Anda di halaman 1dari 5

BAB III METODE PRAKTIKUM

A. Alat dan Bahan

Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah seperangkat Personal Computer, dan alat tulis. Sedangkan bahan yang digunakan adalah seperangkat data yang tertera dalam modul.

B. Prosedur Praktikum

1. Proses pemasukkan data

a. Program WinQSB dibuka kemudian pilih sub-program Material Requirement Planning dengan meng-klik mrp.exe

b. Kemudian setelah muncul tampilan windows program maka dibuka pilihan New Problem pada menu File. Kemudian pada label Problem Title diisikan dengan Perencanaan Kebutuhan Bahan, pada label Number of Product and part items =7,

Time Unit of Planning Periods = week, Number of Planning Periods= 10, Number of Periods per year = 52 (karena pada 1 tahun terdapat 52 minggu). Kemudian OK di-klik.

c. Untuk mengisikan data induk mengenai berbagai jenis produk maupun komponen pembuatnya beserta karakteristiknya, pada form perencanaan kebutuhan bahan item master, diisi dengan data-data dari Tabel 15 dan tabel 16 pada modul.

Tabel 1 item master

d. Untuk mengisikan input data mengenai struktur produk dan Bill of Material (BOM), menu View di-klik kemudian dalam sub-menu, pilihan BOM (Bill of Material) dipilih. e. Kemudian pada layar muncul form yang hanya terdiri dari dua kolom yaitu kolom Item ID dan kolom Component. Mengingat bahwa jumlah komponen produk lebih dari satu maka form tersebut diubah sesuai dengan kebutuhan dengan memilih menu Edit dan pilihan Change BOM spanI dipilih. Pada kotak dialog yang sama, pada label New Maximum span is diisikan angka 3 atau lebih, selanjutkan OK di-klik.

f. Pada form Bill of Material diisi dengan menuliskan item ID/Usage dari part, assembly atau component penyusunnya sesuai dengan Bill of material pada Gambar 5 dan gambar 6 di modul (yang ditulis hanya part, assembly, atau component langsungnya saja). Berikut adalah gambar pohon struktur produk pada gambar 5 dan 6 di dalam modul :

Tabel 2. Bom yang telah diisi

g. Untuk mengisikan input jadwal induk produksi, menu View dipilih dan dipilih lagi pada sub menu MPS ( Master Production Schedule). Kemudian pada form yang tersedia angka diinput sesuai dengan tabel 17 di modul.

Tabel 3 MPS yang telah diinput h. Selanjutnya untuk mengisikan data persediaan (inventori) menu View dipilihkemudian dipilih Inventory, data diinput sesuai dengan tabel 18. Dan untuk mengisikan input data kapasitas menu View dipilh, sub menu Capacity dipilih dengan input yang disesuaikan dengan tabel 19 modul. Tabel 4a inventory

Tabel 4b capacity

i. Selanjutnya data disimpan dengan nama tertentu misalnya Acara3.mrp

Gambar 3 kotak dialog untuk menyimpan data

2. Proses analisis data a. Menu Solve dipilih kemudian pada sub menu dipilih Explode Material Requirement. Pada bagian Report Selection, dipilih berdasarkan item ID atau pilihan lain yang sesuai laporan yang diinginkan. Kemudian pilihan untuk laporan All Item dipilih untuk semua item dan tombol OK di-klik. Secara keseluruhan kebutuhan akan ditampilkan.

Gambar 4 tampilan kotak dialog untuk solving

b. Pada menu pilihan yang ada untuk menampilkan daftar kebutuhan bahan (Planned Order Release, kebutuhan kapasitas, serta biaya pengadaan bahan) dengan tombol menu yang ada di-klik Title bar

3. Proses intrepretasi kondisi Proses ini dilakukan dengan mengintrepretasi semua angka dan data yang tertulis dalam hasil solving yang telah dilakukan.