Anda di halaman 1dari 8

dr.

Rosita Pretest
1. Sebutkan tahap-tahap facial 2. Bahan yang dipakai untuk peeling 3. Botox Laser Mesoterapi Body wrapping
Prinsip dan tujuan

Botox Untuk menghilangkan kerutan di wajah, dahi, mata, leher. Neurotoxin diinjeksikan ke dalam otot-otot tertentu pada wajah dan memblok impuls pada otot, sehingga dapat merelaksikan otot dan menghilangkan kerutan di wajah. Laser Untuk menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan Untuk skin rejuvenation Panas dari sinar membuat luka/peradangan di kulit. Peradangan merangsang keluarnya asam amino peptida yang memberi sinyal pada sel untuk melakukan regenerasi. Kulit banyak memproduksi kolagen kencang Mesoterapi Untuk menghilangkan lemak pada pipi, dagu, kantong mata, mengencangkan kulit, menghilangkan bekas jerawat, skin rejuvenation, menghilangkan selulit. Menginjeksikan formula cairan ke dalam subkutan ke dalam jaringan mesodermis. Body Wrapping Untuk mengurangi berat badan, membentuk tubuh. Menggunakan balutan plastik dengan ketat dibungkus di sekitar badan untuk menyebabkan pengurangan ukuran dengan cepat melalui vasodilatasi.

Facial Kulit berjerawat tidak boleh dimassage. Efek setelah facial ? Kapan indikasi: Mekanikal peeling Chemical peeling Kulit normal bisa: Berjerawat mikrodermabrasi Berminyak mekanik peeling, mikrodermabrasi

Suntik botox 6 bulan sekali Hasilnya: 3-7 hari 2 minggu Bertahan sampai 4-6 bulan Pada manula tidak efektif Manula facelift

Facelift Mengembalikan kehalusan serta menyempurnakan bentuk wajah dan leher. Hilangnya elastisitas kullit wajah dan leher akibat proses penuaan. kriteria facelift 1. Adanya garis atau lipatan yang dalam dari sudut hidung sampai sudut bibir 2. Hilangnya garis kemudaan 3. Kerutan di pipi Garis sayatan Pelipis licing telinga batas garis rambut di belakang telinga Komplikasi: 1. Hematom 2. Infeksi

Botox indikasi: 1. kerut di kening antara 2 alis 2. kerut di sekitar mata/kening 3. kerut di dahi 4. kerut di leher 5. produksi keringat berlebih di ketiak dan telapak tangan.

Efek samping: 1. Kelumpuhan 2. Alergi 3. Memar (akibat penyuntikannya) 4. Gangguan di wajah 5. Senyum tidak simetris 6. Kehilangan kemampuan mengunyah makanan yang keras.

Clostridium Botulinum 1. Melumpuhkan otot yang membuat berkerut 2. Manghambat rangsangan saraf yang menuju otot yang mengendalikan garis ekspresi di wajah sehingga otot menjadi rilex. 3. Membuat kulit mulus dan kencang Botox neurotoxin bakteri clostridium botulinum

Peeling Kontra indikasi: 1. Kulit terbakar matahari 2. Peradangan 3. Kulit alergi 4. Luka terbuka 5. Orang dengan riwayat keloid Peeling pengelupasan Untuk merangsang pertumbuhan epidermis atau lapisan kulit paling atas Metode: 1. Dermabrasi

Pengelupasan kulit dengan alat 2. Laser peeling Untuk menghilangkan kerutan. a. Penyinaran cahaya pada kulit b. Panaskulit mengeluarkan air dan membasahi permukaan kulit tanpa melukai lapisan dalam c. Panasmerapatkan kolagen di jaringan kulit sehingga kulit jadi elastis 3. Chemical peeling Bahan kimia dioleskan ke wajah. Mengeringkan kulit terluar hingga terkelupas, muncul lapisan kulit yang muda. Efek termal: Panas yang disebabkan ke jaringan Efek mekanikal: Vibrasi kecepatan tinggi sebagai micromassage Efek kaultasi: Produksi droplet mikroskopis O2 dalam jumlah banyak yang berasal dari proses vibrasi. Efek biological: Dilatasi pembuluh darah, meningkatkan aliran darah dan sirkulasi relaksasi otot, meningkatkan aliran limfe.

Mikrodermabrasi Butiran halus Kristal disemprotkan dengan tekanan tinggi ke permukaan kulit dengan alat khusus. Kristal seng, aluminium oksida, Kristal baking soda. Kristal melepaskan sel-sel kulit mati. Indikasi: 1. Kulit rusak akibat matahari 2. Mengurangi bintik hitam 3. Memebrsihkan pori-pori tersumbat 4. Mengefektifkan penetrasi krim dan losium terapi. Kontra indikasi: 1. Herpes simplex 2. Vitiligo 3. Kanker kulit

4. Gangguan system imun/HIV 5. Lesi virus 6. Diabetes aktif 7. Jerawat aktif

Ultrasound Gelombang suara dengan frekuensi tinggi. Indikasi: 1. Peradangan: sub akut dan kronik 2. Traumatik: sub akut dan kronik 3. Jaringan parut atau scar tissu 4. Ketegangan, pemendekan jaringan lunak otot 5. Inflamasi kronik Kontra indikasi: 1. Penyakit jantung 2. Kehamilan 3. Jaringan lembut: mata, testis, ovarium, otak 4. Jaringan yang baru sembuh 5. Tumor 6. Infeeksi akut 7. Daerah epifisis untuk anak-anak dan dewasa

Terapi Pada Kecantikan Ultrasonic digunakan bersama dengan eksfoloating facial wash. Untuk menyingkirkan sel kulit mati, jerawat, keriput, mengganti dengan sel kulit muda. Satu kali seminggu. Bahan: eksfoliating, toring wash, moisturizer. Langkah-langkah: 1. Bel ultrasonic melewati jaringan 2. Micromasage 3. Menggetarkan sel dan mengganti sel tua dengan sel muda, meningkatkan sirkulasi darah 4. Meningkatkan oksigen pada lemak 5. Pemecahan penyimpanan lemak

Membuat kulit lebih elastis. Melembabkan kulit.

Facial Untuk membersihkan wajah. Cleansing mengngkat sisa kotoran Toner mengembalikan kelembapan kulit Scrubinng mngelupas sel-sel mati Penguapan/steam membuka pori-pori Ekstraksi massage melancarkan peredaran darah Masker menutup pori-pori Pelembab

Laser light dan plification by stimulated emission of fadicculon urut-urutan: 1. Membuat luka/peradangan dalam kulit dengan panas sinar laser 2. Merangsang keluarnya asam amonopeptida 3. Membberi sinyal ke sel untuk regenerasi 4. Kulit lebih banyak memproduksi kolagen 5. Kulit terlihat kencang Jenis: 1. Ablastik a. Luka di luar b. Pengelupasan c. 1 kali dalam sebulan d. Hasil 1-3 bulan 2. Non ablastik a. Luka di dalam b. 5 kali dalam sebulan Tujuan: 1. Menghilangkan bulu-bulu 2. Skin rejuvenation

3. Menghilangkan area gelap 4. Mengencangkan kulit Komplikasi: 1. Nyeri 2. Bengkak 3. Bekas kemerahan 4. Terbakar 5. Scarring 6. Perubahan warna kulit

Patofisiologi Jerawat Normalnya: produksi sebum keluar ke permukaan Jerawat Dramase sebum tersumbat karena tertutup kulit mati dan produksi terlalu banyak Sebum terjebak dalam folikel Tumbuhnya bakteri dalam sebum (propionebacterium acne dan corinobacterium acne)

Prinsip Terapi Jerawat 1. Pencegahan: a. Kurangi produksi sebum 1) Diet kurangi lemak dan karbohidrat 2) Perawatan kulit b. Hindari pemicu 1) Hidup sehat 2) Kosmetik seperlunya 3) Hindari alcohol, pedas, rokok 4) Jangan sering memegang kulit yang sensitif timbulnya jerawat 5) Hindari polusi

2. Pengobatan a. Lokal 1) Bahan iritan untuk pengelupasan kulit (sulfur, as.alfa hidroksil, as.salisilet) 2) Antibiotic eritromisen 3) Kartikosteroid hidrokortisol 1 - 2,5% salep b. Sistemik

1) Antibiotic (tetrasiklin, eritromisin, doksisiklin) 2) Hormonal estrogen 3) Kortokosteroid 4) Vitamin A