Anda di halaman 1dari 10

Analisis jurnal Judul : 1. Hubungan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Manado. 2.

Hubungan Antara Pengetahuan Dan Kebiasaan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian i!i "ebih Pada Sis#a Seko$ah Dasar %egeri Sudirman 1 Makasar. &. Hubungan Da'a (arik )k$an Fastfood Pada Media Massa* Asu+an Makan* Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada ,emaja Di Sma %egeri & Pontianak. Bibliografi Penulis : 1. -inarsi Damo+o$ii* %e$$' Ma'u$u* K+3.4o$ 1* %omor 1* Agustus. 2. 5arre A$$o* Aminuddin S'am* De6intha 4irani. /0 Hubungan Antara Pengetahuan Dan Kebiasaan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian %egeri Sudirman 1 Makasar00. &. Asmika* Ama$ia ,uhana* Mi$a Febri'ani. /0 Hubungan Da'a (arik )k$an Fastfood Pada Media Massa* Asu+an Makan* Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada ,emaja Di Sma %egeri & Pontianak00. i!i "ebih Pada Sis#a Seko$ah Dasar rest' Masi. 2.1&. /0 Hubungan Konsumsi Fastfood Pada Anak SD Di Kota

Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak SD Di Kota Manado00. ejourna$ ke+era#atan 1e2

I.

Latar belakang Obesitas +ada remaja meru+akan sa$ah satu masa$ah kesehatan 'ang mu$ai menjadi sorotan dunia. Ha$ ini terkait dengan adan'a +eningkatan remaja 'ang menga$ami obesitas di berbagai %egara* termasuk negara2 negara berkembang. Di )ndonesia * berdasarkan data riset kesehatan dasar tahun 2..7* kasus obesitas +ada remaja men8a+ai angka 1&*9: +ada $aki2$aki dan 2&*;: +ada +erem+uan . angka ini jauh di atas

remaja 'ang menga$ami obesitas +ada tahun 1992 menurut S<S=%AS* 'aitu >*&: +ada $aki2$aki dan &*;: +ada +erem+uan. $oba$isasi industr' fast food meru+akan sa$ah satu +en'ebab terjadin'a +erubahan $ife st'$e da$am mas'arakat. Dengan +e$a'anan 'ang dimi$iki o$eh restoran 8e+at saji* se+erti +e$a'anan 'ang 8e+at dan ramah* serta desain interior 'ang menarik* restoran fast food dini$ai mam+u memberikan rasa n'aman dan prestise tersendiri bagi +e$anggann'a. (idak han'a mas'arakat umum* remaja juga menda+atkan +engaruh dengan adan'a restoran ?e+at saji ini. Pene$itian di semarang mem+er$ihatkan bah#a remaja da+at mengkonsumsi fast food rata2rata satu hingga dua ka$i da$am seminggu* dan mereka umumn'a berasa$ dari SMP dan SMA dengan ke$as ekonomi menenggah ke atas. Hubungan antara +enambahan berat badan dan +o$a konsumsi fast food* terkait dengan kejadian obesitas* meru+akan suatu pertanyaan empiris 'ang masih di+erdebatkan. 5e$um ada bukti 'ang je$as 'ang mendukung adan'a hubungan sebab akibat antara konsumsi fast food dengan obesitas* terkait dengan adan'a fa8tor determinan $ain 'ang ber+engaruh* @aitu fa8tor genetik* fa8tor $ingkungan* dan +enge$uaran energ'. (er$ebih $agi dengan adan'a sedentar' $ife st'$e akibat +ekembangan so8ia$ ekonomi dan tekno$ogi* sehingga akti6itas fisik semakin berkurang. -a$au+un sebagian besar +ene$itian menemukan bukti adan'a kore$asi +ositif antara konsumsi fastfood dengan kejadian obesitas. II. Tujuan Penulisan 1. Memberitahu +emba8a +engertian fastfood* kandungan* dan dam+ak mengkonsumsi fastfood 2. Memberikan informasi ke+ada +emba8a hubungan antara konsumsi fastfood dengan terjadin'a obesitas III. Bahan dan Metode 1. Jenis penelitian Dari ketiga jurna$ 'ang kami ana$isis* jenis +ene$itiann'a ada$ah dengan metode +ene$itian sur6ei. Pada jurna$ +ertama 1Hubungan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak SD Di Kota Manado3 menggunakan metode +ene$itian sur6e' ana$itik dengan +endekatan 8ross se8tiona$.

Pada jurna$ kedua 1Hubungan Antara Pengetahuan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian 8ase 8ontro$.

Dan Kebiasaan

i!i "ebih Pada Sis#a Seko$ah Dasar

%egeri Sudirman 1 Makasar3 menggunakan +ene$itian sur6e' deskri+tif dengan

Sedangkan +ada jurna$ ketiga 1Hubungan Da'a (arik )k$an Fastfood Pada Media Massa* Asu+an Makan* Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada ,emaja Di Sma %egeri & Pontianak3 menggunakan metode +ene$itian sur6e' ana$itik dengan ran8angan 'ang sama dengan jurna$ +ertama 'aitu 8ross se8tiona$ 1+otong $intang3. . Alat dan Bahan penelitian Dari ketiga jurna$ 'ang kami ana$asis* +ene$iti menggunakan dua jenis data 'ang digunakan 'aitu data +rimer dan data sekunder. Data +rimer 'aitu data 'ang men'angkut karakteristik sub'ek +ene$itian datan'a han'a di+ero$eh dari sumber as$i * sedangkan data sekunder 'aitu data 'ang sudah tersedia sehingga kita tingga$ men8ari dan menggum+u$kan saja. Pada jurna$ +ertama 1Hubungan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak SD Di Kota Manado3 +ada data +rimer terdiri dari data tentang orang tua* tingkat so8ia$ ekonomi ke$uarga* serta data memuat akti6itas fisik* sedangkan data sekundern'a 'aitu data tentang jum$ah seko$ah* a$amat seko$ah* dan jum$ah sis#a* 'ang di+ero$eh dari dinas +endidikan dan kebuda'aan kota manado. untuk me$akukan +engukuran berat badan dan tinggi badan +ada +ene$itian ini menggunakan timbangan injak =$e8tronik Persona$ S8a$e merk 8amri dengan kete$itian .*1 kg* dan a$at +engukur tinggi badan 1Mi8rotoise3 berka+asitas +anjang 2.. 8m dengan kete$itian .*.1 8m. data umum karakteristik res+onden dikum+u$kan dengan #a#an8ara menggunakan kuesioner. Pada jurna$ kedua 1Hubungan Antara Pengetahuan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Dan Kebiasaan i!i "ebih Pada Sis#a Seko$ah Dasar

%egeri Sudirman 1 Makasar3 Pada Data +rimer terdiri data dari data hasi$ #a#an8ara dan +engukuran* me$i+uti karakteristik res+onden* status gi!i* +engetahuan* dan konsumsi fast food. Data tentang gi!i $ebih dikum+u$kan

dengan 8ara me$akukan +engukuran berat badan dan tinggi badan. Data tentang karakteristik res+onden dan +engetahuan sis#a dikum+u$kan dengan menggunakan instrument kuesioner. Data kebiasaan konsumsi fast food dikum+u$kan dengan menggunakan instrument food freAuen8' Auestionnaire 1FFB3 Sedangkan +ada jurna$ ketiga 1Hubungan Da'a (arik )k$an Fastfood Pada Media Massa* Asu+an Makan* Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada ,emaja Di Sma %egeri & Pontianak3 data karakteristik res+onden 'ang diambi$ ada$ah jenis ke$amin* usia* kejadian obesitas* da'a tarik ik$an fast food dan frekuensi konsumsi fastfood. Data berat badan di+ero$eh me$a$ui +engukuran berat badan menggunakan timbangan injak dengan kete$itian .*1 kg sedangkan data tinggi badan di+ero$eh dengan menggunakan mi8rotoi8e. Pengambi$an data terkait dengan asu+an makan dan frekuensi konsumsi fast food di+ero$eh dengan #a#an8ara beru+a form 2C2D hours re8a$$ dan form frekuensi fast food* sedangkan data tarik ik$an fast food di+ero$eh me$a$ui #a#an8ara beru+a kuesioner. !. "ara kerja Pada Pada jurna$ +ertama 1Hubungan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak SD Di Kota Manado3 +ene$itian di$aksanakan dikota madano*. Menentukan +o+u$asi dan sam+e$. Po+u$asi da$am +ene$itian ada$ah se$uruh murid SD dari ke$as 1 sam+ai ke$as E 'ng berada di ; SD 'ang dijadikan tem+at +ene$itian. Sam+e$ +ada +ene$itian ini terdiri dari >; murid 'ang obes 1kasus3 dan >; murid 'ang tidak obes 18ontro$3. Pemi$ihan sam+e$ se8ara kuota sam+$ing hingga ter+ernuhi jumah besar sam+e$ 'ang dibutuhkan. Data +rimer dan sekunder dikum+u$kan dengan menggunakan +engukuran antrometri* dan #a#an8ara res+onden dengan menggunakan kuesioner. Penggo$ahan data sebagai berikut* data obesitas dengan 8ara +engukuran antrometri dengan menggunakan indeks 55F(5 dengan +eni$aian )M( dengan +eni$aian )M(* sedangkan data konsumsi makanan untuk mengetahui asu+an energ' dio$ah dengan menggunakan 8om+uter +rogram nutri sur6e'.

Pada jurna$ kedua 1Hubungan Antara Pengetahuan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian

Dan Kebiasaan

i!i "ebih Pada Sis#a Seko$ah Dasar

%egeri Sudirman 1 Makasar3 +ene$itian di$aksanakanang di SD %egeri Sudirman ) Makassar. Menentukan +o+u$asi dan sam+e$. Po+u$asi +ene$itian ada$ah se$uruh sis#a 'ang berstatus gi!i $ebih 'ang berjum$ah >& sis#a. Sam+e$ +ene$itian terdiri dari ke$om+ok kasus dan 8ontro$ 'ang berjum$ah masing2masing D2 sis#a. Karena ran8angan 'ang digunakan da$am +ene$itian ada$ah kasus2kontro$ maka ,es+onden 'ang dijadikan sam+e$ +ene$itian ada$ah hasi$ +en'esuaian 1mat8hing3 sehingga memi$iki kesamaan antara ke$om+ok kasus dengan ke$om+ok 8ontro$. Data +rimer dan sekunder dikum+u$kan dengan menggunakan +engukuran antrometri* instrument kuesioner* dan instrument food freAuen8' Auestionnaire 1FFB3. Sedangkan +ada jurna$ ketiga 1Hubungan Da'a (arik )k$an Fastfood Pada Media Massa* Asu+an Makan* Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada ,emaja Di Sma %egeri & Pontianak3 +ene$itian di$akukan +ada res+onden seban'ak E> orang remaja SMA %egeri & Pontianak. Data dikum+u$kan dengan menggunakan +engukuran antrometri* #a#an8ara dengan mengunakan form* dan #a#an8ara beru+a kuensioner. #. Analisis data Dari ketiga jurna$ 'ang kami te$iti ana$isis data 'ang di+akai ada$ah ana$isis uni6ariat dan bi6ariate. Hasi$ ana$isis ditemukan tidak terda+atn'a hasi$ uji hubungan bermakna dan terda+atn'a hubungan 'ang bermakna. Pada Pada jurna$ +ertama 1Hubungan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak SD Di Kota Manado3 data 'ang te$ah dikum+u$kan kemudian diana$isis* ana$isis data 'ang di+akai ada$ah ana$isis uni6ariat dan ana$isis bi6ariat. Ana$isis uni6ariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan +ro+orsi masing2masing 6ariab$e 'ang dite$iti. (ujuan dari ana$isi uni6ariat untuk mem+er$ihatkan atau menje$askan distribusi data fisik dengan dari 6aribe$ 'ang ter$ibat da$am +ene$itian. Ana$isis bi6ariat untuk mengetahui hubungan akti6itas fisik dengan kejadian obesitas +ada anak SD di Kota Manado* menggunakan uji

8hi2sAuare 1CG3* +ada tingkat kemaknaan 9E: dan odds ratio 1O,3. hasi$ uji 8hi2 sAuare 1CG3 hubungan konsumsi fastfood dengan kejadian obesitas pada anak * +ada tingkat kemaknaan 9E: menunjukan ni$ai + H.*.2D. %i$ai + ini $ebih ke8i$ dari ni$ai H .*.E menunjukan bah#a terda+at hubungan antara konsumsi fastfood dengan terjadin'a obesitas. Pada jurna$ kedua 1Hubungan Antara Pengetahuan Dan Kebiasaan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian bi6ariat. Ana$isa uni6ariat i!i "ebih Pada Sis#a Seko$ah Dasar %egeri Sudirman 1 untuk mendeskri+sikan karakteristik res+onden* Makasar3 data 'ang te$ah dikum+u$kan diana$isis dengan ana$isa uni6ariat dan +engetahuan* dan kebiasaan konsumsi fastfood. Ana$isa bi6ariate untuk mengetahui hubungan antara +engetahuan dan kebiasaan konsumsi fastfood dengan kejadian gi!i $ebih dengan menggunakan uji statisti8 88hi2sAuare 1CG3 dan odds ratio 1O,3. Hasi$ uji statisti8 hubungan antara pengetahuan responden dengan kejadian gi$i lebih menunjukan bah#a tidak terda+at hubungan 'ang bermakna antara +engetahuan res+onden dengan kejadian gi!i $ebih +ada sis#a 1+H 1.... I .*.E3. Ketidakmaknaan hubungan 6ariabe$ ini diduga disebabkan sebaran tingkat +engetahuan sis#a +ada ke$om+ok kasus dan 8ontro$ memi$iki +o$a 'ang sama* se$ain itu juga bah#a ha$2ha$ 'ang berkaitan dengan makan dan makanan +ada anak SD sebagian besar masih ditangani o$eh orang tua* khususn'a ibu. Sedangkan hasi$ uji statisti8 hubungan antara kebiasaan konsumsi fastfood dengan kejadian gi$i lebih menunjukan bah#a terda+at hubungan 'ang bermakna antara kebiasaan konsumsi fastfood dengan kejadian gi!i $ebih +ada sis#a 1+H .*... J .*.E3. (erta+i hasi$ +ene$itian ini berbeda dengan hasi$ +ene$itian +ada jurnal penelitian ketiga (Hubungan Daya Tarik Iklan Fastfood Pada Media Massa, Asupan Makan, Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian besitas Pada !emaja Di "ma #egeri $ Pontianak% menunjukan tidak adan'a hubungan 'ang signifikan antara

da'a tarik ik$an fastfood dengan kejadian obesitas dengan menggunakan uji s+earman0s dengan + H .*>D2 I .*.E Sedangkan +ada jurna$ ketiga 1Hubungan Da'a (arik )k$an Fastfood Pada Media Massa* Asu+an Makan* Dan Frekuensi Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada ,emaja Di Sma %egeri & Pontianak3 data 'ang te$ah dikum+u$kan diana$isis* ana$isis bi6ariate di$akukan untuk mengetahui mengetahui hubungan da'a tarik ik$an fastfood +ada media massa* asu+an makan* dan frekuensi konsumsi fastfood dengan kejadian obesitas +ada remaja di sma negeri & +ontianak dengan menggunakan uji kore$asi s+earman0s +ada +rogram SPSS. Hasi$ uji statisti8 hubungan daya tarik iklan fast food pada media massa dengan kejadian obesitas menunjukan tidak adan'a hubungan 'ang signifikan antara da'a tarik ik$an fastfood dengan kejadian obesitas dengan menggunakan uji s+earman0s dengan + H .*>D2 I .*.E. (idak adan'a hubungan antara da'a tarik ik$an fastfood terhada+ kejadian obesitas da+at disebabkan karena hubungan antara da'a tarik ik$an fastfood dengan kejadian obesitas tidak ber+engaruh se8ara $angsung dengan kejadian obesitas. Ditinjau dari +o$a makan* remaja meru+akan ke$om+ok 'ang +e8an terhada+ +engaruh $ingkungan $uar se+erti marakn'a ik$an makan sia+ santa+ 1fastfood3 'ang umumn'a mengandung ka$ori tinggi* ka'a $emakm tinggi natrium* dan rendah serat. Ha$ ini memungkinkna kasus kegemukan dika$angan remaja. %ubungan frekuensi konsumsi fastfood dengan kejadian obesitas menunjukan tidak adan'a hubungan 'ang bermakna antara frekuensi konsumsi makanan fastfood dengan kejadian obesitas dengan menggunakan uji s+earman0s dengan ni$ai +H .*>D2 I.*.E. (idak adan'a hubungan kemaknaan ini da+at disebabkan karena hubungan antara konsumsi fastfood dengan kejadian obesitas da+at disebabkan karena hubungan antara konsumsi fastfood dengan kejadian obesitas tidak han'a di+engaruhi o$eh frekuensi konsumsi fastfood saja. %amun juga dari jenis makanan fastfood 'ang dikonsumsi dan +orsi makan 'ang dihabiskan setia+ ka$i makan. %ubungan asupan makan dengan kejadian obesitas menunjukan adan'a hubungan 'ang signifikan antara asu+an makan terhada+ kejadian obesitas dengan

ni$ai +H.*..7 J .*.E. ,ata2rata asu+an gi!i res+onden 'ang berstatus obesitas 'aitu 19&.*2> kka$ $ebih tinggi dibandingkan res+onden 'ang berstatus bukan obesitas 'aitu 1E1.*9. kka$. I&. 'akta(fakta unik 5ebera+a fakta unik 'ang ditemukan dari ketiga jurna$ 'ang kami ana$isis

1. Kegemukan saat anak2anak bisa disebabkan akibat makan me$ebihi kebutuhan* kurang akti6itas fisik* dan karena +engaruh ik$an makanan 'ang ber$ebihan. 2. Fastfood meru+akan makanan sia+ saji 'ang meru+akan makanan sia+ saji 'ang mengandung tinggi ka$ori* tinggi $emak* dan rendah serat. &. Konsumsi 'ang tinggi terhada+ fastfood atau makanan sia+ saji da+at men'ebabkkan terjadin'a gi!i $ebih atau kegemukan karena kandungan fastfood tersebut. D. fastfood ada$ah makanan bergi!i tinggi 'ang da+at men'ebabkan kegemukan atau obesitas terhada+ anak2anak 'ang mengkonsumsi* se$ain itu da+at men'ebabkan +en'akit jantung * +en'umbatan +embu$uh darah dan sebagain'a. E. Fastfood jika dikonsumsi se8ara berkesinambungan dan ber$ebihan da+at mengakibatkan masa$ah gi!i ber$ebih da+at mengakibatkan masa$ah gi!i ber$ebih* karena makanan tersebut 8enderung mengandung $emak dan natrium 'ang re$ati6e tinggi. >. Han'a dengan makanan 8e+at saji sederhana sudah da+at memenuhi setengah kebutuhan ka$ori seseoran da$am sehari. 7. Po$a makan anak sangat berkaitan erat dengan gi!i $ebih karena semakin sering anak mengkonsumsi makanan da$am sehari* maka ke8enderungan untuk menga$ami gi!i $ebih sangat tinggi.

;. Obesitas ada$ah akibat dari ketidakseimbangan antara asu+an energ' dengan ke$uaran energ' sehingga terjadi ke$ebihan energ' 'ang disim+an da$am bentuk jaringan $emak 9. Po$a makan dengan tinggi ka$ori dan kurangn'a akitifitas fisik meru+akan fa8tor dominan untuk terjadin'a obesitas. 1.. Seseorang 'ang mengkonsumsi makanan se8ara ber$ebihan memi$iki geja$a 8enderung untuk menderita obesitas. 11. Semakin tinggi asu+an energ' dan $emak semakin tinggi kemungkinan terjadin'a obesitas 12. =nerg' di+ero$eh dari karbohidrat* $emak* dan +rotein 'ang ada di da$am bahan makanan. 1&. Kandungna karbohidrat* +rotein* dan $emak da$am bahan makanan menentukan ni$ai energin'a &. Pertanyaan yang timbul Sete$ah me$akukan ana$isis terhada+ ketiga jurna$* menterjemahkan dan men8ari ha$2ha$ 'ang be$um kami ketahui sebe$umn'a* kami mengajukan bebera+a +ertan'aan 'ang tidak kami temukan ja#abann'a +ada jurna$ ini* 'akni: 1. 5agaimana 8ara menghitung bera+a ban'ak ka$ori 'ang dibutuhkan o$eh tubuh da$am sehariK 2. 5agaimana +roses ke$ebihan ka$ori 'ang mengakibatkan +enimbunan $emakK &. 5era+a batas jum$ah natrium 'ang da+at dikonsumsi o$eh orang de#asaK D. A+a akibat 'ang ditimbu$kan jika mengkonsumsi natrium 'ang me$ebihi batas 'ang terkandung da$am fastfoodK &I. )onsep baru yang ditemukan

5an'ak konse+ baru 'ang kami da+atkan se$ama mengana$isis ketiga jurna$ ini* 'aitu : 1. Mengkonsumsi fastfood da+at menjadi +en'ebab berbagai masa$ah kesehatan karena kandungan gi!i fastfood 'ang ka'a akan ka$ori* $emak* garam* dan ko$estero$. Kondisi itu$ah 'ang da+at men'ebabkan obesitas* +en'akit jantung* diabetes* dan tekanan darah tinggi. 2. Orang tua sebagai fa8tor +enguat sangat ber+engaruh terhada+ kejadian obesitas +ada anak* karena +eran orang tua da$am memi$ihkan makanan dan men8ontohkan +eri$aku makan masih sangat besar. &. (ingkat +engetahuan gi!i orang tua sangat ber+engaruh terhada+ sika+ dan +eri$aku da$am +emi$ihan makanan ke+ada anakn'a 'ang +ada akhirn'a ber+engaruh ke+ada keadaan gi!i 'ang bersangkutan. Semakin tinggi tingkat +engetahuan gi!i seseorang dihara+kan semakin baik +u$a keadaan gi!in'a. D. Seseorang 'ang kurang me$akukan akti6itas fisik men'ebabkan tubuh kuran menggunakan energ' 'ang tersim+an da$am tubuh. O$eh karena itu* jika asu+an energ' ber$ebihan tan+a diimbangi dengan akti6itas fisik 'ang sesuai maka se8ara berke$anjutan da+at mengakibatkan obesitas. &II. *efleksi diri Sete$ah kami mengana$isi ketiga jurna$ ini* sekarang kami mengetahui bah#a fastfood 'ang dikonsumsi ber$ebihan da+at men'ebabkan masa$ah kesehatan terutama jika tidak diimbangg i o$eh akti6itas fisik 'ang tinggi. kami akan berusaha $ebih bida se$ektif da$am memi$ih makanan dan da+at mengontro$ tingkat keseringan frekuensi konsumsi fastfood. Kami juga berusaha untuk memberikan +emahamanke+ada orang $ain tentang baha'a konsumsi fastfood.