Anda di halaman 1dari 28

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang.

Pendidikan memegang peranan penting yang menyangkut kemajuan dan masa depan bangsa, tanpa pendidikan yang baik mustahil suatu bangsa akan maju. Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional BAB II Pasal menyebutkan bah!a" #Pendidikan Nasional ber$ungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusi Indonesia dalam rangka upaya me!ujudkan tujuan Nasional%. Berhasil atau tidak suatu pendidikan dalam suatu negara salah satunya adalah karena guru. &uru mempunyai peranan yang sangat penting dalam perkembangan dan kemajuan anak didiknya. Dari sinilah guru dituntut untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Untuk dapat men'apai tujuan pengajaran yang diharapkan guru harus pandai memilih metode yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak didik. Supaya anak didik merasa senang dalam proses belajar mengajar berlangsung. Salah satu tujuan pendidikan adalah upaya untuk mengembangkan bakat dan kemampuan indi(idual, sehingga potensi keji!aan anak dapat diaktualisasikan se'ara sempurna. Proses pendidikan men'akup berbagai dimensi, diantaranya badan, perasaan, kehendak dan seluruh unsur keji!aan manusia serta bakat dan kemampuannya.Berkaitan dengan 'akupan pendidikan yang begitu luas maka diperlukan beberapa metode yang diharapka dapat menjadi indikator ter'apainya sebuah kegiatan belajar mengajar untuk men'apai tujuan yang diinginkan. Selain itu metode merupakan unsur yang sangat penting dan tidak dapat dihilangkan dalam pendidikan untuk men'apai suatu tujuan yang diinginkan.

Dalam proses belajar mengajar keberadaan guru atau pendidik menjadi hal yang sangat penting. *eberadaan guru disini mempunyai $ungsi utama dalam ter'apainya sebuah proses belajar mengajar, sebagaimana tertera dalam tujuan pendidikan yaitu membentuk anak yang sedang tumbuh untuk belajar ber$ikir se'ara logis dan membimbing proses pemikiran se'ara bijak. Allyn dan Ba'on, )++,, mengatakan ada tujuan pengajaran akti$, yaitu" ). -. . membangun team, yang artinya semangat kerja sama penguasaan, yang artinya mempelajari sikap, pengalaman, pengetahuan peserta didik. ketertiban belajar se'ara seketika dan men'iptakan perhatian minat a!al sis!a dalam mata pelajaran. Dari pendapat diatas dapat diambil kesimpulan bah!a untuk menerima dan menguasai pelajaran dengan baik dan terlibat dalam proses belajar mengajar atau kati$ maka sis!a harus dalam kondisi siap baik jasmani atau rohani, dan siap pada setiap materi yang akan disampaikan. Dan disini peran seorang guru untuk membantu proses ber$ikir anak didik, sehingga anak didik dapat menerima dan memahami tentang apa yang sedang dipelajari, agar proses belajar mengajar sesuai dengan apa yang diharapkan. .aka dari itu diperlukan suatu metode yang e$ekti$ dan e$esien. Disaat sekarang ini sering kita jumpai para sis!a yang tidak punya kesiapan dalam menghadapi kegiatan belajar mengajar, terutama dalam hal materi pelajaran yang akan disampaikan, bahkan kadang lupa sama sekali, sehingga ketika di dalam kelas sis!a tidak tahu materi apa yang dibahas, apalagi mengenai isinya dan sering dari mereka itu melupakannya. Selain itu dalam proses belajar mengajar sering kita jumpai bebagai permasalahan yang salah satunya adalah masalah alokasi !aktu yang tidak men'ukupi, sehingga menyebabkan interaksi belajar mengajar menjadi tidak e$ekti$ dan e$esien serta tidak sesuai dengan tuntutan yang diharapkan oleh kurikulum. .aka untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu 'ara agar pelaksanaan belajar mengajar dapat terlakasana se'ara e$ekti$, yang mana salah satunya yaitu dengan menerapkan atau menggunakan metode resitasi

atau tugas, sebagai selingan dan (ariasai tekhnik penyajian pembelajaran mata pelajaran Sosiologi, baik itu tugas indi(idual atau kelompok, rumah / sekolah, merupakan salah satu metode dari sekian banyak metode yang ada, sebagai langkah alternati$ dalam rangka menge$esiensikan proses pembelajaran. Sebuah tujuan pendidikan tidak akan ter'apai tanpa adanya sikap partisipasi dari sis!a, diantaranya dapat berupa mendengarkan, memahami, dan menjelaskan, serta menulis. Akan tetapi lebih jauh dari sikap partisipasi tersebut adalah bagaimana sis!a dapat giat menerima pelajaran dan ikut berpartisipasi baik pemahaman atau perbuatan. Seorang guru tidak hanya menjadi penyaji akan tetapi bagaimana mampu mengajak sis!a sehingga sis!a larut dan membaur menjadi satu dalam permainan yang disajikan, serta mampu memberikan sumbangsih dalam permainan tersebut, baik se'ara keji!aan, perasaan atau tanggapan. Ahmad 0ohani dan Abu Ahmad 1)++)2 mengatakan bah!a untuk memperoleh hasil yang optimal dalam proses belajar mengajar se'ara akti$ sis!a hendaknya mendengarkan, mengamati, menyelidiki dan menguraikan ketentuan satu dengan yang lainnya. Dan semua itu membutuhkan kesiapan 1agar dapat menggunakan materi dengan baik2. 0esitasi atau penugasan diharapkan daapt mengatasi persoalan yang timbul dan proses belajar mengajar sehingga dapat men'apai tujuan yang diinginkan. I.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka ada dua permasalahan yang akan diajukan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut" ). -. Bagaiamana penerapan metode resitasi atau tugas di kelas II.3 S.A Negeri ) Batu4 Apakah metode resitasi 1tugas2 dapat e$ekti$ dalam meningkatkan kesiapan sis!a dalam menerima pelajaran mata pelajaran Sosiologi sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar sis!a4

I.3 Tujuan Penel t an Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, maka penulis akan merumuskan penelitian ini dengan tujuan sebagai berikut " ). -. Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode resitasi atau tugas di kelas II.3 S.A Negeri ) Batu untuk mengetahui apakah metode resitasi dapat e$ekti$ dalam meningkatkan prestasi belajar sis!a kelas II.3 S.A Negeri ) Batu. 1.! Man"aat Penel t an 5asil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan pembelajaran di S.A Negeri ) Batu, khususnya pada kegiatan pembelajaran Sosiologi, diantaranya adalah untuk" ). Bagi lembaga Penerapan metode resitasi dapat dijadikan bahan pertimbangan atau pijakan bagi lembaga sekaligus sebagai kerangka a'uan dalam mengembangkan halhal yang berkaitan dengan pengajaran dalam pembelajran mata pelajaran Sosiologi yang lebih baik. -. Bagi &uru Penerapan metode rsesitasi diharapkan akan lebih mempermudah para guru dalam mengajarkan atau menyampaikan mata pelajaran dan mengarahkan sis!a khususnya terhadap sis!a yang sering tidak serius dalam kegiatan belajar mengajar. . Bagi Sis!a Dengan metode resitasi 1tugas2 yang diterapkan oleh guru diharapkan sis!a lebih siap dalam menerima pelajaran dan mengikuti proses belajar mengajar dengan baik, khususnya mata pelajaran Sosiologi sehingga sis!a daapt mengembangkan ber$ikirnya dan menerima materi dengan baik. 3. Bagi peneliti Penggunaan metode resitasi 1tugas2 akan mempermudah meneliti dalam mengetahui sejauh mana kemampuan sis!a terhadap materi mata pelajaran Sosiologi yang telah diberikan serta tanggung ja!ab sis!a terhadap tugas mata pelajaran Sosiologi dan menambah !a!asan bagi 'alon guru.

BAB II #A$IAN TE%RI II.1 Pengert an Met&'e .engajar adalah salah satu tugas utama guru, yang disebut dengan $ungsi instruksional. Dalam menggunakan $ungsi instruksional itu, penggunaan dan penerapan metode pengajaran merupakan salah satu $aktor yang penting yang ikut andil dalam kegiatan belajar mengajar . .etode (method), se'ara har$iah berarti 'ara. Selain itu metode atau metodik berasal dari bahasa &reeka, metha, 1melalui atau mele!ati2, dan hodos 1jalan atau 'ara2, jadi metode bisa berarti jalan atau 'ara yang harus di lalui untuk men'apai tujuan tertentu. Se'ara umum atau luas metode atau metodik berarti ilmu tentang jalan yang dilalui untuk mengajar kepada anak didik supaya dapat ter'apai tujuan belajar dan mengajar. Pro$. Dr.6inarno Sura'hmad 1)+,)2, mengatakan bah!a metode mengajar adalah 'ara-'ara pelaksanaan dari pada murid-murid di sekolah. Pasaribu dan simanjutak 1)+7-2, mengatakan bah!a metode adalah 'ara sistematik yang digunakan untuk men'apai tujuan. 8adi metode pelajaran adalah suatu 'ara yang dalam $ungsinya merupakan alat untuk men'apai tujuan. Dalam kegiatan belajar mengajar seorang guru tidak harus terpaku dalam menggunakan berbagai metode 1(ariasi metode2 agar proses belajar mengajar atau pengajaran berjalan tidak membosankan, tetapi bagaimana memikat perhatian anak didik. Namun di sisi lain penggunaan berbagai metode akan sulit memba!a keberuntungan atau man$aat dalam kegiatan belajar mengajar, bila penggunaannya tidak sesuai dengan situasi dan kondisi yang mendukungnya, serta kondisi psikologi anak didik. .aka dari itu disini guru di tuntut untuk pandai-pandai dalam memilih metode yang tepat, 1Syai$ul Bahri, D. -99-2.

Berkaitan dengan metode yang tepat, dalam hal ini pasiburi dan simanjutak, mengatakan bah!a dalam nenentukan metode mana yang akan di ikuti oleh guru dalam penggunaan metode guru harus memperhatikan berbagai ma'am $aktor, diantaranya yaitu" ). .etode dan tujuan sekolah -. .etode dan bahan pengajaran . .etode dan tangga-tangga belajar 3. .etode dan tingkat perkembangan :. .etode dan keadaan perseorangan ,. Dasar tertinggi dari metode Selain itu Pro$ Dr. 6inarno S, mengatakan ada : ma'am yang mempengaruhi penggunaan metode mengajar antara lain" tujuan berbagai jenis dan $ungsinya, anak didik yang berbagai tingkat kematangannya, situasi yang berbagai ma'am keadaan, $asilitas yang berbagai kualitasnya, pribadi guru seta kemampuan pro$esionalnya yang berbeda-beda II.2 Met&'e Res tas a. Pengert an ;ang dimaksud dengan metode resitasi atau penugasan adalah metode penyajian bahan dimana guru memberikan tugas tertentu agar sis!a melakukan kegiatan belajar, yang mana kegiatan itu dapat dilakukan di dalam kelas, di halamn sekolah, di laboratorium, di perpustakaan, dirumah ataupun dimana saj asal tugas itu dapat di selasaikan. .enurut 0oestiyah dikatakan bah!a resitasi adalah suatu metode dengan 'ara menyusun laporan sebagai hasil dari apa yang di pelajari. 0esitasi 1penugasan2 dapat berupa perintah kemudian sis!a mempelajari bersama teman atau sendiri dan menyusun laporan atau resume kemudian diesok harinya hasil laporan didiskusikan dengan seluruh sis!a di kelas. .etode resitasi biasanya diberikan atau digunakan oleh guru dengan tujuan agar sis!a itu memiliki hasil belajar yang lebih mantab, dan untuk menumbuhkan moti(asi belajar sis!a. 0esitasi di berikan untuk memperoleh pengetahuan dengan 'ara melaksanakan tugas dan juga dapat

memperluas dan meperkaya pengetahuan serta ketrampilan sis!a disekolah melalui kegiatan luar sekolah. Dalam per'akapan sehari-hari metode ini dikenal dengan sebutan pekerjaan rumah, tetapi sebenarnya metode ini terdiri dari tiga $ase, antara lain 1)2 pendidik memberi tugas. 1-2 anak didik melaksanakan tugas 1belajar2. 1 2 Sis!a mempertanggung ja!abkan apa yang telah dipelajari 1resitasi2. Panerapan metode resitasi 1tugas2, diberikan dengan harapan agar sis!a memiliki hasil belajar yang lebih mantap, karena sis!a melaksakan latihan-latihan selama melaksanakan tugas, sehingga pengalaman sis!a dalam mempelajari sesuatu dapat lebih terintegrasi. Dan dengan metode ini diharapkan sis!a dapat belajar bebas tapi bertanggung ja!ab, dan murid-murid akan berpengalaman, dan bisa mengetahui berbagai kesulitan. Dengan metode ini sis!a mendapatkan kesempatan untuk saling membandingkan dengan hasil sisa yang lain, menarik anak didik agar belajar lebih baik, punya tanggung ja!ab dan berdiri sendiri. 10oesriyah N. *, )+7+2. .etode resitasi ini digunakan atau di berikan untuk merangsang anak agar tekun, rajin, dan giat belajar, sehingga pada pada saat kegiatan belajar mengajar mereka sudah siap. Selain itu metode ini diberikan karena dirasa bahan pelajaran terlalu banyak sementara !aktu sedikit, dalam artian bahan banyak tapi !aktu kurang seimbang. Agar bahan yang diberikan dapat sesui dengan !aktu yang ada maka metode ini bisa diberikan. .etode resitasi 1tugas2 dapat berupa antara lain" ). -. . 3. .enyusun karya tulis .enyusun laporan mengenai bahan ba'aan atau menyusun berita. .enja!ab pertanyaan yang ada dalam buku tugas lain yang dapat menujang keberhasilan sis!a, dll Pemberian tugas atau resitasi dapat diberikan dia!al pelajaran ataupun diakhir pelajaran, baik itu se'ara indi(idu atau se'ara kelompok, didalam kelas atau di lar kelas. Dalam pemberian tugas atau resitasi ini agar dapat

<

berhasil dalam pelaksanaannya, maka seoang guru harus memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut" ). =ugas itu harus jelas dan tegas -. Suatu tugas harus disertai dengan penjelasan tentang yang akan dihadapi. . =ugas harus berhubungan dengan yang anak pelajari 3. =ugas harus berhubungan atau di sesuaikan dengan minat sis!a :. =ugas harus disesuaikan dengan !aktu yang dimiliki sis!a ,. Dan sebagainya Selain beberapa poin diatas yang harus diperhatikan oleh guru yaitu etiap pemberian tugas diharapkan agar menge'ek tugas yang diberikan, sudah dikerjakan atau belum, kemudian die(aluasikan untuk memoti(asi sis!a dan untuk mengetahui hasil kerja sis!a. Dengan demikian dapat bertanggung ja!ab terhadap tugasnya, selai itu sis!a dapat lebih termoti(asi untuk mempelajari materi yang akan disampaikan, khususnya pada materi Sosiologi, sehingga ketika menerima pelajaran sudah siap, dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dan sesuai dengan apa yang diinginkan. (. #ele( han 'an #ekurangan Met&'e Res tas Dalam penggunaan suatu metode itu pasti akan luput dari suatu kelebihan dan kekurangan, begitu pula dengan metode ini. a. *elebihan .etode 0esitasi ). Pengetahuan sis!a akan lebih luas dan si$at (erbalismenya akan semakin berkurang. -. Sis!a lebih mendalami dan menglami sediri pengetahuan yang di 'arinya, sehingga pengetahuan itu akan tinggal lama dalam ingatan ji!anya. . >ebih merangsang sis!a dalam melakukan akti$itas belajar indi(idu atau kelompok. 3. Dapat mengembangkan kemandirian sis!a diluar penga!asan guru.

:. Dapat menumbuhkan kreati$itas, usaha, tanggung ja!ab, dan sikap mandiri sis!a, serta memperkaya pengetahuan dan pengalaman sis!a. b. *elemahan .etode 0esitasi 1tugas2, antara lain" ). Sis!a sulit dikontrol, apakah benar ia mengerjakan tugas atau orang lain yang mengerjakan. -. Sulit memerikan tugas yang sesuai dengan masing-masing indi(idu. . *husus untuk tugas kelompok tidak jarang yang akti$ mengerjkan dan menjelasakan hanyalah anggota tertentu saja, sedangkan anggota yang lain tidak ikut berpartisipasi dengan baik. 3. Sering memberikan tugas yang monoton, dan menimbulkan kebosanan. :. Penggunaan metode resitasi 1tugas2 dalam meningkatkan kesiapan dan hasil mata pelajaran Sosiologi. ). Penggunaan Met&'e Res tas Dalam Men gkatkan #es a*an Belajar 'an *restas Belajar + s,a. Dalam penggunaan metode resitasi di kelas II.3 S.A Negeri ) Batu, ada beberapa langkah yang telah dilakukan oleh pengajar, antara lain" a. ?ase .emberikan =ugas. ;aitu guru memberikan tugas pada sis!a baik itu se'ara petseorangan atau kelompok. Dan hasil yang diperoleh dapat sesuai dengan yang diinginkan, hendaknya tugas yang diberikan pada sis!a memperhatikan" ). =ujuan yang akan di'apai. -. 8enis tugas yang jelas dan tepat sehingga anak mengerti apa yang ditugaskan tersebut . Sesuai dengan kemampuan sis!a. 3. Ada petunjuk atau sumber yang dapat membantu pekerjaan sis!a. :. Sediakan !aktu yang 'ukup untuk mengerjakan tugas tersebut. b. >angkah pelaksanaan. ). Diberikan bimbingan atau penga!asan.

-. Diberikan dorongan sehingga anak mau bekerja. . Diusahakan dikerjakan oleh sis!a sendiri, tidak menyuruh orang lain. 3. Diajurkan agar sis!a men'atat hasil-hasil yang ia peroleh dan sistematis. '. ?ase mempertanggung ja!abkan =ugas 5al yang harus dikerjkan sis!a pada $ase ini, antara lain" ). >aporan sis!a baik lisan atau tertulis dari apa yang telah dikerjaknnya. -. Ada tanya ja!ab atau diskusi kelompok. . Penelitian hasil pekerjaan sis!a baik dengan tes maupun non tes atau 'ara lainnya. Dengan $ase mempertanggunag ja!abkan inilah yang disebut dengan resitasi. 1Drs. Syai$ul Bahri D" -99-2. Sedangkan menurut @akiah Darajat" -99), pemberian tugas dapat dilakukan dengan beberapa 'ara, yaitu" ). Sis!a diberi tugas mempelajari bagian dari suatu buku atau teks, baik se'ara kelompok atau indi(idu, diberi !aktu tertentu untuk mengerjakanya, kemudian murid yang bersangkutan mempertanggung ja!abkanya. -. Sis!a diberi tugas untuk melaksanakan sesuatu yang tujunnya melatih mereka dalam hal yang bersi$at ke'akapan mental dan motorik. . Sis!a diberi tugas untuk mengatasi masalah tertentu denan 'ara men'obah untuk meme'ahkannya, dengan tujuan agar sis!a biasa ber$ikir ilmiah dalam meme'ahkan suatu masalah. 3. Sis!a diberi tugas untuk mengerejakan suatu proyek, dengan tujuan agar sis!a terbiasa untuk bertanggung ja!ab terhadap penyalesaian suatu masalah yang telah disediakan dan bagaimana mengelola selanjutnya.

)9

Dalam pemberian metode tugas atau resitasi ini supaya bisa sesuai dengan yang diinginkan maka ada beberapa syarat yang harus diketahui oleh pendidik dan sis!a yang diberi tugas, yaitu" ). =ugas yang diberikan harus berkaitan dengan pelajaran yang telah mereka pelajari, sehingga murid disamping sanggup mengerjakan juga sanggup menghubungkan dengan pelajaran-pelajaran tertentu. -. &uru harus dapat mengukur dan memperkirakan bah!a tugas yang diberikan kepada sis!a akan dapat dilaksanakannya karena sesuai dengan kesanggupan dan ke'erdasan yang dimilikinya. . &uru harus mananamkan keadaan murid bah!a tugas yang diberikan pada sis!a akan dikerjakan atas kesadaran sendiri yang timbul dari hati sanubarinya. 3. 8enis tugas yang diberikan harus dimengerti benar-benar sehingga murid tidak ada keraguan dalam melaksanakanya.

))

BAB III MET%DE PENELITIAN 3.1 Ran)angan Penel t an Penelitian ini dilakukan selama minggu. .inggu pertama, dilakukan menjelaskan materi pengertian dan bentuk-bentuk pelapisan so'ial dalam mata pelajaran Sosiologi, yang pada akhirnya dipakai tolak ukur perbandingan sebelum ada tindakan kelas dengan sesudah ada tindakan kelas. .inggu kedua, dilakukan siklus I dengan metode resitasi yaitu memberikan tugas kepada sis!a untuk mengkliping gambar yang berhubungan dengan pelapisan sosial, sedangkan dalam .inggu ketiga yang juga dilakukan siklus II dengan memberikan tugas kepada sis!a untuk membuat skema bahan ajar pelapisan so'ial dan di$erensiasi sosial. Dalam penelitian ini menurut *urt >e!in dalam 5ardjodipuro 1)++<"-:2 diperkirakan siklus yang akan terjadi adalah sebagai berikut" a. Siklus I ). .enjelaskan materi pengertian pelapisan sosial dan bentuk-bentuk pelapisan sosial. -. .engadakan =anya ja!ab dengan sis!a mengenai materi yang telah diajarakan, agar sis!a dapat memahami materi tersebut. . .emberikan tugas se'ara kelompok untuk mengkliping gambar-gambar yang menunjukkan terjadinya pelapisan sosial. Apabila hasil analisis pada siklus I ini belum menunjukkan hasil yang diharapkan yaitu meningkatnya minat belajar sis!a terhadap mata pelajaran Sosiologi, perlu dikaji ulang serta ditemukan permasalahan yang ada kemudian ditentukan elternati$ peme'ahannya yang dituangkan pada peren'anaan ulang tindakan pada siklus II dengan harapan meningkatnya kualitas belajar sis!a b. Siklus II ). .elengkapi ren'ana penhajaran dengan pengembangan dan penerapan.

)-

-. .emberi tugas kepada sis!a agar materi pelajaran yang kurang dipahami untuk ditanyakan se'ara tertulis pada sehelai kertas. . .engadakan pendekatan se'ara indi(idual terhadap sis!a yang diperkirakan belum memahami materi pelajaran namun masih tidak mau bertanya. Diharapkan pada siklus ini minat dan belajar sis!a meningkat atau ter'apai dengan digunakannya metode pengajaran tertentu oleh guru. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode indukti$ yaitu berangkat dari $akta-$akta khusus atau peristi!a-peristi!a kongkrit kemudian ditarik generalisasinya yang bersi$at umum. Penggunaan metode ini di maksudkan untuk mengemukakan data yang ada kaitannya dengan yang penulis bahas yaitu yang bertitik tolak pada pengetahuan yang khusus kemudian ditarik kesimpulan yang umum. Penelitian ini menganalisis tentang penggunaan metode resitasi sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan belajar dan prestasi sis!a. =eknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskripti$. Dengan menggunakan teknik ini maka dengan mudah penulis dapat mengetahui apakah metode resitasi dapat meningkatkan kesiapan belajar dan prestasi sis!a kelas II 3 S.A Negeri ) Batu . 3.2 %(-ek 'an +u(-ek Penel t an Pada penelian ini yang dijadikan obyek penelitian adalah metode resitasi sebagai upaya untuk meningkatkan belajar dan prestasi sis!a, sedangkan subyek penelitian ini adalah sis!a kelas II.3 semester genap di S.A Negeri I Batu. 3.3 Pr&se'ur Penel t an ). Skenario =indakan Pembelajaran Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui e$ekti$itas resitasi dalam upaya meningkatkan belajar dan prestasi sis!a kelas II 3 S.A Negeri ) Batu. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu dirumuskan skenario tindakan pembelajaran mulai dari persiapan sampai e(aluasi.

Penelitian ini dimulai dari persiapan sebagi berikut" a. .enguasai meteri yang akan diajarkan b. .enyediakan alat yang diperlukan '. .embuat ren'ana pengajaran dan satuan pelajaran d. .enulis garis besar pertanyaan dan satuan pelajaran materi yang sudah diajarkan agar sis!a lebih mudah mengikuti tanya ja!ab. e. .en'atat dan memberi nilai terhadap anak yang menja!ab pertanyaan. $. .emberikan tugas kepada sis!a. -. Alat dan personalia. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua alat atau $asilitas yang ada di II 3 S.A Negeri ) Batu. Sedangkan personalia di sini terkait dengan jumlah populasi dan sampel dalam penelitian tindakan kelas yaitu populasinya adalah keseluruhan sis!a-sis!i yang dikhususkan sampelnya pada sis!a-sis!i kelas II 3 S.A Negeri ) Batu dengan jumlah sis!a 33 orang. . >okasi penelitian dan pelaksanaan tindakan. Penelitian ini dilaksanakan kali pertemuan yang di mulai hari senin 7 ?ebruari -99: dan berakhir selasa ): .aret -99: di II 3 S.A Negeri ) Batu. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut" Pertemuan I 1 tanggal 7 ?ebruari -99: jam ke < - 72 A. =ahap a!al ). Salam pembuka -. Perkenalan antara peneliti dan sis!a

.emperkenalkan satu persatu dimulai dari peneliti dan di lanjutkan sis!a dengan 'ara mengabsen satu persatu. .emberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan peneliti di II 3 S.A Negeri ) Batu.

B. =ahap inti ). &uru / peneliti memberikan pertanyaan sesuai dengan materi yang akan diajarkan 1pretest2

)3

-. .emoti(asi sis!a . .enjelaskan materi tentang pengertian pelapisan sosial. 3. .engadakan tanya ja!ab A. =ahap Akhir ). .enyimpulkan materi -. .emberikan .emberi tugas kepada sis!a untuk mengkliping gambar yang menunjukkan terjadinya pelapisan sosial dalam masyarakat. . .enutup dan salam Pertemuan II 1 tanggal ): ?ebruari -99: jam ke < B 72 A. =ahap A!al ). Salam pembuka -. Presensi sis!a . =anya ja!ab tentang materi yang telah diajarkan 1Pengertian pelapisan sosial dan dasar-dasar pelapisan sosial2 B. =ahap inti ). .engulangi kembali sedikit dan penjelasan materi sebelumnya -. .enjelaskan materi tentang sistem pelapisan sosial dan berbagai bentuk pelapisan sosial dalam masyarakat. . .engukur pemahaman sis!a dengan beberapa pertanyaan A. =ahap Akhir ). .enyampaikan kesimpulan -. .emberikan moti(asi kepada sis!a. . Salam penutup Pertemuan III 1tanggal ): .aret -99: jam ke < B 72 A. =ahap a!al ). Salam pembuka -. Presensi sis!a . =anya ja!ab tentang materi yang telah di ajarkan pada minggu yang telah lalu. B. =ahap inti

):

). .engulangi kembali materi sebelumnya -. .enjelaskan materi tentang *onsekuensi atau akibat perbedaan kedudukan dan peran sosial dalam tindakan dan interaksi sosial. . .engukur pemahaman sis!a dengan di memberi beberapa pertanyaan A. =ahap Akhir ). .enyampaikan kesimpulan -. .emberikan tugas II kepada sis!a yaitu membuat skema tentang bahan ajar pada meteri pelapisan sosial dan di$erensiasi sosial. . 3. .engin$ormasikan ulangan Salam penutup

3.! Pengum*ulan Data Untuk memperoleh data yang lebih akurat, maka peneliti melakukan perekaman data adapun teknik yang dilakukan adalah dengan membuat 'atatan berdasakan perkembangan sis!a setelah memberikan tugas. Sedangkan untuk mengetahui perkembangan sis!a dan untuk mengetahui e$ekti(itas penerapan metode resitasi, terhadap kesiapan belajar sis!a. maka, sebelum melanjutkan materi, peneliti memberikan !aktu )9 B ): menit untuk tanya ja!ab tentang materi yang telah diajarkan sehinga hal ini memudahkan peneliti memahami e$ekti(itas penggunaan metode resitasi terhadap pengajaran mata pelajaran sosiologi. Dalam penelitian ini akan digunakan beberapa 'ara / teknik pengumpulan data selama proses penelitian yaitu" ). Cbeser(asi Cbser(asi / pengamatan ini dilaksanakan oleh peneliti ketika peneliti mengajar di kelas, dengan menggunakan metode resitasi. Sehingga peneliti memperoleh gambaran suasana kelas dan peniliti dapat mengetahui kemampuan belajar sis!a kelas II.3 S.A Negeri ) Batu.

),

-. Inter(ie! / !a!an'ara .enurut Suharsimi Arikunto #.etode inter(ie! sering disebut juga dengan !a!an'ara/kuesioner lesan, adalah sebuah dialog yang dilakukan oleh pe!a!an'ara untuk memperoleh in$ormasi dari ter!a!an'ara% 1Suharsimi Arikunto, )++)")-,2 . Pengamatan partisipati$ Aara ini digunakan peneliti agar data yang diinginkan dapat diperoleh sesuai dengan yang dimaksud peneliti. Partisipati$ maksudnya adalah peneliti terlibat langsung dan akti$ dalam mengumpulkan data yang diinginkan. *adang-kadang peneliti juga menguraikan obyek yang diteliti untuk melaksanakan tindakan yang mengarah pada data yang ingin diperoleh peneliti. 3.. In' kat&r # nerja Penelitian yang dilaksanakan kali pertemuan sudah 'ukup digunakan untuk penelitian tindakan kelas. Penelitian ini mengambil topik tentang #Penerapan .etode 0esitasi Sebagai Upaya .eningkatkan *esiapan Belajar dan Prestasi Belajar Sis!a Sebagai Upaya Untuk .eningkatkan kesiapan belajar dan prestasi belajar sis!a kelas II.3 S.A Negeri ) Batu% maksudnya adalah dengan menggunakan metode resitasi dalam proses belajar mengajar sis!a akan lebih giat dalam menyiapkan belajarnya baik belajar di sekolah ataupun belajar di rumah. Serta bersemangat dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru atau sebaliknya, sis!a akan malas dan tidak bersemangat. Di sini indikator yang ditentukan selama penelitian menerapkan metode 'eramah dan tanya ja!ab ini adalah bah!a sebagian besar sis!a memperhatikan dengan sungguh-sungguh karena mereka ingin menja!ab pertanyaan yang akan peneliti ajukan. Setelah penjelasan materi selesai dan mereka juga belajar di rumah itu terlihat ketika peneliti memberikan pertanyaan tentang materi yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya.

)<

BAB I/ HA+IL PENELITIAN !.1 0am(aran Umum +u(-ek Penel t an =ahun )+<, di kota Batu belum memiliki Sekolah .enengah Umum =ingkat Atas 1S.U2. Sedangkan jumlah tamatan S.P 'ukup besar dan pada umumnya untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi harus ke kota .alang. Pada bulan ?ebruari )+<< .enteri Pendidikan dan *ebudayaan Pro$. Dr. Syari$ =ayib berkunjung ke Batu untuk meresmikan program kelompok belajar di desa 8unrejo *abupaten .alang 8a!a =imur. Pada kunjungan menteri Pendidikan dan kebudayaan tersebut diman$aatkan oleh pejabat setempat yang dipimpin Bapak Singgih selaku pembantu bupati .alang di Batu, menyampaikan keinginan masyarakat Batu mengenai perlunya didirikan sekolah .enengah Umum =ingkat Atas 1S.A Negeri Batu, yang bertujuan untuk menampung tamatan S.P yang jumlahnya bertambah besar, serta untuk meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Batu. Untuk me!ujudkan keinginan masyarakat Batu tersebut maka melalui anggaran Departemen Pendidikan dan *ebudayaan tahun )+<<B)+<7 direalisasikan berdirinya S.A Negeri 9) Batu yang pembangunan gedungnya berlokasi di jalan *5. Agus Salim Batu. =ahun ajaran pertama dimulai pada tahun )+<7 yang ditrandai dengan dibukanya penda$taran sis!a bertempat di S.P Negeri 9) Batu dan S.A Negeri 93 .alang. Untuk enam kelas dengan jumlah )7- sis!a. Pada saat itu S.A Negeri 9) Batu merupakan binaan dari S.A Negeri 93 .alang yang berarti segala akti(itas sekolah terutama dalam penanganan proses pembelajaran dan kebutuhan tenaga edukati$ serta penggunaaan sarana yang belum dimiliki, dipenuhi oleh S.A Negeri 93 .alang yang saat itu dipimpin oleh Drs. Suyitno sebagai kepala sekolah.

)7

Pada tanggal )3 8anuari )+<7 pukul 97. 9 6IB. Bertempat di halaman gedung S.P Berbantuan, diadakan upa'ara pembukaan S.A Berbantuan, diadakan upa'ara pembukaan S.A Negeri 9) Batu yang dihadiri oleh seluruh sis!a, tenaga edukati$, .uspika Batu, Dinas P dan * *abupaten Batu serta pengurus BP- yang diketuai Bapak Bejo. Selanjutnya sambil menungggu penyelesaian pembangunan gedung, pelaksanaan pembelajaran mengggunakan gedung S.P Berbantuan yang terletak di 8l. Darsono Batu, hingga akhir bulan Cktober )+<7. pada tanggal 9 No(ember )+7< dimulailah penggunaan gedung insurent S.A Negeri 9) Batu yang terletak di 8l. Agus Salim :< Batu untuk pembelajaran dan akti(itas sekolah lainnya hingga saat ini, perubahan terus-menerus dilakukan yang disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan. !.2 Pr&ses 'an Has l Pengem(angan Pr&gram T n'akan .asalah pokok yang dihadapi guru baik pemulamaupun yang sudah berpengalaman adalah pengelolaan kelas 1Suryanto dalam *urnia =riyuli, )++<2. Pengeloaan kelas merupakan maslah tingkah laku yang kompleks dan guru menggunakannya untuk men'iptakan dan mempertahankan kondisi kelas sedemikian rupa sehingga sis!a dapat men'apai tujuan pengajaran se'ara e$isien dan memungkinkan mereka dapat belajar. Dengan demikian pengelolaan kelas yang e$ekti$ adalah syarat bagi pengajaran yang e$ekti$. =ugas utama yang paling sulit bagi seorang guru adalah pengelolaan kelas, lebih-lebih tidak ada satupun pendekatan yang dikatakan paling baik, semuanya berada pada tangan guru pada saat dia berperan sebagai a'tor pendidikan di depan kelas. &uru juga berperan sebagai sutradara yang bertanggung ja!ab terhadap berhasil atau tidaknya skenario yangsedang dimainkan. !.2.1 + klus I a. Peren)anaan &uru bersama peneliti mendiskusikan tindakan apa yang dapat dilaksanakan untuk mengembangkan metode pembelajaran sis!a kelas

)+

agar mendukung proses pembelajaran di kelas. *emudian bersama mengamati kondisi sis!a di kelas. (. T n'akan Pada tahap ini guru sosiologi sudah menyiapkan sebelumnya semua perangkat pembelajaran di dalam kelas, antara lain" Pertama, Satuan Pelajaran 1SA=PD>2 yang diberikan kepada guru pamong yang nantinya guru pamong ini akan melihat se'ara nyata di belakang kelas guna merekam semua kejadian di kelas selama kelas itu di berikan tindakan yang sesuai dengan tujuan penelitian. *edua, 0en'ana Pengajaran 10P2 yang juga diberikan kepada guru pamong. *etiga, skenario yang akan diperagakan oleh guru selama penelitian tindakan kelas ini. Naskah skenario ini merupakan naskah dialog yang kaan diguanakan sebagai garis besar dalam menerangkan materi yang akan disampaikan oleh guru praktikan dengan menggunakan metode pengajaran 'eramah dan tanya ja!ab. Selain itu, semua yang diberikan kepada guru pamong digunakan sebagai rambu-rambu penga!asan pengamat ke guru yang melakukan aksi di dalam kelas. *eadaan sis!a pada tanggal ): ?ebruari -99: itu kelihatan lebih siap jika dibandingkan dengan pertemuan pertama yang terkesan mendadak, tetapi kali ini sis!a sis!a siap menerima pelajaran. *etika guru melakukan apersepsi banyak sis!a yang langsung memberikan tanggapan yang positi$ yang mengingatkan akan materi sebelumnya, sehingga materi untuk siklus pertama ini bisa dilaksanakan sesuai dengan ren'ana semula. Pembelajaran sosiologi dilaksanakan dengan menerapkan beberapa metode 1'eramah, tanya ja!ab dan tugas2. ;ang mana dalam hal ini lebih ditekankan pada metode resitasi atau tugas. Dari hasil monitoring selama tindakan proses belajar mengajar berlangsung adalah dapat meningkatkan kesiapan sis!a dan prestasi belajar sis!a dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran sosiologi kelas II.3 S.A Negeri ) Batu. *egiatan sis!a dalam proses belajar mengajar sudah lebih baik. Sis!a sudah bersemangat dalam belajar !alaupun masih relati$ rendah.

-9

5ambatan yang diperoleh untuk a!al minggu yaitu sis!a ada yang tidak mengumpulkan tugas, dan hanya men'otek hasil kerja temannya. '. E1aluas Pererapan metode resitasi dengan menetapkan dan memberikan tugas yang sesuai dengan materi dan disertai dengan >*S serta penilaian sebagai moti(asi, 5asil penilaian dapat dilihat pada tabel ) berikut" Tabel 1. Pemahaman Pemahaman

M&t 1as

N&

NI+

N&

NI+

9) 99 93 9: 9, 9< 97 9+ )9 )) )) )3 ): ), )< )7 )+ -9

99<+<9 99<+799<+7: 99<++) 99<++, 99<++< 99<+++ 99799, 9979)9 9979) 9979)7 9979)+ 9979 < 9979< 9979<7 997973 99797, 99797+ 9979+9979+,

-3 -: -,

997)997)3< 997):< 997),7 997)< 997)7< 997)+< 997--+ 997- 997- , 997-3 997-3: 997-:+ 997-,: 997-<9 997-< 997-79 997-7 997-+997 9)

-< -7 -+ 9 ) 3 : , < 7 + 39 3) 3-

M&t 1as -)

Tugas

Tugas

-) --

997)9< 997)):

3 33

997 9997,9)

Dari tabel diatas dapat dilihat dalam presentase sebagai berikut " a. b. '. Sis!a mengerjakan tugas yang diberikan 179E2. Sis!a mendapatkan gambaran tentang maksud dan isi materi yang diajarkan pada saat itu 1:9E2. Sis!a terdorong utnuk belajar dan mengerjakan tugas karena kegiatan itu mendapatkan penilaian 1:9E2. !.3.2 + klus I I a. Peren)anaan &uru bersama peneliti mendiskusikan tindakan apa yang dapat dilaksanakan untuk mengembangkan metode pembelajaran sis!a kelas agar mendukung proses pembelajaran di kelas. *emudian bersama mengamati kondisi sis!a di kelas. Permasalahan-permasalahan pada siklus ) tadi dirundingkan bersama sehingga meminimalisir tingkattingkat kesalahan dalam menuju tujuan yang diinginkan yaitu mengembangkan (. T n'akan Pada taha ini sosiologi sudah menyiapkan sebelumnya semua perangkat pembelajaran di dalam kelas, antara lain" Pertama, Satuan Pelajaran 1SA=PD>2 yang diberikan kepada guru pamong yang nantinya guru pamong ini akan melihat se'ara nyata di belakang kelas guna merekam semua kejadian di kelas selama kelas itu di berikan tindakan yang sesuai dengan tujuan penelitian. *edua, 0en'ana Pengajaran 10P2 yang juga diberikan kepada guru pamong. *etiga, skenario yang akan diperagakan oleh guru selama penelitian tindakan kelas ini. Naskah skenario ini merupakan naskah dialog yang kaan diguanakan sebagai garis besar dalam menerangkan materi yang akan disampaikan oleh guru praktikan dengan menggunakan metode pengajaran 'eramah dan tanya ja!ab. Selain itu, smeua yang diberikan kepada guru pamong digunakan sebagai kemampuan sis!a dalam bertanya dengan menggunakan metode 'eramah dan metode tanya ja!ab.

--

rambu-rambu penga!asan pengamat ke guru yang melakukan aksi di dalam kelas. *eadaan sis!a pada tanggal ): .aret -99: itu kelihatan lebih siap dari pada pertemuan sebelumnya, ketika guru memberikan apersepsi banyak sis!a yang langsung memberikan tanggapan yang positi$ yang mengingatkan materi sebelumnya, sehingga materi untuk siklus kedua ini bisa dilaksanakan sesuai dengan ren'ana semula. Pada akhirnya pertemuan terakhir ini adalah merupakan pertemuan yang relati(e kondusi$ dalam pembelajaran antara guru dan murid, begitu( juga dengan tugas, pemahaman dan moti(asi sis!a, sehingga dari !aktu a!al pembukaan pertemuan itu, kemudian dilanjutkan dengan dialog tanya ja!ab, dan yang terakhir pada saat penutup juga menunjukkan dengan saat-saat guru dan sis!a dapat mempelajari materi pembelajaran. ). E1aluas pada subbab ini diungkap tentang keadaan sis!a yang menunjukkan perkemabngan kesiapan sis!a dalam prsoses belajar mengajar, hal ini dapat dilihat dari tabel yang menunjukkan $rekuensi sis!a dalam hal kesiapan sis!a dalam proses belajar mengajar yang di'atat pada tanggal ): .aret -99: jam ke < B 7. Tabel 2. Pemahaman Pemahaman M&t 1as M&t 1as -

Tugas

N&

NI+

N&

NI+

9) 99 93 9: 9, 9< 97

99<+<9 99<+799<+7: 99<++) 99<++, 99<++< 99<+++ 99799,

-3 -: -, -< -7 -+ 9

997)997)3< 997):< 997),7 997)< 997)7< 997)+< 997--+

Tugas

9+ )9 )) ) )3 ): ), )< )7 )+ -9 -) --

9979)9 9979) 9979)7 9979 < 9979< 9979<7 997973 99797, 99797+ 9979+9979+, 997)9< 997)): Pada tabel

) : , < 7 + 39 3) 33 33

997- 997- , 997-3 997-:+ 997-,: 997-<9 997-< 997-79 997-7 997-+997 9) 997 9997,9)

diatas menunjukkan bah!a sis!a se'ara keseluruhan

mengerjakan tugas yang telah di berikan oleh guru, sedangkan Sis!a mendapatkan gambaran tentang maksud dan isi materi yang diajarkan pada saat itu 1<: E2. Dan sis!a yang terdorong utnuk belajar dan mengerjakan tugas karena kegiatan itu mendapatkan penilaian 1<9 E2 Pada pertemuan ini proeses belajar mengajar menggunakan teknik sebagai berikut " ). Sis!a diberi kesempatan selama )9 sampai ): menit untuk memba'a. -. *emudian sis!a itu harus menyimpulkan dan menjelaskan di muka kelas mengenai konsekuensi dari terjadinya pelapisan sosial dalam masyarakat. . Peneliti bertanya pada sis!a satu persatu / sebagian sis!a. 3. Peneliti menjelaskan yang belum dipahami sis!a dan memberi kesempatan untuk bertanya. Dari hasil pertemuan kali ini menunjukkan perkembangan sebagai berikut " ). Sis!a dapat bersemangat dalam menghadapi atau mengerjakan tugas baik indi(idu maupun kelompok.

-3

-. Sis!a mengerjakan tugas yang diberikan. . Sis!a memahami materi yang disampaikan Pada pertemuan terakhir ini peneliti mengadakan kuis atau ulangan, yang men'akup materi yang sudah diajarkan, dan hasil yang diperoleh sudah mengalami kemajuan dibandingkan latihan-latihan yang lalu. Sampai pada pertemuan terakhir ini masih terdapat hambatan, yaitu terdapat beberapa sis!a yang tidak mengerjakan tugas, dan juga ada yang kurang serius dalam mengerjakan, dalam artian mereka tidak mengerjakan tugas yang diberikan selama ini dengan hasil kerja mereka sendiri tapi men'ontek milik temannya. Namun meskipun demikian sis!a sudah punya moti(asi untuk belajar dan paling tidak kesiapan untuk menerima pelajaran dan pahan akan materi yang akan disampaikan, serta memperoleh hasil dari latihan atau ulangan bisa lebih baik dari sebelumnya.

-:

BAB / PENUTUP ..1 #es m*ulan Berdasarkan hasil penelitan di atas, maka dapat diketahui bah!a " ). D$ekti$itas penggunaan metode resitasi dapat meningkatkan kesiapan belajar, menumbuhkan moti(asi belajar dan meningkatkan prestasi belajar sis!a di kelas II.3 S.A Negeri ) Batu. 5al ini dapat diketahui dari peningkatan terhadap kreati(itas sis!a dalam meningkatkan hasil belajarnya. -. Dalam pembelajaran Sosiologi di kelas II.3 S.A Negeri ) Batu sangat dibutuhkan metode resitasi. . Penerapan metode resitasi 1tugas2 e$ekti$ dapat meningkatkan kesiapan belajar dan prestasi belajar dalam proses belajar mengajar, apabila memperhatikan hal-hal sebagai berikut " a. b. '. d. &uru mengenal sis!a pada saat proses belajar mengajar mata pelajaran sosiologi berlangsung Dalam pembuatan atau pemberian tugas harus jelas dan mudah dipahami serta sesuai dengan !aktu, materi dan kemampuan sis!a. Setiap kegiatan belajar mengajar sis!a mendapat tugas dan guru harus menge'ek hasilnya. =ugas yang diberikan harus bisa memperluas pengetahuan dan membantu proses ber$ikir sis!a. 3. .etode resitasi melatih sis!a untuk mandiri dan lebih bertanggung ja!ab. :. *endala dalam penelitian ini adalah !aktu yang terbatas, kemudian kondisi sis!a yang mempunyai latar belakang yang berbeda, kondisi $isik sis!a yang payah, serta kurang serius dalam melaksanakannya. 5ambatan yang paling bararti dalam pelaksanaan resitasi ini adalah,masih terdapatnya beberapa sis!a yang tidak mengerjakan tugas, dan juga ada yang kurang serius dalam mengerjakan, dalam artian mereka tidak mengerjakan tugas yang diberikan selama ini dengan hasil kerja mereka sendiri tapi men'ontek milik temannya

-,

..2 +aran ). &uru harus bisa mengembangkan dan memakai berbagai ma'am metode, yang sesuai dengan tingkat pengetahuan sis!a sehingga sis!a tidak bosan dan menerima pelajaran sebagai mestinya. -. Dalam pemberian tugas guru haruslah pandai-pandai men'ari (ariasi dalam memberikan tugas kepada sis!a, sehingga diharapkan sis!a dalam mengerjakan tugasnya bias bersemangat dan dapat memahami maksud dan tujuan dari tugas tersebut. . .ateri yang digunakan untuk metode tanya ja!ab ini haruslah materi yang bersi$at umum. 3. Sebelum proses belajar mengajar berlangsung, guru haruslah pandai-pandai memba'a kondisi sis!a, sehingga metode yang akan digunakan akan sesuai dengan kondisi sis!a pada saat itu. :. *esiapan sis!a yang mengkondisikan bah!a sis!a memang siap diajar oleh guru dengan memakai metode 'eramah dan tanya ja!ab.

-<

DA2TAR PU+TA#A Allyn dan Ba'on, )++-,Active Learning .el Siberman, =okyo,. Darajat @akyah, Guru Dan Anak Didik Dalam Interaktif Edukatif, P=. 0ieneka Aipta, 8akarta,-999 Djamarah Syai$ul Bahri, -999, trategi !ela"ar #enga"ar, P=. 0ieneka Aipta, 8akarta 0oestyah,)+7+, trategi !ela"ar #engajar, Bina Aksara, 8akarta. Sura'hmad 6inarno,)++3, $engantar Ilmu Interak%i !ela"ar #enga"ar, =arsito, Bandung. Syai$ul Ba'hri D. ,-999, Guru Dan Anak Didik Guru Dan Anak Didik Dalam !erinterak%i Edukatif, P=. 0ieneka Aipta, 8akarta. Simandjutak,)+7,, Ditaktik Dan #elodik, =arsito, Bandung. Suharsimi 0ikunto,)++<, $ro%edur $enelitian, P=. 0ieneka Aipta, 8akarta. .uhaimin,-99-, $aradigma $endidikan Agama I%lam, P=. 0osda *arya. Usman UFer G Setia!ati >ilis,)++ , &'a(a )'timali%a%i *egiatan !ela"ar #enga"ar 0emaja 0osda *arya Bandung. Suryo Subroto,-99-, $ro%e% !ela"ar #enga"ar Di ekolah, P=. 0ieneka Aipta, 8akarta

-7