Anda di halaman 1dari 36

Modul 4 Inkontinensia urin

Oleh: KELOMPOK 2A 1102070090 1102080103 110209011! $ulhi%%ah 1102090079 1102090038 1102090010 1102090131 1102090044 110209009, 1102090018 110209010, L& M& Akhiruddin Ass#ahani Si'ua M& (au#ik S)ari#uddin *adli (asia Ma+'ud -is.awati Sa.onding -isda /ur#adila Andi *a%ar A0riani Sukri Lakowani Agung irgantara "arah Ali#ani

*A12L(AS 13 O1(3-A/ 2/I43-SI(AS M2SLIM I/ O/3SIA MA1ASSA2011

KATA PENGANTAR 5u%i s)ukur kehadirat Allah S6( karena atas 'erkat dan anugerah7/)a lah )ang dili.0ahkan ke0ada ka.i 1elo.0ok 2A8 sehingga .akalah tutorial tugas 0ada 9lok (u.'uh 1e.'ang dan :eriatri ini da0at terselesaikan te0at 0ada waktun)a& 5ada kese.0atan ka.i dari kelo.0ok 2A ingin .en)a.0aikan teri.a kasih )ang se'esar7'esarn)a ke0ada dosen 0e.'i.'ing dan te.an7te.an serta 'er'agai 0ihak )ang telah 'an)ak .e.'antu 0en)usun .akalah tutorial dala. 9lok (u.'uh 1e.'ang dan :eriatri ini& 1a.i .en)adari 'ahwa .asih terda0at 'an)ak kekurangan dala. 0en)usunan .akalah ini 'aik dari as0ek .ateri .au0un non7.ateri& Oleh karena itu saran dan kritik )ang konstrukti# dari se.ua 0ihak sangat 0en)usun hara0akan& Akhirn)a8 se.oga tugas ini da0at 'er.an#aat 'agi kita serta dala. .en)usun .akalah selan%utn)a& Makassar8 21 ;anuari 2012 5en)usun

SKENARIO Seorang Laki7laki u.ur 79 tahun di'awa ke 5uskes.as dengan keluhan selalu 9A1 sedikit7sedikit& 6alau0un 9A1 'erlangsung la.a8 teta0i selesai 9A1 ia .erasa tidak 0uas& 1eadaan ini diala.in)a ! hari )ang lalu& Sela.a ini 0enderita 'er%alan tidak sta'il 8 karena keluhan 0ada lututn)a )ang sering sakit dan 'engkak& Menurut keluargan)a8 setahun terakhir ini8 0e.'awaan 'a0ak ini selalu .arah dan sering lu0a setelah .enger%akan sesuatu )ang 'aru sa%a dilakukann)a& Se%ak 7 tahun terakhir ini 0enderita .engko.su.si o'at7o'atan ken<ing .anis8 tekanan darah tinggi8 %antung dan re.atik& (iga tahun )ang lalu 0enderita .enda0at serangan stroke&

KATA SULIT 9uang air sedikit7sedikit :

KATA/KALIMAT KUNCI 1& Laki7laki 79 tahun 2& 9A1 sedikit7sedikit8 walau 'erlangsung la.a na.un rasa tidak 0uas se%ak ! hari )ang lalu 3& 9er%alan tidak sta'il8 lutut sakit dan 'engkak 4& Selalu .arah dan sering lu0a !& -iwa)at ko.su.si o'at7o'atan: M8 =(8 %antung dan re.atik 7 tahun )ang lalu ,& -iwa)at strok 3 tahun )ang lalu

PENJELASAN KATA KUNCI 1& Seorang laki7laki dengan usia 79 tahun akan .engala.i 'er'agai 0eru'ahan 0ada tu'uhn)a 'aik se<ara anato.is .au0un #isiologis& 5eru'ahan )ang ter%adi di s)ste. urogenitalia antara lain : 7 7 7 =i0ertro#i 0rostate )ang da0at .en)e'a'kan 0enurunan aliran urin& Insta'ilitas .otorik .us<ulus detrussor )ang da0at .en)e'a'kan inkontinensia ti0e urge atau o>er#low& A'nor.alitas kadar >aso0ressin& Sekresi >aso0ressin )ang le'ih rendah dari rit.e diurnal nor.al da0at .e.i<u ter%adin)a nokturia dan inkontinensia urin 0ada .ala. hari& 2& 9uang air ke<il sedikit7sedikit8 'erlansung la.a8 rasa tidak 0uas setelak 9A18 se%ak ! hari )ang lalu& 1e.ungkinan 0asien .engala.i inkontinensia urine& Inkontinensia urine aadalah keluarn)a urin se<ara tidak disadari dala. %u.lah dan #rekuensi )ang <uku0 sehingga .engaki'atkan .asalah gangguan kesehatan dan sosial8 hal ini u.u. ter%adi 0ada lansia 3& 9er%alan tidak sta'il8 lututn)a sakit dan 'engkak& =al ini da0at .en)e'a'kan 0asien .engala.i kesulitan untuk .en<a0ai ka.ar .andi8 sehingga da0at .en)e'a'kan inkontinensia #ungsional dengan s)arat tidak terda0at kelainan di traktus urinarius atau0un gangguan .ental )ang lain 4& Sering lu0a dan .arah ?de.ensia@& 1eadaan ini da0at .engaki'atkan gangguan 0ada susunan SS5 )ang ke.udianakan .engaki'atkan inkontinensia ti0e 2rge8 de.entia 'erkaitan dengan #aktor usia& !& -iwa)at ko.su.si o'at7o'atan ken<ing .anis8 (ekanan darah tinggi8 %antung dan re.atik8 7 tahun terakhir&

ANALISIS SKENARIO Proses Miksi Saluran ke.ih 'agian 'awah ?>esika urinaria dan urethra@ .enda0at iner>asi dari sera'ut sara# 0arasi.0atis8 si.0atis8 dan so.atis& Sera'ut 0arasi.0atis 'erasal dari <orda s0inalis seg.en S2 A 4 ?di'awa oleh neruusrel>i<us 0ada >esika urinarin dan neruus 0udendus 0ada uretra@& Siste. 0arasi.0atis ini 'er0eran dala. kontraksi M&detrusor dan

relaksasi s#ingter uretra interna& Sera'ut si.0atis 'erasal dari <orda s0inalis seg.en ( 10 A L2 ?di'awa oleh ner>ous hi0ogastrikus@& Siste. si.0atis 'er0eran dala. relaksasi M&detrusor dan kontraksi s#ingter uretra interna& Sedangkan sera'ut so.atis 'erasal dari <ornu anterior <orda s0inalis S2 A 4 ?di'awa oleh /&0udendus@& ke.udian i.0uls di'awa ke <orteks <ere'ri )ang akan .en)e'a'kan relaksasi s#ingter uretra eksterna ?disadari karena terdiri dari otot skelet@ 0ada saat .iksi& 5ada saat .iksi8 ter%adi sti.ulasi 0arasi.0atis dan inhi'isi si.0atis dan %uga tekanan intra>esikal .ele'ihi tekanan intrauretra& 2rinasi )ang e#ekti# .e.iliki 'e'era0a s)arat8 )aitu: 1& *ungsi traktus urinarius 'agian 'awah )ang e#ekti# 7 5engisian >esi<a urinaria o Ako.odasi >esi<a urinaria dala. .eningkatkan >olu.e urin dengan tekanan rendah& o S#ingter uretra interna )ang .enutu0 dengan 'aik& o Sensasi )ang o0ti.al saat >esi<a urinaria 0enuh& o (idak adan)a gangguan kontraksi otot7otot detrussor& 7 5engosongan >esi<a urinaria o 1e.a.0uan otot7otot detrussor untuk 'erkontraksi& o (idak adan)a o'struksi anato.is& o 1oordinasi )ang 'aik antara kontraksi otot detrussor dengan relaksasi s#ingter uretra& 2& 1e.a.0uan untuk 'er%alan ke toilet& 3& *ungsi kogniti# )ang 'aik untuk .engenali ke'utuhan tu'uh akan 'erke.ih& 4& Moti>asi untuk 'erke.ih )ang e#ekti#& !& (idak ada gangguan dari #aktor lingkungan dan iatrogenik& Inkontinensia urin .eru0akan .eru0akan ketidak.a.0uan seseorang untuk .enahan urin& 5ada .anula 0re>alensin)a le'ih tinggi dari0ada usia re0roduksi& 4ariasi dari inkontinensia urin 'er.a<a.7.a<a.8 kadng7kadang han)a 'e'ra0a tetes sa%a sa.0ai 'enar7'enar 'an)ak8 'ahkan ada )ang disertai dengan inkontinensia al>i& Inkontinensia di'agi .en%adi 2 ti0e )aitu akut dan kronik& Inkontinensia akut 'iasan)a re>ersi'el8 0en)e'a'n)a antara lain deliriu.8 retriksi .o'ilitas8 retensi8 in#eksi8 in#la.asi8

i.0aksi #eses8 o'at7o'atan dan 0oliuri& Sedangkan inkontinensia kronik di'agi .en%adi 4 ti0e )aitu stress inkontinensia8 urgensi8 ti0e lua0an ?o>er#low@ dan #ungsional& 7 Stress incontinence 5engeluaran urin 0ada saat ter%adi 0eningkatan tekanan intraa'do.inal8 .isaln)a : 'atuk8 ketawa8 'ersin& Ini ter%adi karena s#inger uretra tidak 'isa .e.0ertahankan tekanan intrauretra saat tekanan intra vesika meningkat. 7 Urge incontinence 1etidak.a.0uan .enunda ke.ih karena kontraksi ti'a7ti'a dan kuat .&detrusor& aki'atn)a pengeluaran urin sering dan lebih banyak. 7 Overflow incontinence 1eluarn)a urin da0at dikontrol 0ada keadaan >olu.e urine di 'ul7'uli .ele'ihi ka0asitasn)a& 7 itandai dengan retensi urin teta0i karena 'uli7'uli tidak .a.0u lagi .engosongkan isin)a sehingga urin selalu menetes keluar. Functional incontinence Keluarnya urin secara dini sebelum sampai di toilet sehingga urin keluar tanpa dapat ditahan. 5asien 0ada kasus ini tergolong .engala.i inkontinensia urin )ang diawali oleh retensi urin& =al ini di0erlihatkan oleh keluarn)a urin sedikit7sedikit dan disertai adan)a rasa tidak 0uas& 3#ek tidak 0uas )ang diti.'ulkann)a .eru0akan 0ertanda adan)a urin sisa& engan de.ikian ter%adi o'struksi 0ada %alan keluar urin dari 'uli7'uli sehingga M8 hi0ertensi8 %antung dan ketika 'erke.ih )ang keluar han)a sedikit& 9erdasarkan keluhan 0en)erta8 riwa)at .inu. o'at re.atik8 serta riwa)at stroke .aka da0at di'erikan 'e'era0a ke.ungkinan 0en)akit )ang .en)e'a'kan 0asien terse'ut .engala.i inkontinensia urin& 9erikut uraian analisis dari tia07tia0 ke.ungkinan 0en)akit& A. Hiperplasia Prostat 5e.'esaran 0rostat .en)e'a'kan 0en)e.0itan lu.en uretra 0rostatika dan .engha.'at aliran urine& 1eadaan ini .en)e'a'kan 0eningkatan tekanan intra>esikal& 2ntuk da0at .engeluarkan urine8 'uli7'uli harus erko!traksi le i" k#at guna .elawan tahanan itu& 1ontraksi )ang terus .enerus ini .en)e'a'kan 0eru'ahan anato.ik 'uli7'uli 'eru0a hi0ertro#i otot detrusor8 tra'ekulasi8 ter'antukn)a selula8 sakula8 dan di>ertikel 'uli7'uli& 5eru'ahan struktur 0ada 'uli7'uli terse'ut8 oleh 0asien dirasakan se'agai keluhan 0ada saluran ke.ih se'elah 'awah atau lower urinary tract symptom (LUTS) )ang dahulu dikenal dengan ge%ala prostatismus&

1elo.0ok ka.i .e.ilih =i0ertro#i 5rostat se'agai iagnosis 2ta.a8 se'a': 1& ari segi 5re>alensi8 95= ha.0ir .eru0akan 0en)akit Bwa%i'C )ang harus ditanggung seorang lelaki %ika ingin 'eru.ur 0an%ang8 dala. skenario dikatakan 'ahwa 5asien adalah seorang laki7laki 'erusia 79 tahun8 suatu u.ur di.ana 0re>alensi 95= .en<a0ai 80D se<ara u.u.& 2& :e%ala7ge%ala )ang ditun%ukkan 0asien <o<ok dengan :e%ala O'strukti# 0ada 0enderita =i0er0lasia 0rostat8 )aitu: 7 Hesistancy?keluar ke.ih ter0utus70utus@E i skenario dikatakan sedikit2 7 Aliran Urin lemah= i skenario dikatakan waktu 'erke.ih la.a8 se<ara logika tidak .ungkin aliran urinn)a kuat dan waktu 'erke.ih %uga la.a8 0asti alirann)a le.ah8 na.un untuk .e.astikan kita 'utuh Ana.nesis ta.'ahan& 7 enge!an untu" mengeluar"an urin= 9utuh Ana.nesis ta.'ahan8 na.un se<ara logika %ika Air seni )ang keluar sedikit7sedikit dan ada rangsangan ingin 'erke.ih 0asti seseorang akan .engedan se<ara re#leks untuk .engeluarkan air seni le'ih 'an)ak dan .eredakan rasa ingin 'erke.ih& 7 Lama "emih #er"epan!anganE Fo<ok dengan skenario 7 $erasaan ta" tuntas saat #er"emihE Fo<ok dengan skenario 7 %etensi Urin?da0at .engaki'atkan inkontinensia o>er#low@& $. Karsi!o%a Prostat 5en)akit karsino.a 0rostat ini &apat &i!a&i"an se#agai &iferensial &iagnosis se'a' 'erdasarkan ge%ala klinis )ang telah dise'utkan di atas8 ge!alanya mirip &engan '$H ('enign $rostate Hypertrophy) atau )ang 'iasa dise'ut hi0ertro#i 0rostat& :e%ala7ge%ala itu antara lain kesulitan 'erke.ih ?retensi urin@ dan sering 'erke.ih ?frekuensi@& Selain itu8 'erdasarkan re#erensi dite.ukan %uga adan)a ge%ala inkontinensia di .ana inkontinensia ini diawali oleh retensi urin dan tentun)a keadaan ini ter%adi a0a'ila tu.or terse'ut .enekan uretra se<ara 0arsial& 5ada o'struksi 0arsial8 .ula7.ula ter%adi retensi urine karena tekanan di uretra aki'at 0enekanan tu.or di 0rostat le'ih 'esar di'andingkan dengan tekanan intra>esika& Se.entara 'uli7'uli terus terisi oleh urine )ang 'erasal dari gin%al dan 'uli7'uli terus .eregang8 la.a7kela.aan ter%adi ko.0ensasi dengan ter'entukn)a di>ertikel7di>ertikel& 5ada suatu saat8 ter%adi deko.0ensasi di .ana 'uli7'uli tidak .a.0u lagi .ena.0ung urine dan tekanan intra>esika .ele'ihi tekanan intrauretra& Oleh karena o'struksi )ang ter%adi han)a 'eru0a obstruksi parsial8 .aka urine pun keluar sedikit-sedikit .elalui uretra )ang sempit terse'ut sa.0ai tekanan intrauretra le'ih tinggi lagi dari0ada tekanan intra>esika& 5ada saat itu8 aliran urine 'erhenti dan urine tidak

da0at dikeluarkan se0enuhn)a ?.asih tersisa urine di 'uli7'uli@ sehingga .e.'erikan ge%ala tidak 0uas setelah 'erke.ih& 2rine )ang .asih tersisa di 'uli7'uli terse'ut 'erta.'ah oleh urine )ang .engalir dari gin%al8 sehingga 'uli7'uli terisi 0enuh lagi dan selan%utn)a ke.'ali ter%adi .ekanis.e di atas& Sedangkan 0ada 0enekanan tu.or se<ara total )ang .en)e'a'kan ter%adin)ao'struksi total aliran ke.ih8 .aka ge%ala )ang ti.'ul le'ih <enderung ke arah retensi dan ke.ih tidak da0at lagi keluar .eski0un sedikit7sedikit8 .elainkan urine tertahan di 'uli7'uli dan akan 'eraki'at ter%adin)a re#luks >esikoureter )ang .en)e'a'kan hidroureter dan akhirn)a 'erlan%ut .en%adi hidrone#rosis& 5ada skenario terse'ut kita 'elu. da0at .e.astikan a0akah su.'atan 0ada uretra aki'at 0e.'esaran 0rostat ini dise'a'kan karena karsino.a atau han)a 'eru0a hi0er0lasia %inak 0rostat& Se.entara itu8 'erdasarkan re#erensi dida0atkan 'ahwa karsino.a 0rostat 'ukan .eru0akan kelan%utan dari hi0er0lasia 0rostat %inak ?95=@& Oleh karena itu8 0erlu dilakukan 0e.eriksaan ta.'ahan 'eru0a 0e.eriksaan #isik .elalui <olok du'ur dan 'io0si agar da0at .e.'edakan hi0er0lasia 0rostat %inak ?95=@ dengan karsino.a 0rostat& C. &ia etes Mellit#s Salah satu 0en)e'a' i!ko!ti!e!sia adalah 0oliuria& 5oliuria 0ada 0enderita M .eru0akan aki'at aki'at glukosuria )ang .engaki'atkan diuresis os.oti< )ang .eningkatkan 0engeluaran ke.ih ?0oliuria@ )ang %uga akan .eni.'ulkan rasa haus ?0olidi0si@ dan rasa la0ar ?0oli#agia@& 1onsu.si glukosa hilang 'ersa.a ke.ih sehingga ter%adi kesei.'angan kalori )ang negati>e dan 'erat 'adan 'erkurang& ia'etes .elitus =i0erglike.ia 9lood glu<ose eG<eed renal threshold :lukosuria Os.oti< diuresis 5oliuria

Inkontinen<e &ala% s'e!ario (ikataka! a")a pasie! s#(a" %e!*o!s#%si o at+o ata! aik it# %ikroa!*iopati %a#p#!

(ia etes %elitis sela%a , ta"#!- se"i!**a ke%#!*ki!a! pasie! s#(a" %e!(apatka! ko%plikasi .as'#lar kro!ik /0a!*ka pa!0a!*1 %akroa!*iopati. Mikroa!*iopati %er#paka! lesi spesi2ik (ia etes 3a!* %e!3era!* kapiler (a! arteriola reti!a / reti!opati (ia eti'1- *lo%er#l#s *i!0al / !ep"ropati (ia eti'1- otot+otot (a! k#lit. Neuro0atik dia'eti< .eru0akan ko.0likasi >askeler di su.su. sara# 0eri#er& /euro0ati ti.'ul aki'at gangguan %alur 0oliol ?glukosa7sos'itol7#ruktosa@ aki'at .enurunn)a insulin& (erda0at 0eni.'unan sor'itol dala. lensa sehingga .eni.'ulkan katarak8 sedangkan 0ada %aringan sara# ter%adi 0eni.'unan sor'itol dan #ruktosa dan 0enurunan kadar .ioinositol )ang .eni.'ulkan neuro0ati& 5eru'ahan 'ioki.ia 0ada %aringan sara# akan .engganggn kegiatan .eta'oli< sel7sel s<hwann dan .en)e'a'kan kehilangan akson& 1e<e0atan konduksi .otorik akan 'erkurang 0ada taha0 dini 0er%alanan neuro0ati& /euro0ati da0at .en)erang sara#7sara# 0eri#er ?.ononeuro0ati dan 0olineuro0ati@8 sara#7sara# <ranial atau s)ste. sara# otono.& ia'etik neuro0ati da0at .eni.'ulkan e#ek negati>e terhada0 traktus genitourinarius8 traktus intestinal8 dan sere'ro>askuler& 1hususn)a traktus urinarius e#ek dari neuro0ati dia'eti< )aitu hilangn)a sensasi 0ada 'uli7'uli )ang akan .enurunkan aksiHkontraksi dari .uskulus dertrusor sehingga ter%adi kesulitan untuk .engosongkan 'uli7'uli ?neurogeni< 'ladder@ karena hilangn)a tonus aki'at gangguan 0ada sara# .engaki'atkan ter%adin)a o.er2lo) i!ko!ti!e!sia. &. Stroke 53-SA-A*A/ 43SI1A 2-I/A-IA& 5A-ASIM5A(IS 1ontarksi kandung ke.ih
S2 S3 S4

0eri#ern)a sehingga

SIM5A(IS 5enutu0an kandung ke.ih I ha.'at tonus otot


L1 L2 L3

42 / 0el>ikus /& =i0ogastri<us

S2 SOMATIK S3

S4

9eta terda0at 0ada 'agian #undus untuk kontraksi $ loker .engha.'at sekresi re!i! Me!*"a% at sara2 si%patis Mengha.'at %antung Anti koli!er*ik %e!*"a% at si%pati'o 5ada saat 'erke.ih tonus si.0atik .enurun dan 0eningkatan rangsang 0arasi.0atik& Otot A otot 0erineu. I S23 ?relaksasi@ etrusor ?kontraksi@ ida0atkan 'ahwa Stroke da0at .engganggu 0engaturan rangsang dan insti'ilitas dari otot7otot detrusor kandung ke.ih8 )ang di0ers)aragi oleh sara# 0arasi.0atis8 )ang ada diotak ?.edulla s0inalis@8 di.ana .ani#estasin)a ditandai dengan 0engeluaran urin diluar 0engaturan 'erke.ih )ang nor.al8 'iasan)a dala. %u.lah 'an)ak8 karena ketidak.a.0uan .enunda 'erke.ih8 'egitu sensasi 0enuhn)a kandung ke.ih diteri.a oleh 0usat )ang .engatur 0roses 'erke.ih& ;ika dihu'ungkan dengan kasus di.ana dida0atkan 0asien 9A1 sedikit7sedikit8 la.a dan tidak 0uas8 sangat %auh 'er'eda dengan .ani#estasi dari stroke )ang di%elaskan diatas& :e%ala )ang diti.'ulkan dari stroke se0erti dise'utkan se'elu.n)a 'er'eda7'eda8 tergantung te.0at lesin)a& ;ika dihu'ungakan dengan inkontinensi khususn)a inkontinensia o>er#low8 se0erti )ang di%elaskan di'awah: 1andung ke.ih 0enuh

Otot detrusor teregang 2%ung7u%ung sera'ut a#eren 9erikan i.0lus Lintasan asendent 1oteks sere'ri

1esadaran akan 0enuhn)a kandung ke.ih (er%adin)a inkontinensia dikhususkan ti0e o>er#low8 karena ter%adi lesi Hkerusakan 0ada korteks sere'ri dan ter0utusn)a lintasan i.0uls terse'ut diatas8 sehingga ditandai dengan ke'o<oran H keluarn)a urin dala. %u.lah sedikit& 0en)akit )ang diderita oleh 0asien )aitu an terus .enerus karena ka0asitas 'uli7'uli .ele'ihi nor.al&& =al Ini dise'a'kan karena ter%adin)a salah satu ia'etes Mellitus 7 tahun )ang lalu8 di.ana 'erko.0likasi .en%adi stroke 3 tahun )ang lalu& ;ika dilihat dari kasus8 .elalui .ekanis.e ini8 stroke se<ara tidak langsung da0at .engaki'atkatkan inkontinensia )ang se0erti dikeluhkan oleh 0enderita&8 na.un )ang .en%adi .asalah adalah waktu ke%adian inkontinensia dengan riwa)at stroke 'er'eda sangat %auh& ;adi8 da0at dianalisa inkontinensia )ang diderita 0asien 'ukan dari riw8 stroke )ang diderita8 .ungkn dari 0ene'a' )ang lain& Stroke da0at .en)e'a'kan 0asien 9A1 sedikit7sedikit8 la.a dan tidak 0uas8 na.un dari s<enario stroke dida0atkan 3 tahun )ang lalu8 sedangkan inkontinensia )ang dida0at oleh 0asien 8! hari )ang lalu& ;ika stroke .en%adi 0en)e'a' inkontinensia )ang diderita oleh 0asien8 .aka akan ter%adi setidakn)a 3 tahun )ang lalu %uga8 %adi .elalui analisa8 inkontinensi dise'a'kan oleh 0en)e'a' )ang 'aru& E. &e%e!sia e.ensia adalah sindro. klinis .eli0uti hilangn)a #ungsi intelektual dan ingatan seseorang )ang .en)e'a'kan dis#ungsi dala. kehidu0an sehari7hari& Ada0un dua karakteristik dari sindro. ini adalah: 1& 5er%alanan 0en)akit )ang 'ertaha0 ?'ulanan hingga tahunan@& 2& (idak disertai gangguan kesadaran& 5asien .engala.i de.ensia aki'at konsu.si o'at7o'atan dala. %angka 0an%ang& Mengingat riwa)at o'at7o'atan )ang diindikasikan untuk 0en)akit )ang diderita ter.asuk dala. da#tar o'at7o'atan )ang da0at .en)e'a'kan de.ensia& da0at tergolong re>ersi'el& tahun lalu& de.ensia >askuler& :angguan 0ada susunan sara# 0usat da0at .engaki'atkan ter%adin)a inkontinensia urin& Inkontinensia urin adaah antara keluhan 0asien de.ensia taha0 inter.ediate atau taha0 0ertengahan& Inkontinensia urin ini dikategorikan inkontinensia ti0e urgensi& :angguan 0atologik 0ada 0usat koordinasi sara# si.0atetik .ahu0un 0arasi.0atetik e.ensia )ang diala.i 5asien .engala.i de.ensia aki'at stroke 0ada tiga

ala. hal ini 0asien ter.asuk dala. de.ensia nonre>ersi'el khususn)a

diotak8 'atang otak dan 0ons )ang dise'a'kan oleh lesi 0as<a stroke8 degenerasi dan atro#i korteks sere'ri sendiri akan .enggangu 0roses .iksi )ang nor.al& 5ada 0enderita de.ensia taha0 lan%ut8 a0a'ila ter%adi kerusakan lo'us #rontal& 1eadaan ini .engaki'atkan 0enderita tidak sedar terhada0 sensasi .ahu0un ke0erluan untuk 'uang air ke<il& 1erusakan 0ada lo'us 0arietal dan o<<i0ital akan .enurunkan atau .engganggu ke'olehan 0enderita untuk .engenal0asti 0ersekitaran ka.ar .andi se'agai <ontoh sinki dan .angkuk tandas& 1erusakan 0ada lo'us #rontal dan 0arietal akan .enurunkan ke'olehan 0enderita untuk .engendalikan akti>iti se0erti .enanggalkan 0akaian8 duduk dan .enggunakan ka.ar ke<il se0erti 'iasa& 1erusakan 0ada struktur kortikal dala. se0erti insula korteks 'isa .engganggu keu0a)aan 0enderita untuk .engenal 0asti sensasi internal se0erti distensi kandung ke.ih atau rasa 0enuh 0ada kandung ke.ih& ala. s<enario inkontinensia urin 0ada 0asien le'ih ke0ada 0ato.ekanis.e )ang .eli'atkan gangguan neurolog) untuk 0roses .iksi )ang nor.al 0ada 0asien geriatri<& Se0erti kita sedia .aklu. 0ada 0asien usia lan%ut !0D dari #ungsi neuron diotak akan 'erkurang kerana 0roses atro#i dan 0roses degenerati#& Inkontinensia ini %uga dikaitkan dengan riwa)at stroke )ang 0ernah dihida0i 0asien 3 tahun )ang lalu& ?>as<ular de.ensia@& e.ensia 0ada 0asien ini .asih 0ada taha0 0ertengahan kerana .asih 'elu. .enun%ukkan tanda7tanda gangguan .e.ori 'erat8 i..o'ilitas dan se'again)a& 4. Parki!so! Salah satu 0en)akit )ang .ungkin ti.'ul dari kasus 0ada skenario 0erta.a adalah 5en)akit 5arkinson& 5en)akit ini teruta.a 'erhu'ungan dengan gangguan 0ergerakan )ang akan diala.i 0enderitan)a& =al uta.a )ang .ungkin da0at .en)e'a'kan 0enderita .engala.i inkontinensia urine adalah gangguan 0ergerakann)a& 5en)akit 5arkinson8 khususn)a 0ada taha0 lan%ut8 .en)e'a'kan kater'atasan gerak )ang 'erat& =a.'atan gerak ini .e.0engaruhi .o'ilitas 0enderita .isaln)a ga)a 'er%alan )ang tidak sta'il )ang da0at .eni.'ulkan .asalah kesehatan dan sosial 'agi 0enderita itu& 9erdasarkan skenario8 5arkinson da0at .en)e'a'kan ter%adin)a inkontinensia urin8 disa.0ing itu .ani#estasi otono. 0en)akit 5arkinson diantara ter%adin)a gangguan 'erke.ih oleh 0enderitan)a& =a.'atan gerak )ang diti.'ulkan oleh 0en)akit 5arkinson da0at .e.0er'uruk ter%adin)a inkontinensia urin )ang diala.i 0enderita& Adan)a gangguan i.o'ilisasi )ang diala.i 0enderita da0at .eni.'ulkan ko.0likasi 0ada ha.0ir se.ua s)ste. organ& (irah 'aring dan inakti>itas terlalu la.a da0at

.en)e'a'kan gangguan

#isis dan 0sikologis& :angguan .eta'olik .eli0uti

kesei.'angan nitrogen dan kalsiu. terganggu8 toleransi glukosa %uga terganggu8 dan 'erkurangn)a >olu.e 0las.a8 serta #ar.akokinetik o'at )ang 'eru'ah& 5enderita )ang .engala.i i.o'ilisasi seringkali .en%adi de0resi8 terasing dari lingkungann)a dan ta.0ak .engala.i gangguan #ungsi kogniti#& Selain itu8 i.o'ilisasi %uga .engaki'atkan .asalah 0ada s)ste. saluran ke.ih dan 0en<ernaan karena .en)e'a'kan .enurunn)a 0eristaltik usus dan aliran urin& 1ondisi terse'ut .eru0akan 0redis0osisi ter%adin)a inkontinensia urin& G. Osteoart"ritis 9erdasarkan keluhan 0en)erta 0asien8 )aitu lutut sering sakit dan 'engkak hingga 'er%alan tidak sta'il .aka da0at diketahui 'ahwa 0asien %uga .enderita re.atik& Salah satu 0en)e'a' re.atik )ang .e.iliki 0re>alensi le'ih tinggi 0ada 0asien usia lan%ut adalah osteoarthritis& iduga 0asien terse'ut .engala.i kesulitan 'er%alan aki'at adan)a osteo#it )ang .en)e'a'kan n)eri saat 'er%alan& 9e'era0a ke.ungkinan )ang ter%adi 0ada 0asien terse'ut )ang .en)e'a'kan dia inkontinensia urin adalah: 7 1eter'atasan untuk 'ergerak aki'at re.atik .en)e'a'kan 0asien tidak da0a( .en<a0ai ka.ar .andi a0a'ila didesak keinginan untuk 'erke.ih sehingga ter%adilah inkontinensia urin ti0e urge& 7 3#ek sa.0ing o'at re.atik8 )aitu golongan /SAI & O'at ini .eru0akan agen anti 0rostaglandin )ang da0at .engha.'at ke.a.0uan otot7otot detrussor untuk 'erkontraksi dengan 'aik sehingga ti.'ullah inkontinensia urin ti0e o>er#low& H. Go#t 5asien .e.iliki ke.ungkinan .engala.i 0en)akit gout 8.elihat dari kata kun<i di.ana 0asien .engeluh lututn)a sering sakit dan 'engkak8 serta 'er%alan tidak sta'il )ang dise'a'kan 0eni.'unan kristal asa. urat 0ada .e.'ran sino>ial& isesuaikan dengan etiologin)a di.ana #aktor 0e.i<un)a adalah o'at7o'atan&A0a'ila )ang dikonsu.si adalah o'at diuretik8 thia$ide8 salisilat da0at .en%adi #aktor 0redis0osisi 0asien untuk .engala.i gout& 1eluhan 'uang air ke<il sedikit7sedikit dan 0erasaan tidak 0uas da0at diaki'atkan oleh ko.0likasi gout )aitu adan)a 0e.'entukan 'atu asa. urat 0ada saluran ke.ih 0asien )ang .en)e'a'kan retensi& (ekanan darah tinggi dan 0en)akit %antung )ang diderita 0asien 'isa .eru0akan ko.0likasi dari 0en)akit gout di.ana 'isa terda0at to#us 0ada %antung8 hi0ertensi dan sklerosis I. 5esi'olit"iasis

5asien )ang .enderita 'atu 'uli7'uli ?>esi<olitiasis@ .e.'erikan keluhan tergantung dari letak 'atu)a di dala. 'uli7'uli teta0i u.u.n)a 0asien datang dengan keluhan n)eri saat ken<ing ?disuria@ kalau 'atun)a .asih ke<il& 0asien tidak 'isa ken<ing& ala. hal ini8 0asien .engala.i retensi urine artin)a ada ransangan 'agi 0asien untuk .iksi ?'erusaha untuk .iksi@ teta0i urinen)a tidak 'isa keluar& 9erdasarkan keluhan dari 0asien 0ada skenario )aitu inkontinensia .aka >esi<olitiasis da0at disingkirkan& Sedangkan >esi<olitiasis itu .e.'erikan keluhan uta.a 'eru0a disuria atau retensi urine8 'ukan inkontinensia& J. T#%or 5esi'a Uri!aria 1arsino.a 'uli7'uli da0at di.asukkan dala. teta0i dengan 0rioritas terahir oleh karena salah satu ge%ala )ang terda0at 0ada s<enario %uga diala.i oleh 0asien karsino.a 'uli7'uli akan teta0i aki'at 0en)akit )ang telah lan%ut 'eru0a ge%ala ede.a tungkai )ang dise'a'kan karena adan)a 0enekanan aliran li.#e oleh .assa tu.or atau oleh kelen%ar li.#e )ang .e.'esar didaerah 0el>is& ;adi 0asien karsino.a 'uli7'uli ini tidak .e.iliki keluhan7keluhan se0erti 'uang air ke<il sedikit7sedikit8 dan .erasa tidak 0uas walau0un 'uang air ke<iln)a 'erlansung la.a& K. Ja!t#!* Ada 'e'era0a as0ek )ang da0at dianalisa dari 0en)akit %antung se'agai salah satu0en)e'a' inkontinensia urine8 )aitu: 7 1e<enderungan seorang lansia untuk .engala.i hi0ertro#i >entrikel kiri %antung .en)e'a'kan resiko ter%adin)a gagal %antung .eningkat& 1egagalan %antung untuk .e.o.0a darah ke 0eri#er .eni.'ulkan 0eningkatan tahanan 0eri#er )ang akan .e.'eri ge%ala ede.a 0ada 0enderitan)a& 3de.a da0at .en)e'a'kan 0asien .engala.i #rekunsi dan nokturia& /a.un inkontinensia )ang diaki'atkann)a 'ersi#at akut sehingga tidak da0at di%adikan se'agai ke.ungkinan 0en)e'a' inkontinensia sesuai skenario& 7 2ntuk .engatasi ede.a di'erikan o'at %enis diuretik& O'at7o'atan %enis ini da0at .en)e'a'kan inkontinensia urin& /a.un %enis inkontinensia urin dala. hal ini adalah re>ersi'elHakut8 sedangkan ge%ala 0asien dala. skenario tergolong inkontinensia urin )ang 0ersisten8 te0atn)a ti0e o>er#low& engan de.ikian8 ke.unngkinan inkontinensia urin aki'at o'at da0at disingkirkan 0ada kasus ini& an kalau sudah terla.0au 'esar8 'atu sudah .en)e'a'kan o'struksi total 0ada ori#isiu. uretra sehingga

L. Hiperte!si Ada0un 'e'era0a as0ek )ang da0at dianalisis dari riwa)at .inu. o'at hi0ertensi 0ada 0asien di skenario ini antara lain: O'at7o'atan antihi0ertensi .e.iliki e#ek inkontinensia urin sesuai dengan <ara ker%a .asing7.asing& 6. 2. &i#retik (apat %e!3e a ka! poli#ria- 2rek#e!si- (a! #r*e!si. Ca C"a!!el $lo'ker %e!#r#!ka! 7. %e!#r#!ka! to!#s s%oot" %#s'le (a! rete!si ko!traksi otot (etr#ssor 3a!* aka! %e!i% #lka!

#ri!e se"i!**a ter0a(i i!ko!ti!e!sia o.er2lo) ACE i!"i itor (apat %e%presipitasi i!koti!e!'e stress Hiperte!si 3a!* kro!ik (apat %e!*aki atka! ter0a(i!3a stroke. Stroke (i pe% #l#" (ara" otak (apat %e!3e a ka! iske%ik (i otak . Hal i!i aka! %e% eri e2ek kepa(a pe!#r#!a! 2#!*si koor(i!asi- (ala% ske!ario i!i erpe!*ar#" kepa(a koor(i!asi 2#!*si s2i!*ter #retra. &e!*a! (e%ikia! "iperte!si (apat %e!i% #lka! i!ko!ti!e!sia #ri! se'ara ti(ak la!*s#!*. 9erdasrakan 0e.'ahasan .engenai ke.ungkinan 0en)akit70en)akit )ang da0at .en)e'a'kan inkontinensia urin sesuai dengan skenario8 untuk sa.0ai ke diagnosis 0asti .e.'utuhkan 'er'agai 0e.eriksaan 0enun%ang& Oleh karena itu8 'erikut ini .eru0akan uraian .engenai taha07taha0 untuk .enge>aluasi dan .enangani 0asien terse'ut& PERTAN8AAN 1& 5roses 0engaturan diuresis nor.al&J 2& 5ato.ekanis.e dan etiologi 9A1 sedikit7sedikit&J 3& ;elaskan ti0e7ti0eInkontinensia urin dan 'agai.ana .ekanis.en)aJ 4& =u'ungan riwa)at 0en)akit dengan Inkontinensia urin&J !& =u'ungan riwa)at o'at dengan Inkontinensia urin&J ,& =u'ungan ge%ala 0en)erta&J 7& 5enangan awal 0ada 0asien terse'ut&J 8& Skala 0rioritas&J 9& Langkah7langkah iagnostik&J JA9A$AN 6. Proses pe!*at#ra! (i#resis !or%al.: at#k 3a!* %e!*aki atka!

5roses 'erke.ih nor.al .eru0akan 0roses dina.is )ang .e.erlukan rangkaian koordinasi 0roses #isiologik 'erurutan )ang 0ada dasarn)a di'agi .en%adi 2 #ase )aitu #ase 0en)i.0anan dan #ase 0engosongan& i0erlukan keutuhan struktur dan #ungsi ko.0onen saluran ke.ih 'awah8 kogniti#8 #isik8 .oti>asi8dan lingkungan& 5roses 'erke.ih nor.al .eli'atkan .ekanis.e dikendalikan dan tan0a kendali& S#ingter uretra eksternal dan otot dasar 0anggul 'erada di 'awah kontrol >olunter dan disu0lai oleh sara# 0udendal8 sedangkan otot detrusor kandung ke.ih dan s#ingter uretra internal 'erada di 'awah kontrol siste. sara# otono.8 )ang .ungkin di.odulasi oleh korteks <ere'ri& 1ontraksi kandung ke.ih dise'a'kan oleh akti>itas 0arasi.0atis )ang di0i<u oleh asetilkolin 0ada rese0tor .uskarinik& 1ontraksi s#ingter uretra internal .en)e'a'kan uretra tertutu08 se'agai aki'at akti>itas sara# si.0atis )ang di0i<u oleh noradrenalin& Mekanis..e detrusor .eli0uti otot detrusor8 sara# 0el>is8 .edula s0inalis8 dan 0usat sara# )ang .engontrol 'erke.ih& 1etika kandung ke.ih seseorang .ulai terisi oleh urin8 rangsang sara# diteruskan .elalui sara# 0el>is dan .edula s0inalis ke 0usat sara# kortikal dan su'kortikal& ganglia 'asal 5usat dan su'kortikal ?0ada

<ere'ellu.@ .en)e'a'kan kandung ke.ih 'erelaksasi sehingga da0at .engisi tan0a .en)e'a'kan seseorang .engala.i

desakan

untuk

'erke.ih&

1etika

0engisian

kandung

ke.ih

'erlan%ut8

rasa

0engge.'ungan kandung ke.ih disadari8 dan 0usat kortikal ?0ada lo'us #rontal@ 'eker%a .engha.'at 0engeluaran urin& 1etika ter%adi desakan 'erke.ih8 rangsang sara# dari korteks disalurkan .elalui .edula s0inalis dan sara# 0el>is ke otot detrusor& Aksi kolinergik dari sara# 0el>is ke.udian sehingga 0engosongan ke.ih& detrusor tidak 1ontraksi .en)e'a'kan ter%adi kandung otot han)a otot detrusor 'erkontraksi

tergantung 0ada iner>asi kolinergik oleh sara# 0el>is& Otot channel &epen&ent) Akti>itas adrenergi<7al#a .en)e'a'kan s#ingter uretra interna 'erkontraksi8 sedangkan iner>asi adrenergi<7'eta .en)e'a'kan relaksasi s#ingter uretra interna& 1o.0onen 0enting lainn)a dala. .ekanis.e s#ingter adalah hu'ungan uretra dengan kandung ke.ih dan rongga 0erut& Mekanis.e s#ingter 'erke.ih .e.erlukan angulasi )ang te0at antara uretra dan kandung ke.ih& 2. Pato%eka!is%e (a! etiolo*i I!ko!ti!e!sia #ri!e.: Inkontinensia urine adalah 1eluarn)a urin tan0a disadari aki'at ketidak.a.0uanseseorang .enahan urin keluar 1ontinen urine ditentukan oleh : a& '& 1eadaan siste. 0ers)ara#an : sentral dan 0eri#er )ang .engontrol :9uli7'uli8 2rethra H s0hin<ter urethra dan asar 0anggul 1eadaan tr&urinarius (er%adin)a inkontinensia urin tergantung dari kelainan dari ke dua organ7organ terse'ut& Inkontinensia gangguan sara# : neurogeni< 'ladder dan neuro0athi< 'ladder a& 200er .otor neuron lesion ?ter%adi s0asti< 'ladder@ 1elainan <ere'ral ?inhi'ited neurogeni< 'ladder@ detrusor %uga .engandung rese0tor 0rostaglandin& 1ontraksi kandung ke.ih %uga 'ersi#at calcium(

'&

Medulla s0inalis su0ra seg.ental dari .i<turation <entre S 2 A S4 daerah (hora<o lu.'al ?(10 A L2@

Lower .otor neuron lesion ?ter%adi #la<<id 'ladder@ 1erusakan 0ada seg.ental atau in#ra seg.ental ?S2 A S4 @

<&

1erusakan sara# 0eri#er

7. Jelaska! tipe+tipeI!ko!ti!e!sia #ri! (a! a*ai%a!a %eka!is%e!3a: 5erta.a7ta.a harus diusahakan .e.'edakan a0akah 0en)e'a' inkontinensia 'erasal dari?6hitehead8 *onda @ : a& '& <& 1elainan urologi< K .isaln)a radang 'atu8 tu.or8 di>ertikel& 1elainan neurologik K .isaln)a stroke8 trau.a 0ada .edulla s0inalis8 de.ensia dan lain7lain& Lain7lain K .isaln)a ha.'atan .o'ilitas8 situasi te.0at 'erke.ih )ang tidak .e.adai H %auh dan se'again)a& Setelah itu harus diteliti la'ih %auh lagi8 a0akah : ? 1ane dkk@ 1& Inkontinensia )ang ter%adi se<ara akut8 9iasan)a re>ersi'lel& Inkontinensia )ang ter%adi se<ara akut ini8 ter%adi se<ara .endadak8 'iasan)a 'erkaitan dengan sakit )ang sedang diderita atau .asalah o'at7o'atan )ang digunakan ? iatrogeni< @& Inkontinensia akan .e.'aik8 'ila 0en)akit akut )ang diderita se.'uh atau o'at 0en)e'a' dihentikan& 2ntuk .e.udahkan .engingat .a<a. inkontinensia )ang akut dan 'iasan)a re>ersi'le8 antara lain da0at .e.an#aatkan akroni. IA553-S : &eliriu.: kesadaran .enurun 'er0engaruh 0ada tangga0an rangsang 'erke.ih8 serta .engetahui te.0at 'erke.ih& 9ila deliriu. .e.'aik8 .aka inkontinensia %uga 0ulih& In#e<tion Atro0hi< >aginitis dan atro0hi< uretritis Phar.a<euti<als:.is diuretika8 antikolonergik8 0sikotro0ik8 analgesi< o0ioid8 al#a 'lo<ker 0ada wanita8 al#a agonis 0ada 0ria8 0engha.'at <al<iu.& Ps)<hologi< #a<tors: de0resi 'erat dengan retardasi 0siko.otor da0at .enurunkan ke.a.0uan untuk .en<a0ai te.0at 'erke.ih& EG<ess urine out0ut: )aitu 0engeluaran urin 'erle'ihan&

2&

Restri<ted .o'ilit): ha.'atan .o'ilitas untuk .en<a0ai te.0at 'erke.ih& Stool i.0a<tion

Inkontinensia )ang .eneta0HkronikH0ersisten8 9erkaitan dengan 0en)akit70en)akit akut atau0un o'at7o'atan8 dan inkontinensia ini 'erlangsung la.a& Inkontinensia )ang 0ersistenHkronik8 da0at di'agi .en%adi 4 ti0e : a& (i0e stress ? tekanan @ Inkontinensia urin ti0e ini ditandai dengan keluarn)a urin diluar 0engaturan 'erke.ih8 'iasan)a dala. %u.lah sedikit8 aki'at dari 0eningkatan tekanan intra a'do.inal& Misaln)a saat 'ersin8 tertawa atau olahraga& 1eadaan ini sangta .enganggu sehingga 0erlu diadakan tindakan 0e.'edahan& =al ini dikarenakan kele.ahan %aringan sekitar .uara kandung ke.ih dan uretra& =ilangn)a 0engaruh estrogen dan sering .elahirkan dengan disertai tindakan 0en'edahan .eru0akan salah satu 0redis0osisi& O'esitas dan 'atuk kronik %uga sering .e.egang 0eranan& Inkontinensia ti0e stress %arang 0ada 0ria da0at ter%adi setelah .engala.i o0erasi lewat uretra ? trans7uretral @ atau .isaln)a aki'at tera0i radiasi )ang .erusak struktur %aringan dari s#ingter& ? 1ane dkk&8 9ro<klehurst dkk& @& '& (i0e urgensi Inkontinensia ti0e urgensi ditandai dengan 0engeluaran urin diluar 0engaturan 'erkenih )ang nor.al8 'iasan)a dala. %u.lah 'an)ak karena ketidak.a.0uan .enunda 'erke.ih8 'egitu sensasi 0enuhn)a kandung ke.ih diteri.a ooleh 0usat )ang .engatur 0rses 'erke.ih&(erda0at gangguan 0engaturan rangsang urin dan insta'ilitas dari otot7otot detrusor kandung ke.ih& Inkontinensia ini dida0atkan 0ada gangguan s)ste. sara# 0usat .isaln)a8 0ada stroke8 de.ensia8 sindro. 5arkinson dan kerusakan .edulla s0inalis&:angguan lo<al dari saluran urogenital .islan)a sistitis8 'atu dan di>ertikulu. dari kandung ke.ih %uga da0at .en<etuskan inkontinensia ti0e urgensi& ? 1ane dkk&@

<&

(i0e lua0ano>er#low Inkontinensia ti0e lua0an ? o>er#low @ ditandai dengan ke'o<oranHkeluarn)a urin8 'iasan)a dala. %u.lah sedikit8 karena desakan .ekanik aki'at kandung ke.ih )ang sudah sangat teregang&5en)e'a' u.u. dari inkontinensia ini adalah : su.'atan aki'at kelen%ar 0rostate )ang .e.'esar8 atau adan)a kistokel dan0en)e.0itan dari %alan keluar urin& :angguan kontraksi kandung ke.ih aki'at gangguan dari 0ers)ara#an .isaln)a 0ada 0en)akit dia'etes .ellitus&

d&

(i0e #ungsional Inkontinensia urin ti0e #ungsional ditandai dengan keluarn)a urin se<ara dini8 aki'at ketidak.a.0uan .en<a0ai te.0at 'erke.ih karena ganguan #isik atau kogniti# .au0un .a<a.7.a<a. ha.'atan situasiHlingkungan )ang lain8 se'elu. sia0 untuk 'erke.ih& *aktor7#aktor 0sikologik se0erti .arah8 de0resi %uga da0at .en)e'a'kan inkontinensia ti0e #ungsional ini& 9erdasarkan skenario8 ge%ala7ge%ala 'eru0a:'uang air ke<il )ang 'erlangsung la.a dan selalu .erasa tidak 0uas8 .enurut kelo.0ok ka.i .engindikasikan 0asien .e.iliki ke.ungkinan .enderita hi0er0lasia 0rostat )ang .en)e'a'kan i!ko!ti!e!sia tipe o.er2lo)& Meningkatn)a tegangan kandung ke.ih aki'at o'strukis 0rostat hi0ertro#i 0ada laki7laki& Selain itu8 #aktor lain 'eru0a 0roses .enua .eru0akan 0en)e'a' ti.'uln)a hi0erlasia 0rostat&

;. H# #!*a! ri)a3at pe!3akit (e!*a! I!ko!ti!e!sia #ri!.: 9erdasarkan riwa)at .inu. o'at M8 hi0ertensi8 %antung dan re.atik8 serta riwa)at stroke .aka da0at kita da0at .enghu'ungkan dengan inkontinensia 0ada 0enderita dala. skenario& 9erikut uraian analisis dari tia07tia0 ke.ungkinan 0en)akit& A& ia'etes Mellitus Salah satu 0en)e'a' inkontinensia adalah 0oliuria& 5oliuria 0ada 0enderita M .eru0akan aki'at aki'at glukosuria )ang .engaki'atkan diuresis os.oti< )ang .eningkatkan 0engeluaran ke.ih ?0oliuria@ )ang %uga akan .eni.'ulkan rasa haus ?0olidi0si@ dan rasa la0ar ?0oli#agia@& 1onsu.si glukosa hilang 'ersa.a ke.ih sehingga ter%adi kesei.'angan kalori )ang negati>e dan 'erat 'adan 'erkurang&

*ia#etes

mellitusHipergli"emia'loo&

glucose

e+cee&

renal

threshol&,lu"osuriaOsmotic &ieresis$oliuria-n"ontinensia) /euro0atik dia'eti< .eru0akan ko.0likasi >askeler di su.su. sara# 0eri#er& /euro0ati ti.'ul aki'at gangguan %alur 0oliol ?glukosa7sos'itol7#ruktosa@ aki'at .enurunn)a insulin& 5ada %aringan sara# ter%adi 0eni.'unan sor'itol dan #ruktosa dan 0enurunan kadar .ioinositol )ang .eni.'ulkan neuro0ati& 5eru'ahan 'ioki.ia 0ada %aringan sara# akan .engganggn kegiatan .eta'oli< sel7sel s<hwann dan .en)e'a'kan kehilangan akson& 1e<e0atan konduksi .otorik akan 'erkurang 0ada taha0 dini 0er%alanan neuro0ati& /euro0ati da0at .en)erang sara#7sara# 0eri#er ?.ononeuro0ati dan 0olineuro0ati@8 sara#7sara# <ranial atau s)ste. sara# otono.& ia'etik neuro0ati da0at .eni.'ulkan e#ek negati>e terhada0 traktus genitourinarius8 traktus intestinal8 dan sere'ro>askuler& 1hususn)a traktus urinarius e#ek dari neuro0ati dia'eti< )aitu hilangn)a sensasi 0ada 'uli7'uli )ang akan .enurunkan aksiHkontraksi dari .uskulus dertrusor sehingga ter%adi kesulitan untuk .engosongkan 'uli7'uli ?neurogeni< 'ladder@ karena hilangn)a tonus aki'at gangguan 0ada sara# inkontinensia& 9& =i0ertensi =i0ertensi )ang kronik da0at .engaki'atkan ter%adin)a stroke& Stroke di 0e.'uluh darah otak da0at .en)e'a'kan iske.ik di otak & =al ini akan .e.'eri e#ek ke0ada 0enurunan #ungsi koordinasi8 dala. skenario ini 'er0engaruh ke0ada koordinasi #ungsi s#ingter uretra& engan de.ikian hi0ertensi da0at .eni.'ulkan inkontinensia urin se<ara tidak langsung& 9erdasarkan 0e.'ahasan .engenai ke.ungkinan 0en)akit70en)akit )ang da0at .en)e'a'kan inkontinensia urin sesuai dengan skenario8 untuk sa.0ai ke diagnosis 0asti .e.'utuhkan 'er'agai 0e.eriksaan 0enun%ang& Oleh karena itu8 'erikut ini .eru0akan uraian .engenai taha07taha0 untuk .enge>aluasi dan .enangani 0asien terse'ut& F& ;antung Ada 'e'era0a as0ek )ang da0at dianalisa dari 0en)akit %antung se'agai salah satu 0en)e'a' inkontinensia urine8 )aitu: 0eri#ern)a sehingga .engaki'atkan ter%adin)a o>er#low

a&

1e<enderungan seorang lansia untuk .engala.i hi0ertro#i >entrikel kiri %antung .en)e'a'kan resiko ter%adin)a gagal %antung .eningkat& 1egagalan %antung untuk .e.o.0a darah ke 0eri#er .eni.'ulkan 0eningkatan tahanan 0eri#er )ang akan .e.'eri ge%ala ede.a 0ada 0enderitan)a& 3de.a da0at .en)e'a'kan 0asien .engala.i #rekunsi dan nokturia& /a.un inkontinensia )ang diaki'atkann)a 'ersi#at akut sehingga tidak da0at di%adikan se'agai ke.ungkinan 0en)e'a' inkontinensia sesuai skenario&

'&

2ntuk .engatasi ede.a di'erikan o'at %enis diuretik& O'at7o'atan %enis ini da0at .en)e'a'kan inkontinensia urin& /a.un %enis inkontinensia urin dala. hal ini adalah re>ersi'elHakut8 sedangkan ge%ala 0asien dala. skenario tergolong inkontinensia urin )ang 0ersisten8 te0atn)a ti0e o>er#low& engan de.ikian8 ke.unngkinan inkontinensia urin aki'at o'at da0at disingkirkan 0ada kasus ini&

& -e.atik 9erdasarkan keluhan 0en)erta 0asien8 )aitu lutut sering sakit dan 'engkak hingga 'er%alan tidak sta'il .aka da0at diketahui 'ahwa 0asien %uga .enderita re.atik& Salah satu 0en)e'a' re.atik )ang .e.iliki 0re>alensi le'ih tinggi 0ada 0asien usia lan%ut adalah osteoarthritis& iduga 0asien terse'ut .engala.i kesulitan 'er%alan aki'at adan)a osteo#it )ang .en)e'a'kan n)eri saat 'er%alan& 9e'era0a ke.ungkinan )ang ter%adi 0ada 0asien terse'ut )ang .en)e'a'kan dia inkontinensia urin antara lain 1eter'atasan untuk 'ergerak aki'at re.atik .en)e'a'kan 0asien tidak da0at .en<a0ai ka.ar .andi a0a'ila didesak keinginan untuk 'erke.ih sehingga ter%adilah inkontinensia urin ti0e urge& 3& Stroke ida0atkan 'ahwa stroke da0at .engganggu 0engaturan rangsang dan insti'ilitas dari otot7otot detrusor kandung ke.ih8 )ang di0ers)ara#i oleh sara# 0arasi.0atis8 )ang ada di otak dan .edulla s0inalis8 di.ana .ani#estasin)a ditandai dengan 0engeluaran urin diluar 0engaturan 'erke.ih )ang nor.al8 'iasan)a dala. %u.lah 'an)ak8 karena ketidak.a.0uan .enunda 'erke.ih8 'egitu sensasi 0enuhn)a kandung ke.ih diteri.a oleh 0usat )ang .engatur 0roses 'erke.ih& ;ika dihu'ungkan dengan kasus di.ana dida0atkan 0asien 9A1 sedikit7sedikit8 la.a dan tidak 0uas8 sangat %auh 'er'eda dengan .ani#estasi dari stroke )ang di%elaskan diatas&

<. H# #!*a! ri)a3at o at (e!*a! I!ko!ti!e!sia #ri!.: 1& O'at re.atik /SAI .engha.'at 0rostaglandin .engganggu ker%a M&detrusor&

retensi urin inkontenensia o>er#low 2& O'at %antung Fa <hanel 'loker ke.ih& 3& O'at M a0at .en)e'a'kan hi0oglike.i )ang akan .en)e'akan relaksasi otot7otot ter.asuk otot detrusor dan 'isa ter%adi inkontinensia urin 4& O'at hi0ertensi: Anti kolinergik : kontraksi otot detrusor L dan tonus s0hingter interna L Fa Fhannel 'loker : tonus s.ooth .us<le L dan kekuatan kontraksi otot detrusor L iureti< : 3#ek sa.0ing da0at .en)e'a'kan sering .iksi ?0oliuria@ M dan hi0ertensi %uga 'er0engaruh 0ada ti.'uln)a iuretik da0at .en)e'a'kan 0oliuria8 #rekuensi8 dan urgensi& .engha.'at ion Fa .engganggu kontraksi kandung

9e'era0a %enis o'at inkontinensia 0ada 0asien ini&

Fa Fhannel 9lo<ker .enurunkan tonus otot 0olos dan .enurunkan kontraksi otot detrussor )ang akan .eni.'ulkan retensi urine sehingga ter%adi inkontinensia o>er#low& AF3 inhi'itor da0at .e.0resi0itasi 'atuk )ang .engaki'atkan inkotinen<e stress& Inkontinensia urin 'isa %uga ter%adi karena adan)a stroke 1 tahun )ang lalu 'isa .eni.'ulkan lesi 0ada otak )ang .e.0ersara#i kandung ke.ih dan s0i<hter eksterna& =. H# #!*a! *e0ala pe!3erta.: 1& ia'etes Mellitus Salah satu 0en)e'a' inkontinensia adalah 0oliuria& 5oliuria 0ada 0enderita M .eru0akan aki'at aki'at glukosuria )ang .engaki'atkan diuresis os.oti< )ang .eningkatkan 0engeluaran ke.ih ?0oliuria@ )ang %uga akan .eni.'ulkan rasa haus ?0olidi0si@ dan rasa la0ar ?0oli#agia@& 1onsu.si glukosa hilang 'ersa.a ke.ih sehingga ter%adi kesei.'angan kalori )ang negati>e dan 'erat 'adan 'erkurang&

ia'etes .elitus =i0erglike.ia 9lood glu<ose eG<eed renal threshold :lukosuria Os.oti< diuresis 5oliuria Inkontinen<e ala. s<enario dikatakan 'ahwa 0asien sudah .engonsu.si o'at7o'atan dia'etes .elitis sela.a 7 tahun8 sehingga ke.ungkinan 0asien sudah .enda0atkan ko.0likasi >as<ular kronik ?%angka 0an%ang@ 'aik itu .ikroangio0ati .au0un .akroangio0ati& Mikroangio0ati .eru0akan lesi s0esi#ik dia'etes )ang .en)erang ka0iler dan arteriola retina ? retino0ati dia'eti<@8 glo.erulus gin%al ? ne0hro0ati dia'eti<@8 otot7otot dan kulit&/euro0atik dia'eti< .eru0akan ko.0likasi >askeler di su.su. sara# 0eri#er& /euro0ati ti.'ul aki'at gangguan %alur 0oliol ?glukosa7sos'itol7#ruktosa@ aki'at .enurunn)a insulin& (erda0at 0eni.'unan sor'itol dala. lensa sehingga .eni.'ulkan katarak8 sedangkan 0ada %aringan sara# ter%adi 0eni.'unan sor'itol dan #ruktosa dan 0enurunan kadar .ioinositol )ang .eni.'ulkan neuro0ati& 5eru'ahan 'ioki.ia 0ada %aringan sara# akan .engganggn kegiatan .eta'oli< sel7sel s<hwann dan .en)e'a'kan kehilangan akson& 1e<e0atan konduksi .otorik akan 'erkurang 0ada taha0 dini 0er%alanan neuro0ati& /euro0ati da0at .en)erang sara#7sara# 0eri#er ?.ononeuro0ati dan 0olineuro0ati@8 sara#7sara# <ranial atau s)ste. sara# otono.& ia'etik neuro0ati da0at .eni.'ulkan e#ek negati>e terhada0 traktus genitourinarius8 traktus intestinal8 dan sere'ro>askuler& 1hususn)a traktus urinarius e#ek dari neuro0ati dia'eti< )aitu hilangn)a sensasi 0ada 'uli7'uli )ang akan .enurunkan aksiHkontraksi dari .uskulus dertrusor sehingga ter%adi kesulitan untuk .engosongkan 'uli7'uli ?neurogeni< 'ladder@ karena hilangn)a tonus aki'at gangguan 0ada sara# 0eri#ern)a sehingga .engaki'atkan ter%adin)a o>er#low inkontinensia&

2& Stroke 9eta terda0at 0ada 'agian #undus untuk kontraksi 9 'loker .engha.'at sekresi renin Mengha.'at sara# si.0atis Mengha.'at %antung Anti kolinergik .engha.'at si.0ati<o 5ada saat 'erke.ih tonus si.0atik .enurun dan 0eningkatan rangsang 0arasi.0atik& Otot A otot 0erineu. I S23 ?relaksasi@ etrusor ?kontraksi@ ida0atkan 'ahwa Stroke da0at .engganggu 0engaturan rangsang dan insti'ilitas dari otot7otot detrusor kandung ke.ih8 )ang di0ers)aragi oleh sara# 0arasi.0atis8 )ang ada diotak ?.edulla s0inalis@8 di.ana .ani#estasin)a ditandai dengan 0engeluaran urin diluar 0engaturan 'erke.ih )ang nor.al8 'iasan)a dala. %u.lah 'an)ak8 karena ketidak.a.0uan .enunda 'erke.ih8 'egitu sensasi 0enuhn)a kandung ke.ih diteri.a oleh 0usat )ang .engatur 0roses 'erke.ih& ;ika dihu'ungkan dengan kasus di.ana dida0atkan 0asien 9A1 sedikit7sedikit8 la.a dan tidak 0uas8 sangat %auh 'er'eda dengan .ani#estasi dari stroke )ang di%elaskan diatas& :e%ala )ang diti.'ulkan dari stroke se0erti dise'utkan se'elu.n)a 'er'eda7'eda8 tergantung te.0at lesin)a& ;ika dihu'ungakan dengan inkontinensi khususn)a inkontinensia o>er#low8 se0erti )ang di%elaskan di'awah: 1andung ke.ih 0enuh Otot detrusor teregang 2%ung7u%ung sera'ut a#eren 9erikan i.0lus Lintasan asendent 1oteks sere'ri 1esadaran akan 0enuhn)a kandung ke.ih

(er%adin)a inkontinensia dikhususkan ti0e o>er#low8 karena ter%adi lesi Hkerusakan 0ada korteks sere'ri dan ter0utusn)a lintasan i.0uls terse'ut diatas8 sehingga ditandai dengan ke'o<oran H keluarn)a urin dala. %u.lah sedikit& an terus .enerus karena ka0asitas 'uli7'uli .ele'ihi nor.al&& =al Ini dise'a'kan karena ter%adin)a salah satu 0en)akit )ang diderita oleh 0asien )aitu ia'etes Mellitus 7 tahun )ang lalu8 di.ana 'erko.0likasi .en%adi stroke 3 tahun )ang lalu& ;ika dilihat dari kasus8 .elalui .ekanis.e ini8 stroke se<ara tidak langsung da0at .engaki'atkatkan inkontinensia )ang se0erti dikeluhkan oleh 0enderita&8 na.un )ang .en%adi .asalah adalah waktu ke%adian inkontinensia dengan riwa)at stroke 'er'eda sangat %auh& ;adi8 da0at dianalisa inkontinensia )ang diderita 0asien 'ukan dari riw8 stroke )ang diderita8 .ungkn dari 0ene'a' )ang lain& Stroke da0at .en)e'a'kan 0asien 9A1 sedikit7sedikit8 la.a dan tidak 0uas8 na.un dari s<enario stroke dida0atkan 3 tahun )ang lalu8 sedangkan inkontinensia )ang dida0at oleh 0asien 8! hari )ang lalu& ;ika stroke .en%adi 0en)e'a' inkontinensia )ang diderita oleh 0asien8 .aka akan ter%adi setidakn)a 3 tahun )ang lalu %uga8 %adi .elalui analisa8 inkontinensi dise'a'kan oleh 0en)e'a' )ang 'aru&

3&

e.ensia e.ensia adalah sindro. klinis .eli0uti hilangn)a #ungsi intelektual dan ingatan seseorang )ang .en)e'a'kan dis#ungsi dala. kehidu0an sehari7hari& Ada0un dua karakteristik dari sindro. ini adalah: A& 5er%alanan 0en)akit )ang 'ertaha0 ?'ulanan hingga tahunan@& 9& (idak disertai gangguan kesadaran& 5asien .engala.i de.ensia aki'at konsu.si o'at7o'atan dala. %angka 0an%ang& Mengingat riwa)at o'at7o'atan )ang diindikasikan untuk 0en)akit )ang diderita ter.asuk dala. da#tar o'at7o'atan )ang da0at .en)e'a'kan de.ensia& e.ensia )ang diala.i da0at tergolong re>ersi'el& tiga tahun lalu& khususn)a de.ensia >askuler& :angguan 0ada susunan sara# 0usat da0at .engaki'atkan ter%adin)a inkontinensia urin& Inkontinensia urin adaah antara keluhan 0asien de.ensia taha0 inter.ediate atau taha0 0ertengahan& Inkontinensia urin ini dikategorikan inkontinensia ti0e urgensi& :angguan 5asien .engala.i de.ensia aki'at stroke 0ada ala. hal ini 0asien ter.asuk dala. de.ensia nonre>ersi'el

0atologik 0ada 0usat koordinasi sara# si.0atetik .ahu0un 0arasi.0atetik diotak8 'atang otak dan 0ons )ang dise'a'kan oleh lesi 0as<a stroke8 degenerasi dan atro#i korteks sere'ri sendiri akan .enggangu 0roses .iksi )ang nor.al& 5ada 0enderita de.ensia taha0 lan%ut8 a0a'ila ter%adi kerusakan lo'us #rontal& 1eadaan ini .engaki'atkan 0enderita tidak sedar terhada0 sensasi .ahu0un ke0erluan untuk 'uang air ke<il& 1erusakan 0ada lo'us 0arietal dan o<<i0ital akan .enurunkan atau .engganggu ke'olehan 0enderita untuk .engenal0asti 0ersekitaran ka.ar .andi se'agai <ontoh sinki dan .angkuk tandas& 1erusakan 0ada lo'us #rontal dan 0arietal akan .enurunkan ke'olehan 0enderita untuk .engendalikan akti>iti se0erti .enanggalkan 0akaian8 duduk dan .enggunakan ka.ar ke<il se0erti 'iasa&1erusakan 0ada struktur kortikal dala. se0erti insula korteks 'isa .engganggu keu0a)aan 0enderita untuk .engenal 0asti sensasi internal se0erti distensi kandung ke.ih atau rasa 0enuh 0ada kandung ke.ih& ala. s<enario inkontinensia urin 0ada 0asien le'ih ke0ada 0ato.ekanis.e )ang .eli'atkan gangguan neurolog) untuk 0roses .iksi )ang nor.al 0ada 0asien geriatri<& Se0erti kita sedia .aklu. 0ada 0asien usia lan%ut !0D dari #ungsi neuron diotak akan 'erkurang kerana 0roses atro#i dan 0roses degenerati#& Inkontinensia ini %uga dikaitkan dengan riwa)at stroke )ang 0ernah dihida0i 0asien 3 tahun )ang lalu& ?>as<ular de.ensia@& 4& ;antung Ada 'e'era0a as0ek )ang da0at dianalisa dari 0en)akit %antung se'agai salah satu 0en)e'a' inkontinensia urine8 )aitu: 1& 1e<enderungan seorang lansia untuk .engala.i hi0ertro#i >entrikel kiri %antung .en)e'a'kan resiko ter%adin)a gagal %antung .eningkat& 1egagalan %antung untuk .e.o.0a darah ke 0eri#er .eni.'ulkan 0eningkatan tahanan 0eri#er )ang akan .e.'eri ge%ala ede.a 0ada 0enderitan)a& 3de.a da0at .en)e'a'kan 0asien .engala.i #rekunsi dan nokturia& /a.un inkontinensia )ang diaki'atkann)a 'ersi#at akut sehingga tidak da0at di%adikan se'agai ke.ungkinan 0en)e'a' inkontinensia sesuai skenario& 2& 2ntuk .engatasi ede.a di'erikan o'at %enis diuretik& O'at7o'atan %enis ini da0at .en)e'a'kan inkontinensia urin& /a.un %enis inkontinensia urin dala. hal ini adalah re>ersi'elHakut8 sedangkan ge%ala 0asien dala. skenario tergolong e.ensia 0ada 0asien ini .asih 0ada taha0 0ertengahan kerana .asih 'elu. .enun%ukkan tanda7tanda gangguan .e.ori 'erat8 i..o'ilitas dan se'again)a&

inkontinensia urin )ang 0ersisten8 te0atn)a ti0e o>er#low& !& =i0ertensi

engan de.ikian8

ke.unngkinan inkontinensia urin aki'at o'at da0at disingkirkan 0ada kasus ini& Ada0un 'e'era0a as0ek )ang da0at dianalisis dari riwa)at .inu. o'at hi0ertensi 0ada 0asien di skenario ini antara lain: O'at7o'atan antihi0ertensi .e.iliki e#ek inkontinensia urin sesuai dengan <ara ker%a .asing7.asing& 1& 2& iuretik da0at .en)e'a'kan 0oliuria8 #rekuensi8 dan urgensi& Fa Fhannel 9lo<ker .enurunkan 3& .enurunkan tonus s.ooth .us<le dan retensi kontraksi otot detrussor )ang akan .eni.'ulkan .e.0resi0itasi 'atuk )ang

urine sehingga ter%adi inkontinensia o>er#low AF3 inhi'itor da0at inkotinen<e stress =i0ertensi )ang kronik da0at .engaki'atkan ter%adin)a stroke& Stroke di 0e.'uluh darah otak da0at .en)e'a'kan iske.ik di otak & =al ini akan .e.'eri e#ek ke0ada 0enurunan #ungsi koordinasi8 dala. skenario ini 'er0engaruh ke0ada koordinasi #ungsi s#ingter uretra& engan de.ikian hi0ertensi da0at .eni.'ulkan inkontinensia urin se<ara tidak langsung& ,& -e.atik a& Osteoarthritis 9erdasarkan keluhan 0en)erta 0asien8 )aitu lutut sering sakit dan 'engkak hingga 'er%alan tidak sta'il .aka da0at diketahui 'ahwa 0asien %uga .enderita re.atik& Salah satu 0en)e'a' re.atik )ang .e.iliki 0re>alensi le'ih tinggi 0ada 0asien usia lan%ut adalah osteoarthritis& iduga 0asien terse'ut .engala.i kesulitan 'er%alan aki'at adan)a osteo#it )ang .en)e'a'kan n)eri saat 'er%alan& 9e'era0a ke.ungkinan )ang ter%adi 0ada 0asien terse'ut )ang .en)e'a'kan dia inkontinensia urin adalah: 7 1eter'atasan untuk 'ergerak aki'at re.atik .en)e'a'kan 0asien tidak da0at .en<a0ai ka.ar .andi a0a'ila didesak keinginan untuk 'erke.ih sehingga ter%adilah inkontinensia urin ti0e urge& 7 3#ek sa.0ing o'at re.atik8 )aitu golongan /SAI & O'at ini .eru0akan agen anti 0rostaglandin )ang da0at .engha.'at ke.a.0uan otot7otot detrussor untuk 'erkontraksi dengan 'aik sehingga ti.'ullah inkontinensia urin ti0e o>er#low& .engaki'atkan

'& :out 5asien .e.iliki ke.ungkinan .engala.i 0en)akit gout 8.elihat dari kata kun<i di.ana 0asien .engeluh lututn)a sering sakit dan 'engkak8 serta 'er%alan tidak sta'il )ang dise'a'kan 0eni.'unan kristal asa. urat 0ada .e.'ran sino>ial& isesuaikan dengan etiologin)a di.ana #aktor 0e.i<un)a adalah o'at7o'atan&A0a'ila )ang dikonsu.si adalah o'at diuretik8 thia$ide8 salisilat da0at .en%adi #aktor 0redis0osisi 0asien untuk .engala.i gout& 1eluhan 'uang air ke<il sedikit7sedikit dan 0erasaan tidak 0uas da0at diaki'atkan oleh ko.0likasi gout )aitu adan)a 0e.'entukan 'atu asa. urat 0ada saluran ke.ih 0asien )ang .en)e'a'kan retensi& (ekanan darah tinggi dan 0en)akit %antung )ang diderita 0asien 'isa .eru0akan ko.0likasi dari 0en)akit gout di.ana 'isa terda0at to#us 0ada %antung8 hi0ertensi dan sklerosis

,. Pe!a!*a! pa(a pasie! terse #t : 5enanganan )ang te0at untuk 0asien terse'ut adalah: 1& Ti!(aka! e(a" untuk .engatasi 0en)e'a' o'struksi saluran ke.ih& kasus ini )ang dilakukan adalah reseksi 0rostate& 2& Lati"a! #li+ #li (bladder retraining)8 'ertu%uan untuk .enge.'alikan 0ola 'erke.ih nor.al dan kontinens setelah usai 0e.akaian indwelling <atheteri$ation& 3& Kateterisasi i!ter%ite!8 )ang da0at .e.'antu .engatasi 0asien dengan retensi urin dan inkontinensia o>er#low aki'at 'uli7'uli )ang tidak da0at 'erkontraksi dengan 'aik& ;. I!()elli!* 'at"eteri>atio! Indikasi 0enggunaann)a antara lain: 7 -etensi urin )ang dise'a'kan oleh inkontinensia o>er#low8 in#eksi si.0to.atik8 atau dis#ungsi gin%alK tidsk da0at ditangani dengan tindakan 'edah atau kateter inter.iten& 7 7 Luka atau iritasi aki'at inkontinensia urin& 5ilihan 0enanganan untuk inkontinensia )ang sangat 'erat hingga 0asien .erasa tidak n)a.an 'ila tidur dan 'erganti 0akaian& 7 5enanganan 0ilihan 'agi 0asien )ang .erasa sangat tidak n)a.an 'ila 'erke.ih di toilet& ala.

0enggunaann)a 0erlu di'atasi karena da0at .eni.'ulkan ko.0likasi se0erti 'akteriuria kronis8 'atu 'uli7'uli8 a'ses 0eriuretral8 'ahkan karsino.a 'uli7'uli& 7 Me!*atasi sakit (a! e!*kak pa(a l#t#t!3a dengan 0e.'erian o'at7 o'atan sesuai dengan keluhan dan dosis )ang sesuai& Selain 0e.'erian o'at %uga da0at dilakukan #isiotera0i dan .e.'eri dukungan 0siko7sosial sehingga 0asien ter.oti>asi untuk segera 0ulih dan .au 'ero'at& 7 Me!*#ra!*i (osis o at+o ata! )ang dikonsu.si dan .e.'erikan 0engarahan ke0ada 0asien dan keluarga 0asien .engenai <ara .e.inu. o'at dengan teratur dan e#ekti# sehingga tidak .eni.'ulkan e#ek sa.0ing& 7 Me!*atasi (e%e!sia )ang telah diderita dan .en<egah kelan%utann)a )ang da0at .engaki'atkan hilangn)a seluruh #ungsi tu'uh 'aik #isik .aun0un .ental& Inkontinensia urin 0ada geriatri .e.iliki efe" merugi"an antara lain: 1& As0ek kesehatan: 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 Merusak kulit -ekurensi in#eksi saluran ke.ih ;atuh ?teruta.a aki'at inkontinensia di .ala. hari@ Isolasi e0resi 1etergantungan Stress 'agi keluarga8 kawan8 dan 0erawat 5redis0osisi untuk di.asukkan ke ru.ah 0erawatan& 5erlengka0an ?pa&&ing8 kateter8 ds'&@ 9ia)a laundr) :a%i 0erawat H 0e.'antu 9ia)a 0erawatan ko.0likasi

2& As0ek 0sikologis

3& 1onsekuensi so<ial

4& 1erugian ekono.i

?. Skala prioritas.: 1& Inkontinensia 2& -iwa)at 5engo'atan

ari riwa)at .edikasi 0asien )ang .engkonsu.si o'at7o'atan )ang <uku0 tinggi& 3& :e%ala 0en)erta 4& -iwa)at 0en)akit !& 5isikologis

M8 %antung8

hi0ertensi8 dan re.atik .en)e'a'kan ke.ungkinan ti.'uln)a inkontinensia urin ihara0kan dengan .e.odi#ikasi 0e.'erian o'at .aka ke<enderungan ter%adin)a inkontinensia urin akan .enurun&

Salah satu ko.0likasi )ang da0at .en)ertai inkontinensia urin adalah keadaan de0resi dan .udah .arah& 5ada 0asien ini8 dengan .elihat riwa)at stroke .aka ke.ungkinan untuk .engala.i de.ensia <uku0 tinggi& Mani#estasi de.ensia tern)ata tidak han)a 'erhu'ungan dengan keadaan neurologik sa%a teta0i %uga 'isa .e.0engaruhi keadaan 0sikologis 0asien ?95S 79eha>ioral and 5s)<hologi<al S).0to.s o# e.entia@& 6@. La!*ka"+la!*ka" &ia*!ostik.: 2ntuk se.ua 0asien -iwa)at 0en)akit8 teruta.a M9ladder re<ord+ 5e.eriksaan #isis 2rinalisis 7 7 7 7 7 eter.inasi urine sisa 2%i la'oratoriu. ?1ultur urine8 sitologi8 gula darah8 tes #ungsi gin%alK 2S: gin%al@ 3>aluasi ginekologik 3>aluasi urologi< Sistouretrosko0i (es urodina.ik : 7 Si.0el ?o'ser>asi saat 'erke.ihK Fough testK Sisto.etri saluran tunggal@ 7 1o.0leks

2ntuk 0asien )ang .e.erlukan 0e.eriksaan lan%utan

Ada0un as0ek7as0ek )ang harus di0erhatikan 0ada 0e.riksaan #isis 0asien inkontinensia urine adalah se'agai 'erikut: a& Mo'ilitas 0asien 7 7 7 7 7 <& /eurologis 7 7 7 d& A'do.en 7 7 7 e& -ektu. 7 7 7 7 7 #& 5el>is 7 7 7 7 7 7 g& Lainn)a 3de.a ekstre.itas 'awah atau tanda7tanda gagal %antung kongesti# ?'ila nokturia adalah keluhan uta.an)a@& 1ondisi kulit 0erineu. Sensasi 0erineu. 4aginitis atro#ik 5rola0s 0el>is Massa 0el>i< A'nor.alitas anato.i lainn)a& Sensasi 0erianal (onus s#ingter I.0aksi Massa 2kuran dan kontur 0rostat istensi 'uli7'uli Suprapu#ic ten&erness Massa di s)ste. urogenital ?a'do.en 'agian 'awah@ (anda7tanda #okal ?teruta.a di ekstre.itas 'awah@ (anda 5arkinson -e#leks sakralis 'uli7'uli Status #ungsional di'andingkan dengan ke.a.0uan untuk ke toilet sendiri& Fara 'erla%an *ungsi kogniti# di'andingkan dengan ke.a.0uan untuk ke toilet sendiri& Moti>asi Mood dan e#ek7e#ekn)a& '& Status .ental 0asien

Ana.nesis a& '& <& d& e& #& g& h& i& %& 1a0an urine keluar tan0a disadari : 'atuk atau rasa ingin ken<ing terus7terus Sering ngo.0ol waktu tidur :e%ala7ge%ala L2(S 5en)akit70en)akit sela.a ini: M8 hi0ertensi8 IS18 he.aturi O0erasi se'elu.n)a 6anita 'era0a kali keha.ilan dan .elahirkan O'at7o'at )ang sering di konsu.si 1e'iasaan hidu08 .akan dan .inu. : ko0i8 teh .anis8 alkohol8 dll 1ehidu0an seksual 9owel ha'it sering konsti0asi8 .engedan

5e.eriksaan *isik a& '& <& d& e& #& 1eadaan u.u. A'do.inal : tu.or8 'uli7'uli tera'aHtidak -( I 4( : .enentukan kekuatan tonus s0hin<ter dan otot7otot dasar 0anggul 5e.eriksaan neurologis : -e#leG ani8 -e#leG 'ul'o<a>ernosis8 1eadaan8 <ol&>erte'ralis8 A5-7155e.eriksaan .eatus urethra se.entara 'atukH .engedan wkt 'uli7'uli se.entara 0enuh ?Fough stress test@ 2rine sisa

5e.eriksaan 5enun%ang a& '& <& d& e& La'oratoriu. 2rinalisis : he.aturi8 0)uri8 'akteri kultur arah ::ula darah8 *ungsi gin%al dan 5SA 5en<itraan :2S: A'do.en8 9/O7I458 1alau 0erlu urethro <)stos<o0i .elihat keadaan 'uli7'uli dan urethra 2rinar) diar) : Mengetahui se'era0a he'at inkontinensia dan ti0en)a Men<atat tia0 'era0a %a. ken<ing dan 9era0a 'an)ak dan 'era0a kali ada inkontinensia stres -ansangan ken<ing )ang terus dan tidak tertahankan

KESIMPULAN 5asien 0ada kasus ini .engala.i in"ontinensia overflow )ang dise'a'kan oleh

adan)a o'struksi dan ter%adi retensi urin& O'struksi anato.is di traktus urinarius 'awah )ang 0aling .ungkin ter%adi adalah aki'at =i0er0lasia 0rostat& Ada0un ke.ungkinan 0en)akit lain )ang telah di'ahas %uga da0at .en)e'a'kan inkontinensia urin8 teta0i .ekanis.en)a ter%adi se<ara tidak langsung dan tenggang waktu )ang 'er'eda dengan 0erhitungan waktu )ang di'erikan dala. skenario& 1eluhan 0en)erta 0asien 'eru0a re.atik .eru0akan salah satu #aktor resiko )ang da0at .e.0er'erat inkontinensia urinn)a karena 0ergerakann)a untuk 'erke.ih .en%adi terha.'at& e.ensia )ang diderita oleh 0asien .eru0akan ko.0likasi dari riwa)at 0en)akit .eta'olikn)a )ang da0at 'ersi#at nonre>ersi'el aki'at stroke8 )aitu de.ensia >askuler& engan de.ikian di0erlukan 0enanganan se<ara .en)eluruh )ang 'ertu%uan untuk .engatasi keluhan uta.an)a dan .en<egah ter%adin)a ko.0likasi le'ih %auh aki'at riwa)at 0en)akit terdahulu&

&A4TAR PUSTAKA

1& 2& 3& 4& !& ,&


7&

1ane -L8 Ouslander ;:8 A'rass I9& .ssential of /linical,eriatrics Fifth .&ition& /ew Nork: M<:raw7=ill& 2004 ar.o%o8 -& 9oedh)& 'u"u A!ar,eriatri (-lmu 0esehatan Usia Lan!ut) .&isi "e(1& ;akarta: 9alai 5ener'it *12I& 2004 5urno.o8 9& 9asuki& *asar(&asar Urologi& 2003& ;akarta : Sagung Seto 9ahan 1uliah Siste. :eriatri ?5ro#& dr& A<h.ad M& 5alinrungi8 S0& 98 S0& 2@ S%a.suhida%at -&8 6i. de ;ong& 200!& 'u"u A!ar -lmu'e&ah& =al&7827788& 5ener'it 9uku 1edokteran 3:F& ;akarta 5ri<e8S)l>ia A&8 Lorraine M& 6ilson& 199!& $atofisiologi20onsep 0linis $roses($roses $enya"it) .&isi 3) 5ener'it 9uku 1edokteran 3:F& ;akarta& htt0:HHwww&.edi<astore&<o.H.edHdetailO0)k&0h0JidktgE18IiddtlE!!8I2I E200,02 13100032222&124&1!0&1!! Mans%oer8 Arie#& 0apita sele"ta 0e&o"teran&3ditor Su0rohaita8 6ardhani8 Setiowulan& ;akarta Media Aes<ula0ius *akultas 1edokteran 2ni>ersitas Indonesia& 2000& Adel.an8 Alan M& 2001& 45 /ommon $ro#lems ,eriatric& /ew Nork: M<:raw =ill :u)ton8 Arthur& 1997& 'u"u A!ar Fisiologi 0e&o"teran& ;akarta: 3:F& /oer8 S%ai#oellah8 dkk& 199,& 'u"u A!ar -$* .&isi 0etiga& ;akarta: *12I& =adi8 Is.an dan /or =aslinda Mohari& 2003) /omplicationof $athophysiology& 2ni>ersiti Sains Mala)sia& $athogenesis an&

8& 9& 10& 11& 12& 13& 14&


1!&

=a$$ard8 6illia. - et all& 2003& $rinciples of ,eriatric e&icine an& ,erontology& 2SA: M<:raw =ill& r& 9udi I.an Santoso &S0&O: ?1@& 3*I/ISI 8 1LASI*I1ASI A/ 5A/ 2A/ (A(ALA1SA/A I/1O/(I/3/SIA 2-I/3& htt0:HHre0ositor)&ui&a<&idH<ontentsHkoleksiH11H8'e3,2e2!e24ae'ed#2,'''48d<d9,d4ea1 7d14#&0d# I/1O/(I/3/(IA 2-I/3 : htt0:HH<oolhendra&'logs0ot&<o.H2010H 08Hinkontinentia7 urine&ht.l& 2010 htt0:HHdigili'&unsri&a<&idHdownloadHI/1O/(I/3/SIAD202-I/3&0d# =adi Martono8 1ris 5ranaka& 9uku a%ar 9oedhi7 ar.o%o :3-IA(-I ?Il.u kesehatan 2sia Lan%ut@ 2009& ;akarta : 9alai 5ener'itan *12I =al 22,

1,&
17&

18&

19& 20&

Siti Setiati8 I Su.'er:

ewa 5utu 5ra.antara& Il.u 5en)akit dala.: I/1O/(I/3/SIA 2-I/ &htt0:HHagungrakh.awan&word0ress&<o.H2008H09H17

A/ 1A/ 2/: 13MI= =I53-A1(I*& =al : 1402 Il.ukedokteran&net H0enatalaksanaan7inkontinensia7urineH : 2008