Anda di halaman 1dari 21

Perut Terasa Mules dan Keluar Darah dari Kemaluan (Abortus)

Ellen Seprilia Sujiman 10 2010 105 D2


Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta 11510 Email ellense!rilia"sujiman#$a%oo.co.id

Pendahuluan
Kata abortus &a'orsi, abortion( 'ersala% dari 'a%asa latin aboriri-ke)u)uran &to miscarry(. *enurut Ne+ ,%orter -./ord 0ictionar$ &1001(, a'ortus adala% !esalinan kuran) 'ulan se'elum usia janin $an) memun)kinkan untuk %idu!, dan dalam %al ini kata 'ersinonim den)an ke)u)uran. A'ortus ju)a 'erarti men)induksi !en)%entian ke%amilan untuk men)%ancurkan janin. *eski!un dalam konteks medis kedua kata terse'ut da!at di!ertukarkan, !emakaian kata abortus ole% oran) a+am men)is$aratkan !en)%entian ke%amilan secara sen)aja. Karena itu, 'an$ak oran) cenderun) memakai kata keguguran untuk menunjukkan kematian janin s!ontan se'elum janin da!at %idu! &viable(. 2an) mun)kin mem'i)un)kan, !emakaian sono)ra/i dan !en)ukuran kadar )onadotro!in korion manusia &%34( secara luas memun)kinkan kita men)identi/ikasi ke%amilan !ada ta%a! $an) san)at dini 'ersama den)an istila%5istila% untuk menjelaskan %al5%al diatas. 6e'era!a conto% adala% early pregnancy loss atau early pregnancy failure. 0i se!anjan) 'uku ini, kami men))unakan semua kata5kata ini !ada satu atau lain +aktu. 1 0urasi ke%amilan ju)a di)unakan untuk mende/inisikan dan men)klasi/ikasikan a'ortus untuk ke!entin)an statistic dan le)al. ,e'a)ai conto%, National 3enter /or 7ealt% ,tatistic, 3enters /or 0isease 3ontrol and 8revention, dan World 7ealt% -r)ani9ation mende/inisikan abortus se'a)ai !en)%entian ke%amilan se'elum )estasi 10 min))u atau den)an janin memiliki 'erat la%ir kuran) dari 500 ). *eski!un demikian, de/inisi teta! 'ervariasi sesuai %ukum $an) 'eralaku di masin)5masin) ne)ara 'a)ian. 1
1

Anamnesis
Autoanamnesis. Antara $an) 'isa ditan$akan ke!ada !asien ini adala%
1

1( 0itan$akan tentan) identitas !asien. Kelu%an utama !asien. A!aka% kelu%an $an) mem'a+a !asien datan) ke klinik: 1( *enan$akan kelu%an tam'a%an !asien. ;( *enan$akan tentan) ri+a$at %aid !asien. Ka!an !ertama kali menarc%e: 6iasan$a siklus %aid !asien 'era!a lama: Ka!an %aid terak%ir: <( *enan$akan tentan) ri+a$at !erka%+inan. ,uda% 'era!a lama menika%: 6a)aimana %u'un)an den)an suami. 5( *enan$akan tentan) ri+a$at ke%amilan. 0itan$akan ini ke%amilan ke 'era!a: 6era!a usia )estasi !asien: Kalau se'elumn$a !erna% %amil ditan$akan a!aka% se'elumn$a mem!un$ai kom!likasi terkait ke%amilan dan ditan$akan ju)a %asil ak%ir ke%amilan. 6( *enan$akan a!aka% ada keluar cairan dari va)ina: Kalau ada a!aka% lender atau dara%: =an$akan konsistensin$a, 'an$ak atau tidak dan lain5 lain $an) 'erkaitan. >( A!aka% ada !erdara%an: 0ara% $an) keluar a!aka% sedikit atau 'an$ak atau %an$a 'eru!a 'ercak5'ercak: ?( A!aka% serin) men)alami !in)san dan s$ok: =erutama setela% !erdara%an atau rasa n$eri $an) mendadak: @( *enan$akan a!aka% ada )atal !ada vulva: 10( *enan$akan a!aka% ada kelu%an didaera% a'domen: ,i/atn$a 'a)aimana: 11( *enan$akan men)enai 6AK dan 6A6. 11( 0itan$akan ke!ada !asien tentan) ri+a$at kontrase!si. A!aka% !asien !erna% atau sedan) kontrase!si: 1;( A!aka% se'elum ini !erna% menderita in/eksi !ada va)ina atau !an))ul: 1<( 0itan$akan a!aka% !asien !erna% terli'at dalam !rosedur !em'eda%an )inekolo)is se'elumn$a:
2

15( 0itan$akan ri+a$at keluar)a. A!aka% ada a%li keluar)a $an) menderita !en$akit5 !en$akit serius se!erti dia'etes, %i!ertensi, stroke dan lain5 lain. 16( 0itan$akan tentan) !ekerjaan !asien, tem!at tin))al !asien dan den)an sia!a dia tin))al. 0itan$akan ju)a ke'iasaan merokok, !emakaian o'at terlaran), dan konsumsi minuman $an) 'eralko%ol.

Pemeri!saan
Pemeri!saan "isi! dan penunjan# Pemeri!saan Tanda$Tanda %ital 2 8eriksa nadi, su%u 'adan, tekanan dara%, !erna!asan, mata &anemia, ikterus, ekso/talmus(, kelenjar )ondok &struma(, !a$udara, kelenjar ketiak, jantun), !aru5!aru dan !erut. Adan$a edema, !anikulus adi!osus $an) te'al, asites, )am'aran vena $an) jelasAmele'ar dan varises5varises !erlu menda!at !er%atian $an) seksama. Pemeri!saan #ine!olo#i&2 Bns!eksi vulva !erdara%an !erva)inam, adaAtidak jarin)an %asil konse!si, terciumAtidak 'au 'usuk dari vulva Bns!ekulo !erdara%an dari kavum uteri, ostium uteri ter'uka atau suda% tertutu!, adaAtidak jarin)an keluar dari ostium, adaAtidak cairan atau jarin)an 'er'au 'usuk dari ostium 3olok va)ina !orsio masi% ter'uka atau suda% ter'uka, tera'a atau tidak jarin)an dalam kavum uteri, 'esar uterus sesuai atau le'i% kecil dari usia ke%amilan, tidak n$eri saat !orsio di)o$an), tidak n$eri !ada !era'aan adneksa, kavum 0ou)lasi tidak menonjol dan tidak n$eri. Pemeri!saan bimanual *elakukan colok va)ina den)an jari tan)an, untuk memeriksa keadaan dindin) va)ina, /orni., cervi. uteri, uterus, !arametrium, ron))a !an))ul dan ju)a )enital luar.

Dia#nosis Kerja
3

A'ortus Abortus se'a)ai !en)%entian ke%amilan se'elum )estasi 10 min))u atau den)an janin memiliki 'erat la%ir kuran) dari 500 ). *eski!un demikian, de/inisi teta! 'ervariasi sesuai %ukum $an) 'eralaku di masin)5masin) ne)ara 'a)ian. ; A'otrus ,!ontan Ce'i% dari ?0D a'ortus s!ontan terjadi !ada ke%amilan 11 min))u !ertama. 8alin) tidak se!aru%n$a dise'a'kan ole% anomal$ kromosom. Ju)a tam!akn$a terda!at rasio jenis kelamin +anita5!ria se'esar 1,5 !ada a'ortus dini. ,etela% trimester !ertama, 'aik an)ka a'ortus mau!un insiden anomal$ kromosom menurun. 1,; Ke)u)uran dini 'iasan$a disertai ole% !erdara%an kedalam desidua 'asalis dan disertai nekrosis jarin)an sekitra. 0alam kasus ini, ovum terle!as, dan %al ini meran)san) kontraksi uterus $an) men$e'a'kan eks!ulsai. Jika kanton) )estasi di'uka, serin) dijum!ai cairan men)elilin)i janin kecil $an) tela% men)alami maserasi atau mun)kin ju)a tidak dijum!ai janin a!a $an) dise'ut se'a)ai blighted ovum. 1,;

Epidemiolo#i
8revelensi avortus s!ontan 'ervariasi sesuai kriteria $an) di)unakan untuk

men)identi/ikasinn$a. ,e'a)ai conto%, Wilco., dkk. &1@@?( mem!erlajari 111 +anita se%at melalui >0> daur %aid. *ereka menda!atkan 'a%+a ;1D ke%amilan )a)al setela% im!latasi. 2an) !entin) den)an men))unakan !emeriksaan $an) sa)at s!esi/ik untuk mendeteksi )onadotro!on korian manusia E &E5%34( dalam kadar san)at sedikit dalam serum, dua !erti)a dari kematian dini ini dian))a! asimtomatik. 1 ,ejumla% /aktor mem!ern)aru%i an)ka a'ortus s!ontan, teta!i 'elum diketa%ui saat ini a!aka% a'ortus $an) asimtomatik di!en)aru%ui ole% se'a)ian dari /aktor ini. ,e'a)ai conto%, ke)u)uran sintomatik menin)kat seirin) den)an !aritas serta usia i'u dan a$a%. Frekuensi 'erli!at dua dari 11D !ada +anita 'erusia kuran) 10 ta%un menjadi 16D !ada mereka $an) 'erusia le'i% dari <0 ta%un. Untuk !er'andin)an $an) sama !ada usia a$a%, /rekuensi menin)kat

dari 11 menjadi 10 D. Namun kem'ali la)i 'elum diketa%ui a!aka% ke)u)uran $an) tidak disadari ju)a di!en)aru%i ole% usia dan !aritas. 1 *eski!un mekanisme5mekanisme $an) 'er!eran dalam a'ortus tidak selalu jelas, selama ; 'ulan !ertama ke%amilan, eks!ulsi s!ontan %am!ir selalu dida%ului ole% kematian mudi)a% atau janin. Karena itu, untuk menemukan !en$e'a' a'ortus dini !erlu di!astikan !en$e'a' kematian janin. 8ada ke)u)uran $an) terjadi 'elakan)an, janin 'iasan$a 'elum menin))al se'elum eks!usi, dan !enjelasan lain !erlu dicari. 1

Etiolo#i
Faktor Janin A'ortus s!ontan dini serin) mem!erli%atkan kelainan !erkem'an)an 9i)ot, mudi)a%, janin, atau kadan) !lacenta. 0ari 1000 a'ortus s!ontan $an) dianalisis ole% 7erti) dan ,%eldon &1@<;(, se!aru% mem!erli%atkan mudi)a% $an) men)alami de)enerasi atau tidak men)andun) mudi)a%5blighted ovum se!erti $an) dijelaskan se'elumn$a. 8ada 50560D mudi)a% dan janin dini $an) men)alami a'ortus s!ontan, kalainan jumla% kromsom meru!akan !en$e'a' utama. Kelaina kromosom menjadi le'i% jaran) dijum!ai seirin) den)an kemajuan ke%amilan dan ditemukan !ada sekitar se!erti)a kematian trimester kedua, teta!i %an$a 5D dari la%ir mati trimester keti)a. 1,;

A'ortus Aneu!loidi Kelainan kromosom ini dise'a'kan ole% kesala%an )emato)enesis i'u, sementara $an) lain dise'a'kan ole% kesla%an a$a%. Trisomi autosom adala% anomal$ kromososm $an) terserin) ditemukan !ada ke)u)uran trimester !ertama. *eski!un se'a)ian 'esar trisom terjadi karena non-disjunction terisolasi. =risomi autosomal semua kromosom, kecuali kecuali kromosom nomor 1 !erna% ditemukan !ada a'otrus, dan trismoal kromosom 1;, 16, 1?, 11 dan 11 adala% $an) te'an$ak. 1,;

Monosomi X &<5,F( adala% kelainan kromosom s!esi/ik tun))al terserin). Kelainan ini men$e'a'kan sindrom =urner, $an) 'iasan$a men$e'a'kan a'ortus dan san)at jaran) men)%asilkan 'a$i !erm!uan la%ir %idu!. 1,; Triploidi serin) 'erkaitan den)an de)enerasi !lacenta %idro!ol &molar(.

A'ortus Eu!loidi Janin den)an kromosom normal cenderun) men)alami a'ortus le'i% 'elakan) dari!ada janin $an) men)alami aneu!loidi. ,e'a)ai conto%, meski!un >5D a'ortus anu!loidi terjadi se'elum ? min))u, a'ortus eu!loidi memuncak !ada sekitar 1; min))u. Bnsiden a'ortus eu!loidi menin)kat drastic setela% usia i'u mele+ati ;5 ta%un. 1,;

Faktor B'u 8en$e'a a'ortus eu!loidi 'elum se!enu%n$a di!a%ami, meski!un 'er'a)ai !en$akit medis, keadaan lin)kun)an, dan kelainan !erkem'an)an di!erkirakan 'er!eran. 8en)aru% usia i'u suda% 'an$ak dikenal tela% di'a%as di atas. 1,; Bn/eksi Bn/eksi jaran) menjadi !en$e'a' a'ortus dini. ,ejumla% in/eksi s!esi/ik tela% diteliti. ,e'a)ai conto%, meski!un Brucella abortus dan Campylobacter fetus men$e'a'kan a'ortus !ada sa!i keduan$a tidak men$e'a'kan %al $an) sama den)an manusia. Ju)a tidak tetda!at 'ukti 'a%+a isteria monocytogenes atau Chlamydia trchomatis meran)san) a'ortus !ada manusia. 0alam se'ua% !enelitian studi !ros!ekti/, in/eksi ole% virus %er!es sim!leks !ada a+al ke%amilan ju)a tidak menin)katkan insiden a'ortus. 6ukti 'a%+a To!oplasma gondii men$e'a'kan a'ortus !ada manusia masi% 'elum !asti. 1,; Kelaina Endokrin 'ipotiroidisme( 0e/isiensi iodium 'erat da!at 'erkaitan den)an ke)u)uran. 0e/isiensi %ormone tiroid serin) terjadi !ada +anita, 'iasan$a dise'a'kan ole% !en$akit autoimun, teta!i e/ek

%i!otiroidisme !ada a'ortus dini 'elum diteliti secara mendalam. Autoanti'od$ tiroid saja !erna% dila!orkan 'erkaitan den)an !enin)katan insiden ke)u)uran. 1,; 0ia'ete melitus An)ka ar'utus s!ontan dan mal/ormasi con)enital ma$or menin)kat !ada +anita den)an dia'etes 'er)antun)5insulin. Gesiko tam!akn$a 'erkaitan den)an derajat kontrol meta'olic !ada a+al ke%amilan. Kuran)n$a kontrol )lukosa men$e'a'kan menin)katn$a mencolok an)ka a'ortus. 0ia'etes overt adala% !en$e'a' ke)u)uran 'erulan). 1,; Nutrisi 0e/isiensi sala% satu nutrient dalam makanan atau de/isiensi moderat semua nutrient tam!akn$a 'ukan !en$e'a' !entin) a'ortus. 6a%kan !ada tin)kat ekstrim, %i!eremis )ravidarum disertai !enurunan 'erat $an) si)ni/ikan, jaran) diikuti ole% ke)u)uran. 1,;

Klasi"i!asi Abortus
Abortus )mines A'ortus tin)kat !ermulaan dan meru!akan ancaman terjadin$a a'ortus, ditandai !erdara%an !erva)inam, ostium uteri masi% tertutu! dan %asil konse!si masi% 'aik dalam kandun)an. 0ia)nosis a'ortus iminens 'iasan$a dia+ali den)an kelu%an !erdara%an !erva)inam !ada umur ke%amilan kuran) dari 10 min))u. 8enderita men)elu% mulas sedikit atau tidak ada kelu%an sama sekali kecuali !erdara%an !erva)inam. -stium uteri masi% tertutu! 'esarn$a uterus masi% sesuai den)an umur ke%amilan dan tes ke%amilan urin masi% !ositi/. Untuk menentukan !ro)nosis a'ortus iminens da!at dilakukan den)an meli%at kadar %ormon %34 !ada urin den)an cara melakukan tes urin ke%amilan men))unakan urin tan!a !en)enceran dan !en)enceran 1A10. 6ila %asil tes urin masi% !ositi/ keduan$a maka !ro)nosisn$a adala% 'aik, 'ila !en)enceran 1A 10 %asiln$a ne)ati/ maka !ro)nosisn$a du'ia ad malam. 8en)elolaan !enderita ini san)at ter)antun) !ada Bn/ormed concent $an) di'erikan. 6ila i'u ini masi% men)%endaki ke%amilan terse'ut, maka !en)elolaan %arus maksimal untuk mem!erta%ankan ke%amilan ini. 8emeriksaan U,4 di!erlukan untuk men)eta%ui !ertum'u%an janin $an) ada dan men)eta%ui keadaan !lasenta a!aka% suda% terjadi !ele!asan atau 'elum. 0i!er%atikan ukuran 'iometri janinAkanton) )estasi
7

a!aka% sesuai den)an umur ke%amilan 'erdasarkan 787=. 0en$ut jantun) janin dan )erakan janin di!er%atikan di sam!in) ada tidakn$a %ematoma retro!lasenta atau !em'ukaan kanalis servikalis. 8emeriksaan U,4 da!at dilakukan 'aik secara transa'dominal mau!un transva)inal. 8ada U,4 transa'dominal jan)an lu!a !asien %arus ta%an kencin) terle'i% da%ulu untuk menda!atkan +indo+ $an) 'aik a)ar rincian %asil U,4 da!at jelas. < 8enderita diminta untuk melakukan tira% 'arin) sam!ai !erdara%an 'er%enti. 6isa di'eri s!asrnolitik a)ar uterus tidak 'erkontraksi atau di'eri tam'a%an %ormone !ro)esteron atau derivatn$a untuk mence)a% terjadin$a a'ortus. -'at5o'atan ini +alau!un secara statistik ke)unaann$a tidak 'ermakna, teta!i e/ek !sikolo)is ke!ada !enderita san)at men)untun)kan. 8enderita 'ole% di!ulan)kan setela% tidak terjadi !erdara%an den)an !esan k%usus tidak 'ole% 'er%u'un)an seksual dulu sam!ai le'i% kuran) 1 min))u.< Abortus insipiens A'ortus $an) sedan) men)ancam $an) ditandai den)an serviks tela% mendatar dan ostium uteri tela% mem'uka, akan teta!i %asil konse!si masi% dalam kavum uteri dan dalam !roses !en)eluaran. 8enderita akan merasa mulas karena kontraksi $an) serin) dan kuat, !erdara%ann$a 'ertam'a% sesuai den)an !em'ukaan serviks uterus dan umur ke%amilan. 6esar uterus masi% sesuai den)an umur ke%amilan den)an tes urin ke%amilan masi% !ositi/. 8ada !emeriksaan U,4 akan dida!ati !em'esaran uterus $an) masi% sesuai den)an umur ke%amilan, )erak janin dan )erak jantun) janin masi% jelas +alau mun)kin suda% mulai tidak normal, 'iasan$a terli%at !eni!isan serviks uterus atau !em'ukaann$a. 8er%atikan !ula ada tidakn$a !ele!asan !lasenta dari dindin) uterus. < 8en)elolaan !enderita ini %arus mem!er%atikan keadaan umum dan !eru'a%an keadaan %emodinamik $an) terjadi dan se)era lakukan tindakan evakuasiA!en)eluaran %asil konse!si disusul den)an kuretase 'ila !erdara%an 'an$ak. 8ada umur ke%amilan di atas 11 min))u, uterus 'iasan$a suda% mele'i%i telur an)sa tindakan evakuasi dari kuretase %arus %ati5%ati, !erlu dilakukan evakuasi den)an cara di)ital $an) kemudian disusul den)an tindakan kuretase sarn'il di'erikan uterotonika. 7al ini di!erlukan untuk mence)a% terjadin$a !er/orasi !ada dindin) uterus. 8asca tindakan !erlu !er'aikan keadaan umum, !em'erian uterotonika, clan anti'iotika !roHlaksis. < Abortus )n!ompletus
8

,e'a)ian %asil konse!si tela% keluar dari kavum uteri dan masi% ada $an) tertin))al. 6atasan ini ju)a masi% ter!ancan) !ada umur ke%amilan kuran) dari 10 min))u atau 'erat janin kuran) dari 500 )ram. ,e'a)ian jarin)an %asil konse!si rnasi% tertin))al di dalam uterus di mana !ada !emeriksaan va)ina, kanalis servikalis masi% ter'uka dan tera'a jarin)an dalam kavum uteri atau menonjol !ada ostium uteri ekstemum. 8endara%an 'iasan$a masi% terjadi jumla%n$a !un 'isa 'an$ak atau sedikit 'er)antun) !ada jarin)an $an) tersisa, $an) men$e'a'kan se'a)ian placental site masi% ter'uka se%in))a !endara%an 'erjalan terus. 8asien da!at jatu% dalam keadaan anemia atau s$ok %emora)ik se'elum sisa jarin)an konse!si dikeluarkan. 8en)elolaan !asien %arus dia+ali den)an !er%atian ter%ada! keadaan umum dan men)atasi )an))uan %emodinamik $an) terjadi untuk kemudian disia!kan tindakan kuretase. 8emeriksaan U,4 %an$a dilakukan 'ila kita ra)u den)an dia)nosis secara klinis. 6esar uterus sudaj le'i% kecil dari umur ke%amilan dan kanton) )estasi suda% sulit dikenali, di kavum uteri tam!ak massa %i!erekoik $an) 'entukn$a tidak 'eraturan. < 6ila terjadi !endara%an $an) %e'at, dianjurkan se)ela melakukan !en)eluaran sisa %asil konse!si secara manual a)ar jarin)an $an) men))anjal terjadi kontraksi uterus se)era dikeluarkan, kontraksi uterus da!at 'erlan)sun) 'aik dan !endara%an 'isa 'er%enti. ,elanjutn$a dilakukan tindakan kuretase. =indakan kuretase %arus dilakukan secara %ati5%ati sesuai keadaan umum i'u dan 'esarn$a uterus. =indakan $an) dianjurkan iala% den)an karet vakum men))unakan kanula dari !lastik. 8asca tindakan !erlu di'erikan uterotonika !arenteral atau!un !er oral dan anti'iotika.< Missed abortion A'ortus $an) ditandai den)an em'rio atau /etus tela% menin))al dalam kandun)an se'elum ke%amilan 10 min))u dan %asil konse!si seluru%n$a masi% terta%an dalam kandun)an. 8enderita missed a'ortion 'iasan$a tidak merasakan kelu%an a!a !un kecuali merasakan !ertum'u%an ke%amilann$a tidak se!erti $an) di%ara!kan. 6ila ke%amilan di atas 1< min))u sam!ai 10 min))u !enderita justru merasakan ra%imn$a semakin men)ecil den)an tanda5tanda ke%amilan sekunder !ada !a$udara mulai men)%ilan). < Kadan)kala missed a'ortion ju)a dia+ali den)an a'ortus iminens $an) kernudian merasa sem'u%, teta!i !ertum'u%an janin ter%enti. 8ada !emeriksaan tes urin ke%amilan 'iasan$a ne)ati/ setela% satu min))u dari ter%entin$a !ertum'u%an ke%amilan. 8ada !emeriksaan U,4
9

akan dida!atkan uterus $an) men)ecii, kanton) )estasi $an) men)ecil, dan 'entukn$a tidak 'eraturan disertai )am'aran /etus $an) tidak ada tanda5tanda ke%idu!an. 6ila missed a'ortion 'erlan)sun) le'i% dari < min))u %arus di!er%atikan kemun)kinan terjadin$a )an))uan !enjendalan dara% ole% karena %i!o/i'rino)enemia se%in))a !erlu di!eriksa koa)ulasi se'elum tindakan evakuasi dan kuretase. < 8en)elolaan missed a'ortion !erlu diutarakan ke!ada !asien dan keluar)an$a secara 'aik karena risiko tindakan o!erasi dan kuretase ini da!at menim'ulkan kom!likasi !endara%an atau tidak 'ersi%n$a evakuasiAkuretase dalam sekali tindakan. Faktor mental !enderita !erlu di!er%atikan, karena !enderita umumn$a merasa )elisa% setela% ta%u ke%amilann$a tidak tum'u% atau mati. 8asien umur ke%amilan kuran) dari 11 rnin))u tindakan evakuasi da!at dilakukan secara lan)sun) den)an melakukan dilatasi dan kuretase 'ila serviks uterus memun)kinkan. 6ila umur ke%amilan di atas 11 min))u atau kuran) dari 10 min))u den)an keadaan serviks uterus $an) masi% kaku dianjurkan untuk melakukan induksi terle'i% da%ulu untuk men)eluarkan janin atau mematan)kan kanalis servikalis. < 6e'era!a cara da!at dilakukan antara lain den)an !em'erian in/use intravena cairan oksitosin dimulai dari dosis 10 unit dalam 500 cc dekstrose 5 D tetesan 10 tetes !er menit dan da!at diulan)i sam!ai total oksitosin 50 unit den)an tetesan di!erta%ankan untuk mence)a% terjadin$a resistensi cairan tu'u%. Jika tldak 'er%asil, !enderita diistira%atkan satu %ari dan kemudian induksi diulan)i 'iasan$a maksimal ; kali. ,etela% janin atau jarin)an konse!si 'er%asil keluar den)an induksi ini dilanjukan den)an tindakan kuretase se'ersi% mun)kin. < 8ada dekade 'elakan)an ini 'an$ak tulisan $an) tela% men))unakan !rosta)landin atau sintetisn$a untuk melakukan induksi !ada missed a'ortion. ,ala% satu cara $an) 'an$ak dise'utkan adala% den)an !em'erian meso!rostol secara su'lin)ual se'an$ak <00 m) $an) da!at diulan)i 1 kali den)an jarak enam jam. 0en)an o'at ini akan terjadi !en)eluaran %asil konse!si atau terjadi !em'ukaan ostium serviks se%in))a tindakan evakuasi dan kuretase da!at dikerjakan untuk men)oson)kan kavum uteri. Kemun)kinan !en$ulit !ada tindakan missed a'ortion ini le'i% 'esar rnen)in)at jarin)an !lasenta $an) menem!el !ada dindin) uterus 'iasan$a suda% le'i% kuat. A!a'ila terda!at %i!o/i'rino)enemia !erlu disia!kan trans/usi dara% se)ar atau /i'rino)en. 8asca tindakan kalau !erlu dilakukan !em'erian in/us intravena cairan oksitosin dan !em'erianan antiotika( *
10

Dia#nosis +andin#
Kehamilan e!topi! Ke%amilan ekto!ik iala% suatu ke%amilan $an) 'er'a%a$a 'a)i +anita $an) 'ersan)kutan 'er%u'un) den)an 'esarn$a kemun)kinan terjadi keadaan $an) )a+at. Ke%amilan ekto!ik terjadi 'ila telur $an) di'ua%i 'erim!lantasi dan tum'u% di luar endometrium kavum uteri. =ermasuk dalam ke%amilan ekto!ik adala% ke%amilan tu'a, ke%amilan ovarial, ke%amilan intrali)amenter, ke%amilan servikal, dan ke%amilan a'dominal !rimer atau sekunder.6 Ke%amilan intrauterin da!at ditemukan 'ersamaan den)an ke%amilan ekstrauterin. 0alam %al ini di'edakan
11

dua jenis, $aitu combined ectopoc pregnancy di mana ke%amilan intra5uterin terda!at !ada +aktu $an) sama den)an ke%amilan ekstra5uterin dan compound ectopic pregnancy $an) meru!akan ke%amilan intrauterin !ada +anita den)an ke%amilan ekstra5uterin le'i% da%ulu den)an janin suda% mati dan menjadi lito!edion.<,5

4am'ar 6. =em!at dan Frekuensi =erjadin$a Ke%amilan Ekto!ik Keteran)an &A( Am!ulla, ?0D &6( Bsmika, 11D &3( Fim'rial, 5D &0( Bnterstitial, 1D &E( A'dominal, 1.<D &F( -varium 0.1D &4( ,erviks 0,1D Etiolo#i Faktor5/aktor $an) meme)an) !eranan dalam %al ini iala% 'erikut <,5 Faktor dalam lumen tu'a Endosal!in)itis da!at men$e'a'kan !erlekatan endosal!in), se%in))a lumen tu'a men$em!it atau mem'entuk kanton) 'untu 8ada %i!ol!asia uteri lumen tu'a sem!it dan 'erkeluk5keluk dan %al ini serin) disertai )an))uan /un)si silia endosal!in) -!erasi !lastik tu'a dan sterilisasi $an) tak sem!urna da!at menjadi se'a' lumen tu'a men$em!it Faktor !ada dindin) tu'a Endometriosis tu'a da!at memuda%kan im!lantasi telur $an) di'ua%i dalam tu'a 0ivertikel tu'a kon)enital atau ostium assesorius tubae da!at mena%an telur $an) di'ua%i di tem!at itu Faktor di luar dindin) tu'a
12

8erlekatan !eritu'al den)an distorsi atau lekukan tu'a da!at men)%am'at !erjalanan telur =umor $an) menekan dindin) tu'a da!at men$em!itkan lumen tu'a Faktor lain *i)rasi luar ovum, $aitu !erjalanan dari ovarium kanan ke tu'a kiri5atau se'alikn$a5da!at mem!er!anjan) !erjalanan telur $an) di'ua%i ke uterusI !ertum'u%an telur $an) 'erlalu ce!at da!at men$e'a'kan im!lantasi !rematur Fertilisasi in vitro Patolo#i 8roses im!lantasi ovum $an) di'ua%i, $an) terjadi di tu'a !ada dasarn$a sama den)an %aln$a di kavum uteri. =elur di tu'a 'ernidasi secara kolumner atau interkolumner. 8ada $an) !ertama telur 'erim!lantasi !ada ujun) atau sisi jonjot endosal!in). 8erkem'an)an selanjutn$a di'atasi ole% kuran)n$a vaskularisasi dan 'iasan$a telur mati secara dini dan kemudian direa'sor!si. 8ada nidasi secara interkolumner telur 'ernidasi antara 1 jonjot endosal!in). ,etela% tem!at nidasi tertutu!, maka telur di!isa%kan dari lumen tu'a ole% la!isan jarin)an $an) men$eru!ai desidua dan dinamakan !seudoka!sularis. Karena !em'entukan desidua di tu'a tidak sem!urna mala%an kadan)5kadan) tidak tam!ak, den)an muda% villi korialis menem'us endosal!in) dan masuk ke dalam la!isan otot5otot tua den)an merusak jarin)an dan !em'ulu% dara%. 8erkem'an)an janin selanjutn$a 'er)antun) !ada 'e'era!a /aktor, se!erti tem!at im!lantasi, te'aln$a dindin) tu'a, dan 'an$akn$a !erdara%an $an) terjadi ole% invasi tro/o'las. 0i 'a+a% !en)aru% %ormon estro)en dan !ro)esteron dari kor!us luteum )raviditatis dan tro/o'las, uterus menjadi 'esar dan lem'akI endometrium da!at 'eru'a% !ula menjadi desidua. 0a!at !ula ditemukan !eru'a%an5!eru'a%an !ada endometrium $an) dise'ut /enomena Arias5,tella. ,el e!itel mem'esar den)an intin$a %i!ertro/ik, %i!erkromatik, lo'uler, dan 'er'entuk tak teratur. ,ito!lasma sel da!at 'erlu'an)5lu'an) atau 'er'usa, dan kadan)5kadan) ditemukan mitosis. 8eru'a%an terse'ut %an$a ditemukan !ada se'a)ian ke%amilan ekto!ik. <,5 1. Faktor5/aktor resiko 8erna% men)alami ke%amilan ekto!ik se'elumn$a 8em'eda%an !ada saluran telur A sterilisasi 8ema!aran ole%A terkena !en)aru% 0E, dalam ke%idu!an intrauterine 8emakaian alat kontrase!si dalam ra%im
13

8erna% terkena in/eksi )enitaliaA!elvis Bn/ertilitas *erokok 8ada usia dini &J 1?ta%un( terjadi %u'un)an seksual !ertama 1. *ani/estasi klinik *ani/estasi klinik ke%amilan ekto!ik $aitu Amenore 4ejala ke%amilan muda N$eri !erut 'a)ian 'a+a%. 8ada ru!tur tu'a n$eri terjadi ti'a5ti'a dan %e'at, men$e'a'kan !enderita !in)san sam!ai s$ok. 8ada a'ortus tu'a n$eri mula5mula !ada satu sisi, menjalar ke tem!at lain. 6ila dara% sam!ai ke dia/ra)ma 'isa men$e'a'kan n$eri 'a%u, dan 'ila terjadi %ematokel retrouterina terda!at n$eri de/ekasi 8erdara%an !erva)inam 'er+arna coklat tua 8ada !emeriksaan va)ina terda!at n$eri )o$an) 'ila serviks di)erakkan, n$eri !ada !era'aan, dan kavum 0ou)lasi menonjol karena ada 'ekuan dara% ;. 8enatalaksanaan 8asien dirujuk ke ruma% sakit. 0i ruma% sakit dilakukan Ca!arotomi ,al!in)oektomiAsal!in)ostomiAreanastomosis tu'a Kemotera!i den)an metotreksat 1 m)Ak) intravena dan /aktor sitrovorum 0,1 m)Ak) intramuskular 'erselin)5selin) selama ? %ari 'ila ke%amilan di !ars am!ularis tu'a 'elum !eca%, diameter kanton) )estasi kuran) atau sama den)an < cm, !erdara%an dalam ron))a !erut kuran) dari 100 ml, dan tanda vital 'aik. Mola hidatidosa *ola %idatidosa adala% suatu ke%amilan $an) 'erkem'an) tidak +ajar di mana tidak ditemukan janin dan %am!ir seluru% villi korialis men)alami %idro!ik.5,6
5,6 6

14

6elum diketa%ui !asti. Ada $an) men$atakan aki'at in/eksi, de/isiensi makanan.5,6

Etiolo)i Kejadian mola ju)a $an) 'erkaitan den)an kromosom. *ola %idatidosa 'erkaitan den)an kromosom. *ola %idatidosa kom!let 'ersum'er dari /ertilisasi ovum tan!a nukleus atau nukleusn$a tidak akti/ se%in))a tum'u%5kem'an)n$a 'erlan)sun) atas dominasi inti s!ermato9oa. -le% karena itu, )am'aran kromosom !ada mola %idatidosa kom!let adala% <6FF. *ola %idatidosa !arsial terjadi karena ovum tan!a nukleus men)alami /ertilisasi )anda se%in))a )am'aran kromosomn$a <6F2.6,> =idak 'er/un)sin$a atau %ilan)n$a inti ovum dikaitkan den)an masala% sosial ekonomi $an) disertai renda%n$a nilai nutrisi, kekuran)an !rotein, dan de/isiensi vitamin A. 6,>

8atolo)i ,e'a)ian dari vili 'eru'a% menjadi )elem'un)5)elem'un) 'erisi cairan jerni%. 6iasan$a tidak ada janin, %an$a !ada mola !artialis kadan)5kadan) ada janin. 4elem'un) itu se'esar 'utir kacan) %ijau sam!ai se'esar 'ua% an))ur. 4elem'un) ini da!at men)isi seluru% cavum uteri. 0i 'a+a% mikrosko!ik nama!ak de)enerasi %idro!ik dari stroma jonjot, tidak adan$a !em'ulu% dara% dan !roli/erasi tro/o'last. 8ada !emeriksaan c%romosom dida!atkan !oli!loidi dan %am!ir !ada semua kasus mola susunan se. c%romatin adala% +anita. 8ada mola %idatidosa, ovaria da!at men)andun) kista lutein kadan)5kadan) %an$a !ada satu ovarium kadan)5kadan) !ada kedua5duan$a. Kista ini 'erdindin) ti!is dan 'erisikan cairan kekunin)5kunin)an dan da!at menca!ai ukuran se'esar tinju atau ke!ala 'a$i. Kista lutein terjadi karena !eran)san)an ovarium ole% kadar )onadotro!in c%orion $an) tin))i. Kista ini %ilan) sendiri setela% mola dila%irkan.6,> *ani/estasi klinik *ola %idatidosa 'erkem'an) dari tro/o'las ekstraem'rionik. *ola %idatidosa ter'a)i menjadi > mola %idatidosa kom!let &klasik(, jika tidak ditemukan janin mola %idatidosa inkom!let &!arsial(, jika disertai janin atau 'a)ian janin
15

4am'ar ?. *ola 7idatidosa Kom!let dan Bnkom!let *ani/estasi klinik mola %idatidosa 6,> Amenore dan tanda5tanda ke%amilan 8erdara%an !erva)inam 'erulan). 0ara% cenderun) 'er+arna coklat. 8ada keadaan lanjut kadan) keluar )elem'un) mola. 8em'esaran uterus le'i% 'esar dari usia ke%amilan. =idak tera'a 'a)ian janin !ada !al!asi dan tidak terden)arn$a 'un$i jantun) janin sekali!un uterus suda% mem'esar setin))i !usar atau le'i% 8enin)katan kadar 734 4am'aran U,4 'eru!a 'adai salju atau saran) le'a% 8reeklam!sia atau eklam!sia $an) terjadi ke%amilan 1< min))u

Pato"isiolo#i
A'ortus 'iasan$a disertai ole% !erdara%an ke dalam desidua 'asalis dan nekrosis di jarin)an dekat tem!at !erdara%an. -vum menjadi terle!as, dan %al ini memicu kontraksi uterus $an) men$e'a'kan eks!ulsi. A!a'ila kantun) di'uka, 'iasan$a dijum!ai janin kecil $an) men)alami maserasi dan dikelilin)i ole% cairan. 8ada ke%amilan a+al serin) tidak terli%at /etus $an) dinamakan 'li)%ted ovum. > 8ada a'ortus ta%a! le'i% lanjut, janin $an) terta%an da!at men)alami maserasi. =ulan)5 tulan) ten)korak kola!s dan a'domen kem'un) ole% cairan $an) men)andun) dara%. Kulit melunak dan terkelu!as in utero, janin men)erin) dan cairan amnion 'erkuran) se%in))a menjadi )e!en) mem'entuk /etus kom!resus. >

16

Penatala!sanaan
8enatalaksanaan a'ortus imminens terdiri atas 6,> o Bstira%at5'arin). =idur 'er'arin) meru!akan unsur !entin) dalam !en)o'atan, karena cara ini men$e'a'kan 'ertam'a%n$a aliran dara% ke uterus dan 'erkuran)n$a ran)san) mekanik. o 8eriksa den$ut nadi dan su%u 'adan dua kali se%ari 'ila !asien tidak !anas dan tia! em!at jam 'ila !asien !anas. o =es ke%amilan da!at dilakukan 'ila %asil ne)ati/, mun)kin janin suda% mati. 8emeriksaan U,4 untuk menentukan a!aka% janin masi% %idu!. o 6erikan o'at !enenan), 'iasan$a /eno'ar'ital ;. ;0 m). 6erikan !re!arat %ematinik misaln$a sul/at /erosus 60051000 m) o 0iet tin))i !rotein dan tam'a%an vitamin 3 o 6ersi%kan vulva minimal dua kali se%ari den)an cairan antise!tik untuk mence)a% terutama saat masi% men)eluarkan cairan coklat. 8enatalaksanaan a'ortus insi!iens 6,> o 6ila !erdara%an tidak 'an$ak, tun))u terjadin$a a'ortus s!ontan tan!a !ertolon)an selama ;6 jam den)an di'erikan mor/in o 8ada ke%amilan kuran) dari 11 min))u, $an) 'iasan$a disertai !erdara%an, tan)ani den)an !en)oson)an uterus memakai kuret vakum atau cunam a'ortus, disusul den)an kerokan memakai kuret tajam. ,untikkan er)ometrin 0,5 m) intramuskular. o 8ada ke%amilan le'i% dari 11 min))u, 'erikan in/us oksitosin 10 BU dalam dektrose 5D 500 ml dimulai ? tetes !er menit dan naikkan sesuai kontraksi uterus sam!ai terjadi a'ortus kom!lit. o 6ila janin suda% keluar, teta!i !lasenta masi% tertin))al, lakukan !en)eluaran !lasenta secara manual o Untuk men)uran)i n$eri karena %is 'ole% di'erikan sedative 8enatalaksanaan a'ortus inkom!letus 6> o 6ila disertai s$ok karena !erdara%an, 'erikan in/us cairan Na3l /isiolo)is atau rin)er laktat dan selekas mun)kin ditrans/usi dara%
17

o ,etela% s$ok diatasi, lakukan kerokan den)an kuret tajam lalu suntikkan er)ometrin 0,1 m) intramuskular o 6ila janin suda% keluar, teta!i !lasenta masi% tertin))al, lakukan !en)eluaran !lasenta secara manual o 6erikan anti'iotik untuk mence)a% in/eksi 8enatalaksanaan a'ortus kom!letus
6,>

o 6ila kondisi !asien 'aik, 'erikan er)ometrin ;.1 ta'let selama ; sam!ai 5 %ari o 6ila !asien emia, 'erikan %ematinik se!erti sul/at /erosus satau trans/usi dara% o 6erikan anti'iotik untuk mence)a% in/eksi o Anjurkan !asien diet tin))i !rotein, vitamin, mineral 8enatalaksanaan missed abortion" 6,> o 6ila kadar /i'rino)en normal, se)era keluarkan jarin)an konse!si den)an cunam ovum lalu den)an kuret tajam o 6ila kadar /i'rino)en renda%, 'erikan /i'rino)en kerin) atau se)ar sesaat se'elum atau ketika men)eluarkan konse!si o 8ada ke%amilan kuran) dari 11 min))u, lakukan !em'ukaan serviks den)an )a)an) laminaria selama 11 jam lalu dilakukan dilatasi serviks den)an dilatator 7e)ar. Kemudian %asil konse!si diam'il den)an cunam ovum lalu den)an kuret tajam o 8ada ke%amilan le'i% dari 11 min))u, 'erikan dietilstil'esterol ;.5 m) lalu in/us oksitosin 10 BU dalam dektrose 5D se'an$ak 500 ml mulai 10 tetes !er menit dan naikkan dosis sam!ai ada kontraksi uterus. -ksitosin da!at di'erikan sam!ai 100 BU dalam ? jam. 6ila tidak 'er%asil, ulan) in/us oksitosin setela% !asien istira%at satu %ari o 6ila tin))i /undus uteri sam!ai 1 jari 'a+a% !usat, keluarkan %asil konse!si den)an men$untik larutan )aram 10D dalam kavum uteri melalui dindin) !erut

,ara !uretase
8asien dalam !osisi litotomi ,untikkan valium 10 m) dan atro!in sul/at 0,15 m) intravena =indakan ase!sis dan anti se!sis )enitalia e.terna, va)ina dan serviks
18

Koson)kan kandun) kemi% 8asan)kan s!ekulum va)ina, selanjutn$a serviks di!resentasikan den)an tenakulum menje!it dindin) de!an !orsio !ada jam 11. An)kat s!ekulum de!an dan s!ekulum 'elakan) di!e)an) ole% seoran) asisten. *asukkan sonde uterus den)an %ati5%ati untuk menentukan 'esar danara% uterus. Keluarkan jarin)an den)an cunam a'ortus, dilanjutkan den)an kurettum!ul secara sistematis menurut !utaran jarum jam. Usa%akanseluru% kavum uteri dikerok. ,etela% di$akini tak ada !erdara%an, tindakan di%entikan. A+asi tanda vital 155;0 menit !asca tindakan. >

Kompli!asi
8erdara%an da!at diatasi den)an !en)oson)an uterus dari sisa5sisa %asil konse!si dan jika !erlu !em'erian tran/usi dara%. Kematian karena !erdara%an da!at terjadi a!a'ila !ertolon)an tidak di'erikan !ada +aktun$a. 8er/orasi uterus !ada kerokan da!at terjadi terutama !ada uterus dalam !osisi %i!erretro/leksi. Jika terjadi !eristi+a ini, !enderita !erlu diamat5amati den)an teliti. Jika ada tanda 'a%a$a, !erlu se)era dilakukan la!arotomi dan ter)antun) dari luas dan 'entuk !er/orasi, !enja%itan luka !er/orasi atau !erlu %isterektomi. Bn/eksi ,%ock !ada a'ortus 'isa terjadi karena !erdara%an &s$ok %emora)ik( dan karena in/eksi 'erat &s$ok endose!tik(. >

Pen-e#ahan
Usia i'u %amil le'i% 'aik tidak J 10 ta%un dan tidak K ;5 ta%un. *elakukan !emeriksaan dini se'elum %amil &=-G37(. Kenali tanda5tanda ke%amilan le'i% dini. Ke%amilan %arus direncanakan &suda% sia! secara /isik dan emosional(.
19

Jarak antara ke%amilan tidak terlalu dekat. ,elama %amil %arus cuku! )i9i. *en)%indari trauma. =idak men)konsumsi o'at5o'atan $an) sem'aran)an. Jalani !emeriksaan kandun)an secara rutin. Kontrol !en$akit kronis $an) diderita se!erti 0*, %i!ertensi. ,krinnin) )en untuk meminimalisir adan$a a'normalitas kromosom se!erti autosomal trisom$, monosom$ F, tri!loid, tetra!loid. Jan)an merokok dan minum alko%ol. Jan)an minum ko!i &$an) men)andun) ca//ein(.

Pro#nosis
8ro)nosis ter)antun) !ada jenis a'ortus $an) dialami. 0am!ak ne)ati/ $an) ter!ara% $aitu kematian !erinatal.

Kesimpulan
Kesim!ulan dari kasus LN$.6 dan suamin$a adala% !asan)an $an) 'aru menika% 6 'ulan lalu. ,uatu %ari ketika suamin$a sedan) 'ekerja, !erut N$.6 terasa mules dan keluar dara% dari kemaluann$a. ,e'enarn$a ia suda% terlam'at 'ulan teta!i 'elum mem'erita%u suamin$a karena akan mem'er Lsur!riseM !ada suami tercinta. 7aid terak%ir tan))al 1 A!ril 101;. E734 &N(. 8ada !emeriksaan dida!at = 110A>0, N >1Am, 8 11Am. 0ari va)ina tam!ak men)alir dara%. =an))al !emeriksaan 1< *ei 101;M. 0ari kasus terse'ut da!at disim!ulkan 'a%+a i'u ters'ut men)almi A'ortus.

Da"tar Pusta!a
20

1. 3unnin)%am, Ceveno, 6loom, 7aut%, Gouse, ,!on). Williams o'stetrics. Ed. 1;. Jakarta E43I101;.%.1165;5. 1. Erol G. Nor+it9, Jo%n -. ,c%or)e. Anamnesis dan 8emeriksaan Fisik. At a 4lance -'stetrics dan 4inekolo)i. Edisi ke51. Jakarta Erlan))a dan 8em'ukuan 0e!diknas. 100>. 8. ?5@ ;. 8ra+iro%ardjo ,, Wiknjosastro 7. Blmu kandun)an. Edisi 1 Jakarta 2a$asan 6ina 8ustaka ,ar+ono 8ra+iro%ardjoI 100>.%.1;156@. <. 7adijanto 6. 8endara%an !ada ke%amilanIa'ortus. 0alam Blmu ke'idanan sar+ono !ra+iro%ardjo. Jakarta 8= 6ina 8ustaka ,ar+ono 8ra+iro%ardjoI 1011.%.<605>1. 5. 8ra+iro%ardjo ,, Wiknjosastro 7. Blmu ke'idanan. Edisi ;. Jakarta 2a$asan 6ina 8ustaka ,ar+ono 8ra+iro%ardjoI 100>.%.;015<@. 6. *ansjoer A, =ri$anti K, ,avitri G, Ward%ani WB. ,etio+ulan W. Ka!ita selekta kedokteran. Edisi ;. Jilid 1. Jakarta *edia Aescula!iusI 100>.%.1605>0. >. 0e!artemen -'stetri dan 4inekolo)i Fakultas Kedokteran Universitas 8adjajaran. -'stetri !atolo)i. 6andun) Elstar -//setI 1001.%.>5<5.

21