Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN HASIL TUTORIAL SISTEM FORENSIK MEDICOLEGAL MODUL 1.

6 LUKA TEMBAK

KELOMPOK 5 A DEWI SUJI HARTI SILONDAE 1102080140 ANDI DALA YASINTA . N 11020 0122 AKMALIYAH SOLIHA SALSABILA 11020 0126 ARSITA ADININGSIH KADAR 11020 00!5 MONICA DESI RATNASARI 11020 01"4 HILDA KUSUMA WARDANI 11020 00"6 NUR ASIA 11020 0141 ANDI AMELIA AYU PRATIWI 11020 00 NUR ASTI APRIANI 11020 0146 #ARAH ALIFANI D#ULHIJJAH 11020 0115 IRSAN KURNIAWAN AMIRUDDIN 11020 0066 P$%&'%&'() * +,. ULFA CAMELIA INDIASARI

FAKULTAS KEDOKTERAN UNI-ERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR 2012

Modul 1.6

Seorang pria 48 tahun dibawa ke PUSKESMAS diantaar oleh polisi. Ia ditemukan tewas pagi ini sekitar pukul pagi disekitar daerah dimana sehari sebelumn!a polisi melakukan penggerebekan per"udian ilegal. #eberapa bun!i tembakan terdengar saat itu$ namun tidak ada seorang pun!ang dilaporkan tertembak. Mahasiswa diharapkan dapat % &. Men"elaskan patomekanisme luka ' trauma menggunakan pengetahuann!a tentang histologi$ anatomi dan (isiologi tubuh manusia ). Mendeskripsikan karakteristik luka *. Men"elaskan karakteristik kemungkinan +agen, pen!ebab luka 4. Men"elaskan keparahan ' dera"at luka sesuai dengan hukum !ang berlaku -. Menetapkan pen!ebab kematian paling mungkin ./012 menggunakan pendekatan Pro3imus Mortis .PMA2 pada ke"adian dimana kematian merupakan konsekuensi dari luka ' trauma.

1.

Mekanisme Luka Tembak Pada luka tembak ter"adi e(ek perlambatan !ang disebabkan pada

trauma mekanik seperti pukulan$ tusukan$ atau tendangan$ hal ini ter"adi akibat adan!a trans(er energi dari luar menu"u "aringan. Kerusakan !ang ter"adi pada "aringan tergantung pada absorpsi energi kinetikn!a$ !ang "uga akan menghamburkan panas$ suara serta gangguan mekanik !ang lain!a &$). Energi kinetik ini akan mengakibatkan da!a dorong peluru ke suatu "aringan sehingga ter"adi laserasi$ kerusakan sekunder ter"adi bila terdapat ruptur pembuluh darah atau struktur lainn!a dan ter"adi luka !ang sedikit lebih besar dari diameter peluru.

4ika ke5epatan melebihi ke5epatan udara$ lintasan dari peluru !ang menembus "aringan akan ter"adi gelombang tekanan !ang mengkompresi "ika ter"adi pada "aringan seperti otak$ hati ataupun otot akan mengakibatkan kerusakan dengan adan!a 6ona76ona disekitar luka ). 1engan adan!a lesatan peluru dengan ke5epatan tinggi akan membentuk rongga disebabkan gerakan sentri(ugal pada peluru sampai keluar dari "aringan dan diameter rongga ini lebih besar dari diameter peluru$ dan rongga ini akan menge5il sesaat setelah peluru berhenti$ dengan ukuran luka tetap sama. 0rgan dengan konsistensi !ang padat tingkat kerusakan lebih tinggi daripada organ berongga. E(ek luka "uga berhubungan dengan ga!a gra8itasi. Pada pemeriksaan harus dipikirkan adan!a kerusakan sekunder seperti in(ark atau in(eksi.)$*

Mekanisme luka tembak 9IS:0;0<I Kulit terdiri dari lapisan epidermis$ dermis$ dan subkutis. 4ika dilihat dari elastisitasn!a$ epidermis kurang elastis bila dibandingkan dengan dermis. #ila sebutir peluru menembus peluru$ maka 5a5at pada epidermis lebih luas dari pada dermis. 1iameter luka pada epidermis kurang lebih sama dengan diameter anak peluru$ sedangkan diameter luka pada dermis lebih ke5il. Keadaan tersebut dikenal dengan kelim le5et . 5ontusio ring 2 &.

2.

Deskripsi Luka Tembak Kepentingan medikolegal deskripsi !ang adekuat dari luka sen"ata api

bergantung pada besarn!a potensi seorang korban meninggal. 4ika korban masih hidup$ deskripsi singkat dan tidak terlalu detail. 1okter mempun!ai tanggung "awab !ang utama untuk memberikan penatalaksanaan gawat darurat. Membersihkan luka$ membuka dan mengeksplorasi$ debridement dan menutupn!a$ kemudian membalut adalah bagian penting dari merawat pasien bagi dokter. Penggambaran luka se5ara detail akan dilakukan nanti$ setelah semua kondisi gawat darurat dapat disingkirkan. 0leh karena singkatn!a waktu !ang dimiliki untuk mempela"ari medikolegal$ seringkali dokter merasa tidak mempun!ai kewa"iban untuk mendeskripskan luka se5ara detail. 1eskripsi luka !ang minimal untuk pasien hidup terdiri dari % ;okasi luka$ ukuran dan bentuk de(ek$ lingkaran abrasi$ lipatan kulit !ang utuh dan robek$ bubuk hitam sisa tembakan ."ika ada2$ tato ."ika ada2$ dan bagian !ang ditembus'dilewati.&$)$4 Penatalaksanaan luka$ termasuk debridement$ pen"ahitan$ pengguntingan rambut$ pembalutan$ drainase$ dan operasi perluasan luka. Pada korban mati$ tidak ada tuntutan dalam mengatasi gawat darurat. Meskipun demikian$ tubuhn!a dapat sa"a sudah mengalami perubahan akibat penanganan gawat darurat dari pihak lain. Sebagai tambahan$ tubuh bisa berubah akibat perlakuan orang7orang !ang mempersiapkan tubuhn!a untuk dikirimkan kepada pihak !ang bertanggung "awab untuk meneriman!a. 1i lain

pihak$ tubuh mungkin sudah dibersihkan$ bahkan sudah disiapkan untuk penguburan$ luka sudah ditutup dengan lilin atau material lain. Penting untuk mengetahui siapa dan apa !ang telah diker"akann!a terhadap tubuh korban$ untuk mengetahui gambaran luka. a. 4arak :embakan E(ek gas$ bubuk mesiu$ dan anak peluru terhadap target dapat digunakan dalam keilmuan (orensik untuk memperkirakan "arak target dari tembakan dilepaskan. Perkiraan tersebut memiliki kepentingan sebagai berikut % untuk membuktikan atau men!angkal tuntutan= untuk men!atakan atau men!ingkirkan kemungkinan bunuh diri= membantu menilai 5iri alami luka akibat ke5elakaan. Meski kisaran "arak tembak tidak dapat dinilai dengan keta"aman absolut$ luka tembak dapat diklasi(ikasikan sebagai luka tembak "arak dekat$ sedang$ dan "auh. b. Arah :embakan ;uka tembak !ang tepat akan membentuk lubang !ang sirkuler serta perubahan warna pada kulit$ "ika sudut penembakan oli>ue akan mengakibatkan luka tembak berbentuk ellips$ pan"ang luka dihubungkan dengan pengurangan sudut tembak. Senapan akan memproduksi lebih sedikit kotoran$ ke5uali "ika "arak dekat. Petun"uk ini berguna untuk pembanding dengan shotgun. ;uka tembak !ang disebabkan shotgun dengan sudut oli>ue akan membentuk luka seperti anak tangga. 4aringan "uga berperan serta dalam perubahan gambaran luka karena adan!a kontraksi otot. #ila pada korban terdapat luka tembak masuk dan tampak "elas adan!a "e"as laras$ kelim api$ kelim "elaga atau kelim tato$ maka perkiraan penentuan "arak tembak tidak sulit. Kesulitan timbul bila tidak ada kelim7kelim tersebut selain kelim le5et4. #ila terdapat kelim "elaga$ berarti korban ditembak dari "arak dekat$ maksimal *? 5m$ kelim tato berarti korban ditembak dari "arak dekat$ maksimal @? 5m dan seterusn!a. Sedangkan kelim api menun"ukan
&$)$4

bahwa korban ditembak dari "arak !ang sangat dekat sekali$ !aitu maksimal &- 5m. Pada skenario didapatkan % Karakteristik ;uka. 1eskripsi luka % 4umlah % & 4enis luka #entuk luka ;okasi luka Ukuran luka ; A ?.B 5m 1A7 ;okasi absis ordinat % &4.- 5m ! % - 5m Si(at ;uka % <aris luka <aris dalam luka <aris luar luka % reguler ' rata % tampak kelim le5et % tampak % a A 3 % &).) ! % ).*5m b A 3 % luka terbuka % 5elah %7 % P A *.- 5m

1.

Agen penyebab luka #erdasarkan gambar pada skenario agen !ang men!ebabkan luka

adalah sen"ata api. Adapun klasi(ikasi sen"ata api sebagai berikut% Sen"ata api adalah suatu sen"ata !ang menggunakan tenaga hasil peledakan mesiu$ dapat melontarkan pro!ektil .anak peluru2 !ang berke5epatan tinggi melalui larasn!a4. Pro!ektil !ang dilepaskan dari suatu tembakan dapat tunggal$ dapat pula tunggal berurutan se5ara otomatis maupun dalam "umlah tertentu bersama C sama4. Sen"ata api dapat dikelompokan men"adi%

A.

#erdasarkan Pan"ang ;aras% De8ol8er$ Mempun!ai metal drum .tempat pen!impanan @ peluru2 !ang berputar .re8ol8e2 setiap kali trigger ditarik dan menempatkan peluru baru pada posisi siap untuk di tembakkan. Pistol$ peluru disimpan dalam sebuah silinder !ang diputar dengan menarik pi5un!a.

&. ;aras pendek-.

Sen"ata api laras pendek

). ;aras pan"ang-. Sen"ata ini berkekuatan tinggi dengan da!a tembak sampai *??? m$ mempergunakan peluru !ang lebih pan"ang. 1ibagi men"adi dua !aitu% Senapan tabur % Senapan tabur diran5ang untuk dapat memuntahkan butir7butir tabur ganda lewat larasn!a$ sedangkan senapan diran5ang untuk memuntahkan peluru tunggal lewat larasn!a$ mon5ong senapan halus dan tidak terdapat ri(ling.

Senapan untuk men!erang% Senapan ini mengisi pelurun!a sendiri$ mampu melakukan tembakan otomatis sepenuhn!a$ mempun!ai kapasitas magasin !ang besar dan dilengkapi ruang ledak untuk peluru senapan dengan kekuatan sedang .peluru dengan kekuatan sedang antara peluru senapan standard dan peluru pistol2. 4

<ambar *. Sen"ata api laras pan"ang B. Berdasarkan Alur Laras Agar anak peluru dapat ber"alan stabil dalam lintasann!a$ permukaan dalam laras dibuat beralur spiral dengan diameter !ang sedikit lebih ke5il dari diameter anak peluru$ sehingga anak peluru !ang didorong oleh ledakan mesiu$ saat melalui laras$ dipaksa bergerak ma"u sambil berputar sesuai porosn!a$ dan ini akan memperoleh ga!a sentripetal sehingga anak peluru tetap dalam posisi u"ung depann!a di depan dalam lintasann!a setelah lepas laras menu"u sasaran. Alur laras ini dibagi men"adi dua !aitu$ arah putaran ke kiri ./0;:2 dan arah putaran ke kanan .Smith and Eesson2. )$&. ;aras beralur .Di(led bore2

Sen"ata api beralur ). ;aras tak beralur atau laras li5in .Smooth bore2 Sen"ata api "enis ini dapat melontarkan anak peluru dalam "umlah ban!ak pada satu kali tembakan. /ontohn!a adalah shot gun. )$@ 4. Derajat Kepara an! #erdasarkan kasus ini$ dera"at keparahan !ang di derita sesuai dengan #ab FII KU9P Men!ebabkan Mati atau ;uka7;uka karena Kealpaan. "asal #$% #arang siapa karena kesalahann!a .kealpaann!a2 men!ebabkan orang lain mati$ dian5am dengan pidana pen"ara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. "asal #6& .&2 #arang siapa karena kesalahann!a .kealpaann!a2 men!ebabkan orang lain mendapat luka7luka berat$ dian5am dengan pidana pen"ara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. .)2 #arang siapa karena kesalahann!a .kealpaann!a2 men!ebahkan orang lain luka7luka sedemikian rupa sehingga timhul pen!akit atau halangan men"alankan peker"aan "abatan atau pen5arian selama waktu tertentu$ dian5am dengan pidana pen"ara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah. "asal #61

4ika ke"ahatan !ang diterangkan dalam bab ini dilakukan dalam men"alankan suatu "abatan atau pen5arian$ maka pidana ditamhah dengan sepertiga dan !ang bersalah dapat di5ahut hakn!a untuk men"alankan pen5arian dalam mana dilakukan ke"ahatan dan hakim dapat memerintahkan supa!a putusann!a diumumkan. $. "endekatan '(D Ia A :idak diketahui karena tidak dilakukan autopsi. Ib A Kerusakan "aringan$ dibuktikan dengan (oto. I5 A ;uka tembak$ dibuktikan dengan (oto. Id A :rauma sen"ata api$ dibuktikan dengan (oto. II A tidak di ketahui karena tidak ada pemeriksaan lebih lan"ut mengenai korban.

DA)TA* "+,TAKA &. 9ueske E. Girearms and :ool Mark :he Gorensi5 ;aborator! 9andbooks$ Pra5ti5e and Desour5e. )??@. ). Ashari irwan. ;uka :embak HonlineI. H5ited )?&) 4uli & I. http%''www.irwanashari.5om'luka7tembak'.

3. Anonim.

Gorensi5

Patholog!

HonlineI.

H5ited

)?&)

4uli

& I.

http%''librar!.med.utah.edu'EebPath' G0D9:M;'G0D?*B.html 4. Idries AM. Pedoman Ilmu Kedokteran Gorensik. Edisi I. 4akarta% #inarupa Aksara$ &BB = p.&*&7&@8. -. Algo6i Agus M. ;uka :embak HonlineI. H5ited )?&) 4uli & I. www.(k.uwks.a5.id'elib'Arsip'1epartemen'Gorensik'lukaJ)?tembak.pd(. @. Indah PS$ ;el!$ Irene$ Elena$ ;uh S. <unshot wound HonlineI. H)?&) 4uli & I. http%''www.(reewebs.5om'gunshotKwound'luka tembak pada tulang.htm. . kitab UU1 hukum pidana