Anda di halaman 1dari 4

I.

Dasar Teori
Pada percobaan pembuatan rangkaian jam digital kita
menggunakan rangkaian yang terdiri dari counter/pencacah : MOD10 untuk
satuan (jam, menit dan detik), MOD6 untuk puluhan (menit dan detik)
dan MOD2 (untuk puluhan jam), decoder jenisnya adalah Binary to
7Segment, dan display/penampil.
Prinsip kerja yang digunakan adalah prinsip dari jalannya Decoder 7-
Segmen. Dimana pada rancangan jam digital ini terdapat bagian-bagian dari
fungsi waktu. Yaitu Jam : Menit : Detik. Pada pembuatan jam digital ini akan
digunakan pencacah detik,menit, dan jam. Yang akan menjalankan proses jam
digital.
Untuk menampilkan display dari jam:menit:detik digunakan Decoder
Display 7-Segmen dimana tampilan untuk merepresentasikan jam:menit:detik
sebagai berikut :

Tabel kebenaran dari display tersebut adalah sebagai berikut :


Decimal
Inputs Outputs
Number
DCBA abcde f g
0 0 0 0 0 1111110
1 0 0 0 1 0110000
2 0 0 1 0 1101101
3 0 0 1 1 1111001
4 0 1 0 0 0110011

5 0 1 0 1 1011011
6 0 1 1 0 1011111
7 0 1 1 1 1110000
8 1 0 0 0 1111111
9 1 0 0 1 1111011
II. Rancangan Awal dan Tugas Persiapan Praktikum
Perancangan rangkaian yang akan diuji adalah :

II. Analisis Hasil Praktikum


Berikut rangkai jam digital yang diuji.

Suatu pencacah dan proses decode yang sangat menarik adalah dalam
perancangan jam digital. Penyedia daya bagi sebuah jam biasa (jam, menit,
detik) adalah daya komersial arus bolak-balik 120 Volt, 0.6 kHz. Untuk
mendapatkan pulsa-pulsa yang berlangsung pada laju 1 detik diperlukan untuk
membagi sumber daya 0.6 kHz dengan 60. Jika gelombang segi-empat 0.01kHz
dibagi lagi dengan 60, dihasilkan gelombang segi-empat 1 daur permenit. Jika
dibagi lagi dengan 60 maka akan menghasilkan gelombang segi-empat 1 daur
perjam.
Diagram blok di atas memperlihatkan fungsi-fungsi pencacahan.
Pencacah :60 pertama membagi sinyal daya 0.6 kHz menjadi gelombang segi-
empat 0.01 kHz. Pencacah :60 kedua berubah keadaan sekali setiap detik dan
mempunyai 60 keadaan diskrit, dan dengan demikian dapat didekode untuk
menghasilkan sinyal yang memperagakan detik. Pencacah ini kemudian
disebut pencacah detik. Pencacah :60 ketiga berubah keadaan sekali setiap
menit dan memiliki 60 keadaan diskrit. Dengan demikian pencacah ini dapat
didekode untuk menghasilkan sinyal yang memperagakan menit. Pencacah ini
disebut pencacah menit. Pencacah terakhir berubah sekali setiap 60 menit
(setiap jam). Dan menghasilkan sinyal yang memperagakan jam, disebut
pencacah jam.
Untuk mengatur jam digital perlu adanya pengesetan. Makanya harus
diperoleh suatu sarana untuk mengeset jam, karena bila daya dimatikan dan
kemudian dihidupkan kembali flip-flop akan berada pada keadaan acak.
Pengesetan dilakukan dengan menggunakan tombol tekan set. Pengesetan
dilakukan dengan menekan tombol set jam, set menit, set detik.

Dengan demikian Jam Digital dapat dijalankan. Jam digital disusun dari
Decoder Display 7-Segmen.