Anda di halaman 1dari 1

SOP CUCI TANGAN (BIASA DAN ASEPTIK)

CUCI TANGAN (BIASA DAN ASEPTIK) No Dokumen: Nomor Revisi: Halaman: 1/0 02/DW.1/SK/2012 UPT Puskesmas Dawan
CUCI TANGAN (BIASA DAN ASEPTIK)
No Dokumen:
Nomor Revisi:
Halaman: 1/0
02/DW.1/SK/2012
UPT Puskesmas
Dawan I
Tanggal berlaku :
02 Januari 2012
Ditetapkan di Semarapura
Kepala UPT Puskesmas Dawan I
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
dr. I Nyoman Adiputra
NIP. 196212041988031013
PENGERTIAN
Menggosok tangan dari kotoran dengan sabun atau antiseptic dan dibilas
dengan air mengalir
1. Menjaga kebersihan perorangan
TUJUAN
2. Mencegah terjadinya infeksi silang
Sebelum dan sesudah melakukan tindakan
KEBIJAKAN
Perawat
PETUGAS
1. Bak cuci dan air mengalir
2. Sabun atau antiseptic
PERALATAN
3. Handuk atau pengering
PERSIAPAN
Peralatan
A. Tahap Pra Interaksi
Kuku dalam keadaan pendek.
B. Tahap Kerja
1. Melepaskan semua aksesoris pada tangan dan gulung lengan baju
sampai siku
2. Melakukan inspeksi tangan dan jari, adanya luka / sayatan
3. Menjaga agar tangan dan pakaian tidak menyentuh wastafel (jika
tangan menyentuh wastafel cuci tangan diulang)
4. Mengalirkan air, hindari percikan pada pakaian
PROSEDUR
PELAKSANAAN
5. Membasahi tangan dan lengan bawah, mempertahankannya lebih
rendah dari siku
6. Menaruh sedikit sabun / antiseptic (2 – 4 cc). Untuk sabun batang,
pegang dan gosok sampai berbusa
7. Menggosok kedua lengan dengan cepat, selama 10 – 15 detik
8. Menggosok punggung tangan, sela-sela jari
9. Menggosok sela-sela jari secara melingkar minimal 5 kali
10. Menggosok ujung-ujung jari ke telapak tangan yang lain
11. Membilas lengan dan tangan sampai bersih
12. Menutup kran dengan siku. (Bila kran harus ditutup dengan tangan,
cuci kran dengan sabun terlebih dahulu sebelum membilas tangan)
13. Mengeringkan tangan dengan handuk atau pengering
UNIT TERKAIT
1. Petugas pelaksana