Anda di halaman 1dari 1

BAB III KESIMPULAN Glaukoma merupakan suatu neuropati optik yang biasanya memiliki sebuah gambaran berupa kerusakan

nervus optikus yang bersifat progresif dan biasanya disertai dengan peningkatan tekanan intra okular. Sebagai akibatnya akan terjadi gangguan lapang pandang dan kebutaan.8,10 Glaukoma tekanan normal merupakan bentuk dari glaukoma sudut terbuka dengan kelainan glaukomatosa neuropati optik namun memiliki tekanan intraokular yang tetap di bawah 21 mmHg. Terjadi kepekaan yang abnormal terhadap tekanan intraokular karena kelainan vaskular atau mekanis di diskus optikus.2 Etiologi glaukoma tekanan normal masih belum jelas, faktor yang menyebabkan kelainan ini diduga karena adanya hipoperfusi pada mata, hipotensi, hypercoagulability dan peningkatan viskositas darah atau adanya kelainan genetik. Glaukoma tekanan normal juga berhubungan dengan sakit kepala sebelah, Raynauds fenomena (white cold finger), iskemia serebral difus dan kelainan autoimun.3 Diagnosis glaukoma tekanan normal dapat ditegakan bila terdapat gejalagejala glaukoma seperti : kehilangan lapangan pandang (penglihatan seperti melihat di dalam terowongan) dan kerusakan nervus optikus yang ditemukan pada pemeriksaan funduskopi tanpa adanya peningkatan tekanan intraokular.14 Tatalaksana untuk glaukoma tekanan normal memiliki prinsip yang sama dengan glaukoma sudut terbuka primer, yaitu dengan menurunkan tekanan intraokular. Dapat dilakukan dengan pemberian medikamentosa ataupun pembedahan jika terapi medikamentosa tidak memberikan hasil yang memuaskan dalam menghambat progresifitas penyakit.14,15

15