Anda di halaman 1dari 16

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas persoalan Jerawat di kalangan Siswi / Remaja Putri Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Olehnya itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Akhir kata semoga Allah memberkahi makalah ini sehingga benar-benar bermanfaat bagi kita sekalian.

Pariaman,

September 2013

Penulis

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Akne vulgaris merupakan kelainan folikuler umum yang mengenai folikel sebasea (folikel rambut) yang rentan dan paling sering ditemukan di daerah muka, leher serta badan bagian atas (Suzanne,2001). Kligman melaporkan 15% remaja mempunyai akne klinis (akne major) dan 85% akne fisiologi (akne minor), yaitu akne yang hanya terdiri dari beberapa komedo (Soetjiningsih, 2004). Keadaan ini sering dialami oleh mereka yang berusia remaja dan dewasa muda antara 30%-60% dengan insiden tertinggi antara usia 14 dan 17 tahun untuk anak perempuan serta antara usia 16 dan 19 tahun untuk anak laki-laki (Clark, 1993). Munculnya jerawat sering terjadi pada masa pubertas, tubuh mengalami perubahan hormonal disertai peningkatan jumlah kelenjar minyak. Peningkatan produksi minyak mengakibatkan muara kelenjar tersumbat dan timbul bintil-bintil kasar pada kulit (komedo). Penyumbatan dapat pula akibat sisa kulit mati, sisa kosmetik atau kotoran pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan hormon. Kadar hormon androgen yang disebut sebagai penyebab jerawat, sepanjang masa kehidupan perempuan, kadarnya relatif tidak turun secara drastis. Ini memungkinkan jerawat muncul dalam masa kehidupan perempuan. Hormon androgen ini berasal dari suatu mekanisme perubahan lemak, khususnya kolesterol. Melalui proses yang kompleks dibantu oleh bermacam macam enzim, kolesterol berubah menjadi komponen androgen yang kemudian dapat terus berubah lagi menjadi komponen hormon estrogen. Kedua hormon ini, androgen dan estrogen merupakan dua hormon yang ada pada pria dan wanita. Perbedaannya hanya dalam kadar atau jumlah yang dihasilkan. Hormon androgen lebih banyak pada pria sedangkan hormon estrogen lebih banyak pada wanita. Meskipun diduga kuat hormon androgen sebagai pencetus jerawat, namun tidak selalu berarti bahwa banyak jerawat berarti hormon androgen akan meningkat. Pada pria dengan kadar testosteron cukup tinggi dalam waktu yang lama, kejadian timbulnya jerawat jarang dialami (Biben, 2009).

Akne tampaknya berakar dari interaksi faktor genetik, hormonal dan bakterial. Pada sebagian besar kasus terdapat riwayat akne dalam keluarga (Stawiski, 1992). Dengan munculnya jerawat pada masa remaja, maka kesadaran akan pentingnya penampilan diri dalam kehidupan sosial yang pada akhirnya dapat mempengaruhi konsep diri remaja putri. Konsep diri adalah semua perasaan, kepercayaan, dan nilai yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain (Tarwoto & Wartonah, 2006). Menurut Keliat (1992) konsep diri terdiri dari lima komponen yaitu: Citra diri (body image), ideal diri, harga diri, penampilan peran, identitas personal. Cara individu memsiswing diri mempunyai dampak yang penting pada aspek psikologisnya. Psiswingan yang realistik terhadap diri, menerima dan menyukai bagian tubuh akan memberi rasa aman sehingga terhindar dari rasa cemas dan meningkatkan harga diri. Hasil penelitian diketahui bahwa konsep diri siswi berjerawat sebagian besar adalah dalam kategori buruk. Konsep diri yang sebagian besar buruk ini disebabkan karena para remaja putri kurang menyadari tentang harga diri dan kepercayaan dirinya sendiri. Semua perempuan pada dasarnya menginginkan kulit muka yang bersih, begitu pun remaja di mana masa membentuk diri dalam segala segi dengan sebaik-baiknya. Kondisi lingkungan separa siswir erat kaitannya dengan timbulnya jerawat. banyak debu dari kendaraan yang lalu lalang serta udara yang panas merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya jerawat. Komponen konsep diri remaja yang mempunyai jerawat sering terganggu, mereka merasa ada yang berubah terutama pada citra dirinya karena ketidak nyamanan disepara siswir wajah dan tidak sama seperti teman sebayanya yang tidak mempunyai jerawat serta mengakibatkan harga dirinya rendah. Citra tubuh menunjukkan gambaran diri yang dimiliki setiap orang, penyakit atau gangguan kulit dapat merusak konsep dirinya, mengadaptasi perilaku yang diakibatkan timbulnya jerawat dapat mempengaruhi identitasnya dan menghalangi perannya didalam masyarakat atau lingkungan sekolah. Dilihat dari cara pergaulannya, mereka merasa kurang percaya diri, malu, kurang kontak mata saat diajak bicara, berusaha selalu memalingkan muka serta kurang semangat dalam melakukan

aktifitas. Tetapi tidak semua remaja yang berjerawat dapat mengalami gangguan konsep diri. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan informasi yang didapat dari media, baik cetak maupun elektronik. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, Semua perempuan pada dasarnya menginginkan kulit muka yang bersih, begitu pun remaja di mana masa membentuk diri dalam segala segi dengan sebaik-baiknya. Berdasarkan hasil survey dengan munculnya jerawat pada masa remaja, maka kesadaran akan pentingnya penampilan diri dalam kehidupan sosial yang pada akhirnya dapat mempengaruhi konsep diri remaja putri. Komponen konsep diri remaja yang mempunyai jerawat sering terganggu yang mempunyai jerawat, mereka merasa ada yang berubah terutama pada citra dirinya karena ketidak nyamanan disepara siswir wajah dan tidak sama seperti teman sebayanya yang tidak mempunyai jerawat serta mengakibatkan harga dirinya rendah. C. Tujuan Penelitian 1. Tujuan umum Mengetahui gambaran konsep diri remaja putri yang mempunyai jerawat 2. Tujuan khusus Tujuan khusus dari penelitian ini antara lain adalah untuk: a. Mendeskripsikan pengertian jerawat agar dipahami oleh remaja putri b. Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab jerawat agar dipahami oleh remaja putri c. Mendeskripsikan cara penanganan jerawat agar dipahami oleh remaja putri d. Mendeskripsikan cara menanggulangi jerawat agar dipahami oleh remaja putri

C. Manfaat Penelitian Dari penelitian ini diharapkan dengan mengidentifikasi gambaran konsep diri remaja putri yang mempunyai jerawat, diperoleh manfaat sebagai berikut :

1. Bagi peneliti Peneliti dapat menambah wawasan, referensi dan memperoleh informasi tentang hal-hal yang terkait dengan jerawat yang dialami oleh remaja dan tentang konsep diri. 2. Bagi perawat Dapat menambah wawasan perawat tentang gambaran remaja putri yang mempunyai jerawat sehingga dapat memberi penjelasan kepada klien tentang konsep diri yang sehat. 3. Bagi institusi pendidikan Sebagai referensi dalam penelitian lanjutan dan bahan pertimbangan bagi yang berkepentingan untuk melanjutkan penelitian sejenis. 4. Bagi masyarakat Sebagai informasi masyarakat khususnya para remaja agar dapat meningkatkan pengetahuan dan rasa percaya diri bagi siswi mengenai jerawat. khususnya

BAB II PEMBAHASAN

A. Definisi Dan Pengertian Jerawat Jerawat adalah kondisi kulit yang abnormal dikarenakan gangguan produksi dari kelenjar minyak yang berlebihan. Kelebihan produksi kelenjar minyak ini atau sebaceous gland akan menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pada pori-pori kulit. Seringkali Jerawat akan menyebabkan peradangan pada kulit (kulit membengkak dan menjadi kemerah merahan). Peradangan pada kulit ini disebabkan oleh berlebihnya produksi kelenjar minyak kulit atau sebum yang kemudian menyumbat saluran kelenjar dan membentuk komedo (whiteheads) dan seborhoea. Kalau penyumbatan yang disebabkan oleh kelenjar minyak kulit ini semakin membesar maka komedo akan terbukan (blackheads) dan kemudian sering kali berinteraksi atau terkena bakteri jerawat. Kalau kamu menemukan jerawat dengan nanah biasanya bisa dipastikan jerawat tersebut terlah terinfeksi dengan bakteri. Jerawat sering kali muncul dibagian bagian tertentu tubuh para siswi, yang paling mudah terkena jerawat biasanya adalah bagian muka, dada, bagian atas lengan para siswi serta punggung. Kemunculan jerawat bisanya dimulai atau terjadi ketika masa masa pubertas atau mulai menginjak dewasa antara usia 14 sampai 19 tahun. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan hormonal pada remaja yang menginjak dewasa. Munculnya efek psikologis bagi seseorang yang berjerawat adalah fakta bahwa dengan adanya jerawat wajah menjadi tidak lagi mulus dan cantik. Bahkan tidak jarang jerawat akan mininggalkan bekas yang tidak bisa hilang seumur hidup. Efek paling berpengaruh dari bekas jerawat atau timbulnya jerawat ini adalah efek kejiwaan seperti seseorang yang tadinya tidak berjerawat ketika mengalami pertama kali ia menjadi susah dan depresi. Kepercayaan diri pun menjadi berkurang karenanya. Banyak definisi jerawat atau pengertian jerawat. Disini kami ringkaskan bahwa jerawat adalah kondisi umum di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga

terbentuk kantung-kantung minyak yang terpadu dengan kotoran dan sel-sel kulit mati. Bakteri penyebab jerawat akan tumbuh dalam paduan ini dan berkembang biak. Jika keadaan ini dibiarkan maka pori-pori yang tersumbat akan membengkak dan akan terbentuk timbunan nanah. Apabila permukaan kulit telah matang maka akan pecah dan akan mengeluarkan nanah. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah

penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya." Memang tidak bisa para siswi pungkiri, salah satu gangguan terbesar yang bisa mengganggu penampilan adalah munculnya jerawat di muka para siswi. Sering para siswi menjadi tidak percaya diri dengan adanya jerawat di muka para siswi. Banyak biaya yang para siswi keluarkan namun jerawat itu sering balik lagi seiring dengan habisnya obat yang diberikan oleh dokter atau salon kecantikan. B. Penyebab munculnya jerawat adalah : Seorang remaja putri yang sudah memasuki masa puber biasanya akan sering mengalami proses hormonal, seperti menstruasi, keputihan, atau bahkan stres yang bisa mempengaruhi kegiatan sehari-hari. Timbulnya jerawat seringkali dianggap sebagai bagian dasar reaksi hormonal juga, akibat turunnya hormon seks wanita pada saat menstruasi. Acne rosasea adalah suatu kondisi kulit kemerahan (eritema) disertai papul dan pustul terutama pada dahi, hidung, pipi, dan dagu. Acne ini biasnaya terjadi selama masa dewasa, pertengahan baik pada pria maupun wanita. Meskipun penyebab spesifiknya tidak diketahui pasti, acne rosasea berhubungan dengan sensitivitas yang tinggi terhadap sinar matahari. Kondisi tersebut dapat timbul dan hilang terutama diperburuk oleh minuman panas dan beralkohol. Acne rosasea dapat menyebabkan hipertrofi kelenjar sebasea, disertai penebalan hidung (rinofima) yang muncul permanen. Terdapat juga

kecenderungan genetis pada populasi berkulit terang khususnya yang rentan, mengalami acne rosasea. Gejala yang terjadi adalah pada seorang individu dapat timbul bercmacam-macam lesi. Lesi dapat berupa komedo terbuka, komedo

tertutup, nodus, pustul, kista dan jaringan parut. Lesi biasanya terdapat di wajah, punggung, dan bahu. Pada wanita acne meningkat sebelum atau selama periode haid sewaktu kadar estrogen terendah. Pada acne rosasea, wajah dapat kembali merah terang, bahkan bila terpajan sedikit sinar matahari atau alkohol, dan papul serta pustul dapat timbul. Komplikasi yang terjadi pada jaringan parut dapat terbentuk pada kasus yang prah. Rasa tidak percaya diri dapat terganggu meski kondisi tidak terlalu buruk. Pada acne rosasea, rinofima dapat muncul. Terdapat dua jenis acne : meradang dan tidak meradang. Kedua jenis acne tersebut ditsiswii oleh pembentukan sebum yang berlebihan. Sebum yang berlebihan tersebut tertimbun di folikel sehingga folikel membengkak. Pada acne yang meradang, folikel tersumbat oleh sebum dan bakteri yang berproliferasi di kanal yang disebut propionibacterium acnes. Akhirnya, folikel mengalami ruptur dan sebum serta bakteri keluar ke dermis dan menyebabkan peradangan jaringan dermis. Pada acne nonradang, folikel tidak pecah tetapi berdilatasi. Sebum mengalir ke permukaan kulit (blackhead, komedo terbuka) atau kanalis tetap tersumbat (whitehead, komedo tertutup).

Kelompok Propionibacterium acnes Kingdom : Bacteria Phylum Class Order Family Genus Spesies : Actinobacteria : Actinobacteriadae : Actinomycetales : Propionibacteriaceae : Propionibacterium : Propionibacterium acnes

Faktor makanan yang bisa menjadi faktor penyebab munculnya jerawat : 1. Gula Gula menjadi faktor bagi jerawat jika sudah berubah kebentuk yang lebih sederhana,melalui proses pengolahan.Gula pasir adalah bentuk gula

sederhana yang dapat memicu jerawat dan banyak digunakan dalam permen dan berbagai jenis kue. 2. Susu Kandungan yang terdapat didalam susu dan produk olahannya sangat tinggi sehingga efeknya terhadap jerawat sama seperti makanan berlemak.Es krim,keju dan sejenisnya termasuk produk olahan susu yang sebaiknya dihindari bagi wajah yang berjerawat.Selain itu,ada beberapa jenis susu yang diperah dari sapi betina yang hamil. Jenis susu mengandung hormon tertentu yang ada didalam tubuh manusia akan diubah menjadi hormon dihydrotestosterone (DHT) penyebab jerawat. 3. Caffeine Caffeine bisa memperparah jerawat.Kopi,teh,minuman bersoda dan beberapa jenis obat penghilang rasa nyeri merupakan sumber-sumber dari caffeine.Salah satu faktor caffeine adalah merangsang kelenjar

adrenalin,sehingga dapat meningkatkan kadar stress yang merupakan salah satu faktor penyebab jerawat.Caffeine juga dapat menyebabkan gangguan tidur,yang juga bisa menyebabkan jerawat.Selain meningkatkan

stress,kurangnya tidur juga dapat menghambat proses pemulihan kondisi dan mekanisme pembuangan racun yang terjadi didalam tubuh. Masih ada beberapa makanan lagi yang dapat menyebabkan munculnya

jerawat.Tetapi siswi tidak perlu khawatir untuk menghindari makananmakanan tersebut.Sebenarnya jerawat timbul dikarenakan oleh faktor kebersihan wajah para siswi sendiri. C. Cara mengatasi Jerawat tersebut tentu saja mengganggu penampilan. Wajah yang tadinya bersih dan mulus harus ternoda oleh jerawat yang mengganggu sehingga membuat penampilan menjadi kurang menarik. Jerawat membuat menjadi minder dan

kurang percaya diri. Jika mengalami masalah tersebut, tidak ada salahnya Siswi mencoba cara menghilangkan jerawat dibawah ini. a) Membersihkan wajah secara rutin. Membersihkan wajah menggunakan sabun pH-balanced atau memakai sabun sulfur dapat menghilangkan kotoran dan bakteri yang terdapat pada kulit serta mengangkat sel-sel kulit

yang telah mati. Sebaiknya hindari menggunakan sabun biasa atau sabun bayi untuk membersihkannya. b) Tidak lupa juga menggunakan obat jerawat. Siswi mungkin harus mencoba berbagai macam obat sebelum akhirnya siswi menemukan produk yang cocok dengan kulit wajah. Biasanya produk ini dipasarkan dengan bentuk kemasan dan harga pun sangat bervariasi. Perlu di ketahui Mahal tidak menjamin produk tersebut cocok dan bisa mengatasi masalah jerawat c) Berhati-hatilah dalam menggunakan produk kecantikan. Hanya

menggunakan make-up, pelembab atau tabir matahari hanya yang tanpa minyak. Biasanya jika tertulis nonacnegenic atau noncomedogenic di label keterangan, produk tersebut lebih baik. d) Gunakan scrub seminggu dua kali. Juga oleskan acne lotions atau acne cream pada bagian kulit yang terkena jerawat. e) Jangan memencet jerawat menggunakan tangan, karena ditakutkan akan terjadi infeksi jika tercampur dengan kuman atau bakteri yang masuk kedalam kulit. f) Gunakan masker dari bahan alami seperi masker ketimun, masker madu, masker kuning telur dan masker buah kenari untuk menghilangkan jerawat. g) Mengubah pola makan diet siswi. Dengan Makan coklat, permen dan makanan berminyak dapat merubah gestur kulit Siswi. Batasi pula asupan junk food, lebih banyak memakan yang mengandung vitamin dan ganti gaya hidup Siswi agar lebih sehat. tidur yang teratur, dan jangan sampai tubuh siswi kekurangan cairan. h) Penggunaan bahan alami lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia berbaya. Jika Siswi merasa kesulitan untuk membuat masker dari bahan-bahan tersebut, berikut ini panduan membuat masker sebagai perawatan alami untuk menghilangkan jerawat. i) Masker ketimun, havermut, yogurt. Caranya haluskan satu ketimun bersama secangkir havermut menggunakan blender. Kemudian campurkan yogurt kedalam adonan tersebut, aduk hingga rata. Gunakan masker

tersebut dengan cara dioleskan ke leher dan muka kemudian diamkan kurang lebih 30 menit. Usaplah menggunakan handuk yang telah direndam dengan air hangat. Bersihkan sisa masker menggunakan air hangat. j) Masker Madu. Masukkan madu kedalam botol kemudian panaskan menggunakan air hangat agar teksturnya lebih cair dan dapat dioleskan ke wajah. Kemudian oleskan pada leher dan wajah Siswi, tunggu hingga kurang lebih 30 menit. Kemudian bersihkan dengan kain handuk yang telah direndam menggunakan air hangat. k) Masker Kuning telur. Ambil telur kemudian pisahkan kuning telur dan putih telur. Ambil kuningnya kemudian kocok didalam wadah, bisa piring atau mangkuk. Kemudian oleskan ke wajah hingga rata. Kemudian diamkan kurang lebih 15 menit sampai mengering. Lalu usapkan handuk basah untuk menghilangkan kuning telur. Terakhir bilas menggunakan air hangat. l) Sebaiknya Siswi mencoba menemui dokter ahli untuk berkonsultasi atau bisa memberikan saran obat yang terbaik dan bagaimana pemakaian paling efektif tentang masalah wajah siswi yang berjerawat sehingga mulai mempemgaruhi penampilan dan kepercayaan diri siswi. m) Masker Buah kenari dan yogurt. Caranya ambil kenari kemudian hancurkan sampai menjadi bubuk. Ambil bubuk tersebut kurang lebih 2 sendok teh untuk dicampurkan dengan yogurt polos. Setelah kedua bahan tersebut tercampur rata, gunakan untuk memijat wajah. Diamkan kurang lebih selama 20 menit. Setelah itu bilas menggunakan air hangat. Adapun tips Cara menghilangkan jerawat yang sudah dijelaskan diatas.dengan melalui tips diatas aman bagi kesehatan dan tidak akan menyebabkan toksin bagi tubuh siswi. Tidak sama halnya dengan cara menghilangkan jerawat menggunakan bahan kimia, bahan kimia terkadang dapat menyebabkan iritasi yang berkepanjangan.Tips cara menghilangkan jerawat berbahan kimia perlu diwaspadai terkadang dalam produk yang para siswi gunakan untuk penghilang jerawat mengandung merkuri (raksa) dan formalin sangat membahayakan bagi kesehatan kulit tubuh para siswi. Jangan

sampai keinginan menghilangkan jerawat di wajah justru dapat merusak kecantikan wajah. D. Cara penanggulangan dan pencegahan Jerawat merupakan suatu keadaan kulit yang tidak normal yang disebabkan adanya gangguan akibat produksi kelenjar minyak berlebihan (sebaceous gland) yang menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Menurut Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 85% dari total penduduk di indonesia yang mengalami jerawat biasa nya pada usia 1225 tahun dan sisanya 15% yang mengalami jerawat diatas usia 25 tahun. apabila jerawat tidak cepat ditangani akan mengakibatkan gangguan jerawat menetap hingga usia 40 tahun. Untuk itu kita harus mengetahui apa saja penyebab jerawat mudah timbul hingga mengganggu penampilan, berikut ini adalah penyebab-penyebab umum dari timbulnya jerawat, diantaranya : 1. Produksi kelenjar minyak yang berlebih 2. penyumbatan pori-pori pada wajah 3. Infeksi dari bakteri akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan wajah Ada pula beberapa jenis jerawat yang dapat memicu munculnhya jerawat pada wajah,diantaranya: 1. Komedo,merupakan pori-pori yang tersumbat pada wajah yang bersifat terbuka atau tertutup. 2. Jerawat biasa muncul berupa tonjolan kecil yang berwarna pink atau kemerahan. 3. Jerawat batu merupakan momok dari jerawat yang dikatakan sebagai jerawat yang sudah parah yang tidak hanya secara fisik,tapi juga penampilan seutuhnya dan kepercyaan diri Cara menghilangkan jerawat juga dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu cara tradisional dan modern.Cara menghilangkan Jerawat dengan cara tradisional dapat dilakukan salah satunya dengan rajin mencuci muka,sedangkan cara modern menghilangkan jerawat adalah dengan menggunakan teknologi atau peralatan canggih dari dokter.

Cara untuk mempercantik wajah adalah dengan menggunakan masker,baik yang buatan ataupun masker secara alami ter buat dari berbagai jenis buahbuahan. Banyak sekali jenis buah-buahan yang dapat digunakan untuk membuat masker alami,beberapa di antaranya yang mudah temukan di supermarket adalah avokad,stroberi,tomat,lemon,dan anggur. Avoakad(alpukat) Alpukat kaya akan asam amino dan vitamin sehingga cocok untuk digunakan sebagai masker pencegah penuaan dini pada kulit wajah.untuk yg mempunyai masalah kulit wajah kering,tumbuk daging alpukat matang dengan garpu,kemudian oleskan pada wajah.Biarkan selama 30 menit,lalu bilas dengan air hangat atau air mawar menggunakan kapas.untuk yang mempunyai kulit wajah yang normal,tambahkan putih telur yang dikocok sebentar.bagi yang mempunyai kulit lembab perlu ditambahkan pula madu,kemudian aduk rata dengan hancuran daging alpukat dan putih telur kocok. .Stroberi Buah stroberi ini banyak mengandung asam salisilat,yang merupakan salah satu jenis asam beta-hidkroksi yang membantu mengencangkan kulit ,silica,serta vitamin B,C,E,dan K yang berfungsi menyehatkan dan meremejakan kulit,masker stroberi ini baik digunakan untuk semua jenis kulit. Anggur Buah anggur ini banyak mengandung kaya akan trace mineral , kalsium , magnesium potassium ,vitamin B1, B2 ,B3, B5, B6, C,dan senyawasenyawa flavonoid. Hampir semua jenis anggur yang berbeda,dapat digunakan untuk lotion.Perlu diperhatikan bahwa jus anggur yang telah dibuat harus disaring terlebih dahulu.lalu oleskan pada wajah dengan menggunakan kapas.lalu diamkan selama 20 menit,setelah 20 menit bilas dengan air mawar.lotion anggur dapat digunakan setiap hari ,karena baik untuk semua jenis kulit,mulai dari kulit kering,lembab,ataupun kulit yang rusak.

Lemon Buah lemon banyak mengandung vitamin A,C,B1,B2,dan B3.yang sangat baik untuk kulit berminyak,namun lotionnya juga bekerja untuk kulit normal.dapat digunakan setiap hari.untuk membuat lotionnya tambahkan satu sendok teh jus lemon pada putih telur kocok.Oleskan pada wajah dan biarkan selama 10 menit.Setelah itu bersihkan dengan air mawar atau air hangat.

Tomat Buah tomat mengandung protein,fosfor,besi,belerang,vitamin A,B1,dan C. untuk menghaluskan wajah,ambil tomat yang sudah matang,lalu iris dan gosokkan pada wajah.Atau,bisa juga buah tomat diperas,kemudian perasannya dioleskan setiap hari ke wajah. sebagai pelindung wajah dari sengatan matahari.Ambil daun tomat secukupnya,lalu remas-remas dengan sedikit air,kemudian tempelkan pada wajah sebagai penyejuk wajah.

Pisang Buah pisang banyak mengandung serotinin,pektin, tanin, noradrenalin, hidrokasi tritamin,dopamin, dan berbagai vitamin,seperti vitamin A,B kompleks,dan C.sebagai pelembab kulit wajah.ambil pisang ambon yang sudah masak,lalu hancurkan,tambahkan minyak zaitun.gunakan dan ulangi secara teratur ramuan tersebut sebagai bedak.

Sirih Minyak atsiri dari daun sirih mengandung chavicol dan betlephenol,yang memilki daya anti jamur,antioksida,dan 4-6 mematiakn daun kuman.untuk sirih sampai

menghilangkan

jerawat;tumbuk

lembar

halus,gunakan sebagai bedak kompres.lakukan setiap malam Jeruk Nipis Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen,linalin asetat,geranil asetat,fellandren,sitral,dan asam sitrat.Untuk mencegah keriput,iris jeruk nipis,lalu peras untuk diambil

airnya.tambahkan satu sendok makan minyak kayu putih dan seperempat sendok kapur sirih,aduk sampai rata.pakai ramuan ini sebagai bedak setiap malam.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Dengan adanya penulisan makalah ini dapat disimpulkan bahwa : Jerawat adalah kondisi kulit yang abnormal dikarenakan gangguan produksi dari kelenjar minyak yang berlebihan. Kelebihan produksi kelenjar minyak ini atau sebaceous gland akan menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pada pori-pori kulit. Jerawat dapat timbul di karenakan beberapa faktor penyebab. Seperti : a. Produksi kelenjar minyak yang berlebih b. penyumbatan pori-pori pada wajah c. Infeksi dari bakteri akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan wajah

B. Saran 1. Bagi Siswi / Remaja Putri yang berjerawat dengan banyak nya Tips-Tips cara menghilangkan jerawat, terlebih lagi yang berbahan kimia perlu diwaspadai terkadang dalam produk yang para siswi gunakan untuk penghilang jerawat mengandung merkuri (raksa) dan formalin sangat membahayakan bagi kesehatan kulit tubuh para siswi. Jangan sampai keinginan menghilangkan jerawat di wajah justru dapat merusak kecantikan wajah. 2. Dan bagi Siswi / Remaja Putri yang tidak berjerawat mempercantik wajah adalah hal yang positif. Dengan merawat dan selalu menjaga kebersihan wajah. Pemilihan yang selektif dalam memilih cara yang cocok untuk perawatan wajah dan bahan-bahan yang di gunakan.

DAFTAR PUSTAKA. Anonymous, diposkan oleh amar [online] http://anfisman/sistem+integumen.htm diakses tanggal 15 September 2011 pukul 12.15 wita. Warnet Perum Blok A Setiadi, 2007, Anatomi dan Fisiologi Manusia,Graha Ilmu : Yogyakarta.