Anda di halaman 1dari 12

I.

SISTEM SARAF PADA MANUSIA Sistem saraf merupakan sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf dan perintah untuk memberi anggapan rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf atau neuron Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang disebut : a. Reseptor b. Efektor : alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra : alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar

c. Sel Saraf Sensoris : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak d. Sel saraf Motorik : serabut saraf yang membawa rangsang dari otak e. Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraf lain.

A. Organ Penyusun Sistem Saraf pada Manusia Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf, cabang dendrit dan cabang akson, cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistem ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Contohnya otot dan kelenjar. Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit). Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Akson biasanya sangat panjang. Sebaliknya, dendrit pendek. Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi

yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. gerak saluran pencernaan. 2) Sel saraf motor. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema berikut: B. Sistem Saraf Tepi . Sistim Saraf Tepi Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. dan 3) sel saraf intermediet (asosiasi). yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. yang terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar atau sistem saraf otonom. 3. Sel saraf intermediete Sel saraf intermediete disebut juga sel saraf asosiasi. Kelompok-kelompok serabut saraf. dan sekresi keringat. Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet).akson dan memberi nutrisi. 2. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. Setiap impuls saraf akan berhubungan dengan sistem saraf. 1. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. yaitu : 1) Sel saraf sensori.

Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. 1. 9. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: a) Tiga pasang saraf sensori.(Sistem saraf Perifer) Sistem saraf tepi adalah lanjutan dari neuron yang bertugas membawa impuls saraf menuju ke dan dari sistem saraf pusat. 5 pasang saraf pinggang. yaitu saraf nomor 3. Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). yaitu saraf nomor 1. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. dan diafragma. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. . Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar yaitu sistem saraf yang mengatur segala gerakan yang dilakukan secara sadar atau dibawah koordinasi saraf pusat atau otak. c) Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. Berdasarkan asalnya sistem saraf sadar dibedakan menjadi dua yaitu: sistem saraf kepala (cranial) dan sistem saraf tulang belakang (spinal). a) Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. dan 8 b) Lima pasang saraf motor. yaitu saraf nomor 5. Berdasarkan cara kerjanya sistem saraf tepi dibedakan menjadi dua yaitu : (1) Sistem saraf sadar ). b) Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. dan (2) Sistem saraf tak sadar Kemudian berdasarkan sifat kerjanya saraf tak sadar dibedakan menjadi dua yaitu: saraf simpatik dan saraf parasimpatik. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. dan satu pasang saraf ekor. 12 pasang saraf punggung. bahu. 2. 5 pasang saraf pinggul. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. dan 10. dan saraf sumsum tulang belakang. Berdasarkan asalnya. 6. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. 11. dan 12 c) Empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. 4. 7.

Otak dilindungi oleh tulangtulang tengkorak. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Sistem ini yang mengintegrasikan dan mengolah semua pesan yang masuk untuk membuat keputusan atau perintah yang akan dihantarkan melalui saraf motorik ke otot atau kelenjar. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Selain itu kedua organ tersebut dilindungi oleh selaput yang terdiri dari .C. Untuk jelasnya mengenai fungsi saraf otonom baik sistem saraf parasimpatik maupun sistem saraf simpatik dapat dilihat pada tabel 2 berikut. Sistim Saraf Pusat Seluruh aktivitas tubuh manusia dikendalikan oleh sistem saraf pusat. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Sistem Saraf Parasimpatik Mengecilkan pupil Menstimulasi aliran ludah Memperlambat denyut jantung Membesarkan bronkus Menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan Mengerutkan kantung kemih Sistem Saraf Simpatik Memperbesar pupil Menghambat aliran ludah Mempercepat denyut jantung Mmengecilkan bronkus Menghambat sekresi kelenjar pencernaan Menghambat kontraksi kandung kemih D. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek.

Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut : 1) Durameter. arachnoid dan durameter. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. 1. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. merupakan lapisan paling dalam yang banyak mengandung pembuluh darah. merupakan lapisan paling luar. Antara arachnoid dengan piameter terdapat rongga arachnoid yang berisi cairan. Meninges tersusun atas tiga lapisan yaitu: piameter. semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. Pembagian daerah ini tampak nyata hanya selama . otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. dan otak belakang. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. Arachnoid. Otak Secara garis besar Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian yaitu otak depan. Durameter. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. 2) Araknoid.jaringan ikat yang disebut meninges. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1) Badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2) Serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3) Sel-sel neuroglia. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Pada otak. yang berupa membran tebal fibrosa yang melapisi dan melekat pada tulang. merupakan lapisan tengah berupa selaput jaring yang lembut. otak tengah. 3) Piameter. Piameter. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan.

yaitu: Lobus frontalis (daerah dahi). berhubungan dengan kemampuan berpikir. dan rasa sakit. keinginan. Otak tengah (mesencephalon) Otak tengah manusia berukuran cukup kecil. Otak besar terbagi menjadi empat lobus.dan terletak didepan otak kecil. Otak besar merupakan saraf pusat yang utama karena berperan dalam pengaturan seluruh aktivitas tubuh. Adapun bagian-bagian dari otak adalah dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Daerah ubun-ubun selain sebagai pusat berbicara juga pusat untuk merasakan dingin. c. otak besar terdiri atas dua lapisan yaitu lapisan luar ( korteks) yang berisi badan neuron dan lapisan dalam yang berisi serabut saraf yaitu dendrit dan neurit. refleks penyempitan pupil mata. lobus parietalis (bagian ubun-ubun). Setiap aktivitas akan dikendalikan oleh bagian yang berbeda. sebaliknya belahan kanan mengatur tubuh bagian kiri. terdiri atas dua belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk. lobus oksipitalis (bagian belakang kepala). Daerah belakang kepala merupakan pusat penglihatan dan memori tentang apa yang dilihat. daya khayal. Lobus temporalis (daerah pelipis). dan ubun-ubun mengendalikan kemampuan berbicara dan bahasa. kepribadian. b. pendengaran. Otak belakang Otak belakang terletak di bawah lobus oksipital serebrum.perkembangan otak pada fase embrio. kesadaran. yaitu belahan kiri dan belahan kanan. Otak belakang terdiri atas tiga bagian utama yaitu: jembatan Varol (pons Varolli). Ketiga bagian otak belakang ini membentuk batang otak. panas.. Otak tengah berperan dalam pusat pergerakan mata. daya cipta. dan terdiri dari dua belahan (hemifer) besar. dan sumsum lanjutan (medula oblongata). yaitu belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan. menghubungkan antara otak kecil . Otak Besar Otak besar mengisi penuh bagian depan dari rongga tengkorak. yaitu lobus frontalis (bagian dahi). ingatan.yaitu kecerdasan. misalnya mengangkat kelopak mata. Daerah pelipis selain sebagai pusat bicara juga sebagai pusat pendengaran. otak kecil (serebelum). Jembatan Varol berisi serabut yang menghubungkan lobus kiri dan lobus kanan otak kecil. pernapasan dan sebagainya. lobus temporalis (bagian pelipis). Setiap belahan mengendalikan bagian tubuh yang berlawanan.

medula oblongata membentuk bagian bawah batang otak.dengan korteks otak besar. saraf ini melilit pada lekukan spiral (musculospiral groove) pada humerus dan menempel erat pada tulang bersama cabang profunda dari arteri brakhialis. terletak di bawah bagian belakang otak belakang. 2. Otak kecil. suhu tubuh. Pada fossa antekubiti. misalnya pernapasan. Setelah mencapai septum intermuskularis lateralis sedikit dibawah insersio muskulus deltoideus. Sumsum lanjutan. saraf ini dapat diraba. dan mata berkedip. Bagian luar berwarna putih karena mengandung dendrit dan akson dan berbentuk seperti tiang. saraf ini membagi diri dalam 2 cabang terminal yaitu: a. cabang motoris profundus (nervus interosseus posterior) . II. pada bagian depan bawah lengan atas setinggi kondilus lateralis humerus. Sedangkan sayap yang mengarah ke punggung disebut sayap dorsal. Anatomi Nervus Radialis Nervus radialis adalah cabang terbesar dari pleksus brakhialis. yang mengarah ke perut disebut sayap ventral dan banyak mengandung neuron motorik dengan akson menuju ke efektor. gerak alat pencernaan.yaitu lanjutan dari medula oblongata memanjang sampai tulang punggung tepatnya sampai ruas tulang pinggang kedua (canalis centralis vertebrae). berfungsi sebagai pusat pengatur refleks fisiologis. Sumsum Tulang Belakang Sumsum tulang belakang terletak di dalam rongga ruas-ruas tulang belakang. pada tempat ini dengan landasan tulang humerus. detak jantung. bersin. Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat gerak refleks. tekanan darah. Sesudah meninggalkan aksila. Pada potongan melintang bentuk sumsum tulang belakang tampak dua bagian yaitu bagian luar berwarna putih sedang bagian dalamnya berwarna abu-abu. sedangkan bagian dalam berwarna abu-abu berbentuk seperti sayap atau huruf H. mengandung badan neuron sensorik. Berasal dari radiks spinalis servikalis V sampai VIII. Sayap (huruf H). koordinasi kegiatan otak. Di dalam tulang punggung terdapat sumsum punggung dan cairan serebrospinal. Otak kecil berperan sebagai pusat keseimbangan. Mulai pada tepi bawah muskulus pektorialis minor sebagai lanjutan dari trunkus posterior pleksus brakhialis. terdiri atas dua belahan yang berliku-liku sangat dalam. dan membawa impuls motorik dari otak ke efektor. penghantar impuls sensorik dari kulit atau otot ke otak. koordinasi kerja otot dan rangka. gerak refleks seperti batuk.

ekstensor ulnar tangan e. m. jari tengah. fleksor lengan bawah pada posisi semipronasi c. m. m. m. memberi persarafan motorik untuk: a. telunjuk dan jari tengah.b. supinator lengan bawah b. ibu jari.ankoneus. m. ekstensor radial tangan Pada lengan bawah. jari manis dan kelingking c. interosseus posterior menembus muskulus supinator untuk mencapai sisi posterior lengan bawah dan memberi persarafan motorik Cabang kutaneus mencapai superfisial kira-kira 10 cm diatas pergelangan tangan. m. m. N. tetapi dapat bervariasi dalam jarak 4 sampai 4.ekstensor pollicis brevis dan longus. cabang kutaneus superflsialis Percabangan ini biasanya terletak pada bagian proksimal lengan bawah. m.triseps dan m. abduktor ibu jari dan ekstensor radial tangan f.brakhioradialis. ekstensor ibu jari dan ekstensor radial tangan g. ekstensor digitorum. Nervus radialis pada lengan atas.ekstensor karpi radialis longus dan brevis.ekstensor indicis. melalui cabang motoris profunda memberi persarafan motorik untuk: a.ekstensor karpi ulnaris.abduktor pollicis longus.ekstensor digiti minime. m. supinator. ekstensor telunjuk dan tangan . ekstensor ruas kelingking dan tangan d. m. ekstensor lengan bawah b. Turun sepanjang sisi lateral lengan bawah dan berakhir dengan memberi persarafan sensorik kekulit dorsum tangan.5 cm dibawah epikondilus lateralis. ekstensor ruas jari telunjuk.

maka distribusi sensoriknys ini sulit ditentukan. pergelangan tangan dan jari.Fungsi utama dari nervus radialis ini adalah untuk ekstensi sendi siku.ekstensor karpi radialis brevia ada m.supinator 4. Pada umumnya neuropati radialis (NR) disebabkan oleh trauma. Antara percabangan dan tempat masuk M. baik karena trauma atau penekanan langsung pada sarafnya atau dapat juga akibat dislokasi atau fraktur yang mengenai lengan atas.ekstensor indicis M. Antara septum intermuskularis lateralis M.ekstensor korpi radialis longus dan superfisial 3.triseps Untuk 2.brakhioradialis dan percabangannya menjadi rofunda M. tangan dan jari-jari kecuali kelingking dan sisi ulnar jari manis. . Distal dari M.ekstensor digitorum communis M. Jika ada terdapat maksimal pada daerah dorsum ibu jari dan telunjuk. tetapi karena ada anstomosis dan persarafan yang tumpang tindih. elektrografis dan atau morfologis yang menunjukkan terkenanya saraf tersebut atau jaringan penunjangnya. Cabang sensorik nervus radialis biasanya mempersarafi sisi posterior lengan atas.ekstensor pollicis brevis M.ekstensor karpi ulnaris M.ekstensor digiti quinti M. lengan bawah. Tabel-1. Tepi bawah aksila M.ekstensor pollicis longus M. Perkiraan level percabangan untuk masing-masing otot Level 1. kelainan mana dihubungkan dengan adanya bukti klinis.supinator M.abduktor pollicis longus II.supinator M. Definisi Neuropati radialis adalah suatu kelainan fungsional dan struktural pada nervus radialis.

radialis dapat terjadi pada aksila.raga. Etiologi Neuropati radialis dapat disebabkan oleh beberapa faktor (multiple factors). atau tidur dengan kepala diatas lengan atas. Lebih spesifik mengenai nervus radialis adalah pada lead intoxication 4. neuropati terjadi karena penekanan safar oleh fragmen tulang. kerja atau posisi tangan pada waktu operasi dapat menyebabkan terjadinya parese NR. Lokalisasi Lesi dan Gejala Klinis Lesi penyebab neuropati radialis dapat mengenai saraf disepanjang perjalanannya. Akibat penekanan pada waktu saraf ini menembus septum intermuskularis lateralis. 1. Penyakit vaskuler 5. suatu diabetes melitus yang pada mulanya subklinis akan menjadi simptomatis sesudah adanya suatu trauma atau kompresi yang mengenai saraf. Toksi. atau sewaktu berjalan . Disamping itu trauma pada waktu olah. 2. Misalnya. atau karena peregangan saraf akibat suatu dislokasi. Bisa mengenai saraf atau banyak saraf 3.III. Infeksi. pada waktu melilit humerus di musculoradialis groove. Dapat terjadi karena: sifilis. Trauma Pada fraktur dan dislokasi. Presis nervus radialis dapat terjadi akibat tidur dengan menggantungkan lengan diatas sandaran kursi (Saturday night palsy). Neoplasma IV. hematom. Gejala yang timbul dipengaruhi oleh lokasi lesi: A. Pada level lengan atas lesi pada n. lepres dan TBC. Neuropati radialis sering terjadi pada fraktur kaput humerus. Pada tempat mana saraf ini terletak agak superfisial dan menempel pada tulang. herpes zoster. kallus yang berbentuk sesudah fraktur.

gangguan sensorik berupa parestesi atau baal pada bagian dorsal distal lengan bawah.superfisial pada sisi lateral lengan atas. Lesi pada punggung pergelangan tangan.brakhioradialis .wrist drop dan finger drop karena parese ekstensor pergelangan tangan dan jari . C. Lesi pada bagian saraf yang berjalan antara septum intermuskularis lateralis dan tempat dimana n.tidak dapat ekstensi siku karena parese triseps . . ibu jari.gangguan sensorik tidak ada D. ibu jari.refleks triseps positif .gangguan abduksi ibu jari tangan . Gejalanya: . tanpa defisit motorik.tidak dapat supinasi lengan bawah karena parese m. Menyebabkan parese semua otot yang dipersarafinya yaitu triseps.interosseus posterior menembus m. sering akibat kelamaan menggantung lengan diatas sandaran kursi (Saturday nigth palsy).refleks trispes negatif atau menurun . supinator .tidak dapat supinasi lengan bawah karena parese m. Lesi pada aksila dapat disebabkan dislokasi sendi bahu. Gejalanya: . dan disertai defisit sensorik pada daerah yang dipersarafi yaitu sisi lateral-dorsal tangan.tidak ada wrist drop . telunjuk dan jari tengah. akibat tertekannya lengan karena posisi yang tidak tepat selama anestesi atau tidur. ekstensor jari dan brakhioradialis. hanya akan menimbulkan gejala sensorik.tidak dapat fleksi siku pada posisi lengan bawah antara pronasi dan supinasi karena parese m. ekstensor pergelangan tangan.tidak dapat supinasi dan meluruskan jari . fraktur humerus dan luka tembus.brakhioradialis . Lesi neuropati radialis Lesi neuropati radialis sewaktu melilit humerus atau sewaktu berjalan superfisial pada aspek lateral lengan atas. sisi leteral dan dorsal tangan.supinator mengakibatkan jari yang dipersarafi oleh nervus ini. jari telunjuk dan jari tengah. B.

SIhttp://gurungeblog.org/wiki/Sistem_saraf _____.wordpress. SISTEM KOORDINA DAN ALAT INDERA MANUSIA. http://id. 2011.wikipedia.com/2008/11/03/sistem-koordinasi-dan-alat-inderamanusia/ . SISTEM SARAF.DAFTAR PUSTAKA _____. 2008.