Anda di halaman 1dari 6

GAIN CONTROL DENGAN DIODA

1. TUJUAN
a. Menjelaskan perubahanpada tegangan keluaran dari penguat terkendali dengan suatu tegangan masukan yang konstan, sebagai suatu hasil dari perubahan dalam tegangan bias dioda. b. Menjelaskan fungsi dioda, berlaku sebagai sebuah reistor variabel dalam pembagi tegagan pada masukan dari penguat. c. Embuat suatu grafik untuk menunjukkan hubungan antara penguatan dari sebuah penguat terkontrol dan tegangan yang mengendalikan dioda, dari hasil pengukuran. Menghitung daerah pengendalianuntuk dB. d. Menguraikan hubungan antara tegangan refrensi dioda pada keluaran demodulator, dan keluaran tegangan pada penguat. e. Menjelaskan jalannya fungsi rangkaian-rangkaian terkendali, dalam hubungannya dengan perubahan tegangan input. f. Menggambarkan sebuah diagram yang menunjukkan hbungan antara tegangantegangan masukan dan keluaran saat rangkaian dikendalikan atau tidak dikendalikan, dari hasil pengukuran.

2. PENDAHULUAN
Pada penerima-penerima radio AM, penguatannya harus dikendalikan oleh tegangan rata-rata yang diterima dari suatu transmisi automatic gain control, A!" #. $ni diperlukan untuk menghindari over-driving pada tingkat %& yang yang mana akan dapat menyebabkan distorsi, pada penekanan secara keseluruhan dari modulasi AM. Alasan berikut dari penggunaan A!", adalah ' menyamakan keluaran dari tingkat %& untuk level-level yang bervariasi dari masukannya, mengimbangi perubahan dalam kuat medan suatu transmisi fading #. Pada umumnya, penguat dikontrol dalam ( atau ) penguat $& dan mungkin pada tingkat %&. *ntuk melakukan suatu kendali, suatu tegangan +" diperlukan besarnya ditentukan oleh sinyal rata-rata yang diterima, tetapi tidak tergantung pada tingkat modulasi. ,egangan tersebut merupakan tegangan refrensi yang disediakan padakeluaran demodulator. *ntuk dapat memakai tegangan ini, sinyalsinyal %& dan $& yang tidak diingikan haus dibuang dengan menggunakan filter. !ambar -.( .onstanta /aktu dari filter menetukan kecepatan dari tanggapan proses pengendalian. *ntuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar -.( diatas. Pada percobaan yang akan dilakukan ini, penguatan dari tingkat %& dikendalikan dengan menggunakan suatu pembagi tegangan variabel pada masukan rangkaian ini. 0alur

shunt pembagi mengandung sebuah dioda yang dibias-for/ard terlihat pada gambar -.) di ba/ah ini. !ambar -.)

maju #, seperti yang

+engan resistansi maju, dioda akan memberikan tanggapan pada pembagi, dengan demikian tegangan keluarannya akan berubah-ubah. .apasitor ", semata-semata hanyalah komponen dekopling +". &ungsi dari rangkaian ini pada a/alnya diselidiki dengan suatu tegangan terkendali yang dihasilkan secara manual. .emudian rangkaian yang lengkap dibentuk. 1ebuah penghubung impedansi dihubungkan

3. ALAT-ALAT YANG DIPERGUNAKAN


2o. (. ). 4. -. 6. 7. :. ;. <. (9. ((. (). (4. (-. (6. (7. (:. (;. (<. )9. 2ama alat dan komponen *niversal po/er supply 3obble function generator *niversal patch panel 5siloskop Multimeter digital 8esistor (99 5hm 8esistor ))9 5hm 8esistor ( .ohm 8esistor 7,; .ohm 8esistor (9 .ohm 8esistor -: .ohm 8esistor (99 .ohm =ariable capasitor 6..699 p& "apasitor (99 p& "apasitor 9,( u& "apasitor ( u& "oil (-9 u% +iode (2-(-; +iode AA((; ,ransistor B" (9:, bare left 0umlah ( ( 4 ( ( ) ( ) ( ) ( 4 ( ( ( ( ( ( )

4. DIAGRAM RANGKAIAN 5. LANGKAH KERJA


6.(. ( Buatlah rangkkaian seperti yang diperlihatkan pada diagram bagian ) #. Pengaturan rangkaian ' 5siloskop ' "hannel ( ke input, channel ) ke MP) Potensiometer pada a/alnya diputar penuh berla/anan arah jarum jam. 6.(.(( 1et tegangan input =ipp > (99m=. Masukkan pada penguat frekuensi sebesar ( M%?. 6.(.)( Putarlah P( perlahan-lahan searah jarum jam, dan jelaskan efek apa yang terjadi antara tegangan ouput. 6.(.4( %ubungkan channel ) ke osiloskop MP(. 1ekali lagi putarlah "(. %ubunkan apakah yang terjadi antara tegangan-tegangan MP( dan MP) @ 6.(.-( %ubungkan sebuah voltmeter dan channel ( aosiloskop secara paralel ke dioda MP4 # dan amatilah saat tegangan P( diubah-ubah. Mengapakan ampliudo tegangan kontrol dipengaruhi oleh P( @ 0elaskan fungsi dioda @ 6.)(.urva karakteristik kontrol Buatlah prosedur berikut, kita akan memeriksa ketergantungan penguatan pada tegangan kontrol +" yang mele/ati dioda MP- #. 1ampai disini, tegangan inoput diatur sedemikian rupa sehingga untuk setiap pengukuran, tegangan outputnya merupakan nilai yang konstan. Alat-alat yang digunakan tetap pada percobaan 6.( dengan tambahan hubungan volmeter ke MP-. 6.).(( Periksalah jajaran pada penguat yang ditala tuned amplifier #. *kurlah tegangan input untuk tegangan +" yang diberikan pada MP-, *-, untuk tegangan output konstan dari =opp > (7 =olt. Masukkanlah nilai-nilainya ke dalam tabel. 6.).)( %itunglah penguatan tegangan !, untuk setiap nilai-nilai hasil pengukuran dan masukkanAah ke dalam tabel. Buatlah kurva karakteristiknya. 6.).4( +ari hasil pengukuran, tentukan daerah kontrol dalam dB. 6.4( Automatic !ain control A!" # Alat-alat yang dipergunakan seperti pada percobaan 6.(. !antilah P( dengan suatu rangkaian pengikut emitter pengubahan impedansi # seperti yang terlihat pada diagram. !antilah 8( dengan ( .ohm.

6.4.(( Atur tegangan generator untuk menghasilkan nilai-nilai, yang diberikan tegangan output MP) # dan ukurlah tegangan refrensi yang berhuungan, pada MP6, dengan voltmeter +", )9= #. Masukkanlah hasilnya ke dalam tabel. Apa hubungan antara tegangan output dan tegangan pada MP6 @ 6.4.)( !unakan tegangan +" variabel 9...B(6 = # ke input sekaligus juga, amati pada MP-, serta ketegangan input dan output. Apakah tujuan pemakaian impedance converter stage. 6.4.4( %ubungkan MP6 ke input dari converter stage input A #. %ubungkan osiloskop ke input dan output penguat dan rubah tegangan inputnya. Apa pengaruh perubahan ini pada rangkaian, pada amplitudo tegangan output bila tegangan input berubah @ 6.4.-( 0elaskan fungsi dari impedance converter stage dan dioda pada rangkaian, bila tegangan inputnya bertambah. 6.4.6( Pengukuran control response *kurlah tegangan output pada nilai-nilai yang diberikan tegangan input pada kondisi sebagai berikut ' a# ,anpa kontrol lepas hubungan MP6 - titik A #. b# +engan kontrol. Masukkan hasilnya ke dalam tabel. 6.4.7( !ambarlah grafik yang memperlihatkan hubungan antara tegangan output dengan input, untuk hasil-hasil pengukuran yang ditunjukkan pada 6.4.6 gunakan dua /arna yang berbeda #.

6. HASIL PERCOBAAN
*ntuk 6.).( dan 6.).) Pengukuran karakteristik kontrol &o > ( M%?, =opp > (7 = > konstan

*- C = =ipp C m=

9 9,46 = -6,:(

4 9,6( = 4(,4:

7 9,64 = 49,(<

< 9,7 = )7,7:

() 9,74 = )6,4<

(6 9,7: = )4,;;

Vopp G= Vipp
*ntuk 6.).4 8ange kontrol !maks > -6,:( > 44,)9 dB !min > )4,;; > ):,67 dB ! > 44,)9 - ):,67 > 6,7- dB *ntuk 6.4.( ,eg. 5utput =opp C = ,eg. 8efrensi =r C = 7,<) = ; 7,<- = () 7,<7 = (7 7,<: = )9 7,7< =

*ntuk 6.4.6 %ubungan antara =i dan =o &o > ( M%? > konstan =ipp C m= a# ,anpa kontrol =opp C = b# +engan kontrol =opp C = )9 9,9: 9,9:; -9 9,46 9,4 79 9,:) 9,76 ;9 9,;: 9,;4 (99 (,( 9,<6

7. ANLISA

8. KESIMPULAN