Anda di halaman 1dari 7

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/

8466

BIOTRANSFORMASI STEROID Steroid adalah kelompok hormon yang merupakan derivat dari kolesterol dan memiliki nilai ekonomi sangat tinggi karena manfaatnya bagi kehidupan manusia. Berdasarkan perannya, hormon steroid dibagi menjadi tiga kelompok yaitu glucocorticoids yang berperan dalam regulasi karbohidrat (contoh: kortisol), mineralcorticoids yang berperan dalam mengatur keseimbangan mineral dalam tubuh manusia (contoh: aldosteron), dan gonadal steroids yang berperan dalam sistem reproduksi (contoh: testosteron, estrogen dan progesteron). Produksi steroid secara umum dikendalikan oleh en im yang akan memodifikasi kolesterol sebagai substrat a!al menjadi berbagai jenis hormon yang termasuk golongan hormon steroid. "olesterol yang dibutuhkan untuk membentuk steroid tersebut dapat berasal dari #cetyl$%o# melalui reaksi berikut:

&ambar '. Pembentukan kolesterol dari #cetyl$%o#

"olesterol juga dapat diperoleh melalui pemecahan lo! density lipoprotein (()() membentuk kolesterol yang mengalami esterifikasi dan selanjutnya membentuk kolesterol bebas melaui reaksi berikut ini:

&ambar *. Pemebentukan kolesterol dari lo! density lipoprotein (()()

1. Peran +ikroorganisme dalam ,ndustri Steroid dan +ekanisme Biokonversi Steroid oleh +ikroorganisme Pengunaan steroid secara luas sebagai antiinflamasi, diuretik, antiandrogenik, metabolisme tulang, respon terhadap stress, hingga sebagai agen anti kanker menyebabkan kebutuhan steroid meningkat tajam dan industri tidak mampu memenuhi kebutuhan steroid tersebut. Pada prinsipnya selain dilakukan dengan metode kimia, produksi berbagai senya!a

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/ 8466

antar steroid sangat mungkin dilakukan dengan menggunakan en im (biotransformasi) (&ambar -), hal tersebutlah yang terus diteliti oleh para ahli untuk mencari agen biologis yang mampu menghasilkan en im untuk biotransformasi steroid sehingga dapat digunakan untuk skala industri. .ingga pada akhirnya pada tahun '/0*, +urray dan Peterson dari 1pjohn %ompany berhasil mematenkan metode hidroksilasi$'' progesteron dengan menggunakan mikrobia Rhizopus arrhizus. )engan pematenan tersebut metode kimia untuk pembentukan progesteron dari berbagai steroid tumbuhan sepert stigmasterol (dari kacang kedelai) telah terstandarisasi dengan baik. Pada mulanya proses konversi progesteron menjadi kortikosteroid melibatkan penggunaan fungsi oksigen secara spesifik yang dilakukan dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan biaya produksi yang besar. 2amun +uray dan Peterson berhasil memanfaatkan Rhizopus arrhizus yang mampu menhasilkan en im untuk dapat

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/ 8466

melakukan reaksi hidroksilasi$'' (&ambar 3). Sejak pematenan itu pula prospek

&ambar -. Proses biotransformasi steroid yang melibatkan banyak en im

biokonversi steroid menjadi berbagai produk obat dan hormon dengan metode yang terstandarisasi dan biaya produksi yang relatif murah dengan mikrobia sebagai agen biokonversi4biotransformasi berkembang dengan sangat baik. )ari penemuan tersebut disimpulkan bah!a mikroorganisme khusunya fungi dapat berperan dalam biokonversi steroid menghasilkan hormon yang dibutuhkan manusia. Peran mikroorganisme dalam biokonversi steroid ini adalah pada saa a!a" yakni saat reaksi hidroksilasi, misalnya reaksi

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/ 8466

hidroksilasi progesteron menjadi hidroksi progesteron pada reaksi konversi progesteron menjadi produk kortison (&ambar - dan &ambar 3). Setelah proses biokonversi oleh fungi lalu dilanjutkan dengan proses reaksi kimia!i untuk menghasilkan produk yang diinginkan yakni kortison.

&ambar-. 5eaksi hidroksilasi$'' dalam biotransformasi steroid dengan menggunakan en im yang dihasilkan oleh fungi

&ambar3. 5eaksi hidroksilasi$'' dalam biotransformasi steroid dengan menggunakan en im yang dihasilkan oleh fungi dan dilanjutkan rekasi kimia!i untuk penghasilan kortison

Pada tahun '/67, Bokkenheuser dan 8inier berhasil menemukan bah!a mikrobia yang hidup pada usus mammalia khususnya dari 9nterobacteriaceae juga mampu melakukan bitransformasi steroid (kortikoid). :enis bakteri tersebut diantaranya adalah Escherichia coli, Klebsiella, Bacteroides fragilis, dan Eubacterium lentum. "elompok bakteri tersebut mampu menghasilkan en im yang dapat mengubah kortikoid menjadi berbagai jenis obat dan hormon steroid khususnya golongan mineralcorticoids. Beberapa jenis en im yang dihasilkan kelompok tersebut dan bagian molekul kortikoid yang mengalami transformasi ditunjukkan pada &ambar 0.

&ambar 0. Struktur kortikoid yang dapat ditransformasi oleh kelompok 9nterobacteriaceae

Selain bakteri dan jamur, ternyata mikroalga jenis Chlorella vulgaris juga mampu melakukan biotransformasi terhadap steroid jenis estrogen (&ambar ;). Berdasarkan penelitian (ai et al. (*77'), Chlorella vulgaris dapat melakukan biotransfeormasi terhadap

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/ 8466

estradiol dan estrone baik dalam kondisi gelap maupun terang. +ekanisme biotransformasi estrogen oleh Chlorella vulgaris ditunjukkan pada &ambar ;.

&ambar ;. :alur transformasi estrogen oleh Chlorella vulgaris

Sekitar tahun '/07, dibutuhkan sekitar -' tahap reaksi untuk membuat ' g kortison dari ;'0 g asam deoksikolik. .al tersebut menggambarkan betapa rumit dan besarnya biaya produksi untuk memproduksi berbagai jenis steroid. Penggunaan Rhizopus arrhizus dan Aspergillus niger telah mampu mereduksi biaya produksi kortison dari *77 < pada tahun '/3/ menjadi hanya ' < pada tahun '/=/ dan memangkas -' tahap reaksi kimia menjadi hanya '' tahap saja. "ortison yang efektif sebagai obat arthritis mampu ditransformasi oleh Arthrobacter simplex menjadi prednisolone yang mempunyai efektivitas lebih baik dalam mengatasi penyakit tersebut (&ambar =). )emikian pula reaksi hidroksilasi$'' yang telah dijelaskan sebelumnya merupakan proses penambahan atom > pada rantai %'' (&ambar 6) progestone yang sangat krusial dalam menentukan sifat antiinflamasi telah dapat dilakukan oleh Aspergillus ochraceus dengan biaya produksi yang lebih murah dibanding dengan reaksi kimia biasa (%rueger and %ruger, '/6/).

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/ 8466

&ambar =. ?ransformasi kortisol menjadi prednisolone oleh mikrobia

&ambar 6. .idroksilasi progeston menjadi ''$hidroksiprogestron oleh mikrobia

Semakin meningkatnya kebutuhan steroid bagi manusia maka biotransformasi berbagai jenis mikrobia terus dikembangkan. Proses tersebut menggunakan sumber sterol yang lebih murah yang berasal dari tumbuhan seperti stigmasterol, sitosterol, campesterol, dan diosgenin serta sumber sterol dari he!an berupa kolesterol. Biotransformasi steroid yang dilakukan oleh mikrobia sangat spesifik pada jenis steroid tertentu karena perbedaan en im yang dihasilkan. Berikut ini adalah beberapa jenis steroid yang dihasilkan biotransformasi steroid oleh mikrobia.

#. E$s %a$s& '%()*$ +&($(,-.%s& s .%(&) ).,/a, 0&$%((%/a,&s0. Proses biokonversi steroid oleh mikroorgansime melibatkan en im yang dihasilkan oleh mikroorgnasime tersebut, contohnya proses biokonversi ''$@ progesteron menjadi ''$ @ hidroksiprogesteron oleh en im hidroksilase yang dihasilkan Rhizopus arrhizus. 9n im yang digunakan tersebut dihasilkan pada saat fase pertumbuhan eksponensial. Selama fase eksponensial itu pula en im bekerja mengkonversi substrat (progesteron) menjadi produk (hidroksiprogesteron). Produk yang dihasilkan karena adanya aktivitas en im tersebut dapat terakumulasi cukup banyak pada fase akhir eksponensial. )engan demikian, pengunduhan produk biokonversi steroid dilakukan

TUGAS MIKROBIOLOGI INDUSTRI : BIOTRANSFORMASI STEROID OLEH MIKROORGANISME NAMA : CLARA SINTA AYESDA NIM : 10/ 301416/ BI/ 8466

pada saat akhir fase eksponensial. Produk yang diunduh ini lalu diekstraksi dan dilanjutkan pada proses kimia!i untuk menghasilkan produk akhir (misalnya: kortison).
Akhir fase eksponensial = pengunduhan produk biokonversi

&ambar /. "urva pertumbuhan mikroorgansime

DAFTAR 1USTAKA 8. %rueger and #. %ruger. '/6/. +icrobial ?ransformations ,n Biotechnology. A textbook of industrial microbiology nd edition. pp. *6;$-77. ". +. (ai, +. ). Scrimsha!, and :. 2. (ester. *77'. Biotransformation and Bioconcentration of Steroid 9strogens by %hlorella vulgaris. Applied and Environmental !icrobiology ;6(#): 60/ Bokkenheuser, A.). and 8inier, :. '/67. Biotransformation of steroid hormones by gut bacteria. "he American #ournal of Clinical $utrition 33: *07*$*07;.