Anda di halaman 1dari 8

No J\lasalab Solusi

l. Ukurnn ke.:ambah ked!. Scmua ke.:ambah DP unggul PPKS mcmpunyai potensi yang sama
walau mcmlliki ukuran yang beragam.
2. Akar kccambah tcrlalu panjang Oapat dlpotong hingga 5 em dan pangkalnya.
,.
Amhroenase dan Cun'lllaria "
Aplikasikan fungisida berbahan aktifpropincb Itau siprokona.zol
atau klorotalonil atall bitcrtanol dengan konsentrasi 0, 15 0.20 %

5. Belalang Aplikasikan inscktisida bcrbahan aktifbctasiffiutnn Itau
dehametrin
6. Kumbang malam Aplikasikan inscktisida bcrbahan aktifkarbofuran dengan
konscntrasi 0.2 %. rOlasi 1 2 minggu.
7. KUlu Aplikasikan insektisida bcrbahan aklifprofenofos alau ddlametrl!l.
8 Jangkrik Aplikasikan inscktisida bcrbahan akl ifbclasiffiulrin alau
dcltamclrin. Ccgah dcngan pcmbuatan pagar dcngan linggi
minimal 1.5 m.
9. Bibil h'mbar Pisahkan dengan halihali saal bibil berumur 1012 minggu di PN
dan tanam kembali kc polibcg PN pada lokasi Icrscndin untuk
pemcliharaan lcbih inlcnsif.
!ihm prosedur baku pcngcnda1ian pcnyakit daun pada bib;t kclapa sawi l
Gambar 7. Cara pcmisahan bibit kembar. A) Sibit kembar scbelum dipisah. B) Sibit
kembar dipotong dengan menggunakan pisaulparang yang tajam. C) Dua
bibit sehat yang tclah terpisah D) Bibitditanam lagi pada polibeg PN
Main nursery : 1) - 12 bulan sampai
b\bi.\ S . \ \ \ ~ \\\t\'lm.
Penyiraman
:. 2 kali sehari - 2 ItihariJpolibeg,
Pengendalian gulma
:. Penyiangan dalam 'polibeg dan
membersihkan lapisan kedap ai r.
.:. Pengendalian di sekitar polibeg
dapat menggunakan herbisida
dengan ekstra hati-hati.
:. Nozzle haros diatur sehingga tidak
mengcnai bibit, jika ada bahaya
tetesan karena angin penycmprotan
haros segcra dihentikan,
PengendaJian hama dan penyakit
.:. Dapat mengaplikasikan fungisida
dan pestisida seperti di PN .
:. Gunakan fungisida dan pestisida
5eCara benanggung jawab dan
hanya unruk pengendalian hama dan
penyakit yang menjadi sasaran.
Pemupukan
.:. Pupuk ditaburkan merala dalam
lingkaran sekeliling bibil kim-kim
5 em dari pangkal balang bibit.
.:. Pupuk lidak boleh mengenai bibit.
.:. Pemupukan seharosnya dihentikan
saru bulan sebelum penanaman
lapangan .
:. Aplikasi pemupukan dosis kedl tapi
frekuensi sering lebih baik dibanding
aplikasi pemupukan dosis besar lapi
frekuensi jarang.
Seleksi bibit
.:. Menghindari terangkutnya bibit
abnormal ke lapangan.
PERSJAPAN PENANAMAN LAPANGAN
Bibil yang telah beromur 10 - 12 bulan
'),\\\'Q uu\uk diViudah\;:;l.\\.
3 alau 4 minggu sebe\um penanaman
dilakukan pemutaran polibeg .
Pastikan bibit telah disiram dengan baik
sebelum dibawa ke lapangan .
Sebaiknya aplikasi pemupukan
dihentikan sebulan sebelum penanaman.
Bibil yang lebih tinggi dari 1,5 m
dipangkas sampai 1,2 m .
Standar dosis pcmupukan bibit kclapa sawit
I
I
nurury : 3 bul an di polibeg kedl.
KC'umbah dlpelihara di dal am bedengan
yang dinaungl dan dipagar.
Penyi raman
.... Rowi 2 ltali sehari .
:. Setiap penyiraman bibit memerlukan
0.1 - 0,25 It air.
Pengendali an gulma
.; Penyiangan manual untuk rumput atau
gulma lain (2 minggu sekali).
.:. Herbisida j3Jlgan digunakan di PN.
Pengendall an penyakit
:. Helminthosponum. Antrachnosa. blos/.
Corticum. busuk pucuk.
(. Penyemprotan preventif menggunakan
fungisida dimulai pada stadia 6 daun .
:. Penyemprot3Jl curative menggunak3Jl
fungisida dilakukan ketika gejala
penyakit sudah muncul pada bibit,
diikuti dengan identifikasi penyakit.
(0 Penyiram3Jl lidak boleh dilakukan
selama 12 jam setelah penyemprotan.
(0 Jangan ada sumber penyakit di sekitar
pembibitan.
PengeDdalian hama
<0> PengendaJian dengan bahan kimia
pestisida harus ekslrD hali-hati .
Pemupukan
<00 Pupuk urea 2 gramll l air untuk 100
bib!!. Frekuensi seminggu sekali.
<0> Pupuk majemuk 2,5 gr/polybag.
(0 Jangan mengaplikasi pupuk daun pada
Slat kondisi udara panas alau kering.
dan pada bibi! yang mengalami SIreS air.
SC'leksi blb]1 5 - 10 -;.
<00 Menghindari lerangkulnya bibit
abnormal ke tahap selanjutnya.
<0> Bibi l normal umur 3 bulan - 3 4 daun.
PERSIAPAN LOKASI MAIN NURSRY(MN)
Persiapan arC'll
.:. Areal yang lelah dibuka dlbersibkan
dan diratakan kemudian dipagar.
.:. Pcmbualan drainase mcngikuli pipa
SC'kunder dari jaring3Jl penyiraman .
Peruancangan
.:. Pemaneangan dilakukan bila
inslalasi penyiraman telah selesai
dibual.
.:. Jarak tanam 9() x 90 x 90 em.
.:. 5etiap petak disusun 5 baris, 40 alau
50 pokok/baris. baris ke enam
dikosongkan untuk jalan .
BIBfT K.E MN
5ehari sebelum dipindah, lanah pada
polibeg MN hams disiram sampai
jenuh.
Tanah pada perakaran hams lembab dan
lidak lerganggu selama pemindahan.
Bibitan hafllS segera disiram setelah
pemindahan selesai.
Lubang lanam MN dibuat sesuai ukuran
polibeg keell dan diberi NPKMg
1515-6-4 SC'banyak 5 g
INFORMASI UMUM
KECAMBAH ANDA
Pastikan anda menerima Delivery Order (DO), Berita Acara Penyerahan
Kecambah (BAPK) dan Daftar Persilangan (D. Persil) bersamaan dengan
penerimaan kecambah.
Periksa segel pada kemasan
kecambah anda dan pastikan
dalam keadaan baik.
--
--
-

,- ~ - - . - ~ -- ~ I - -
..--- ~
-11!!. t
... .. . : . . ~ ";;J" : --
1 , 'uno
PIP NlMlIAR
Kcmasan Peti
IUIiTlElI

UClIUll kH A.
t,

...... """e .....
tC< ...- ..
---
-_._,
- .-'
KEMASAN
j
T !fCC
I

,
Kecambah dikemas dalam kantong plastik ( 150 kecambahllcantong) kemudian dimasukkan
dalam peti isolasi yang kokoh dalam berbagai ukuran.
Kecambah dalam kantong plastik berl ogo dilengkapi dengan label identitas dan diikat
dengan segel pengaman.
KULTUR TEKNIS
KECAMBAH
Kecambah harus dalam keadaan sejuk.
lembab. dan terhindar dari malahari
langsung sampai saal penanaman.
Kecambah harus dilanam sesegera
mungkin setelah pengambilan dari PPKS
dan tidak disimpan lebih dari 5 han.
Kecambah dapat disimpan dalam ruangan
dengan suhu 22 24C.
Periksa jumlah dan jenis persilangan yang
terdapat pada D. Persil dengan label.
UMUM PEMBIBITAN
',m
SO em
POLl BEG
Polibeg berwama hitam dan tahan Iapuk.
Ulruran polibeg pembibitan awal : 22 x 14
em, lebal 0,07 nun, hitamlPUlih, berlubana
00,3 em sebanyak 24 buah.
Ukuran polibeg pembibitan utama: SO x 40
em, lebal 0,2 mm, hitam, berlubang 0 O,S
em sebanyak 60 buah.
Tanah Iapisan alaS menggunakan top soil.
Polibeg barus diisi tanab sampai 2 em dari
ujung tepi polibeg dan disiram setiap bari.
Media tanam adalah tanah topsoil gem bur,
tanah yang kurang gembur dapa! dicampur
dengan pasi r (3: I), bebas dari OPT.
Tanah diayak dengan ayakan 2 em.
Campurkan P (500 g SP36JIO I air) pada
sctiap I m' tanah isian sebelum diisi ke
polibeg kemudian diamkan selama I bulan
sebelum ditanam kecambah.
PERSlAPAN LOKASI
PRE NURSERY(PN) BEDENGAN
10m
O,8m

Sebaiknya lokasi dekat dengan areal penanaman
ataukebun.
Topografi rata I kemiringan < 15 derajal.
Dekat dengan sumher air dan sumber tanah
pengisi polibeg.
Memiliki akses j alan yang bai k dalam segala
euaca.
Terhindardari banjir, kondisi kedap air, dan angi n
kencang.
Aman dari gangguan hama. ternak, dan manusia.
Sedengs n de nga n uku ra n
1,2 m x 10 m dapat memuat
1000 bibit PN.
Sagi an duar bedengan dibuat
lebih tinggi dari permukaan.
Ta mba ha n pa pa n se bagai
pe mi u h perl ila nga n at a u
kelompok pertumbuhan.
Sedengan horus dipaga r .
......
KIYu Iinggi 20 em
NAUNGAN

Umur (bin) Naungan (%)
o - 1,5 100
1.5 - 2,5 50
> 2,5
0
Direndam air
PENANAMAN KECAMBAH
Kantong keeambah secara eermat
dikeluarkan dan ditempatkan dalam baki
dangleal berisi air agar keeambah tetap
dingin (kecambah dalam kantong hams
lidak Icrkcna air).
Kamong dibuka dan dipereik air untuk
memberi kelembaban pada setiap kali
penanaman bila euaea panas.
Membuat lubang tanam kedalaman 2 em.
Keeambah hams ditanam dalam polibcg
dengan akar (radikula) menghadap ke
bawah pada kedalaman sekitar 2 em
sehingga daun (plumula) berada I em
dibawah pcnnukaan sctclah ditutup dcngan
tanah.
Keeambah dengan radikula dan plumula
yang sukar dibedakan se baiknya
ditinggalkan dalam kanlong dan di simpan
dengan suhu 25 C sclama 5 - 6 hari.
Keeambah abnormal, patah, busuk atau
berpenyakil jangan ditanlJm.
Menutup dan meratakan tanah di sekeliling
keeambah (jangan mcnckan terlalu kuat).
Keeambah hams disiram segera setelah
tanam.
Setelah tanam, lakukan pemetaa n
pembibitan.
Gambar posiSi 1
ke<:ambah dldalam
polibeg