Anda di halaman 1dari 20

EVALUASI SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL KESUKSESAN SISTEM INFORMASI DELONE & Mc LEAN DI INSTALASI FARMASI BADAN RUMAH

SAKIT UMUM DAERAH Dr. M. ASHARI KABUPATEN PEMALANG

Tesis S-2 untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana S-2

Program Studi Ilmu Farmasi Jurusan Ilmu-Ilmu Matematika dan Pengetahuan Alam Minat Magister Manajemen Farmasi

Diajukan Oleh : Vitis Vini Fera Ratna Utami 18718/PS/MMF/2006

Kepada PROGRAM PASCA SARJANA FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2008

ii

PRAKATA

Penulis bersyukur kepada ALLAH SWT karena Rahmat, Berkat dan Kekuatan yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tesis ini. Penulis menyusun tesis yang berjudul EVALUASI SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL KESUKSESAN SISTEM INFORMASI DELONE & Mc LEAN di INSTALASI FARMASI BADAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. M. ASHARI KABUPATEN PEMALANG. Tesis ini untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk mencapai derajat strata S2 pada program pendidikan Magister Manajemen Farmasi Rumah Sakit, di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Pembuatan tesis ini merupakan tugas yang memerlukan ketekunan hati, kemampuan akal pikiran dan kemauan yang keras, serta membutuhkan bantuan semua pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini, penulis menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada : 1. Bapak Prof. Dr. H. Achmad Fudholi, DEA., Apt., selaku Pengelola Program Pascasarjana Magister Manajemen Farmasi Universitas Gadjah Mada yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menimba ilmu di Program Magister Manajemen Farmasi. 2. Bapak dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes. Ph.D., selaku pembimbing utama yang telah dengan sabar, penuh perhatian serta solutif dalam membimbing penulis selama pembuatan tesis ini.

iv

3. Ibu Dra. Dwi Pudjaningsih, M.Kes., Apt., selaku pembimbing pendamping yang telah dengan sabar, penuh perhatian serta membuka wawasan penulis selama membimbing penulis dalam pembuatan tesis ini. 4. Bapak Prof. dr. Hari Kusnanto J., Dr.PH., selaku Dosen Penguji yang telah memberikan masukan dan pengembangan wawasan yang sangat berguna untuk penyempurnaan tesis ini.. 5. Bapak Satibi, S.Si., M.Si., Apt. selaku Dosen Penguji yang telah memberikan masukan yang bermakna bagi kesempurnaan tesis ini. 6. Bapak dr. H. Humartono, selaku Direktur Badan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang yang telah memberikan ijin pada penulis untuk melakukan penelitian pada instansi yang dipimpinnya. 7. Ibu Endang Indarsini, Apt., selaku Kepala Instalasi Farmasi Badan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang yang telah memberikan semua informasi yang diperlukan oleh penulis selama penyusunan tesis ini. 8. Bapak H. Sunarno selaku Kepala Instalasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Badan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang yang telah memberikan semua informasi yang diperlukan oleh penulis selama penyusunan tesis ini. 9. Seluruh staf Instalasi Farmasi dan seluruh staf Instalasi SIMRS Badan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang yang telah memberikan informasi dan kerjasama yang baik dengan penulis selama proses pengambilan data.

10. Ibu Susilohadi Puspitasari, Ibu Yuliana beserta seluruh staf Program Pascasarjana Magister Manajemen Farmasi Universitas Gadjah Mada yang telah memberikan dukungan kepada penulis dalam penyelesaian tesis ini. 11. Khususnya kedua orangtua, kakak dan adik penulis yang tercinta yang telah memberikan dukungan moril dan materiil kepada penulis selama menempuh pendidikan di Magister Manajemen Farmasi. 12. Rekan-rekan seperjuangan di Magister Manajemen Farmasi yang telah mendukung dan mendorong dalam penyelesaian tesis ini dengan caranya masing-masing. 13. Semua pihak yang telah memberikan dukungan baik moril dan materiil kepada penulis selama pendidikan hingga menyelesaikan tesis ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan tesis ini masih banyak kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan. Penulis berharap semoga tesis ini dapat memberikan manfaat terutama masukan bagi pengembangan sistem informasi manajemen di instalasi farmasi rumah sakit.

Yogyakarta, Agustus 2008 Penulis

Vitis Vini Fera Ratna Utami

vi

DAFTAR ISI

Hal HALAMAN JUDUL............................................................................................ i LEMBAR PERSETUJUAN................................................................................. ii PERNYATAAN................................................................................................... iii PRAKATA .......................................................................................................... iv DAFTAR ISI........................................................................................................ vii DAFTAR TABEL................................................................................................ ix DAFTAR GAMBAR........................................................................................... xi DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... xiii INTISARI........................................................................................................... xiv ABSTRACT........................................................................................................ xv BAB I. PENDAHULUAN ..................................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah....................................................................... 1 B. Perumusan Masalah...............................................................................8 C. Tujuan Penelitian...9 D. Manfaat Penelitian.....9 E. Keaslian Penelitian..10 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ........................................................................ 12 A. Sistem Informasi Manajemen............................................................. 12 B. Kualitas Sistem dan Kualitas Informasi . 16 C. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ...................................... 20 D. Komputerisasi dalam Dunia Kefarmasian.......................................... 21 vii

E. Evaluasi Sistem Informasi Model DeLone & McLean...... 28 F. Landasan Teori... 40 G. Hipotesis dan Pertanyaan Peneltian... 46 BAB III. METODE PENELITIAN ... 47 A. Rancangan Penelitian...... 47 B. Subjek Penelitian .... 48 C. Variabel Penelitian ..... 48 D. Definisi Operasional Variabel ....... 49 E. Instrument Penelitian ................. 50 F. Cara Analisis Data ..... 55 G. Keterbatasan Penelitian .... 59 H. Jalannya Penelitian ... 59 BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .... 62 A. Evaluasi Sistem Informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari...... 62 B. Analisa Korelasi dan Analisa Jalur ... 97 BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN .... 103 A. Kesimpulan ..... 103 B. Saran ... 104 BAB VI. RINGKASAN. 105 DAFTAR PUSTAKA .... 128

viii

DAFTAR TABEL Hal Tabel 1. Contoh Pelayanan Farmasi Yang Bisa Dikomputerisasi Cara Untuk Mengukur Aktivitasnya ... 22 Tabel 2. Fitur Yang Ada Didalam Sistem Yang Harus Dipertimbangkan Oleh Pengguna ....... 27 Tabel 3. Tabel Interpretasi Nilai Koefisien... 57 Tabel 4. Nilai rata-rata dimensi kualitas sistem informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12)..... 76 Tabel 5. Nilai rata-rata dimensi kualitas informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12). ..... 88 Tabel 6. Nilai rata-rata dimensi kepuasan pengguna di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12) .. 91 Tabel 7. Nilai rata-rata dimensi dampak individual di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12)... 93 Tabel 8. Korelasi antara dimensi kualitas sistem dengan kepuasan pengguna di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12).. 98 Tabel 9. Korelasi antara dimensi kualitas informasi dengan kepuasan pengguna di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12).......................................................................................................98

ix

Tabel 10. Korelasi antara dimensi kepuasan pengguna dengan dampak individual di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12).. 99 Tabel 11. Korelasi antara dimensi kualitas sistem dan kualitas informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12).. 99

DAFTAR GAMBAR Hal Gambar 1. Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean (D&M IS Success Model) .... 33 Gambar 2. Model kesuksesan DeLone & McLean yang diperbaharui (Updated D&M IS Success Model) .... 37 Gambar 3. Model yang di uji dalam penelitian .... 44 Gambar 4. Jalannya penelitian...... 61 Gambar 5. Tampilan menu di sistem informasi Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008...... 66 Gambar 6. Tampilan laporan buku harian Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008.. 68 Gambar 7. Peta LAN di BRSUD. Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008.. 69 Gambar 8. Tampilan entry data resep sistem informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008........ 73 Gambar 9. Persentase jawaban responden untuk kualitas sistem informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12) 75 Gambar 10. Persentase jawaban responden untuk kualitas informasi di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12).. 87

xi

Gambar 11. Persentase Jawaban Responden Untuk Kepuasan Pengguna di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12) 91 Gambar 12. Persentase Jawaban Responden Untuk Dampak Individual di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari Pemalang tahun 2008 (n=12).. 92 Gambar 13. Hasil Pengujian Analisa Jalur .... 101 Gambar 14. Peneliti Sedang Melakukan Wawancara Dengan Respoden .. 135

xii

DAFTAR LAMPIRAN Hal

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian ... 132 Lampiran 2. Pedoman Wawancara mendalam ... 133 Lampiran 3. Hasil Koding ...... 136 Lampiran 4. Instrumen Pengukuran Peneliti Sebelumnya...... 137 Lampiran 5. Hasil output SPSS...... 140 Lampiran 6. Kuesioner .. 144

xiii

INTISARI Setiap organisasi yang mengimplementasikan sistem informasi pasti akan mengharapkan sistem informasi tersebut sukses dalam pelaksanaannya. Untuk mengetahui hal tersebut maka diperlukan evaluasi. Instalasi Farmasi Badan RSUD Dr. M. Ashari telah memanfaatkan sistem informasi berbasis komputer untuk mendukung kegiatan operasionalnya selama kurang lebih dua tahun. Selama penggunaannya, ternyata pengguna masih mengalami kendala-kendala dalam pengoperasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi yang telah digunakan di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari sehingga instalasi farmasi akan mendapat umpan balik dari pengguna sistem informasi. Penelitian ini menggunakan model evaluasi sistem informasi yang dikembangkan oleh DeLone dan McLean yang mengevaluasi persepsi pengguna sistem informasi dari sisi kualitas sistem, kualitas informasi yang dihasilkan, kepuasan pengguna, dan dampak individual yang ditimbulkan dari penggunaan sistem informasi. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental, deskriptif analitis, dengan rancangan cross sectional, menggunakan data primer yaitu data kuesioner dan wawancara. Subyek penelitian adalah seluruh operator yang bekerja sebagai petugas entry data resep di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari. Data kuesioner dianalisa deskripsi, analisa korelasi Pearson Product Moment dan analisa jalur. Data hasil wawancara ditranskripsikan dan dilakukan proses pengkodingan menggunakan perangkat lunak Open Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna telah merasakan kepuasan (nilai 4 dari 5 skala) dengan sistem informasi yang digunakan di Instalasi Farmasi BRSUD Dr. M. Ashari. Kendala yang dirasakan pengguna adalah terkait dengan keandalan sistem informasi. Manfaat yang dirasakan oleh pengguna adalah terutama dalam penyimpanan data yang lebih terstruktur dan cepatnya pencarian data. Analisa jalur menunjukkan bahwa variabel kualitas informasi memiliki pengaruh yang lebih besar dalam menghasilkan kepuasan pengguna daripada variabel kualitas sistem. Kata kunci : evaluasi sistem informasi, kualitas sistem, kualitas informasi, kepuasan pengguna, dampak individual, DeLone dan McLean.

xiv

ABSTRACT Every organization that uses information system in their business operations, wants it to be successfully implemented. To knowing whether the information system is successfully implemented or not, information system needs to be evaluated. For about two years, department of pharmacy of BRSUD. Dr. M. Ashari has been using computer-based information system to support its daily operation. Information system implementation is not as smooth as it was planned. Users still experience difficulties in using it. This study was conducted to evaluate information system used in department of pharmacy of BRSUD. Dr. M. Ashari to gain feedback from the users. This research used DeLone and McLean information system success model as the evaluation model to evaluate users experience from system quality, information quality, user satisfaction and individual impact come from using information system. This is a non experimental, descriptive analytic cross sectional research, using primary data from interview and questionnaire. Subject of this research is all of entry prescription data operator in department of pharmacy of BRSUD. Dr. M. Ashari. Questionnaire is analyzed using descriptive analysis, correlation Pearson Product Moment analysis and Path Analysis. Data from interview is analyzed using Open Code software for coding process. The result shows that users are satisfied with the information system used in department of pharmacy of BRSUD. Dr. M. Ashari. Mean score of the users satisfaction is 4 scale of 5. However, respondents still experience difficulties related to information system reliability. The major advantages that experienced by the users are users can get the data faster and more structured data record keeping. Path analysis shows that information quality has greater influence to user satisfaction than system quality (p=0,05).

Keyword : evaluation of information system, system quality, information quality, user satisfaction, individual impact, DeLone dan McLean.

xv

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem informasi dan teknologi informasi telah menjadi bagian yang penting dari kesuksesan bisnis dan organisasi. Sistem informasi memiliki peran penting yaitu mendukung proses-proses bisnis dan operasional dalam perusahaan atau organisasi, mendukung pembuatan keputusan yang dilakukan oleh pegawai dan manajer perusahaan, serta mendukung strategi keunggulan kompetitifnya. Oleh karena itu banyak perusahaan maupun unit bisnis yang memanfaatkan sistem informasi yang berbasis teknologi komputer untuk menyelesaikan tugas-tugasnya, serta untuk mengelola data dan mendapatkan informasi, demi meningkatkan kinerja perusahaan maupun organisasi-organisasi didalamnya. Hal tersebut terjadi baik disektor publik maupun swasta. Baik dibidang non jasa maupun jasa. Disektor apapun dan dibidang apapun sistem informasi itu digunakan, agar sistem yang digunakan dapat berjalan baik, suatu sistem harus didukung oleh hal-hal yang mengelilinginya, mulai dari kualitas teknologi yang digunakan untuk mengubah data menjadi informasi, hingga kesiapan pengguna dalam

mengoperasikannya (OBrien, 2001). Contoh penggunaan sistem informasi dibidang jasa adalah di penggunaan sistem informasi di rumah sakit. Telah banyak rumah sakit yang menggunakan bantuan sistem informasi dalam kegiatan operasionalnya, terutama dalam transaksi pelayanan kepada pasien. Salah satu rumah sakit yang telah menggunakan sistem informasi adalah Badan RSUD Dr. M. Ashari. Penggunaan

sistem informasi ini adalah untuk menjawab tuntutan persaingan serta melaksanakan salah satu misi rumah sakit yaitu terus berkembang selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat (Anonimb, 2006). Badan RSUD Dr. M. Ashari telah memanfaatkan sistem informasi berbasis komputer untuk mendukung kegiatan operasionalnya selama kurang lebih dua tahun. Sistem informasi ini diterapkan antara lain di pendaftaran, rekam medis serta pelayanan resep di instalasi farmasi. Badan RSUD Dr. M. Ashari memiliki Instalasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk

mengembangkan sistem informasi berbasis komputer yang mendukung kegiatan operasionalnya. Segala kegiatan penyediaan dan pemeliharaan sistem informasi di Badan RSUD Dr. M. Ashari dikelola oleh Instalasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ini. Badan RSUD Dr. M. Ashari merupakan Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Pemalang yang terletak di Jl. Gatot Subroto No.41 Pemalang dengan luas bangunan 13.338 m2 dan jumlah tempat tidur 204 tempat tidur. Pelayanan medis yang dilayani di Badan RSUD Dr. M. Ashari meliputi pelayanan spesialis anak, bedah, kebidanan & penyakit kandungan, mata, penyakit dalam, saraf, rehabilitasi medis, THT, anestesi, dan penyakit kulit & kelamin. Pelayanan medis ini didukung pula oleh pelayanan penunjang dari instalasi farmasi, radiologi, laboratorium klinik, gizi, rehabilitasi medik, dan hemodialisa (Anonimb, 2006). Visi rumah sakit adalah terwujudnya Badan RSUD Dr. M. Ashari yang bermutu, terjangkau dan merata untuk semua. Misi rumah sakit adalah

memberikan pelayanan sesuai standar dan sumber daya yang ada; sebagai pusat pelayanan dan rujukan; terus berkembang selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat; sebagai sarana peningkatan dan pengembangan kualitas SDM di bidang kesehatan. Badan RSUD Dr. M. Ashari melayani pasien umum, pasien karyawan THK (Tenaga Harian Kontrakan) Badan RSUD Dr. M. Ashari, pasien ASKES PNS, ASKES masyarakat miskin dan tidak mampu (TM), dan pasien tanggungan pihak ketiga (Anonimb, 2006). Penerapan sistem informasi di Instalasi Farmasi Badan RSUD Dr. M. Ashari bukan tanpa kendala. Berdasarkan observasi langsung serta wawancara awal yang dilakukan peneliti dengan kepala instalasi farmasi, beberapa staf instalasi farmasi yang mengoperasikan komputer dan pihak instalasi SIMRS, pengguna masih mengalami kendala-kendala teknis seperti entry data yang memerlukan waktu lama, waktu loading yang kadang-kadang lama serta server yang sering down, seperti tampak pada hasil wawancara salah satu responden, Kalau sudah diketik, nyimpannya suka lama Mbak, terus kalau ada pasien baru, data dari bagian pendaftaran kadang lama masuknya, padahal pasien sudah masuk ruangan. Sedangkan untuk pelayanan resep pasien ASKES, baik ASKES PNS maupun masyarakat miskin, diperlukan pencocokan antara obat yang tertulis dalam resep dengan DPHO & daftar obat masyarakat miskin yang berlaku secara manual, serta pencocokan data ketersediaan obat pada pasien. Hal ini dilakukan untuk mencocokkan apakah jenis obat yang tertulis dalam resep sudah sesuai dengan daftar DPHO, serta pencocokan ketersediaan obat pada pasien. Jika pasien

mendapat obat yang sama dan pasien masih memiliki persediaan obat tersebut, maka obat tersebut tidak diberikan. Kendala yang terjadi ini mengindikasikan kualitas sistem informasi yang ada belum sepenuhnya memudahkan pekerjaan pengguna dan sesuai dengan kemauan pengguna. Padahal sangatlah penting membangun sinergi antara sistem informasi beserta teknologi yang

mendukungnya, dengan pengguna, pihak yang setiap hari berinteraksi dengan sistem (Utomo, 2005). Tidak adanya hubungan yang sinergis antara sistem informasi yang disiapkan dengan kemauan dan kesiapan penggunanya dapat menimbulkan ketidakpuasan dari pengguna. Hal ini biasanya disebabkan karena adanya perbedaan sudut pandang antara instalasi penyedia sistem informasi dengan unit bisnis dalam memandang suatu layanan teknologi informasi. Masalah seperti ini selalu muncul dalam dinamika hubungan instalasi penyedia sistem informasi dan unit bisnis di manapun (Utomo, 2005). Kesiapan pengguna terhadap sistem informasi yang digunakan adalah hal yang penting untuk memaksimalkan manfaat yang bisa didapatkan dari sistem informasi. Harus ada kecocokan antara teknologi yang digunakan dengan penerimaan dari penggunanya. Terlebih pula, kecanggihan teknologi tidak selalu seiring dengan kemudahan penggunaan yang dirasakan penggunanya, dan persepsi kemudahan sangat subyektif dan dipengaruhi oleh budaya pengguna. Orang yang terbiasa dengan komputer atau computer literate akan lebih mudah menerima dan menggunakan teknologi terkini dari pada orang yang tidak terbiasa dengan komputer. Dengan demikian tidak bisa dipungkiri bahwa hubungan yang sinergis antara pengguna

dengan sistem informasi sangatlah penting untuk mendapatkan hasil maksimal dari implementasinya. Ada atau tidaknya hubungan sinergis tersebut, setiap organisasi yang mengimplementasikan sistem informasi pasti akan mengharapkan sistem informasi tersebut sukses dalam pelaksanaannya (Jogiyanto, 2007). Untuk mengetahui hal tersebut maka diperlukan evaluasi. Evaluasi akan semakin diperlukan terutama ketika terjadi permasalahan yang timbul terkait dengan implementasi teknologi, misalnya ada umpan balik dari pengguna, bahwa sistemnya kurang sesuai dan lain sebagainya (Jogiyanto, 2005). Selain itu, teknologi informasi pun telah menjadi komponen signifikan dalam setiap aktivitas organisasi, maka mengevaluasi biaya serta manfaat yang dihasilkan oleh teknologi informasi menjadi aspek yang penting (Turban, 1999). Menurut Yusof et al. (2006) evaluasi sistem adalah hal yang krusial karena evaluasi dilakukan untuk memastikan keefektifan implementasi dan dampak yang positif dari sistem terhadap pelayanan kesehatan, sedangkan Kristanto (2007) berpendapat evaluasi terhadap sistem informasi harus dilakukan karena evaluasi akan menilai atau mengukur manfaat yang didapatkan dari penerapan sistem informasi dan untuk menemukan masalah-masalah potensial yang sedang dihadapi oleh pengguna dan organisasi. Mengingat pentingnya membangun hubungan yang sinergis antara sistem informasi dengan penggunanya, dan untuk mengetahui sejauh mana sistem informasi yang digunakan memberikan manfaat atau kegunaan (practical

Anda mungkin juga menyukai