Anda di halaman 1dari 32

REFERAT GAGAL GINJAL KRONIK

Dokter Pembimbing : Dr. H. Asep S !i"#$ K!rim% Sp.PD

Dis#s#n O$e& : Ferio Joe$i!n '('.').'*) Kep!niter!!n K$inik I$m# Pen !kit D!$!m R#m!& S!kit +m#m D!er!& ,#-&i Asi& F!k#$t!s Ke-okter!n +ni.ersit!s Tris!kti Perio-e / No.ember 0 11 J!n#!ri 2'1/

LE3,AR PENGESAHAN

3!k!$!& re"er!t -eng!n 4#-#$ G!g!$ Gin4!$ Kronik te$!& -iterim! -!n -iset#4#i p!-! t!ngg!$ seb!g!i s!$!& s!t# s !r!t men e$es!ik!n Kep!nitr!!n K$inik I$m# Pen !kit -!$!m perio-e / No.ember 0 11 J!n#!ri 2'1/

J!k!rt!% (1 Desember 2'1(

Dr. H. Asep S !i"#$ K!rim% Sp.PD

K!t! Peng!nt!r
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah- Nyalah penulis dapat menyel esaikan tugas referat dalam Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Penyakit Dalam di RSUD mengenai "#A#A$ #IN%A$ KR&NIK ' dengan tepat (aktu) Dalam penyusunan tugas atau materi ini! tidak sedikit ham*atan yang dihadapi) Namun penulis menyadari *ah(a kelan+aran dalam penyusunan materi ini tidak lain *erkat *antuan! d,r,ngan! dan *im*ingan semua pihak! sehingga kendala - kendala yang penulis hadapi dapat teratasi) &leh karena itu! pada kesempatan ini penulis mengu+apkan terima kasih se*esar-*esarnya kepada Dr) -) Asep Syaiful Karim! Sp)PD se*agai d,kter pem*im*ing dalam pem*uatan referat ini dan rekan-rekan mahasis(a kepaniteraan klinik Ilmu Penyakit Dalam RSUD referat ini) Penulis menyadari *ah(a dalam penulisan referat ini masih terdapat kekurangan) &leh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang mem*angun dari semua pihak) Sem,ga referat ini dapat *ermanfaat dan dapat mem*antu seja(at dalam memahami gagal ginjal kr,nik) udhi Asih yang ikut mem*antu dalam penyelesaian udhi Asih!

%akarta! ./ Desem*er 01/.

K,-asisten IPD

DAFTAR ISI

Kata Pengantar Daftar Isi


A I P3NDA-U$UAN A II P35 A-ASAN A) Anat,mi dan 6isi,l,gi ) Definisi 8) 3pidemi,l,gi D) Klasifikasi 3) 3ti,l,gi 6) Pat,fisi,l,gi #) 6akt,r Resik, -) #ejala Klinis dan Pemeriksaan 6isik I) %) Pemeriksaan Penunjang Diagn,sis

. 2
4

7 /. /2 /2 /4 /7 01 0/ 00 0. 02 09 0: 0;
4

K) Penatalaksanaan $) K,mplikasi 5) Pr,gn,sis A III K3SI5PU$AN

A I< DA6TAR PUSTAKA

.1

,A, I PENDAH+L+AN

#injal adalah sepasang ,rgan *er*entuk ka+ang yang terletak di *elakang r,ngga a*d,men! satu di setiap sisi k,lumna =erte*ralis sedikit di atas garis pinggang) #injal meng,lah plasma yang mengalir masuk ke dalamnya untuk menghasilkan urin! menahan *ahan > *ahan tertentu dan mengeliminasi *ahan > *ahan yang tidak diperlukan ke dalam urin) Setiap ginjal terdiri dari sekitar satu juta satuan fungsi,nal *erukuran mikr,sk,pik yang dikenal se*agai neur,n! yang disatukan satu sama lain ,leh jaringan ikat) Setiap nefr,n terdiri dari k,mp,nen =askuler dan k,mp,nen tu*ulus! yang keduanya se+ara struktural dan fungsi,nal *erkaitan erat) agian d,minan pada k,mp,nen =askuler adalah gl,merulus! suatu *erkas kapiler *er*entuk *,la tempat filtrasi se*agian air dan ?at terlarut dari darah yang mele(atinya) Sedangkan k,mp,nen tu*ulus dari setiap neur,n adalah suatu saluran *er,ngga *erisi +airan yang ter*entuk ,leh satu lapisan sel epitel) 8airan yang sudah terfiltrasi di gl,merulus! yang k,mp,sisinya nyaris identik dengan plasma! kemudian mengalir ke k,mp,nen tu*ulus nefr,n! tempat +airan terse*ut dim,difikasi ,leh *er*agai sistem transp,rtasi yang mengu*ahnya menjadi urin) Keadaan dimana ginjal kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan =,lume dan k,mp,sisi +airan tu*uh yang *erlangsung pr,gresif! lam*at! samar dan *ersifat irre=ersi*le @*iasanya *erlangsung *e*erapa tahunA di se*ut dengan gagal ginjal kr,nik) #agal ginjal kr,nik *ersifat samar karena hampir 94B jaringan ginjal dapat dihan+urkan se*elum gangguan fungsi ginjal terdeteksi) Karena *esarnya +adangan fungsi ginjal! 04B dari jaringan ginjal sudah +ukup untuk menjalankan semua fungsi regulat,rik dan eksret,rik ginjal) Namun dengan kurang dari 04B jaringan fungsi,nal ginjal yang tersisa! insufisiensi ginjal akan tampak)
5

,A, II PE3,AHASAN A. ANATO3I DAN FISIOLOGI An!tomi Gin4!$ #injal adalah sepasang ,rgan *er*entuk ka+ang yang terletak di *elakang r,ngga a*d,men! satu di setiap sisi k,lumna =erte*ralis sedikit diatas garis pinggang) Setiap ginjal diperdarahi ,leh arteri renalis dan =ena renalis! yang masing > masing masuk dan keluar ginjal dilekukan medial yang menye*a*kan ,rgan ini *er*entuk seperti *un+is) #injal meng,lah plasma yang mengalir masuk ke dalamnya untuk menghasilkan urin yang kemudian mengalir ke se*uah r,ngga pengumpul sentral @pel=is renalisA yang terletak pada *agian dalam sisi medial di pusat @intiA kedua ginjal) $alu dari situ urin disalurkan ke dalam ureter! se*uah duktus *erdinding ,t,t p,l,s yang keluar dari *atas medial dekat dengan pangkal @*agian pr,ksimalA arteri dan =ena renalis) Terdapat dua ureter! yang menyalurkan urin dari setiap ginjal ke se*uah kandung kemih) Kandung kemih @ *uli > *uliA yang menyimpan urin se+ara temp,rer! adalah se*uah kantung *er,ngga yang dapat diregangkan dan =,lumenya disesuaikan dengan mengu*ah > u*ah status k,ntraktil ,t,t p,l,s di dindingnya) Se+ara *erkala! urin dik,s,ngkan dari kandung kemih keluar tu*uh melalui se*uah saluran! uretra) agian > *agian sistem kemih diluar ginjal memiliki fungsi hanya se*agai saluran untuk memindahkan urin keluar tu*uh) Setelah ter*entuk di ginjal! k,mp,sisi dan =,lume urin tidak *eru*ah pada saat urin mengalir ke hilir melintasi sisi sistem kemih) Setiap ginjal terdiri dari sekitar satu juta satuan fungsi,nal *erukuran mikr,sk,pik yang dikenal se*agai nefr,n! yang disatukan satu sama lain ,leh jaringan ikat) Susunan nefr,n di dalam ginjal mem*entuk dua daerah khusus C daerah se*elah luar yang tampak granuler @ k,rteks ginjalA dan daerah *agian dalam yang *erupa
6

segitiga > segitiga *ergaris > garis! piramida ginjal! yang se+ara k,lektif dise*ut medula ginjal) Setiap nefr,n terdiri dari k,mp,nen =askuler dan k,mp,nen tu*ulus! yang keduanya se+ara struktural dan fungsi,nal *erkaitan erat)

K,mp,nen =askuler dari nefr,n diantara lain C Arteri,l aferen merupakan *agian dari arteri renalis yang sudah ter*agi > *agi menjadi pem*uluh > pem*uluh halus dan *erfungsi menyalurkan darah ke kapiler gl,merulus #l,merulus suatu *erkas kapiler *er*entuk *,la tempat filtrasi se*agian air dan ?at terlarut dari darah yang mele(atinya Arteri,l eferen Tempat keluarnya darah yang tidak difiltrasi ke dalam k,mp,nen tu*ulus meninggalkan gl,merulus dan merupakan satu > satunya arteri,l di dalam tu*uh yang mendapat darah dari kapiler Kapiler peritu*ulus 5erupakan arteri,l eferen yang ter*agi > *agi menjadi serangkaian kapiler yang kemudian mem*entuk jalinan mengelilingi sistem tu*ulus untuk memperdarahi jaringan ginjal dan *erperan dalam pertukaran +airan di lumen tu*ulus) Kapiler > kapiler peritu*ulus menyatu mem*entuk =enula yang akhirnya mengalir ke =ena renalis! tem,at darah meninggalkan ginjal K,mp,nen tu*ulus dari setiap nefr,n adalah saluran *err,ngga *erisis +airan yang ter*entuk ,leh satu lapisan sel epitel! di antara lain C Kapsula ,(man Suatu in=aginasi *erdinding rapat yang melingkupi gl,merulus untuk mengumpulkan +airan yang difiltrasi ,leh kapiler gl,merulus Tu*ulus pr,ksimal Seluruhnya terletak di dalam k,rteks dan sangat *ergelung @*erliku > likuA atau *er*elit si sepanjang perjalanannya) Tu*ulus pr,ksimal menerima +airan yang difiltrasi dari kapsula *,(man

$engkung henle $engkung tajam atau *er*entuk U atau yang ter*enam ke dalam medula) Pars desendens lengkung henle ter*enam dari k,rteks ke dalam medula! pars assendens *erjalan kem*ali ke atas ke dalam k,rteks) Pars assendens kem*ali ke daerah gl,merulus dari nefr,nnya sendiri! tempat saluran terse*ut mele(ati garpu yang di*entuk ,leh arteri,l aferen dan arteri,l eferen) Dititk ini sel > sel tu*ulus dan sel > sel =askuler mengalami spesialisasi mem*entuk aparatus jukstagl,merulus yang merupakan suatu struktur yang *erperan penting dalam mengatur fungsi ginjal)

Tu*ulus distal Seluruhnya terletak di k,rteks) Tu*ulus distal menerima +airan dari lengkung henle dan mengalirkan ke dalam duktus atau tu*ulus pengumpul

Duktus atau tu*ulus pengumpul Suatu duktus pengumpul yang menerima +airan dari *e*erapa nefr,n yang *erlainan) Setiap duktus pengumpul ter*enam ke dalam medula untuk meng,s,ngkan +airan yang kini telah *eru*ah menjadi urin ke dalam pel=is ginjal Terdapat 0 jenis nefr,n yaitu nefr,n k,rteks dan nefr,n jukstamedula yang

di*edakan *erdasarkan l,kasi dan panjang se*agian strukturnya) Nefr,n k,rteks merupakan jenis nefr,n yang paling *anyak dijumpai dan lengkung tajam dari nefr,n k,rteks hanya sedikit ter*enam ke dalam medula) Se*aliknya! nefr,n jukstamedula terletak di lapisan dalam k,rteks di dekat medula dan lengkungnya ter*enam jauh ke dalam medula) Selain itu! kapiler peritu*ulus nefr,n jukstamedula mem*entuk lengkung =askuler tajam yang dikenal se*agai =asa rekta! yang *erjalan *erdampingan erat dengan lengkung henle) Susuna paralel dan karakteristik permea*ilitas dan transp,rtasi lengkung henle dan =asa rekta *erperan penting dalam kemampuan ginjal menghasilkan urin dalam *er*agai k,nsentrasi tergantung ke*utuhan tu*uh)

Fisio$ogi Gin4!$ #injal melaksanakan tiga pr,ses dasar dalam menjalankan fungsi regulat,rik

dan ekskret,rik yaitu C (1) filtrasi glomerulus Terjadi filtrasi plasma *e*as pr,tein menem*us kapiler gl,merulus ke dalam kapsula ,(man melalui tiga lapisan yang mem*entuk mem*ran gl,merulus yaitu dinding kapiler gl,merulus! lapisan gelatin,sa aseluler yang dikenal se*agai mem*ran *asal dan lapisan dalam kapsula *,(man) Dinding kapiler gl,merulus! yang terdiri dari selapis sel end,tel gepeng! memiliki lu*ang > lu*ang dengan *anyak p,ri > p,ri *esar atau fenestra! yang mem*uatnya seratus kali le*ih permea*el terhadap -0& dan ?at terlarut di*andingkan kapiler di tempat lain) 5em*ran *asal terdiri dari glik,pr,tein dan k,lagen dan terselip di antara gl,merulus dan kapsula *,(man) K,lagen menghasilkan kekuatan struktural! sedangkan glik,pr,tein mengham*at filtrasi pr,tein plasma ke+il) Walaupun pr,tein plasma yang le*ih *esar tidak dapat difiltrasi karena tidak dapat mele(ati p,ri > p,ri diatas! p,ri > p,ri terse*ut se*enarnya +ukup *esar untuk mele(atkan al*umin dan pr,tein plasma terke+il) Namun! glik,pr,tein karena *ermuatan sangat negatif akan men,lak al*umin dan pritein plasma lain! karena yang terakhir juga *ermuatan negatif) Dengan demikian! pr,tein plasma hampir seluruhnya
9

tidak dapat di filtrasi dan kurang dari /B m,lekul al*umin yang *erhasil l,l,s untuk masuk ke kapsula *,(man) $apisan dalam kapsula *,(man terdiri dari p,d,sit! sel mirip gurita yang mengelilingi *erkas gl,merulus) Setiap p,d,sit memiliki *anyak t,nj,lan memanjang seperti kaki yang saling menjalin dengan t,nj,lan p,d,sit di dekatnya) 8elah sempit antara t,nj,lan yang *erdekatan dikenal se*agai +elah filtrasi! mem*entuk jalan *agi +airan untuk keluar dari kapiler gl,merulus dan masuk ke dalam lumen kapsula *,(man) Tekanan yang *erperan dalam pr,ses laju filtrasi gl,merulus adalah tekanan darah kapiler gl,merulus! tekanan ,nk,tik k,l,id plasma! dan tekanan hidr,statik kapsula *,(man) Tekanan kapiler gl,merulus adalah tekanan +airan yang ditim*ulkan ,leh darah di dalam kapiler gl,merulus) Tekana darah gl,merulus yang meningkat ini mend,r,ng +airan keluar dari gl,merulus untuk masuk ke kapsula *,(man di sepanjang kapiler gl,merulus dan merupakan gaya utama yang menghasilkan filtrasi gl,merulus) #6R dapat dipengaruhi ,leh jumlah tekanan hidr,statik ,sm,tik k,l,id yang melintasi mem*ran gl,merulus) Tekanan ,nk,til plasma mela(an filtrasi! penurunan k,nsentrasi pr,tein plasma! sehingga menye*a*kan peningkatan #6R) Sedangkan tekanan hidr,statik dapat meningkat se+ara tidak terk,ntr,l dan dapat mengurangi laju filtrasi) Untuk mempertahankan #6R tetap k,nstan! maka dapat dik,ntr,l ,leh ,t,regulasi dan k,ntr,l simpatis ekstrinsik) 5ekanisme ,t,regulasi ini *erhu*ungan dengan tekanan darah arteri! karena tekanan terse*ut adalah gaya yang mend,r,ng darah ke dalam kapiler gl,merulus) %ika tekanan darah arteri meningkat! maka akan diikuti ,leh peningkatan #6R) Untuk menyesuaikan aliran darah gl,merulus agar tetap k,nstan! maka ginjal melakukannya dengan mengu*ah kali*er arterial aferen! sehingga resistensi terhadap aliran darah dapat disesuaikan) Apa*ila #6R meningkat aki*at peningkatan tekanan darah arteri! maka #6R akan kem*ali menjadi n,rmal ,leh k,nstriksi arteri,l aferen yang akan menurunkan aliran darah ke dalam gl,merulus) Selain mekanisme ,t,regulasi! untuk menjaga #6R agar tetap k,nstan adalah dengan k,ntr,l simpatis ekstrinsik #6R) Diperantarai ,leh masukan sistem saraf simpatis ke arteri,l aferen untuk mengatur tekanan darah arteri sehingga terjadi peru*ahan #6R aki*at refleks *ar,resept,r terhadap peru*ahan tekanan darah)
10

Dalam keadaan n,rmal! sekitar 01B plasma yang masuk ke gl,merulus difiltrasi dengan tekanan filtrasi /1 mm-g dan menghasilkan /:1 $ filtrat gl,merulus setiap hari untuk #6R rata > rata /04 mlDmenit pada pria dan /71 liter filtrat per hari dengan #6R //4 mlDmenit untuk (anita) (2) reabsorpsi tubulus 5erupakan pr,ses perpindahan selektif ?at > ?at dari *agian dalam tu*ulus @lumen tu*ulusA ke kapiler peritu*ulus agar dapat diangkut ke sistem =ena kemudian ke jantung untuk kem*ali diedarkan) Pr,ses ini meupakan transp,rt aktif dan pasif karena sel > sel tu*ulus yang *erdekatan dihu*ungkan ,leh tight jun+ti,n) #luk,sa dan asam amin, derea*s,rpsi seluruhnya disepanjang tu*ulus pr,ksimal melalui transp,rt aktif) Kalium dan asam urat hampir seluruhnya direa*s,rpsi se+ara aktif dan di sekresi ke dalam tu*ulus distal) Rea*s,rpsi natrium terjadi se+ara aktif di sepanjang tu*ulus ke+uali pada ansa henle pars des+endens) -0&! 8l-! dan urea direa*s,rpsi ke dalam tu*ulus pr,ksimal melalui transp,r pasif) erikut ini merupakan ?at > ?at yang direa*s,rpsi di ginjal C a) Rea*s,rpsi #luk,sa #luk,sa direa*s,rpsi se+ara transp,r altif di tu*ulus pr,ksimal) Pr,ses rea*s,rpsi gluk,sa ini *ergantung pada p,mpa Na ATP-ase! karena m,lekul Na terse*ut *erfungsi untuk mengangkut gluk,sa menem*us mem*ran kapiler tu*ulus dengan menggunakan energi) *) Rea*s,rpsi Natrium Natrium yang difiltrasi seluruhnya di gl,merulus! ;: > ;;B akan direa*s,rpsi se+ara aktif ditu*ulus) Se*agian natrium 79B direa*s,rpsi di tu*ulus pr,ksimal! 04B derea*s,rpsi di lengkung henle dan :B di tu*ulus distal dan tu*ulus pengumpul) Natrium yang direa*s,rpsi se*agian ada +) Rea*s,rpsi Air Air se+ar apasif direa*s,rpsi melalui ,sm,sis di sepanjang tu*ulus) Dari -0& yang difiltrasi! :1B akan direa*s,rpsi di tu*ulus pr,ksimal dan ansa henle) Kemudian sisa -0& se*anyak 01B akan direa*s,rpsi di tu*ulus distal dan duktus pengumpul dengan k,ntr,l =as,pressin) d) Rea*s,rpsi Kl,rida
11

yang kem*ali ke sirkulasi kapiler dan dapat juga

*erperan penting untuk rea*s,rpsi gluk,sa! asam amin,! air dan urea)

I,n kl,rida yang *ermuatan negatif akan direa*s,rpsi se+ara pasif mengikuti penurunan gradien rea*s,rpsi aktif dan natrium yang *ermuatan p,sitif) %umlah Kl,rida yang direa*s,rpsikan ditentukan ,leh ke+epatan rea*s,rpsi Na e) Rea*s,rpsi Kalium Kalium difiltrasi seluruhnya di gl,merulus! kemudian akan direa*s,rpsi se+ara difusi pasif di tu*ulus pr,ksimal se*anyak 41B! 21B kalium akan dira*s,rpsi di ansa henle pars assendens te*al! dan sisanya direa*s,rpsi di duktus pengumpul f) Rea*s,rpsi Urea Urea merupakan pr,duk akhir dari meta*,lisme pr,tein) Ureum akan difiltrasi seluruhnya di gl,merulus! kemudian akan direa*s,rpsi se*agian di kapiler peritu*ulus! dan urea tidak mengalami pr,ses sekresi) Se*agian ureum akan direa*s,rpsi di ujung tu*ulus pr,ksimal karena tu*ulus k,nt,rtus pr,ksimal tidak permea*el terhadap urea) Saat men+apai duktus pengumpul urea akan mulai direa*s,rpsi kem*ali) g) Rea*s,rpsi 6,sfat dan Kalsium #injal se+ara langsung *erperan mengatur kadar kedua i,n f,sfat dan kalsium dalam plasma) Kalsium difiltrasi seluruhnya di gl,merulus! 21B direa*s,rpsi di tu*ulus k,nt,rtus pr,ksimal dan 41B direa*s,rpsi di ansa henle pars assendens) Dalam rea*s,rpsi kalsium dikendalikan ,leh h,m,n paratir,id) I,n f,sfat ayng difiltrasi! akan direa*s,rpsi se*anyak :1B di tu*ulus k,nt,rtus pr,ksimal kemudian sisanya akan dieksresikan ke dalam urin) (3) sekresi tubulus Pr,ses perpindahan selektif ?at > ?at dari darah kapiler peritu*ulus ke dalam lumen tu*ulus) Pr,ses sekresi terpenting adalah sekresi -E! KE dan i,n > i,n ,rganik) Pr,ses sekresi ini meli*atkan transp,rtasi transepitel) Di sepanjang tu*ulus! i,n -E akan disekresi ke dalam +airan tu*ulus sehingga dapat ter+apai keseim*angan asam *asa) Asam urat dan KE disekresi ke dalam tu*ulus distal) Sekitar 4B dari kalium yang terfiltrasi akan dieksresikan ke dalam urin dan k,ntr,l sekresi i,n KE terse*ut diatur ,leh h,rm,n antidiuretik) Kemudian hasil dari ketiga pr,ses terse*ut adalah terjadinya eksresi urin! dimana semua
12

k,nstituen plasma yang men+apai tu*ulus! yaitu yang difiltrasi atau disekresi tetapi tidak direa*s,rpsi! akan tetap *erada di dalam tu*ulus dan mengalir ke pel=is ginjal untuk eksresikan se*agai urin)

6ungsi spesifik yang dilakukan ,leh ginjal! yang se*agian *esar ditujukan untuk mempertahankan kesta*ilan lingkungan +airan eksternal C /) 5empertahankan keseim*angan -0& dalam tu*uh 0) 5engatur jumlah dan k,nsentrasi se*agian *esar i,n 83S termasuk Na E! 8l-! KE! -8&.-! 8aEE! 5gEE! S&2F! P&2F dan -E .) 5emelihara =,lume plasma yang sesuai! sehingga sangat *erperan dalam pengaturan jangka panjang tekanan darah arteri) 6ungsi ini dilaksanakan melalui peran ginjal se*agai pengatur keseim*angan garam dan -0& 2) 5em*antu memelihara keseim*angan asam > *asa tu*uh! dengan menyesuaikan pengeluaran -E dan -8&.- melalui urin 4) 5emelihara ,sm,laritas @k,nsentrasi ?at terlarutA *er*agai +airan tu*uh! terutama melalui pengaturan keseim*angan -0& 7) 5engeksresikan @eliminasiA pr,duk > pr,duk sisa @*uanganA dari meta*,lisme tu*uh) 5isalnya urea! asam urat! dan kreatinin) %ika di*iarkan menumpuk! ?at > ?at sisa terse*ut *ersifat t,ksik! terutama *agi ,tak 9) 5engeksresikan *anyak senya(a asing) 5isalnya ,*at! ?at penam*ah pada makanan! pestisida! dan *ahan > *ahan eks,gen n,n-nutrisi lainnya yang *erhasil masuk ke dalam tu*uh :) 5ensekresikan eritr,p,ietin! suatu h,rm,n yang dapat merangsang pem*entukan sel darah merah

13

;) 5ensekresikan renin! suatu h,rm,n en?imatik yang memi+u reaksi *erantai yang penting dalam pr,ses k,nser=asi garam ,leh ginjal /1) 5engu*ah =itamin D menjadi *entuk aktifnya

,. DEFINISI Pengertian penyakit ginjal kr,nik menurut *e*erapa ahli adalahC /)Penyakit ginjal kr,nik atau penyakit renal tahap akhir @3SRDA merupakan gangguan fungsi renal yang pr,gresif dan irre=ersi*le dimana kemampuan tu*uh gagal untuk mempertahankan meta*,lism dan keseim*angan +airan dan elektr,lit! menye*a*kan uremiaD retensi urea dan sampah nitr,gen lain dalam darah) 0)Penyakit ginjal kr,nik @8KDA didefinisikan se*agai kerusakan ginjal yang terjadi le*ih dari . *ulan! *erupa kelainan struktural atau fungsi,nal! dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi gl,merulus gl,merular filtrati,n rateD#6RA dengan manifestasi kelainan pat,l,gis atau terdapat tanda-tanda kelainan ginjal! termasuk kelainan dalam k,mp,sisi kimia darah! atau urin! atau kelainan radi,l,gis .) Penyakit ginjal kr,nik adalah pr,ses pat,fisi,l,gis dengan eti,l,gi yang *eragam! mengaki*atkan penurunan fungsi ginjal yang pr,gresif dan pada umumnya *erakhir dengan gagal ginjal) Kriteria Penyakit #injal Kr,nik @NK6-KD&GI! 0110A /) Kerusakan ginjal yang terjadi le*ih dari . *ulan! *erupa kelainan struktural atau fungsi,nal! dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi gl,merulus @$6#A! dengan manifestasiC Kelainan pat,l,gis Terdapat tanda kelainan ginjal! termasuk kelainan dalam k,mp,sisi darah atau urin! atau kelainan dalam tes pen+itraan @imaging testsA 0) $aju filtrasi gl,merulus kurang dari 71 mlDmenitD/!9.m 0 selama . *ulan! dengan atau tanpa kerusakan ginjal)

14

5. EPIDE3IOLOGI Di Amerika Serikat! data tahun /;;4 > /;;; menyatakan insiden penyakit ginjal kr,nik diperkirakan /11 kasus perjuta penduduk pertahun! dan angka ini meningkat sekitar :B setiap tahunnya) Di 5alaysia! dengan p,pulasi /: juta! diperkirakan terdapat /:11 kasus *aru gagal ginjal pertahunnya) Di negara > negara *erkem*ang lainnya! insiden ini diperkirakan sekitar 21 > 71 kasus perjuta penduduk pertahun) D. KLASIFIKASI Klasifikasi Penyakit #injal Kr,nik atas Dasar Derajat Penyakit Derajat Penjelasan $6# @mlDmnD/!9.m0A / Kerusakan ginjal dengan $6# n,rmal atau H ;1 0 Kerusakan ginjal dengan $6# ringan 71 > :; . Kerusakan ginjal dengan $6# sedang .1 > 4; 2 Kerusakan ginjal dengan $6# *erat /4 > 0; 4 #agal ginjal I /4 atau dialisis Klasifikasi atas dasar penyakit! di*uat atas dasar $6#! yang dihitung dengan mempergunakan rumus K,+k+r,ft > #ault se*agai *erikut C

LFG 6m$7mnt71%8(m29

@/21 > umurA J *erat *adan KA 90 J kreatinin plasma @mgDdlA

KA pada perempuan dikalikan 1!:4

Klasifikasi Penyakit #injal Kr,nik atas Dasar Diagn,sis 3ti,l,gi Penyakit Tipe may,r @ +,nt,h A Penyakit ginjal dia*etes Dia*etes tipe / dan 0 Penyakit ginjal n,n Penyakit gl,merular @penyakit aut,imun! infeksi sistemik! dia*etes ,*at! ne,plasmaA Penyakit =askular @ penyakit pem*uluh darah *esar! hipertensi! mikr,angi,pathiA Penyakit tu*ul,interstitial @piel,nefritis kr,nik! *atu! ,*struksi! kera+unan ,*atA Penyakit kistik @ginjal p,likistikA
15

Penyakit transplantasi

pada Rejeksi kr,nik Kera+unan ,*at @sikl,sp,rin D takr,limusA Penyakit re+urrent @gl,merularA Transplant gl,merul,pathy

E. ETIOLOGI 3ti,l,gi gagal ginjal kr,nik ter*agi atas C /) Sistem #l,merulus yaitu gl,merul,pati dan gl,merul,nephritis serta penyakitpenyakit yang mengenai sistem) 0) Tu*ulus yaitu *atu saluran kemih dan piel,nefritis)

5enurut Pri+e dan Wils,n @0114A klasifikasi penye*a* gagal ginjal kr,nik adalah se*agai *erikut C /) Penyakit infeksi tu*ul,interstitial C Piel,nefritis kr,nik atau refluks nefr,pati 0) Penyakit peradangan C #l,merul,nefritis .) Penyakit =askuler hipertensif C Nefr,skler,sis *enigna! Nefr,skler,sis maligna! Sten,sis arteria renalis 2) #angguan jaringan ikat C $upus eritemat,sus sistemik! p,liarteritis n,d,sa! skler,sis sistemik pr,gresif 4) #angguan +,ngenital dan herediter C Penyakit ginjal p,likistik! asid,sis tu*ulus ginjal 7) Penyakit meta*,likC Dia*etes mellitus! g,ut! hiperparatir,idisme! amil,id,sis 9) Nefr,pati t,ksik C Penyalahgunaan analgesi! nefr,pati timah :) Nefr,pati ,*struktif C Traktus urinarius *agian atas @*atuD+al+uli! ne,plasma! fi*r,sis! retr,peritinealA! traktus urinarius *a(ah @hipertr,pi pr,stat! striktur uretra! an,maly +,ngenital leher =esika urinaria dan uretraA

16

F. PATOFISIOLOGI

Pat,fisi,l,gi penyakit ginjal kr,nik pada a(alnya tergantung pada penyakit yang mendasari! tetapi dalam perkem*angan selanjutnya pr,ses yang terjadi kurang le*ih sama) Pada gagal ginjal kr,nik terjadi pengurangan massa ginjal mengaki*atkan hipertr,fi struktural dan fungsi,nal nefr,n yang masih tersisa) -al ini mengaki*atkan terjadinya hiperfiltrasi! yang diikuti ,leh peningkatan tekanan kapiler dan aliran darah gl,merulus) Pr,ses adaptasi ini *erlangsung singkat! akhirnya diikuti ,leh pr,ses maladaptasi *erupa skler,sis nefr,n yang masih tersisa) Pr,ses ini akhirnya diikuti dengan penurunan fungsi nefr,n yang pr,gresif) Peru*ahan fungsi neur,n yang tersisa setelah kerusakan ginjal menye*a*kan pem*entukan jaringan ikat! sedangkan nefr,n yang masih utuh akan mengalami peningkatan *e*an eksresi sehingga terjadi lingkaran setan hiperfiltrasi dan peningkatan aliran darah gl,merulus) Demikian seterusnya! keadaan ini *erlanjut menyerupai suatu siklus yang *erakhir dengan #agal #injal Terminal @##TA atau 3nd Stage Renal Disease @3SRDA) Adanya peningkatan akti=itas aksis renin-angi,tensin-ald,ster,n intrarenal! hipertensi sistemik! nefr,t,ksin dan hip,perfusi ginjal! pr,teinuria! hiperlipidemia ikut mem*erikan k,ntri*usi terhadap terjadinya hiperfiltrasi! skler,sis! dan pr,gresifitas terse*ut) @0A

17

Dengan adanya penurunan $6# maka akan terjadi C @4A Anemia #angguan pem*entukan eritr,p,ietin di ginjal menye*a*kan penurunan pr,duksi eritr,p,ietin sehingga tidak terjadi pr,ses pem*entukan eritr,sit menim*ulkan anemia ditandai dengan penurunan jumlah eritr,sit! penurunan kadar -* dan diikuti dengan penurunan kadar hemat,krit darah) Selain itu ##K dapat menye*a*kan gangguan muk,sa lam*ung @gastripati uremikumA yang sering menye*a*kan perdarahan saluran +erna) Adanya t,ksik uremik pada ##K akan mempengaruhi masa paruh dari sel darah merah menjadi pendek! pada keadaan n,rmal /01 hari menjadi 91 > :1 hari dan t,ksik uremik ini dapat mempunya efek inhi*isi eritr,p,iesis Sesak nafas 5enurut saya dise*a*kan karena ada kerusakan pada unit filtrasi ginjal sehingga menye*a*kan penurunan perfusi ginjal akhirnya menjadi iskemik ginjal) -al terse*ut menye*a*kan terjadinya pelepasan renin yang terdapat di aparatus juLtagl,merulus sehingga mengu*ah angi,tensin,gen menjadi angitensin I) $alu ,leh +,n=erting en?yme! angi,tensin I diu*ah menjadi angi,tensin II) Angi,tensin II merangsang pelepasan ald,ster,n dan ADssehingga menye*a*kan retensi Na8l dan air =,lume ekstrasel meningkat @hiper=,lemiaA =,lume +airan *erle*ihan =entrikel kiri gagal mem,mpa darah ke perifer $<- peningkatan tekanan atrium kiri peningkatan tekanan =ena pulm,nalis peningkatan tekanan di kapiler paru edema paru sesak nafas Asid,sis Pada gagal ginjal kr,nik! asid,sis meta*,lik dapat terjadi aki*at penurunan kemampuan ginjal untuk mengeksresikan i,n -E disertai dengan penurunan kadar *ikar*,nat @-8&.A dan p- plasma) Pat,genesis asid,sis meta*,lik pada gagal ginjal kr,nik meliputi penurunan eksresi am,nia karena kehilangan sejumlah nefr,n! penurunan eksresi f,sfat! kehilangan sejumlah *ikar*,nat melalui urin) Derajat asid,sis ditentukan ,leh penurunan p- darah) Apa*ila penurunan p- darah kurang dari 9!.4 dapat dikatakan asid,sis meta*,lik) Asid,sis meta*,lik dpaat menye*a*kan gejala saluran +erna seperti mual!
18

muntah! an,reksia dan lelah) Salah satu gejala khas aki*at asid,sis meta*,lik adalah pernapasan kussmaul yang tim*ul karena ke*utuhan untuk meningkatkan eksresi kar*,n di,ksida untuk mengurangi keparahan asid,sis -ipertensi Dise*a*kan karena ada kerusakan pada unit filtrasi ginjal sehingga menye*a*kan penurunan perfusi ginjal akhirnya menjadi iskemik ginjal) -al terse*ut menye*a*kan terjadinya pelepasan renin yang terdapat di aparatus juLtagl,merulus sehingga mengu*ah angi,tensin,gen menjadi angitensin I) $alu ,leh +,n=erting en?yme! angi,tensin I diu*ah menjadi angi,tensin II) Angi,tensin II memiliki efek =as,k,nstriksi kuat sehingga meningkatkan tekanan darah) -iperlipidemia Penurunan #6R menye*a*kan penurunan peme+ahan asam lemak *e*as ,leh ginjal sehingga menye*a*kan hiperlipidemia) -iperurikemia Terjadi gangguan eksresi ginjal sehingga asam urat terakumulasi di dalam darah @hiperurikemiaA) Kadar asam urat yang tinggi akan menye*a*kan pengendapan kristal urat dalam sendi! sehingga sendi akan terlihat mem*engkak! meradang dan nyeri -ip,natremia Peningkatan eksresi natrium dapat dise*a*kan ,leh pengeluaran h,rm,n peptida natriuretik yang dapat mengham*at rea*s,rpsi natrium pada tu*ulus ginjal) ila fungsi ginjal terus mem*uruk disertai dengan penurunan jumlah nefr,n! natriuresis akan meningkat) -ip,natremia yang disertai dengan retensi air yang *erle*ihan akan menye*a*kan dilusi natrium di +airan ekstraseluler) Keadaan hip,netremia ditandai dengan gangguan saluran pen+ernaan *erupa kram! diare dan muntah) -iperf,sfatemia Penurunan fungsi ginjal mengaki*atkan penurunan eksresi f,sfat sehingga f,sfat *anyak yang *erada dalam sirkulasi darah) %ika kelarutannya terlampaui! f,sfat akan *erga*ung deng 8a0E untuk mem*entuk kalsium f,sfat

19

yang sukar larut) Kalsium f,sfat yang terpresipitasi akan mengendap di sendi dan kulit @ *erturut-turut menye*a*kan nyeri sendi dan pruritusA -ip,kalsemia Dise*a*kan karena 8a0E mem*entuk k,mpleks dengan f,sfat) Keadaan hip,kalsemia merangsang pelepasan PT- dari kelenjar paratir,id sehingga mem,*ilisasi kalsium f,sfat dari tulang) Aki*atnya terjadi demineralisasi tulang @,ste,malasiaA) iasanya PT- mampu mem*uat k,nsentrasi f,sfat di dalam plasma tetap rendah dengan mengham*at rea*s,r*sinya diginjal) %adi meskipun terjadi m,*ilisasi kalsium f,sfat dari tulang! pr,duksinya di plasma tidak *erle*ihan dan k,nsentrasi 8a0E dapat meningkat) Namun pada insufisiensi ginjal! eksresinya melalui ginjal tidak dapat ditingkatkan sehingga k,nsentrasi f,sfat di plasma meningkat) Selanjutnya k,nsentrasi 8a-P& 2 terpresipitasi dan k,nsentrasi 8a0E di plasma tetap rendah) &leh karena itu! rangsangan untuk pelepasan PT- tetap *erlangsung) Dalam keadaan perangsangan yang terus-menerus ini! kelenjar paratir,id mengalami hipertr,fi *ahkan semakin melepaskan le*ih *anyak PT-) Kelaina yang *erkaitan dengan hip,kalsemia adalah hiperf,sfatemia! ,ste,distr,fi renal dan hiperparatir,idisme sekunder) Karena resept,r PT- selain terdapat di ginjal dan tulang! juga terdapat di *anyak ,rgan lain @ sistem saraf! lam*ung! sel darah dan g,nadA! diduga PT- *erperan dalam terjadinya *er*agai kelainan di ,rgan terse*ut) Pem*entukan kalsitri,l *erkurang pada gahal ginjal juga *erperan dalam menye*a*kan gangguan meta*,lisme mineral) iasanya h,rm,n ini merangsang a*s,rpsi kalsium dan f,sfat di usus) Namun karena terjadi penurunan kalsitri,l! maka menye*a*kan menurunnya a*s,rpsi f,sfat di usus! hal ini memper*erat keadaan hip,kalsemia -iperkalemia Pada keadaan asid,sis meta*,lik dimana k,nsentrasi i,n -E plasma meningkat! maka i,n hidr,gen terse*ut akan *erdifusi ke dalam sel >sel ginjal sehingga mengaki*atkan ke*,+,ran i,n KE ke dalam plasma) Peningkatan k,nsentrasi i,n -E dalam sel ginjal akan menye*a*kan peningkatan sekresi hidr,gen! sedangkan sekresi kalium di ginjal akan *erkurang sehingga menye*a*kan hiperkalemia) #am*aran klinis dari kelainan kalium ini *erkaitan dengan sistem saraf dan ,t,t jantung! rangka dan p,l,s sehingga
20

dapat menye*a*kan kelemahan ,t,t dan hilangnya refleks tend,n dalam! gangguan m,tilitas saluran +erna dan kelainan mental) Pr,teinuria Pr,teinuria merupakan penanda untuk mengetahui penye*a* dari kerusakan ginjal pada ##K seperti D5! gl,merul,nefritis dan hipertensi) Pr,teinuria gl,merular *erkaitan dengan sejumlah penyakit ginjal yang meli*atkan gl,merulus) e*erapa mekanisme menye*a*kan kenaikan permea*ilitas gl,merulus dan memi+u terjadinya gl,merul,skler,sis) Sehingga m,lekul pr,tein *erukuran *esar seperti al*umin dan immun,gl,*ulin akan *e*as mele(ati mem*ran filtrasi) Pada keadaan pr,teinuria *erat akan terjadi pengeluaran .!4 g pr,tein atau le*ih yang dise*u dengan sindr,m nefr,tik) Uremia Kadar urea yang tinggi dalam darah dise*ut uremia) Penye*a* dari uremia pada ##K adalah aki*at gangguan fungsi filtrasi pada ginjal sehingga dapat terjadi akumulasi ureum dalam darah) Urea dalam urin dapat *erdifusi ke aliran darah dan menye*a*kan t,ksisitas yang mempengaruhi gl,merulus dan mikr,=askularisasi ginjal atau tu*ulus ginjal) ila filtrasi gl,merulus kurang dari

/1B dari n,rmal! maka gejala klinis uremia mulai terlihat) Pasien akan menunjukkan gejala iritasi traktus gastr,intestinal! gangguan neur,l,gis! nafas seperti am,nia @fet,r uremikumA! perikarditis uremia dan pneum,nitis uremik) #angguan pada sere*ral adapat terjadi pada keadaan ureum yang sangat tinggi dan menye*a*kan k,ma uremikum)

G. FAKTOR RESIKO

6akt,r resik, gagal ginjal kr,nik diantara lain C pasien dengan dia*etes melitus atau hipertensi! ,*esitas atau per,k,k! *erusia le*ih dari 41 tahun! indi=idu dengan ri(ayat dia*etes melitus! hipertensi dan penyakit ginjal dalam keluarga serta kumpulan p,pulasi Indians) @2A
21

yang memiliki angka tinggi dia*etes atau hipertensi seperti

Afri+an Ameri+ans! -ispani+ Ameri+ans! Asian! Pa+ifi+ Islanders! dan Ameri+an

H. GEJALA KLINIS DAN PE3ERIKSAAN FISIK Pada gagal ginjal kr,nik! gejala > gejalanya *erkem*ang se+ara perlahan) Pada a(alnya tidak ada gejala sama sekali! kelainan fungsi ginjal hanya dapat diketahui dari pemeriksaan la*,rat,rium) Sejalan dengan *erkem*angnya penyakit! maka lama kelamaan akan terjadi peningkatan kadar ureum darah semakin tinggi @uremiaA) Pada stadium ini! penderita menunjukkan gejala > gejala fisik yang meli*atkan kelainan *er*agai ,rgan seperti C Kelainan saluran +erna C nafsu makan menurun! mual! muntah dan fet,r uremik Kelainan kulit C urea fr,st dan gatal di kulit Kelainan neur,muskular C tungkai lemah! parastesi! kram ,t,t! daya k,nsentrasi menurun! ins,mnia! gelisah Kelainan kardi,=askular C hipertensi! sesak nafas! nyeri dada! edema #angguan kelamin C li*id, menurun! n,kturia! ,lig,uria Pada stadium yang paling dini penyakit ginjal kr,nik! terjadi kehilangan daya +adang ginjal! pada keadaan mana *asal $6# masih n,rmal atau malah meningkat) Kemudian se+ara perlahan tapi pasti! akan terjadi penurunan fungsi nefr,n yang pr,gresif! yang ditandai dengan peningkatan kadar urea dan kreatinin serum) Sampai pada $6# se*esar 71 B pasien masih *elum merasakan keluhan @asimpt,matikA! tapi sudah terjadi peningkatan kadar urea dan kreatinin serum) Sampai pada $6# se*esar .1 B mulai terjadi keluhan pada seperti n,kturia! *adan lemah! mual! nafsu makan kurang dan penurunan *erat *adan) Sampai pada $6# kurang .1 B pasien memperlihatkan gejala dan tanda uremia yang nyata seperti anemia! peningkatan tekanan darah! gangguan meta*,lisme f,sf,r dan kalsium! pruritus! mual! muntah dan lain se*againya) Pasien juga mudah terkena infeksi seperti infeksi saluran kemih! infeksi saluran nafas! maupun infeksi saluran +erna) %uga akan terjadi gangguan keseim*angan air seperti hip, atau hiper=,lumia! gangguan keseim*angan elektr,lit
22

antara lain natrium dan kalium) Pada $6# di *a(ah /4 B akan terjadi gejala dan k,mplikasi yang le*ih serius dan pasien sudah memerlukan terapi pengganti ginjal @renal repla+ement therapyA antara lain dialisis atau transplantasi ginjal) Pada keadaan ini pasien dikatakan sampai pada stadium gagal ginjal)

I. PE3ERIKSAAN PEN+NJANG $a*,rat,rium #am*aran la*,rat,rium penyakit ginjal kr,nik meliputi C aA Sesuai dengan penyakit yang mendasarinya *A Penurunan fungsi ginjal *erupa peningakatan kadar ureum dan kreatinin serum! dan penurunan $6# +A Kelainan *i,kimia(i darah meliputi penurunan kadar hem,gl,*in! peningkatan kadar asam urat! hiper atau hip,kalemia! hip,natremia! hiper atau hip,kl,remia! hiperf,sfatemia! hip,kalsemia! asid,sis meta*,lik dA Kelainan urinalisis meliputi pr,teinuria! hematuria! leuk,suria! +ast! is,stenuria

Radi,l,gis

Pemeriksaan radi,l,gis penyakit ginjal kr,nik meliputi C aA 6,t, p,l,s a*d,men! *isa tampak *atu radi, > ,pak *A Piel,grafi intra=ena jarang dikerjakan karena k,ntras sering tidak *isa mele(ati filter gl,merulus! disamping kekha(atiran terjadinya pengaruh t,ksik ,leh k,ntras terhadap ginjal yang sudah mengalami kerusakan +A Piel,grafi antegrad atau retr,grad sesuai indikasi dA Ultras,n,grafi ginjal *isa memperlihatkan ukuran ginjal yang menge+il! k,rteks yang menipis! adanya hidr,nefr,sis atau *atu ginjal! kista! massa! kalsifikasi eA Pemeriksaan pemindaian ginjal atau ren,grafi *ila ada indikasi i,psi dan hist,pat,l,gi Dilakukan pada pasien dengan ukuran ginjal yang masih mendekati n,rmal! dimana diagn,sis se+ara n,nin=asif tidak *isa ditegakkan dan *ertujuan untuk mengetahui eti,l,gi! menetapkan terapi! pr,gn,sis dan menge=aluasi hasil terapi yang sudah di*erikan) K,ntraindikasi pada ukuran ginjal yang menge+il!
23

ginjal p,likistik! hipertensi yang tidak terkendali! infeksi perinefrik! gangguan pem*ekuan darah! gagal nafas! dan ,*esitas)

J. DIAGNOSIS

Pendekatan diagn,sis gagal ginjal kr,nik @##KA mempunyai sasaran *erikutC a) 5emastikan adanya penurunan faal ginjal @$6#A *) 5engejar eti,l,gi ##K yang mungkin dapat dik,reksi +) 5engidentifikasi semua fakt,r pem*uruk faal ginjal @re=ersi*le fa+t,rsA d) 5enentukan strategi terapi rasi,nal e) 5enentukan pr,gn,sis Pendekatan diagn,sis men+apai sasaran yang diharapkan *ila dilakukan pemeriksaan yang terarah dan kr,n,l,gis! mulai dari anamnesis! pemeriksaan fisik diagn,sis dan pemeriksaan penunjang diagn,sis rutin dan khusus) a) Anamnesis dan pemeriksaan fisik Anamnesis harus terarah dengan mengumpulkan semua keluhan yang *erhu*ungan dengan retensi atau akumulasi t,ksin a?,temia! eti,l,gi ##K! perjalanan penyakit termasuk semua fakt,r yang dapat memper*uruk faal ginjal @$6#A) #am*aran klinik @keluhan su*jektif dan ,*jektif termasuk kelainan la*,rat,riumA mempunyai spektrum klinik luas dan meli*atkan *anyak ,rgan dan tergantung dari derajat penurunan faal ginjal) *) Pemeriksaan la*,rat,rium Tujuan pemeriksaan la*,rat,rium yaitu memastikan dan menentukan derajat penurunan faal ginjal @$6#A! identifikasi eti,l,gi dan menentukan perjalanan penyakit termasuk semua fakt,r pem*uruk faal ginjal) /A Pemeriksaan faal ginjal @$6#A Pemeriksaan ureum! kreatinin serum dan asam urat serum sudah +ukup memadai se*agai uji saring untuk faal ginjal @$6#A) 0A 3ti,l,gi gagal ginjal kr,nik @##KA Analisis urin rutin! mikr,*i,l,gi urin! kimia darah! elektr,lit dan imun,diagn,sis) .A Pemeriksaan la*,rat,rium untuk perjalanan penyakit

24

Pr,gresi=itas penurunan faal ginjal! hem,p,iesis! elektr,lit! end,ktrin! dan pemeriksaan lain *erdasarkan indikasi terutama fakt,r pem*uruk faal ginjal @$6#A) +) Pemeriksaan penunjang diagn,sis Pemeriksaan penunjang diagn,sis harus selektif sesuai dengan tujuannya! yaituC /A Diagn,sis eti,l,gi ##K e*erapa pemeriksaan penunjang diagn,sis! yaitu f,t, p,l,s perut! ultras,n,grafi @US#A! nefr,t,m,gram! piel,grafi retr,grade! piel,grafi antegrade dan 5i+turating 8yst, Ur,graphy@58UA) 0A Diagn,sis pem*uruk faal ginjal Pemeriksaan radi,l,gi dan radi,nuklida @ren,gramA dan pemeriksaan ultras,n,grafi @US#A
K. PENATALAKSANAAN Penatalaksanaan penyakit ginjal kr,nik meliputi C /A Terapi spesifik terhadap penyakit dasarnya Waktu yang tepat untuk terapi penyakit dasarnya adalah se*elum terjadinya penurunan $6#) ila $6# sudah menurun sampai 01-.1B dari n,rmal! terapi terhadap penyakit dasar sudah tidak *anyak *ermanfaat) 0A Pen+egahan dan terapi terhadap k,ndisi k,m,r*id Penting sekali untuk mengikuti dan men+atat ke+epatan penurunan $6# untuk mngetahui k,ndisi k,m,r*id yang dapat memper*uruk keadaan pasien) .A 5emperlam*at per*urukan fungsi ginjal 6akt,r utama penye*a* per*urukan fungsi ginjal adalah terjadinya hiperfiltrasi gl,merulus) 8ara untuk mengurangi hiperfiltrasi gl,merulus adalah C o Pem*atasan asupan pr,tein Karena kele*ihan pr,tein tidak dapat disimpan didalam tu*uh tetapi di pe+ah menjadi urea dan su*stansi nitr,gen lain! yang terutama dieksresikan melalui ginjal selain itu makanan tinggi pr,tein yang mengandung i,n hydr,gen! p,sfat! sulfat! dan i,n an,rganik lainnya juga dieksresikan melalui ginjal) &leh karena itu! pem*erian diet tinggi pr,tein pada penderita gagal ginjal kr,nik akan mengaki*atkan penim*unan su*stansi nitr,gen dan i,n an,rganik lainnya dan mengaki*atkan sindr,m uremia) Pem*atasan asupan pr,tein juga *erkaitan dengan pem*atasan asupan f,sfat! karena pr,tein dan f,sfat
25

selalu *erasal dari sum*er yang sama dan untuk men+egah terjadinya hiperf,sfatemia Pem*atasan Asupan Pr,tein dan 6,sfat pada Penyakit #injal Kr,nik $#6 mlDmenit Asupan pr,tein gDkgDhari 6,sfat gDkgDhari M71 Tidak dianjurkan Tidak di*atasi 04 > 71 1!7 > 1!:DkgDhari! termasuk I /1 g M 4 -04 1!.4 grDkgDhr nilai *i,l,gi tinggi 1!7 > 1!:DkgDhari! termasuk I /1 g M 1!.4 grDkgDhr pr,tein nilai *i,l,gi tinggi atau tam*ahan 1!. g asam amin, esensial atau asam I71@sind)nefr,tik A ket,n 1!:DkgDhari @E/ gr pr,teinD I ; g g pr,teinuria atau 1!. gDkg tam*ahan asam amin, esensial atau asam ket,n o Terapi farmak,l,gi Untuk mengurangi hipertensi intragl,merulus) Pemakaian ,*at antihipertensi @A83 inhi*it,rA disamping *ermanfaat untuk memperke+il resik, kardi,=askular juga sangat penting untuk memperlam*at per*urukan kerusakan nefr,n dengan mengurangi hipertensi intragl,merular dan hipertr,fi gl,merulus 2A Pen+egahan dan terapi terhadap penyakit kardi,=askular Dengan +ara pengendalian D5! pengendalian hipertensi! pengedalian dislipidemia! pengedalian anemia! pengedalian hiperf,sfatemia dan terapi terhadap kele*ihan +airan dan gangguan keseim*angan elektr,lit) 4A Pen+egahan dan terapi terhadap penyakit k,mplikasi Anemia 3=aluasi terhadap anemia dimulai saaat kadar hem,gl,*in I /1 gB atau hemat,krit I .1B meliputi e=aluasi terhadap status *esi @ kadar *esi serumDserum ir,n! kapasitas ikat *esi t,talD t,tal ir,n *inding +apa+ity! feritin serumA! men+ari sum*er perdarahan m,rf,l,gi
26

eritr,sit! kemungkinan adanya hem,lisis!dll) Pem*erian eritr,p,itin @3P&A merupakan hal yang dianjurkan) Sasaran hem,gl,*in adalah // > /0 gDdl) &ste,distr,fi renal Penatalaksaan ,ste,distr,fi renal dapat dilakukan melalui C i) 5engatasi hiperf,sfatemia Pem*atasan asupan f,sfat 711 > :11 mgDhari Pem*erian pengikat f,sfat! seperti garam! kalsium! alluminium hidr,ksida! garam magnesium) Di*erikan se+ara ,ral untuk mengham*at a*s,rpsi f,sfat yang *erasal dari makanan) #aram kalsium yang *anyak dipakai adalah kalsium kar*,nat @8a8&.A dan +al+ium a+etate Pem*erian *ahan kalsium memetik! yang dapat mengham*ta resept,r 8a pada kelenjar paratir,id! dengan nama se=elamer hidr,khl,rida) ii) Pem*erian kalsitri,l Pemakaian di*atasi pada pasien dengan kadar f,sfat darah n,rmal dan kadar h,rm,n paratir,id @PT-A M 0!4 kali n,rmal karena dapat meningkatkan a*s,rpsi f,sfat dan kaliun di saluran +erna sehingga mengaki*atkan penumpukan garam +al+ium +ar*,nate di jaringan yang dise*ut kalsifikasi metastatik! disamping itu juga dapat mengaki*atkan penekanan yang *erle*ihan terhadap kelenjar paratir,id) iii) Pem*atasan +airan dan elektr,lit Pem*atasan asupan +airan untuk men+egah terjadinya edema dan k,mpikasi kardi,=askular sangat perlu dilakukan) 5aka air yang masuk dianjurkan 411 > :11 ml ditam*ah jumlah urin) 3lektr,lit yang harus dia(asi asuapannya adalah kalium dan natrium) Pem*atasan kalium dilakukan karena hiperkalemia dapat mengaki*atkan aritmia jantung yang fatal) &leh karena itu! pem*erian ,*at > ,*at yang mengandung kalium dan makanan yang tinggi kalium @seperti *uah dan sayuranA harus di*atasi) Kadar kalium darah dianjurkan .!4 > 4!4 m3NDlt)
27

Pem*atasan

natrium

dimaksudkan untuk

mengendalikan

hipertensi dan edema) %umlah garam natrium yang di*erikan! disesuaikan dengan tingginya tekanan darah dan derajat edema yang terjadi)

7A Terapi pengganti ginjal *erupa dialisis atau transplantasi ginjal Dilakukan pada penyakit ginjal kr,nik stadium 4! yaitu pada $6# I /4 mlDmnt) erupa hem,dialisis! perit,neal dialisis atau transplantasi ginjal)

L. KO3PLIKASI #agal ginjal kr,nik dapat menye*a*kan *er*agai k,mplikasi se*agai *erikut C -iperkalemia Asid,sis meta*,lik K,mplikasi kardi,=askuler @ hipertensi dan 8-6 A Kelainan hemat,l,gi @anemiaA &ste,distr,fi renal #angguan neur,l,gi @ neur,pati perifer dan ensefal,patiA Tanpa peng,*atan akan terjadi k,ma uremik

SINDRO3 +RE3IK+3 Definisi dari sindr,m uremikum adalah kumpulan tanda dan gejala yang terlihat seperti insufiensi ginjal pr,gresif dan #6R menurun hingga di*a(ah /1 mlDmenit @/1B dari n,rmalA dan pun+aknya pada 3SRD) Di*a(ah ini ada ta*el manifestasi klinis dari sindr,m uremikum!

28

3. PROGNOSIS Penyakit ##K tidak dapat disem*uhkan sehingga pr,gn,sis jangka panjangnya *uruk! ke+uali dilakukan transplantasi ginjal) Penatalaksanaan yang dilakukan sekarang ini! *ertujuan hanya untuk men+egah pr,gresifitas dari ##K itu sendiri) Selain itu! *iasanya ##K sering terjadi tanpa disadari sampai men+apai tingkat lanjut dan menim*ulkan gejala sehingga penanganannya seringkali terlam*at) @.A

29

,A, III KESI3P+LAN


#agal ginjal kr,nik adalah suatu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang pr,gresif dan ire=ersi*el! pada suatu derajat yang memerlukan terapi pengganti ginjal yang tetap! *erupa dialisis atau transplantasi ginjal) Dan ditandai dengan adanya uremia @ retensi urea dan sampah nitr,gen lainnya dalam darahA Dua penye*a* utama penyakit gagal ginjal kr,nis adalah dia*etes melitus tipe / dan tipe 0 @22BA dan hipertensi @09BA) K,ndisi lain yang dapat menye*a*kan gangguan pada ginjal antara lain penyakit peradangan seperti gl,merul,nefritis @/1BA merupakan penyakit ketiga tersering penye*a* gagal ginjal kr,nik) Pada gagal ginjal kr,nik! gejala > gejalanya *erkem*ang se+ara perlahan) Pada a(alnya tidak ada gejala sama sekali! kelainan fungsi ginjal hanya dapat diketahui dari pemeriksaan la*,rat,rium) Sejalan dengan *erkem*angnya penyakit! maka lama kelamaan akan terjadi peningkatan kadar ureum darah semakin tinggi @uremiaA) Pada stadium ini! penderita menunjukkan gejala > gejala fisik yang meli*atkan kelainan *er*agai ,rgan seperti kelainan saluran +erna @nafsu makan menurun! mual! muntah dan fet,r uremikA! kelainan kulit @urea fr,st dan gatal di kulitA! kelainan neur,muskular @tungkai lemah! parastesi! kram ,t,t! daya k,nsentrasi menurun! ins,mnia! gelisahA! kelainan kardi,=askular @hipertensi! sesak nafas! nyeri dada! edemaA! kangguan kelamin @li*id, menurun! n,kturia! ,lig,uriaA
30

Diagn,sis gagal ginjal kr,nik dapat ditegakkan *erdasarkan gejala klinis yang diper,leh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik! pemeriksaan la*,rat,rium! pemeriksaan radi,l,gis! serta pemeriksaan *i,psi dan hist,pat,l,gi ginjal Penatalaksanaan penyakit ginjal kr,nik meliputi terapi spesifik terhadap penyakit dasarnya! pen+egahan dan terapi terhadap k,ndisi k,m,r*id! memperlam*at per*urukan fungsi ginjal! pen+egahan dan terapi terhadap penyakit kardi,=askular! pen+egahan dan terapi terhadap penyakit k,mplikasi! terapi pengganti ginjal *erupa dialisis atau transplantasi ginjal)

,A, I: DAFTAR P+STAKA /) Sher(,,d! $auralee) Sistem Kemih) 6isi,l,gi 5anusia dari Sel ke Sistem) 3disi 2) %akarta C Pener*it uku Ked,kteran 38# O 01/1) p) 27. > 41.) 0) Sud,y,! A) W dkk) Penyakit #injal Kr,nik) uku Ajar Ilmu Penyakit Dalam) %ilid II) 3disi <) %akarta C Pusat Pener*itan IPD 6K UI O 011;) p) /1.4 > /121) .) Kamaludin Ameliana) 01/1) #agal #injal Kr,nik) %akarta C Dalam UP-) 2) 8lini+al pra+ti+e guidelines f,r +hr,ni+ kidney diseaseC e=aluati,n! +lassifi+ati,n and stratifi+ati,n! Ne( P,rk Nati,nal Kidney 6,undati,n! 011:) 4) Sil*ernagl! S dan $ang! 6) #agal #injal kr,nis) Teks Q Atlas er(arna Pat,fisi,l,gi) 8etakan I) %akarta C Pener*it uku Ked,kteran 3#8 O 0119) p) //1 > //4) agian Ilmu Penyakit

31

32

Anda mungkin juga menyukai