Anda di halaman 1dari 2

Visi Riau 2020

Posted by on April 30, 2009 03:50 am under Berita

Visi Riau 2020 memang sudah jelas dan tepmapang dimana-mana di penjuru daerah
Riau. tapi masih ada saja yang belum mengetahui arah pembangunan Riau yang
tercermin dalam Visi Riau 2020. Berikut Visi Riau 2020 tersebut:

“Terwujudnya Provinsi Riau Sebagai Pusat Perekonomian Dan Kebudayaan Melayu


Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Agamis, Sejahtera, Lahir Dan Bathin Di Asia
Tenggara Tahun 2020”

Visi Riau 2020, Pusat Kebudayaan Melayu

Visi Riau 2020 yang berusaha menjadikan daerah Riau sebagai pusat ekonomi dan
kebudayaan Melayu Asia Tenggara, memiliki alasan kuat. Ini tidak saja karena faktor
geografisnya yang berada di tengah-tengah pergaulan domestik dan internasional, tetapi
juga pertumbuhan ekonomi dan potensi budayanya. Sejarah telah memberikan
pengalaman yang bermakna bagi pencapaian visi 2020 tersebut.

Tetapi yang pasti adalah bagaimana visi Riau 2020 itu tetap mementingkan kesejahteraan
rakyat Riau, baik secara jasmani maupun rohani. Penggabungan sektor ekonomi dan
kebudayaan Melayu dalam visi Riau 2020, merupakan perwujudan dari upaya
memuliakan manusia.

Riau Pos Group, melalui televisi lokal Riau pernah mengadakan diskusi mengenai upaya
mencapai visi Riau 2020 sehingga masyarakat mengerti tentang visi Riau 2020 itu.

Visi Riau 2020 di Bidang Ekonomi

Suatu hari pada tahun 2020, sebuah pusat perekonomian dan kebudayaan Melayu di
kawasan Asia Tenggara akan muncul di Provinsi Riau. Begitulah gambaran Riau yang
tertuang di dalam Visi Riau 2020.

Di dalam visi Riau tersebut, terdapat beberapa indikator yang menjadi sasaran
terwujudnya Provinsi Riau sebagai pusat perekonomian di kawasan Asia Tenggara.
Dalam pencapaiannya indikator tersebut sangat penting guna terwujudnya visi Riau 2020
dalam bidang ekonomi.

Riau baru bisa dinyatakan sebagai sebuah pusat perekonomian di Asia Tenggara jika
pendapatan per kapita penduduknya telah mencapai 7.500 dollar AS, ditambah investasi
per tahun yang mencapai 1 miliar dollar AS. Dengan adanya investasi yang tinggi itu,
maka diharapkan laju pertumbuhan ekonomi daerah ini dapat mencapai 8,5 persen
dengan tingkat inflasi yang dapat ditolerir sebesar 11 persen per tahun.
Walau saat ini posisi perekonomian masih jauh dari cita-cita visi Riau 2020, namun
Perekonomian Riau sudah menempatkan diri pada kategori tumbuh, bahkan spektakuler
karena berada di atas rata-rata indikator ekonomi nasional Indonesia.

Untuk mewujudkan keinginan visi perekonomian tanpa meninggalkan permasalahan


sosial ekonomi maka sejak 2002, ditetapkan satu pilar pembangunan dalam Visi Riau
2020 sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Kerakyatan. Dalam dua tahun anggaran, pilar
tersebut telah dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau
sebesar Rp 1,206 triliun, yakni Rp 561, 92 miliar dalam APBD 2002 dan Rp 643,76
miliar pada APBD 2003 ini.

Berapapun angkanya dan apapun pilarnya, yang penting sebagai rakyat Riau kita sama-
sama berharap Visi Riau 2020 untuk menjadikan Riau sebagai pusat Perekonomian dan
Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara dapat terwujud, amin.