Anda di halaman 1dari 14

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN ASMA 1. Konsep Dasar Asma a. Pengertian Asma adalah penyakit paru dengan ciri khas yakni saluran nafas sangat mudah bereaksi terhadap berbagai rangsangan atau pencetus dengan manifestasi berupa serangan asma (Ngastiyah, 2005). Asma adalah penyakit yang menyebabkan otot otot di sekitar saluran bronchial (saluran udara) dalam paru paru mengkerut, sekaligus lapisan saluran bronchial mengalami peradangan dan bengkak (!speland, 200"). Asma adalah suatu peradangan pada bronkus akibat reaksi hipersensitif mukosa bronkus terhadap bahan alergen (#iyadi, 200$). b. Anatomi dan fisiologi pernafasan %) Anatomi saluran nafas &ambar %

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

'rgan organ pernafasan a) (idung )erupakan saluran udara pertama yang mempunyai 2 lubang, dipisahkan oleh sekat hidung. *i dalamnya terdapat bulu bulu yang berfungsi untuk menyaring dan menghangatkan udara ((idayat, 200+). b) ,ekak (faring) )erupakan persimpangan antara -alan nafas dan -alan makanan, terdapat di dasar tengkorak, di belakang rongga hidung dan mulut sebelah depan ruas tulang leher. ,erdapat epiglotis yang berfungsi menutup laring pada .aktu menelan makanan. c) /aring (pangkal tenggorok) )erupakan saluran udara dan bertindak sebagai pembentukan suara terletak di depan bagian faring sampai ketinggian 0ertebra ser0ikalis dan masuk ke dalam trakea di ba.ahnya. d) ,rakea (batang tenggorok) )erupakan lan-utan dari laring yang dibentuk oleh %+ 20 cincin yang terdiri dari tulang tulang ra.an yang berbentuk seperti kuku kuda (huruf 1). 2ebelah dalam diliputi oleh sel bersilia yang berfungsi untuk mengeluarkan benda benda asing yang masuk bersama sama dengan udara pernafasan. Percabangan trakea men-adi bronkus kiri dan kanan disebut karina. e) 3ronkus (cabang tenggorokan) )erupakan lan-utan dari trakea yang terdiri dari 2 buah pada ketinggian 0ertebra torakalis 45 dan 5. f) Paru paru )erupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung gelembung ha.a (al0eoli). Al0eoli ini terdiri dari sel sel epitel dan endotel. 6ika dibentangkan luas permukaannya $0 meter persegi, pada lapisan inilah ter-adi pertukaran udara. Pernafasan (respirasi) adalah peristi.a menghirup udara yang mengandung oksigen dan menghembuskan udara yang banyak

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

mengandung 1'2 sebagai sisa dari oksidasi keluar dari tubuh. Adapun guna dari pernafasan yaitu mengambil '2 yang diba.a oleh darah ke seluruh tubuh untuk pembakaran, mengeluarkan 1'2 sebagai sisa dari pembakaran yang diba.a oleh darah ke paru paru untuk dibuang, menghangatkan dan melembabkan udara. Pada dasarnya sistem pernafasan terdiri dari suatu rangkaian saluran udara yang menghangatkan udara luar agar bersentuhan dengan membran kapiler al0eoli. ,erdapat beberapa mekanisme yang berperan memasukkan udara ke dalam paru paru sehingga pertukaran gas dapat berlangsung. 7ungsi mekanis pergerakan udara masuk dan keluar dari paru paru disebut sebagai 0entilasi atau bernapas. 8emudian adanya pemindahan '2 dan 1'2 yang melintasi membran al0eolus kapiler yang disebut dengan difusi sedangkan pemindahan oksigen dan karbondioksida antara kapiler kapiler dan sel sel tubuh yang disebut dengan perfusi atau pernapasan internal. Proses pernafasan 9 Proses bernafas terdiri dari menarik dan mengeluarkan nafas. 2atu kali bernafas adalah satu kali inspirasi dan satu kali ekspirasi. 3ernafas diatur oleh otot otot pernafasan yang terletak pada sumsum penyambung (medulla oblongata). 4nspirasi ter-adi bila muskulus diafragma telah dapat rangsangan dari ner0us prenikus lalu mengkerut datar. !kspirasi ter-adi pada saat otot otot mengendor dan rongga dada mengecil. Proses pernafasan ini ter-adi karena adanya perbedaan tekanan antara rongga pleura dan paru paru. Proses fisiologis pernafasan dimana oksigen dipindahkan dari udara ke dalam -aringan -aringan dan karbondioksida dikeluarkan ke udara ekspirasi dapat dibagi men-adi tiga stadium. 2tadium pertama adalah 0entilasi, yaitu masuknya campuran gas gas ke dalam dan ke luar paru paru. 2tadium kedua adalah transportasi yang terdiri dari beberapa aspek yaitu difusi gas gas antara al0eolus dan kapiler paru paru (respirasi eksterna) dan antara darah sistemik dengan sel sel -aringan, distribusi darah dalam sirkulasi pulmonar dan penyesuaiannya dengan distribusi udara dalam al0eolus al0eolus dan reaksi kimia, fisik dari oksigen dan karbondioksida dengan darah. 2tadium akhir yaitu

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

respirasi sel dimana metabolit dioksida untuk mendapatkan energi dan karbon dioksida yang terbentuk sebagai sampah proses metabolisme sel akan dikeluarkan oleh paru paru (Price, 2005). c. Patofisiologi %) !tiologi Adapun faktor penyebab dari asma adalah faktor infeksi dan faktor non infeksi. 7aktor infeksi misalnya 0irus, -amur, parasit, dan bakteri sedangkan faktor non infeksi seperti alergi, iritan, cuaca, kegiatan -asmani dan psikis ()ans-oer, 2000). 2) Proses ter-adi 7aktor faktor penyebab seperti 0irus, bakteri, -amur, parasit, alergi, iritan, cuaca, kegiatan -asmani dan psikis akan merangsang reaksi hiperreakti0itas bronkus dalam saluran pernafasan sehingga merangsang sel plasma menghasilkan imonoglubulin ! (4g!). 4g! selan-utnya akan menempel pada reseptor dinding sel mast yang disebut sel mast tersensitisasi. 2el mast tersensitisasi akan mengalami degranulasi, sel mast yang mengalami degranulasi akan mengeluarkan se-umlah mediator seperti histamin dan bradikinin. )ediator ini menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler sehingga timbul edema mukosa, peningkatan produksi mukus dan kontraksi otot polos bronkiolus. (al ini akan menyebabkan proliferasi akibatnya ter-adi sumbatan dan daya konsulidasi pada -alan nafas sehingga proses pertukaran ' 2 dan 1'2 terhambat akibatnya ter-adi gangguan 0entilasi. #endahnya masukan '2 ke paru paru terutama pada al0eolus menyebabkan ter-adinya peningkatan tekanan 1'2 dalam al0eolus atau yang disebut dengan hiper0entilasi, yang akan menyebabkan ter-adi alkalosis respiratorik dan penurunan 1'2 dalam kapiler (hipo0entilasi) yang akan menyebabkan ter-adi asidosis respiratorik. (al ini dapat menyebabkan paru paru tidak dapat memenuhi fungsi primernya dalam pertukaran gas yaitu membuang karbondioksida sehingga menyebabkan konsentrasi '2 dalam al0eolus menurun dan ter-adilah gangguan difusi, dan akan berlan-ut men-adi gangguan perfusi dimana oksigenisasi ke -aringan tidak memadai sehingga akan ter-adi hipoksemia dan hipoksia yang akan menimbulkan berbagai manifestasi klinis.

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

:) )anifestasi klinis Adapun manifestasi klinis yang ditimbulkan antara lain mengi;.hee<ing, sesak nafas, dada terasa tertekan atau sesak, batuk, pilek, nyeri dada, nadi meningkat, retraksi otot dada, nafas cuping hidung, takipnea, kelelahan, lemah, anoreksia, sianosis dan gelisah. =) 8omplikasi Adapun komplikasi yang timbul yaitu bronkitis berat, emfisema, atelektasis, pneumotorak dan bronkopneumonia. d. Pemeriksaan *iagnostik %) Pemeriksaan #adiologi a) 7oto thorak Pada foto thorak akan tampak corakan paru yang meningkat, hiperinflasi terdapat pada serangan akut dan pada asma kronik, atelektasis -uga ditemukan pada anak anak + tahun. b) 7oto sinus paranasalis *iperlukan -ika asma sinusitis. 2) Pemeriksaan darah (asilnya akan terdapat eosinofilia pada darah tepi dan sekret hidung, bila tidak eosinofilia kemungkinan bukan asma . :) >-i faal paru *ilakukan untuk menentukan dera-at obstruksi, menilai hasil pro0okasi bronkus, menilai hasil pengobatan dan mengikuti per-alanan penyakit. Alat yang digunakan untuk u-i faal paru adalah peak flo. meter, caranya anak disuruh meniup flo. meter beberapa kali (sebelumnya menarik nafas dalam melalui mulut kemudian menghebuskan dengan kuat). =) >-i kulit alergi dan imunologi Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara goresan atau tusuk. Alergen yang digunakan adalah alergen yang banyak didapat di daerahnya. e. Penatalaksanaan medis %) 'ksigen = + liter ; menit 2) Pemeriksaan analisa gas darah mungkin memperlihatkan penurunan sulit terkontrol untuk melihat adanya

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

konsentrasi oksigen. :) Anti inflamasi (8ortikosteroid) diberikan untuk menghambat inflamasi -alan nafas. =) Antibiotik diberikan berdasarkan etiologi dan u-i resistensi 5) Pemberian obat ekspektoran untuk pengenceran dahak yang kental +) 3ronkodilator untuk menurunkan spasme bronkus;melebarkan bronkus ?) Pemeriksaan foto torak ") Pantau tanda tanda 0ital secara teratur agar bila ter-adi kegagalan pernafasan dapat segera tertolong. 2. Konsep Dasar Asuhan Keperawatan a. Pengka-ian 8epera.atan Pengka-ian adalah tahap a.al dari proses kepera.atan (&affar, %$$$). Pada tahap ini akan dilaksanakan pengumpulan, pengelompokan dan penganalisaan data. Pada pengumpulan data akan diperoleh data subyektif yaitu data yang diperoleh dari keterangan pasien atau orang tua pasien. *ata obyektif diperoleh dari pemeriksaan fisik. *ari data subyektif pada pasien asma biasanya diperoleh data anak dikeluhkan sesak nafas, batuk, pilek, nafsu makan menurun, lemah, kelelahan dan gelisah. *ari data obyektif diperoleh data mengi;.hee<ing berulang, ronchi, dada terasa tertekan atau sesak, pernapasan cepat (takipnea), sianosis, nafas cuping hidung dan retraksi otot dada %) *iagnosa kepera.atan 9 *iagnosa kepera.atan adalah penilaian klinis tentang respon aktual;potensial terhadap masalah kesehatan;proses kehidupan. *ari pengka-ian yang dilakukan maka didapatkan diagnosa kepera.atan yang muncul seperti 9 (1arpenito, 2000 @ *oenges, %$$$) a) 3ersihan -alan nafas tak efektif berhubungan dengan peningkatan produksi sputum;sekret. b) Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan peningkatan kebutuhan metabolik sekunder terhadap anoreksia akibat rasa dan bau sputum c) 8erusakan pertukaran gas berubungan dengan perubahan membran al0eolar kapiler

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

d) 4ntoleransi akti0itas berhubungan dengan kelemahan umum, ketidakseimbangan antara suplay dan kebutuhan oksigen. e) f) b. Nyeri akut berhubungan dengan inflamasi parenkim paru, batuk menetap Ansietas orang tua berhubungan dengan perubahan status kesehatan, kurangnya informasi. Perencanaan kepera.atan Perencanaan merupakan preskripsi untuk perilaku spesifik yang diharapkan dari pasien dan;atau tindakan yang harus dilakukan oleh pera.at (*oenges, %$$$). Perencanaan dia.ali dengan memprioritaskan diagnosa kepera.atan berdasarkan berat ringannya masalah yang ditemukan pada pasien (Aainal, %$$$). #encana kepera.atan yang dapat disusun untuk pasien asma yaitu9 (*oenges, %$$$). %) 3ersihan -alan napas tak efektif berhubungan dengan inflamasi trakeabronkial ,u-uan 9 bersihan -alan nafas efektif #encana tindakan 9 a) >kur 0ital sign setiap + -am #asional 9 )engetahui perkembangan pasien b) 'bser0asi keadaan umum pasien #asional 9 )engetahui efekti0itas pera.atan dan perkembangan pasien. c) 8a-i frekuensi; kedalaman pernafasan dan gerakan dada #asional 9 ,akipnea, pernafasan dangkal dan gerakan dada tidak simetris, sering ter-adi karena ketidaknyamanan gerakan dada dan;atau cairan paru. d) Auskultasi area paru, bunyi nafas, misal krekel, mengi dan ronchi #asional9 3unyi nafas bronkial (normal pada bronkus) dapat -uga ter-adi pada area konsolidasi, krekel, mengi dan ronchi terdengar pada inspirasi atau ekspirasi pada respon bertahap pengumpulan cairan, sekret kental dan spasme -alan nafas;obstruksi.

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

e)

A-arkan pasien latihan nafas dalam dan batuk efektif #asional 9 Nafas dalam memudahkan ekspansi maksimum paru paru atau -alan nafas lebih kecil. 3atuk adalah mekanisme pembersihan -alan nafas alami, membantu silia untuk mempertahankan -alan nafas pasien.

f)

An-urkan banyak minum air hangat #asional 9 Air hangat dapat memobilisasi dan mengeluarkan sekret.

g) 3eri posisi yang nyaman (semi fo.ler;fo.ler) #asional 9 )emungkinkan upaya napas lebih dalam dan lebih kuat serta menurunkan ketidaknyamanan dada. h) *elegatif dalam pemberian bronkodilator, kortikosteroid, spasme ekspktoran dan antibiotik #asional 9 3ronkodilator untuk menurunkan bronkus;melebarkan bronkus dengan memobilisasi sekret. 8ortikosteroid yaitu anti inflamasi mencegah reaksi alergi, menghambat pengeluaran histamine. !kspektoran pernafasan. 2) 8erusakan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membran al0eolar kapiler ,u-uan 9 5entilasi dan pertukaran gas efektif. #encana tindakan 9 a) 'bser0asi keadaan umum dan 0ital sign setiap + -am #asonal 9 Penurunan keadaan umum dan perubahan 0ital sign merupakan indikasi dera-at keparahan dan status kesehatan pasien. b) 'bser0asi .arna kulit, membran mukosa dan kuku #asional 9 2ianosis sistemik. menun-ukkan 0asokonstriksi, hipoksemia memudahkan pengenceran dahak, Antibiotik diindikasikan untuk mengontrol infeksi

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

c)

Pertahankan istirahat tidur #asional 9 )encegah terlalu lelah oksigen dan untuk menurunkan memudahkan kebutuhan;konsumsi perbaikan infeksi.

d) ,inggikan kepala dan sering mengubah posisi #asional 9 )eningkatkan e) inspirasi maksimal, meningkatkan pengeluaran sekret untuk memperbaiki 0entilasi 3erikan terapi oksigen sesuai indikasi #asional 9 )empertahankan Pa'2 :) 4ntoleransi akti0itas berhubungan dengan kelemahan umum, ketidakseimbangan suplay dan kebutuhan '2 ,u-uan 9 Akti0itas dapat ditingkatkan #encana tindakan 9 a) 8a-i tingkat kemampuan pasien dalam akti0itas #asional 9 )enetapkan kemampuan;kebutuhan pasien dan memudahkan pilihan inter0ensi. b) 6elaskan pentingnya istirahat dan keseimbangan akti0itas dan istirahat #asional 9 )enurunkan kebutuhan metabolik, menghemat energi untuk penyembuhan c) 3antu pasien dalam memenuhi kebutuhannya #asional 9 )eminimalkan kelelahan dan membantu keseimbangan suplay dan kebutuhan oksigen. d) 3antu pasien dalam memilih posisi yang nyaman untuk istirahat #asional9 Pasien mungkin nyaman dengan kepala tinggi, tidur di kursi, atau menunduk ke depan me-a atau bantal e) /ibatkan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pasien #asional 9 8eluarga mampu melakukan pera.atan secara mandiri =) Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan peningkatan produksi sputum ,u-uan 9 pemenuhan nutrisi adekuat a) ,imbang berat badan setiap hari #asional 9 )emberikan informasi tentang kebutuhan diet

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

b) 3eri pen-elasan tentang pentingnya nutrisi bagi tubuh #asional 9 )eningkatkan pematangan kebutuhan indi0idu dan pentingnya nutrisi pada proses pertumbuhan c) An-urkan memberikan makan dalam porsi kecil tapi sering #asional 9 )eningkatkan nafsu makan, dengan porsi kecil tidak akan cepat bosan d) 1iptakan lingkungan yang nyaman dan tenang (batasi pengun-ung) #asional 9 /ingkungan yang tenang dan nyaman dapat menurunkan stress dan lebih kondusif untuk makan e) An-urkan menghidangkan makan dalam keadaan hangat #asional 9 *engan makanan yang masih hangat dapat merangsang makan dan meningkatkan nafsu makan 5) Nyeri (akut) berhubungan dengan inflamasi parenkim paru, batuk menetap. ,u-uan 9 Nyeri, berkurang;terkontrol. #encana tindakan9 a) 8a-i karakteristik nyeri #asional 9 Nyeri dada biasanya ada dalam beberapa serangan asma . b) 'bser0asi 0ital sign setiap + -am #asional 9 Perubahan frekuensi -antung atau tekanan darah menun-ukkan bah.a mengalami nyeri. 8hususnya bila alasan lain untuk perubahan tanda 0ital telah terlihat. c) 3erikan tindakan nyaman seperti relaksasi dan distraksi #asional 9 )enghilangkan ketidaknyamanan dan memperbesar efek terapi analgetik d) 8olaborasi pemberian analgetik #asional9 )eningkatkan kenyamanan;istirahat umum

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

+) Ansietas orang tua berhubungan dengan perubahan status kesehatan, kurangnya informasi ,u-uan9 8ecemasan orang tua berkurang;hilang, pengetahuan orang tua bertambah, orang tua memahami kondisi pasien. #encana tu-uan 9 a) 8a-i tingkat pengetahuan orang tua dan kecemasan orang tua #asional 9 >ntuk mengetahui se-auh mana pengetahuan yang dimiliki orang tua dan kebenaran informasi yang didapat b) 3eri pen-elasan pada orang tua tentang keadaan, pengertian, penyebab, tanda ge-ala, pencegahan dan pera.atan pasien. #asional 9 )emberi informasi untuk menambah pengetahuan orang tua. c) 6elaskan setiap tindakan kepera.atan yang dilakukan #asional 9 Agar orang tua mengetahui setiap tindakan yang diberikan. d) /ibatkan orang tua dalam pera.atan pasien #asional 9 'rang tua lebih kooperatif dalam pera.atan. e) 3eri kesempatan pada orang tua untuk bertanya tentang hal hal yang belum diketahui #asional 9 'rang tua bisa memperoleh informasi yang lebih -elas. f) An-urkan orang tua untuk selalu berdoa #asional 9 )embantu orang tua agar lebih tenang g) /akukan e0aluasi #asoional9 )engetahui apakah orang tua sudah benar benar mengerti dengan pen-elasan yang diberikan c. Pelaksanaan kepera.atan Pelaksanaan adalah pngelolaan, per.u-udan dari rencana pera.atan yang telah disusun pada tahap kedua untuk memenuhi kebutuhan pasien secara optimal dan komprehensif. ,indakan kepera.atan yang dilaksanakan disesuaikan dengan perencanaan (Nursalam, 200%).

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

d.

!0aluasi kepera.atan !0aluasi adalah proses yang berkelan-utan untuk menilai efek dari tindakan kepera.atan pada pasien. !0aluasi yang diharapkan sesuai dengan rencana tu-uan yaitu 9 %) 3ersihan -alan nafas efektif 2) 5entilasi dan pertukaran gas efektif :) Akti0itas dapat ditingkatkan =) Pemenuhan nutrisi adekuat 5) Nyeri berkurang;terkontrol +) 8ecemasan orang tua berkurang;hilang, pengetauan orang tua bertambah, keluarga memahami kondisi pasien.

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

BAGAN 1 We o! "aut#on $W%"& Asma


!tiologi 7aktor infeksi 5irus (respiratory syntitial 0irus) dan 0irus parainfluen<a 3akteri (pertusis dan streptoccus) 6amur (aspergillus) Parasit (ascaris) 7aktor non infeksi Alergi 4ritan 1uaca 8egiatan -asmani Psikis

#eaksi hiperakti0itas bronkus Antibody muncul (4g!) 2el mast mengalami degranulasi )engeluarkan mediator (histamin dan bradikinin) Peningkatan produksi mukus!dema mukosa8ontraksi otot polos bronkus Anoreksia Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh )empermudah proliferasi ,er-adi sumbatan dan daya konsolidasi &angguan 0entilasi (ipo0entilasi (iper0entilasi

3atuk, pilek )engi ; .hee<ing 2esak 3ersihan -alan nafas tak efektif

8onsentrasi '2 dalam al0eolus menurun8onsentrasi 1'2 dalam al0eolus meningkat &angguan difusi 'ksigenasi ke -aringan tidak memadai &angguan perfusi (ipoksemia dan hipoksia 2ianosis ,akipnea &elisah Nafas cuping hidung #etraksi otot dada 8erusakan pertukaran gas 8elelahan /emah 4ntoleransi akti0itas *ada terasa tertekan ; sesak, nyeri dada, nadi meningkat Nyeri

8eluarga bertanya tentang penyakit anaknya 1emas dan gelisah Ansietas orang tua

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

DA'TAR PUSTAKA

Anonymous. (200$). Asma Bisa Sembuh atau Problem Seumur Hidup. *iperoleh tanggal 2$ 6uni 200$, dari http9;;....medicastore.com;asma; 1arpenito, /.6. (2000). Diagnosa keperawatan. (!disi +). 6akarta9 !&1 *oenges, ).!.(%$$$). Rencana Asuhan Keperawatan. (!disi :). 6akarta9 !&1 !speland, N. (200"). Petunjuk Lengkap Prestasi Pustakaraya engatasi Alergi dan Asma pada Anak. 6akarta9

&affar, /.'.6. (%$$$). Pengantar Keperawatan Pro!esional" 6akarta9 !&1 (idayat, A.A.A.(200+). Pengantar #lmu Keperawatan Anak. 2urabaya9 2alemba )edika )ans-oer, A. (2000). Kapita Selekta Kedokteran. (!disi :), 6ilid %. 6akarta9 )edia Aesculapius Ngastiyah. (2005). Perawatan Anak Sakit. (!disi 2). 6akarta9 !&1 Nursalam. (200%). Proses dan Dokumentasi Keperawatan. 6akarta9 !&1 Price, 2.A @ Bilson, /.). (2005). Pato!isiologi. (!disi +). 6akarta9 !&1 #iyadi, 2. (200$). Asuhan Keperawatan pada Anak. Cogyakarta9 &raha 4lmu Aainal, A.(. (%$$$). Pengantar Keperawatan Pro!esional. 6akarta9 Cayasan 3unga #aflesia