Anda di halaman 1dari 13

Bisa

dilihat

dari

gambar

diatas

pembagian

sistem

gastrointestinal secara garis besarnya. Dibagi menjadi 3 bagian yaitu traktus GI bagian atas, bagian bawah dan organ-organ aksesoris. Yang penting dalam radiologi adalah mengerti ANATOMInya.

Dan sekarang Mari kita kupas RADIOLOGI SISTEM PENCERNAAN <3


Jadi, pada dasarnya tubuh kita ini bisa dicitrakan. Hasil dari pencitraan tubuh dapat dijadikan sebagai evidence based. Apa tuh evidence based? Maksudnya adalah hasil dari pencitraan ini dapat menjadi fakta yang memperkuat hasil keputusan diagnostik kita.

Untuk lebih sederhananya, menghapalkan anatominya bisa dilihat di atas. Tapi jangan dijadikan sebagai bahan sandaran ya, hanya patokan untuk mempermudah kita melihat hasil pencitraan radiologinya Apabila dilihat dari bagan diatas, inti sentral pada sistem gastrointestinal adalah di duodenum. Disinilah paling banyak kelainan yang dilihat secara radiologis.

by : (^.^)v

OMD : Oesophagus Maag Duodenum, adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan pada Oesophagus (O, kerongkongan), Maag (M, lambung), dan Duodenum (D, usus 12 jari), dengan teknik fluoroskopi-radiografi.

Follow trough : Pemeriksaan usus halus dikenal dengan follow through, yaitu sebagai pemeriksaan yang terus dilanjutkan setelah pemeriksaan lambung. Teknik Radiografi pada Pemeriksaan Usus Halus (follow through) adalah Proyeksi AP/PA dengan menggunakan media kontras Barium Sulfat.

Colon in loop : Teknik pemeriksaan secara radiologi usus besar (kolon) dengan menggunakan media kontras secara retrograde. Appendikografi : Teknik appediks suatu pemeriksaan dengan radiologi untuk kontras memvisualisasikan menggunakan antara

media positif barium sulfat . Sebetulnya, dari bagan yang dibuat oleh dr. Ayat sdh merangkum apa yang akan dijelaskan dalam kuliah beliau. Namun untuk lebih jelasnya Berikut ini adalah keterangan dari berbagai pemeriksaan yg tercantum diatas : X-ray : pemeriksaan dgn pancaran gelombang elektromagnetik yg memiliki panjang gelombang sangat pendek. Tetapi, krn panjang gelombang yg pendek memungkinkan x-ray untuk menembus benda-benda. Makin besar kepadatan/berat atom suatu benda maka semakin besar penyerapan sinar x nya. ERCP : merupakan perpaduan pemeriksaan endoskopi dan radiologi untuk mendapatkan anatomi dari sistim traktus biliaris (kolangiogram) dan sekaligus duktus pankreas (pankreatogram). USG : pemeriksaan dalam bidang penunjang diagnostik yang memanfaatkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi yang tinggi dalam menghasilkan imaging dengan tujuan untuk memeriksa organ-organ tubuh yg dapat diketahui bentuk, ukuran anatomis, gerakan, serta hubungannya dengan jaringan lain disekitarnya. CT-Scan : teknik x-ray khusus yang menghasilkan gambar dari organ-organ dalam yang lebih rinci daripada dengan konvensional x-ray. Konvensional x-ray menghasilkan gambar

by : (^.^)v

dua

dimensi

dari

bagian

tubuh

sedangkan di

CT

scan tubuh

Filling defect : ada suatu massa di organ sehingga pencitraan yg seharusnya radioopak (putih) jadi ada bagian yang radiolusen (hitam), atau yang harusnya mukosanya licin menjadi tdk licin.

menggunakan gambar ini

perangkat kemudian

yang diproses

berputar oleh

sekitar

menyebarkan sinar-x dan tabung x-ray berputar. Gambarkomputer, sehingga menghasilkan gambar crossectional bagian dalam tubuh. Colonography : T Colonography (CTC) yang juga populer dengan istilah Virtual Colonographymerupakan pengembangan dari teknologi multipel helical (multi- slice) CT Scan yang dapat menghasilkan gambaran interior kolon dalam dua atau tiga dimensi. MRI : Pemeriksaan menggunakan medan magnet yang besar dan gelombang frekuensi radio. Tujuannya menciptakan gambar yang dapat menunjukkan perbedaan sangat jelas dan lebih sensitive untuk menilai anatomi jaringan lunak dalam tubuh. MRCP (Magnetic Resonance Cholangiopancreatography) : teknik pencitraan Imaging ) non-invasif yang pada MRI untuk (Magnetic Resonance jaringan digunakan mengevaluasi

Additional shadow : Massa di organ memberikan kontras yg berbeda. Hmmm, contohnya begini jadi kalo ada ulkus di dinding lambung terisi oleh barium sulfat, maka seolah-olah terlihat sebuah bayangan di luar gambar normal. Contoh lainnya juga bisa dilihat di kasus divertikel. Collor doppler/vasculer flow : biasanya dilihat memakai USG fungsinya untuk melihat ada hipervaskularisasi atau tidak. Kalau ada hipervaskularisasi kemungkinan ada kanker/tumor pada organ tsb.

kandung empedu, pancreas beserta salurannya. Angiografi : Pemeriksaan radiologi sistem pembuluh darah dengan menggunakan bahan kontras positif. DSA (Digital Substraction Angiography) : Tekniknya sama dengan angiografi namun gambaran yang dihasilkannya lebih intensif. Eits, sebelum lanjut ada istilah-istilah yg penting diketahui artinya. Antara lain :

by : (^.^)v

Kalau tentang modalitas dan macam pemeriksaannya tinggal dihapalkan ya hehehe karena di modul sebelumnya sdh pernah dijelaskan mengenai pemeriksaan-pemeriksaan diatas.

Kontras positif lainnya yang lazim dipakai ialah zat yang mengandung unsur yodium. Untuk pemeriksaan ginjal, kantung empedu, pembuluh darah, limfe, dan sumsum tulang belakang dipergunakan zatzat yang mengandung yodium. Namun untuk pemeriksaan beberapa penyakit pada GI tract tidak dipakai barium sulfat. Contohnya pada pemeriksaan penyakit Hisrschprung dan atresia esofagus yang dipakai adalah yodium.

Pemeriksaan Radiologik Sistem GI

KONTRAS

TANPA KONTRAS

2. Kontras negatif Contoh kontras negatif adalah udara dan CO2.

A. Pemeriksaan tanpa kontras Untuk pemeriksaan radiologi di Indonesia, kelengkapan alatnya Contohnya foto-foto roentgen polos untuk melihat askariasis, batu ginjal opak (mengandung batu kalsium), pankreas, batu empedu opak ileus, (mengandung kalsium), meteorismus, dapat dilihat dari status RS. RS Tipe B dan C biasanya memiliki x-ray, USG dan CT-Scan sementara Tipe A lebih lengkap lagi ditambah dengan MRI dan Angiografi. Saluran pencernaan terdapat saluran atas yang terdiri dari : B. Pemeriksaan dengan kontras - Orofaring 1. Kontras positif - Laringofaring Kontras positif biasanya digunakan dalam pemeriksaan - Esofagus Keluhan pada saluran atas ini biasanya berkaitan dengan proses menelan. Pada saluran pencernaan atas dapat dilakukan pemeriksaan STL (Soft Tissue Leher) yg tujuannya melihat dari belakang saluran pencernaan atas biasanya retrofaring, retrolaring atau trakea. Foto radiologikalat cerna adalah barium sulfat (BaSO4). Suspensi tersebut harus diminum oleh pasien pada pemeriksaan esofagus, lambung dan usus halus, atau dimasukkan lewat klisma pada pemeriksaan kolon (lazim disebut enema). Sinar Roentgen tidak dapat menembus barium sulfat, sehingga menimbulkan bayangan dalam foto Roentgen. Misalnya, bila pasien minum BaSO4 lalu difoto esofagusnya maka tergambarlah esofagus oleh suspensi itu pada foto Roentgen.

pneumoperitonium.

by : (^.^)v

jaringan lunak ini tdk dipakai untuk melihat tulang tapi yang dilihat adalah struktur anatomi jar.lunaknya. Apabila ada abses/ edema di trakea atau laring terdapat gangguan penelanan (tersedak) atau kalau ada neuroma di medulla spinalis menekan rongga mediastinum yang berhubungan dengan saluran pencernaan atas. Gangguan sal. pencernaan atas juga dapat terjadi karena tumor tiroid yang menekan ke kolom udara. Jika terdapat kelainan pada laring dgn gejala suara berubah parau hingga lama sekali curigai ada tumor pada vocal cord (pita suara) atau ada yg berhubungan dgn saluran pencernaan biasanya berkaitan dgn gangguan makan.

Contoh gambar STL pada tonsilitas. Dapat dilihat adanya edema di bagian retrofaring.

Intinya kalau ada kelainan itu etiologinya balik lagi ke C.I.N.T.A ^^

Faring Laring

Esofagus dari posisi Anterior-Posterior

Trakea

Esofagus

Kelainan esofagus dikelompokkan secara klinis/patologis.

by : (^.^)v

Tipe-tipe atresia esofagus

Kelainan Esofagus pendek

Kasus ini sering terjadi pada anak-anak yang baru lahir sehingga biasanya diklasifikasikan sebagai radiologi pediatrik. Kasus ini jarang terjadi. Dapat dilihat esofagusnya memendek sehingga bagian lambung tertarik. Gejala yang ditimbulkan adalah refluks terus-menerus.

Saat dimasukkan NGT akan mentok dan barium sulfat hanya terisi di bagian atas. Pada gambar terjadi atresia tipe C.

Atresia

esofagus

merupakan

kelainan

kongenital

biasanya

Kalau gambar di sebelah kasusnya sama yaitu esofagus pendek tapi penyebabnya krn proses inflamasi kronis pd bagian bawah esofagus yg dialami penderita tukak peptik

diperiksa pada bayi yg sering muntah. Pemeriksaan dilakukan dengan NGT lalu diberi kontras berupa barium sulfat.

by : (^.^)v

Scleroderma esofagus : gangguan jaringan ikat pada sfingter sehingga terjadi kekakuan

Karena terjadi fibrosis menyebabkan kekakuan biasanya area kontriksi 1-2 cm


Achalasia Chalasia

Untuk mengingat Achalasia : yang ujung esofagusnya lancip Chalasia : yang ujung esofagusnya lebar

by : (^.^)v

Hernia Diafragmatika

Terjadi spasme dimana kontraksi esofagus mjd hilang timbul menyebabkan gambaran spt rambut keriting

Menurut sifatnya, hernia dapat disebut hernia repnibel bila isi hernia dapat keluar masuk. Bila isi kantong tidak dapat direposisi kembali kedalam rongga perut, hernia disebut hernia ireponibel. Ini biasanya disebabkan oleh perlekatan isi kantong. Nah, kalo defeknya di depan maka namanya hernia MORGAGNI (inget Mmuka) kalo defeknya di belakang Bbelakang). maka namanya hernia BOCHDALEK (inget

Presbyesophagus Biasa tjd pd orangtua, menyebabkan kesulitan dalam menelan makanan

Sliding Hernia Dilihat ada gambaran gaster. Karena gangguan pd klep antara diafragma dgn esofagus bagian bawah. Sliding bagian fundus msk ke sal. cerna bagian atas.

Hernia Bochdalek
Selanjutnya adalah abnormalitas posisi, yang paling sering terjadi kasusnya adalah karena ada pembesaran tiroid sehingga mendesak esofagus menyebabkan penyempitan. Terus ada juga fibrosis paru, karena parunya mengecil terjadilah pergeseran mediastinum sehingga dapat merubah posisi esofagus. Kalau terjadi perubahan posisi, biasanya penyebabnya karena mekanisme kompensasi ruangan dmn bila ada ruang kosong akan diisi organ tubuh yang lain.

Dilihat dgn pemeriksaan colon in loop. Didapatkan gambaran usus masuk ke rongga thorak bagian belakang. Biasanya terjadi pada anak-anak.

by : (^.^)v

Hernia Morgagni Dilihat dgn pemeriksaan colon in loop. Hernia yang terjadi karena adanya lubang antara perlekatan diafragma pada costae dan sternum.

Kasus sering dgn keluhan biasanya hematemesis. Terjadi pelebaran pembuluh darah vena di esofagus 2/3 bagian bawah distal. Lalu pecah, darah masuk ke lambung. Gambaran radiologis pembuluh darah besar berlekuk-lekuk akibat pecahnya varises. Penyebab : obat trombotik atau pbat maag jangka panjang

Kanker Esofagus

Perhatikan adanya gambaran filling defect, dimana harusnya esofagus lurus tp bentuknya jd beda krn ada massa

Divertikel Esofagus Kasus sering terjadi. Keluhan biasanya nyeri, seperti ada abses tp pas difoto adanya gambaran udara. Selain di esofagus juga sering terjadi di kolon, usus halus, dan duodenum tp jrg di gaster.
Refleks esofagus Kelainan metabolik pada penderita DM, atau bisa terjadi pada kasus skleroderma. Bisa menyebabkan esofagitis.

by : (^.^)v

Intususepsi Usus terlipat (menelan usus yg lain) sehingga terjadi obstruksi. Bisa obstruksi parsial atau total tp paling sering obstruksi total. Sering terjadi di cecum dan ileum. Biasa dilihat melalui colon in loop dan USG. Gambaran khas berupa donut sign (seperti cincin) , pseudokidney (seperti ginjal) atau cupping (seperti bentuk piala)

Intestinal

TB

Kasus

paling

banyak

setelah

TB

Paru.

Gambarannya ada fibrosis pada usus. Karena ada fibrosis maka pasase usus terganggu. Ciri-ciri TB Intestinal : LED tinggi, leukosit tinggi, muka seperti org yg menderita TB (pucat, lesu), perut seperti papan, orangnya kurus, cenderung mengeluh sakit perut.

Termasuk kasus anak-anak nekrosis enterokolitis. Ada tanda-tanda sepsis dimana sdh terbentuk gas ganggren pada dinding usus.

Chron Disease Khasnya ada filling defect krn granulasi pada mukosa usus halus istilahnya sih ususnya mengalami sariawan Gambaran radiologi terdapat crubblestone appearance. Penyakit kongenital di rektum sigmoid. BAB yang ditahan lebih dari 48 jam dapat jg menyebabkan penyakit megakolon ini. Hilangnya peristaltik usus juga merupakan penyebab. Gambaran radiologi usus sangat melebar, banyak feses tertimbun (opak)

by : (^.^)v

Tumor Kolon sering tjd di rektum atau caecum. Sebelum pemeriksaan dilihat indikasinya yaitu BAB berdarah dan berlendir. Dilihat dgn endoskopi. Bentuk :

Polypoid

Lihat panah, gambaran seperti polip, benjolan banyak kecil-kecil

Fungating Annular

Gambaran seperti gigitan apel

by : (^.^)v

Penyakit Divertikular Kolitis Iskemik Banyak pd usia diatas 80 thn. Adanya gambaran kantung keluar dari dinding lumen usus. Seperti tumor bulet tp berisi gas. Keluhan nyeri walaupun telah dioperasi appendiks.

Gambaran : Fleksura splenika dgn thumb printing (lihat panah)

Kolitis Ulseratif : biasa dari daerah bawah yaitu rektum (distalproksimal) Iskemik : biasa pada orangtua berasal dari sekum ke distal (proksimaldistal)

TB Kolon sering terjadi hampir sama dgn TB intestinal hny beda tempat

Volvulus sigmoid Kolon bagian sigmoid sifatnya mobile krn berada di intraperitoneal. Saat sigmoid keluar ke arah rongga pelvis maka terjadi pelintiran volvulus sehingga usus membesar

Kolitis Ulseratif Gambaran : semakin mengecil ke bawah

by : (^.^)v

Pemeriksaan Apendikogram

Terakhir kita tutup tentir ini dengan membaca


Biasanya dilakukan saat mau melakukan operasi terhadap appendisitis. Tata caranya pertama, minum barium sulfat dulu lalu ditunggu 12 jam. Kenapa 12 jam? Karena kontras baru lewat usus halus yang normal itu 6 jam. Karena disini ususnya lg mengalami ketidaknormalan *gangguan pasase* bisa-bisa kontras lama sampai jd dtunggu diatas 6 jam, biasanya 12 jam. Appendiks ereksi/ tegak lurus, kaliber <6cm masih normal. Kalau appendiks tdk kelihatan dgn kontras padahal sdh lewat usus halus dan blm sampai kolon asenden maka waspadalah! Mungkin itu appendisitis

by : (^.^)v