4t,5

4a,t

stp

49,4

43,6

34,7

23,6

13,3

05,7

35,5

43,4

44,3

49,4

46,3

40,2

32,9

27,4

26,5

,68

)2, 95

141

04,4

06,2

07,6

DE

-60"17'oo:o (-)

07,4

10,9

17,4

03,7

05,5

07,l

o8,2

08,5

08,l

072 05,9

04,7

03,9

03,6

04,3

05,7

23,1

18,6

19,9

26i4

35,2

43,7

48,7

49,3

44,9

36,7

25,4

13,9

04,4

o3,9

04,o

o4,6

05,6

25,7

25,9

2a,a

10,5

I1,2

142

10,7

to,4

lo,l

09,8

09,7

09,9

10,6

I 1,6

AR

DE

+ l l"o2'40:o (+)

22,6

16,9

14,4

14,7

17,1

24,2

228

24,1

23,6

2l,l

16,2

09,6

02,5

DE
143

AR

tsntz'sogo t+)

08,3

09,3

10,1

10,6

10,7

10,7

to,4

10,1

o9,7

09,5

09,8

10,

I 1,5

AR

DE

-23'o4'4o'.0 (-\

02,4

08,8

14,8

20,3

24,0

25,8

25$

24,1

21,1

18,3

I6,9

14,2

22,4

DE

06,8

07,9

08,7

a9,s

09,5

@,4

oep 08.6

08,1

07,9

08.1

08.9

10,0

CENTATJRUS

02,91

144
AR
DD

9{mu

tt[ar Tanai

00,86

{+)

10,8

03,33

CINTAURUS

t+hoz'sqo

to,7

HYDRA

AR

lo,3

1.46

03,0

o2,3

VIRGO

tshtg'sogo t+)

03p 02,6 02,4 02,4

0 1,8

09,6

03,4

o2,t

08,6

AR

03,6

02,9

1+1

132

03,6

o3B

tshot'to9o

12,r0

r3ns3'sqo

140

35,0

BOOTES

AR

AR

l3t

03,32

04,7

05,2

URSA MAJOR

AR

130

I 1,3

ol ,91

CENTAURUS

tz'ss'zogo

AR

o2 ,56

URSAMAJOR

AR

127

I,t

DRACO

13,54

tanog'so$o (+)
+ 64'26'50:0 (+)

HYDRA

t+'05'zqo
-

t+)

z6"s'40:o (-)

03,3

04,2

04,9

o5,2

05,2

o5,1

o4,7

04,3

09,9

15,3

20,8

26,3

30,4

33,0

33p

33,1

30,8

0a,8

1o,o

10,9

I 1,6

12,0

12,0

I 1,8

11,7

10,8

t.3

17.3

24-O

CT]NIAURUS

t+hos'sogo 1+y
-36'16'so"o c)

9[nu 7l[ur Tanah

02.21

10,5

147

Tabel

II

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


_1,tn on u.r. TaNGGAI SATU TtAp BULAN
FeL

t45

ta't4'soto

DT

tsNl

Seut

okt

Nov

Des

Iar

\r[aa

DE

02,5

03,3

04,o

04,3

04,3

04,l

o3,7

o3,3

03,0

o3,o

03,5

04,3

AR

tsr'ta'+qo

1+;

07,l

08,1

09p 09,9

l6,I

I3,5

t4,5

18,3

23,0

26fi

24,7

2A,O

24.6

18,4

10,5

q2,2

DE

33"zzlo:o

(+)

24,9

17,7

15,1

17,1

tehte'oogo

1+;

03,3

04,3

05,2

06,0

-09"r9'oo:o

(-)

08,9

t4,l

l8p

1+1

01,8

03,0

013,9

04,7

(+)

19,4

3,1

I 1,8

15,2

05,1

0,1

048

04,3

03,7

03,2

03,2

03,5

04,4

29,1

34,6 37,O1

35,5

30,3

21,7

I1,7

o2,l

taisn'zqo

1+;

03,1

04,4

05,4

06,3

06,8

07,0

06F

06,3

05,7

05,2

05,2

05,8

06,8

DE

-42"04'40',0 (-,

04,8

08,4

13,8

20,5

26,4

32,1

35,3

36,r

34,0

30p

25,4

22,5

22,6

DE

.IIIANG

CENTAURUS

1,3

AR

t+hsa'zo;o

{+)

04,t

05,9

07,3

08,6

09,2

09,2

08r

07,9

06,8

o6p o5,8 o6,5

DI

-6o"4s'zo:o

t)

08,l

to,4

15,a

24,0

32,6

40,5

4sB

47,9

45,8

40,4

149

LUruS
1+)

-47"1s'30:o c)

DE
150

)2,8!

ran+o'lqo

AR

07,9

27,5

33,3

o5,2
o9,4

06,5

t2,4

oe2 oa,7 08,0 07,4 o7,4 07,9 o9p


t7,6 24,7 31,6 37,7 41$ 43,1 41,2 36,9 31,6
26,9

07,7

oa,7

09,4

\4RGo

)3,9t

tai+z'oqo

1+;

07,9

08,9

09,7

to,4

IO,9

I1,O

10,9

10,6

1O,2

09,9

09,9

10,3

DE

-os'34'so:o

t)

09,6

I5,3

19,4

21,8

2t,9

20,8

192

17,7

I 5,6

6,5

ta,2

21,a

27,1

151
AR

c, LIBRA
tahtg'9qo

DE

152

2,90

153

45,5

42,4

35,1

tansz'zr5o t+)

02,3

03,6

04,7

05,7

06,3

06,5

o6l

06,0

o5,3

-43"03'40:0 (-)

02,6

05,4

l0,l

16,3

22,4

27,9

31,5

32,9

3 1,5

1+1

oo,6

ol,9

DE

-42'ol'so:o c)

06,7

09,5

DE
156
AR

04,7

04,5

20,3

26,3

31,5

35,1

04,2

02,2

03,3

04,2

05,0

lo,1

14,5

18,9

oo,5

02,o

01.i,3

04,5

oo-

o1.2

05,6

08,8

I t,1

I 5,1

2n,5

25,8

30,7

34;)

35,9

35,0

32,1

28,1

25,0

24,7

161

URSA MTNOR

ol,6 43,7 05,9 07,9 0E,9


m,3 13,4 12,3 l7,o 25,5

o8,7

07,7

06,9

03,8

35,O

423

42,7

44,1

02p oo,8 oo,7 0 1,9


38p
16,3 o5,4

AR

tsizo'eqo

DE

162

DRACO

zr's3,ro:o e)

DE
163

CORONA BOR

04,9

o4,t

l3,o

16,9

24,4

29,9

18,6

07,5
03,72

08,4

oep 09,l

07,6

07,3

o7,5

oa,2

Df,

29'0920:0

(+)

25,7

18,5

15,5

t7p

22,1

09p 08,7 08,'l


29,0 35p 38,8 39,2

36,1

29,5

20,7

I 1,3

06,o

Ll7,O

07,9

08,8

09,3

09,5

09,5

09,r

08,1

07,8

o8,o

08,6

23,9

16,4

13,2

14,3

19,2

25,8

31$

35,4

27,1

14,7

09,5

oz,lit

CORONA BOR
1+;

08,6

DE

+26'45'50:o (+)

r65

'ITIANG AUST.

AR

15h53'3$o (+)

03,9

05,7

07,5

o9,2

lo,5

11,2

1,1

lo,4

09,3

oa,2

07,6

07,6

09,o

-63"22'20'.0 (-\

l0,o 08,8

llp

16,5

23,8

31,9

388

43,7

44,7

41,7

35,5

2A,A

23,9

lo,4 lo,9 l0B 1O,7 to,3 09,8 09,5 09,7 lo,4


m,8 22,4 242 24,7 24,3 23,0 21,4 20,7 21,7

0:J,o4

SCORPIO

07,2

09,l

to,o

(-')

08,9

08,1
.t2,2

15,4

renol-zoso (+)

04,4

05,4

06,3

04.7

39,3

o7,6

1+;

03,6

44,7

06,6

14,2

05,7

45,5

o 1,4

05,6

a),7

04,8

41,6

01,2

{+)

t4,a

o4,4

34,2

01,2

rshzz'o6o

08,8

23,4

05,4

14,8

I 1,6

23,a

05.5

02p 03,3 04,6 05,3 05,4 o4p o4p 02,8 01,8

AR

167

)2,5r

SCORPIO

AR

ts"lo'togo

DE

-22'U'1O:O

AR

03,4
cxl,5

07,8

1I,t

I8,5

112 I t,9 lo,5


20,6 22,0 228 23,O 22,5

21,3

07,2

07,9

08l

07,3

to,7

lo,1

09,8

10p

to,7

20,2

2t,a

07,2

07,9

scoRPro

)2,1t(

17 4

08,3

08,3

07,8

07,0

179

20,3
03,5C

LUPUS

tshtt'o6o

olJ,

08,8

27,O

04,5

1+;

r6hza'3qo (+)
* sg'oroo:o (*)

oll,43

06,8

1,4

24,2

32$ 25,6 20,9

(+)

o5,o

40,1

-26oO3',4O:O C)

34,9

2,5

44,5

ls"s7'46o

04,4

05,4

44,7

DE

03,4

25,6

40/4

-40"34'sO:O (-)

166

Mn{r

o:t,o{.

AR

02,9

o5,7

09,4

19,3

03,r

,,4,4

07,9

06,1

03,6

05,8

07,2

19,9

03,41

05,9

07,a

o5,2

LIBRA

1+;

- 42onilcn'n 1-\

r48

04,5

o9,o

DE

168

tsnos'ooso (+)
-zz'12'40'.0 (\

AR

14,2

03,9

I0,6

04,7

03,35

t+hss'oqo

rt$

23,2

CENTAURUS

AR

04,8

t2,o

06,4

DE
o2,81

DE

155

t2,5

LUrus

AR

24,2

t,5

o5,5

tshss'sqo

43,4

24,4

05,1

AR

32,1

19,9

0s,3

26,3

19,1

17,3

06,9

07,4

13,3

16,4

06,5

06,7

13,1

16,8

o6f

22,6

18,8

17,9

06,9

21,o,

74"r3'oo:o (+)

192

06,5

06,2

m,4

05,8

21,2

DE

21,1

04,8

06,3

I 1,8

20,6

03,7

06,7

10,3

06,6

02,5

22,4

10,o

05,9

(+)

23,8

1,1

05,5

rstzo'tqo

07,t

05,7

AR

24,7

I3,0

06,l

24,1

07,4

1,3

06,5

l5l

24,9

17,4

06,7

08,3

07,4

18,9

06,8

04,E

24,3

19,3

06,5

05,r

07,3

18,5

09,5

10,5

LUPUS

22,4

16,5

orr,5

19,3

-6s"36'40:o c)

06,8

14,1

08,8

DE

Ia,a

1,5

08,6

38p 24,6

06,1

08,9

39,7

10,3

14,1

{+)

09,4

oa,4

o5,2

tlnso'so;o

furl

to,0

06,3

o9,4

02,24

[)cs

39,8

04,I

04,2

MrNoR

Nov

to,4

{+)

{+)

uRsA

Old

AUST.

- ls"s8'oo:o c)

SeDt

t\2,7

164 d

AR

154

1,1

A9u1

N,2 362

rshtz'rqo

AR

AR

to,4

AR

160

Iuli

LIBRA

AR

)2,6!

CENTAURT,S

Iuni

0:J,ln|

22,4

AR

t4a

Mei

ol,5

159

Md

(+)

158

38'22'go:o

feb

(+)

BOOTES

tthst'zqo

lan
BOOT[S

157

l9"ts,so:o

AR

147

hli

BOOTES

AR

146

M.i

II

KOORDINAT SEJATI BINTANC 1983 UNTUK


lau d u.r. raNccAL sATU TIAP BULAN

05,2

033

03,1

t9-4

9{mu Tlkur

Tanal

9[mu

t(kyr'Tanart

149

Tabel

II

Tabel

JAM

()h

U.T. TANGGAL SATU TIAP BULAN

Mci

Pch

Irn
169

lu o*,r.n,u,

AR

Lonrs'"zmo ,*r

DE

-oe"ss'oo;o

170

l.

orn,,,.r',,,

AR

ronrz'zqo r*r

r-r

J -o4"3e,oo:o
171 lo ,.o*r,o

t)

DE

AR
DE

t72
AR
DE

ronzo^oqo

1*y

| -rr"rr'*;0,.r
l, nr*.u,u,
r*r
II +renzr'oeo
I9"1 r'lo:0

(+)

173 Itr

Mil

Feb

:i,:

|
I ur,5

Ar)I lMei

luni

Iuli

Acus

okr

Sent

Nov

I)es

lan

N,[aq

181

x OPHruCHruM

03,0r

AR

rehse'+60

05,8

ori,7

oti,6

08,7

08,6

08,1 107.7

07,4

07,5

08,1

DE

06,7

10,2

08,9

06,5

04,6

03,5

.,,.

05,3

08,5

13,3

142

I
I

02,e
I

03,3

03,8

04,7

tt,7

08,3

;tlli;

06,7
10,6

06s
03,4

06,6
06,s

lno,

06,2
05,5

06,6

07,6

08,6

09,5

10,3

10,8

r0,9

I0,8

10,3

03,I

05,5

08,2

l,l

13,2

14,9

t6,l

I6,8

16,7

05,4
07,0

1,,.

05,6

08,8

21,3

09,7

13,8

10,6

I 1,3

09,9

10,0

13,6

tt,7
19,5

11,7

1,5

252

I 1,0
3

l:.,
1,t

01,1

14,6

09,6

10,3

14,3

13,6

14,5

29,8

25,4

10,2

I8,5

AR

re'za'rqo

t+)

@,2

10,2

I,I

12,1

t2,9

13,4

13,6

13,4

13,0

DI

-z6Ys'30:o

C)

05,7

07,8

10,3

13,0

l5,l

16,8

18,1

19,0

19,0

1.,:

l*'

10,7

(+)

07,1

07,9

08,8

0e,7

DE

+zr"3t'tolo

(+)

21,6

14,1

IO,I

10,4

10,8

10,1

14,0

20,

l0B

tq2

12,5

12,1

t2,2

12,9

8,1

16,8

15,9

16,4

10,7

10,2

09,6

30,9

32,8

31,5

26,9

'l;7

09,2

09,7

r6hg4'4qo
-28"10'40:0

176

19,9

11,4

+65043'40:0 (+)

184 rl

177

te'.tz*rqo

DE

05,2

06,6

07,2

072 06,2 04,7

03,1

0 1,6

20,9

o1p

13,0

08,0

08,5

t4,5

23,9

33,4

4lp

44,5

43,2

37,1

27,4

I 5,9

06,5

06,5

07p

18,6

SCORPIO

03,41

04,9

06,1

o7,2

08p 08,3

oa,2

07,7 07,q

DE

-43'r2,30:O

t)

07,a

M,4

06,8

oa,7

I 1,6

15,4

19,5

23,1

25,1

24,7

1+y

07,6

08,4

@,2

to,2

I I,O

1,5

11,7

I 1,5

l,t

10,5

10,0

09,8

10,1

+ 24"5I',10,'O (+)

18,9

10,9

06,3

o5,a

09,5

I6,3

23,3

2e9

32,O

1,6

27,7

20,4

1 1,1

1+1

0418

05,6

06,5

o7,5

oa,4

09,o

09,1

o8p 08,3

07,6

06,9

o6,7

079

(+)

16,8

07,7

02,8

02,a

o?,2

15,2

23,4

3o,l

33,6

33,0

24,3

24,2

to,2

tzhzo'soso (+)

05,1

o5,9

06,9

07,9

08,a

o9,4

09,8

o9,8

09,4

08,9

08,4

oa,4

08,8

07,t

08,3

09,8

1,1

I1,9

r3A

14,3

v,a

14,8

l4,l

13,5

13,5

(+)

09,o

to,2

I 1,6

13,2

14,6

I5,6

16,1

15,9

15,3

14,4

13,6

13,4

14p

- s5"3o'40:o G)

08,1

04,6

03,6

04,9

08,5

13,8

19,7

25,r

24,4

24,5

t7,o

186

r/rr'rqo
E

03,1(

tzhtl'zo9o

DE

36"4920:o
OPHruCHUS

03,3'

24"s8'5o:o c)

ARA

lThzg'460

An

02,at

cs,7t

AR

r/zs'sqo

{r)

09,l

10,5

t2,o

13,8

15,4

16,6

173

16,2

I 5,1

DI

- ss'30'40:o C)

09,5

05,1

03,5

04,7

08,3

14,2

20fi 27p 30,9

3 1,1

1+y

03,3

04,2

05,2

06A

07,4

oa,2

08$ 08,6

t)

osB

04,9

06,2

06,3

08,1

IO,6

13,5

01,0

04,3

0p

to,2

12,4

I90

16,9
03,61

AR

rzhzs'zogo

DE

37"16,50:0

08,2

10,5

10,s

10,2

09,6

08,8

08,3

08,1

08,5

l9l

38'56'50:o (+)

20,6

11,9

07,5

21,7

29,7

35,7

38,2

36,6

30,7

21,8

tt,4

AR

r/so'o6o

1+)

oo,1

DE

sz't8'20.'o

(+)

25,4

02p 03,3
t5,4 oep 09,3

07,9

09,0

TRIANG AUST.

r6h46'4qo
-6s"s9'so:o

C)

01,88
05,7

07,8

0i,7

08,0

12,0

lll:j

09.9

15,4

15,7

32$

24,7

5,1

39,1

t2,t

t3,7
42,2

l,o

I 1,0

1,1

35,7

28,4

13,9

14,5

2t,a

I 5,6

oa,2

07,6 o7,oc 06,9

07,4

16,3

t8,t

ta,2

16,5

t4,o

I t,8

o5,l

04,7

03,9

02,a

0 1,9

01,4

01,5

323

40,5

45,O

44,8

39,9

31,2

t43

14,2

13,6

12,9

t4-6

19-3

)2,81

01,3

DE

14,2

SCORPIO

06,4

AR

14,6

ARA

1+)

(+)

HERCULES

AR

1a7

5,5

HERCULES

04,2

HERCUTES

Tl

AR

178 u

13,6

03,4

03,8

DE

02,7C

6,7 oI,9

02,7

DE

OPHIUCHUM

t+1

(+)

189

tt,7

2,t

r/ss'soro

17,5

I 1,0

AR

10,4

tr,2

17,2

03,2i

DE

17,4

12,0

13,5

DRACO

r/oa'rqo

09,8

13,2

t2,a

03,o{

AR

18,5

14,6

12,9

26,4

09,7

il|I

04,3

27,6

10,0

14,1

I0,9

25,O

20,t

I1,0

l6,0

t9i

10,6

07,0

18,8

o3,7

20,9

- 10"31'50:0 (-)

19,2

07,7

I 1,0

DE

17,3

03,2

20,7

03,6

13,4

oo$ 00,6

19,6

03,6

oa,7

03,4

tt2

03,9

12,3

- 55's7'40:O C)

17,9

04,4

I 1,9

DE

10,9

04,8

1,9

I3,5

1tJ

04,9

ot,6 04,l

14,5

08,2

04,8

02,4

12,3

15,2

08,9

02,6

06,2

12,9

15,5

07,6

01,7

12,5

13,4

l5,l

07,2

00,8

(+)

12,3

12,7

14,2

06,6

(+)

11,9

12,9

(-)

l6hg6'toso

11,1

I1,4

(+)

AR

10,2

09,9

AR

02,97

DE

o9l

08,6

Df,

SCORPIO

AR

03,4

{+)

t+)

188

175

NI

rehsz'oqo

AR

02,8r

16h29'zqo

oh

AR

185

HERCULUS

AR

Irli

ARA

183

09,5

10,1

lmi

06,1

SCORPIO

174 lp

+o9"z3,zo:o

03,7S

07,9

II

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


yau on u.t. .raNccAL sATU TIAP BULAN

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK

192

12.0
2

r,6

DRACO

)2,91

14,3

ARA

t2,9'.1

AR

tzhso'zqo

1+)

DE

-49osr'4o'o

()

ot.3

I 1,6

13,8

t2,o
19.4

0_9

179

SCORPIO

AR

16h49'oGo (+)

00,7

DI

-34"15'40:O (-)

ol,3

*,rl

01,7

03,6 | 04,7

05,4

05,6

05,5

05,0

04,4

04,0

04,0

o+.0

13,9

16,0

,u,

16,2

14,1

I 1,9

,0,,

ou,. I

oa,o

180

SCORPIO

AR

l6h5o*3$o

(+)

nr]

- 38"01'cro"o

c)

150

,r^l

13,2

| t4,t

:::l ;;l ;;i n^nlnon ,;;l

I 5,1

I 5,0

t+,s

15.6

18.3

,ro

13,8

13,4

'I8.7

1C?

::l ';.;

9{mu X(kur Tanah

9[muXfiurtanal

151

II

Tabel

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


JAM 06 U.T. TANGGAL SATU TIAP BULAN
lan
r93 ),
DE
194

OH

lilli

M,l o5p 06p 072


08,9

079

08,1

o9,2

oa,2

09p

0ql

09,4

09,0

08,4

07,9

07,7

oa,2

lo,8

13,3

16,1

18,9

20,8

20,9

19,3

t6,a

t4,6

(+)

07,o

07,5

oa,7

09,5

10,1

17,1

to,4

06,3

05,4

oa,2

13,4

to,4

10,3

10p

09,4

09,0

08,8

o9,I

19p

23,6

26,2

26,3

23,6

18,6

I 1,8

scoRHo
t+)

-42"s9'1O:O C)

06,E

07,7

082

08,1

07,7

07p

o6l

06,3

06,7

03p 01p oo,5 01,5 03,6

16,8

IO,5

14,3

16,8

17,1

15,0

1t,7

08,4

02,4

03,4

04,5

05,7

HERCULff

196

tznss'sogo

DE

+46'00'30:0

t97

1+)

(+)

06,5

072

oa,1

09,3

to,3

10,9

1,1

10,9

to,2

09,3

08,5

o8p oa,2

20,7

lo,a

05,1

04,3

09,0

t7,5

2s$

34,5

39,1

39,3

34,9

26,7

tzhlt'tqo

DE

-04'34',ro:O
p

tzhaz'ao9o

DE

+04034'10:0

AR
DE

C)

0,4

06,3

07,3

o5,8

07,3
05,5

08,5
06,3

09,6
07,a

lo,4
lo,3

loB
t3A

10,9
16,6

10,5
1E,8

09,9
19,1

09,3
17,5

09,2

0s,5

06,2

07,o

07,9

oa,7

09,3

(+)

14,6

09,o

09,6

04,6

06,8

09,7

o9,6

l,o lsA

19,I

09,3

08,3

oa,2

08,5

19,5

15,7

10,3

HERCULES

tzhls'logo
+ zf4!so',o

1+1

o5,2

(+)

16p

07,6

06'4

o7,6

08,s

o,I

09l

09,3

02,5

01,5

05,r

32,1

19$

26,1

08,6

208

oa,2

07,6

07,3

07,5

30,2

26,a

20,t

| 1,2

SCORPIO

209

tzhao'z6o

1+1

oo,4

01,3

02,4

03,6

04,6

05,s

06p 06,0 05,6 o5,o

04,4

04,2

o4,7

DE

-40'07'lo:o

C)

04,5

02,7

02,2

02,7

04,2

06,8

l0p

14,6

I I,8

08,9

DE

I 3,3

15,7

16,2

SCORPIO

203
AR
DE

204
AR

tzh+e'goqo (+)
-37"02'ro:o C)

2tt

212

08,9

09,8

10,8

I 1,9

12,9

13,8

07,5

05,9

05,8

05,3

07,5

09,6

143 t4,3

13,9

13,3

12,8

12,6

13,0

5,1

17,2

17,7

16,4

l4p

11,7

09,9

to,6

28,1

I 1,6

12,6

13,9

14,7

t4p

14,6

I 3,8

t2,a

1,9

11,3

17,1

I 1,3

07,t

osp

o,8

09,3

14,4

19,I

22,1

21,2

17,7

o9,(;

teb

Md

05,5

06,2

07,1

04,2

02,3

o1,3

oo,a

ot,2

02,5

048 07,7

to,2

l,l

10,6

o8,5

06,

07,4

o2,1

03,0

04,o

05,0

06,9

06.5

06,6

06,3

05,8

05,3

05,0

05,3

11,3

IO,5

to,2

09,8

09,6

09,9

10B

12,6

t4,4

15,2

I 5,0

13,9

t2,7

1+;

09,5

10,3

tt,2

t7,3

t3/

14,3

14,9

lsp

t4,7

14,2

13,6

13,3

13,6

-34"23',3O-.O (-\

07,9

05,3

o5,3

04,8

04,8

05,7

07;4

o9,9

12,2

13,3

12,9

I t,2

o2,4

03,l

03,9

04,9

05,9

06,7

o7,3

07,4

07,2

06,7

06,2

o5,9

06,2

06,3

06,2

06,2

05,9

o,2

04,7

04,9

osB

07,1

07,9

oa,o

07,6

07.2

09,3

09,7

lo,5

I 1,5

12,5

13,5

13,8

13,7

13,3

12,5

1,8

I 1,3

I 1,3

21,O

1t,4

o5,1

02,9

06,2

13,7

31,2

37,t

39,2

37,0

30,9

21,4

02,a

03,4

04,2

05,2

oB,2

07,t

07,7

07,9

07,7

07,2

06,7

06,4

06,6

05,3

04,7

04,1

03,2

31,5

ot,7

o2,a

04,4

05,5

o5,8

05,3

o4,4

09,8

to,4

11,2

12,2

13,2

t4,t

14,7

14,9

M,a

14,3

13,8

13,5

13,6

10,4

09,8

09,l

08,0

06,8

05,8

05,7

06,6

08,1

o9,4

09,8

09,5

08,7

05,9

06,4

07,o

08,o

09,o

09,8

lo3

101

l0,l

09,4

08,7

08,3

oa,2

25,3

16,5

10,3

07,9

10,6

17,4

25,9

24,1

40,2

42,6

41,3

36,0

oa,9

09,1

09,7

10,6

I 1,5

12,3

t2,8

12,9

12,7

11,7

I 1,3

11,4

la,4

1,9

07,4

05,0

08,4

14,0

20,5

26,6

30,7

32,2

30,9

2G,9

20,a

05,3

05,7

06,4

08,r

08,9

091

09,6

09,4

o8,9

08,4

08,0

o8,r

l3,l

06,7

02,4

01,0

03,5

09,o

15,3

25,4

26,9

25,7

21,9

16,0

08,2

oa,7

09,4

10,3

tt,2

t2,o

12$

12,8

12,6

12,2

11,7

I1,4

I 1,5

t4,5

17,7

19,7

19,8

17,7

t4p

I0,3

07,3

05,8

05,6

o6,6

oa,7

11,7

09,9

to,4

13,2

14,1

14,8

5,1

14,9

14,5

113,9

13,6

13,7

{)f,.

o2 ,84

(+)

ol,l,5

SAGTTARIUS

SAGmARIUS

02.$4

WRA

00 .t

SAGTTARIUS

03,:r0
(+)

SAGMARIUS

r8hs4'oGo

Ii

sAGnARrus

.27b0'3o:o c)

02,t
(+)

-26"rg',OO:O C)

2t3

214

02,a

03,5

04,3

05,2

ffi,1

05,a

072 07,3 07,0 06,5 o6p 06,9

10,8

13,9

16,0

16,7

16,5

13,3

I,I

09,5

08,7

08,8

09,6

1 1,3

215

otd,2

r49

SAGITARIUS

03,07
{+)

oop &,7 oI,6 02,7

03,7

04,5

0sp

05,1

o4,a

04,3
l4l

03,7

Aeurr,A

l8isg'4qo
AQUILA

t9ho4'3oto
+

Ig'so'oo:o

AR

tsnos'tqo

DE

-o4"54',20-.0

03,o2

(+)
(+)

AQUILA

03,5

03,9

216

14.3

3.1

AR

tghos'4qo

DE

-27'41'40'O

9{mu7t[,ur Tanai

04,2t
(+)

+ l5oo2,2O:O (+)

DE

tzhss'ooqo 1+1
-09"46'10:0 C)

0:a,:Jo

t8hs8'1oto (+)
+ 32'39'30:o C)

AR

03,50

LYRA

AR

1,3

OPHruCHUS

. mo,A',n -n /.\

152

oa,2

AR

o2,42

tznsa'oogo {+)
+ 5lo29oo:o (+)

tanol'aogo

09,5

r8h44'3qo

DE

DE

10,1

2to 0

AR

03,25

D[ACO
AR

to,7

18h36'1qo (+)
| 38"45'4o:o (+)

DN

AR

loB I 1,0

DE

Ian

03,14

AR

201 G

10,1

tshze^sqo {+)
-2s'2s,50:O t)

DE

200

09,4

.l

AR

03,44

q8

08,3

tsizz'sqo

DE

21,4

I)dr

-29'5O,OO:O C)

AR

I4,6

08,8

Nov

DE

02,94
1+y

o[1

r8htg'soto

AR

o9,6

OPlIIUCHUS

AR

1+1

Sed

DE

02,51

An

Iuli

AR

16,2

SCORPIO

Iuni

tshle'zogo 1+1
-36"46'00:0 C)

DE
207

UNTUK

1983

U.T. TANCCAL SATU TIAP BULAN

SAGITARIUS

AR

03,79

AR

206

Oh

Mei

DE

02,04

rzhte'oqo

DE

06,3

205
AR

02, \4

+ 12o34'OO:O (+)

AR

199

lufli

01, 71

rzhs+'oqo

DE

198

Md

q OPHruHUS

AR

195

Mrr

JAM

SCORPIO

tzhsz'zogo t+)
-37'O5'2O:O G)

AR

Feh

II

KOORDINAT SE]ATI BINTANG

03,5s
1+)

SAGTTARIUS

9[muX&urTanah

(+)
C)

11,2

07.9

153

Tabel

II

lAn
217

tohos'+60

-21'O3'OO:O (-)

.T

DE

DE

226 a
AR
DE

AR
DE

(+)

(+)

06,8

06,4

06,o

06,2

03,8

o,o

05,6

06,0

06,2

06,0

t,7

06,4

07,o

oz,s

08,7

09,6

042

10,4

1,3

08,4

07,a

lo,I

t4,7

19,6

24,3

10,3

09,5

09,4

09,1

09,1

33,1

27,1

24,5

20,4

03,9

04,2

o.1,8

06,0

07,2

08,3

04,9

26,7

16,4

08,6

04,4

06,2

l3,l

22,6

09,0

08,5

07,6

06,6

o5,8

05,4

4lp

45,6

45,6

40,8

32,1

09,7

ro,1

10,6

I 1,5

12,6

13,3

13B

t4,t

I 3,9

13,4

12,4

12,3

23,2

1,r

09,2

06,7

oa,7

15,0

12,9

l,l

37,1

40,9

39,8

35,6

04,7

osp

o5,6

06,4

07,2

08,1

08,8

09,1

o9,o

08,6

08,0

13,8

08l

04,5

03,2

05,5

to,7

I69

22,4

26,9

28,7

24,2

07,7

04,8

05,2

05,7

06,5

07,4

19,3

14,0

lo,5

09,5

I1,9

t3.21

04,3

05,1

o5,6

05,3

04,9

04,5

04,4

15,8

16,4

16,2

14,4

I 1,3

07,4

04? o2,3 o2,2

02,9

o4,2

05,5

o6p

05,6

04,7

04,8

o5,z

06,0

07,1

08,1

08,8

24,3

19,4

1I,9

07,4

oa,2

13.9

22,4

09,2

09,1

08,6

07,8

07,2

06,8

40,6

46,0

47,5

44,7

37,1

24,1

05,8

07,t

08,6

to,2

I I,5

12,3

\2,3

I1,7

IO,8

10p

09,6

04,6

08,4

04,6

03,7

06p

11,2

t7,6

22,9

25,3

23,4

18,0

INDI
09,3

09,6

to,2

11,2

-47'zo'5o:o

2a,l

22,7

t7,t

I 1,3

(-)

o7,t

I3,8

14,9

I 5,6

I 5,7

05,o

0,8

09,3

't4,4

l,ll
I

14,6

14,0

9,1

04,8

04,6

O.l,{

30"09'00:0 c) 254 ta,2

I 1,9

07,8

oa,2

13,0

20,6

29,5

37 _4

12,t4

-{i,l

t2,t:

l,it

lo.0

O8.l)

34,3

25,6

16,6

03,2

07,0

10,5

18,4

29,1

40,0

-1u,(i

53,7

53.7

-r8.:;

AR

21h26'zo$o (+)

03,5

02,6

02,8

03,9

o5,a

07,9

09,6

10,4

It],I]

(19,3

o7,:;

05.(;

o:3.9

Df,

+7O"ZA'.4O:O <-)

38,0

29,1

I9,9

11,7

08,7

11,4

18,8

29,4

4tr,7

4t),9

55,9

5(i.9

07,7

07,8

08,0

08,6

09,4

lo,4

I 1,3

t,9

t2,l

t,(i

I t.2

to,9

24,9

26fi

27,4

26,3

17,9

t2,a

08,5

06,2

05,7

06,7

118,li

0,5

oep o9p
+o9"47',30:0 C) r4p oep

09,2

09,8

10,5

1,5

12,4

l3,o

t3,2

l3,l

12,7

t2,3

2,o

06,7

05,7

07,4

12,3

18,6

30,3

33,2

33,9

32,5

29,il

04,3

04,9

o5,7

06,7

07,6

08,3

08,6

08,5

oa,2

07,8

07,5

zrteo'sqo

zrh43'lqo

DE

o
+

16'12'oo:o (-)

30'o9'oo:o c)

-60'20'20:0

zzhte^tqo

t2,7

I 1,9

11,2

to,7

AR

xr'o3'sqo

32,3

23,1

t5,2

09,8

09,8

15.0

23$

33,7

43p

49,3

1,8

49,7

43,2

DE

240

0,1

ta.2

77q

3.6

3,1

12,4

t,9

I 1,5

40.7

9,8

14,6

to,2

07,5

o7,o

08,3

lo,4

12,3

13,4

07,4

07,3

oa,2

09,2

lo,3

I 1,8

12,4

13,2

l3,l

12,6

I 1,9

36,3

31,4

259

17,1

09,9

04,6

02,6

04,2

08,8

14,6

19,6

21,7

20,1

07,a

07,4

07,6

08,5

09,7

11,4

l3p

14,4

13p

14,9

14,1

'13,1

t2,3

42,4

35.9

27,7

l9,l

lo,o 04,7

03,5

06,5

t2,a

20,1

26,1

24,1

25,7

07,t

06,9

06,9

07,5

08,4

09,6

lo,9

I 1,9

12,6

12,6

12,2

I 1,6

I 1,0

46,3

41,9

35,5

279

19,0

12,5

09,3

09,9

14,1

20,o

25,4

28,9

24,2

00,9

00,7

00,8

ot,2

03,9

04,9

05,4

05,5

05,3

04,9

04,5

32,0

30,3

26,5

20,5

13,7

07,1

02,3

oo,3

t,6

05,2

09,s

12,6

13,5

03,2

o2J

02,9

03,2

03,8

04,7

05,7

06,5

07p o7,t

06,9

06,5

06,2

16,3

12,5

09,9

06,9

07,7

I 1,8

18,0

25,1

31,4

35,7

37,4

37,6

35,3

1,5

02,24

C)

1+1

ot,2P,

C)

t,9

02,s1

T'ECASUS

I 3,1

13,4

G)

(+)

r29'43'30:O

13,4

13,5

PISCESAUSTR

l3p

13p

24,2

cRurs

-46'58'00:0

28,4

o2,9
(+)

DE

DE

24,4

'ruCANA

zzh41'3Go

239

o4,t

02, l6
1+;

AR

AR

o2,9t
04,0

GRUIS

t2,l

2,2

1+;

z2hl7'l60

02,51

(+)

zthtz't60

2,o

CAPRICoRNUS

zrhle'oqo

235

PEGASUS

ltp

tt2

03,07
1+;

+0s"38'30:o (-)

t..l

AQUARIUS

09,9

10,3

o3,3ll

CEPHUS

09,1

)9,5

oz.(;f

+62"3O',2O:O (-)

08,7

zoh+s'zr6o {+) D,I


+ 33os4'oo"o (+)

3r.t.(i

DE

xa A

02,u

CET,HUS

08,7

CYGNI

0:!.

13,4

DE

17,7

:t.{('

o:i,:i

12,8

AR

01,3.!
1+y

04,7

I 1,5

DE

13,7

CYGM

04,2

09,9

236

03,21

zohse'to9o t+)

03,4

08,5

237
0,0

02l

07,5

AR

PAVONIS

04,7

ol,5

07,2

AR

o9p o9,2 09,t 08,6 08,3 07,9 07,8


t7,o 23p 2a,7 32.7 34,3 33,7 30,9 26,4

03,4

00,8

(+)

07,7

234

08,3

02,5

oo$ 00,6

luli

21h18*o$o (+)

DE

20,3

ot,7

Mei

AR

AR

07,6

ot,z

Aor

zlhlz'1Go

DE

DE

24,5

oo,9

Mar

a cYGNr

230

AR

)2,31

+ 45"12'.401} (+)

DE

07,3

03,0

CYGNI

zohao'aqo

AR

07,4

o3,l

cAPRrcoRNUs

zohzl*toEo (+)
-s6"47'1O:O C)

AR

07,t

04,3

)o,8r
1+y

zohzr'3$o (+)
-s6orl'40:o (+)

224

(+)

+ r4'5o'OO:O C)

DE

06,5

06.2

AQULA

zdzo-oooo

AR

05,6

08,0

233

+o8'49'oo:o

DE

04,5

AQULA

AR

224

1+1

r/ls"'sqo

DE

03,7
09,1

CYGNI

+ loo34,oo:o (+)

AR

223

09,3

232

l9i4s"'zqo

AR
DX

09,2

CYGNI

+ 27o55'OO:O (+)

DE

02,4

AR

231

rshzs'sqo

AR

229

{)[

t'eb

Ian

Maa

Des

)3'4.
{+;

rehzo*rqo 1+y
+54"42'10:0 (+)

AR

222

Nov

AQUILA

+03"04'30:O (+)

DE

22t

1+1

tsiz+'sqo

AR

220

li

J3,0

DE

219

In

SAGITARIUS

AR

214

M.i

F.h

II

Tabel

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUK


JAM d U.T. TANGGAL SATU TIAP BULAN

KOORDINAT SEJATI BINTANG 1983 UNTUX


JAM 0r' U.T. TANGGAT SATU TIAP BULAN

(+)

1s'o6'3o:o

C)

o:\,42

CDPHUS

AR

zgh38'so$o (+)

DE

7/31'5o-o

G)

c6,l

03,5

)2,1

J4,O
I 5-9

06,9

tq0

t2,6

14,1

14,2

r3p

to,7

07,8

09.3

t7.o

279

19t

lcR

iGr

57,7

154

9[mu

X$ur'fanafr

I
I
i

9[muX{kurTanafr

155

r
Thbel

Tabel

III

IUAKTU BTNTANG RaOa SaaTlruvl


'langgal
Jan.

o
1

Menenaah (GMST)
23",376

6 52

9,931
16,486

13,o42
09,597

08p6r

09p35
I

02,146

7 07

54,aO3

7 lt

51,360

59,263
55,819
52,374

47,914
44,474

34,162

7 35 30,722
7 s9 27240

l8
l9

7 sl 16943

17,9

8 10 59,708

17

l8
l9
20
21

22
23
24
25
26

I 21 57,737
I 2s 54293
9 29

5Op48

I 33 471400
I 37 438s0
I 41 40,499
I 45 37,047
I 49 33,596
I
I

53 30,147
57 26,700

lo ot 23,256
lo 05 19,815
l0 09 16,376

t0 t3

05,256
51,812

12,937

13,921

10 t7 @,497
10 21 06,054

to176

t0 28

59,157

22

,:,' 57

I9

,1:3 5:J.63G

5,1.61).+

2.\

t.1 0

20

,17 50,1

5 r,2,19

24

I ;3,029
1.1 r)i .19,571)

21

5t

1G.747

'17.sir5

2i

1.1

r)9.1(i,127

,(;

l.t
t1

t:.j .12.(i7(i

.lll.r'rrl

t7|+).226

.lO.l

55 .1:J,3rl(;
59 :19,E66
t)3 136,.12(i
07 32,982

29,5:16

Z6

27
29

15 26,086
19 22.()',3t+
2:3 19,1 E

30

27

31

:at t2.27n
ll5 0ll.t:J0

28

15,72:'

:3

31) 05,:tt,l
,13 01.9'1(r

'1,1,:300

.10,9 I 6

i\7.171

Z8

:t.1.02(i

lirr.532

.,,o

Mci

:l(;.i

]2,r'34

:tit. I (;

t.1 29

25.1)8.2
I

lla.() l'r
2(i.5 /':,

lrl

llt. | :i\'

-1 li:3 25,.15

z:r,6sz

l'1 37

20,2'1lt
1 (i,E03

.l

l.+.+5

[3,lJ5E

09.9 i'1

(i

.1

2?.rr

1).(ilil;
(i.1.1

11 .11) I {.(llii

2.71)(i

r-1

5:l

0t.2-14

09.1i52

57

0.1,792

05,1)07

0t,:l,1ll

02,.1(jl

l- rll

.16 5E,,1t8

s
I

50 55,055

5(j, r 35

Ir)

5.1 51,(ir2

53,13,t(i3

52.(i1) I
,19.2.1(l

12

Ii rrs 5,1,,113
I 5 I:t i(r.91).1
t5 i(;17,5.1(l

11.72'2

-15.S0

I:j

11.271

12,1i7

l5

0.1 57.ii1JlJ

5 20

53?ss

I.1

l5

4E,8Ot

49/8O8

lo:,,7,1t2.1

:.,E.9

15

li; 2s 37.221"

46,364
42,919

lt

I.1

:1.+,Ii7:3

:i5..1(i7

1(l

10 44 45,352
10 48 41,905

t0
t2

I8

i3rl.1)20

t0 52

l3

40,O37

3a,46O

39174

36,592
33,147
29,703

l0 56 35,016
U O0 31,574
tl 04 2E,131

22 ).7,16a
26 2'1,t117

36,030
32,545

11 0A 9AaA7

)q

46,926
43,441

30

I U

39979

3l

8 38

35,633

2
3
4

t1

t7

23.57t

la

25_1:44

t9

1.1

to 40

r0 32

l0 36

53,815
5O,371

r,l

15,12.*

02
06

Mar.

}{

rS.570

.1

56,698

57,zffi

.15.779

ll

'

?I
1.1 2i
r.1

0(;,-1(;9

56,.17ri

0ll,rl25
59.53i)

07p31
o3,587
60,142

lll .16 rru.Sol


lli 50 t)1i,362
Ill 5:', 5l),$2 I

l:1,68,0

.12 10,2'1il

ZI

25

Apr

l3

li,, lttt

58,1 39

38p33

17,365

ts

rl1,58:3

21

20,81O

5,362

11.917

tii

44p67

31,144
27,699
24,255

t!

22

34,549

I(l
t7

20

ti

44,922
41;474

3":Jo"'20",5(is
.', :r4 t7. I23

I5

r.s.3o7

(r5,023

17

,l

\Vr kl
Sciari (L;AS'l )

0It..17:J

10 25 02,@7
2a

58,701

n:{io

55,705
52,253

8 22

8 42 32,1a4
I 46 28,734

16

07,594
04,149
60,704

8 14 56,26a
8 l8 s2,83r
a

I5

t4,443
I t,o3a

25
26
27
28
29

49,395
26 45,959
30 42,521

t4

5t

7 43 23537
7 47 20,391

7 5513,494
7 59 10946
8 03 06,597
8 07 O3,l5l

t2
I3

llr' u.

32 0ll.9E9
36 00,5:J7
39 57,OEs

I5

16

o5,590

31,706
28,261
24,817
21,372

I l0

04,620

35,1

2.1 10,.e95
2A 07.112

O1,179

7 3t

1s824
lzAaO

t1

9 06

14,945
11,503

9 l8

l4

22
23
24

18,390

I t4

7 23 41939
7 27 37,601

21

I 02

1(i I 7,795
20 1'1,3,1ti

t2
t3

20

8 58

'l

Apr

11

t2
t3

lo

ll

17

Mar

'W.lkllr Ilrnt.rrt
Sr:irli ((l;\S'l )
N4.ncnsxll (r;,\lSI')

22"F13
19813

06,152

48,529
45,485
42,040
38,595

l6

8n54"'zl',836

o2,7Oa

7 t5
7 t9

15

05,144

lo

feb-

Tan&qal

W4ktu Bintanc
Menenc4h (GMSI')

Tansgal

0r,696
7 03 58249

6 56

8
9

OE,592

U.T

OO

6
7

156

Seiati (GAST)

e^se"zt,ssz
6 40 ta,9t7

6 44 15,479
6 48 t2ps7

:eb.

waktu Rinlz

0n

III

wAKTU BINTANai pAt)A sM I' IAM

1 1. It-12

2.1.10.(l(ll

l5 :lii ltrr.ljil
I 5 lrr 2{1.1) I 2
la .1.+ f:J.-171

59.0

l:i

;5.57:l
42. I 2ii
1E.(itil
.1i.2.t9
.11.79r

1j.1.!)rli
:l 1..1(l I

l(l
;7 I

25.r)
1,1

t9,t40
AqA

9[mu'tfiyr Tanal

9[mu 1/kur Tann[t

l5l

r
Thbel

III

Tabel

WAKTU BINTANG PADA SAATJAM


'l

an&lal

Mci.

Wcktu Bintan,q
Menengah (GMST)

Sciati (GAS'I')

I sn48'20',027

2t

l5 52 16,579

t7,642

20

2Z

r5 56 13,r30

11,237

21

10,793

Z4

16 00 09,68t
16 04 06,2:13

25
26
27
2a

16 08 02,787

03,904
60,459

l6

15 55,902

57)Ot{

16

t9

53,570

t6 23

50,1 25

20,564
17 1120

27
2a

14 12,643
18 18 09,205
la 22 05,766

29

\a 26 04321

30

l8 29 58,885

03,341
59,897

l8

36,3,16

i,2,9O2

16 17 2a373
16 51 21,925
16 55 2t,177

29)157
26,013
22,568

22
23

19,519

t9 39

27,454

24

13,675
10,231

o6,786

2a
29

31

20 32

l8 45

45,091

46,1 18

ta 49 41,U1

42,673

18 53 38,199

19,123

ta 57 341757

5,679

I9 0t

31,318

35,784
32,340

l7 07

11)139

12,234

l0

l7 ll

07,698
17 19 oo,lt26
17 l9 00,826
t7 22 57,392

08,789
05,345

10

t9 05 27,442
t9 o9 21,148
l9 r3 2l,ol:l

28,895
25,450
22,006

l0
ll

51,566
1n,122
44,677
4t -232

l5

t9 29

04,227

o4,78ll

l5
l6

17

07,213
19 33 03,794
19 37 00,346

o 1,338

t7

il3

,9 40

t7 42

40.183

02,217

10

23 02 01,225
23 05 57,773
23 09 54,320
23 13 50,868
47,418

4813t\

43,971
40,526
29 37,083
33 33,641

44p94

49,001

21 03 44,597
21 07 41,156

45,556

42,ttt

2t

34,667

13

t4

18

09,106

55,890
52,445

24,448
21,443
I 7,999

11,672

16

54 Oa,t19
5a 04,674

23
23
23
23

10,690

38 43,6:lt

19,440

59,334

22
22
22
22
22

23 t7

l9 25

t7

22p85

42 ta,44o
45 15,OO1
50 11,561

12

t4

21 35 17p19
21 39 't3.576

53,88(i
50,442
46,997
43,552
40,108

21,480

02,779

27,361
21 27 23,911
21 31 20,464

42,570
39,114

60,771;

22 3a

31

1I

55,O I I

l7

57,1r3 l

24333

5:1,956

l6
t7

04,22(.l

54
58

59,810
56,366

14

t5

21
25

t()

07,(;(i5

31,777

15,116

l',t

06,694

21 23

18,56

14,135

36,6611

20 44 O1,79O
20 47 5ap4a
20 51 54,909
20 55 51172
20 59 44p35

11 37,711

Mencnetrh ((iMsl

22 22 35$66
22 26 32,216
22 30 24,764
22 34 25,322

30
Sept.

35

51 03,253

l3

r9 17
l9 2l

17,576

l3

50,s18
31 17"076

20 36 08,683
20 40 osp35

47

12

I2

58,455

l5

't2,132

27

21 't5 34,262
21 19'30,412

ol,9oo

t7 26
r7 30

22 14
22 la

6,558
13,113
09,668
o6,224

t6 59 18)029

14

26

20,,OOZ

22 02 52,920
22 06 49,471
22 10 46,021

2A 2a 15,542

17 03 14,582

13

23
24

20 24 19,031

12

33,781

29
30

11

20 04 36,254
20 OA 32$13

21
21
21
21

20 20 22,440

il

22

19

20
2'l

2a

s3,007
49,563

A8us

40,67O

30,336
26,892
40,670

56i452

n43'10',1

18

20 t2 29,371
20 16 25,926

33 55,435

Seiati (GAST)

20 o0 39,693

A8us.

26

I8 :17 51,988
l8 41 48,5t]9

Tan\Z?l

U-T

t9 52 46,571
t9 56 43,132

19 48 50912

21

O''

54",449
5 t,oo4
47,559
44,115

19n44^sg" As4

20

24,OO9

Waktu Bihtanq
Menenqah (CMST)

Seizti (GAS11

19

31,343

1O 16,081

16 35 38,707

Juli.

:10,898

06

:J

7 50

33,288
29,442
t7 58 26,399
18 02 22,954
r

't7 54

37"788

t8
ta

Juli

7h46's6',735

18

31

35,261
16 43 31,820

25

46,680
43,236
39,791

Tan&4al

Sciatr (GAST)

24

t6 27 1s,5a7
t6 3t 42,147

30
Juni

l9

07,348

16 1t 59,343
52,163
19,025

Juni.

III

V/AKTU BINTANG PADA SAATJAM

U.T
Waktu Bintan
Menen%h (GMSI')

Tan&qal

20

21',127

Oh

33,219
29,77 4

26,329

15,995
12,551
o5,661

58,772

55p24
51,683

41,549

38,r04
34,660

14.554

56_899

i
i

158

9[mu'L&ur Tanart

9[nu Xtkur

fanai

1 5(.)

Tabel

III

Thbel

v/AKTU BINTANG laoR sRRtyala


'lang8al
Sept

17

18
19

20

2l
23

(GMST)

zs^+t^za',zss
23 45 23,310
23 49 19,a63
23 53 16,414
23 57 17,963

6
7

8
9

l0
1I
'13

14

l5
I6

160

19

09,510
06,057
09 02,604
l2 59,153
16 55,703

1O,547

22

07,103
03,658
60,213
56,769

23
24
26

2 tt
2 t5

20
24
2a

52,256
48,812
45,371

53,324
49,479
46,435

27

2a

2 23
2 27

32 4l,931
36 38,490

42,99O

30

39,546

31

o
o
o
o
0

20,aal

0 05

27
2a
29
30
I

18

Waktu Bintans
Menen%h (GMST)
n39-a3',3so
t
44",4s1
l 43 39,9OO
40,987
1 47 36,449
37,542
| 51 32,997
34,098
r 55 29,545
30,653

0 01

o
o

17

o
o
o
o
o

40
44

35,049
31,604

4a 2a,r56
52 24,701
56 21,252

36,1O1

32,656
29,212
25,767

25

29

Nov.

1 59 26,094
2 03 22,645

2 07

2
2

05,434
01,996
30 58,556
34 55,110

2 3a
2 42
2 46

19,199
15,756
12,316

19 Oa,a77

III

WAKTU BINTANG PADA SMTJAM


waktrr

Tan3gal

51,662
48,211
44,760
50 41,311
54 37,463

Nov.

16
17
18

l9
2t

27,2O4
23,764
20,319
16,874
13,430

22
23

26
27
a9

29
30

59,651
56,2O7

15

43,869

16

5 s6

16,704

17,753

4O,425

t7

14,3O9

36,980

18

5 40 13,260
5 44 O9,8I9

.aJ,cJc

l9

o7119

30,091

20

5 48 06,381
5 52 02,946

4 17 25,572

26,645

21

5 55 9,5lrl

60,530

4 2t 22,129
4 25 14,644
4 29 1s236
4 33 11,784

23,2O1

22

67p86

19,757

23

16,312

24

5 59 6,078
6 03 52,642
6 07 49,202

09,423
o5,978
o2,534
69,089
55,644

26

3 57 42,757
4 0l 39,319
4 05 35,883
4 09

32,447

13 29911

37 Oa34O
41 04,894
45 01,151
48 58p11
52 54,573

Dcs.

11

57,644

12

54,2O3

13

50,758
47,314

14

6 23

351417

6 27

30

6 3t

31,972
24,529

32,973
29,524

6 3s 25,088
6 39 21,650

22,639

38,983
35,539

4 55

51,137

62,2N

31

15,433

32,O94

:,2

I 1,989
o8,544
05,o99

24,649

25,2O5

lo

3 ro 2rp99
3 t4 20,660

5 @ 47,7OO
5 04 44,262
5 08 40,823

48,755

1 08 10,900
1 12 07,455
I 16 O4pt2

3
3

34,419
02 30,978
06 27,538

't 20

00,s70

01,655

l1

3 t8

1 23 57,129
1 27 53,6a7

58,2 10

12

18,316
14,87 |

54,765
51,321
47 *74

13

3 22 13,777
3 26 10,332
3 30 06,886

I 3t

50,243

l4
l5

3 34

53,641
96
46,752

50,1

29

2 5a

17,219

03,975

2a

lo

1o,864

39p62
36118

2't,760

21,194

27

1A,a7a

I1 45,7s8

28p87

6 15 42,312
6 r9 38,865

I 00 17,799
I 04 14,348

sn l

12,467

2
2

Mencnsh (CMsl)

24,643

3
4

waktu Bintang

anSJpl

5 24 27,045
5 28 23,597
5 32 2O,15O

42,428

Dqs

52,762
49,317
45,873

U.'I

34,976
31,532

6r"092

4
4
4
4

'l

Oh

6'33',937
5 20 30492

s"sz'ss',ssa
3 41 66,539
3 45 63p9O
3 49 49,643
3 53 46,199

09,985
06,540
03,096

Menencah (GMSI)

Seiati (GAST)

21

25
26

okt.

24,326

u.T

t7,437
13,992

okr.

27',77O

'fan8l$)

on

43,3O7

26p84

45,31O
4

1,866

34.421

tt126
07,982

03-43A

9{mu'Lilur

fanal

9{mu7,$urTanai

1,61,

ThbelIV

ThbelIV

MENJADI
BINTANG

KONVERSI INTERVALWAKTU MATAHARI

INTERVALWAKTU
Waktu
Mt-hari

Koreksi Waktu
Bintans

Waktu
Mt.hari

31

29,569

0
0
0
0
0

09,856
19,713

4
5

Koreksi Waktu
Bintanc a

Waktu
Mt.hari

KONVERSI INTERVALWAKTU.MATAHARI

Koreksi Waktu
Bintanq +

Koreksi Waktu
Bintans
m
s
0
09,856
o
19,713
0
29,569
0
39,426
0
49,282
59,139
0

31

ol )85

32

32

0rr )87

JJ

5,427

.)J

01 )90

39,426
49,282

34

5,595
5,750

0,r )93

0/ )96

59,1 39

Jt)

34
J3
Jt)
3l
38
39
40

0/ )98

o, r01
0, t04
0, t06
0, t09
0, t72
0, t15
0, lt7
0, t20
0, t23

08,995
18,852
28,708

5,914
6,O78

38

6,242

I.t9

6,4O7

r0

38,555

40

6,577

11

48421

47

12

58,278

6,735
6,900

13

08,134

74

77,ggl

15

271847

16

37,7O4

t7

47,560

18

19

57,477
07,273

43
44

47

8,214

42
43
44
45
46
47
48
49
50

7,064
7,229
7,392

20

17,l2g

45
46
47
48
49
50

27

26,986

51

8,1178

51

LL

36,842

52

8,542

5Z

23

46,699

JJ

JJ

56.555

8,707
8,871

54

0, t26
0, t28
o, .37
0ri 34
0ri JI
0rl 39
0;. 42
0rl 45
0rl 47

55

0rl 50

56

9,035
9,1 99

56

57

e$64

58
59

9,528
9,692

57
58

60

9.856

0rl JJ
0rl 56
0rl 58
0rl 61
0,r 64

54

55

1,62

Waktu
Mt.hari

5,093
5,257

J)

7,557
7,727
788
8,O49

59

60

MENJADI

INTERVALWAKTU BINTANG

9{mu't$ur Tanart

Waktu
Mt.hari

Koreksi Waktu

Bintanc

Walitu
Mt.hari

Koreksi Waktu
Bintara +

0,764
0,329
o,493
o,657
o,821
o,983

0,003

)
3

4
5

08,995
78,852
28,708

10

11

12

0p05

0,008

opr

0,o14

0,016
0,019

1,150
1,374

0p22

7,478

38,555

10
11

58,278

12

7,643
7,807
1,971

10

48,427

13

08,134

13

13

t4

171997

t4

t4

0,038

15

27,847

15

l5

16

16

o,041
0,044

t7

37,704
47,560

2,136
2,300
2,464
2,628

o,025
0,o27
0,030
o,o33
0,035

57,417

18

2,793
2,957

77

l8

19

17

19

07,273

20

17,129

27

26,986

21

??

'),

23

24

36,842
46,699
56.555

23
24
25
26
27
28
29
30

ilmu'L(Qnr Tanah

3,721
3,285
3,450
3,614
3,778
3,943
4,107
4,271

4,435
4,600
4,764
4,928

11

12

16
18

0p46
0p4e

19

0,052

20

0p55

21

0,057

22
23
24
25
26
27

0p60
0p63

28
29
30

0,066

0,068
0,071
o,074

0,076
0,079
o-oa2

163

Thbelv

Thbelv

MENJADI
INTERVALWAKTU MATAHARI

KONVERSI INTERVALV/AKTU BINTANG

KONVERSI INTERVALWAKTU BINTANG MENJADI

INTERVALWAKTU MATAFIARI

Waktu

Koreksi Waktu

Waktu

Koreksi Waktu

Waktu

Koreksi Waktu

Waktu

Koreksi Waktu

Waktu

Koreksi Waktu

Waktu

Binfanq

Matahafi

Bintanq

Matahari

Bintanr

Matahari

Bintanq

Matahari

Bintanq

Matahari

Bintans

09,830

3l

5,079

31

0rr )85

0
0

19,659

32

0rr )87

JJ

JJ

0J )90

0
0
0

29,489
39,318
49,148

5,242
5,406

32

34

5,57O

0rt )93

JJ

34
35
36
37
38

0l )96
0l )98

0, t01

0, t04
0, t06
0, t09

58,977

36

5,734
5,898

08,807

JI

6,062

18,636

38
39
40

6,225
6,399
6,553

39
40

4t

61777

4l

42
43
44
45
46
47
48
49
50

6,88I

42
43
44
45
46
47
48
49
50

I
I

10

11

12

I
I

13

28,456
38,296
48,125
57,955
07,784

t4

17,674

15

16

17

7,045
77208

18

27,442
37,273
47,1O2
56,932

19

06,762

20

16,59I

21

22
23
24

26,421
36,25O

46p8O

52
53

55,909

54

8,683
8,847

55
56

9,010
9,174

1,64

51

7,372

7,536
7,7OO

7,964
8,027
8,191
8,355
8,519

57

9,338

58
59
60

9,5O2

9,666
9-830

5t
52
CJ

54
55

56
57
58
59
60

09,830

0,164
0,328
0,491
o,655

I
2

0,003
0,rlo5

0
0
0
o
0
0

18,636

28,456
38,296
48,125

10

10

0, 11.2
o, r15
0, 177
0, t20
o, t23
orl .26
0rl .28

11

o;

31

19,659

29,489
39,318
49,748

3
4

58,977

08,807

0,c)r)li

o,rl I

0,0 r4

t)

0,016

0,0

o,o22

tA74

0,02s

1,638

10

11

1,8O2

11

o,o27
o,030

1,966
2,13O

12

0,031t

13

0p3s

2q^

t4

0,038

2,457

15

I6
17

0,o41
0,044
o,046

18

0p4e

19

o,o52
0,055
0,057
0,060

t2

57,955

12

13

13

14

0,819
0,983
7,147
7,311

t5

07,784
77,674
27,442

16

37,273

16

17

47,102

17

18

18

or. 34

19

19

o;. JI
orl 39
011 42
0rl 45
orl 47
orl 50
orl 53
0rl 56
011 58

20

56,932
06,762
16,591

2,627
2,785
2,949
3,113

20

3,277

20

2t

26,421

2t

3,44O

21

22
23
24

36,25O

46,080

3,604
3,768

55.909

22
23
24
25
26
27
28
29
30

t4
I5

),

23
24
25
26
27
28
29
30

0,1 61
0.1 64

9{mu X{tur

Tanal

Korcksi Wirklu
Malaltu li

9{nu X&ur Tanal

"

3,932

4,096
4,259
4,423
4,587

4,751
4,9I 5

l9

0,063
0,066

0p68
op71
op74
o,o76
0,o79
o.o82

l(r5

TABEL VIIA

TABEL VI

FAKTOR KOREKSI EAROMETRIK Cp UNTUK REFRAKSI


(TERHADAP UDAM DI TEMPAT PENGAMATAN)

KOREKSI REFRAKSI MENENGAH Tm


(Tekanan udara = 750 mmHg; Temperatur = 10oC; Kelembaban nisbi = 60%)
Barometer
huo

00'

10

3L7,3"

11

289,5"

t2

265,9"
245,7"

20'

77

L87,2"

18

t76,3"

307,5"
287,2"
2s8,9"
239,6"
222,8"
208,1"
195,1"
183,4"
t73,O"

19

166,5"

163,6"

13

t4

228,2"

16

2t2,8"
t99,2"

15

40'

huo

298,2'

45

273,4'

46

252,1"

47

57,9"
55,9.
54,0"

233,7"

48

52,t"

277,7"
203,6"

49

1,66

62,0"

540

O,7LL

500

0,9la

fi2

560
652

720

o,714
o,716

0,790
o,792

0,869

542
544

0,871

722

0,950

504

0,795

564

0,873

0,953

545

0,719

606

0,798

666

0,876

724
726

548

0,721
0,724
0,726
0,729
0,732
o,734
o,737
o,740
0,742
o,746
o,748
0,750
0,757

508

0,800

558

0,879

728

510

0,803

0,805

6t4

0,808

615

0,810
0,814

670
672
674
676
678

0,881

6t2

620
622
624
625

0,816

680

0,892
0,895

0,820
o,822

682

o,89?

684

0,900

0,825

585

0,902

628

o,a27

688

0,905

730
732
734
736
738
740
742
744
746
748

530

0,829

690

o,907

750

532

0,832

692

0,911

534
536

0,834
0,836

594
696

0,839

440

o,u2

698
700

755
758

0,995

638

0,913
0,916
0,919

752
754

0,989

0,755

il2

0,845

702

644

o,a47

7U

645
548

0,850

76

n nq1

708

39,5"
38,1"

50

115,s"

LL4,8"

6L

ttl,6"

62

LO7,0"

110,0"
105,5"

toz,7"

101,3"

64

97,4"
93,6"
90,1"

65

27,O"

66

25,8'

86,7',

68

83,5"
80,5"
77,6"
74,9"
72,2"

69
70

s9,9"

50,9"

555

119,9"

43
44

0,942
0,945

554

121,7"

64,2"

718

4r,0"

I23,5"
1t8,2"
1t3,2"

42

0,856

4L,5'

25
26

4t

658

42,I"

59

40

0,787

54

L25,4"

70,6"
68,1"
55,7"
63,5"
61,3"
59,2"

0,708

160,6"

L27,4"

73,1'

0,863

552

129,3"

7L,4"
58,9.
55,5"

556

550

24

74,O"

0,785

52,7"

s96
s98

42,6"

57

38

0,705

54,6"

44,1"

t37,8"
L3t,4"

39

0,939

s35
s38

714
7L6

43,t',

t33,4"

37

0,860

44,7"

140,O"

36

6il

43,6"

142,3"

34
35

594

45,2"

135,6"

33

0,704

53

23

32

o,937

534

56,5"

52

22

96,1"
92,4"
88,9"
85,5"
82,s"
79,5"
76,7"

0,934

7tz

t79,8"
t69,7"

40,5"
39.0"
37,6"
36,2"
34,8"
33,4"
32,1"
30,8"
29,5"
28,2"

31

7LO

0,8s8

46,9"

56

98,5"
94,8"
91,2"
87,8"
84,6"
81,5"
78,6"
75,8"

0,856

652

51

55

100.0"

5S0

0,779
o,783

191,0"

152,3"

30

o,777

592

47,4"
4s,8"

t44,7'

29

590

48,0"
46,3"

147,2"

58

63

67

24,6"
23,4"
22,2"

40,o"

38,6"
37,L"
35,7"
34,3"
33,0"
3L,7"
30,4"

36,5"

562

35,2"

564

33,9"
32,s"

s56

31,2"

570

28,7"

27,8"
26,6"
25,4"
24,2"

27,4"
26,2"

580

25,O"

582

23,O"

22,6"

2r,5"

19,9"

72

18,8"

29,9"

23,8"

584

0,7s9
o,767
o,763
o,766
o,770

586

o,772

\IA

o 67L

518

lmml

0,883
0,886
0,889

{mml

0,921

750

o,924
o,926

762
7@
766
764

0,929
n ql,

0,9s6
0,958
0,950
0,963
0,966
0,969
0,97L
0,974
4,976
0,979
0,982

0,984
o,987

0992
0,997
1,0@
1,003

1,0(r
1,008
1,011

20,3"

t9,2"
18,1"

73

L7,7"

t7,3"

17,O"

69,l',

74

16,2"

15,9"

67,3"
65,0"

75

16,6"
15,5"

15,2"

L4,8"

76

14,4"

L4,L"

t3,7"

62,8"

77

L3,4"

13,0"

12,7"

60,6',

78
79

12,3"

L2,O"

Lt,6"

11,3"

10.9'

10 6"

58,5"

568

29,t"

7t

21,t"

558
560

372
574
575
578

2L,8"
20,7"
19,6"
18,4"

Cp

0,701

48,6"

155,0"

Barometer

0,598

50

L49,7"

Cp

532

49,L"

t57,8"

108,s"
LO4,t"

57,2"
5s,2"
53,3"
51,5"

Barometer

530

40'

49,7"

2l

2a

20'

Cp

Cp

s0,3"

20

27

00'

Barometer

(mml

9[mu'L{Qur Tanah

9{mullkn'fanafi

167

(m)
U

50

TABEL VIIb

TABEL VIII

FAKIOR KOREKSI BAROMETRIKCp UNTUK REFRAKSI


(HANYA DIPAKAI BII,A TIDAK DIUKUR TEKANAN UDARA)

FAKIOR KOREKSI TEMPERATUR Ct

Cp

1,003

(UNTUK KOREKSI RETRAKSI)

(m)

Cp

(m)

Cp

7s0

0,977

1500

(m)

Cp

0,836

2250

0,755

ct

(0cl

ct

l0a'l

ct

loal

ct

(0cI

-9

1,071

+6

1,014

+21

0,962

+63

0,916

-8

1,068

+7

1,011

+22

0,960

+37

0,913

-7

1,053

+8

t,N7

+23

0,956

+38

0,910

0,996

800

0,911

1550

0,832

2300

0,767

100

0,990

8s0

0,904

1500

0,827

2350

0,755

-5

1,060

+9

1,004

+24

0,953

+39

0,908

150

0,985

900

0,900

1550

0,823

2400

0,75t

-5

1,056

+10

1,000

+25

0,950

+40

0,905

200

0,979

950

0,894

1700

0,818

2450

0,746

.4

1,051

+11

0,996

+26

0,946

+4L

0,902

250

0,974

1000

0,889

1750

0,813

2500

0,743

-3

1,048

+12

0,993

+27

0,9i14

+42

0,899

300

0,968

1050

0,884

1800

0,807

2550

0,738

-2

1,044

+13

0,989

+28

0,940

+43

0,896

350

0,961

1100

0,879

18s0

0,802

2500

0,734

-l

1,041

+14

0,986

+29

0,937

+44

400

0,956

1150

0,874

1900

0,797

2550

0,729

1,035

+15

0,983

+30

0,934

+45

0,891

450

0,949

1200

0,868

19s0

0,794

2700

0,724

+1

1,032

+15

0,979

+31

0,931

+46

0,888

+2

1,029

+17

0,976

+32

0,928

+47

0,885

+3

1,025

+18

0,973

+33

0,925

+48

0,883

+4

L,022

+19

0,970

+34

0,923

+49

0,881

+5

1,018

+20

0,966

+35

0,919

+50

0,878

500
550

500

0,943
0,938
0,933

1250
1300
1350

0,863

0,8s7

2000
2050

0,788
0,784

2750
2800

0,720
0,715

0,8s3

2100

0,779

2850

0,712

2900

0,707

550

0,927

1400

0,847

2150

0,773

700

0,923

1450

0,842

2200

0,769

2950

0,703

750

0,917

1500

0,836

2250

0,765

3000

0,699

894

TABET IX
K0Rfl6r

PARATAI(S C

(P'=Phcohul

huo

d'

huo

p'

hd

p'

hu'

huo

p"

hd

p,

hu'

p'

10

8,7

20

8,3

1,6

40

6,7

5,7

50

4,4

70

3,0

t1

&6

21

8,2

31

7,5

41

6,6

51

5,5

61

4,3

1t

2,9

12

8,6

22

&2

32

7,5

42

6,5

52

5,{

62

4,1

71

2,1

13

8,6

23

8,1

33

1,4

43

6l

53

t3

53

4,0

73

2,6

1{

8,5

24

8,0

34

1,3

44

6,3

54

t2

64

3,9

14

2,4

8,0

1,2

45

5,2

55

5,0

65

1,1

i5

2,1

&5

25

16

&5

26

7,1

46

6,1

{,9

66

3,6

76

2,1

11

8,4

21

1,8

7,0

41

6,0

48

57

3,4

11

2,0

18

8,4

28

7,8

6,9

48

5,9

4,1

68

3,3

78

1,8

19

8,3

29

7,1

6,8

49

58

59

45

69

3,2

79

\1

15

168

9{nuX{AwTanah

9[muXt[ur Tanafi

$
$

169

-.t

ss\

il

.*.
-s

i1
s

:
n
's

sS

EEUEEEEEEEE

-E'E -E

S'A

tsPFF!OOrOuS@NF
P o @@{ 6 u E @N P (

E.H

i.6 S T 8.il.$.8.H

.H U E E

! {E U E E E !

6 0 0u

u u q5

5 5 5A

WS@NNNNtsPF

5 S SAoAAA9JP
e u 95
5 5 5
u u9 6iNp
{r 5
{o
wNPo@6
srt 5 5
<6 u 6E
6@-!

SAE6aGtBSAAdSAtGEAt6SStCSAEC

P o o<)

EEE

q 5 @ AW
N H

88888888888888888888888

PPPFPPPPFPTPPtsEEPIi@@@@@O@@
i, E 5 b b e ir ap a, N, N N N F P P ts o o o o

6
uuu
5 6dd

-E'E

E 6 ;: 5 ia \, NNNNHHPP@{O5@P
i; 6 Ni i- io ir o u @ N O O u O u O q
u6ir6qctoouoqouooou

t BSAtCSAtHSAtCSAtGEetGEatcSGtu

{{o

E'E E'E'E

BSBBGETBGEESES@@{ouswNP

{.8

3ts8\BUBBSBBBBiHGEESES@6!oes@NP
!

-E

aasssuEssssG&teaEESFtBHSHUBSSH

o@@
oo!

5 6 E n 6 U sLDi'r

,NNNNNNNNNpe

8Ag&EtBStsBtsBSBBEES&BtHStsB3BS88

5@OA@QA@@@@@@@@ONNNNNNNNNNNNNN

3ss$BuESSSEAAieaB&sitsssHsEBsH

8AB&ttastsxts6S888HS&BEAStsBtsHS88

FPFPPPPPPFPFOOOOOOOAOAOOOO

4tsts\HUtsUNBts6BiBGEBSts$ooroqs@NP

,
3

c
I
v

p><
=F

c(D

is

fi
v

x
o
z

=
c+

lm

;
E>
={
>@

o
z

*ff

x$rxnr lr'xr$ocr i*milrG


FIIU[m8 lrrfl:X $I}I& ]*ta pgaEm${ArN
DEetKtEtdx G8008st

ffiffim
rffinffifl{*rrmrlI

smxlK

LEM BAR PENCAMATAN M,{TAHARI


T]NTI]K PEN !]NTTIAN A.SIMI]1' METODE'IINCGI MAIAHARI/ST] Dt]'I' WAKI'T]

IIITUNGAN ASIMUT MATAHARI


METODE TINGGT MATAHARI

ffi"ffinri r i*rg.r3
*!t]*ff

flmrx
ffilmm

;?r
*lttl
&fft

q)
*\

&r*lfd

ffir-qJry1,

,sal.xr t
I

L*I

*&ffi

rc;

.&m*
*o.rel

;&l$l&ill

*"

*r**

f.aatuarltLr$

rt0

{hil,
{l.lX

trgtlgur.t
rarcfr! tti

.lfin*r*r

l6al.x{
IG*'Iil*

rtry,'lt

hrdap

ItnggL

"r&rir
&r.rmr

ghoglo37r

,50*

]l$35,51"

r!*

16t12"

31o13,02"

31s52 roSr

3oe55

?t rt s.th.-

ghof*Sft

t t

Bt[ttr,

taiDratrtrl Inbnt

rtrlrrri

h,,

t*l

?o6rsr tittlEtrsl llgiuilrrr

//*

\--r,v *

tnrtw. ;iGd.
& * lrk * *6*c.rr

*.*ik

*ffiIl)f,S

PtsISllA

!a

I.8

16r

!:cira ll.rlqt.&cnilat r r
* xc tlilk rculili (8s) 29{polror" ucpoo.56*
r f* tqt;/$ridt.
3039ttr' lt"
rrtahgl
{gr{}
xf11'2x',
$r&rt lrdsqrtll
*trrrr6*ptpt
aat*lrari
{*'} 1$60{?'{o" t 55a{8 r 39'
t(}r**l k{tleas hu
. 18,55" + Ig'os',
(6v)

lrn** xl?rtrtr
stwr Sr16

* I d* lm e{lQ* :.F .lt.r*

t{I!o ?-2

Srpil*

*r:qiza
t20?t

33433,03'

'

29n

16 |

12'

r?"

lrot6,Ft"

llap6'5?"

?gcfur.o{"

,o3ol:,11:

13203' roo.

16f2?,16*

t6?or9,q{.

32qo?

t6,12"

**llar
&ffim
!rrtrm srmr *ffi
,.ffi
...T3
-.aBr
.a.$rrt *t0,trffi| la-trct
lGr{inr
Sarfi" $str
,G&*tt* *til"
tfii'lr
Lrtt*fir

DelA}'l : m6eV
1t8fie&1x
{IDWLL
c.&84 rct Gt tryhl,{ ! r}f&xlru.lsnl

A*YA!|GN{

a&tdlrrl

tcht& D.rtse&tan
lasarn l"iaglr. tigak

'{bX

*i{l3ln ,qHE *0'Sffi


**{llBlt* *Sl&ffi r*rlilx,

i&ffi1($ . &siln
-*.mg * i*lX& *S3[flL
- &t&f[ r (tllltlln '&!m
* {hffi.t
Fwlxr {ffir

ma5 lr;
t72

rapuDuxrr m808ct

tlfi

* {b*$XL

{'n* * x*r
ffi

lril

.lt&{Ilt

r !-IK

r I

ilt
;l
* t
atlrl
ct.3l
I
t ; rL! rr**

3*';

t[3rtw affitqr *xrr$n *nrrl&'


. &rls * dlp . fllllf . !t&*lr
t*ry
# )
r
*s
mrl.I ear*r srqilr Illlrrut
*trltf
-***.IF "sl*'r . *i!*?

sa * l
i*l
*t
rha**t . ;

Im:ntfil

t'lslvlr9.:Se0{,It

r8$C&rlr0

fItIX rCqXX r t - 23

r ffi
r tIlS

ffii[{Xl
Iffim
pnrffiX"r

I ?*l*
I ?*!*

ffifXl
W*S;

: t - 21
,9r.. Prxguilrlx I ?o Pr!r.'81
D[&U|3Ir8OYE& r *tr3$*!l&
,Ilraxr: ot,tx ; ?Itrl.l
r3rlx

\\
t

rirmrf

rmlr:,rrtr

1g'?q06 r36,i

rrr.

t6?60?,

{{q

19rNi
r5?oo8.gS'

19,10"

t6&irdi

lcttlir
ltltalrirt sebIEh I tlau/lrrrt
Xoordlnat prqseat {t)*nit6tate}

q a - o605{t53I - + Io?ol?'o1"
Datr mtuk karlhsl raf*a*Bl
?g!ry*ratu.r , 2coc
gelwter
: - m8g
tingEl ltrs
mrkr lrrut : ?6$ n

Oox*t r.ng cq*rlrurya

8s

maffi*
9[mu 1,[Aur 'Tanafr

9[mu

llim

Tanafr

173