Anda di halaman 1dari 11

Aplikasi Manajemen Perkantoran E MANAJEMEN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT-SCM) Definisi Supply Chain Management Supply Chain

Management (SCM) menekankan pada pola terpadu menyangkut proses aliran produk dari supplier, manufaktur, retailer hingga pada konsumen akhir. Dalam konsep SCM rangkaian aktivitas antara supplier hingga konsumen akhir adalah dalam satu kesatuan tanpa sekat yang besar. Mekanisme informasi antara berbagai komponen tersebut berlangsung secara transparan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Supply Chain Management (SCM) adalah suatu konsep yang menyangkut pola pendistribusian produk yang mampu menggantikan pola pola pendistribusian produk secara tradisional. !ola baru ini menyangkut aktivitas pendistribusian, "adwal produksi, dan logistik. Dari # definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa fokus utama dari SCM adalah sinkronisasi proses untuk kepuasan pelanggan. Semua supply chain pada hakekatnya memperebutkan pelanggan dari produk atau "asa yang ditawarkan. Semua pihak yang berada dalam satu rantai supply chain harus beker"a sama satu dengan lainnya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan dengan harga murah, berkualitas, dan tepat pengirimannya. SCM diperlukan oleh perusahaan yang sudah mengarah pada pengelolaan dengan sistem just in time, karena konsep just in time sangat menekankan ketepatan waktu kedatangan material dari pemasok sampai ke tangan konsumen sesuai dengan yang ditetapkan. $rtinya, kedisiplinan dan komitmen seluruh mata rantai harus benar benar dilaksanakan, sehingga apabila ter"adi penyimpangan pada salah satu mata rantai sa"a, maka akan mengganggu pasokan material secara keseluruhan dan menghambat kelancaran tugas dari mata rantai yang lain, karena tidak adanya persediaan.

Manfaat SCM %. Kepuasan pelanggan, &onsumen atau pengguna produk merupakan target utama dari aktivitas proses produksi setiap produk yang dihasilkan perusahaan. &onsumen atau pengguna yang dimaksud dalam konteks ini tentunya konsumen yang setia dalam "angka waktu yang pan"ang. 'ntuk men"adikan konsumen setia, maka terlebih dahulu konsumen harus puas dengan pelayanan yang disampaikan oleh perusahaan. #. Meningkatkan pendapatan, Semakin banyak konsumen yang setia dan men"adi mitra perusahaan berarti akan turut pula meningkatkan pendapatan perusahaan, sehingga produk produk yang dihasilkan perusahaan tidak akan (terbuang) percuma, karena diminati konsumen. *. Menu unn!a "ia!a, !engintegrasian aliran produk dari perusahan kepada konsumen akhir berarti pula mengurangi biaya biaya pada "alur distribusi. +. Pe#anfaatan asset se#akin tinggi. $set terutama faktor manusia akan semakin terlatih dan terampil baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan. ,enaga manusia akan mampu memberdayakan penggunaan teknologi tinggi sebagaimana yang dituntut dalam pelaksanaan SCM. -. Peningkatan la"a$ Dengan semakin meningkatnya "umlah konsumen yang setia dan men"adi pengguna produk, pada gilirannya akan meningkatkan laba perusahaan. .. Pe usa%aan se#akin "esa . !erusahaan yang mendapat keuntungan dari segi proses distribusi produknya lambat laun akan men"adi besar, dan tumbuh lebih kuat. P insip-p insip SCM

Aplikasi Manajemen Perkantoran E $nderson, /ritt 0 1rave (%223) memberikan 3 prinsip SCM untuk membantu para mana"er dalam merumuskan strategi pelaksanaan SCM, yaitu4 %. Segmentasi pelanggan berdasarkan kebutuhannya. #. Sesuaikan "aringan logistik untuk melayani kebutuhan pelanggan yang berbeda. *. Dengarkan signal pasar dan "adikan signal tersebut sebagai dasar dalam perencanaan kebutuhan ( demand planning) sehingga bisa menghasilkan ramalan yang konsisten dan alokasi sumber daya yang optimal.

+. Diferensiasi produk pada titik yang lebih dekat dengan konsumen dan percepat konversinya di sepan"ang rantai supply. -. &elola sumber sumber supply secara strategis untuk mengurangi ongkos kepemilikan dari material maupun "asa. .. &embangkan strategi teknologi untuk keseluruhan rantai supply yang mendukung pengambilan keputusan berhirarki serta berikan gambaran yang "elas dari aliran produk, "asa, maupun informasi. 3. $dopsi pengukuran kiner"a untuk sebuah supply chain secara keseluruhan dengan maksud untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen akhir. Pe s!a atan Pene apan SCM &$ Dukungan #ana'e#en$ Mana"emen semua level dari strategis sampai operasional harus memberikan dukungan mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, pelaksanaan, sampai pengendalian. ($ Pe#as)k$ Sebelum membangun komitmen dan melaksanakan (kontrak ker"a) dengan para pemasok, maka perusahaan terlebih dahulu harus melaksanakan evaluasi pemasok. 5valuasi pemasok dilakukan apabila untuk material yang sama dapat diperoleh lebih dari satu alternatif pemasok. Setidaknya ada tiga kriteria dalam melakukan evaluasi pemasok, yaitu4 keadaan umum pemasok, keadaan pelayanan, dan keadaan material. /eberapa contoh indikator dari setiap kriteria evaluasi pemasok adalah sebagai berikut (6aspers7, #88#)4 %. &eadaan umum pemasok a. 'kuran atau kapasitas produksi b. &ondisi finansial c. &ondisi operasional d. 1asilitas riset dan desain e. 9okasi geografis f. :ubungan dagang antar industry

#. &eadaan pelayanan a. ;aktu penyerahan material b. &ondisi kedatangan material c. &uantitas pemesanan yang ditolak d. !enanganan keluhan dari pembeli e. /antuan teknik yang diberikan f. <nformasi harga yang diberikan *. &eadaan material a. &ualitas material b. &eseragaman material c. =aminan dari pemasok d. &eadaan pengepakan (pembungkusan)

Aplikasi Manajemen Perkantoran E

Dari ketiga kriteria tersebut, bobot (berdasarkan tingkat kepentingan) yang terbesar diberikan pada kriteria keadaan material, karena keadaan material akan mempengaruhi kiner"a fungsi produksi dan operasi khususnya kualitas produk. Selan"utnya dilakukan penilaian untuk setiap indikator dan dihitung total skor nya. *$ Dist i"ut) sebagai perantara produk perusahaan sampai ke tangan konsumen akhir. <ntensitas saluran distribusi yang ideal bagi suatu perusahaan adalah bagaimana menya"ikan "enis produk secara luas dalam pemuasan kebutuhan konsumen (Sitaniapessy, #88%). Satu kunci yang penting dalam mengelola saluran distribusi adalah menentukan berapa banyak saluran distribusi yang dikembangkan serta membentuk suatu pola kemitraan yang menun"ang pemasaran suatu produk dalam area pemasaran tertentu.

+$ T anspa ansi a us inf) #asi$ 'ntuk dapat mendukung arus informasi yang transparan dari seluruh mata rantai yang terlibat dalam SCM diperlukan komitmen (dapat dicapai melalui kemitraan dan kesepakatan) disertai dengan ketersediaan database.

&onsep database yang dimaksud dalam hal ini bukan hanya kumpulan data yang dikelola dan dikendalikan secara terpusat, melainkan data tersebut harus memenuhi lima kriteria sebagai berikut 4 %. &etersediaan, kapanpun diperlukan harus tersedia disertai dengan kemudahan akses. #. &emampuan dipergunakan untuk berbagi kebutuhan terkait *. &emampuan data untuk selalu berkembang dalam konteks yang efektif +. =umlah data tidak tergantung kondisi fisik penyimpan data (penyimpan data yang harus menyesuaikan "umlah data) -. &onsistensi dan validitas data Tantangan Pene apan SCM &$ ,ingkungan #ak ) dan ekste nal$ <nflasi !ersaingan di tingkat global !erkembangan teknologi Masalah infrastruktur (birokrasi yang rumit) ($ ,ingkungan #ik ) ( Pe usa%aan ) %. !engukuran kiner"a yang tidak terdefinisikan dengan baik #. Customer service tidak didefinisikan dengan "elas, tidak ada pengukuran terhadap kelambatan respon dalam pelayanan, dan sebagainya. *. Status data pengiriman yang tidak akurat dan sering terlambat. +. Sistem informasi tidak efisien. -. Dampak ketidakpastian diabaikan. .. &ebi"akan inventori terlalu sederhana, faktor faktor ketidakpastian tidak diperhitungkan dalam pembuatan kebi"akan kebi"akan tersebut, kadang kadang terlalu statis dan generik. 3. Diskriminasi terhadap internal customer. !rioritasnya rendah, service levelnya tidak terukur, sistem insentifnya tidak tepat. >. &oordinasi antar aktivitas suplai, produksi, dan pengiriman tidak bagus. 2. $nalisis metode metode pengiriman tidak lengkap, tidak ada pertimbangan efek persediaan dan waktu respon.

Aplikasi Manajemen Perkantoran E

%8.Definisi ongkos ongkos persediaan tidak tepat. %%.$da kendala komunikasi antar organisasi. %#. !erancangan produk maupun proses tidak memperhitungkan konsep supply chain. %*.!erancangan dan operasional supply chain dibuat secara terpisah. %+. Supply chain tidak lengkap, fokusnya sering hanya pada operasi internal sa"a. 'ntuk mengatasi tantangan tersebut, terlebih dahulu perusahaan harus melakukan perbaikan dan membangun komitmen di lingkungan internal perusahaan tersebut, baru kemudian membangun kemitraan dan komitmen dengan mata rantai lain di lingkungan eksternal. Satu hal yang "uga penting dalam mengatasi tantangan untuk penerapan SCM adalah mengelola informasi dalam sebuah sistem yang harus mendukung proses pengambilan keputusan di wilayah penerapan SCM. Pe ke#"angan-pe ke#"angan Te "a u dala# SCM $gar perusahaan selalu dapat memimpin dalam berkompetisi di pasaran, cara cara baru yang lebih inovatif perlu ditemukan atau dikembangkan. Seiring dengan menyebarnya konsep konsep SCM di dunia industri baik industri manufaktur atau "asa. &onsep konsep yang lebih canggih yang merupakan pengembangan dari SCM bermunculan. &onsep konsep tersebut antara lain4 %. Just In Time (=<,), prinsip ini menekankan pada kemitraan yang erat antara perusahaan dengan pemasoknya, dan pemasok akan memiliki wakil di perusahaan yang disuplainya. ;akil tersebut berfungsi menggantikan peran bagian pembelian di perusahaan pembeli. $tas nama perusahaan pembeli, wakil tersebut akan membuat order pembelian ke perusahaannya berdasarkan rencana produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan pembeli. !raktek ini memungkinkan kedua belah pihak untuk merundingkan rencana rencana produksi maupun pembelian sehingga menguntungkan kedua belah pihak. !erusahaan pembeli akan lebih mudah menegosiasikan "adwal pengiriman karena wakil tadi sewaktu waktu bisa ditemui di perusahaannya. Demikian pula wakil tadi akan lebih banyak memberikan masukan tentang kemampuan perusahaannya untuk memasok kebutuhan material atau bahan baku yang dibutuhkan perusahaan pembeli. #. Vendor Managed Inventory (?M<), adalah merupakan salah satu variasi dari =<, <<. &onsep ini banyak digunakan oleh para pemasok yang mensuplai bisnis retail. Selama ini pihak retail yang berkewa"iban membuat order pembelian untuk men"aga kelangsungan persediaan dari setiap item yang ter"ual. !ada ?M< kebalikannya, "ustru pemasoklah yang berkewa"iban untuk menentukan kapan dan berapa "umlah suatu item harus dikirim ke retailnya, berdasarkan informasi tingkat pen"ualan dan ketersediaan stock yang ada di retail tersebut. !ada ?M< pertukaran informasi yang lancar sangat diperlukan. !emasok akan mampu membuat keputusan yang baik, apabila informasi tingkat kebutuhan maupun tingkat persediaan yang dimiliki pihak retail bisa diakses dengan mudah. *. Global Pipeline Management (6!M), konsep ini didasarkan pada teori kontrol di mana aliran material atau produk akan optimal bila dikontrol dari satu titik. $liran material atau produk pada konsep 6!M hendaknya dikendalikan oleh satu pihak atau chanel dalam supply chain, yang lain mengikuti dan mendukung dengan memberikan informasi yang diperlukan.

Aplikasi Manajemen Perkantoran E

$!9<&$S< SCM dengan Ms Dynamics $@

http4AAid.scribd.comAdocA38+3>3#-ASupply Chain Management Mana"emen Bantai !asokan

S'!!9C C:$<D M$D$65M5D, (M$D$=5M5D B$D,$< !$SE&$D)%. !engertian Supply chain system (sistem rantai pasokan) adalah serangkaian aktivitas bisnisperusahaan dalam pemenuhan pasokan meliputi proses dari penyediaan pasokan sampaipenyaluran pasokan tersebut sampai ke tangan konsumen akhir. Sedangkan supply chainmanagement (mana"emen rantai pasokan) adalah metode dalam perencanaan,pelaksanaan, dan pengendalian sistem rantai pasokan tersebut. SCM biasanya dilakukan diperusahaan manufaktur.#. Manfaat $dapun manfaat "ika kita mengoptimalkan program SCM, yaitu4 Mengurangi inventory barang. <nventory merupakan bagian paling besar dari aset perusahaan yang berkisar antara*8F +8F. Eleh karena itu usaha dan cara harus dikembangkan untuk menekanpenimbunan barang di gudang agar biaya dapat diminimalkan. Men"amin kelancaran penyediaan barang.kelancaran barang yang perlu di"amin adalah mulai dari barang asal (pabrik pembuat), supplier, perusahaan sendiri,

Aplikasi Manajemen Perkantoran E whosaler, retailer, sampai kepada konsumenakhir. Men"amin mutu.Mutu barang "adi ditentukan tidak hanya oleh proses produksinya, tetapi ditentukanoleh mutu bahan mentahnya dan mutu dalam kualitas pengirimannya. Mengurangi "umlah supplier. /ertu"uan untuk mengurangi danpelacakan (tracking).

ketidakseragaman,

biaya biaya

negosiasi,

Mengembangkan supplier partnership atau strategic alliance .Dengan mengadakan ker"asama dengan supplier ( supplier partnership ) dan "ugamengembangkan strategic alliance dapat men"amin lancarnya pergerakan barangdalam supply chain. *. ,ahap Bantai !asokan (Supply Chain System) Pe an-angan Dalam merancang sebuah produk, ada beberapa hal yang harus diperhatikan4 Customer Belationship Management (CBM) yaitu usaha dalam mendapatkan,menambah dan mempertahankan konsumen. CBM "uga usaha perusahaan dalam mencaritarget pasarnya, kepada siapa produknya akan di"ual, sehingga perusahaan dapat merancang seperti apa produk yang ingin ia produksi, mengingat kepuasan konsumenadalah hal utama dari tu"uan perusahaan. Customer Service Mangement (CSM) yaitu usaha perusahaan dalam pengadaaninformasi bagi konsumen sekaligus mendapatkan informasi dari konsumen. !engadaaninformasi bagi konsumen meliputi 4 produk apa yang disediakan, "adwal pengiriman, dll.Sedangkan informasi dari konsumen meliputi 4 "umlah dari produk yang ingin dipesan,identifikasi produk, kapan produk ingin dipesan, keluhan atau kritikan. Dengan adanyaCSM, maka perusahaan akan dapat merancang produk yang akan diproduksinya. .e "agai tekn)l)gi inf) #asi digunakan dalam implementasi CBM. Sebagaicontoh, aplikasi Sales 1orce $utomation (S1$) dapat digunakan untuk mengotomatiskanhubungan antara para pen"ual dan pembeli melalui penyediaan informasi produk danharga (Copra 0 Meindl, #88%). Sistem tersebut "uga memungkinkan informasi pelanggandan produk secara rinci dan real time . <dentification of Supplier yaitu mengidentifikasi supplier atau pemasok. :al inisangat penting bagi SCM, pemasok dan pelanggan adalah dua kunci utama dalam sebuahrantai pasokan. !emasok yaitu perusahaan eksternal yang berfungsi untuk menyediakanbahan yang dibutuhkan oleh perusahaan induk (perusahaan kita), pemasok yang kitabutuhkan tidak hanya satu perusahaan tetapi banyak perusahaan, "adi mengidentifikasiperusahaan yang akan men"adi pemasok

Aplikasi Manajemen Perkantoran E sangat diperlukan, karena kondisi dari pemasok otomatis akan mempengaruhi kondisi perusahaan induk. Pengadaan !engadaan produk meliputi 4 Demand Management yaitu usaha untuk mengetahui kebutuhan produk konsumen.:al ini berkaitan dengan meramalkan permintaan konsumen. C!1B ( Collaborative!lanning 1orecasting and Beplenishment ). Bamalan ini digunakan untuk memperkirakan"umlah dan "enis bahan mentah yang harus dibeli, pengapalan dan waktu pengiriman untuk bahan mentah tersebut dan waktu yang dibutuhkan untuk proses di manufaktur.&emudian barang yang sudah "adi disimpan didalam gudang sampai diorder olehdistributor. Siste# #ana'e#en permintaan yang baik menggunakan data point of sale daripelanggan utama untuk mengurangi ketidakpastian ( uncertainty ) dan menyediakan aliranyang efisien sepan"ang rantai pasok. Manufacturing 1low Management yaitu usaha pengintegrasian permintaankonsumen dengan kemampuan pemasok. :al ini diperlukan karena perusahaan harusmampu mengantisipasi biaya yang akan keluar "ika tidak mampu memenuhi permintaankonsumen, permintaan pasar tidak terpenuhi akan menurunkan kadar kepercayaanpelanggan terhadap perusahaan. Dala# ERP terdapat modul manufacturing yang mencatat aliran produk sepan"angproses manufaktur dan mengkoordinasikan apa yang dilakukan untuk suatu bagian pada suatu waktu. $liran produk tersebut harus dipantau melalui penggunaan teknologiinformasi. !emantauan ini dilakukan untuk memberikan kepastian dalam kelancaran aliranmanufaktur. !rocurement yaitu usaha pengadaan faktor produksi (modal, tenaga ker"a, mesindan peralatan, bahan mentah, teknologi informasi). :ubungan baik dengan pemasok padapengadaan diperlukan untuk memastikan kelancaran aliran penyampaian produk hinggakonsumen dengan lebih ekonomis. !erusahaan harus mampu berkolaborasi dengansupplier supplier yang relevan, melibatkan mereka dalam perancangan produk baru,mengevaluasi supply risk dan sebagainya. Mana'e#en %u"ungan pemasok merupakan proses yang menentukan bagaimanasuatu perusahaan berinteraksi dengan para pemasoknya. 1ungsi pembelian dikembangkanmelalui mekanisme komunikasi yang cepat seperti electronic data interchange (5D<) dan"aringan internet Pengendalian !erusahaan harus mampu mengendalikan usaha 4 Customer Erder 1ulfillment (pemenuhan pesanan pelanggan), maksud pemenuhanpesanan disini yaitu usaha seorang supply chain mana"er dalam mengintegrasikan semuapasokan yang diperlukan dari proses rantai pasokan, mulai dari pengadaan bahan darisupplier sampai dengan barang tersebut sampai kepada retailer (pengecer) dan akhirnyake konsumen akhir. :al itu dilakukan dengan tu"uan menghasilkan proses yang lancar danefisien. Eleh karena itu diperlukan "uga

Aplikasi Manajemen Perkantoran E hubungan yang secara ekternal, perusahaan harusmampu berkolaborasi dengan perusahaan pemasok ataupun retailer . Men"alin hubungandengan retailer misalnya tentang data pen"ualan terakhir serta berapa banyak stock produk yang masih mereka miliki adalah penting bagi perusahaan.Sebagai bagian dalam sistem 5B! ( 5nterprise Besources !lanning ), modul Erder 1ulfillment digunakan untuk memantau siklus pemenuhan pesanan dan merupakan catatankema"uan perusahaan dalam memuaskan permintaan. 5B! merupakan suatu sistemteknologi informasi operasional yang digunakan untuk mengumpulkan informasi darisemua fungsi dalam perusahaan. Sistem 5B! ini memantau material, pesanan, "adwal,persediaan barang "adi, dan informasi lainnya yang ada di perusahaan. P )duksi (Manufa-tu ing) !roduksi adalah serangkaian kegiatan proses dalam memproduksi bahan mentahmen"adi produk "adi. Dalam hal ini SCM melakukan transformasi dari bahan baku men"adibarang setengah "adi kemudian men"adi barang "adi (comudity). :al yang berkaitan 4 Eutsourching yaitu pengalihan peker"aan. !eker"aan perusahaan induk terbagi atasdua 4 Core dan Don Core . Core competency yaitu peker"aan yang berkaitan langsung denganproses produksi , sedangakan non core competency yaitu peker"aan yang tidak berkaitanlangsung dengan proses produksi, sehingga peker"aan ini dapat dialihkan ke perusahaanlain. !engalihan peker"aan tersebut dilakukan dengan cara memin"am karyawan dariperusahaan vendor (perusahaan outsourcing), karyawan tersebut beker"a di perusahaaninduk hanya sa"a karyawan tersebut berasal dari perusahaan vendorAperusahaanoutsourcingAperusahaan pendukung. Selan"utnya perusahaan induk memberi fee kepadaperusahaan pendukungnya, yang nantinya akan diberikan sebagai upah karyawanoutsourcing. 9ean Manufacturing , merupakan proses produksi yang mementingkan efisiensi danefektifitas proses produksi. 5fisiensi adalah perbandingan antara biaya dan waktu yangdikorbankan dengan keberhasilan yang dicapai, semakin kecil waktu dan atau biaya yangdikorbankan maka semakin efisien. Sedangkan efektifitas yaitu pencapaian target denganmengandalkan seluruh sarana prasarana yang telah disediakan sebelummya, "ika seluruhsumber daya itu dapat diandalkan secara keseluruhan maka semakin efektif. 1leksibilitas, merupakan kemampuan perusahaan dalam menanggapi perubahan perubahan ynag mendadak dalam proses produksi, misalnya perubahan kondisi atausistem dari pemasok harus dapat diantisipasi perusahaan dalam mencegah lower capacity (kekurangan pasokan). Dala# ERP terdapat modul manufacturing yang mencatat aliran produk sepan"angproses manufaktur dan mengkoordinasikan apa yang

Aplikasi Manajemen Perkantoran E dilakukan untuk suatu bagian padasuatu waktu. $liran produk tersebut harus dipantau melalui penggunaan teknologiinformasi. !emantauan ini dilakukan untuk memberikan kepastian dalam kelancaran aliranmanufaktur. Pengi i#an (Dist i"usi) Salah satu lingkup supply chain yaitu mengirim produk "adi sampai ke tangankonsumen akhir dengan waktu dan tempat yang tepat. $ktivitas ini dapat dilakukan sendirioleh perusahaan atau diserahkan ke perusahaan "asa transportasi. !erusahaan harusmerancang "aringan distribusi yang tepat dengan mempertimbangkan aspek biaya, aspek fleksibilitas dan aspek kecepatan respon terhadap pelanggan. Retu n Merupakan proses yang berhubungan dengan "alur pengembalian produk yangtidak sesuai dengan spesifikasi keinginan konsumen.

ISTI,A/ Ele-t )ni- P )-u e#ent , salah satu model pengadaan yang mendukung hubungan"angka pendek adalah e $uction yaitu suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelangyang dilakukan secara elektronik. !ada model ini pembeli bisa mengundang beberapacalon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan "umlahtertentu dalam waktu yang telah ditentukan. Supplier dengan harga rendah yang akandianggap menang. !roses lelang ini dilakukan dengan media internet. Ele-t )ni- 0ulfill#ent , adalah pemenuhan pesanan pelanggan. Menerima orderdari pelanggan, bisa melalui email atau webbased ordering. Mengelola transaksi.Mana"emen gudang meliputi pengendalian persediaan produk dan kegiatan administrasigudang secara umum. &omunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi statuspesanan, dukungan teknis, dsb. &egiatan reverse logistics yang berupa supply chain akibat pengembalian dari pelanggan. Sales 0) -e Aut)#ati)n (S0A) adalah aplikasi berbasis web yang memfasilitasikomunikasi dan informasi dari setiap ,enaga !emasaran. Dengan menggunakan S1$,,enaga !emasaran dapat mengakses informasi terkait agensi dari mana sa"a dan kapansa"aG $lat ini didedikasikan agar para ,enaga !emasaran dapat meningkatkan efisiensi danprofesionalisme dalam melakukan aktivitas pen"ualan.Salas 1orce $utomation termasuk dalam salah satu "enis sistem informasi berbisnis. S1$ atau Etomatisasi ,enaga !en"ualan berguna sebagai alat untuk mengotomatisasisistem pen"ualan dan management pen"ualan. S1$ merupakan suatu sistem yang dapat berdiri sendiri tanpa adanya CBM, sedangkan CBM hanyalah tools A alat yang membantu suksesnya management 1orce Salaes $utomation dalam perusahaan.$plikasi S1$ dalamCBM beker"a secara otomatis mendata semua proses pen"ualan dari awal, kemudian mencatat data dan identitas pelanggan yang kemudian akan diproses lebih lan"ut untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan sesuai kebutuhan perusahaan. Selain itu, 1S$ membantu memudahkan pelanggan mendapatkan informasi mengenai produk yang diinginkannya tanpa harus bertemu dengan pen"ualnya. EDI (Ele-t )ni- Data Inte -%ange) Menurut kamus ,< !engertian 5D< $dalah Metode untuk saling bertukar data bisnisatau transaksi secara elektronik melalui "aringan komputer. Secara formal 5D<

Aplikasi Manajemen Perkantoran E didefinisikan oleh <nternational Data 5Hchange $ssociation (<D5$) sebagai Itransfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetu"ui yang dilakukan dari satu sistemkomputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan medi a elektronikJ. 5D< adalah satu bentuk Ie commerceJ yang secara formal diperkenalkan kepada seluruh masyarakat secara luas dengan menggunakan media komputer di dalam pelaksanaannya. Manfaat EDI Manfaat 5D< secara 'mum adalah4 K Mengurangi kesalahan K Mengurangi biaya K Meningkatkan efisiensi operasional K Meningkatkan kemampuan bersaing K Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang K Meningkatkan pelayanan pelangganSelain itu manfaat 5D< secara detail adalah4 !ertukaran informasi data dapat dilakukan antar aplikasi sehingga tidak perlu re L entry data dari sisi penerima dan tidak diperlukan prosews printing dari sisipengirim !enyampaian atau penerimaan informasi dari dokumen lebih cepat dan aman,sehingga pelayanan dapat segera diperoleh tanpa perlu datang ke kantor pabean Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan mendukung terbentuknyaelectronic trading dan 5D< merupakan pertukaran data elektronik yang telahdisepakati. C))lS)ft1a e P)int Of Sales (POS) adalah program untuk pen"ualan berbasissistem operasi Microsoft ;indows yang sangat cocok digunakan untuk toko ritel. :al inidikarenakan rancangan program dibuat dengan fasilitas fasilitas yang sesuai dengankeperluan pengguna ritel, mempunyai fasilitas sistem informasi yang lengkap, dan carapenggunaan program yang mudah, bahkan oleh orang yg awam sekalipun.Selain hal tersebut diatas, program !ES ini "uga dibangun dengan teknologisoftware yang ma"u sehingga sangat dapat diandalkan dalam hal konsistensi data dankecepatannya, walaupun dipasang pada komputer dengan spesifikasi yang minimal (dari!C sekelas !entium <<< ke atas). ERP ( Ente p ise Res)u -es Planning ) merupakan sebuah framework transaksienterprise yang menghubungkan proses pemesanan barang, mana"emen inventarisasi dankontrol, perencanaan distribusi dan produksi, dan keuangan. 5B! beker"a sebagai kekuatan lintas fungsional perusahaan yang mengintegrasikan dan mengautomatisasi berbagaiproses bisnis internal dan sistem informasi termasuk manufacturing, logistik, distribusi, akuntansi, keuangan, dan sumber daya manusia dari sebuah perusahaan (EM/rien, #88-). 5B! adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya, informasi dan aktifitas yang

10

Aplikasi Manajemen Perkantoran E diperlukan untuk proses bisnis lengkap. Sistem 5B! didasarkan pada database pada umumnya danrancangan perangkat lunak modular. 5B! merupakan software yang mengintegrasikansemua departemen dan fungsi suatu perusahaan ke dalam satu sistem komputer yangdapat melayani semua kebutuhan perusahaan, baik dari departemen pen"ualan, :BD,produksi atau keuangan.

11