Anda di halaman 1dari 3

BAB 79 Hormon Paratiroid, Kalsitonin, Metabolisme Kalsium dan Fosfat, Vitamin D, Tulang, dan Gigi 1043

Rakhitis-Defisiensi Vitamin D

Rakhitis terutama terjadi pada anak-anak. Rakhitis dise babkan oleh defisiensi kalsium atau fosfat dalam cairan ekstrasel. Bila anak-anak mendapat sinar matahari secara adekuat, maka 7dehidrokolesterol yang ada pada kulit diaktifkan oleh sinar ultraviolet dan membentuk vitamin D 3 yang dapat mencegah timbulnya rakhitis dengan cara meningkatkan absorpsi kalsium dan fosfat dari usus halus, seperti yang telah dijelaskan di awal bab ini. Anak-anak yang selama musim dingin terus menerus berada di dalam rumah, bila tanpa mendapat suplementasi dalam dietnya, pada umumnya tidak mendapat jumlah vitamin D yang cukup. Rakhitis cenderung terjadi terutama pada musim semi sebab vitamin D yang erbentuk selama musim panas sebelumnya disimpan di dalam hati dan maSih tersedia untuk dipakai nanti pada awal musim dingin. Selain itu, absorpsikalsium dan fbsfat dari tulang dapat mencegah munculnya tanda-tanda klinis rakhitis selama bulan-bulan pertama defisiensi vitamin D.

Konsenfrosi Kolsium don Fosfot dalam plasma Menurun podo Rakhitis. Biasanya, kadar kalsium dalam plasma pasien rakhitis hanya sedikit menurun, tetapi kadar fosfatnya sangat menurun. Keadaan ini terjadi karena kelenjar paratiroid mencegah turunnya kadar kalsium dengan cara meningkatkan proses absorpsi tulang setiap kali kadar kalsium n-rulai turun. Namun, tidak ada sistem pengatur yang baik yang dapat dipakai untuk mencegah berkurangnya kadar fosfat, dan meningkatnya aktivitas paratiroid sangat meningkatkan ekskresi fosfat di dalam urin.

Rakhitis Melemohkon Tulang. Selama terjadi rakhitis yang lama, kompensasi peningkatan sekresi PTH yang nyata akan menyebabkan absorpsi osteoklastik yang berlebihan dari tulang; yang sebaliknya akan menyebabkan tulang secara progresif meniadi lemah dan menandakan stres fisiologis yang nyata pada tulang, mengakibatkan juga aktivitas osteoblastik yang cepat.

Osteoblas ini menjadi dasar timbulnya banyak sekali osteoid yang tidak berkalsifikasi sebab kadar ion kalsium dan fosfatnya tidak cukup. Akibatnya. Osteoid yang baru dibentuk tidak terkalsifikasi, dan lemah, secara bertahap menggantikan tulang yang lebih tua yang telah direabsorbsi.

Tetani pada Rqkhitis. Pada stadium awal rakhitis, tidak pernah terjadi tetani sebab hormon paratiroid secara terus menerus merangsang absorpsi osteoklastik tulang dan, oleh karena itu, mempertahankan kadar kalsium yang hampir normal dalam cairan ekstrasel. Akan tetapi, bila tulang akhirnya kehabisan kalsium, maka kadar kalsium dapat cepat berkurang. Bila kadar kalsium darah turun di barvah 7 mg/dl, tanda-tanda umum tetani timbul dan anak dapat meninggal akibat spasme pernapasan tetanik kecuali bila diberikan kalsium intravena, yang segera mengurangi tetani.

Pengobatan Rokhitis. Pengobatan rakhitis jelas bergantung pada suplai kalsium dan fosfat yang adekuat dalam diet dan, yang sama pentingnya, pemberian sejumlah besar vitamin D. Bila vitamin D tidak diberikan, maka hanya sedikit kalsium dan fosfat yang diabsorbsi dari usus halus.

Osteomalasia-"Rakhitis Dewasa". Orang dewasa jarang sekali menderita defisiensi vitamin D atau kalsium yang berat dalam diet sehari harinya sebab untuk pertumbuhan tulang, pada orang dewasa tidak diperlukan banyak kalsium seperti pada masa kanak-kanak. Akan tetapi, kadangkala dapat timbul defisiensi vitamin D dan kalsium yang berat sebagai akibat dari steatore (kegagalan mengabsorbsi lemak), karena vitamin D larut dalam lemak, dan kalsium cenderung membentuk senyawa sabun tidak-larut dengan lemak, sehingga akibatnya, pada steatore, vitamin D dan kalsium cenderung keluar bersama-sama dengan feses. Pada keadaan ini seorang dewasa yang kadangkala absorpsi kalsium dan fosfatnya jelek, dapat mengalami rakhitis, walaupun hampir tidak pernah berlaniut mrenjadi tetani, tetapi sering kali merupakan penyebab timbulnya ketidakmampuan tulang yang parah.

Osteomolosia don Rokhitis yong Disebabkan Penyokit Ginjal. "Rakhitis ginjal" merupakan jenis osteomalasia yang disebabkan oleh kerusakan ginjal yang lama. Penyebab kelainan ini terutama adalah kegagalan ginjal yang rusak untuk membentuk 1,25-dihidroksikolekalsiferol, yang merupakan bentuk vitamin D yang aktif. Pada pasien yang kedua ginjalnya dibuang atau yang mengalami kerusakan dan yang selanjutnya mendapat pengobatan dengan hemodialisis, masalah kelainan rakhitis ginjal sering kali merupakan salah satu masalah yang serius. Jenis penyakit ginjal lain yang dapat menyebabkan timbulnya rakhitis dan osteomalasia adalah hipofosfotemia kongenitalyang dapat terjladi secara kongenital akibat berkurangnya reabsorpsi fosfat oleh tubulus ginjal. Sebagai pengganti kalsium dan vitamin D, jenis rakhitis ini harus diobati dengan senyawa fosfat, dan jenis penyakit ini disebut rakhitis resisten-vitantin D.