Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN KERJA AUDIT ENERGI RUMAH SAKIT Tujuan kegiatan audit Mengetahui profil beban energi gedung

gedung Mengetahui kondisi eksisting beban energi gedung kantor Mengetahui konsumsi energi berdasarkan data historis dan hasil audit rinci Mengetahui IKE (Intensitas Konsumsi Energi) berdasarkan data historis dan hasil audit rinci Mengidentifikasi peluang hemat energi dalam gedung Memberikan langkah untuk memanfaatkan peluang untuk penghematan energi dan manajemen energi Memberikan peluang hemat energi no cost, low cost, dan high cost

Lingkup kerja kegiatan audit Pemahaman dan tanggapan terhadap kerangka acuan kerja (KAK) Tinjauan potensi dan permasalahan yang meliputi: Tahap persiapan Pengumpulan referensi Kajian pustaka Minggu 1-3 Perijinan dan koordinasi Pengadaan alat dan bahan o Audit awal Pengumpulan data historis konsumsi energi listrik Pengumpulan data sistem tenaga listrik dan beban Audit rinci Pengumpulan beban listrik Pengukuran arus, tegangan, daya, dan faktor daya Pengukuran Minggu 6 -12 Analisis data o Analisis PHE (Potensi Hemat Energi) Analisis PHE no cost Analisis PHE low cost Minggu 11 -14 Analisis PHE high cost Analisis kelayakan PHE no cost o Pelaporan Minggu 8 -14 Penyusunan draft laporan Penyusunan laporan akhir Minggu 8 -16

Minggu 3-7 Minggu 6-9

Dana proyek Rp140.000.000 (Seratus empat puluh juta rupiah)

Indikator output proyek a. Indikator Keluaran : Terselenggaranya Audit Energi , teridentifikasi peluang penghematan energi dan tersusunnya rekomendasi hemat energi pada bangunan gedung. b. Keluaran/ Output : Tersusunnya Laporan hasil pelaksanaan audit energi pada gedung

Personil

Penyedia Jasa/konsultan memiliki: 1. Sertifikasi Badan Usaha bidang Layanan Jasa Khusus/ Sub Bidang Jasa Inspeksi Teknis. 2. Sertifikat Kompetensi dan kualifikasi Perusahaan Jasa Inspeksi Teknis 3. Sertifikat Akreditasi Lembaga Inspeksi dari KAN

Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah : a. 1 (satu) Tenaga Ahli Konservasi Energi (Team Leader)

Sarjana teknik (S1) Teknik Elektro/ teknik mesin/ teknik fisika/ teknik industri/ Teknik Kimia dengan pengalaman sekurang-kurangnya 2 (dua ) tahun dalam bidang yang berkaitan dengan konservasi energi atau sejenis. b. 1 (satu) Tenaga Ahli Elektrikal

Sarjana teknik Elektro (S1) dengan pengalaman sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dalam bidang yang berkaitan dengan elektrikal atau sejenis. c. 1 (satu) Tenaga Ahli Mekanikal

Sarjana teknik Mesin (S1)dengan pengalaman sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dalam bidang yang berkaitan dengan mekanikal atau sejenis. d. 1 (satu) Tenaga Ahli Manajemen Energi

Sarjana Ekonomi (S1) dengan pengalaman sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun dalam bidang yang berkaitan dengan kajian ekonomi/ studi kelayakan konservasi energi atau sejenis.
*) Dalam Pelaksanaan tugasnya tenaga ahli dibantu tenaga pendukung yaitu 1 orang operator komputer, 1 orang administrasi, 1 orang Koordinator Survey dan 6 orang Surveyor

Alat dan Bahan


Power Analyzer, Lux Meter, Thermometer, Hygrometer, Waterflowmeter, Anemometer

Proses Analisis PHE Analisis yang memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pelaksanaan hemat energi yang mungkin dicapai serta kendala-kendala penerapannya pada sektor gedung. Metode yang digunakan untuk analisis PHE adalah melakukan survey lapangan berupa diskusi, pengukuran kualitas daya listrik, serta pengamatan terhadap beban. CONTOH: