Anda di halaman 1dari 24

ABSTRAK Percobaan Analisis Gravimetri ini bertujuan menentukan Cu dalam Tembaga Sulfat Pentahidrat, menentukan jumlah besi sebagai

besi !!!" oksida serta memahami #rosedur dan a#likasi metode gravimetri dalam suatu teknik analisis$ Percobaan ini menggunakan metode #engenda#an, #engua#an, #emanasan, dan #en%aringan$ Prinsi# #ercobaan ini adalah berdasarkan hasil kali kelarutan %aitu dengan mereaksikan CuS& '$()*& dengan )*S&' sehingga terbentuk enda#an CuS&' dan mereaksikan +e dengan * )Cl sehingga da#at menentukan jumlah +e !!!" oksida$ ,nda#an Cu %ang di#eroleh dalam CuS&'$ ()*& di#eroleh seban%ak---$$ gram dengan rendemen Cu adalah ----$.assa besi sebagai besi !!!" oksida seban%ak gram dan rendemenn%a adalah---$

P,RC&BAA/ !0 A/A1!S!S GRA0!.,TR! !$ T232A/ P,RC&BAA/ 4$4 .enentukan Cu dalam Tembaga Sulfat Pentahidrat$ 4$* .enentukan jumlah besi sebagai Besi !!!" &ksida$ 4$5 .emahami #rosedur dan a#likasi metode gravimetri dalam suatu teknik analisis$ !!$ T!/3A2A/ P2STAKA *$4 Analisis Gravimetri *$4$4 Pengertian Analisis Gravimetri Analisis gravimetri adalah suatu cara analisis kuantitatif %ang bertujuan untuk menentukan jumlah suatu 6at atau kom#onen 6at, dimana analit direaksikan dan hasil reaksi ditimbang untuk menentukan jumlah 6at atau kom#onen 6at %ang dicari$ Analisa gravimetri biasan%a berdasarkan reaksi kimia se#erti 7 aA 8 rR AaRr dengan ketentuan a adalah molekul analit A, bereaksi dengan satu molekul #ereaksi R$ )asil AaRr biasan%a meru#akan 6at dengan kelarutan %ang kecil %and da#at ditimbang setelah dikeringkan atau %ang da#at dibakar menjadi sen%a9a lain dengan susunan %ang diketahui dan kemudian ditimbang$ )arjadi, 4::5 " *$4$* S%arat keberhasilan analisis gravimetri 4$ Proses #emisahan harus cuku# sem#urna hingga kuantitas analit %ang tidak mengenda# secara analit tidak ditemukan$ *$ ;at %ang ditimbang harus mem#un%ai susunan tertentu dan harus murni atau ham#ir demikian, jika tidak maka hasil %ang di#eroleh kurang maksimal$ 2nder9ood, 4:<< "

*$4$5 .etode=metode Analisis Gravimetri Berdasarkan #roses #emisahan maka dikenal macam metode #eneta#an gravimetri 7 4$ .etode Pengenda#an ;at %ang diteta#kan kadarn%a diukur dengan seksama, dilarutkan, kemudian dienda#kan dengan #ereaksi tertentu$ ;at ini mengnda# a#abila harga Ks# belum teram#aui$ ,nda#an %ang terjadi di#isahkan dengan fosfat$ *$ .etode ,va#orasi Kom#onen 6at %ang diteta#kan kadarn%a dengan #engua#an atau #emanasan, berat kom#onen %ang mengua# adalah #erbedaan dari berat #enimbangan 6at %ang diteta#kan kadarn%a dengan #emanasan #ada susu 4>( >C dan #eneta#an C&* dengan #emijaran #ada suhu %ang lebih$ 5$ .etode Pen%aringan Kom#onen 6at %ang diteta#kan kadarn%a dicari dengan #elarut %ang s#esifik dimana sari %ang di#eroleh diua#kan hingga bobotn%a teta#$ '$ .etode ,lektrogravimetri ?idasarkan #ada #ela#isan 6at #ada elektroda melalui #roses elektrolisis$ Berat la#isan %ang meru#akan kom#onen 6at %ang diteta#kan kadarn%a adalah selisih dari #enimbangan elektroda sebelum dan sesudah elektrolisis$ Kho#kar, 4::> " *$4$' Stoikiometri Reaksi Gravimetri Salah satu hukum dasar adalah kekekalan massa dimana massa tidak da#at dici#takan atau dimusnahkan$ Bila hukum ini digunakan dalam reaksi kimia, maka massa total dari #roduk harus sama dengan massa total reaktan$ )ubungan antara kuantitas #roduk dan reaktan sangat #enting karena berguna untuk 7 4$ mem#erkirakan jumlah reaktan %ang di#erlukan untuk menghasilkan sejumlah #roduk tertentu$ *$ menafsirkan hasil reaksi kimia$ 5$ memilih cara #aling ekonomis dalam melakukan suatu #roses komersial$ ?alam #rosedur gravimetri %ang la6im, suatu enda#an ditimbang dan dari nilai bobot analit dalam sam#el dihitung #ersentase analit adalah

@ Analit =

bobot A x 4>>@ bobot sam#el

2ntuk menghitung bobot analitn%a dari bobot enda#an, sering digunakan factor gravimetri$ +aktor ini didefinisikan sebagai bera#a gram dalam 4 gram memberikan ban%akn%a analit dalam gram dalam sam#le$ Bobot A A bobot P B faktor gravimetri maka @ A =
bobot P B faktor gravimetri B 4>>@ bobot sam#el

atau

ekivalenn%a = 4 gram " enda#an$ Perkalian bobot enda#an P dengan faktor gravimetri

2nder9ood, 4::: " *$4$( S%arat ,nda#an Gravimetri 4$ Kesem#urnaan Pengenda#an Pada #embuatan enda#an harus diusahakan kesem#urnaan #engenda#an dengan kata lain, kelarutan enda#an dibuat sekecil mungkin$ )al ini da#at dica#ai dengan mengatur faktor=faktor kelarutan, diantaran%a 7 sifat enda#an %ang da#at dilihat dari Ks#=n%a, #emberian ion #engenda# %ang berlebih, #ada umumn%a dalam suhu tinggi kelarutan enda#an lebih besar dari suhu rendah, ke#olaran larutan$ *$ Kemurnian ,nda#an ,nda#an murni ialah enda#an %ang bersih artin%a tidak mengandung molekul= molekul lain 6at=6at lain %ang biasan%a disebut C#engotorD atau CkontaminanD"$ Pengotor oleh 6at=6at lain mudah terjadi karena enda#an timbul dari larutan %ang berisi macam=macam 6at$ 5$ Susunan ,nda#an ,nda#an harus mengandung susunan konstan dan tertentu atau enda#an %ang kemudian da#at diubah menjadi 6at %ang kom#osisin%a tertentu$ '$ ,nda#an %ang kasar ,nda#an kasar %aitu enda#an %ang butir=butirn%a tidak kecil, halus, melainkan besar$ )al ini #enting untuk kelancaran #en%arinagn dan #encucian enda#an$ ,nda#an %ang disaring akan menutu#i #ori=#ori kertas saring, bila enda#an halus maka butir=butir enda#an itu da#at masuk ke dalam #ori=#ori$

($ ,nda#an %ang bulk% ,nda#an %ang dengan volume atau berat %ang besar, teta#i berasal dari analat %ang sedikit$ E$ ,nda#an %ang s#esifik Pereaksi %ang digunakan han%a da#at mengenda#kan kom#onen %ang dianalisa$ )arjadi, 4::5 " *$* )asil Kali Kelarutan Ks#" 1arutan jenuh suatu garam, %ang juga mengandung garam tersebut %ang tidak terlarut, dengan berlebihan, meru#akan suatu sistem kesetimbangan terhada# mana hukum kegiatan massa da#at diberlakukan$ .isaln%a, jika enda#an #erak klorida ada dalam dalam kesetimbangan dengan larutan jenuhn%a$ .aka kesetimbangan %ang berikut terjadi 7 AgCl Ag8 8 Cl= !ni meru#akan kesetimbangan heterogen karena AgCl ada dalam fase #adat, sedangkan ion=ion Ag8 dan Cl= ada dalam fase terlarut$ Teta#an kesetimbangan da#at di tulis 7
k = G Ag + FGCl F G AgCl F

Konsentrasi #erak klorida dalam fase #adat tak berubah, dan karenan%a da#at dimasukkan ke dalam suatu teta#an baru, Ks#, %ang dinamakan hasil kali kelarutan$ Ks# A GAg8FGCl=F 0ogel, 4::> " )asil kali ke#ekatan ion=ion #en%usun sen%a9a sukar larut di#angkatkan dengan faktor stereokimian%a meru#akan harga teta#an #ada suhu tertentu untuk jenis larutan %ang #un%a susunan tertentu, makin besar ke#ekatan suatu ion$ Terbentuk enda#an da#at diramalkan dari ke#ekatan ion=ion #en%usunn%a$ 3ika hasil kali kelarutan ke#ekatan ion= ion dalam larutan lebih besar dari kelarutan maka enda#an akan terbentuk$ Rivai, 4::("

*$5 Pengenda#an

,nda#an terjadi melalui dua #roses, #ada #roses #ertama terbentuk 6arah=6arah %ang kecil 4=4>> nm " %ang disebut inti$ Sedangkan #ada #roses kedua, inti=inti tersebut tumbuh menjadi 6arah=6arah %ang lebih besar$ !nti=inti tersebut tidak muncul segera setelah 6at #engenda# ditambahkan ke dalam larutan 6at %ang akan dienda#kan, ta#i ham#ir selalu ada imbas %akni massa antara #enambahan 6at #engenda# dan munculn%a enda#an$ .assa imbas berbeda untuk setia# enda#an, ada %ang ce#at dan ada %ang lama$ !nti=inti tumbuh menjadi 6arah=6arah %ang lebih besar dengan berbagai cara, tergantung dari kelarutan enda#an dan keadaan #enganda#an$ Bila kelarutan enda#an tidak begitu rendah, maka #ada #ermukaan 6at #engenda# selanjutn%a sangat sedikit inti baru terbentuk$ ,nda#an %ang di#eroleh berbentuk hablur kasar, %ang agak murni dan cocok untuk #engolahan selanjutn%a$ Bila kelarutan enda#an sangat rendah, sejumlah besar inti baru akan terbentuk selama #roses #enambahan 6at #engenda#$ ,nda#an %ang di#eroleh berbentuk hablur halus atau bahkan enda#an %ang tak terbentuk$ Rivai, 4::( " *$5$4 Proses Pengenda#an A#abila teta#an hasil kali kelarutan suatu sen%a9a dilam#aui dan #engenda#an mulai terjadi, maka sejumlah #artikel kecil disebut inti telah terbentuk$ Pengenda#an selanjutn%a akan berlangsung #ada #artikel=#artikel %ang terbentuk, dengan makin bertumbuhn%a #artikel dalam ukurann%a, sehingga cuku# besar untuk turun ke dasar larutan$ ?istribusi ukuran #artikel enda#an ditentukan oleh kece#atan relative dari kedua #roses %aitu #embentukan inti %ang disebut nukleasi dan #ertumbuhan inti$ 3ika laju nukleasi kecil dibanding laju #ertumbuhan dari ini, sedikit #artikel #ada akhirn%a dihasilkan dan #artikel=#artikel mem#un%ai ukuran relatif besar$ .aterial demikian lebih mudah disaring dan biasan%a lebih murni dari keadaann%a dengan #artikel kecil$ 2nder9ood, 4:<< " *$5$* Kelarutan ,nda#an ,nda#an adalah 6at %ang memisahkan diri sebgai suatu fase #adat keluar dari larutan$ ,nda#an da#at beru#a kristal, koloid$ ,nda#an terbentuk jika larutan menjadi terlalu

jenuh dengan 6at %ang bersangkutan$ Kelarutan suatu enda#an adalah sama dengan konsentrasi molar dari larutan jenuhn%a$ Kelarutan di#engaruhi oleh 7 4$ tem#eratur$ *$ tekanan$ 5$ konsentrasi 6at terlarut dan #elarut$ '$ #engaruh ion senama$ ($ adan%a ion asing$ 0ogel, 4::> " *$5$5 Pencucian ,nda#an Pencucian enda#an digunakan untuk meningkatkan kemurnian suatu enda#an$ Pencucian dilakukan bebera#a kali hingga diangga# konsentrasi 6at #engotor adalah lebih rendah dari#ada dalam larutan baru, dan bila enda#an kembali terbentuk, maka akan dihasilkan tingkat kontaminasi %ang lebih kecil$ Kho#kar, 4::> " *$5$' Pembakaran ,nda#an Pada tia# #rosedur gravimetri %ang mengenai #engenda#an, harus dilakukan #engukuran 6at %ang di#isahkan ke dalam suatu bentuk %ang cocok untuk #enimbangann%a$ Bebera#a enda#an ditimbang dalam bentuk kimia %ang sama se#erti 9aktu mengenda#, %ang lainn%a mengalami #erubahan kimia se9aktu #embakaran$ Pembakaran #ada suhu tinggi di#erlukan untuk menghasilkan air secara lengka#, %ang disera# kuat untuk mengubah secara sem#urna bebera#a enda#an menjadi sen%a9a %ang diinginkan$ Air da#at menjadi tercaku# dalam suatu #artikel se9aktu #ertumbuhan kristal akibat tekanan ua# air %ang ditimbulkan$ 2nder9ood, 4:<< " *$5$( Keadaan &#timum Pengenda#an Aturan=aturan umum %ang diikuti 7 4$ Pengenda#an harus dilakukan #ada larutan encer, bertujuan untuk mem#erkecil kesalahan akibat ko#resi#itasi$ *$ Pereaksi dicam#urkan #erlahan dan teratur dengan #engadukan %ang teta#$

5$ Pengenda#an dilakukan #ada larutan #anas bila enda#an %ang terbentuk stabil #ada tem#eratur tinggi$ '$ ,nda#an harus dicuci dengan larutan encer$ ($ ,nda#an kristal biasan%a dibentuk dalam 9aktu %ang sama$ E$ 2ntuk menghindari #ost#resi#itasi atau ko#resi#itasi sebaikn%a dilakukan #engenda#an ulang$ Kho#kar, 4::> " *$5$E Pemisahan dengan #engenda#an Pengenda#an meru#akan cara %ang sangat berharga untuk memisahkan suatu contoh menjadi bagian kom#onen=kom#onenn%a dan sam#ai saat ini meru#akan teknik #emisahan %ang #aling ban%ak digunakan untuk membuat fase baru %aitu enda#an #adatan$ 2nder9ood, 4:<< " *$' Reaksi Kimia Reaksi kimia adalah #roses dimana 6at #ereaksi menjadi 6at lain atau #embentukan ikatan baru karena terjadi #emutusan ikatan lama %ang membutuhkan energi$ Reaksi kimia dibedakan menjadi 7 4$ reaksi #enetralan$ *$ reaksi #embentukan enda#an$ 5$ reaksi #embentukan gas$$ '$ reaksi #embentukan kom#leks$ ($ reaksi #ertukaran ion$ Gejala=gejala terjadin%a reaksi kimia 7 4$ timbuln%a gas$ *$ terjadi #erubahan 9arna$ 5$ terjadi #erubahan suhu dan timbuln%a enda#an$ Petrucci, 4::* "

*$( Analisa Bahan *$($4$ CuS&'$()*& = Sifat fisik 7 Padatan kristal biru, dibuat dengan mereaksikan, tembaga !!" oksida atau tembaga !0" karbonat , dengan )*S&' encer$ = Sifat kimia 7 Pentahidratn%a kehilangan ' molekul air #ada suhu, 44> > C dan %ang kelima#ada suhu 4(>> C, membentuk sen%a9a anhidrat ber9arna #utih, densitas 5,E$ ?aintith, 4::'" *$($*$ )/&5 = Sifat fisik 7 ;at cair tak ber9arna Pringgodigdo, 4::>" *$($5$ 1arutan ammonia = Sifat fisik 7 Titik didih =H<> C dan titik leleh =5(,*> C$ ?aintith, 4::'" *$($'$ Besi !!" ammonium sulfat = Sifat fisik 7 Garam mortar, ?ensitas A 4,<E gIcm5$, Titik leleh *>>> C, Kelarutan dalam air *E: gIm1$ = Sifat kimia 7 .udah terbakar Pringgodigdo, 4::>" *$($($ Aseton = Sifat fisik 7 Sen%a9a tidak ber9arna, Titik leleh =:E,'> C dan titik didih (E,4> C, B. (<,>< gImol, densitas >,H*: gIcm5 *>>C"$ = Sifat kimia 7 = mudah terbakar$ Basri, 4::E" *$($E$ )*S&' = Sifat fisik 7 Berbentuk kental dan tidak ber9arna$ = Sifat kimia 7 .eru#akan asam kuat,asam organik, Bersifat sebagai oksidator$ ?aintith, 4::'" = Sifat kimia 7 Bersifat basa dan beracun$ = Sifat kimia 7 Bersifat Korosif, .ele#as ua# %ang men%ebabkan orang sulit bernafas$

*$($H$ ;n = Sifat fisik 7 Ber9arna abu=abu$ Pringgodigdo, 4::>" *$($<$ )Cl = Sifat fisik 7 .engeluarkan asa# #utih, Titik didih 444> C dan Titik leleh <E> C, B. 5E,'H gImol$ = Sifat Kimia 7 .eru#akan asam kuat tak ber9arna mengandung, #erklorida$ ?aintith, 4::'" *$($:$ AJuades = Sifat fisik 7 .eru#akan larutan tak ber9arna, tak berbau, Titik leleh >> C dan titik didih 4>>> C, B. 4<,>4E gImol dan !ndeks bias 4,5**$ = Sifat Kimia 7 Bersifat #olar dan #elarut universal$ Basri, 4::E" !!!$ .,T&?, P,RC&BAA/ 5$4$ Alat 4$ /eraca listrik *$ Corong gelas 5$ Gelas arloji '$ Gelas ukur ($ ?esikaton E$ Gelas beaker H$ 1abu takar 5$*$ Bahan 4$ CuS&'$()*& *$ )*S&' 4. 5$ ;n '$ )Cl encer ($ AJuadest E$ Aseton H$ Besi !!" ammonium sulfat <$ )/&5 #ekat :$ 1arutan ammonia <$ Buret :$ Pi#et tetes 4>$ Pi#et volume 44$ Botol #en%im#anan 4*$ Pemanas 45$ Kertas saring = Sifat kimia 7 2nsur #ela#is besi, *> @ #roduksin%a untuk allo% $

5$5$ Skema Kerja 5$5$4$ Penentuan Cu dalam CuS&'$()*& >,H( g CuS&'$()*& Gelas Bekker Penambahan *( ml )*S&' 4. Pemanasan dan Pengadukan Pemasukan >,E g logam ;n dalam larutan Penutu#an dengan gelas arloji Pembukaan tutu#, Pengadukan Pengamatan Penambahan 4ml )Cl encer bila masih terda#at gas Pengadukan Pemanasan sam#ai gas habis Pendekantasian +iltrat Residu Gelas bekker Pencucian dengan #enambahan 4*,( ml air Pengadukan Pendekantiran Residu Gelas bekker +iltrat

Pencucian dengan aJuadest dan 4,( ml aseton Pendekantiran +iltrat Residu Gelas bekker Pengeva#orasian aseton sisa Penambahan >,( ml )Cl encer Pemanasan hingga sam#el kering )asil Pengeringan luar bekker Penimbangan Pemindahan sam#el dalam dalam kertas saring Penimbangan Berat sam#el

5$5$*$ Penentuan Besi sebagai Besi !!!" &ksida >,< g cu#likan Besi !!!" ammonium sulfat Gelas bekker Penambahan 4> ml larutan )Cl dan 4=* ml )/&5 Pendidihan hingga larutan ber9arna kuning jerrnih Pengenceran hingga *>> ml Penambahan larutan ammonia sam#ai terjadi #engenda#an sem#urna +e &)"5 Pen%aringan enda#an Pencucian enda#an dengan dekantasi +iltrat Residu Pengeringan enda#an )asil

!0$ ?ATA P,/GA.ATA/ /o 4$ Perlakuan Penentuan Cu dalam CuS&'$()*& = Penimbangan gelas bekker *(> ml = Penambahan CuS&'$()*& 8 )*S&' 4. = ?i#anaskan dan diaduk = ?itambah logam ;n lalu tutu# dengan gelas arloji = ?itambah )Cl encer = Pendekantasian cam#uran Cu di#isahkan dari larutan = Pencucian dengan 4*,( ml aJuades, diaduk dan dekantasi = Pencucian dengan H,( ml aseton dan #engeva#orasian aseton dalam beker berisi air #anas dan #enambahan )Cl encer = Berat gelas beker 8 berat Cu = Berat Cu *$ = Randemen Penentauan besi sebagai Besi !!!" &ksida = >,< g besi !!!" ammonium sulfat 8 )Cl di#anaskan = Penambahan )/&5 = Pengenceran sam#ai dengan *>> ml = Pendidihan = Penambahan /)5 = Pen%aringan = Pengeringan enda#an = Berat kertas saring = Berat sam#le = Randemen 0$ )!P&T,SA )asil

Salah satu metode #enentuan kadar suatu 6at dalam suatu sam#el adalah gravimetri$ Percobaan analisis gravimetri ini bertujuan untuk menentukan Cu dalam Tembaga Sulfat Pentahidrat, menentukan jumlah besi sebagai besi !!!" oksida serta memahami #rosedur dan a#likasi metode gravimetri dalam suatu teknik analisis$ Gravimetri dibagi menjadi dua metode, %aitu metode #engenda#an dan #engua#an$ Prinsi# #ercobaan ini adalah mereaksikan CuS&'$()*& dengan )*S&' sehingga terbentuk enda#an CuS&' dan mereaksikan +e dengan * )Cl sehingga da#at menentukan jumlah +e !!!" oksida$

P,R)!T2/GA/

4$ Penentuan tembaga dalam CuS&'$()*& ?iketahui 7 .assa gelas beker kosong .assa CuS&'$()*& .assa ;n 7 4>>,H: g 7 4,(*5H g 7 4,*HE5 g

.assa gelas beker 8 enda#an 7 4>4,>5' g 3adi, .assa enda#an Cu A .assa gelas beker 8 enda#an" = .assa beker kosong A 4>4,>5' g = 4>>,H: g A >,*'' g .assa Cu n%ata
n CuS&'$()*& =
=

A >,*'' g
massa CuS&'$()*& B. CuS&'$()*&

4,(*5H g *':,( gImol

A >$>>E mol .assa Cu teoritis Stoikiometri" 7 CuS&'$()*& 8 ;n .ula 7 Reaksi 7 Sisa 7 >,>>E >,>>E = >,>* >,>>E >,>4' >,>>E >,>>E Cu s" 8 ;n S&' = mol"

>,>>E mol" >,>>E mol"

.assa enda#an Cu

A >,>>E mol B E5,( gImol A >,5<4 g

.assa Cu teoritis

A >,5<4 g

Kadar @ Cu =

massa Cu n%ata x 4>>@ massa Cu teoritis


>,*'' g x 4>>@ >,5<4 g

A E',>'@

*$ Penentuan besi sebagai besi !!!" oksida .assa kerta saring .assa +e /)5" S&' .assa +e*&5 murni
massa +e =
=

7 >,<5>< g
7

>,<54H g

7 >, 4>>* g

B. +e$ * x massa +e murni B. +e*&5


(E gImol$ * x >,4>>* 4E> gImol

A >,>5(>H g
@ +e = massa +e x 4>> @ massa sam#el

>,>5( >Hg B 4>> @ >,<54H g

A ',** @

0!$ P,.BA)ASA/ Percobaan analisis gravimetri ini bertujuan untuk menentukan Cu dalam Tembaga Sulfat Pentahidrat, menentukan jumlah besi sebagai besi !!!" oksida serta memahami #rosedur dan

a#likasi metode gravimetri dalam suatu teknik analisis$ Gravimetri dibagi menjadi dua metode, %aitu metode #engenda#an dan #engua#an$ Prinsi# #ercobaan ini adalah berdasarkan hasil kali kelarutan %aitu dengan mereaksikan CuS&'$()*& dengan )*S&' sehingga terbentuk enda#an CuS&' dan mereaksikan +e dengan * )Cl sehingga da#at menentukan jumlah +e !!!" oksida$ E$4$ .enentukan Cu dalam tembaga sulfat #entahidrat Tujuan #ercobaan adalah #enentuan kadar Cu dalam tembaga sulfat #entahidrat$ Ada#un metode %ang digunakan adalah metode gravimetri dengan cara #engua#an, dimana #roduk %ang dihasilkan beru#a enda#an %ang kemudian dicuci, dikeringkan, untuk selanjutn%a ditimbang$ ?engan faktor stoikiometri, kadar tembaga tersebut da#at dihitung$ CuS&'$()*& meru#akan suaru sen%a9a %ang mem#un%ai ( molekul )*&, em#at terikat secara kovalen koordinasi dan satu terikat dengan )*& kom#leks secara ikatan h%drogen$ )*& %ang satu ini terikat sebagai hidrat, %ang em#at lagi berikatan kovalen koordinasi, karena itu energ% ikatann%a lebih tinggi dari #ada ) *& %ang terikat sebagai hidrat$ CuS&'$()*& di tambahkan dengan )*S&', #enambahan )*S&' ini bertujuan agar Cu ce#at larut$ 1arutan menjadi ber9arna biru, kemudian di #anaskan$ Pemanasan ini bertujuan untuk mem#erce#at reaksi #elarutan logam ;n dengan #enutu#an beker menggunakan gelas arloji, dan #embukaan gelas arloji sebelum #engadukan bertujuan agar gas %ang dihasilkan selama #emanasan da#at keluar sehinngga mengurangi tekanan #ada gelas beker$ Reaksi %ang terjadi7 CuS&'$()*& 8 )*S&' K CuS&' aJ" 8 S&* L 8 )*&L 0ogel, 4::>" Kemudian ditambah dengan logam ;n$ Penambahan logam ;n ini bertujuan untuk mengubah ion tembaga dalam larutan menjadi logam tembaga$ ?alam hal ini terjadi reaksi redoks antara Cu dan ;n$ Reaksi %ang terjadi7 ;n s" 8 CuS&' aJ" K Cu s" 8 ;nS&' aJ" 0ogel, 4::>" ;n akan teroksidasi menjadi ;n*8 sedangkan Cu*8 terduksi menjadi Cu$ ;n sebagai reduktor dan Cu sebagai oksidator$ Cu mengalami reduksi karena #otensial reduksi Cu

cenderung lebih besarvdibandingkan ;n, sehingga agar berlangsung reaksi s#ontan ;n akan mengalami oksidasi 7 Cu*8 8 *e ;n*8 8 *e Cu ;n ,> A >,4( ,> A = >,*E 0ogel, 4::>" ?engan adan%a ;n maka Cu akan ter#isah dan ;n larut membentuk ;nS& '$ dalam larutan terbentuk enda#an merah bata$ ,nda#an ini menandakan adan%a logam Cu$ Pada saat #emanasan, gelas beker di tutu# dengan gelas arloji kemudian setelah bebera#a menit di buka dan di aduk agar enda#an %ang terbentuk tidak kasar$ Pemanasan ini dilakukan hingga larutan menjadi tak ber9arna$ Setelah itu sam#el tersebut di cuci dengan aJuades$ )al ini bertujuan untuk menghilangkan #engotor=#engotor %ang bersifat #olar$ Kemudian dicuci dengan aseton untuk menghilangkan #engotor=#engotor %ang bersifat non#olar$ Setelah itu dilakukan eva#orasi untuk menghilangkan sisa aseton$ Kemudian ditambahkan )Cl encer untuk mencegah terenda#kann%a air sadah #ada enda#an Cu karena da#at men%ebabkan enda#an Cu tidak murni$ ?ari hasil #ercobaan di#eroleh massa enda#an Cu gram dan rendemen sebesar #engotor #ada enda#an %ang di#eroleh$ E$*$ .enentukan besi sebagai besi !!!" &ksida Percobaan ini bertujuan untuk menentukan besi sebagai besi !!!" oksida$ 2ntuk #ercobaan ini digunakan metode gravimetri dengan cara #engenda#an, %aitu mengenda#kan suatu cam#uran besi dengan #elarut untuk mengenda#kan besi murni$ Penambahan )Cl berfungsi untuk melarutkan besi !!" dan gas hidrogen$ Reaksin%a7 +e 8 *)8 K +e *8 8 )*L +e 8 * )Cl K +e *8 8 * Cl= 8 )* L 0ogel, 4::>" Sedangkan fungsi )/&5 dalam reaksi adalah untuk melarutkan besi +e" dengan membentuk gas nitrogen dan ion besi, selain itu )/& 5 juga berfungsi unutk mengoksidasi +e menjadi +e 58$ Reaksin%a 7 +e 8 )/&5 8 5 )8 K +e 58 8 /& L8 *)*& 0ogel, 4::>" Randemen n%ata selalu lebih kecil dari#ada randemen teoritis karena #ada randemen n%ata masih terda#at #engotor=

Penambaahan )/&5 #ekat dan )Cl men%ebabkan terjadin%a #erubahan 9arna larutan menjadi kuning #ekat$ Setelah itu didihkan untuk mem#erce#at reaksi $ Pada saat #emanasan larutan menjadi kuning jernih$ ?alam keadaan #anas ditambahkan lagi larutan ammonia$ Penambahan ammonia ini bertujuan untuk membentuk enda#an +e atau memisahkan +e dalam bentuk enda#an ber9arna coklat %ang menandakan adan%a logam +e$ Reaksi7 +e *8 8 * &)= K +e &)"5a +e &)"5 K +e*&5 8 5 )*& 0ogel, 4::>" Setelah larutan agak dingin, kemudian disaring unutk menda#atkan enda#an$ Kemudian enda#an %ang terda#at #ada kertas saring di keringkan untuk membebaskan dari ion klorida$ Setelah kering, kertas saring bersama enda#an ditimbang dan di da#atkan massa murni +e sebesar gram dan rendemen %ang di#eroleh sebesar

0!!$ K,S!.P21A/ 4$ ?alam #enentuan Cu dalam CuS&'$()*& da#at ditentukan dengan metode analisis gravimetri, beru#a metode #engua#an$ *$ ?alam #enentuan Besi !!!" &ksida da#at ditentukan dengan metode gravimetri, beru#a metode #engenda#an$

5$ 1ogam Cu %ang dihasilkan seban%ak

gram dengan rendemen sebesar dengan rendemen sebesar

'$ 3umlah logam +e sebagai Besi !!!" &ksida seban%ak

0!!!$ ?A+TAR P2STAKA Basri, 4::E, Kamus Kimia, Rineka Ci#ta , 3akarta$ ?aintith, 4::', Kamus 1engka# Kimia, ,rlangga, 3akarta$ Giraldo, *>>(, A#lication of Gravimetr%, ?e#artement Muindio, Bogota )arjadi, 4::5, !lmu Kimia Analitik ?asar, PT$ Gramedia Pustaka 2tama, 3akarta$

KaBiras, *>><, ?e#artment of Ph%sics and School of ,ngineering and A##lied Sciences, )ar0ard 2ni0ersit%, Cambridge Kho#kar, 4::>, Konse# ?asar Kimia Analitik, 2! Press , 3akarta$ Petrucci, 4::*, Kimia ?asar , ,rlangga , 3akarta$ Pringgodigdo, 4::>, ,nsliko#edia 2mum, Na%asan Para Buku +ranklin , 3akarta$ Rivai, 4::(, A6as Pemeriksaan Kimia, 2! Press , 3akarta$ 2nder9ood, 4:::, Kimia Analitik Kuantitatif, ,rlangga , 3akarta$ 0ogel, 4:<(, Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif .akro dan Semimikro, PT$Kaiman .edia Pustaka , 3akarta$

1A.P!RA/ 4$ Bagaimana #enentuan gravimetric dengan cara #engua#an dan #engenda#anO 3a9ab 7

a$ Cara #engenda#an 7 ;at %ang diteta#kan kadarn%a diukur dengan seksama, dilarutkan kemudian dinda#kan dengan #ereaksi tertentu$ ;at ini mengenda# a#abila harga ks# telah terlam#aui$ b$ Cara #engua#an 7 Kom#onen 6at %ang diteta#kan kadarn%a dengan #engua#an atau #emanasan$ Berat kom#onen %ang mengua# adalah #erbedaan dari berat #enimbangan 6at %ang diteta#kan kadarn%a dengan #emanasan #ada suhu 4>( > C dan #eneta#an C&* dengan #emijaran #ada suhu %ang belebih$ *$ 3elaskan bentuk %ang dienda#kan dan ditimbangP /%atakan s%arat %ang harus di#enuhi dalam analisis gravimetricP 3a9ab 7 Bentuk dari 6at %ang dienda#kan dan ditimbang beru#a enda#an #adatan %ang butir= butirn%a tidak kecil, halus, melainkan besar$ ,nda#an tersebut memiliki volume atau berat %ang besar$ ,nda#an %ang di#eroleh harus sudah dimurnikan sehingga enda#an bebas dari #engotor$ S%arat %ang harus di#enuhi dalam analisis gravimetric 7 a$ Kemam#uan #engenda#an 7 #ada #embuatan enda#an harus diusahakan kesem#urnaan #engenda#an dengan kelarutan enda#an dibuat sekecil mungkin$ b$ Kemurnian enda#an 7 enda#an murni adalah enda#an %ang bersih dan tidak mengandung molekul=molekul lain$ c$ Susunan enda#an 7 enda#an harus mengandung susnan kelarutan dan tertentu enda#an %ang kemudin da#at diubah menjadi 6at %ang kom#osisin%a tertentu$ d$ ,nda#an %ang kasar 7 enda#an %ang butir=butirn%a besar$ )al ini #enting untuk kelancaran #en%aringan dan #encucian enda#an$ ,nda#an %ang disaring akan menutu#i #ori=#ori kertas saring$ e$ ,nda#an bulk% 7 enda#an dengan volume atau berat %ang besar, teta#i *berasal dari #adatan %ang sedikit$ f$ ,nda#an %ang s#esifik 7 #ereaksi %ang digunakan han%a da#at mengenda#kan kom#onen %ang dianalisa$ 5$ .enga#a #enambahan 6at #embentuk enda#an dibatasi (>@ berlebihO A#a %ang terjadi kalau mele9ati volume %ang di#erbolehkan O 3a9ab 7

Karena da#at men%ebabkan larutan menjadi le9at jenuh jika berlebihan menambahkan #ereaksi dan bisa men%ebabkan enda#an menjadi larut, mem#erbesar kelarutan enda#an dengan #embentukan kom#leks$ '$ A#akah sen%a9a Al &)"5, Cu &)"* dll cocok sebagai bentuk %ang da#at ditimbangO 3a9ab 7 Tidak, karena Al &)"5, Cu &)"* meru#akan enda#an hidroksida$ ,nda#an tersebut bukan #adatan melainkan beru#a gelatin %ang memiliki #artikelIbutir=butir %ang sangat halus, enda#an hidroksida sulit untuk disaring dengan kertas saring sehingga tidak da#at ditimbang$ ($ .ana %ang #aling cocok dari garam berikut sebagai bentuk %ang da#at dienda#kanO 3a9ab 7 CaS&'$*)*& ks# 7 E,4$4>=:", CaCo5 ks# 7 ',<$ 4>=:", CaC*&'$ )*& ks# 7 *,E$ 4>=:"

Resume jurnal Rosela 7 Penggunanaa Photovoltaic7 Pen%era#an caha%a %ang ditingkatkan dan Suntikan ,lktron %ang sangat ce#at #ada bahan sera#an alami Tio* nano9ire$

Kita men%elidiki #enggabungan %ang elektronik antara suatu Tio* nano9ire dan suatu celu#an %ang alami sensiti6er, menggunakan #rinsi# kalkulasi$ .odel mencelu# molekul, c%anidin, adalah de#rotonated ke dalam Juinonoidal membentuk sera#an dengan #ermukaan ka9at$ )asil ini dalam edar molekul %ang diduduki #aling tinggi ditem#atkan terletak #ada #ertengahan Tio* bandga# dan edar molekul %ang tak ter#akai #aling rendah 12.&" menjadi dekat dengan Tio* #ita hantar %ang minimum CB.", mendorong ke arah tingkatan #en%era#an caha%a %ang kelihatan dengan dua #uncak %ang terkemuka #ada '<> dan E(> nm$ Kita temukan elktron %ang digairahkan itu disuntik ke dalam Tio* #ita hantar di dalam suatu skala 9aktu dari (> f dengan disi#asi energ% dan #enggabungan=ulang elektron=lubang %ang se#ele, celu#an 12.& terletak #ada >$4=>$5 e0 lebih rendah dari CB. Cbm Tio* nano9ire$ KaBiras, *>><"