Anda di halaman 1dari 16

TRAUMA DADA

0 .00 / 5 5 1/5 2/5 3/5 4/5 5/5

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

A. Review Anatomi Fisiologi Untuk kasus trauma thorax / dada, setidakn a terda!at 3 "agian / organ di!e#a$ari secara sistematis, aitu rongga thorax, !aru%!aru dan $antung. 1. Rongga Thorax &ongga 'horax tersusun atas $aringan tu#ang dan otot ( Muskuloskeletal), ang mem"entuk suatu rongga (Cavum). (ida#am rongga thorax terdiri dari "e"era!a organ vita# aitu ) $antung ang meru!akan organ utama !ada sistem kardiovasku#er, dan !aru%!aru $uga meru!akan organ utama !ada sistem !erna!asan. ang ang !er#u

&angka thorax di"entuk o#eh co#umna verte"ra#is, tu#ang costa, carti#ago costa, dan sternum. *osta terdiri dari 12 !asang tu#ang rusuk, dimana dari 12 !asang terse"ut ter"agi men$adi + , !asang costa se$ati, 3 !asang costa !a#su, dan 2 !asang costa me#a ang. 'u#ang%tu#ang terse"ut#ah ang me#indungi cavum thorax dan "e"era!a organ dida#amn a. &ongga ini di#a!isi o#eh tiga otot terse"ut aitu ) 1. .. /ntercosta#is 0xternus ang ang men eru!ai dinding otot a"domen. -etiga otot

1tot ini "er$a#an mengisi rongga intercosta#is dari verte"ra !osterior sam!ai di !er"atasan kostokondra# di anerior, kemudian otot ini terus "er$a#an ke de!an se"agai mem"ran ti!is, secara kasat mata, otot ini akan ter#ihat se!erti huru2 3. 1. .. /ntercosta#is /nternus

1tot ini "er$a#an mengisi rongga intecosta#is dari sternum sam!ai ke angu#us costa kemudian "er$a#an ke "e#akang se"agai suatu mem"ran ang ti!is, secara kasat mata, otot ini akan ter#ihat se!erti huru2 456. 1. .. /ntercosta#is /ntima (terda#am)

7ervus intercosta# ada#ah rami anterior !rimer dari n. 8egmenta#is toraka#is. 9an a enam nervus teratas ang "er$a#an da#am rongga intercosta#is, sisan a masuk ke da#am dinding anterior a"domen. 7ervus intercosta# "er$a#an me#e:ati 11 costa, sedangkan costa ke 12 di#e:ati o#eh nervus su"costa. 5da!un ca"ang%ca"ang 7ervus /ntercosta#is ada#ah + 1. 2. *a"ang ko#atera# ang men u!#ai otot di rongga intercosta#is ($uga disu!#ai o#eh n. /ntercosta#is utama). *a"ang sensoris dari !#eura (nervus atas) dan !eritonium (nervus "a:ah). ;ang meru!akan !erkecua#ian ada#ah +

1) 7ervus /nercosta#is ke%1 "erga"ung dengan !#eksus "rakia#is dan tidak memi#iki ca"ang kutaneus anterior. 2) 7ervus /ntercosta#is ke%2 "erga"ung dengan 7ervus *utaneus media#is di#engan me#a#ui ca"ang 7ervus /nterkosto"rakia#is, o#eh karena itu nervus ini men u!#ai ku#itketiak dan sisi media# #engan.

2.

Paru-Paru ang se"agian "esar terdiri dari ge#em"ung%

<aru%!aru meru!akan se"uah a#at tu"uh

ge#em"ung (a#veo#i). 5#veo#i ini terdiri dari se#%se# e!ite# dan endote#. =an akn a a#veo#i > ,00.000.000 "uah !aru%!aru kiri dan kanan. <aru%!aru di "agi 2, aitu !aru%!aru kanan ang terdiri dari 3 #o"us aitu + #o"us !u#mo dextra su!erior, #o"us media dan #o"us in2erior. <aru%!aru kiri han a terdiri dari 2 #o"us karena "er"atasan #angsung dengan organ $antung dida#am rongga thorax. 5da!un kedua #o"us terse"ut aitu + !u#mo sinistra #o"us su!erior dan #o"us in2erior. <aru%!aru kiri mem!un ai 10 segmen aitu 5 "uah segmen !ada #o"us su!erior dan 5 "uah segmen !ada in2erior. <aru%!aru kanan mem!un ai 10 segmen aitu 5 "uah segmen !ada #o"us su!erior, 2 "uah segmen !ada #o"us media#is dn 3 "uah segmen !ada #o"us in2erior. 1rgan ini ter#etak !ada rongga dada ang menghada! ke tengah rongga dada. <aru%!aru di "ungkus o#eh se#a!ut ang "ernama !#eura. <#eura di"agi men$adi 2, aitu !#eura viscera# dan !#eura !arieta# (.artini, 2000).

.enurut 'am"a ong (2001), !roses !erna!asan da!at di"agi atas em!at kriteria aitu + 1. 3enti#asi !u#mona# ang artin a masuk dan ke#uarn a udara dari atmos2ir ke "agian a#veo#us 2. (i2usi 1ksigen dan -ar"ondioksida ang masuk dari udara ang masuk ke !em"u#uh 3. 4. darah disekitar a#veo#i 'rans!ortasi oksigen dan kar"ondioksida o#eh darah ke se# <engaturan 3enti#asi. ang ter$adai di

<erna2asan !aru%!aru meru!akan !ertukaran oksigen dan kar"ondioksida

!aru%!aru. 1ksigen di am"i# me#a#ui mu#ut dan hidung !ada :aktu "erna2as dimana oksigen masuk me#a#ui trakea sam!ai ke a#veo#i "erhu"ungan dengan darah da#am ka!i#er !u#mona#, a#veo#i memisahkan oksigen dari darah, oksigen menem"us mem"rane, dan diam"i# o#eh se#

darah merah di "a:a ke $antung dari $antung di !om!akan ke se#uruh tu"uh. 5da 4 !roses ang "erhu"ungan dengan !erna2asan !aru%!aru + 1. 2. 3. 4. 3enti#asi !u#moner, gerakan !erna2asan udara #uar. ang menukar udara da#am a#veo#i dengan

5rus darah me#a#ui !aru%!aru, darah mengandung oksigen masuk ke se#uruh tu"uh, kar"ondioksida dari se#uruh tu"uh masuk ke !aru%!aru. (istri"usi arus udara dan arus darah dengan $um#ah semua "agian. ang te!at untuk di ca!ai

(i2usi gas ang menem"us mem"rane a#veo#i dan ka!i#er kar"ondioksida #e"ih mudah "erdi2usi dari !ada oksigen.

3.

Jantung

.enurut .artini. (2001), $antung meru!akan se"uah organ musku#er "erongga ang terdiri dari otot%otot. 1tot $antung meru!akan $aringan istime:a karena $ika di#ihat dari "entuk dan susunann a sama dengan otot serat #intang, dan cara ker$an a di!engaruhi o#eh susunan sara2 otonom atau di#uar kemauan kita. ?antung ter#etak dirongga dada se"e#ah de!an (cavum mediastinum anterior), se"e#ah kiri "a:ah dari !ertengahan rongga dada, diatas dia2ragma, dan !angka#n a terda!at di"e#akang kiri antara costa 3 dan 3/, dua $ari di"a:ah !a!i#a mamae. <ada tem!at ini tera"a adan a den utan $antung ang dise"ut iktuscordis. Ukuran $antung @ se"esar genggaman tangan kanan dan "eratn a kira%kira 250 A 300 gram. 1rgan ini tersusun atas tiga #a!isan, aitu #a!isan !em"ungkus ( Perycardium), #a!isan otot (Myocardium), dan #a!isan terda#am (0ndocardium) ang terdiri dari $aringan endote# atau se#a!ut #endir ang me#a!isi !ermukaan rongga $antung. <ada "agian da#am $antung ini#ah terda!at 4 ruang / rongga, aitu atrium kanan, atrium kiri, ventrike# kanan dan ventrike# kiri. -eem!at ruang ini dihu"ungkan dengan ke"eradaan katu!Atrioventrikularis dan katu! Semilunaris. *urah $antung ada#ah vo#ume darah ang disem!rotkan o#eh setia! ventrike# setia! menit. (ua !enentu curah $antung ada#ah kece!atan den ut $antung (den ut !er menit) dan vo#ume sekuncu! (vo#ume darah ang di!om!a !er den ut). <ada keadaan norma# (2isio#ogis) $um#ah darah ang di!om!akan o#eh ventrike# kiri dan ventrike# kanan sama "esarn a "i#a tidak demikian maka akan ter$adi !enim"unan darah di tem!at tertentu, misa#n a "i#a $um#ah darah ang di!om!akan ventrike# kanan #e"ih "esar dari ventrike# kiri maka $um#ah darah tidak da!at diteruskan o#eh ventrike# kiri ke !eredaran darah sistemik sehingga ter$adi !enim"unan darah di !aru%!aru. ?um#ah ang di!om!akan ventrike# da#am satu menit dise"ut curah $antung dan $um#ah darah ang di!om!akan ventrike# !ada setia! ka#i sisto# dise"ut isi sekuncu!. 8ecara norma# !ada setia! sisto# ventrike# tidak ter$adi !engosongan tota# dari ventrike#, han a se"agian dari isi ventrike# ang dike#uarkan. *urah $antung !ada !ria de:asa da#am keadaan istirahat @ 5 #iter dan da!at turun atau naik !ada "er"agai keadaan.

<re#oad ada#ah $um#ah atau vo#ume darah saat !engisian kem"a#i ke atrium kanan me#e:ati vena cava su!erior dan vena cava in2erior sedangkan 52ter#oad ada#ah $um#ah atau vo#ume darah da#am seka#i !om!a o#eh ventrike# kiri kese#uruh tu"uh.

B. Pengertian Trauma Dada / Thorax


'rauma dada ada#ah trauma ta$am atau tum!u# thorax ang da!at men e"a"kan tam!onade $antung, !neumothorax, hematothorax, dan se"again a (B-U/, 1CC5). 'rauma thorax ada#ah semua ruda !aksa !ada thorax dan dinding thorax, "aik trauma atau ruda !aksa ta$am atau tum!u#. (9udak, 1CCC). 'rauma dada ada#ah a"norma#itas rangka dada ang dise"a"kan o#eh "enturan !ada dinding dada ang mengenai tu#ang rangka dada, !#eura !aru%!aru, dia2ragma atau!un isi mediastina# "aik o#eh "enda ta$am mau!un tum!u# ang da!at men e"a"kan gangguan sistem !erna!asan (8uDanne E 8metD#er, 2001). (ari ketiga !engertian diatas, maka da!at disim!u#kan "ah:a ) 'rauma (ada / 'horax ada#ah suatu kondisi dimana ter$adin a "enturan "aik tum!u# mau!un ta$am !ada dada atau dinding thorax, ang men e"a"kan a"norma#itas ("entuk) !ada rangka thorax. <eru"ahan "entuk !ada thorax aki"at trauma da!at men e"a"kan gangguan 2ungsi atau cedera !ada organ "agian da#am rongga thorax se!erti $antung dan !aru%!aru, sehingga da!at ter$adi "e"era!a kondisi !ato#ogis traumatik se!erti ) Haematothorax, Pneumothorax, Tamponade ?antung, dan se"again a.

C. Etiologi
1.
2. 3. 4. 5. G. 'ension !neumothorak%trauma dada !ada se#ang dada <enggunaan thera! venti#asi mekanik ang "er#e"ihan <enggunaan "a#utan tekan !ada #uka dada tan!a !e#onggaran "a#utan. <neumothorak tertutu!%tusukan !ada !aru o#eh !atahan tu#ang iga, ru!tur o#eh vesike# 2#aksid ang seter$adi se"agai seFue#e dari <<1.. 'usukan !aru dengan !rosedur invasi2. -ontusio !aru%cedera tum!u# dada aki"at kece#akaan kendaraan atau tertim!a "enda

"erat. ,. <neumothorak ter"uka aki"at kekerasan (tikaman atau #uka tem"ak) H. C. <uku#an daerah thorax dan Braktur tu#ang iga 'indakan medis (o!erasi)

D. Klasifikasi
'rauma dada dik#asi2ikasikan men$adi dua $enis, aitu + 1. 'rauma 'a$am 1. <neumothoraks ter"uka 2. 9emothoraks

3. 4. 5. G. ,.

'rauma tracheo"ronkia# *ontusio <aru &u!tur dia2ragma 'rauma .ediastina# 'rauma 'um!u# 1. 'ension !neumothoraks 2. 3. 4. 5. G. 'rauma tracheo"ronkhia# B#ai# *hest &u!tur dia2ragma 'rauma mediastina# Braktur kosta

E. Patofisiologi
'rauma "enda tum!u# !ada "agian dada / thorax "aik da#am "entuk kom!resi mau!un ruda%!aksa (dese#erasi / akse#erasi), "iasan a men e"a"kan memar / $e$as trauma !ada "agian ang terkena. ?ika mengenai sternum, trauma tum!u# da!at men e"a"kan kontusio miocard $antung atau kontusio !aru. -eadaan ini "iasan a ditandai dengan !eru"ahan tam!onade !ada $antung, atau tam!ak kesukaran "erna!as $ika kontusio ter$adi !ada !aru% !aru. 'rauma "enda tum!u# ang mengenai "agian dada atau dinding thorax $uga seringka#i men e"a"kan 2raktur "aik ang "er"entuk tertutu! mau!un ter"uka. -ondisi 2raktur tu#ang iga $uga da!at men e"a"kan Flail Chest, aitu suatu kondisi dimana segmen dada tidak #agi mem!un ai kontinuitas dengan kese#uruhan dinding dada. -eadaan terse"ut ter$adi karena 2raktur iga mu#ti!e# !ada dua atau #e"ih tu#ang iga dengan dua atau #e"ih garis 2raktur. 5dan a semen 2ai# chest (segmen mengam"ang) men e"a"kan gangguan !ada !ergerakan dinding dada. ?ika kerusakan !arenkim !aru di "a:ahn a ter$adi sesuai dengan kerusakan !ada tu#ang maka akan men e"a"akan hi!oksia ang serius. 8edangkan trauma dada / thorax dengan "enda ta$am seringka#i "erdam!ak #enih "uruk dari!ada ang diaki"atkan o#eh trauma "enda tum!u#. =enda ta$am da!at #angsung menusuk dan menem"us dinding dada dengan mero"ek !em"u#uh darah intercosta, dan menem"us organ ang "erada !ada !osisi tusukann a. -ondisi ini men e"a"kan !erdaharan !ada rongga dada (Hemothorax), dan $ika "er#angsung #ama akan men e"a"kan !eningkatan tekanan dida#am rongga "aik rongga thorax mau!un rongga !#eura $ika tertem"us. -emudian dam!ak negati2 akan terus meningkat secara !rogresi2 da#am :aktu ang re#ati2 singkat se!erti Pneumothorax,!enurunan eks!ansi !aru, gangguan di2usi, ko#a!s a#veo#i, hingga gaga# na2as dan $antung. 5da!un gam"aran !roses !er$a#anan !ato2isio#ogi #e"ih #an$ut da!at di#ihat !ada skema 2.1. F. Manifestasi linis 1. 7 eri !ada tem!at trauma, "ertam"ah !ada saat ins!irasi. 2. 3. <em"engkakan #oka# dan kre!itasi ang sangat !a#!asi. <asien menahan dadan a dan "erna2as !endek.

4. 5. G. ,. H. C.

( s!nea, taki!nea 'akikardi 'ekanan darah menurun. Ie#isah dan agitasi -emungkinan c anosis. =atuk menge#uarkan s!utum "ercak darah.

10. 9 !ert m!ani !ada !erkusi di atas daerah ang sakit. 11. 5da $e$as !ada thorak 12. <eningkatan tekanan vena sentra# ang ditun$ukkan o#eh distensi vena #eher 13. =un i mu22#e !ada $antung 14. <er2usi $aringan tidak adekuat 15. <u#sus !aradoksus ( tekanan darah sisto#ik turun dan "er2#uktuasi dengan

!erna!asan ) da!at ter$adi dini !ada tam!onade $antung.

G. Pemeriksaan Diagnostik
1. 5namnesa dan <emeriksaan Bisik 5namnesa ang ter!enting ada#ah mengetahui mekanisme dan !o#a dari trauma, se!erti $atuh dari ketinggian, kece#akaan #a#u #intas, kerusakan dari kendaraan ang ditum!angi, kerusakan stir mo"i# /air "ag dan #ain #ain.

1.

&adio#ogi + Boto 'horax (5<)

<emeriksaan ini masih teta! mem!un ai ni#ai diagnostik !ada !asien dengan trauma toraks. <emeriksaan k#inis harus se#a#u dihu"ungkan dengan hasi# !emeriksaan 2oto toraks. Je"ih dari C0% ke#ainan serius trauma toraks da!at terdeteksi han a dari !emeriksaan 2oto toraks.

1. Ias (arah 5rteri (I(5) dan !9 <emeriksaan gas darah dan !9 digunakan se"agai !egangan da#am !enanganan !asien% !asien !en akit "erat ang akut dan menahun. <emeriksaan gas darah di!akai untuk meni#ai keseim an!an asam asa dalam tu uh, kadar oksi!en dalam darah, serta kadar kar ondioksida dalam darah. Pemeriksaan analisa !as darah dikenal "u!a den!an nama pemeriksaan AST#$P, yaitu suatu pemeriksaan !as darah yan! dilakukan melalui darah arteri. %okasi pen!am ilan darah yaitu& Arteri radialis, A. rachialis, A. Femoralis. (ida#am ta"e# "erikut ini da!at di#ihat ni#ai norma# dari I(5 dan !9, serta kemungkinan diagnosis terhada! !eru"ahan ni#ai dari hasi# !emeriksaann a +

Nilai Normal pH ( 7,35 s/d 7,45 )

Asidosis Turun

Alkaliosis Naik

HCO3 (22 s/d 26) PaCO2 (35 s/d 45) BE (2 s/d +2) PaO2 ( 8 s/d ! )

Turun Naik Turun Turun

Naik Turun Naik Naik

'a"e# 1.1 + 'ilai 'ormal dan (esimpulan Peru ahan Hasil A)* dan pH (9ani2, 200,)

<emeriksaan 5I( dan !9 tidak han a di#akukan untuk !enegakan diagnosis !en akit tertentu, namun !emeriksaan ini $uga da!at di#akukan da#am rangka !emantauan hasi# / res!on terhada! !em"erian tera!i / intervensi tertentu ke!ada k#ien dengan keadaan ni#ai 5I( dan !9 ang tidak norma# "aik 5sidosis mau!un 5#ka#iosis, "aik &es!iratori mau!un .eta"o#ik. (ari !emantauan ang di#akukan dengan !emeriksaan 5I( dan !9, da!at diketahui ketidakseim"angan sudah terkom!ensasi atau "e#um / tidak terkom!ensasi. <ada ta"e# "erikut ini da!at di#ihat acuan !eru"ahan ni#ai sudah / tidak terkom!ensasi. ang menun$ukkan kondisi

Jenis Gangguan Asam Basa "sid#sis r$spira%#rik %idak %$rk#np$nsasi ")ka)#sis r$spira%#rik %idak %$rk#n*$nsasi "sid#sis +$%a,#)i- %idak %$rk#n*$nsasi ")ka)#sis +$%a,#)i- %idak %$rk#n*$nsasi "sid#sis r$spira%#rik k#+p$nsasi a)ka)#sis +$%a,#)i")ka)#sis r$spira%#rik k#+p$nsasi asid#sis +$%a,#)i"sid#sis +$%a,#)i- k#+p$nsasi a)ka)#sis r$spira%#rik ")ka)#sis +$%a,#)i- k#+p$nsasi asid#sis r$spira%#rik

PH &$nda' Tin((i &$nda' Tin((i N#r+a) N#r+a) N#r+a) N#r+a)

Total CO2 Tin((i &$nda' &$nda' Tin((i Tin((i &$nda' &$nda' Tin((i

PCO2 Tin((i &$nda' N#r+a) &$nda' N#r+a) N#r+a) &$nda' Tin((i

'a"e# 2.2 + Acuan 'ilai Hasil Pemantauan A)* dan pH ( B-U/, 200H)

1.

*'%8can

8angat mem"antu da#am mem"uat diagnose !ada trauma tum!u# toraks, se!erti 2raktur kosta, sternum dan sterno c#aviku#ar dis#okasi. 5dan a retro sterna# hematoma serta cedera !ada verte"ra toraka#is da!at diketahui dari !emeriksaan ini. 5dan a !e#e"aran mediastinum !ada !emeriksaan toraks 2oto da!at di!ertegas dengan !emeriksaan ini se"e#um di#akukan 5ortogra2i.

+.

,khokardio!ra-i

'ranstorasik dan transeso2agus sangat mem"antu da#am menegakkan diagnose adan a ke#ainan !ada $antung dan eso!hagus. 9emo!erikardium, cedera !ada eso!hagus dan as!irasi, adan a cedera !ada dinding $antung atau!un sekat serta katu" $antung da!at diketahui segera. <emeriksaan ini "i#a di#akukan o#eh seseorang ang ah#i, ke!ekaann a me#i!uti C0% dan s!esi2itasn a ham!ir CG%.

1.

0-I (,lektrokardio!ra-i)

8angat mem"antu da#am menentukan adan a kom!#ikasi ang ter$adi aki"at trauma tum!u# toraks, se!erti kontusio $antung !ada trauma. 5dan a a"norma#itas ge#om"ang 0-I ang !ersisten, gangguan konduksi, tachiaritmia semuan a da!at menun$ukkan kemungkinan adan a kontusi $antung. 9ati hati, keadaan tertentu se!erti hi!oksia, gangguan e#ektro#it, hi!otensi gangguan 0-I men eru!ai keadaan se!erti kontusi $antung.

+.

An!io!ra-i

Io#d 8tandardK untuk !emeriksaan aorta toraka#is dengan dugaan adan a cedera aorta !ada trauma tum!u# toraks. 1. 2. Torasentesis + men atakan darah/cairan serosanguinosa. 9" (Hemo!lo in) + .engukur status dan resiko !emenuhan ke"utuhan oksigen $aringan tu"uh.

H. Penatalaksanaan
1. !awat "arurat # Pertolongan Pertama ang di"erikan !erto#ongan !ertama di#okasi ke$adian mau!un di unit ga:at darurat ang tangga!

-#ien

(UI() !e#a anan rumah sakit dan se$enisn a harus menda!atkan tindakan darurat dengan mem!erhatikan !rinsi! kega:atdaruratan.

<enanganan ang di"erikan harus sistematis sesuai dengan keadaan masing%masing k#ien secara s!esi2ik. =antuan oksigenisasi !enting di#akukan untuk mem!ertahankan saturasi

oksigen k#ien. ?ika ditemui dengan kondisi kesadaran ang menga#ami !enurunan / tidak sadar maka tindakan tangga! darurat ang da!at di#akukan aitu dengan mem!erhatikan + a) <emeriksaan dan <em"e"asan ?a#an 7a!as (5ir%La )

-#ien dengan trauma dada seringka#i menga#ami !ermasa#ahan !ada $a#an na!as. ?ika terda!at sum"atan harus di"ersihkan dahu#u, ka#au sum"atan "eru!a cairan da!at di"ersihkan dengan $ari te#un$uk atau $ari tengah ang di#a!isi dengan se!otong kain, sedangkan sum"atan o#eh "enda keras da!at dikorek dengan menggunakan $ari te#un$uk ang di"engkokkan. .u#ut da!at di"uka dengan tehnik Cross Fin!er, dimana i"u $ari di#etakkan "er#a:anan dengan $ari te#un$uk <ada mu#ut kor"an. 8ete#ah $a#an na!as di!astikan "e"as dari sum"atan "enda asing, "iasa !ada kor"an tidak sadar tonus otot%otot menghi#ang, maka #idah dan e!ig#otis akan menutu! 2arink dan #arink, ini#ah sa#ah satu !en e"a" sum"atan $a#an na!as. <em"e"asan $a#an na!as o#eh #idah da!at di#akukan dengan cara 'engadah ke!a#a to!ang dagu .Head tild / chin li-t) dan .anuver <endorongan .andi"u#a (0a1 Thrust Manuver). ") <emeriksaan dan <enanganan .asa#ah Usaha 7a!as (=reathing)

-ondisi !erna!asan da!at di!eriksa dengan me#akukan tekhnik me#ihat gerakan dinding dada, mendengar suara na!as, dan merasakan hem"usan na!as k#ien ( %ook, %isten, and Feel), "iasan a tekhnik ini di#akukan secara "ersamaan da#am satu :aktu. =antuan na!as di"erikan sesuai dengan indikasi ang ditemui dari hasi# !emeriksaan dan dengan menggunakan metode serta 2asi#itas ang sesuai dengan kondisi k#ien. c) <emeriksaan dan <enanganan .asa#ah 8isku#asi (*ircu#ation)

<emeriksaan sirku#asi mencaku! kondisi den ut nadi, "un i $antung, tekanan darah, vasku#arisasi !eri2er, serta kondisi !erdarahan. -#ien dengan trauma dada kadang menga#ami kondisi !erdarahan akti2, "aik ang diaki"atkan o#eh #uka tem"us aki"at trauma "enda ta$am mau!un ang diaki"atkan o#eh kondisi 2raktur tu#ang ter"uka dan tertutu! ang mengenai / me#ukai !em"u#uh darah atau organ (mu#ti!#e). 'indakan menghentikan !erdarahan di"erikan dengan metode ang sesuai mu#ai dari !enekanan hingga !en$ahitan #uka, !em"u#uh darah, hingga !rosedur o!erati2. ?ika di!er#ukan !em"erian &?< (&esusitasi ?antung <aru) !ada !enderita trauma dada, maka tindakan harus di"erikan dengan sangat hati%hati agar tidak menim"u#kan atau meminima#isir kom!i#kasi dari &?< se!erti 2raktur tu#ang kosta dan se"again a. d) 'indakan -o#a"orati2

<em"erian tindakan ko#a"orati2 "iasan a di#akukan dengan $enis dan :aktu ang disesuaikan dengan kondisi masing%masing k#ien ang menga#ami trauma dada. 5da!un tindakan ang "iasa di"erikan aitu ) !em"erian tera!i o"at emergensi, resusitasi cairan dan e#ektro#it, !emeriksaan !enun$ang se!erti #a"oratorium darah 3ena dan 5I(, hingga tindakan o!erati2 ang "ersi2at darurat. 2. onservatif 1. <em"erian 5na#getik

<ada taha! ini tera!i ana#getik ang di"erikan meru!akan ke#an$utan dari !em"erian se"e#umn a. &asa n eri ang meneta! aki"at cedera $aringan !aska trauma harus teta! di"erikan !enanganan mana$emen n eri dengan tu$uan menghindari ter$adin a8 ok se!erti 8 ok -ardiogenik ang sangat "er"aha a !ada !enderita dengan trauma ang mengenai "agian organ $antung. 1. <emasangan <#ak / <#ester <ada kondisi $aringan ang menga#ami !er#ukaan memer#ukan !era:atan #uka dan tindakan !enutu!an untuk menghindari masukn a mikroorganisme !athogen. 1. ?ika <er#u 5nti"iotika ang digunakan disesuaikan dengan tes ke!ekaan dan ku#tur. 5!a"i#a "e#um

5nti"iotika

$e#as kuman !en e"a"n a, sedangkan keadaan !en akit ga:at, maka !enderita da!at di"eri 4"road s!ectrum anti"iotic6, misa#n a 5m!isi##in dengan dosis 250 mg 4 x sehari. 1. Bisiothera! se"aikn a di"erikan secara ko#a"orati2 $ika !enderita memi#iki ang sesuai dengan ke"utuhan dan !rogram

<em"erian 2isiothera!

indikasi akan ke"utuhan tindakan 2isiothera! !engo"atan konservati2.

1.

3. 1.

$nvasif # %&eratif a. '(" )Water Seal Drainage)

L8( meru!akan tindakan invasi2 ang di#akukan untuk menge#uarkan udara, cairan (darah, !us) dari rongga !#eura, rongga thorax) dan mediastinum dengan menggunakan !i!a !enghu"ung. 1) a) /ndikasi <neumothoraks

% 8!ontan M 20% o#eh karena ru!ture "#e" % Juka tusuk tem"us % -#em dada ang ter#a#u #ama % -erusakan se#ang dada !ada sistem drainase ") 9emothoraks

% &o"ekan !#eura % -e#e"ihan antikoagu#an % <asca "edah thoraks c) % Jo"ektom % <neumoktom d) 02usi !#eura 'horakotom

% <en akit !aru serius % -ondisi in2#amasi e) 0m2iema

2) a) ")

'u$uan .enge#uarkan cairan atau darah, udara dari rongga !#eura dan rongga thorak .engem"a#ikan tekanan negative !ada rongga !#eura

c) .engem"angkan kem"a#i !aru ang ko#a!s dan mencegah re2#uks drainage kem"a#i ke da#am rongga dada. 3) a) % % 4) a) 'em!at / 5rea <emasangan L8( =agian a!ex !aru (a!ica#) 5ntero#atera# interkosta ke 1%2 Bungsi + untuk menge#uarkan udara dari rongga !#eura ?enis%$enis L8( L8( dengan sistem satu "oto# !a#ing sederhana dan sering digunakan !ada !asien sim!#e aitu 1

% 8istem ang !neumothoraks

% 'erdiri dari "oto# dengan !enutu! sege# untuk venti#asi dan 1 #agi masuk ke da#am "oto#

ang mem!un ai 2 #u"ang se#ang

% 5ir steri# dimasukan ke da#am "oto# sam!ai u$ung se#ang terendam 2cm untuk mencegah masukn a udara ke da#am ta"ung ang men e"a"kan ko#a!s !aru % 8e#ang untuk venti#asi da#am "oto# di"iarkan ter"uka untuk mem2asi#itasi udara dari rongga !#eura ke#uar % % ") % sea# % % =oto# 1 dihu"ungkan dengan se#ang drainage ang a:a#n a kosong dan ham!a udara, *airan drainase dari rongga !#eura masuk ke "oto# 1 dan udara dari rongga !#eura se#ang !endek !ada "oto# 1 dihu"ungkan dengan se#ang di "oto# 2 ang "erisi :ater sea#. masuk ke :ater sea# "oto# 2. (rainage tergantung dari mekanisme !erna2asan dan gravitasi. Undu#asi !ada se#ang cairan mengikuti irama !erna2asan + /ns!irasi akan meningkat 0k!irasi menurun. L8( dengan sistem 2 "oto# (igunakan 2 "oto# ) 1 "oto# mengum!u#kan cairan drainage dan "oto# ke%2 "oto# :ater

% <rinsi! ker$asama dengan sistem 1 "oto# aitu udara dan cairan menga#ir dari rongga !#eura ke "oto# L8( dan udara di!om!akan ke#uar me#a#ui se#ang masuk ke L8(. % =iasan a digunakan untuk mengatasi hemothoraks, hemo!neumothoraks, e2usi !eura#. c) % % L8( dengan sistem 3 "oto# 8ama dengan sistem 2 "oto#, ditam"ah 1 "oto# untuk mengontro# $um#ah hisa!an ang <a#ing aman untuk mengatur $um#ah hisa!an

digunakan.

% ;ang ter!enting ada#ah keda#aman se#ang di "a:ah air !ada "oto# ke%3. ?um#ah hisa!an tergantung !ada keda#aman u$ung se#ang ang tertanam da#am air "oto# L8(. % % 5) a) ") (rainage tergantung gravitasi dan $um#ah hisa!an ang ditam"ahkan. =oto# ke%3 mem!un ai 3 se#ang + 'u"e !endek diatas "atas air dihu"ungkan dengan tu"e !ada "oto# ke dua. 'u"e !endek #ain dihu"ungkan dengan suction. 'u"e di tengah ang !an$ang sam!ai di "atas !ermukaan air dan ter"uka ke atmos2er -om!#ikasi <emasangan L8( -om!#ikasi !rimer + !erdarahan, edema !aru, tension !neumothoraks, atria#aritmia -om!#ikasi sekunder + in2eksi, em2isema

1.

*.

+entilator

3enti#ator ada#ah suatu a#at ang digunakan untuk mem"antu se"agian atau se#uruh !roses venti#asi untuk mem!ertahankan oksigenasi. 3enti#asi mekanik ada#ah a#at !erna2asan "ertekanan negati2 atau !ositi2 ang da!at mem!ertahankan venti#asi dan !em"erian oksigen da#am :aktu ang #ama. ( =runner dan 8uddarth, 1CCG). 1) -#asi2ikasi

3enti#asi mekanik dik#asi2ikasikan "erdasarkan cara a#at terse"ut mendukung venti#asi, dua kategori umum ada#ah venti#ator tekanan negati2 dan tekanan !ositi2. a) 3enti#ator 'ekanan 7egati2 3enti#ator tekanan negati2 menge#uarkan tekanan negati2 !ada dada eksterna#. (engan mengurangi tekanan intratoraks se#ama ins!irasi memungkinkan udara menga#ir ke da#am !aru%!aru sehingga memenuhi vo#umen a. 3enti#ator $enis ini digunakan terutama !ada

gaga# na2as kronik ang "erhu"ungn dengan kondisi neurovasku#ar se!erti !o#iom e#itis, distro2i muscu#ar, sk#erosisi #atera# amiotri2ik dan miastenia gravis. <enggunaan tidak sesuai untuk !asien ang tidak sta"i# atau !asien venti#asi sering. ") 3enti#ator 'ekanan <ositi2 ang kondisin a mem"utuhkan !eru"ahan

3enti#ator tekanan !ositi2 menggem"ungkan !aru%!aru dengan menge#uarkan tekanan !ositi2 !ada $a#an na2as dengan demikian mendorong a#veo#i untuk mengem"ang se#ama ins!irasi. <ada venti#ator $enis ini di!er#ukan intu"asi endotrakea# atau trakeostomi. 3enti#ator ini secara #uas digunakan !ada k#ien dengan !en akit !aru !rimer. 'erda!at tiga $enis venti#ator tekanan !ositi2 aitu tekanan "ersik#us, :aktu "ersik#us dan vo#ume "ersik#us. 3enti#ator tekanan "ersik#us ada#ah venti#ator tekanan !ositi2 ang mengakhiri ins!irasi ketika tekanan !reset te#ah terca!ai. (engan kata #ain sik#us venti#ator hidu! mengantarkan a#iran udara sam!ai tekanan tertentu ang te#ah diteta!kan se#uruhn a terca!ai, dan kemudian sik#us mati. 3enti#ator tekanan "ersik#us dimaksudkan han a untuk $angka :aktu !endek di ruang !emu#ihan. 3enti#ator :aktu "ersik#us ada#ah venti#ator mengakhiri atau mengenda#ikan ins!irasi sete#ah :aktu ditentukan. 3o#ume udara ang diterima k#ien diatur o#eh ke!an$angan ins!irasi dan 2rekuensi a#iran udara . 3enti#ator ini digunakan !ada neonatus dan "a i. 3enti#ator vo#ume "ersik#us aitu venti#ator ang menga#irkan vo#ume udara !ada setia! ins!irasi ang te#ah ditentukan. ?ika vo#ume !reset te#ah dikirimkan !ada k#ien , sik#us venti#ator mati dan eksha#asi ter$adi secara !asi2. 3enti#ator vo#ume "ersik#us se$auh ini ada#ah venti#ator tekanan !ositi2 digunakan. 2) Iam"aran venti#asi mekanik ang idea# ada#ah + ang !a#ing "an ak

a) 8ederhana, mudah dan murah ") (a!at mem"erikan vo#ume tidak kurang 1500cc dengan 2rekuensi na2as hingga G0x/menit dan da!at diatur ratio //0. c) (a!at digunakan dan cocok digunakan dengan "er"agai a#at !enun$ang !erna2asan ang #ain. d)(a!at dirangkai dengan <00< e) (a!at memonitor tekanan , vo#ume inha#asi, vo#ume eksha#asi, vo#ume tida#, 2rekuensi na2as, dan konsentrasi oksigen inha#asi 2) .em!un ai 2asi#itas untuk humidi2ikasi serta !enam"ahan o"at dida#amn a g) .em!un ai 2asi#itas untuk 8/.3, *<5<, <ressure 8u!!ort h) .udah mem"ersihkan dan mensteri#kann a. 3) a) /ndikasi -#inik -egaga#an 3enti#asi

% 7euromuscu#ar (isease % *entra# 7ervous 8 stem disease

% (e!resi s stem sara2 !usat % .uscu#osce#eta# disease % -etidakmam!uan thoraks untuk venti#asi ") -egaga#an <ertukaras Ias

% Iaga# na2as akut % Iaga# na2as kronik % Iaga# $antung kiri % <en akit !aru%gangguan di2usi % <en akit !aru%venti#asi / !er2usi mismatch 4) <eran <era:at

<era:at mem!un ai !eranan !enting mengka$i status !asien dan 2ungsi venti#ator. (a#am mengka$i k#ien, !era:at mengeva#uasi ha# A ha# "erikut + a) ") c) d) e) 2) g) h) i) $) 5) 'anda%tanda vita# =ukti adan a hi!oksia Brekuensi dan !o#a !erna2asan =un i na2as 8tatus neuro#ogis 3o#ume tida#, venti#asi semenit, ka!asitas vita# kuat -e"utuhan !engisa!an U!a a venti#asi s!ontan k#ien 8tatus nutrisi 8tatus !siko#ogis 0va#uasi

9asi# ang dihara!kan dari asuhan ke!era:atan ang di"erikan antara #ain + a) .enun$ukkan !ertukaran gas, kadar gas darah arteri, tekanan arteri !u#mona# dan tanda%tanda vita# ang adekuat. ") c) d) .enun$ukkan venti#asi ang adekuat dengan akumu#asi #endir ang minima#. =e"as dari cedera atau in2eksi ang di"uktikan dengan suhu tu"uh dan $um#ah se#

darah !utih. (a!at akti2 da#am keter"atasan kemam!uan.

e) =erkomunikasi secara e2ekti2 me#a#ui !esan tertu#is, gerak tu"uh atau a#at komunikasi #ainn a. 2) (a!at mengatasi masa#ah secara e2ekti2

Incoming search terms:


trauma dada !ato2isio#ogi trauma dada aske! trauma dada trauma thorax !engertian thorax !ato2isio#ogi trauma thorax !ath:a trauma dada aske! trauma thorax kontusio !aru #a!oran !endahu#uan trauma dada #! trauma thorax #a!oran !endahu#uan trauma thorax <07I0&'/57 trauma dada #! trauma dada !ato2isio#ogi hematothorax !engertian thoraks !rosedur &?< !ada kasus trauma !ato2isio#ogi kontusio !aru aske! trauma tum!u# thorax trauma dada ada#ah trauma dada !d2 !ath:a trauma tum!u# thorax *17'U8/1 <5&U hs%!erN001 !ato2isio#ogi "agan trauma thoraks !d2
<osted " ,ealth-.nthusiast0 &es!onses

Share This Arti le


Share on !a e"ook Stum"le This Arti le Digg this Arti le Bookmark on Deli ious

!ree Email #e$sletter


8ta U!dates :ith this =#og. Iet Bree emai# ne:s#etter u!dates..
Enter Your e Subscribe

5nd then con2irm our emai# su"cri!tion

%elated Arti le to &T%A'(A DADA)


<era:atan -u#it

&es!ons /mun <eriana# Biste# 9i!otiroid J< 1&-/'/8 5#ergi .akanan =isa =er"untut 5utisme Ba#sa2ah -e!era:atan 5nak

#o Comment to &T%A'(A DADA)


1. *omments are c#osed. Ma-

1,
2012